International Journal of Elementary Education
The aim of the Journal of International Journal of Elementary Education is to provide an international forum for the sharing, dissemination and discussion of research, experience and perspectives across a wide range of education, teaching, development, instruction, educational projects and innovations, learning methodologies and new technologies in education and learning. The focus and scope of International Journal of Elementary Education includes the following topics at Elementary Education : Career development and training in education and learning : 1. Experiences in education and learning: 2. Experiences in education and learning research: 3. International projects in education and learning: 4. Pedagogical innovations in education and learning: 5. General issues in education and learning: 6. Computer supported collaborative work: 7. E-content management and development: 8. Educational software & serious games: 9. e-Learning: 10. Emerging technologies in education: Papers published in the three-monthly journal (Feb, May, Aug, and Nov): (1) report evaluation and research findings; (2) treat conceptual and methodological issues; and/or (3) consider the implications of the above for action; and/or (4) an extensive book reviews section and also occasional reports on educational materials and equipment.
Articles
877 Documents
PENGARUH PEMBELAJARAN QUANTUM BERBANTUAN PERMAINAN DALAM PEMBELAJARAN TERHADAP KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF IPA SISWA KELAS V
Samadhi, Ni Nyoman Nitha;
Riastini, Putu Nanci
International Journal of Elementary Education Vol 1, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (454.572 KB)
|
DOI: 10.23887/ijee.v1i3.11888
This research aims is to determine the differences of activity and learning outcomes of science between groups of students who were taught by learning Quantum assisted games and groups of students who were taught not with learning Quantum assisted game to elementary school students in V grade at Gugus II Santalia, Kubutambahan district, in academic year 2016/2017. This type of research is quasi experiment, with non equivalent design post test only control group design. The population in this study is the entire class V of elementary school in gugus II Santalia. The research sample in class V elementary school number 1 Kubutambahan as experimental group and class V elementary school number 7 Kubutambahan as control group obtained by random sampling technique by way of class lottery. Analytical methods that used in this study consist of descriptive analysis and inferential analysis using the t-test (polled variance). The results showed that there was a difference of activity and learning outcomes between the experimental group and the control group. The findings are that students become more active, enthusiastic, and happy during the learning process. In addition the steps of learning Quantum help students more easily understand the material. Thus the learning of Quantum-assisted games has an effect on the activity and learning outcomes of science students of grade V in Gugus II Santalia Kubutambahan distric of academic year 2016/2017
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TPS BERBANTUAN PETA KONSEP TERHADAP PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA SISWA KELAS IV
Anggara, I Made Citra;
Ardana, I Ketut;
Darsana, I Wayan
International Journal of Elementary Education Vol 1, No 4 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (906.044 KB)
|
DOI: 10.23887/ijee.v1i4.12958
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kooperatif tipe TPS berbantuan peta konsep dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Negeri di Gugus Letkol Wisnu Denpasar Utara. Populasi penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri di Gugus Letkol Wisnu. Sampel penelitian adalah siswa kelas IVA SD Negeri 1 Peguyangan sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas IVB SD Negeri 1 Peguyangan sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes (tes objektif). Data dianalisis menggunakan analisis uji-t. Hasil analisis diperoleh thitung = 6,229 >ttabel = 2,000 (dk 83 taraf signifikansi 5%), sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Rerata kompetensi pengetahuan IPA pada kelompok eksperimen 84,10 dan kelompok kontrol 73,20. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe TPS berbantuan peta konsep berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IV SD Negeri di Gugus Letkol Wisnu Kecamatan Denpasar Utara.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION BERNUANSA OUTDOOR STUDY TERHADAP PENGUASAAN KOMPETENSI PENGATAHUAN IPA KELAS IV
Krishna Dewi, Gusti Ayu Putu Ary;
Putra, I Ketut Adnyana;
Negara, I Gusti Agung Oka
International Journal of Elementary Education Vol 1, No 4 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (866.956 KB)
|
DOI: 10.23887/ijee.v1i4.12963
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran group investigation bernuansa outdoor study dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada kelas IV SD Negeri Gugus Jendral Sudirman Denpasar Tahun Ajaran 2016/2017. Sampel penelitian adalah Kelas IV SD Negeri 6 Sesetan sebagai kelompok eksperimen dan Kelas IV SD Negeri 13 Sesetan sebagai kelompok kontrol. Data yang dikumpulkan dan dianalisis menggunakan uji t. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa rata-rata penguasaan kompetensi pengetahuan IPA pada kelompok eksperimen yaitu 81,93 dan rata-rata kelompok kontrol yaitu 68,37. Setelah diuji dengan uji t, diperoleh t hitung yaitu 5,33 > t tabel 1,980 (taraf signifikansi 5%, dk 46+46-2 = 90), maka Ho ditolak dan Ha diterima. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penguasaan model pembelajaran group investigation bernuansa outdoor study terhadap penguasaan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran group investigation bernuansa outdoor study dan  kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional
Pengaruh Model Pembelajaran Group Investigation Berbasis Media Lingkungan Sekolah terhadap Penguasaan Kompetensi Pengetahuan IPA
Suartawan, I Wayan
International Journal of Elementary Education Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (460.717 KB)
|
DOI: 10.23887/ijee.v2i1.13999
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA antara siswa kelas V di SD Gugus Srikandi Kecamatan Denpasar Timur tahun pelajaran 2016/2017 yang dibelajarkan dengan model pembelajaran group investigation berbasis media lingkungan sekolah dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran pendekatan saintifik. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah desain eksperimen semu ( nonequivalent control group design ). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus Srikandi tahun pelajaran 2016/2017. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode tes. Data yang dikumpulkan berupa nilai penguasaan kompetensi pengetahuan IPA di kelas eksperimen maupun di kelas control dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian berdasarkan analisis data, menyatakan tidak terdapat perbedaan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA antara siswa kelas V di SD Gugus Srikandi kecamatan Denpasar Timur tahun pelajaran 2016/2017 yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran group investigation berbasis media lingkungan sekolah dan siswa yang mengikuti pembelajaran pendekatan saintifik ditolak, dan rerata penguasaan kompetensi pengetahuan IPA kelompok eksperimen, yaitu 80,9 dan rerata penguasaan kompetensi pengetahuan IPA kelompok kontrol, yaitu 69,75. Dengan demikian, dapat disimpulkan terdapat pengaruh model pembelajaran group investigation berbasis media lingkungan sekolah terhadap penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V SD Gugus Srikandi tahun pelajaran 2016/2017.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Solving Berbantuan Media Audio Visual terhadap Penguasaan Kompetensi Pengetahuan Matematika
Adnyani, Diah
International Journal of Elementary Education Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (572.268 KB)
|
DOI: 10.23887/ijee.v2i2.14410
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan Matematika antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model Pembelajaran Problem Solving berbantuan media audio visual dan siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Srikandi Tahun Ajaran 2016/2017. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu, dengan desain penelitian âNonequivalent Control Group Designâ. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus Srikandi dengan jumlah 396 siswa. Sampel diambil dengan teknik Random Sampling. Sampel dalam penelitian ini yaitu siswa kelas VB SD Negeri 1 Sumerta sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas V SD Negeri 2 Sumerta sebagai kelas kontrol dengan jumlah masing-masing kelompok sebanyak 34 siswa pada kelompok ekperimen dan 24 orang siswa pada kelompok kontrol. Data dikumpulkan dengan instrumen berupa tes pilihan ganda. Data dianalisis dengan menggunakan uji-t. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan Matematika siswa yang dibelajarkan dengan Model Pembelajaran Problem Solving berbantuan media audio visual dengan siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional (thit = 7,09 > ttabel = 2,003) dengan dk = 56 dan taraf signifikansi 5%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model Pembelajaran Problem Solving bebantuan media audio visual berpengaruh signifikan terhadap kompetensi pengetahuan Matematika siswa kelas V.
Pengaruh Metode Penemuan Terbimbing Berbantuan Media Realita terhadap Motivasi Berprestasi dan Hasil Belajar Matematika Siswa
Erawati, Ayu
International Journal of Elementary Education Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (447.569 KB)
|
DOI: 10.23887/ijee.v2i2.14415
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode penemuan terbimbing berbantuan media realita terhadap motivasi berprestasi dan hasil belajar matematika siswa kelas V SD Gugus XV Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen semu dengan pola dasar single factor independent group design. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 210 orang siswa. Sampel penelitian berjumlah 73 orang siswa ditentukan dengan teknik random sampling. Data motivasi berprestasi siswa dikumpulkan dengan kuisioner dan data hasil belajar matematika dikumpulkan dengan tes. Data dianalisis menggunakan MANOVA berbantuan SPSS 16.00 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, motivasi berprestasi siswa yang mengikuti metode penemuan terbimbing berbantuan media realita secara signifikan lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (F = 1687,145; p < 0,05); kedua, hasil belajar matematika siswa yang mengikuti metode penemuan terbimbing berbantuan media realita secara signifikan lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (F = 159,515; p < 0,05); ketiga, secara simultan motivasi berprestasi dan hasil belajar matematika antara siswa yang mengikuti metode penemuan terbimbing berbantuan media realita secara signifikan lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional.
Pengaruh Model Pembelajaran Snowball Throwing Berbasis Penilaian Kinerja Terhadap Hasil Belajar IPA
Sutiani, Kadek;
Suarni, Ni Ketut;
Dibia, I Ketut
International Journal of Elementary Education Vol 2, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (511.335 KB)
|
DOI: 10.23887/ijee.v2i3.15956
Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar IPA siswa kelas IV SD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran snowball throwing berbasis penilaian kinerja terhadap hasil belajar IPA. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain non-equivalent post test only control group design. Populasi penelitian adalah siswa kelas IV di SD gugus 1 Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2017/2018. Sebanyak 55 siswa dipilih sebagai sampel penelitian yang ditentukan melalui simple random sampling. Data yang dianalisis dalam penelitian ini adalah hasil belajar IPA ranah kognitif yang dikumpulkan dengan tes pilihan ganda. Data dianalisis dengan statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t polled varians). Hasil uji-t, menunjukkan thitung = 8,57 dan ttabel = 2,005 (pada taraf signifikansi 5%). Berdasarkan kriteria pengujian, thitung > ttabel (8,57 > 2,005), maka H0 ditolak dan H1 diterima. Maka dari itu, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran snowball throwing berbasis penilaian kinerja berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV di SD Gugus 1 Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng.
Pengaruh Model Pembelajaran Directed Reading Thinking Activity (DRTA) Berbantuan Media Animasi Terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman
Dewi, Ni Putu Yulia Padma;
Ganing, N. N.;
Abadi, I B G. S.
International Journal of Elementary Education Vol 2, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (739.96 KB)
|
DOI: 10.23887/ijee.v2i3.15961
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kemampuan membaca pemahaman antara kelompok yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Directed Reading Thinking Activity (DRTA) berbantuan media animasi dengan kelompok yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Negeri Gugus Dewi Sartika Denpasar Timur tahun pelajaran 2017/2018. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu menggunakan desain rancangan kelompok non-ekuivalen. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 385 siswa kelas IV SD Negeri Gugus Dewi Sartika tahun pelajaran 2017/2018. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 80 siswa yaitu 39 siswa kelas IV dari SD Negeri 10 Kesiman yang menjadi kelompok eksperimen dan 41 siswa kelas IV dari SD Negeri 3 Kesiman yang menjadi kelompok kontrol. Pemilihan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik random sampling. Data di analisis dengan menggunakan uji-t, yaitu Polled Varians. Hasil analisis data menunjukkan (thitung = 3,360 > ttabel = 2,000) berdasarkan taraf signifikansi 5% dan dk = 78 (n1+n2-2). Berdasarkan hasil uji-t didukung oleh perbedaan nilai rata-rata kedua kelas dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Directed Reading Thinking Activity (DRTA) berbantuan media animasi terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa kelas IV SD Negeri Gugus Dewi Sartika Denpasar Timur tahun pelajaran 2017/2018.
Pengaruh Model Pembelajaran Think Talk Write (TTW) Terhadap Sikap Ilmiah Dan Hasil Belajar IPA
Ayu Apriliyani, Ni Komang;
Dantes, Nyoman;
Pudjawan, Ketut
International Journal of Elementary Education Vol 2, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (506.864 KB)
|
DOI: 10.23887/ijee.v2i3.15967
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) terhadap sikap ilmiah dan hasil belajar IPA. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment dengan desain nonequivalent post-test only control group. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD Gugus VI Kecamatan Klungkung Kabupaten Klungkung tahun pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 93 siswa. Sampel penelitian berjumlah 42 siswa yang diambil dengan teknik group random sampling. Pengumpulan data sikap ilmiah menggunakan metode non tes dengan instrumen kuesioner, sedangkan hasil belajar IPA menggunakan metode tes dengan instrumen tes pilihan ganda dan pembobotan nilai LKS yang dianalisis dengan statistik deksriptif dan Manova. Hasil penelitian menunjukkan: 1) terdapat perbedaan sikap ilmiah antara siswa yang mengikuti pembelajaran model Think Talk Write (TTW) dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (Fhitung= 26,678 > Ftabel = 4,08); 2) terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran model Think Talk Write (TTW) dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (Fhitung= 33,116 > Ftabel=4,08); dan 3) terdapat perbedaan sikap ilmiah dan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran model Think Talk Write (TTW) dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (F = 24,285; p