cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar
ISSN : 25793276     EISSN : 25496174     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar (JISD) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan pembelajaran di Sekolah Dasar. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan dasar bagi masyarakat akademik. Jurnal ini terbit 4 kali setahun (Februari, Mei, Agustus, November).
Arjuna Subject : -
Articles 936 Documents
Pengaruh Model Pembelajaran Talking Stick Berbantu Media Papegi terhadap Hasil Belajar Matematika Riana Ulfa Sadiah; Supandi Supandi; Kiswoyo Kiswoyo
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Vol 3 No 3 (2019): Agustus 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jisd.v3i3.19453

Abstract

Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Talking Stick berbantu media PAPEGI (Papan Perkalian Pembagian) terhadap hasil belajar matematika siswa kelas II SD. Berdasarkan hasil observasi, dimana hasil belajar matematika siswa masih rendah. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pre-Eksperimental Design dengan bentuk One Grup Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas II SD dengan menggunakan teknik Non Probability Sampling yang merupakan jenis sampling jenuh. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui tes, observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik analisis uji normalitas awal akhir, uji hipotesis (uji t. uji normalitas digunakan untuk mengetahui hasil belajar siswa tersebut berdistribusi normal atau tidak. Uji hipotesis menggunakan t-test. Berdasarkan hasil analisis data penelitian menunjukkan koefisien uji t sebesar 18,856 dan koefisien tersebut signifikan pada taraf 5%. Rata-rata nilai sebelum diberi perlakuan adalah 56,1 yang berarti kurang dari KKM dan rata-rata nilai setelah diberi perlakuan adalah 82,4 yang berarti sudah memenuhi KKM. Selisih rata-rata kenaikannya sebesar 26,3. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa bahwa model pembelajaran talking stick berbantu media PAPEGI berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas II SD.
Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Pair Checks Ditinjau dari Kecerdasan Interpersonal terhadap Kompetensi Pengetahuan Matematika G.N. Sastra Agustika; A.A. Wahyu Kartika; I. Wyn Wiarta
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Vol 3 No 3 (2019): Agustus 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jisd.v3i3.19454

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe pair checks ditinjau dari kecerdasan interpersonal terhadap kompetensi pengetahuan Matematika kelas IV SDN Gugus Moh. Hatta tahun ajaran 2018/2019. Penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan rancangan  factorial Design 2 x 2. Populasi penelitian ini adalah kelas IV SDN Gugus Moh. Hatta tahun ajaran 2018/2019, dengan banyak  siswa 244 orang. Teknik Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan metode tes dan non-tes. Data dianalisis menggunakan analisis variansi dua jalur. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh (1) terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan Matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kooperatif tipe pair checks dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional,  (2) tidak terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan Matematika antara siswa yang memiliki kecerdasan interpersonal tinggi dan siswa yang memiliki kecerdasan interpersonal rendah, (3)  tidak terdapat interaksi yang signifikan antara model pembelajaran kooperatif tipe pair checks dan kecerdasan interpersonal terhadap kompetensi pengetahuan Matematika. Hasil perhitungan efektivitas perlakuan diperoleh nilai 14η2=0,052">  sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran memiliki pengaruh terhadap kompetensi pengetahuan Matematika sebesar 5,2%.
Pengaruh Model Student Facilitator And Explaining (SFAE) Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Indah Mustikasari; Supandi Supandi; Aries Tika Damayani
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Vol 3 No 3 (2019): Agustus 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jisd.v3i3.19455

Abstract

Berdasarkan hasil observasi, kemampuan berpikir kritis siswa masih kurang. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran student facilitator and explaining (SFAE) terhadap kemampuan berpikir kritis pada siswa kelas V. Peneliti menggunakan Pre-Eksperimental design yaitu One Group Pretest-Posttest Design. Peneliti menggunakan semua siswa kelas V di SD yaitu 30 siswa. Peneliti menggunakan tes tertulis sebagai intrumen penelitian. Data dihitung menggunakan uji-t juga didukung dengan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran student facilitator and explaining berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis pada siswa kelas V SD.
Efektifitas Penggunaan Metode Pembelajaran Diskusi Kelas dengan Strategi “TPS” untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Sindy Deni Febnasari; Zainal Arifin; Eka Sari Setianingsih
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Vol 3 No 3 (2019): Agustus 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jisd.v3i3.19456

Abstract

Adapun tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas IV Tema Cita-Citaku. Hal ini berdasarkan hasil observasi dimana motivasi siswa masih rendah. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen kuantitatif. yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah desain pra-eksperimen dengan jenis satu kelompok preetes-posttes. Pada desain penelitian ini, kelas diberi pretest untuk mengetahui keadaan awal, selanjutnya kelas diberi perlakuan dengan menggunakan Metode Diskusi Kelas Dengan Strategi “TPS”.  Selanjutnya diberi posttest setelah diberi perlakuan. selanjutnya untuk mengetahui motivasi belajar siswa meningkat diberikan angket siswa. Bardasarkan hasil perhitungan Rata-rata nilai hasil belajar Pretest adalah 64,49 dengan 8 siswa dinyatakan tuntas dan 12 siswa dinyatakan tidak tuntas. Setelah diberikan perlakuan dengan metode Diskusi Kelas dengan Strategi “TPS” rata-rata hasil belajar nilai rata-rata posttest adalah 77,12 dengan 15 Siswa yang dinyatakan tuntas dan 6 siswa dinyatakan tidak tuntas. Untuk presentasi kenaikan hasil belajar adalah 12,63 %, dan Rata-rata nilai hasil angket motivasi sebelum diterapkannya Metode Diskusi Kelas Dengan Strategi “TPS” (Preetest ) adalah 63,18 dan setelah diberi perlakuan dengan Metode Diskusi Kelas Dengan Strategi “TPS”(posttest) adalah 77,11. Dapat disimpulkan bahwa motivasi belajar siswa di pertemuan dengan menerapakan Metode Diskusi Kelas Dengan Strategi “TPS” efektif  terhadap motivasi belajar siswa kelas IV SDN Mangunrejo 1 Demak.
Pengaruh Pembelajaran Saintifik Example Non Example Terhadap Minat Belajar Putri Oktavia Wulan Sari; Naniek Sulistya Wardani; Tego Prasetyo
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Vol 3 No 3 (2019): Agustus 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jisd.v3i3.19457

Abstract

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan oleh peneliti menunjukkan minat belajar siswa masih rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh pembelajaran saintifik Example Non Example (S-ENE) terhadap minat belajar siswa kelas 4 SD. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain nonequivalent control group design. Teknik pengambilan sampel adalah purposive stratified quota sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dengan instrumen lembar observasi yang dilengkapi rubrik penilaian minat belajar. Teknik analisis data menggunakan uji t. Kelas eksperimen dan kelas kontrol berdistribusi normal yakni df. 24, sig. 0,129 > 0,05, dan df. 27, sig.0,053 > 0,05. Kedua kelas eksperimen dan kontrol adalah homogen yang ditunjukkan dengan sig. 0,723> 0,05. Hasil penelitian menunjukkan sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05, maka terdapat pengaruh yang signifikan pembelajaran S-ENE terhadap minat belajar siswa kelas 4 SD. T-hitung 4,802 > 2,095 t-tabel, maka terdapat perbedaan pembelajaran S-ENE dan pembelajaran langsung terhadap minat belajar siswa kelas 4 SD.
Pengaruh Model Pembelajaran Group Investigation Berbasis Tri Hita Karana Terhadap Kompetensi Pengetahuan IPA Putu Dian Okta Widiartini; Made Putra Made Putra; Ida Bagus Surya Manuaba
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Vol 3 No 3 (2019): Agustus 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jisd.v3i3.19476

Abstract

Berdasarkan hasil observasi, dimana kompetensi pengetahuan IPA yang dimiliki peserta didik masih rendah. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Group Investigation berbasis Tri Hita Karana terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IV SD. Jenis penelitian ini merupakan eksperimen semu, dengan bentuk Non-ekuivalen control group design. Seluruh siswa kelas IV SD sebanyak 309 siswa dijadikan populasi penelitian. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling. Sampel penelitian ini adalah kelas IV SD sebagai kelompok eksperimen dengan jumlah 35 siswa dan kelompok kontrol dengan jumlah 42 siswa. Data kompetensi pengetahuan IPA dikumpulkan dengan instrumen berupa tes objektif pilihan ganda Data kompetensi IPA dianalisis dengan uji-t. Hasil analisis menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Group Investigation berbasis Tri Hita Karana dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD. Dapat disimpulkan model pembelajaran Group Investigation berbasis Tri Hita Karana berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IV SD. Penelitian ini dapat dijadikan alternatif dalam proses pembelajaran untuk membantu peserta didik meningkatkan kompetensi pengetahuan IPA dengan model pembelajaran Group Investigation berbasis Tri Hita Karana.
Pengaruh Motivasi Siswa Setelah Mendapat Model Circuit learning terhadap Hasil Belajar Eptantyas Pramilu; Djoko Purnomo; Filia Prima Artharina
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Vol 3 No 3 (2019): Agustus 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jisd.v3i3.19477

Abstract

Kurangnya pemahaman, kurangnya motivasi belajar siswa, pembelajaran berpusat pada guru sehingga proses pembelajaran membosankan dan sebagian siswa tidak aktif atau tidak terlibat dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi siswa setelah mendapat model circuit learning terhadap hasil belajar siswa tema lingkungan sahabat kita kelas V SD. Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif dengan desain penelitian pre eksperimental design dan jenis yang diambil adalah one group pretest posttest desaign. Sampel yang digunakan adalah teknik non probability sampling dengan menggunakan sampling jenuh. Penelitian diperoleh rata-rata posttest sebesar 83,37. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan hasil penelitian, maka ada korelasi antara motivasi siswa setelah mendapatkan pembelajaran model circuit learning terhadap hasil belajar siswa. Hal ini dibuktikan dengan uji hipotesis dengan menggunakan uji korelasi diperoleh rhitung> rtabel yaitu 0,810> 0,349 maka H0 ditolak dan H1 diterima. Selain itu ada perbedaan prestasi belajar antara siswa yang motivasi tinggi dengan siswa yang motivasi rendah setelah mendapat pembelajaran circuit learning. Hal ini dibuktikan dengan uji hipotesis dengan menggunakan uji t, diperoleh thitung> ttabel yaitu 4,570> 1,697 maka H0 ditolak dan Ha diterima.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Two Stay Two Stray Berbantuan Mind Mapping terhadap Hasil Belajar IPA I Gusti Ayu Sri Juniantari; Ni Nyoman Kusmariyatni
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Vol 3 No 3 (2019): Agustus 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jisd.v3i3.19478

Abstract

Berdasarkan hasil observasi, dimana hasil belajar IPA siswa masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray berbantuan Mind Mapping dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan rancangan non-equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD yang berjumlah 75 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik random sampling yang terdiri dari kelas eksperimen dan kelas kontrol. Metode pengumpulan data menggunakan instrumen tes hasil belajar IPA. Data yang diperoleh dianalisis dalam dua tahap yaitu, dengan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial melalui uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray berbantuan Mind Mapping dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray berbantuan Mind Mapping berpengaruh terhadap hasil belajar IPA.
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah Berbantuan Peta Konsep Terhadap Kompetensi Pengetahuan IPS I Dewa Gede Diana Putra; I Wayan Darsana; Made Putra
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Vol 3 No 3 (2019): Agustus 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jisd.v3i3.19479

Abstract

Adapun hasil observasi dimana kompetensi pengetahuan IPS siswa masih kurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran berbasis masalah berbantuan peta konsep dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaan konvensional siswa kelas IV SD. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV yang berjumlah 134 orang siswa. Sampel penelitian adalah kelas IV SD sebagai kelompok eksperimen sebanyak 32 orang dan kelompok kontrol sebanyak 31 orang yang diperoleh dengan teknik random sampling. Pengumpulan data menggunakan metode tes dengan bentuk tes objektif pilihan ganda biasa. Data analisis menggunakan uji-t (polled varians). Hasil penelitian menunjukkan thitung = 4,014 sedangkan pada taraf signifikansi 5% dan dk = 32+31-2=61 diperoleh nilai ttabel = 2,000 sehingga thitung= 4,014>ttabel=2,000. Hal ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran berbasis masalah berbantuan peta konsep dan kelompok  siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaan konvensional siswa kelas IV SD. Sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh model pembelajaran berbasis masalah berbantuan peta konsep terhadap kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas IV SD.
Efektivitas Pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas V Eneng Indriyani Fitri Hidayat; Indhira Asih Vivi Yandhari; Trian Pamungkas Alamsyah
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Vol 4 No 1 (2020): February 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jisd.v4i1.21103

Abstract

Kemampuan pemahaman konsep matematis memiliki tujuan penting dalam pembelajaran matematika, memberikan pengertian bahwa materi yang diajarkan bukan hanya sekedar hafalan, namun lebih dari itu dengan pemahaman siswa dapat lebih mengerti akan konsep materi pelajaran. Maka dari itu perlu diterapkan suatu pembelajaran yang inovatif yang dapat diterapkan dalam pembelajaran matematika untuk mengembangkan kemampuan pemahaman matematis siswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan pendekatan Realistic Mathematics Education untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa pada materi penyajian data. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan desain non-equevalent control group design. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, dimana VA sebagai kelas eksperimen sebanyak 26 siswa dan VB sebagai kelas kontrol sebanyak 26 siswa. Hasil analisis data menunjukkan rata-rata posttest kelas eksperimen 81,19 dan kelas kontrol 73,19. Adapun untuk uji gain rata-rata kelas eksperimen 0,69 dan kelas kontrol 0,53. Berdasarkan hasil penelitian menyimpulkan bahwa pendekatan realistik dapat meningkatkan kemampuan pemahaman matematis, dengan pencapaian dan peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang mendapatkan pendekatan realistik lebih baik daripada siswa yang mendapatkan pendekatan kontekstual. The conceptual understanding of mathematical ability have an important goal in mathematics, gives the sense that the material being taught not just rote, but more so with the understanding that students can better understand the concept of the subject matter. Thus the need to apply an innovative learning that can be applied in mathematics to develop students' mathematical understanding capabilities. The purpose of this study to determine the application of Realistic Mathematics Education approach to improve students' understanding of mathematical concepts in data presentation material. The method used is a quasi-experimental design with non-equevalent control group design. Sampling using purposive sampling technique, where the VA as many as 26 students experimental class and control class VB as many as 26 students. The results of data analysis showed an average of 81.19 posttest experimental class and control class 73.19. As for the test average gain of 0.69 experimental class and control class 0.53. Based on the results of the study concluded that the realistic approach can increase the ability of mathematical understanding, achievement and increase the ability of understanding mathematical concepts that students get a realistic approach better than students who get a contextual approach.

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 9 No 2 (2025): May Vol 9 No 1 (2025): February Vol 8 No 4 (2024): November Vol 8 No 3 (2024): August Vol 8 No 2 (2024): May Vol 8 No 1 (2024): February Vol 7 No 4 (2023): November Vol 7 No 3 (2023): August Vol 7 No 2 (2023): May Vol 7 No 1 (2023): February Vol 6 No 2 (2022): May 2022 Vol 6 No 1 (2022): February 2022 Vol 6, No 1 (2022): February 2022 Vol 6 No 4 (2022): November Vol 6 No 3 (2022): August Vol 5 No 4 (2021): November 2021 Vol 5, No 4 (2021): November 2021 Vol 5, No 3 (2021): August 2021 Vol 5 No 3 (2021): August 2021 Vol 5 No 2 (2021): May 2021 Vol 5 No 1 (2021): February 2021 Vol 5, No 4 (2021): November Vol 5, No 3 (2021): Agustus Vol 5, No 2 (2021): May Vol 5, No 1 (2021): February Vol 4 No 4 (2020): November 2020 Vol 4 No 3 (2020): August 2020 Vol 4, No 2 (2020): Mei 2020 Vol 4 No 2 (2020): May 2020 Vol 4, No 1 (2020): February 2020 Vol 4 No 1 (2020): February 2020 Vol 4, No 4 (2020) Vol 4, No 4 (2020): November Vol 4, No 3 (2020): Augustus Vol 3, No 4 (2019): November 2019 Vol 3 No 4 (2019): November 2019 Vol 3 No 3 (2019): Agustus 2019 Vol 3, No 3 (2019): Agustus 2019 Vol 3 No 2 (2019): Mei 2019 Vol 3 No 1 (2019): Februari 2019 Vol 3, No 3 (2019) Vol 3, No 2 (2019) Vol 3, No 1 (2019) Vol 2 No 4 (2018): November 2018 Vol 2, No 4 (2018): November 2018 Vol 2 No 3 (2018): Agustus 2018 Vol 2, No 3 (2018): Agustus 2018 Vol 2, No 2 (2018): Mei 2018 Vol 2 No 2 (2018): Mei 2018 Vol 2 No 1 (2018): Februari 2018 Vol 2, No 1 (2018): Februari 2018 Vol 1 No 4 (2017): November 2017 Vol 1, No 4 (2017): November 2017 Vol 1, No 3 (2017): Agustus 2017 Vol 1 No 3 (2017): Agustus 2017 Vol 1 No 2 (2017): Mei 2017 Vol 1, No 2 (2017): Mei 2017 Vol 1 No 1 (2017): Februari 2017 Vol 1, No 1 (2017): Februari 2017 More Issue