cover
Contact Name
Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.
Contact Email
im-tegeh@undiksha.ac.id
Phone
+62817350209
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Udayana No. 11 Singaraja, Bali Indonesia
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar Ilmu
ISSN : 1829877X     EISSN : 26859033     DOI : 10.23887/mi
Core Subject : Education,
Mimbar Ilmu is published by Research and Community Service Institution Universitas Pendidikan Ganesha. Mimbar Ilmu aims at becoming the publication center of education researches in instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational technology, and educational development. It is published twice a year in April and October.
Articles 568 Documents
PENGARUH METODE PROYEK TERHADAP KEMAMPUAN KERJASAMA ANAK KELOMPOK A Mutiara Magta; Putu Rahayu Ujianti; Elina Dewi Permatasari
Mimbar Ilmu Vol. 24 No. 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v24i2.21261

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan metode proyek terhadap kemampuan kerjasama anak elompok A Taman Kanak-Kanak Gugus V Kecamatan Buleleng. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment). Desain penelitiannya adalah Non Equivalen Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi dari penelitian ini adalah sebanyak 183 anak yang ada di gugus V kecamatan Buleleng, sedangkan sampel berjumlah 72 anak. Hasil dari penelitian ini yaitu rerata kemampuan kerjasama anak yang mengikuti metode proyek yaitu 38,41, sedangkan rerata kemampuan kerjasama anak yang dibelajarkan tanpa menggunakan metode proyek yaitu 30,46. Hasil analisis data lebih lanjut dipeoleh nilai thitung = 16,45 dan ttabel dengan dk (37+35-2 = 70) dengan taraf signifikansi 5% = 1,99 dengan demikian thitung>ttabel = 16,45> 1,99, maka H0 ditolak dan H1 diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa metode proyek berpengaruh terhadap kemampuan kerjasama anak kelompok A di gugus V Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2018/2019. Berdasarkan simpulan tersebut, maka disarankan kepada peneliti lain agar dapat menggunakan metode pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan kerjasama anak.   Kata kunci : Metode Proyek, Kemampuan Kerjasama, AUD   Abstract This study was aimed at investigating the significant effect of project based learning towards students abilities in group A at Kindergarten Cluster Five, Buleleng district. This study used Quasi Experiment, and the design of this study was Non Equivalent Pretest-Posttest Control Group Design. The population of this study was 183 students of clustiver five, Buleleng district, meanwhile the sample was 72 students. The result of study was found the average of students abilities in group which is implemented project based learning method was 34.81. while the students abilities in group which did not implement project based learning method in the classroom was only 30.46. The further result of analyzing the data for t-count value was 16.45 and t-table with dk (37+35-70) and significant degree was 5% = 1,99 therefore t-count>t-table= 16.45>1.99. Hence, null hypothesis (H0) was rejected meanwhile alternative hypothesis (H1) was accepted. It can be concluded that project based learning method gave an effect towards students cooperation abilities Group A, Bulelenf district academic year 2018/2019. Based on the conclusion, so it suggested to antoher research to use appropriate teaching me5thod on increase studens cooperation ability.   Keywords: Project Based Learning Method, Cooperation Abiliity, Young Children
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN DENGAN MODEL PENGEMBANGAN 4D PADA MATA PELAJARAN AGAMA HINDU I Made Tegeh; Alexander Hamonangan Simamora; Kadek Dwipayana
Mimbar Ilmu Vol. 24 No. 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v24i2.21262

Abstract

AbstrakSeiring perkembangan teknologi yang sangat cepat menyebabkan nilai-nilai agama kurang di perhatikan, sehingga dalam pembelajaran siswa hanya mengetahui namun tidak memahami, padahal ilmu agama merupakan ilmu yang di gunakan sebagai pedoman hidup. Pemahaman siswa terhadap ilmu agama di sebabkan oleh proses pembelajaran yang masih menggunakan metode pembelajaran konvensional tanpa memberikan contoh-contoh konkret dalam proses pembelajaran, sehingga menyebabkan kurangnya pemahaman siswa dan tidak tecapainya hasil belajar secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan rancang bangun video pembelajaran, (2) mendeskripsikan kualitas hasil validitas pengembangan video pembelajaran menurut para ahli dan uji coba produk, (3) mengetahui efektivitas video pembelajaran. Analisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif, deskriptif kuantitatif dan analisis statistik inferensial (uji-t). model pengembangan yang di gunakan adalah model 4D, video pembelajaran Agama Hindu valid dengan: (a) hasil review ahli isi mata pelajaran menunjukkan produk berpredikat sangat baik (93,3%), (b) hasil review ahli media menunjukkan produk berpredikat sangat baik (98,6%), (c) hasil review ahli desain pembelajaran menunjukkan produk berpredikat sangat baik (93,8%), (d) hasil uji perorangan menunjukkan produk berpredikat sangat baik (94,76%), hasil uji kelompok kecil menunjukkan produk berpredikat sangat baik (95,9%). Hasil uji lapangan menunjukkan produk berpredikat sangat baik (95,98%). Efektivitas pengembangan menunjukkan bahwa video pembelajaran Agama Hindu yang dikembangkan efektif meningkatkan hasil belajar Agama Hindu (thitung = 11,368 > ttabel = 2,042 pada taraf signifikansi 5%). artinya produk terbukti efektif secara signifikan dapat meningkatkan hasil belajar Agama Hindu. Kata-kata kunci : 4D, Agama Hindu, Video Pembelajaran AbstractAlong with quick technological development caused religious value less be cared, so that in learning proces, students only knew but did not understand religion besides religion is a science used as life orientation. Students understanding of religion were caused by learning proces that still used convensional learning method without giving concrete examples in learning proces so as caused students lavk of understanding and not achieving maximum students learning outcomes. This research was intended to describe a Hindu learning video, described/explained the result quality of Hindu developing validity learning videos according to experts and product trial, to find out the effectiveness of Hindu learning video. Data analysis used were qualitative descriptive analysis tecnique, deskriptif kuantitatif dan analisis statistik inferensial (uji-t). Developing model used was 4D model, (2) valid Hindu learning video with: review result of subject matter experts showed learning videos of Hindu predicated very well (93.3%), review result of media expert showed the design predicated very well (98,6%), review result of learning design expert showed Hindu learning video predicated very well (93,8%), individual test result showed Hindu learning video predicated very well (94,76%), small group test result showed Hindu learning video predicated very well (95,9%). Field test result showed product predicated very well (95,98%). (3) developing effectiveness showed Hindu learning video which effectively developed increasing result study of Hindu religion (t count = 11,368> t table = 2,042 at the significance level of 5%). It means Hindu learning video proven effective in improving the learning outcomes of Hindu effectively. Keywords: 4D, Learning Video, Hindu
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN ANAK Putu Aditya Antara; Putu Rahayu Ujianti; Anggun La Patissera
Mimbar Ilmu Vol. 24 No. 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v24i2.21263

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk Mengetahui Pengaruh Model Pembelajaran Kontekstual Terhadap Kemampuan Membaca Permulaan Anak Kelompok B Tk Gugus I Kecamatan Kuta Selatan. Jenis peneltian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi eskperiment) dengan rancangan Desain non equivalent post test only control group design. Populasi pada penelitian ini berjumlah 269 anak kelompok B TK Gugus I Kecamatan Kuta Selatan. Sampel pada penelitian ini diperoleh menggunakan teknik Simple Random Sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode pengumpulan data berupa observasi dan metode rubrik penilaian kemampuan membaca permulaan. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan mengunakan analisis statistik deskriptif dan analisis inferensial. Analisis statistik inferensial menggunakan uji-t ditemukan nilai thitung 12,586 dengan db = 34 pada taraf signifikansi 5%, sedangkan thitung > ttabel. Sehingga ini dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok anak yang memperoleh pembelajaran dengan model pembelajaran kontekstual dengan kelompok anak yang tidak memperoleh pembelajaran dengan model pembelajaran kontekstual terhadap kemampuan membaca permulaan anak. Kata-kata kunci : Pembelajaran Kontekstual, Kemampuan Membaca Permulaan, Anak Kelompok B AbstractThis research aim to knowing the effects of the contextual learning model on the ability to read the beginning of child group b of kindergarten group I sub-district South Kuta. This type of research is an experimental research pseudo (quasi-experiment) with a non-equivalent post-test only control group design. The population on this research is 269 child group b of kindergarten group I sub-district South Kuta. Sample on this research is obtained using technique Simple Random Sampling. The data collection method used is a data collection method in the form of observation and assessment rubric method read the beginning. Data collected analyzed with used descriptive statistics analysis and inferential analysis. Statistics inferential analysis used t – test value obtained tcount 12,586 for db = 34 on significance level 5%. while tcount> t table. So that this can be interpreted that there are significant difference between child group which obtains teaching by learning model contextual with child group is not obtain teaching by learning model contextual toward the ability to read the beginning of a child. Keywords: Contextual Learning, Skill Read The Beginning, Group B Children
EFEKTIVITAS KONSELING BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK MODELING MELALUI LESSON STUDY UNTUK MENINGKATKAN SELF NURTURANCE I Ketut Dharsana; Ni Ketut Suarni; I Gusti Ngurah Adi Mahendra
Mimbar Ilmu Vol. 24 No. 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v24i2.21264

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Efetivitas Konseling Behavioral Dengan Teknik modeling  melalui lesson study untuk meningkatkan Self Nurturance  siswa kelas X BDPM A SMK Negeri 1 Singaraja. Penelitian ini termasuk “quasi exsperiment”. Desain eksperimen yang digunakan adalah Pretest Postest Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah siswa siswi kelas X SMK Negeri 1 Singaraja yang berjumlah 71 siswa. Melalui teknik random sampling, 34 siswa ditempatkan dikelompok eksperimen dan 37 siswa ditempatkan pada kelompok kontrol. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, buku harian dan kuesioner Self Nurturance. Kuesioner self nurturance telah teruji validitas dan realibilitasnya. Analisis data kuesioner menggunakan metode Alpha Cronbach. Penelitian in menggunakan uji Independent Samples t-test dengan bantuan JASP Version 0.7.5.5 menunjukkan nilai hasil uji hipotesis menggunakan Independent Samples t-test, mendapatkan t  = 9.347 dengan p < 0.05. Pengujian Effect Size (ES) menunjukkan tingkat keefektifan yang tinggi (ES= 2.221). Hasil tersebut membuktikan bahwa konseling behavioral dengan teknik modeling efektif untuk meningkatkan Self Nurturance siswa kelas X di SMK Negeri 1 Singaraja. Kata-kata kunci : Konseling Behavioral, Lesson Study, Self Nurturance, Teknik Modeling AbstractThis study aims to determine the difference of Fifth grade IPS learning outcomes of elementary school in Gugus II Tejakula Sub-district on even semester of 2017/2018 between group of students who are taught using Course Review Horay learning model with audio visual and group of students who are not taught using Course Review Horay learning model. This research is quasi experiment with non equivalent design post-test only control group design. The population of this study is all Fifth grade of elementary school students in Gugus II Tejakula sub-district academic year 2016/2017 in total of 162 students. The sample in this study is Fifth grade students of SD Negeri 5 Les in total 30 students and Fifth grade students of SD Negeri 1 Les counted 39 people, determined by random sampling technique. The result was obtained through multiple choice instrument test method which analyzed by using descriptive statistical and inferential statistical test (t-test). The result showed that there was a significant effect of IPS learning outcomes between groups of students who were taught using learning model of Course Reviews Horay helped by audio visual media and group of students who were not taught of using Course Review Horay model, with t-count = 2,384 bigger than t-tab = 1,980. This means that the difference application of learning model can affect the Fifth grade's IPS learning outcomes in Gugus II Tejakula sub-district even semester of academic year 2017/2018. Recommendation for the teachers in improving the Fifth grade's IPS learning outcomes in Sub-district II Tejakula is to use learning model of Course Review Horay assisted by audio visual media. Keywords: Behavioral Counseling, Lesson Study, Self Nurturance, Modeling Techniqu
EFEKTIVITAS PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES BERMAIN DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI BERBASIS LESSON STUDY UNTUK MENINGKATKAN PENGEMBANGAN KEMAMPUAN JASMANI SISWA I Wayan Darsana; MGR Kristiantari; IB.G. Surya Abadi; I Wayan Wiarta
Mimbar Ilmu Vol. 24 No. 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v24i2.21265

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dasar gerak, gerak dasar, dan kemampuan gerak keterampilan melalui penerapan pendekatan keterampilan proses bermain dalam pembelajaran pendidikan jasmani berbasis lesson study. Subyek penelitian yang digunakan siswa kelas IV berjumlah 36 orang, terdiri dari 24 orang siswa putra dan 12 orang siswa putri pada SD Negeri 2 Sesetan Denpasar Selatan Kota Denpasar. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian berbasis lesson study yang telah dirancang dalam siklus. Pengumpulan data dengan teknik observasi dan data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif  dengan persentase  dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan pendekatan keterampilan proses bermain dalam pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan pada siswa sekolah dasar ada kecenderungan naik atau meningkat secara berkelanjutan dari skor pra-siklus, siklus 1 dan siklus  2. Hal ini didasarkan pada pencatatan kegiatan sebelum tindakan (Pra-siklus) diperoleh nilai rata-rata 16.39 dengan ketuntasan mencapai 38.9  %, selanjutnya hasil analisis siklus 1 menunjukkan nilai rata-rata naik menjadi 17.50 dengan ketuntasan mencapai 52.8 %, demikian pula pada siklus 2 nilai rata-rata naik menjadi 20.69 dengan ketuntasan mencapai 97.2 %. Hal ini berarti effektivitas pendekatan keterampilan proses bermain dalam pembelajaran pendidikan jasmani berbasis lesson study secara berkelanjutan mengalami peningkatan dengan menitik beratkan pada latihan gerak yang sifatnya informal dan bebas sesuai dengan tujuan pendidikan di sekolah dasar yang mengembangkan seluruh aspek perkembangan siswa, maka yang dilakukan adalah mengembangkan jasmani siswa bukan mengajarkan olahraga, siswa diberikan bergerak didalam bermain agar mampu menggunakan otot-otot besar maupun otot-otot kecil dengan baik dalam melakukan gerakan-gerakanya. Kata-kata kunci : Pengembangan Kemampuan Jasmani (PKJ) AbstractThe  purpose of this research for develop the basic motion ability and motion skills by using approach application  in playing skill process in physical education learning based on lesson study. The subject of this research were the students from IV grade that have 36 students, that consist of 24 male students and 12 female students in SD Negeri 2 Sesetan Denpasar Selatan Kota Denpasar. The types of research method that uses lesson study that already arrangement by using cycles. The collections of data in this research was using observation techniques and analysis data by uses descriptive analysis techniques by percentage and descriptive qualitative. The result of this research find that the using in playing skill process approach in physical sport and healthy education learning for the students of elementary school has increased tendency or continued development from pre-cycles, 1st cycles, and 2nd cycles. That was based on registration activities before the action (Pre-cycles) that get in average scores 16, 39 with passed percentage 38.9 %, after that the result analysis in 1st cycles show that the average scores increased become 17,50 with passed percentage 52,8%, based on that in 2nd cycles, average scores increased become 20,69 with passed percentage 97,2%. It means that the effective approach in playing skill process in physical education learning based on lesson study by continued had increasing with emphasize from the motion practice that is informal and free based on the education purpose in elementary school to developed all aspect in student’s development, then that must did is developed the student’s physical not thought sport, students gave motion in the playing activity to be able to used the big muscles and the small muscles very well for did their motion. Keywords: Developing of Physical Ability (PJK)
FAKTOR KEDISIPLINAN BELAJAR PADA SISWA KELAS X SMK LARENDA BREBES Ahmad Pujo Sugiarto; Tri Suyati; Padmi Dhyah Yulianti
Mimbar Ilmu Vol. 24 No. 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v24i2.21279

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya kedisiplinan belajar siswa. Faktor kedisiplinan belajar siswa antara lain: Faktor internal adalah faktor yang ada dalam dirinya sendiri antara lain meliputi kesadaran diri, motivasi belajar, dan tidak mampu menyesuaikan diri dalam belajar. Sedangkan faktor eksternal adalah faktor dari luar yang meliputi faktor keluarga, lingkungan sekolah, teman sebaya dan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus yang dilakukan dengan cara mendeskripsikan atau memaparkan fakta-fakta atau data-data yang diperoleh dari sumber data. Data-data tersebut bersifat kualitatif karena tidak berupa angka, tetapi berupa kalimat-kalimat atau pernyataan-pernyataan yang berasal dari hasil metode observasi dan wawancara. Data-data tersebut selanjutnya dianalisis atau diuraikan untuk menemukan faktor kedisiplinan belajar siswa siswa. Berdasarkan data yang diperoleh dari subjek penelitian, menunjukan bahwa faktor kedisiplinan belajar siswa ada dua yaitu faktor intrinsik dan faktor ekstrinsik. Faktor intrinsik yaitu faktor yang berasal dari dirinya sendiri yaitu siswa yang malas, malas untuk belajar, tidak pernah mengerjakan PR atau tugas, malas untuk mencatat dan membaca buku pelajaran,kurangnya kesadaran untuk belajar, belum terbiasa dengan disiplin belajar. Kedua adalah faktor ekstrinsik merupakan faktor yang berasal dari luar individu berupa lingkungan keluarga, orangtua yang tidak pernah memberikan perhatian dan kasih sayang terhadap anak mengakibatkan anak menjadi tidak disiplin belajar, selain itu pendidikan orang tua juga mempengaruhi kedisiplinan belajar siswa, faktor lain adalah dari guru, guru yang galak dan cara mengajar yang membosankan menyebabkan siswa malas belajar, dan faktor terakhir yang mengakibatkan siswa tidak disiplin belajar karena faktor lingkungan seperti teman bergaul di rumah dan lingkungan sekolah. Kata-kata kunci : Kedisiplinan Belajar, Siswa, Studi Kasus AbstractThis research is motivated by the importance of student learning discipline. Factors of student learning discipline include: Internal factors are factors that exist in themselves include self-awareness, motivation to learn, and not being able to adjust to learning. While external factors are external factors which include family, school environment, peers and the community. This research uses a case study approach which is done by describing or describing facts or data obtained from data sources. The data is qualitative because it is not in the form of numbers, but in the form of sentences or statements derived from the results of observation and interview methods. These data are then analyzed or elaborated to find the factors of student learning discipline. Based on data obtained from research subjects, it shows that there are two factors for student learning discipline namely intrinsic factor and extrinsic factor. Intrinsic factor is a factor that originates from itself, namely students who are lazy, lazy to learn, never do homework or assignments, lazy to take notes and read textbooks, lack of awareness to learn, not accustomed to the discipline of learning. Second is the extrinsic factor is a factor that comes from outside the individual in the form of a family environment, parents who never give attention and affection towards children cause children to become undisciplined in learning, in addition to that parental education also affects student learning discipline, other factors are from the teacher, teachers who are fierce and boring teaching methods make students lazy to learn, and the last factor that causes students to be undisciplined in learning because of environmental factors such as friends hanging out at home and school environment. Keywords: Learning Discipline, Students, Case Studies
INTERAKSI MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH MELALUI STRATEGI “SIMDIK” DALAM MENATA SARANA PRASARANA SEKOLAH BERBASIS KEWIRAUSAHAAN I Nyoman Suyadnya Putra
Mimbar Ilmu Vol. 24 No. 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v24i2.21280

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui tindakan atau langkah yang telah diambil Kepala Sekolah dengan Strategis Simdik untuk pengadaan sarana prasarana sekolah dan mengelola Manajemen sekolah yang berbasis kewirausahaan. 2) mengetahui keterlibatan Kepala sekolah dan guru di sekolah  dalam usaha pengadaan sarana prasarana di sekolah serta  mengelola manajemen sekolah  yang berbasis ke Wirausahaan. 3) mengetahui hasil interaksi kepala sekolah dengan guru di SD Negeri 1 Kertha Mandala berdampak positif terhadap sikap perubahan pembaharuan dari pihak guru dalam pembelajaran dengan menyediakan sarana prasarana yang memadai. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan di SD N 1 Kertha Mandala. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi dan studi dokumen. Data dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  penerapan strategi Sistem Informasi Manajemen Pendidikan atas dasar Kewirausahaan di SD Negeri 1 Kertha Mandala adalah pertama dan utama untuk mengarahkan tugas dan tanggung jawab Kepala sekolah dalam mengelola manajemen pendidikan khususnya pengadaan sarana prasarana di sekolah dan  kelas  berdasarkan jiwa kewirausahaan. Memantapkan tugas pokok dan fungsi Kepala Sekolah dan guru sekaligus  merupakan langkah riil yang harus didukung oleh semua belah pihak ( stakeholders ) di SD Negeri 1 Kertha Mandala.  Menumbuhkan jiwa kooperatif, kreatif, inovatif dalam mengelola / manajemen pendidikan khususnya pengadaan sarana pendidikan di Sd Negeri 1 Kertha Mandala. Pengelolaan dan penataan manajemen sekolah dan kelas yang maksimal merupakan harapan peneliti untuk memunculkan era baru pendidikan menyongsong akreditasi dan sertifikasi guru yang profesional. Kata-kata kunci : Manajerial, Sarana Prasarana, Strategi “SIMDIK”. AbstractThis study aims to 1) determine the actions or steps that have been taken by the Principal with Strategic Simdik to procure school infrastructure and manage school-based entrepreneurship management. 2) know the involvement of school principals and teachers in schools in the effort to procure infrastructure in schools and manage school management based on entrepreneurship. 3) knowing the results of the principal's interaction with teachers in SD Negeri 1 Kertha Mandala has a positive impact on the changing attitude of teachers on learning by providing adequate infrastructure. This type of research is classroom action research (CAR). This research was conducted at SD N 1 Kertha Mandala. The method used in this research is the method of observation and study of documents. Data were analyzed using descriptive statistical analysis techniques. The results showed that the application of the Education Management Information System strategy on the basis of Entrepreneurship in SD Negeri 1 Kertha Mandala was first and foremost to direct the duties and responsibilities of the Principal in managing education management especially the provision of infrastructure in schools and classes based on an entrepreneurial spirit. Strengthening the main tasks and functions of the School Principal and teachers at the same time is a real step that must be supported by all parties (stakeholders) in SD Negeri 1 Kertha Mandala. Fostering a cooperative, creative, innovative spirit in managing / managing education especially the provision of educational facilities in the State Elementary School 1 Kertha Mandala. The maximum management and structuring of school and classroom management is the hope of researchers to bring up a new era of education towards professional teacher accreditation and certification. Keywords: Managerial, Infrastructure, "SIMDIK" Strategy.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA ANIMASI SANDISKO DENGAN MODEL SOMATIC AUDITORY VISUALIZATION INTELLECTUALLY TERHADAP HASIL BELAJAR TEMA KEBERSAMAAN KELAS 2 Hendi Antika; Wawan Priyanto; Iin Purnamasari
Mimbar Ilmu Vol. 24 No. 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v24i2.21288

Abstract

AbstrakLatar belakang penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar kognitif pembelajaran  tematik peserta didik kelas 2 SD Negeri Tambakrejo 01 Semarang. Sebesar 38,46% peserta didik yang telah mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Hal tersebut disebabkan kurangnya variasi dalam penggunaan media dan model pembelajaran saat proses belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media animasi SANDISKO dengan model Somatic Auditory Visualization Intellectually terhadap hasil belajar tema kebersamaan kelas 2 SD Negeri Tambakrejo 01. Jenis penelitian ini adalah penelitian adalah penelitian kuantitatif dalam bentuk desain quasi experimental design yang digunakan adalah bentuk nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas 2 SD Negeri Tambakrejo 01 Semarang yang berjumlah 27 peserta didik yang terdiri dari kelas 2A dan 26 peserta didik dari kelas 2B dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Hasil analisis data diperoleh nilai rata-rata pretest kelas eksperimen sebesar 68,65. Setelah diberi perlakuan nilai rata-rata posttest mengalami peningkatan menjadi 80,96. Data tersebut didukung oleh analisis menggunakan analisis regresi linier sederhana dengan r2= 0,541 jadi variabel x (media animasi SANDISKO dengan model SAVI) mempengaruhi variabel y (hasil belajar tema kebersamaan) sebesar 54,1%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media animasi SANDISKO dengan model Somatic Auditory Visualization Intellectually berpengaruh signifikan untuk meningkatkan hasil belajar tema kebersamaan kelas 2 SD Negeri Tambakrejo 01 Semarang. Kata-kata kunci : Animation media, SAVI, learning outcomes AbstractThe background of this study is the low cognitive learning outcomes of thematic learning in grade 2 students of SD Negeri Tambakrejo 01 Semarang. 38.46% of students have reached the Minimum Mastery Criteria (KKM). This is due to the lack of variation in the use of media and learning models during the teaching and learning to process. This study aims to determine the effect of SANDISKO animation media with Somatic Auditory Visualization Intellectually models on learning outcomes of the theme of togetherness class 2 Tambakrejo State Elementary School 01. This type of research is quantitative research in the form of quasi experimental design, design used is the form of nonequivalent control group design. The population in this study were all grade 2 students of SD Negeri Tambakrejo 01 Semarang, amounting to 27 students consisting of class 2A and 26 students from class 2B using saturated sampling techniques. The results of data analysis obtained the average value of the experimental class pretest of 68.65. After being given treatment the post test average value increased to 80.96. The data is supported by analysis using simple linear regression analysis with r2 = 0.541 so variable x (SANDISKO animation media with SAVI model) affects the variable y (learning outcomes of togetherness themes) by 54.1%. So it can be concluded that the animation media SANDISKO with the Somatic Auditory Visualization Intellectually model has a significant effect on improving the learning outcomes of the second grade togetherness theme at SD Negeri Tambakrejo 01 Semarang.Keywords: Animation media, SAVI, learning outcomes
ANALISIS KESALAHAN PENERAPAN KATA BAKU DAN TANDA BACA DALAM MENULIS KEMBALI ISI CERITA FABEL Itsna Ayu Rahmawati; Mudzanatun Mudzanatun; Ibnu Fatkhu Royana
Mimbar Ilmu Vol. 24 No. 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v24i2.21307

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi banyak siswa yang menulis tidak menggunakan kata baku dan tanda baca yang tepat. Dalam hasil tulisan siswa banyak ditemukan kesalahan penerapan kata baku dan tanda baca. Hal tersebut menyebabkan hasil tulisan siswa sulit dibaca dan dipahami, selain itu juga dapat menimbulkan makna ganda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk kesalahan kata baku dan tanda baca dalam menulis kembali isi cerita fabel subtema 1 manusia dan lingkungan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Subyek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri Pandean Lamper 04 Semarang. Prosedur pengumpulan data yang digunakan adalah hasil tulisan siswa, angket, dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian, banyak ditemukan kesalahan penerapan kata baku dan tanda baca dalam hasil tulisan siswa. Kesalahan penerapan kata baku berjumlah 233 kata. Kesalahan penerapan tanda baca berjumlah 180 kesalahan. Hal tersebut sesuai dengan hasil angket yang diperoleh bahwa siswa jarang menerapkan kata baku dan tanda baca di sekolah, di rumah, dan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu juga sesuai dengan hasil wawancara guru bahwa siswa menulis tidak menggunakan kata baku dan tanda baca yang tepat. Kata-kata kunci : Kesalahan, Penerapan, Kata Baku, dan Tanda BacaAbstractThis research is motivated by many students who write not using standard words and proper punctuation. In the results of many students' writing found errors in the application of standard words and punctuation. This causes the results of student writing difficult to read and understand, but it can also lead to other meanings. This study aims to determine the form of standard word errors and punctuation in rewriting the contents of the fable sub-story 1 human and the environment. This type of research is descriptive qualitative research. The subjects of the research were the fifth grade students of Pandean Lamper 04 Semarang Elementary School. The data collection procedures used were the results of student writing, questionnaires, and interviews. Based on the research results, there were many errors found in the application of standard words and punctuation in students' writing results. Incorrect application of standard words totals 233 words. There were 180 errors in applying punctuation. This is consistent with the results of the questionnaire obtained that, students rarely apply standard words and punctuation in school, at home, and in everyday life. It is also in accordance with the results of the teacher’s interview that student write not using standard words and proper punction. Keywords: Errors, Application, Standard Words, and Punctuation
PENGARUH METODE SUKU KATA DENGAN MEDIA KARTU KATA BERGAMBAR TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN I Ketut Gading; Mutiara Magta; Fenny Pebrianti
Mimbar Ilmu Vol. 24 No. 3 (2019): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v24i3.21417

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode suku kata dengan media kartu kata bergambar terhadap kemampuan membaca permulaan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan rancangan pretest posttest control group design. Populasi pada penelitian ini adalah anak kelompok B Gugus VI Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2018/2019. Sampel pada penelitian ini menggunakan teknik random sampling sehingga diperoleh siswa kelompok B RA Nurul Huda yang berjumlah 29 orang sebagai kelas eksperimen, dan siswa kelompok B TK Ceria Asih yang berjumlah 23 orang sebagai kelompok kontrol. Untuk mengumpulkan data tentang kemampuan membaca permulaan digunakan pedoman observasi yang teruji validitas dan reliabilitasnya. Untuk menguji hipotesis data diuji dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh metode suku kata dengan media kartu kata bergambar terhadap kemampuan membaca permulaan anak di Taman Kanak-kanak. (t = 2.466 ; 0.017). Dari hasil deskripsi data dapat disimpulkan bahwa terdapat Pengaruh Metode Suku dengan Media Kartu Kata Bergambar Terhadap Kemampuan Membaca Permulaan Kelompok B Gugus VI Kecamatan Buleleng Tahun Ajaran 2018/2019. Kata-kata kunci : Metode Suku Kata, Media Kartu Kata Bergambar, Kemampuan Membaca Permulaan