cover
Contact Name
Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.
Contact Email
im-tegeh@undiksha.ac.id
Phone
+62817350209
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Udayana No. 11 Singaraja, Bali Indonesia
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar Ilmu
ISSN : 1829877X     EISSN : 26859033     DOI : 10.23887/mi
Core Subject : Education,
Mimbar Ilmu is published by Research and Community Service Institution Universitas Pendidikan Ganesha. Mimbar Ilmu aims at becoming the publication center of education researches in instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational technology, and educational development. It is published twice a year in April and October.
Articles 568 Documents
PENGARUH MODEL TSTS MELALUI LESSON STUDY TERHADAP HASIL BELAJAR IPA Juni Harta; I Ketut Dharsana; Ndara Tanggu Renda
Mimbar Ilmu Vol. 24 No. 1 (2019): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v24i1.17458

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar melalui pembelajaran dengan model pembelajaran Kooperatif Tipe TSTS melalui Lesson Study dan siswa yang dibelajarkan tidak dengan model pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray melalui Lesson Study pada siswa kelas V Sekolah Dasar di Gugus XV Kecamatan Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V SD di Gugus XV Kecamatan Buleleng. Sampel diambil dengan teknik random sampling sehingga diperoleh kelas V SDN 2 Anturan  sebagai kelompok eksperimen dan V SDN 3 Kalibukbuk sebagai kelompok  kontrol. Pengumpulan data  dilakukan dengan tes hasil belajar IPA yang berupa tes objektif. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan Independent Sample t-test. Besarnya thitung adalah 2,17, sedangkan ttabel pada taraf signifikansi 5% dan db = 55 adalah 2,021. Hal ini berarti, thitung lebih besar dari ttabel (thitung > ttabel). Di samping itu, rata-rata skor hasil belajar IPA siswa yang belajar dengan model pembelajaran Kooperatif Tipe TSTS melalui Lesson Study (24,03) lebih tinggi dari pada siswa yang dibelajarkan tidak dengan model pembelajaran Kooperatif Tipe TSTS melalui Lesson Study (20,08). Dengan demikian, model pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray melalui Lesson Study berpengaruh terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V Semester Genap SDN 2 Anturan Kecamatan Buleleng. Kata kunci: tsts, lesson study, hasil belajar..
PELAKSANAAN PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER MEMBENTUK KARAKTER CINTA TANAH AIR Nur Tri Atika; Husni Wakhuyudin; Khusnul Fajriyah
Mimbar Ilmu Vol. 24 No. 1 (2019): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v24i1.17467

Abstract

Pendidikan karakter terutama karakter cinta tanah air harus diimplementasikan sejak dini, salah satunya melalui lembaga pendidikan. Penelitian ini untuk melihat dan mengungkapkan kegiatan Penguatan Pendidikan Karakter dapat menumbuhkan karakter cinta tanah air. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bagaimana pembentukan karakter cinta tanah air melalui kegiatan Penguatan Pendidikan Karakter di SDN Pandean Lamper 04 Semarang. Jenis penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Responden dari penelitian ini yaitu siswa kelas V SDN Pandean Lamper 04 Semarang. Terdapat 5 Indikator yang ada didalam karakter nasionalisme atau cinta tanah air dengan hasil tertinggi persentase sebesar 96%. Dapat disimpulkan bahwa karakter cinta tanah air yang ditunjukkan oleh siswa kelas V SDN Pandean Lamper 04 Semarang sudah mengalami peningkatan hal ini dapat dilihat dari perkembangan karakter siswa yang sudah meningkat lebih baik. Kata kunci : Penguatan Pendidikan Karakter, Cinta Tanah Air
PENGARUH MODEL SFAE BERBASIS PENILAIAN KINERJA TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V Kt Novi Floryantini; Dw. Nyoman Sudana; Md. Sumantri
Mimbar Ilmu Vol. 24 No. 1 (2019): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v24i1.17468

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan keterampilan berbicara antara siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran SFAE berbasis penilaian kinerja dan siswa yang tidak menggunakan model pembelajaran SFAE berbasis penilaian kinerja pada siswa kelas V di SDN Gugus XV Kecamatan Buleleng. Jenis peneltian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V SDN Gugus XV Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 231 siswa. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SDN 3 Anturan yang berjumlah 29 siswa dan siswa kelas V SD N 1 Anturan  yang berjumlah 23 siswa. Data hasil keterampilan berbicara dikumpulkan dengan metode tes yaitu tes keterampilan berbicara yang dinilai dengan rubrik penilaian kinerja. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil analisis data menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan berbicara antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran SFAE   berbasis penilaian kinerja dan siswa yang tidak menggunakan model pembelajaran SFAE   berbasis penilaian kinerja dengan thit= 6,022 > ttab= 2,021. Hal ini dapat dilihat dari perbedaan nilai rata-rata kedua kelas, yaitu kelas eksperimen = 19,31 > kelas kontrol = 14,78. Berdasarkan hasil uji-t dan didukung oleh perbedaan nilai rata-rata kedua kelas dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh  model pembelajaran  SFAE berbasis penilaian kinerja terhadap keterampilan berbicara siswa kelas V SD Gugus XV Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2017/2018. Kata kunci: SFAE, penilaian kinerja, keterampilan berbicara
PENGARUH STARTER EXPERIMENT APPROACH (SEA) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA Ni Md. Risa Mei Indiarini; Gd. Wira Bayu
Mimbar Ilmu Vol. 24 No. 1 (2019): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v24i1.17469

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Starter Experiment Approach (SEA) terhadap Hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus II Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di Gugus II Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng.Sampel dalam penelitian ini sebanyak 2 kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol yang terdiri dari 46 orang.Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode tes.Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial, dengan uji-t. Berdasarkan analisis data dengan uji-t, diperoleh nilai thitung sebesar 6,14 dan diperoleh nilai ttabel  sebesar 2,07.Sehingga thitung  (6,14) > ttabel (2,07). Hal ini menandakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan Starter Experiment Approach (SEA) dan kelompok siswa yang dibelajarkan tidak menggunakan Starter Experiment Approach (SEA) pada siswa kelas V SD Gugus II Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2017/2018. Ini berarti bahwa Starter Experiment Approach (SEA) berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD di Gugus II Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2017/2018. Kata-kata kunci:  starter experiment approach (sea), hasil belajar, IPA
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MASTERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR AGAMA HINDU Ni Gusti Komang Latriningsih
Mimbar Ilmu Vol. 24 No. 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v24i2.21202

Abstract

AbstrakTujuan penulisan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui apakah Penerapan Model Pembelajaran Mastery Learning untuk meningkatkan prestasi belajar Agama Hindu Kelas V SD Negeri 8 Tianyar Barat Semester II Tahun Pelajaran 2017/2018. Lokasi  tempat penelitian ini di SD Negeri 8 Tianyar Barat. SD ini terletak di Banjar Dinas Kertabuana, Desa Tianyar Barat, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem. Lokasi SD ini cukup mudah dijangkau karena terletak di pinggir jalan yang menuju Desa Pakraman Muntigunung. Subjek penelitian ini adalah murid kelas V SD Negeri 8 Tianyar Barat yang berjumlah 24 orang yang terdiri dari 10 orang siswa laki-laki dan 14 orang siswa perempuan. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan tes prestasi belajar. Metode analisis data adalah deskriptif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini penggambaran secara lengkap dapat dijabarkan sebagai berikut: hasil yang diperoleh pada awalnya 65,00 pada siklus I menjadi 72,50 dan pada siklus II menjadi 82,00. Hasil tersebut setelah dilakukan analisis menggunakan analisis deskriptif diperoleh kesimpulan bahwa Penerapan Model Pembelajaran  Mastery Learning untuk meningkatkan prestasi belajar Agama Hindu siswa Kelas V Sekolah Dasar Negeri 8 Tianyar Barat Semester II  Tahun Pelajaran 2017/2018.Kata Kunci: Prestasi  belajar, Model Pembelajaran Mastery Learning.AbstractThe purpose of writing this class action research is to find out whether the Application of the Mastery Learning Model to improve the learning achievement of Hindu Religion Class V SD Negeri 8 Tianyar Barat Semester II Academic Year 2017/2018. The location of this research site is SD Negeri 8 Tianyar Barat. This elementary school is located in Banjar Dinas Kertabuana, West Tianyar Village, Kubu District, Karangasem Regency. The location of this elementary school is quite easy to reach because it is located on the side of the road that leads to Pakraman Muntigunung Village. The subjects of this study were 24 grade V students of SD Negeri 8 Tianyar Barat, consisting of 10 male students and 14 female students. Data in this study were collected by learning achievement tests. The data analysis method is descriptive. The results obtained from this study can be described as complete as follows: the results obtained were initially 65.00 in cycle I to 72.50 and in cycle II to 82.00. These results after an analysis using descriptive analysis concluded that the application of the Mastery Learning Model to improve the learning achievement of Hindu Religion students in Class V of Elementary School 8 Tianyar Barat Semester II Academic Year 2017/2018. Keywords: Learning achievement, Mastery Learning Learning Model
PENGARUH CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) TERHADAP KEMAMPUAN SAINS PERMULAAN ANAK TAMAN KANAK-KANAK I Ketut Gading; Putu Aditya Antara; Arizka Salsabila Hidayat
Mimbar Ilmu Vol. 24 No. 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v24i2.21256

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran CTL (Contextual Teaching and Learning) terhadap kemampuan sains permulaan anak kelompok B Taman Kanak-kanak Gugus V Kecamatan Klungkung. Penelitian iniadalah penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment). Desain penelitiannya adalah Non Equivalen Pretest-Posttest Control Group Desain. Populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 175 anak Taman Kanak-kanak yang berada di gugus V Kecamatan Klungkung. Sampel penelitian dipilih secara acak 2 kelas dari 8 kelas anggota populasi, sehingga diperoleh anak kelompok B TK Nurul Huda sebagai kelompok eksperimen dan anak kelompok B TK Kumara Dewa sebagai kelompok kontrol. Untuk mengumpulkan data tentang kemampuan sains permulaan digunakan pedoman observasi yang teruji validitas dan reliabilitasnya. Untuk menguji hipotesis data diuji dengan uji-t. hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh model pembelajaran Contextual Teaching and Learning terhadap kemampuan sains permulaan anak Taman Kanak-kanak (t=11,278>Sig.(2-tailed) 0,000). Kata-kata kunci : CTL, Sains Permulaan, AUD AbstractThis study aims to determine the effect of the CTL (Contextual Teaching and Learning) learning model on the scientific ability of children in Group B of Kondergarten Cluster V in Klungkung Subdistrict. This research is quasi experimental. The research design is Non Equivalent Pretest-Posttest Control Group Desain. The population in this study were 175 kindergartens in the V cluster of Klungkung Subdistrict. The study sample wa randomly selected 2 classes from 8 classes of population members, so that the children of group B TK Nurul Huda were obtained as the experimental group and the children in the group B TK Kumara Dewa as a control group. To collect data on early science skills, observation guidelines were used that tested their validity and reliability.To test the hypothesis the data was tested by t-test. The results of the study showed that there was an influence of the Contextual Teaching and Learning learning model on the science abilities of early childhood kindergarten (1=11,278>Sig.(2-tailed) 0,000). Keywords: CTL, Beginning Science, AUD
PENGARUH MEDIA BUSY BOOK TERHADAP KEMAMPUAN PROBLEM SOLVING ANAK KELOMPOK A TAMAN KANAK-KANAK I Wayan Suwatra; Mutiara Magta; Chatarina Labore Aprillia Christiani
Mimbar Ilmu Vol. 24 No. 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v24i2.21257

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kemampuan problem solving antara anak yang distimulasi menggunakan media busy book dengan anak yang distimulasi dengan metode konvensional kelompok A Taman Kanak-kanak Gugus VII Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2018/2019. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan rancangan non-equivalen post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh anak kelompok A Taman Kanak-kanak Gugus VII Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2018/2019, yang berjumlah 157 anak. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling. Sampel penelitian ini adalah eksperimen pada kelompok A1 TK Santa Maria yang berjumlah 20 anak dan kontrol pada kelompok A1 di TK Lab Undiksha yang berjumlah 17 anak. Uji hipotesis menggunakan uji-t dengan taraf signifikan 5% dan dk = 2,03 dengan demikian thitung>ttabel (15,882>2,03) maka H1 diterima dan H0 ditolak sehingga hasil penelitian menunjukan terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan problem solving antara anak yang distimulasi menggunakan media busy book dengan anak yang distimulasi dengan metode konvensional kelompok A Gugus VII Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2018/2019. Dengan demikian media busy book berpengaruh terhadap kemampuan problem solving anak kelompok A Taman Kanak-kanak Gugus VII Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2018/2019. Kata-kata kunci : Kemampuan Problem Solving, Busy Book, Media Pembelajaran, Anak Usia DiniAbstractThe purpose of the study is to determine the significant differences in problem solving abilities between the children who were stimulated by busy book learning media and the children who were stimulated by conventional method in group A Taman Kanak-kanak Gugus VII Buleleng Sub-district in academic year 2018/2019. This study used a quasi-experimental with non-equivalent design with post-test only control group design. The population of this study was all children in group A Taman Kanak-kanak Gugus VII Buleleng Sub-district in academic year 2018/2019 which consisted of 157 children. The sampling technique used in this study was simple random sampling technique. There are 20 children in experiment group in group A1 at TK Santa Maria and 17 children in control in group A1 at TK Lab Undiksha. The hypothesis testing used t-test with a significant level of 5% and dk = 2.03, thus tcount> ttable (15,882> 2.03) then H1 was accepted and H0 was rejected so the results showed that there were the significant differences in problem solving between the children who were stimulated by busy book learning media with the children who were stimulated by conventional method in group A Gugus VII Buleleng Sub-district in academic year 2018/2019. Therefore, busy book learning media had effect with problem solving abilities of children in group A Taman Kanak-kanak Gugus VII Buleleng Sub-district in academic year 2018/2019. Keywords: Problem Solving Ability, Busy Book, Learning Media, Young Children
PENGEMBANGAN KONTEN E-LEARNING PRAKARYA PADA ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Luh Putu Putrini Mahadewi; I Made Tegeh; Gusti Ayu Putu Pramitha Sari
Mimbar Ilmu Vol. 24 No. 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v24i2.21258

Abstract

AbstrakEra Revolusi 4.0 memiliki dampak besar bagi perkembangan di berbagai sektor bidang di Indonesia, tak terkecuali di bidang pendidikan. hampir semua kegiatan pembelajaran dapat digunakan secara digital. Namun perkembangan ini masih kurang dimanfaatkan oleh guru. Masih banyaknya sarana dan prasarana yang tidak dimanfaatkan secara maksimal. Saat ini siswa di tuntut untuk lebih aktif dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini dilatarbelakangi dari permasalahan belum tersedianya konten e-learning Prakarya untuk menunjang kegiatan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengambarkan rancang bangun proses pengembangan konten e-learning (2) mendiskripsikan validitas hasil pengembanagn konten e-learning, (3) mengetahui efektivitas e-learning menggunakan schoology  yang dikembangkan terhadap hasil belajar prakarya. Penelitian ini dilakukan di SMPN 2 Kerambitan dengan subjek penelitian berjumlah 28 orang. Teknik analisis data yang digunakan, yaitu analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian (1) Pengembangan konten e-learning di era revolusi 4.0 dengan model pengembangan Hannafin and Peck meliputi tiga tahapan, yaitu (a) penilaian kebutuhan, (b) desain/perancangan, (c) pengembangan dan implementasi. (2) multimedia pembelajaran interaktif berorientasi pendidikan karakter valid dengan: (a) Hasil review ahli isi mata pelajaran menunjukkan konten e-learning berpredikat sangat baik (90%), (b) Hasil review ahli desain pembelajaran menunjukkan konten e-learning berpredikat sangat baik (92,0%), (c) Hasil review ahli media pembelajaran menunjukkan konten e-learning berpredikat sangat baik (96%), (d) Hasil uji coba perorangan multimedia pembelajaran interaktif berorientasi pendidikan karakter berpredikat sangat baik (92,2%), hasil uji coba kelompok kecil konten e-learning berpredikat sangat baik (90,6%), dan hasil uji coba lapangan konten e-learning berpredikat sangat baik (91,1%). 3) konten e-learning yang dikembangan efektif meningkatkan hasil belajar Prakarya. Kata-kata kunci : Efektivitas, E-Learning, Pengembangan, Prakarya, Validitas AbstractThe Era of Revolution 4.0 has a big impact on developments in various sectors in Indonesia, no exception in education. Almost all learning activities can be used digitally. But this development is still underutilized by teachers. There are many facilities and infrastructures that are not utilized maximally. While the students are currently in demand to be more active in learning activities. This research is backed by the problem of low utilization of infrastructure to support learning activities. This research aims to (1) describe the design of the development process for e-learning content (2) to describe the validity of the results of e-learning content, (3) Knowing the effectiveness of e-learning using the schoology developed The results of the practice. The research was conducted in SMPN 2 Kerambitan with a research subject of 28 people. Data analysis techniques used, namely qualitative descriptive analysis and quantitative descriptive analysis. Results of the research (1) Development of the 4.0 Revolution e-Learning content with Hannafin and Peck development model includes three phases, namely (a) the need assessment, (b) design/designing, (c) development and implementation. (2) Interactive learning multimedia oriented educational character with:    (a) The results of expert review of subjects showing the content of highly-qualified e-learning (90%), (b) The results of review of learning design experts show content E-Learning is very well-awarded (92.0%), (c) The review of the learning media expert showed excellent e-learning content (96%), (d) Individual multimedia learning test results interactive educational characters oriented Very well- awarded (92.2%), the small group test results of e-learning content are very well- awarded (90.6%), and the e-Learning content field trial results are excellent (91.1%). 3) e-learning content that is development effectively enhances the results  Learn about Prakarya. Keywords: Effectiveness, Development, E-Learning, Prakarya, Validity
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH TERHADAP KEMAMPUAN BERHITUNG PERMULAAN PADA ANAK KELOMPOK A Ketut Pudjawan; Putu Rahayu Ujianti; Ni Ketut Resmini
Mimbar Ilmu Vol. 24 No. 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v24i2.21259

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan kemampuan berhitung permulaan anak yang dibelajarkan model pembelajaran make a match pada anak kelompok A di Taman Kanak-kanak. Jenis penelitian ini adalah penelitian (Quasi Eksperiment) dengan rancangan post-tes only control group design. Populasi dalam penelitian ini seluruh anak kelompok A yang berjumlah 171. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Sample random sampling. Berdasarkan dari teknik tersebut diperoleh sampel penelitian dengan jumlah anak 20 orang sebagai kelas eksperimen di TK Negeri Kampung Baru dan anak kelas kontrol dengan jumlah 15 orang di TK Widya Kumarasthana. Metode yang digunakan adalah observasi dan instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi berupa checklist. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif, analisis statistik inferensial dan uji-t diperoleh t_hitung = 3,73 dan t_tabel = 2,03 pada taraf signifikansi 5% dan  db = 33, dengan membandingkan hasil t_hitung  dengan t_tabel dapat disimpulkan bahwa t_hitung > t_tabel maka H_0 ditolak dan H_1 diterima. Sehingga hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran make a match terhadap kemampuan berhitung permulaan pada anak kelompok A di Taman Kanak-kanak. Kata-kata kunci : Berhitung Permulaan, Make A Match, Anak Usia Dini AbstractThis study aims to determine the significant effect of the ability to calculate the beginning of the child who was taught the learning model of make a match in group A children in kindergarten. The type of this research is research (Quasi Experiment) with post-test design only control group design. The population in this study were all group A children which numbered 171. The sampling technique uses the Sample random sampling technique. Based on the technique, the research sample was obtained with the number of children 20 people as the experimental class in the Kampung Baru State Kindergarten and the control class child with a total of 15 people at Widya Kumarasthana Kindergarten. The method used is observation and the instrument used is the observation sheet in the form of a checklist. Data collected were analyzed using descriptive statistical analysis, inferential statistical analysis and t-test obtained t_count = 3.73 and t_table = 2.03 at the significance level of 5% and db = 33, by comparing the results of t_count with t_tabel it can be concluded that t_count> t_tabel then H_0 is rejected and H_1 is accepted. So that the results of the study show that there is a significant effect of the make a match learning model on the numeracy skills of the group A children in kindergarten. Keywords: Basic Counting, Make A Match, Early Childhood 
PENGEMBANGAN E-LEARNING DENGAN KELASE PADA MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Alexander Hamonangan Simamora; Anak Agung Gede Agung; Luh Putu Putrini Mahadewi
Mimbar Ilmu Vol. 24 No. 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v24i2.21260

Abstract

AbstrakMasalah yang ditemukan di SMP Negeri 2 Singaraja adalah hasil belajar IPA siswa belum memuaskan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan rancang bangun pengembangan e-learning (2) mendeskripsikan kualitas hasil validasi pengembangan e-learning yang dikembangkan menurut review para ahli dan uji coba produk, (3) mengetahui efektivitas e-learning yang dikembangkan. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Model pengembangan yang digunakan adalah model Hannafin and Peck. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif dan kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode pencatatan dokumen, kuesioner dan tes. Hasil penelitian adalah sebagai berikut. (1) Rancang bangun e-learning mata pelajaran IPA dengan model Hannafin and Peck meliputi tiga tahapan. (2) E-learning mata pelajaran IPA yang dikembangkan valid dengan: (a) hasil review ahli isi mata pelajaran menunjukkan e-learning berpredikat sangat baik (91,4%), (b) hasil review ahli e-learning menunjukkan produk berpredikat baik (90,06%), (c) hasil review ahli desain pembelajaran menunjukkan e-learning berpredikat sangat baik (89,02%), (d) hasil uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil dan uji coba lapangan menunjukkan e-learning berpredikat sangat baik (89,93%), (89,34%) dan (83,03%). (3) Efektivitas pengembangan menunjukkan bahwa e-learning yang dikembangkan efektif meningkatkan hasil belajar IPA (thitung = 25,89 > ttabel = 2,390, pada taraf signifikansi 5%). Ini berarti bahwa e-learning terbukti efektif secara signifikan dapat meningkatkan hasil belajar IPA. Kata-kata kunci : e-learning, Hannafin & Peck, Pengembangan  AbstractThe learning outcomes of the IX grade students at SMP Negeri 2 Singaraja especially in biology subject were not yet satisfactory. Furthemore, this research aims to (1) describe the architecture development of e-learning in biology subjects, (2) describe the quality of the results of the validation of the development of e-learning are developed according to the review experts and product trials in biology subjects, (3) test the effectiveness of e-learning developed against the results of the study biology subjects. This research is the development. The development model used is the Hannafin and Peck model.The data collected in this research is quantitative and qualitative data. Data was collected using the method of recording documents, questionnaires and tests. The results of this research are as follows. (1) The design of e-learning biology subjects with the Hannafin and Peck model includes three phases. (2) E-learning biology subjects developed valid with: (a) the results of expert review the contents of the subjects showed predicated e-learning is very good (92%), (b) the results of an e-learning expert reviews show products predicated good (89,33%), (c) the results of expert review of instructional design e-learning predicated showed very good (93%), (d) the results of individualtrials, small group trial and field trials demonstrate e-learning is predicated very good (90,22%), (90.11%) and (90%). (3) The effectiveness development shows that e-learning developed can effectively improve the learning results of science (tcount = 25,89 > t-table = 2,390, significance level 5%). That means e-learning proven to be effective can significantly improve Biology learning outcomes. Keywords: Development, e-learning, Hannafin & Peck