cover
Contact Name
Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.
Contact Email
im-tegeh@undiksha.ac.id
Phone
+62817350209
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Udayana No. 11 Singaraja, Bali Indonesia
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar Ilmu
ISSN : 1829877X     EISSN : 26859033     DOI : 10.23887/mi
Core Subject : Education,
Mimbar Ilmu is published by Research and Community Service Institution Universitas Pendidikan Ganesha. Mimbar Ilmu aims at becoming the publication center of education researches in instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational technology, and educational development. It is published twice a year in April and October.
Articles 568 Documents
PENGARUH MEDIA BUSY BOOK TERHADAP KEMAMPUAN PROBLEM SOLVING ANAK KELOMPOK A TAMAN KANAK-KANAK Suwatra, I Wayan; Magta, Mutiara; Christiani, Chatarina Labore Aprillia
Mimbar Ilmu Vol 24, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.243 KB) | DOI: 10.23887/mi.v24i2.21257

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kemampuan problem solving antara anak yang distimulasi menggunakan media busy book dengan anak yang distimulasi dengan metode konvensional kelompok A Taman Kanak-kanak Gugus VII Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2018/2019. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan rancangan non-equivalen post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh anak kelompok A Taman Kanak-kanak Gugus VII Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2018/2019, yang berjumlah 157 anak. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling. Sampel penelitian ini adalah eksperimen pada kelompok A1 TK Santa Maria yang berjumlah 20 anak dan kontrol pada kelompok A1 di TK Lab Undiksha yang berjumlah 17 anak. Uji hipotesis menggunakan uji-t dengan taraf signifikan 5% dan dk = 2,03 dengan demikian thitung>ttabel (15,882>2,03) maka H1 diterima dan H0 ditolak sehingga hasil penelitian menunjukan terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan problem solving antara anak yang distimulasi menggunakan media busy book dengan anak yang distimulasi dengan metode konvensional kelompok A Gugus VII Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2018/2019. Dengan demikian media busy book berpengaruh terhadap kemampuan problem solving anak kelompok A Taman Kanak-kanak Gugus VII Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2018/2019.?Kata-kata kunci : Kemampuan Problem Solving, Busy Book, Media Pembelajaran, Anak Usia DiniAbstractThe purpose of the study is to determine the significant differences in problem solving abilities between the children who were stimulated by busy book learning media and the children who were stimulated by conventional method in group A Taman Kanak-kanak Gugus VII Buleleng Sub-district in academic year 2018/2019. This study used a quasi-experimental with non-equivalent design with post-test only control group design. The population of this study was all children in group A Taman Kanak-kanak Gugus VII Buleleng Sub-district in academic year 2018/2019 which consisted of 157 children. The sampling technique used in this study was simple random sampling technique. There are 20 children in experiment group in group A1 at TK Santa Maria and 17 children in control in group A1 at TK Lab Undiksha. The hypothesis testing used t-test with a significant level of 5% and dk = 2.03, thus tcount> ttable (15,882> 2.03) then H1 was accepted and H0 was rejected so the results showed that there were the significant differences in problem solving between the children who were stimulated by busy book learning media with the children who were stimulated by conventional method in group A Gugus VII Buleleng Sub-district in academic year 2018/2019. Therefore, busy book learning media had effect with problem solving abilities of children in group A Taman Kanak-kanak Gugus VII Buleleng Sub-district in academic year 2018/2019.?Keywords: Problem Solving Ability, Busy Book, Learning Media, Young Children
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERORIENTASI TRI HITA KARANA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA Tiarini, Ni Putu; Dantes, Nyoman; Yudiana, Kadek
Mimbar Ilmu Vol 24, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (647.552 KB) | DOI: 10.23887/mi.v24i3.21422

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment dengan desain Non-equivalen Post-test Only Control Group Desain. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V SDN Gugus IV Kecamatan Banjar Tahun Pelajaran 2018/2019 berjumlah 139 siswa. Sampel pada penelitian ini diambil menggunakan teknik random sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode tes. Data yang telah dikumpulkan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial uji-t independent (dengan beberapa asumsi terpenuhi). Berdasarkan ringkasan hasil Uji hipotesis dengan uji t berbantuan SPSS 25.0, diperoleh hasil bahwa signifikasi hasil belajar 0,002 < 0,05, ini berarti bahwa terdapat perbedaan model pembelajaran Problem Based Learning berorientasi Tri Hita Karana terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V semester II Gugus IV Kecamatan Banjar Tahun Pelajaran 2018/2019.?Kata-kata kunci : Problem Based Learning, Hasil Belajar IPA, Tri Hita Karana
UPAYA PENINGKATAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR SISWA MELALUI METODE EKSPERIMEN PADA PELAJARAN KIMIA Suwidyastuti Agustini, Ni Luh Nyoman
Mimbar Ilmu Vol 24, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.105 KB) | DOI: 10.23887/mi.v24i3.21684

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi dan prestasi belajar peserta didik melalui metode eksperimen? pada pelajaran kimia pada siswa kelas X Teknik Otomotif 4 di SMK Negeri 2 Negara yang terdiri atas 2 siklus yaitu siklus I dan siklus II. Subyek penelitian berjumlah 25 orang dan obyek penelitian adalah motivasi dan prestasi belajar. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner untuk mengukur motivasi belajar peserta didik dan tes hasil belajar untuk mengukur prestasi belajar selama siklus I dan II. Data yang dikumpulkan berupa data kuantitatif dan kualitatif. Metode analisis datanya adalah deskriptif baik untuk data kuantitatif maupun data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data refleksi awal rata-rata prestasi belajar dan ketuntasan klasikal relatif rendah, namun setelah dilaksanakan siklus I hasilnya meningkat dengan prestasi belajar mencapai rata-rata 70.56 dan ketuntasan belajar mencapai 64.00 % serta hasil observasi terhadap motivasi belajar siswa mencapai rata-rata 74.72. Setelah dilaksanakan siklus II secara keseluruhan terdapat peningkatan rata-rata sebesar 22.56 dan ketuntasan meningkat 72.00% dari hasil refleksi awal. Sedangkan motivasi belajar secara keseluruhan terdapat peningkatan 27.40 dari motivasi hasil refleksi awal. Dari uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode eksperimen? pada pelajaran kimia dapat meningkatkan secara signifikan motivasi dan prestasi belajar siswa kelas X Teknik Otomotif 4 di SMK Negeri 2 Negara pada semester genap tahun ajaran 2018/2019.?Kata-kata kunci : Motivasi, Prestasi Belajar, dan Metode Eksperimen
PENGARUH MODEL TSTS MELALUI LESSON STUDY TERHADAP HASIL BELAJAR IPA Harta, Juni; Dharsana, I Ketut; Renda, Ndara Tanggu
Mimbar Ilmu Vol 24, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.058 KB) | DOI: 10.23887/mi.v24i1.17458

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar melalui pembelajaran dengan model pembelajaran Kooperatif Tipe TSTS melalui Lesson Study dan siswa yang dibelajarkan tidak dengan model pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray melalui Lesson Study pada siswa kelas V Sekolah Dasar di Gugus XV Kecamatan Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V SD di Gugus XV Kecamatan Buleleng. Sampel diambil dengan teknik random sampling sehingga diperoleh kelas V SDN 2 Anturan? sebagai kelompok eksperimen dan V SDN 3 Kalibukbuk sebagai kelompok? kontrol. Pengumpulan data? dilakukan dengan tes hasil belajar IPA yang berupa tes objektif. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan Independent Sample t-test. Besarnya thitung adalah 2,17, sedangkan ttabel pada taraf signifikansi 5% dan db = 55 adalah 2,021. Hal ini berarti, thitung lebih besar dari ttabel (thitung > ttabel). Di samping itu, rata-rata skor hasil belajar IPA siswa yang belajar dengan model pembelajaran Kooperatif Tipe TSTS melalui Lesson Study (24,03) lebih tinggi dari pada siswa yang dibelajarkan tidak dengan model pembelajaran Kooperatif Tipe TSTS melalui Lesson Study (20,08). Dengan demikian, model pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray melalui Lesson Study berpengaruh terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V Semester Genap SDN 2 Anturan Kecamatan Buleleng.?Kata kunci: tsts, lesson study, hasil belajar..
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA ANIMASI SANDISKO DENGAN MODEL SOMATIC AUDITORY VISUALIZATION INTELLECTUALLY TERHADAP HASIL BELAJAR TEMA KEBERSAMAAN KELAS 2 Antika, Hendi; Priyanto, Wawan; Purnamasari, Iin
Mimbar Ilmu Vol 24, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.292 KB) | DOI: 10.23887/mi.v24i2.21288

Abstract

AbstrakLatar belakang penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar kognitif pembelajaran? tematik peserta didik kelas 2 SD Negeri Tambakrejo 01 Semarang. Sebesar 38,46% peserta didik yang telah mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Hal tersebut disebabkan kurangnya variasi dalam penggunaan media dan model pembelajaran saat proses belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media animasi SANDISKO dengan model Somatic Auditory Visualization Intellectually terhadap hasil belajar tema kebersamaan kelas 2 SD Negeri Tambakrejo 01. Jenis penelitian ini adalah penelitian adalah penelitian kuantitatif dalam bentuk desain quasi experimental design yang digunakan adalah bentuk nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas 2 SD Negeri Tambakrejo 01 Semarang yang berjumlah 27 peserta didik yang terdiri dari kelas 2A dan 26 peserta didik dari kelas 2B dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Hasil analisis data diperoleh nilai rata-rata pretest kelas eksperimen sebesar 68,65. Setelah diberi perlakuan nilai rata-rata posttest mengalami peningkatan menjadi 80,96. Data tersebut didukung oleh analisis menggunakan analisis regresi linier sederhana dengan r2= 0,541 jadi variabel x (media animasi SANDISKO dengan model SAVI) mempengaruhi variabel y (hasil belajar tema kebersamaan) sebesar 54,1%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media animasi SANDISKO dengan model Somatic Auditory Visualization Intellectually berpengaruh signifikan untuk meningkatkan hasil belajar tema kebersamaan kelas 2 SD Negeri Tambakrejo 01 Semarang.?Kata-kata kunci : Animation media, SAVI, learning outcomes?AbstractThe background of this study is the low cognitive learning outcomes of thematic learning in grade 2 students of SD Negeri Tambakrejo 01 Semarang. 38.46% of students have reached the Minimum Mastery Criteria (KKM). This is due to the lack of variation in the use of media and learning models during the teaching and learning to process. This study aims to determine the effect of SANDISKO animation media with Somatic Auditory Visualization Intellectually models on learning outcomes of the theme of togetherness class 2 Tambakrejo State Elementary School 01. This type of research is quantitative research in the form of quasi experimental design, design used is the form of nonequivalent control group design. The population in this study were all grade 2 students of SD Negeri Tambakrejo 01 Semarang, amounting to 27 students consisting of class 2A and 26 students from class 2B using saturated sampling techniques. The results of data analysis obtained the average value of the experimental class pretest of 68.65. After being given treatment the post test average value increased to 80.96. The data is supported by analysis using simple linear regression analysis with r2 = 0.541 so variable x (SANDISKO animation media with SAVI model) affects the variable y (learning outcomes of togetherness themes) by 54.1%. So it can be concluded that the animation media SANDISKO with the Somatic Auditory Visualization Intellectually model has a significant effect on improving the learning outcomes of the second grade togetherness theme at SD Negeri Tambakrejo 01 Semarang.Keywords: Animation media, SAVI, learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SNOWBALL THROWING TERHADAP HASIL BELAJAR IPS Jita Apsari, Ni Putu; Dibia, I Ketut; Antara, Putu Aditya
Mimbar Ilmu Vol 24, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.219 KB) | DOI: 10.23887/mi.v24i3.21677

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing dengan model pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar IPS siswa SD kelas V di Gugus II Kecamatan Kintamani Tahun Pelajaran 2018/2019. Jenis penelitian adalah eksperimen semu menggunakan post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SD kelas V Gugus II Kecamatan Kintamani. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Pengumpulan data dalam penelitian dilakukan dengan metode tes. Instrumen pengumpulan data berupa tes pilihan ganda. Data Hasil Belajar IPS dianalisis dengan uji-t. Hasil analisi menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPS antara kelompok siswa dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing dan kelompok siswa dibelajarkan dengan menggunakan pembelajaran konvenional pada siswa SD kelas V Di Gugus II Kecamatan Kintamani. Hal ini ditunjukkan oleh thitung (6,92) lebih besar dari nilai ttabel (2,01). Rata-rata skor hasil belajar IPS siswa menggunakan model Snowball Throwing yaitu 24,56 lebih tinggi dari rata-rata hasil belajar IPS siswa menggunakan pembelajaran konvensional yaitu 18,22. Dengan demikian, model pembelajaran Snowball Throwing berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPS siswa SD kelas V di Gugus II Kecamatan Kintamani Tahun Pelajaran 2018/2019.?Kata-kata kunci : hasil belajar IPS, snowball throwing
PENERAPAN TERAPI GERAK TARI UNTUK MENURUNKAN GANGGUAN MOTORIK ANAK TUNAGRAHITA Octaviani Haryono, Yemima; ., Setyorini; Windrawanto, Yustinus
Mimbar Ilmu Vol 24, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.708 KB) | DOI: 10.23887/mi.v24i1.17449

Abstract

Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuii signifikasi penerapan terapi gerak tari dalam menurunkan gangguan motorik anak tunagrahita dii Sekolah Luar Biasa Wantuwirawan Salatiga. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian inii adalah two paired sample t-test dengan menggunakan program SPSS for windows release 20.0. Dani hasil analisis data diperoleh hasil bahwa penerapan terapi gerak tari secara signifikan dapat menurunkan gangguan motorik anak tunagrahita di Sekolah Luar Biasa Wantuwirawan Salatiga dengan p=0,034<0,050.?Kata kunci: terapi gerak tari; gangguan motorik; anak tunagrahita
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN ANAK Antara, Putu Aditya; Ujianti, Putu Rahayu; Patissera, Anggun La
Mimbar Ilmu Vol 24, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.735 KB) | DOI: 10.23887/mi.v24i2.21263

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk Mengetahui Pengaruh Model Pembelajaran Kontekstual Terhadap Kemampuan Membaca Permulaan Anak Kelompok B Tk Gugus I Kecamatan Kuta Selatan. Jenis peneltian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi eskperiment) dengan rancangan Desain non equivalent post test only control group design. Populasi pada penelitian ini berjumlah 269 anak kelompok B TK Gugus I Kecamatan Kuta Selatan. Sampel pada penelitian ini diperoleh menggunakan teknik Simple Random Sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode pengumpulan data berupa observasi dan metode rubrik penilaian kemampuan membaca permulaan. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan mengunakan analisis statistik deskriptif dan analisis inferensial. Analisis statistik inferensial menggunakan uji-t ditemukan nilai thitung 12,586 dengan db = 34 pada taraf signifikansi 5%, sedangkan thitung > ttabel. Sehingga ini dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok anak yang memperoleh pembelajaran dengan model pembelajaran kontekstual dengan kelompok anak yang tidak memperoleh pembelajaran dengan model pembelajaran kontekstual terhadap kemampuan membaca permulaan anak.?Kata-kata kunci : Pembelajaran Kontekstual, Kemampuan Membaca Permulaan, Anak Kelompok B?AbstractThis research aim to knowing the effects of the contextual learning model on the ability to read the beginning of child group b of kindergarten group I sub-district South Kuta. This type of research is an experimental research pseudo (quasi-experiment) with a non-equivalent post-test only control group design. The population on this research is 269 child group b of kindergarten group I sub-district South Kuta. Sample on this research is obtained using technique Simple Random Sampling. The data collection method used is a data collection method in the form of observation and assessment rubric method read the beginning. Data collected analyzed with used descriptive statistics analysis and inferential analysis. Statistics inferential analysis used t ? test value obtained tcount 12,586 for db = 34 on significance level 5%. while tcount> t table. So that this can be interpreted that there are significant difference between child group which obtains teaching by learning model contextual with child group is not obtain teaching by learning model contextual toward the ability to read the beginning of a child.?Keywords: Contextual Learning, Skill Read The Beginning, Group B Children
GERAKAN LITERASI SEKOLAH (GLS) MELALUI PEMANFAATAN SUDUT BACA KELAS SEBAGAI SARANA ALTERNATIF PENUMBUHAN MINAT BACA SISWA Ramandanu, Febriana
Mimbar Ilmu Vol 24, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.16 KB) | DOI: 10.23887/mi.v24i1.17405

Abstract

Gerakan Literasi Sekolah (GLS) diselenggarakan berdasarkan sembilan agenda prioritas (Nawacita), dilakukan dengan membudayakan kebiasaan membaca dan menulis. Hal ini sesuai dengan amanat pada Undang-Undang tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) No. 20 tahun 2003 pasal 4 ayat 5 yang berbunyi ?Pendidikan diselenggarakan dengan mengembangkan budaya membaca, menulis dan berhitung bagi segenap warga masyarakat?. Berdasarkan hal tersebut, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengembangkan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) untuk menumbuhkan budi pekerti siswa agar tercipta budaya literasi di lingkungan sekolah. Kemendikbud (2016:7) menjelaskan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) adalah gerakan sosial kolaboratif dengan dukungan berbagai elemen pendidikan. Hal ini menunjukkan bahwa dalam kegiatan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) melibatkan warga sekolah (siswa, guru, kepala sekolah, orang tua) dan masyarakat.Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan gerakan literasi sekolah (GLS) di SD Negeri Pamongan 2 Kecamatan Guntur Kabupaten Demak sudah mampu menumbuhkan minat baca siswa dengan program gerakan literasi sekolah (GLS) melalui pemanfaatan sudut baca yang terdapat di setiap kelas. Berdasarkan penelitian ini saran yang dapat disampaikan adalah pelaksanaan gerakan literasi sekolah (GLS) di SD Negeri Pamongan Kecamatan Guntur Kabupaten Demak hendaknya pihak sekolah meningkatkan kerja sama dengan orang tua, masyarkat sekitar dan pemangku kepentingan lain untuk menumbuhkan minat baca siswa.?Kata kunci: Gerakan literasi sekolah (GLS), Sudut baca kelas, Minat baca siswa
PENGEMBANGAN KONTEN E-LEARNING PRAKARYA PADA ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Mahadewi, Luh Putu Putrini; Tegeh, I Made; Sari, Gusti Ayu Putu Pramitha
Mimbar Ilmu Vol 24, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.035 KB) | DOI: 10.23887/mi.v24i2.21258

Abstract

AbstrakEra Revolusi 4.0 memiliki dampak besar bagi perkembangan di berbagai sektor bidang di Indonesia, tak terkecuali di bidang pendidikan. hampir semua kegiatan pembelajaran dapat digunakan secara digital. Namun perkembangan ini masih kurang dimanfaatkan oleh guru. Masih banyaknya sarana dan prasarana yang tidak dimanfaatkan secara maksimal. Saat ini siswa di tuntut untuk lebih aktif dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini dilatarbelakangi dari permasalahan belum tersedianya konten e-learning Prakarya untuk menunjang kegiatan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengambarkan rancang bangun proses pengembangan konten e-learning (2) mendiskripsikan validitas hasil pengembanagn konten e-learning, (3) mengetahui efektivitas e-learning menggunakan schoology? yang dikembangkan terhadap hasil belajar prakarya. Penelitian ini dilakukan di SMPN 2 Kerambitan dengan subjek penelitian berjumlah 28 orang. Teknik analisis data yang digunakan, yaitu analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian (1) Pengembangan konten e-learning di era revolusi 4.0 dengan model pengembangan Hannafin and Peck meliputi tiga tahapan, yaitu (a) penilaian kebutuhan, (b) desain/perancangan, (c) pengembangan dan implementasi. (2) multimedia pembelajaran interaktif berorientasi pendidikan karakter valid dengan: (a) Hasil review ahli isi mata pelajaran menunjukkan konten e-learning berpredikat sangat baik (90%), (b) Hasil review ahli desain pembelajaran menunjukkan konten e-learning berpredikat sangat baik (92,0%), (c) Hasil review ahli media pembelajaran menunjukkan konten e-learning berpredikat sangat baik (96%), (d) Hasil uji coba perorangan multimedia pembelajaran interaktif berorientasi pendidikan karakter berpredikat sangat baik (92,2%), hasil uji coba kelompok kecil konten e-learning berpredikat sangat baik (90,6%), dan hasil uji coba lapangan konten e-learning berpredikat sangat baik (91,1%). 3) konten e-learning yang dikembangan efektif meningkatkan hasil belajar Prakarya.?Kata-kata kunci : Efektivitas, E-Learning, Pengembangan, Prakarya, Validitas?AbstractThe Era of Revolution 4.0 has a big impact on developments in various sectors in Indonesia, no exception in education. Almost all learning activities can be used digitally. But this development is still underutilized by teachers. There are many facilities and infrastructures that are not utilized maximally. While the students are currently in demand to be more active in learning activities. This research is backed by the problem of low utilization of infrastructure to support learning activities. This research aims to (1) describe the design of the development process for e-learning content (2) to describe the validity of the results of e-learning content, (3) Knowing the effectiveness of e-learning using the schoology developed The results of the practice. The research was conducted in SMPN 2 Kerambitan with a research subject of 28 people. Data analysis techniques used, namely qualitative descriptive analysis and quantitative descriptive analysis. Results of the research (1) Development of the 4.0 Revolution e-Learning content with Hannafin and Peck development model includes three phases, namely (a) the need assessment, (b) design/designing, (c) development and implementation. (2) Interactive learning multimedia oriented educational character with:??? (a) The results of expert review of subjects showing the content of highly-qualified e-learning (90%), (b) The results of review of learning design experts show content E-Learning is very well-awarded (92.0%), (c) The review of the learning media expert showed excellent e-learning content (96%), (d) Individual multimedia learning test results interactive educational characters oriented Very well- awarded (92.2%), the small group test results of e-learning content are very well- awarded (90.6%), and the e-Learning content field trial results are excellent (91.1%). 3) e-learning content that is development effectively enhances the results? Learn about Prakarya.?Keywords: Effectiveness, Development, E-Learning, Prakarya, Validity

Page 5 of 57 | Total Record : 568