cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal EDUTECH Undiksha
ISSN : 26148609     EISSN : 26152908     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Edutech Undiksha adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh jurusan teknologi pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan pembelajaran teknologi. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan bagi masyarakat akademik.
Arjuna Subject : -
Articles 37 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2016): June" : 37 Documents clear
ANALISIS ISI TAJUK RENCANA MEDIA MASSA CETAK HARIAN KOMPAS TENTANG MASALAH-MASALAH AKTUAL PENDIDIKAN ., Ahmad Faisol Mansur; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.; ., Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7721

Abstract

Media Massa sebagai salah satu sumber belajar masyarakat seharusnya dapat menyajikan informasi aktual dalam dunia pendidikan, akan tetapi kenyataannya sebagian media massa di Indonesia masih rendah perhatiannya dalam menyikapi masalah pendidikan. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui tingkat perhatian media massa cetak harian Kompas terhadap permasalahan aktual pendidikan, (2) mengetahui struktur penulisan tajuk rencana media massa cetak harian Kompas dalam memaparkan masalah-masalah aktual pendidikan, (3) mengetahui jenis permasalahan aktual pendidikan yang menjadi perhatian media massa cetak harian Kompas. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh tajuk rencana harian Kompas. Sampel penelitian ini menggunakan teknik quota sampling yang berupa tajuk rencana yang terbit dalam rentangan Februari hingga April 2016. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) tingkat perhatian media massa cetak harian Kompas terhadap masalah-masalah aktual pendidikan dapat dikategorikan masih rendah yaitu dengan jumlah sebanyak 6 judul dari 150 tajuk rencana atau sebesar 4%, (2) anatomi tulisan tajuk rencana terhadap 6 judul tulisan yang menyangkut masalah-masalah aktual pendidikan telah mencakup pemaparan masalah, pemberian kritik, dan pemberian solusi atau alternatif dalam memecahkan masalah, (3) masalah aktual pendidikan yang disoroti harian Kompas (edisi tanggal 1 Februari sampai 30 April 2016) didominasi oleh masalah-masalah kualitas atau mutu pendidikan yaitu sebanyak 6 judul (46%) sedangkan sisanya adalah permasalahan kuantitas (23%), relevansi pendidikan dan efektivitas-efisiensi pendidikan masing-masing 15%.Kata Kunci : tajuk rencana, Kompas, masalah pendidikan. Mass Media as one of the learning sources of the societies should be able to present actual information in education sector, but in fact half of the mass media in Indonesia still have low attention in addressing the issue of education. Therefore, this study aims to (1) determine the level of attention of daily printed media Kompas toward the actual problems of education, (2) determine the structure of writing of editorial printed mass media Kompas in describing the actual problems of education, (3) determine the type of the actual educational issues which become concern to the daily printed media Kompas. This type of research is descriptive quantitative. The population of the study was the whole editorial daily Kompas. The research sample used quota sampling technique in form of an editorial published from February to April 2016. The data collection method in this research was the method of documentation. Data were analyzed using qualitative descriptive technique. The results of this study were (1) the level of attention of the printed media Kompas toward the actual problems of education can be considered still low, namely with a total of six titles from 150 editorial or 4%, (2) the anatomy of writing editorials toward six titles of the writing concerning the actual problems of education has covered exposure problems, giving feedback, and providing solutions or alternatives to solve the problem, (3) the actual issue of education highlighted by the daily Kompas (edition from February 1 to 30 April 2016) is dominated by the issues of quality or the quality of education is as much as 6 titles (46%) while the rest is the problem of quantity (23%), educational relevance and effectiveness-efficiency of the education is 15% respectively.keyword : editorial, Kompas, educational issues.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF MATA PELAJARAN AGAMA HINDU MATERI ORANG SUCI UNTUK SISWA KELAS VIII SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 6 SINGARAJA TAHUN AJARAN 2015/2016 ., Komang Setia Adi Kurniawan; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7722

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan desain pengembangan multimedia interaktif dengan model penelitian pengembangan DDD-E dalam mata pelajaran Agama Hindu; (2) menguji validitas hasil pengembangan media pembelajaran interaktif Agama Hindu untuk siswa semester genap kelas VIII SMP Negeri 6 Singaraja dan (3) mengetahui efektivitas penggunaan pengembangan media pembelajaran interaktif terhadap hasil belajar Agama Hindu siswa kelas VIII semester genap di SMP Negeri 6 Singaraja. Penelitian pengembangan ini menggunakan model DDD-E. Tahap desain telah dilaksanakan pembuatan outline, membuat flowchart, mendesain awal media, membuat storyboard, rancangan spesifikasi secara rinci mengenai menyusun teks acuan patokan seperti instrumen dan soal obyektif setelah itu menentukan pemilihan media, pemilihan format, dan rancang awal produk yang akan di kembangkan. Desain ini digunakan untuk mengembangkan sebuah produk media pembelajaran interaktif Agama Hindu kelas VIII. Analisis data menggunakan tiga teknik yaitu teknik analisis deskriptif kualitatif, teknik analisis deskriptif kuantitatif, dan teknik analisis statistik inferensial. Hasil evaluasi ahli isi dan Ahli desain mendapatkan kualifikasi nilai sangat baik sehingga media valid dan dilanjutkan ke ahli media yang mendapatkan kualifikasi baik. Hasil uji perorangan sebesar 91,3% dan hasil uji kelompok kecil sebesar 94,6% masing-masing pada kualifikasi sangat baik serta hasil uji lapangan sebesar 90% pada kualifikasi sangat baik sehingga media dikatakan valid untuk diuji cobakan. Penghitungan hasil belajar t hitung lebih besar daripada harga t tabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Hasil Agama Hindu siswa setelah menggunakan media (84,14) lebih tinggi dibandingkan sebelum menggunakan media (60,85). Dengan demikian, penelitian di SMP Negeri 6 Singaraja memperoleh kesimpulan yaitu penggunaan media pembelajaran interaktif berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar Agama Hindu kelas VIII.Kata Kunci : Pengembangan, multimedia interaktif, model pengembangan DDD-E This research aims to (1) describe the design of interactive multimedia development with the development of research models DDD-E in the subjects of Hinduism; (2) test the validity of the results of the development of interactive learning media Hinduism for the second semester students of class VIII SMPN 6 Singaraja and (3) determine the effectiveness of the use of interactive learning media development to the learning outcomes Hinduism second semester of eighth grade students in SMPN 6 Singaraja. The development of research using DDD-E models. The design phase has been implemented making an outline, create a flowchart, the initial design media, create a storyboard, design specifications for details about preparing a benchmark reference text such as instrument and objective matter after it determines the selection of media, format selection, and early design products that will be developed. This design is used to develop an interactive learning media products Hinduism class VIII. Analysis of the data using three techniques, namely descriptive analysis of qualitative, quantitative descriptive analysis techniques and inferential statistical analysis techniques. The results of expert evaluation of the content and design experts gain qualifications excellent value so that the media is valid and continued to the media experts who get good qualifications. Individual test results of 91.3% and a small group of test results 94.6% respectively in qualifying was excellent and the results of field tests by 90% on the excellent qualifications so as valid media to be tested. Calculation of learning outcomes t is greater than the price of t table so that H0 rejected and H1 accepted. Results Hinduism students after using the media (84.14) is higher than before using the media (60.85). Thus, research in SMPN 6 Singaraja to the conclusion that the use of interactive learning media positive and significant impact on learning outcomes of Hinduism class VIII.keyword : development, interactive multimedia, the development model of DDD-E
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF DENGAN MODEL PLOMP PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS VIII DI SMPN 1 SERIRIT ., Kadek Pendiartawan; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7723

Abstract

Penelitian ini didasari adanya keterbatasan media pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan materi ajar untuk meningkatkan minat belajar siswa serta rendahnya hasil belajar IPS pada siswa dari kriteria ketuntasan minimal. Penelitian ini bertujuan untuk 1) menghasilkan multimedia pembelajaran interaktif pada mata pelajaran IPS kelas VIII semester ganjil tahun pelajaran 2015/2016 di SMP Negeri 1 Seririt 2) mengetahui validitas multimedia pembelajaran interaktif 3) mengetahui efektifitas penggunaan multimedia pembelajaran interaktif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan, dengan menggunakan model pengembangan Plomp. Data kevalidan multimedia interaktif diperoleh dengan menggunakan angket. Sedngkan efektivitas media diperoleh dari hasil tes. Data yang diperoleh tersebut dianalisis secara deskriptif kualitatif, analisis deskriptif kuantitatif dan analisis statistik inferensial. Hasil evaluasi ahli isi sebesar 94% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil evaluasi ahli media sebesar 72% berada pada kualifikasi cukup. Hasil evaluasi ahli desain sebesar 80% berada pada kualifikasi baik. Hasil uji perorangan sebesar 94% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji kelompok kecil sebesar 92,83% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji lapangan sebesar 91,27% berada pada kualifikasi sangat baik. Penghitungan hasil belajar secara manual diperoleh hasil t hitung sebesar 20.80. Harga t tabel taraf signifikansi 5% adalah 2,0017. Jadi harga t hitung lebih besar daripada harga t tabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Maka terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar bahasa IPS siswa antara sebelum dan sesudah menggunakan multimedia pembelajaran interaktif. Nilai rata-rata setelah menggunakan media (89,73) lebih tinggi dibandingkan sebelum menggunakan media (58.53). Dapat disimpulkan bahwa penggunaan multimedia pembelajaran interaktif efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas VIII semester ganjil tahun pelajaran 2015/2016 di SMP N 1 Seririt.Kata Kunci : Pengembangan, e-learning, Schoology, IPS This study is based on the limitations of media learning interesting and appropriate teaching materials to improve student interest and poor learning outcomes IPS students of the minimum completeness criteria. This study aims to 1) produce a multimedia interactive learning in social studies class VIII semester of the 2015/2016 academic year in SMP Negeri 1 Seririt 2) determine the validity of multimedia interactive learning 3) determine the effectiveness of the use of multimedia interactive learning. This type of research is the development of research, development model Plomp. Interactive multimedia validity of data obtained using a questionnaire. Sedngkan effectiveness of media obtained from the test results. The data obtained were analyzed by descriptive qualitative, quantitative descriptive analysis and inferential statistical analysis. The results of expert evaluation of the content of 94% are in excellent qualifications. The results of expert evaluation of media by 72% in the qualification enough. The results of expert evaluation of the design of 80% are in good qualification. Individual test results by 94% in the excellent qualifications. The result of a small group of 92.83% in the excellent qualifications. The results of field tests of 91.27% in the excellent qualifications. Learning outcomes manually tally the results obtained t calculate equal to 20.80. Price t table 5% significance level is 2.0017. So the price of t is greater than the price of t table so that H0 rejected and H1 accepted. So there are significant differences IPS student learning outcomes between before and after using multimedia interactive learning. The average value after using the media (89.73) is higher than before using the media (58.53). It can be concluded that the use of multimedia interactive learning effectively to improve student learning outcomes in social studies class VIII semester of academic year 2015/2016 in SMP N 1 Seririt.keyword : development, multimedia, IPS
ANALISIS LEMBAR KERJA SISWA (LKS) KELAS X SEMESTER GENAP DI SMAN 4 SINGARAJA DITINJAU DARI ASPEK DESAIN PEMBELAJARAN ., I Gede Yogastha Pujana; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S.
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7727

Abstract

Banyaknya administrasi yang harus dilengkapi guru dalam kurikulum 2013 menyebabkan kurangnya kesempatan bagi guru untuk menyusun LKS, sehingga guru memilih untuk menggunakan LKS yang dibeli oleh sekolah, LKS yang dibeli diyakini hanya berisi tentang uraian materi dan soal-soal, hal tersebut dinilai belum memperhatikan komponen dasar desain pembelajaran sehingga dapat menurunkan kualitas pembelajaran, untuk itu penelitian ini bertujuan (1) untuk mendeskripsikan kualitas desain pembelajaran yang terdapat pada lembar kerja siswa (LKS) kelas X semester genap di SMAN 4 Singaraja., (2) untuk mendeskripsikan kualitas sistematika penyusunan lembar kerja siswa (LKS) kelas X semester genap di SMAN 4 Singaraja. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Sampel dalam penelitian ini adalah LKS siswa kelas X SMAN 4 Singaraja. Terdapat dua metode pengumpulan data yang dilakukan pada penelitian ini, yaitu (1) observasi, dengan mengadakan pengamatan dan pencatatan secara sistematis pada LKS, (2) angket untuk mengumpulkan data kualitas desain pembelajaran serta sistematika LKS. Data yang sudah terkumpul diolah menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) kualitas desain pembelajaran pada LKS kelas X semester genap di SMAN 4 Singaraja berada pada kategori baik (79,03), (2) kualitas sistematika penyusunan LKS pada LKS kelas X semester genap di SMAN 4 Singaraja berada pada kategori baik (79,08). Kata Kunci : Analisis LKS, Desain Pembelajaran, SMA The number of administrations should include teachers in curriculum in 2013 led to the lack of opportunities for teachers to prepare worksheets, so the teacher chose to use worksheets that was purchased by the school, student worksheet purchased believed to only contain the description of the material and issues, it is considered not pay attention to the basic components instructional design so that it can degrade the quality of learning. So, this experiment aimed to (1) describe the quaity of the instructional design of the teaching and learning which is found in the students' worksheets of even semester grade X of SMAN 4 Singaraja, (2) describe the quality of the worksheets writting system of even semester grade X of SMAN 4 Singaraja, The kind of this experiment is Descriptive Experiment, and as the sample is the students of SMAN 4 Singaraja Worksheets. There are two methods of data collectings in this experiment, they are (1) Observation, by observing and taking notes sytematically on those worksheets, (2) the students are asked to fill in the questionnaires to collect the data of the quality of the learning designs and system. The results of the experiment shows that (1) learning designs quality in the worksheets of even semester grade X of SMAN 4 Singaraja is in high level (79,03), (2) the quality of the worksheets writting system of even semester grade X of SMAN 4 Singaraja is in high level, too. (79,08).keyword : Worksheets Analysis, Instructional Design, Senior High School
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PRESENTASI IPA DENGAN MODEL LUTHER KELAS IV SEMESTER GENAP DI SD NEGERI 1 KALIUNTU ., I Made Gusnadi; ., Dr. I Nyoman Jampel,M.Pd; ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S.
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7728

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan rancang bangun multimedia presentasi mata pelajaran IPA, (2) mengetahui kualitas multimedia presentasi menurut review ahli, dan uji coba yang dilakukan siswa, dan (3) mengetahui efektivitas multimedia presentasi mata pelajaran IPA. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Penelitian pengembangan ini menggunakan model Luther. Validasi multimedia dilakukan oleh ahli isi mata pelajaran, ahli desain pembelajaran, ahli media pembelajaran, uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil, dan uji coba lapangan. Efektivitas multimedia dilakukan oleh 29 siswa menggunakan desain penelitian pre-test dan post-test. Data dikumpulkan dengan metode wawancara, pencatatan dokumen, kuesioner dan tes objektif. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif, kuantitatif dan statistik inferensial/induktif uji-t. Hasil penelitian ini adalah (1) rancang bangun pengembangan multimedia presentasi mulai dari langkah konsep, perancangan, pengumpulan bahan, pembuatan, uji coba, dan distribusi; (2) kualitas hasil pengembangan media menurut review ahli dan siswa yaitu: a) ahli isi pembelajaran 94% berada pada kategori sangat baik; b) ahli desain pembelajaran 85% berada pada kategori baik; c) ahli media pembelajaran 89% berada pada kategori baik; d) uji coba perorangan 92% berada pada kategori sangat baik; e) uji coba kelompok kecil 92% berada pada kategori sangat baik; f) uji coba lapangan 93% berada pada kategori sangat baik; (3) berdasarkan uji hipotesis ditunjukkan bahwa harga thitung =14,10 > ttabel =2,003. Jadi harga t hitung lebih besar daripada harga t tabel. Ini berarti terdapat perbedaan signifikan pada hasil belajar siswa sebelum dan sesudah menggunakan Multimedia presentasiKata Kunci : pengembangan, multimedia presentasi, IPA This study aimed to (1) describe the design of multimedia presentations in science subjects, (2) know the quality of multimedia presentations according to the expert review, and tests conducted on the students, and (3) know the effectiveness of multimedia presentation science subjects. This study is a developmental research. Research using the model of development of Luther. Validation is done by skilled multimedia course content, instructional design experts, media expert learning, individual testing, piloting small groups, and field trials. Multimedia effectiveness conducted by 29 student research design of pre-test and post-test. Data were collected by interviews, recording documents, questionnaires and objective tests. Analysis of data using qualitative descriptive analysis, quantitative and inferential/inductive t-test. The results of this study were (1) design multimedia development starting from step presentations the concept, design, collection of materials, manufacture, testing, and distribution; (2) the quality of the development of media according to the review expert and student: a) expert learning content 94% are in the very good category; b) 85% of instructional design experts are in both categories; c) 89% of instructional media experts are in both categories; d) 92% individual testing are in very good category; e) small group trial 92% are in the very good category; f) field trials 93% are in the very good category; (3) based on the hypothesis testing indicated that the price of t = 14.10> table = 2.003. Therefore t count is higher than t table. This means that there is a significant difference in student learning outcomes before and after using multimedia presentations.keyword : development, multimedia presentations, natural science
PERANAN RADIO REPUBLIK INDONESIA (RRI) SINGARAJA DALAM MENJAGA KELESTARIAN BUDAYA LOKAL BALI (STUDI TENTANG ACARA SUDANG LEPET JUKUT UNDIS) ., Luh Putu Yuli Rastini; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7729

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan Radio Republik Indonesia (RRI) Singaraja dalam menjaga kelestarian budaya lokal dalam acara Sudang Lepet Jukut Undis. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif yang memiliki fokus masalah pada peranan RRI Singaraja. Populasi penelitian ini dilakukan di RRI Singaraja dengan sampel acara Sudang Lepet Jukut Undis (SLJU). Data dikumpulkan dengan metode observasi dan metode wawancara. Instrumen penelitian ini yaitu hasil observasi dan hasil wawancara. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analsisid deskriptif kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1)adanya peranan RRI Singaraja dalam menjaga kelestarian budaya Bali,2)pendengar sebagai faktor pendorong dan penghambat dalam penyiaran program Sudang Lepet Jukut Undis,3)terdapatnya dampak positif dan negatif setelah program Sudang Lepet Jukut Undis di siarkan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat dikatakan bahwa RRI Singaraja memiliki peranan dalam menjaga kelestarian budaya lokal Bali melalui siaran Sudang Lepet Jukut Undis.Kata Kunci : RRI Singaraja, Sudang Lepet Jukut Undis, Pelestarian budaya Bali, This study aims to determine the role of Radio Republik Indonesia (RRI) Singaraja in preserving the local culture in an event Sudang Lepet Jukut Undis. This study uses qualitative descriptive analysis has focused on the role of RRI Singaraja problems. The study population was conducted in RRI Singaraja with samples show Sudang Lepet Jukut Undis (SLJU). Data collected by observation and interview methods. The instrument of this study is the result of observation and interviews. Data were analyzed using descriptive analsisid kualitatif.Hasil research shows that 1) the role of RRI Singaraja in preserving Balinese culture, 2) the listener as factors driving and inhibiting the broadcasting program lepet Sudang Lepet Jukut Undis, 3) the presence of positive and negative impacts after program Sudang lepet Jukut undis broadcast. Based on these results, it can be said that the RRI Singaraja has a role in preserving the local culture through broadcast Sudang Lepet Jukut Undis.keyword : Bali's cultural preservation, RRI Singaraja, Sudang Lepet Jukut Undis.
PENGEMBANGAN WEBSITE PEMBELAJARAN INTERAKTIF UNTUK MENDUKUNG BLENDED LEARNING PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMP NEGERI 3 BANJAR ., Agus Dwi Santoso; ., Drs. Ketut Pudjawan, M.Pd; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7730

Abstract

Masalah yang ditemukan di SMP Negeri 3 Banjar adalah sumber belajar untuk menampung karya tulis siswa minim, hanya mengandalkan madding sebagai sarana publikasi. Hal ini mengakibatkan keterampilan menulis siswa rendah. Berdasarkan masalah tersebut dilakukan penelitian pengembangan Website Pembelajaran Interaktif Bahasa Indonesia untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini memiliki tiga tujuan, yaitu: (1) untuk mendeskripsikan rancang bangun pengembangan Website Pembelajaran Interaktif Bahasa Indonesia melalui Blended learning, (2) untuk mendeskripsikan kualitas hasil validitas pengembangan Website Pembelajaran Interaktif yang dikembangkan menurut review para ahli dan uji coba produk pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, (3) untuk mengetahui efektivitas Website Pembelajaran Interaktif yang dikembangkan terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan model waterfall. Pengumpulan data dilakukan dengan metode pencatatan dokumen, kuisioner, dan tes. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, deskriptif kuantitatif, dan statistik inferensial. Hasil penelitian ini adalah, (1) rancang bangun Website Pembelajaran Interaktif bahasa Indonesia melalui Blended learning dengan model waterfall meliputi enam tahapan. (2) Website Pembelajaran Interaktif bahasa Indonesia yang dikembangkan valid dengan: (a) hasil review ahli isi mata pelajaran berpredikat sangat baik (94,66%), (b) hasil review ahli media pembelajaran berpredikat sangat baik (97,33%), (c) hasil review ahli desain pembelajaran berpredikat sangat baik (93,33%), (d) hasil uji perorangan berpredikat baik (89,33%), (e) hasil uji kelompok kecil menunjukan Website Pembelajaran berpredikat baik (82,55%), (f) hasil uji lapangan berpredikat baik (81,58). (3) Efektivitas hasil pengembangan media Website Pembelajaran Interaktif menunjukkan signifikansi yang diperoleh adalah thitung = 24,35 > ttabel = 1,999. berarti media Website Pembelajaran Interaktif efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa.Kata Kunci : Kata kunci: pengembangan, waterfall, blended learning, Website The problems were found in SMP Negeri 3 Banjar is a learning resource to accommodate students' papers was still minimal, relying only madding as publication. This resulted in low student writing skills. Based on these problems, do research Website Development Interactive of Indonesian Learning to improve student learning outcomes. This study has three objectives, namely: (1) to describe the design development Website Interactive of Indonesian Learning through Blended learning, (2) to describe the quality of the validity of the development Website Interactive Learning developed according to the review experts and product trials on subjects Indonesian, (3) to determine the effectiveness of Interactive learning Website developed of Indonesian learning outcomes. This study uses a waterfall development model. The data collected in this study is quantitative data and qualitative data. The results of this study are as follows. The data collection is done by the method of recording documents, questionnaires and tests. Analysis of the data used is descriptive qualitative, quantitative descriptive and inferential statistics. (1) Website design Interactive of Indonesian Learning through Blended learning with waterfall development model includes six phases. (2) Website Interactive of Indonsian Learning was valid developed by: (a) the results of expert review of the course content is predicate excellent (94.66%), (b) the results of expert reviews predicate excellent learning media (97.33%), (c) the results of instructional design expert reviews predicate excellent (93.33%), (d) the results of individual testing predicate good (89.33%), (e) the trial results showed a small group of learning Website predicate well (82, 55%), (f) the results of field trials predicate either (81.58). (3) The effectiveness of the development of media Website Interactive Learning obtained indicate significance is t = 24.35> table = 1.999. Its means media Website Interactive Learning was effective in improving student learning outcomes.keyword : Key Word: development, waterfall, blended learning, Website
ANALISIS ISI TAJUK RENCANA PADA HARIAN BALI POST TENTANG MASALAH-MASALAH PENDIDIKAN SEBAGAI WUJUD KEPEDULIAN MEDIA MASSA TERHADAP DUNIA PENDIDIKAN ., Moh. Mahrus; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7769

Abstract

Selama ini perhatian media massa cetak di Indonesia yang menurunkan tulisan tajuk rencana masalah pendidikan masih cukup rendah. Media massa cetak cenderung menurunkan tulisan tajuk rencana tema politik. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui tingkat perhatian media massa cetak harian Bali Post terhadap permasalahan pendidikan, (2) mengetahui struktur penulisan tajuk rencana harian Bali Post terhadap pemaparan masalah pendidikan, (3) mendapatkan gambaran permasalahan-permasalahan pendidikan yang menjadi fokus kepedulian media massa cetak harian Bali Post selama kurun waktu tiga bulan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Objek dan subjek penelitian ini adalah semua tajuk rencana yang terbit selama tiga bulan mulai tanggal 1 Februari s/d 30 April 2016 dalam bentuk guntingan koran (kliping). Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu pencatatan dokumen (dokumentasi) dengan menggunakan pengkategorian intercoder. Data yang sudah terkumpul dianalisis menggunakan analisis deskriptif (kuantitatif dan kualitatif). Hasil peneltian ini menunjukkan bahwa (1) Tingkat kepedulian harian Bali Post terhadap masalah-masalah pendidikan berada pada urutan ke 1) Politik dan Pemerintahan, 2) Sosial Budaya, 3) Hukum dan Kriminal, 4) Pendidikan, 5) Ekonomi Bisnis dan seterusnya. Tingkat kepedulian sudah cukup baik yaitu 12 buah tulisan (16,67%) sudah di atas angka rata-rata (7,2%). (2) Anatomi tulisan tajuk rencana terhadap 12 tulisan yang menyangkut masalah-masalah pendidikan telah memenuhi layaknya sebuah tulisan tajuk rencana. Ketentuan yang dimaksudkan itu meliputi;pemaparan masalah pendidikan, pemberian kritik dan masukan untuk mencari jalan keluar pemecahan masalah (solusi).(3) Masalah-masalah pendidikan yang disoroti harian Bali Post (edisi 01 Februari 2016 s/d 30 April 2016) didominasi oleh masalah kualitas (mutu) pendidikan yaitu sebanyak 12 item (50% ) lebih, sedangkan masalah kuantitas sebanyak 2 item (8,33%), relevansi 9 item (33,33%), efektifitas dan efisiensi 4 item (16,66%). Kata Kunci : Tajuk Rencana, Bali Post, Masalah Pendidikan Nowadays, the attention of the print media in Indonesia which lowers editorial writing educational issues is still quite low. Print mass media tends to degrade editorial writing of political theme. This study aims to (1) determine the level of attention of the daily print media Bali Post on the issues of education, (2) determine the structure of editorial writing on daily Bali Post toward the exposure of educational issues, (3) get an overview of the educational issues that become the focus of concern of daily print mass media Bali Post over a period of three months. This research is a descriptive study. The object and subject of this research is all editorial published for three months starting from February 1 s/d 30 April 2016 in the form of newspaper clipping (clipping). Data collection method used is the recording of documents (documentation) using intercoder categorization. Data that have been already collected were analyzed using descriptive analysis (quantitative and qualitative). The results of this research show that (1) the level of concern of daily Bali Post toward the issues of education are in order to 1) Politics and Government, 2) Socio-Cultural, 3) Law and Crime, 4) education, 5) Business Economics and so on. The level of concern is good enough, namely 12 pieces of writing (16.67%) have been already above the average (7.2%). (2) Writing anatomy of editorials toward 12 articles concerning educational issues has met like a editorial writing. The provisions intended including; the exposure of educational issues, the criticism and feedback to find a way of problem solving (solution). (3) The issues of education highlighted by daily Bali Post (edition February 1, 2016 to 30 April 2016) are dominated by quality issues (quality) of education by 12 items more than (50%), while the issues of quantity are 2 items (8.33%), relevance of 9 items (33.33%), effectiveness and efficiency of 4 items (16.66%).keyword : Editorial, Bali Post, Education Issues
ANALISIS BUKU TEKS SISWA KURIKULUM 2013 DITINJAU DARI ASPEK DESAIN PESAN PEMBELAJARAN KELAS IV SEKOLAH DASAR ., Ni Putu Raina Saraswati; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7770

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan kualitas buku teks siswa kurikulum 2013 ditinjau dari standar buku teks pada kelas 4 di Sekolah Dasar Negeri 3 Banjar Jawa, (2) mendeskripsikan kualitas buku teks siswa kurikulum 2013 ditinjau dari aspek desain pesan teks pada kelas 4 di Sekolah Dasar Negeri 3 Banjar Jawa, dan (3) untuk mendeskripsikan kualitas buku teks siswa kurikulum 2013 ditinjau dari aspek desain pesan gambar pada kelas 4 di Sekolah Dasar Negeri 3 Banjar Jawa. Data dikumpulkan dengan metode kuesioner, metode wawancara, dan metode observasi. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner, lembar wawancara, dan lembar penilaian. Setelah data terkumpul, kemudian dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah (1) kualitas buku teks siswa kurikulum 2013 ditinjau dari standar buku teks memperoleh rata-rata skor 68,44, (2) kualitas buku teks siswa kurikulum 2013 ditinjau dari aspek desain pesan teks memperoleh rata-rata skor 78,91, dan (3) kualitas buku teks siswa kurikulum 2013 ditinjau dari aspek desain pesan gambar memperoleh rata-rata skor 74,13. Jadi, simpulan dari penelitian ini adalah (1) kualitas buku teks siswa kurikulum 2013 ditinjau dari standar buku teks berada kategori cukup, (2) kualitas buku teks siswa kurikulum 2013 ditinjau dari aspek desain pesan teks berada pada kategori cukup, dan (3) kualitas buku teks siswa kurikulum 2013 ditinjau dari aspek desain pesan gambar berada pada kategori cukup.Kata Kunci : desain pesan pembelajaran, buku teks. This study aims to (1) describe the quality of textbooks students 'curriculum in 2013 in terms of standard textbooks in grade 4 elementary school in Negeri 3 Banjar Jawa, (2) describe the quality of textbooks students' curriculum in 2013 in terms of the design aspects of a text message in class 4 State Primary school 3 Banjar Java, and (3) to describe the quality of students' textbook curriculum in 2013 in terms of the design aspects of a picture message in the 4th grade at the State Primary school 3 Banjar Jawa. Data were collected by questionnaire, interviews, and observation method. The instruments used were questionnaire, interview sheets, and assessment sheets. Once the data is collected, then analyzed using descriptive analysis of qualitative and quantitative descriptive analysis. The results obtained in this study were (1) the quality of the student textbook curriculum in 2013 in terms of standard textbooks earned an average score of 68.44, (2) the quality of the student textbook curriculum in 2013 in terms of the design aspects of text messages earned an average score 78.91, and (3) the quality of the student textbook curriculum in 2013 in terms of the design aspects of a picture message receives an average score of 74.13. Thus, the conclusions of this study were (1) the quality of textbooks students 'curriculum in 2013 in terms of standard textbooks are enough categories, (2) the quality of textbooks students' curriculum in 2013 in terms of the design aspects of text messages that are in enough categories, and (3) quality student textbook curriculum in 2013 in terms of the design aspects of a picture message in the category enough.keyword : instructional message design, textbook.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF ILMU PENGETAHUAN ALAM BERORIENTASI MODEL EXAMPLE NON EXAMPLE SMPN 5 MENDOYO ., Nur Fatimah; ., Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7771

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan rancang bangun pengembangan multimedia interaktif; (2) mendeskripsikan validitas hasil pengembangan multimedia interaktif dan; (3) mengetahui efektifitas penggunaan multimedia pembelajaran interaktif untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA berorientasi model example non example siswa kelas VIII di SMPN 5 Mendoyo. Penelitian pengembangan ini menggunkan model DDD-E. Pada tahap desain dilakukan pembuatan rancangan produk secara rinci mengenai arsitektur media pembelajaran multimedia interaktif, mulai dari pembuatan peta kompetensi, garis besar program media, flowchart, storyboard dan kebutuhan materi untuk produk media sebagai acuan alur pengembangan produk. Data yang terkumpul, selanjutnya dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif dan uji-t. validitas ahli isi, ahli media, dan ahli desain multimedia interaktif berada pada kategori sangat baik dengan persentasi masing-masing 96,67%, 96,36%, 89%. sedangkan hasil validasi uji perorangan sebesar 93,33%, hasil uji kelompok kecil sebesar 92%, dan hasil uji lapangan sebesar 90% masing-masing berada pada kualifikasi sangat baik sehingga media valid untuk diuji cobakan. Penghitungan hasil belajar t hitung lebih besar dari pada t tabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Hasil belajar IPA(fisika) siswa setelah menggunakan media (87,67) lebih tinggi dibandingkan sebelum menggunakan media (61,33). Dengan demikian, hasil penelitian pengembangan multimedia interaktif dengan model DDD-E untuk mata pelajaran IPA(fisika) kelas VIII di SMPN 5 Mendoyo, multimedia interaktif memiliki kontribusi yang cukup besar dalam peningkatan hasil belajar siswa.Kata Kunci : multimedia interaktif, ipa, hasil belajar. Riset aims to: 1. describe the development of interactive multimedia design. 2. describe the validity of the results of the development of interactive multimedia. 3. examine the effectiveness of the use of interactive multimedia learning to improve student learning outcomes in science subjects oriented non example a model example grade 8 students at SMPN 5 Mendoyo. developing research models a DDD-E at the design stage to do the drafting of the products in detail with respect to his architecture instructional media interactive multimedia, ranging from map-making competence, the outline of the media program, flow charts, story board and material needs for media products as a reference flow development product. The data collected, then analyzed using descriptive technique and the t test the validity of the content experts, media experts, and interactive multimedia design experts are in the very good category with percentages respectively 96.67%, 96.36%, 89% , while the results of the validation test of 93.33% of individual, small group of test results by 92%, and the results of field testing by 90%. each one is in excellent qualifications so as valid media to be tested. calculation of learning outcomes this greater than table so ho rejected. so ho rejected and H1 accepted. learning outcomes of science (physics) students have used the media (87.67) is higher than before using the media (61,33). thus the research results with the development of interactive multimedia e ddd models for science subjects of physics class 8 in SMPN 5 Mendoyo, interactive multimedia has a large enough contribution in improving student learning outcomes.keyword : interactive multimedia, science, learning outcomes.

Page 3 of 4 | Total Record : 37