Articles
15 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 8 No. 1 (2020): June"
:
15 Documents
clear
Efektivitas Hasil Belajar IPA Melalui Model Discovery Learning Berbantuan Media Visual Siswa Kelas IV SD
Savitri, Kadek
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 8 No. 1 (2020): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jeu.v8i1.25194
Rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA serta kecenderungan siswa menghafal materi mengakibatkan siswa jarang menemukan sendiri konsep atau prinsip materi yang dibelajarkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan model pembelajaran discovery learning berbantuan media visual terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SD. Populasi penelitian ini berjumlah 179 orang siswa di kelas IV SD. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain non-equivalent post-test only control group design. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes berupa pilihan ganda. Metode analisis data yang digunakan yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukan bahwa thitung= 3,95 > ttabel = 2,000 dengan kriteria pengujian thitung (3,95) > ttabel (2,000), sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian, model discovery learning berbantuan media visual berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SD. Dengan hal ini membuktikan bahwa model discovery leaning berbantuan media visual berpengaruh posistif terhadap peningkatan hasil belajar IPA siswa kelas IV SD.
Motivasi dan Hasil Belajar Bahasa Indonesia dalam Pembelajaran Make A Match Berbantuan Media Cerita Bergambar
Qomariyah, Siti
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 8 No. 1 (2020): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jeu.v8i1.25195
Rendahnya motivasi belajar dan hasil belajar siswa pada pelajaran Bahasa Indonesia merupakan kendala yang dihadapi oleh guru. Akibatnya banyak siswa yang minat dalam belajar masih kurang dan kewalahan dalam menghadapi kesulitan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran make a match berbantuan media cerita bergambar terhadap motivasi belajar dan hasil belajar pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas IV. Populasi penelitian ini berjumlah 126 orang siswa di kelas IV. Teknik pengumpulan data yaitu tes esai dalam mengukur hasil belajar Bahasa Indonesia dan non tes berupa angket untuk mengukur motivasi belajar. Teknik analisis data menggunakan MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran make a match berbantuan media cerita bergambar terhadap motivasi belajar (F=761,807, dengan Sig. <0,05). Kedua, terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran make a match berbantuan media cerita bergambar terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia (F=220,418, dengan Sig. <0,05). Ketiga, terdapat pengaruh model pembelajaran make a match berbantuan media cerita bergambar terhadap motivasi belajar dan hasil belajar Bahasa Indonesia (F=446,095, dengan Sig. <0,05). Jadi, dengan adanya model pembelajaran make a match berbantuan media cerita bergambar mempengaruhi motivasi belajar dan hasil belajar pelajaran Bahasa Indonesia siswa. Penggunaan model pembelajaran make a match berbantuan media cerita bergambar dapat mempermudah guru dalam melaksanakan pembelajaran dikarenakan pembelajaran akan berpusat pada siswa serta sebagai bahan untuk memilih model pembelajaran agar lebih bervariasi dengan tetap menyesuaikan dengan karakteristik siswa.
Pengembangan Media Kartu Bergambar Berorientasi Pendidikan Karakter Pada Mata Pelajaran Bahasa Bali
Nida, Dewa Made Adi Andhika;
Parmiti, Desak Putu;
Sukmana, Adrianus I Wayan Ilia Yuda
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 8 No. 1 (2020): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jeu.v8i1.25393
Dilaksanakannya penelitian pengembangan ini pada dasarnya dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar Bahasa Bali siswa yang disebabkan oleh kurangnya media pembelajaran yang relevan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan rancang bangun media kartu bergambar berorientasi pendidikan karakter, mendeskripsikan hasil uji validasi media kartu bergambar berorientasi pendidikan karakter, serta mengetahui efektivitas penerapan media kartu bergambarberorientasi pendidikan karakter. Model yang digunakan dalam penelitian pengembangan ini adalah model ADDIE. Data dikumpulkan dengan metode pencatatan dokumen, kuesioner, wawancara, dan tes tertulis. Hasil uji validasi yang dilakukan oleh para ahli dan kelompok mahasiswa subyek uji coba produk menunjukkan bahwa media kartu bergambar dinyatakan valid dengan rincian hasil yaitu: ahli mata pelajaran 100%, ahli desain pembelajaran 95,71%, ahli media pembelajaran 95,00%, uji coba perorangan 97,33%, uji coba kelompok kecil 97,55%, dan uji lapangan 98,00% dengan kualifikasi sangat baik. Berdasarkan uji efektifitas yang telah dilakukan menunjukkan bahwa media kartu bergambar berorientasi pendidikan karakter terbukti efektif meningkatkan hasil belajar Bahasa Bali siswa.
Sistem Personalisasi E-Learning Berorientasi Felder Silverman Learning Style Model Pada Mata Pelajaran Teknik Pengambilan Gambar
Pardomuan, Gusti Nyoman Pardomuan Nyoman
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 8 No. 1 (2020): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jeu.v8i1.26252
Perkembangan e-learning saat ini terus semakin innovative, namun media e-learning masa kini kurang memperhatikan karakteristik belajar siswa salah satunya karakteristik gaya belajar menjadi suatu masalah belajar baru bagi peserta didik. Maka dari itu dikembangkan E-learning yang mampu mengakomodasi gaya belajar siswa sehingga menjadi semakin adaptif (menyesuaikan) dengan adanya personalisasi e-learning yang dapat mendeteksi karakteristik dan kebutuhan individu dari siswa. Penelitian ini bertujuan menciptakan sebuah personalisasi e-learning untuk lingkungan sekolah menengah kejuruan, Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah media ajar berupa system perosonalisasi e-learning berorientasi Felder Silverman Learning Style Model (FSLSM) pada siswa kelas XI jurusan multimedia di SMK Negeri 1 Sukasada yang menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pengembangan ADDIE. Subjek dalam penelitian ini adalah ahli isi pembelajaran, ahli media pembelajaran, ahli desain pembelajaran, siswa perorangan, siswa kelompok kecil, dan siswa dalam uji coba lapangan. Variabel yang diteliti dalam penelitian ini adalah e-learning berorientasi FSLSM dan hasil belajar siswa kelas XI Multimedia di SMK Negeri 1 Sukasada. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan instrumen wawancara lisan, kuisioner, dan tes hasil belajar. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif kualitatif, deskriptif kuantitatif, dan statistik inferensial (uji-t). Hasil analisis data menunjukkan bahwa telah berhasil dirancang sebuah system personalisasi e-learning berorientasi FSLSM untuk pembelajaran teknik pengambilan gambar dan telah valid untuk digunakan. Hasil analisis statistik inferensial menunjukkan bahwa e-learning berorientasi FSLSM efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa.
Pengembangan Pembelajaran Blended Pada Mata Kuliah Ahara Yoga Semester II di IHDN Denpasar
Wulandari, I Gusti Ayu Agung Manik;
Sudatha, I Gde Wawan;
Simamora, Alexander Hamonangan
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 8 No. 1 (2020): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jeu.v8i1.26459
Rendahnya hasil belajar mahasiswa disebabkan karena kurangnya media inovatif untuk menfasilitasi mahasiswa dalam belajar, hal inilah yang menjadi penyebab tujuan penelitian ini dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengembangan pembelajaran blended dan validitas rancangan pembelajaran blended. Jenis penelitian ini adalah penelitian desain dan pengembangan dengan model ADDIE yang meliputi lima tahapan yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi danevaluasi. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu pencatatan dokumen, dan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Rancangan pembelajaran blended valid dengan: (a) hasil review ahli mata kuliah dengan kualifikasi sangat baik (94,6%), (b) hasil review ahli desain pembelajaran dengan kualifikasi sangat baik (95%), (c) hasil review ahli E-learning dengan kualifikasi sangat baik (96,5%), (d) hasil review ahli video pembelajaran dengan kualifikasi sangat baik (98%), dan (e) hasil uji coba perorangan dengan kualifikasi sangat baik (98,3%). Jadi, penelitian menunjukan bahwa pembelajaran blended dengan model flipped classroom pada kualifikasi sangat baik.
Pengembangan Multimedia Pembelajaran Interaktif untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS
Rahman, Abdur;
I Nyoman, Jamper
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 8 No. 1 (2020): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jeu.v8i1.27049
Kurangnya media pembelajaran yang digunakan oleh guru dalam menyampaikan materi pelajaran IPS terpadu mengakibatkan siswa pasif dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan rancang bangun pengembangan multimedia interaktif dengan model pengembangan ADDIE. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, kuesioner, dan tes. Analisis data yang digunakan adalah teknik deskriptif kualitatif, deskriptif kuantitatif dan analisis statistik inferensial dengan dilakukan uji prasyarat. Validitas media diuji coba kepada ahli isi mata pelajaran diperoleh 96,00% dalam kategori sangat baik, ahli media pembelajaran diperoleh 78,00% dalam kategori baik, uji coba perorangan diperoleh 86,88 % dalam kategori sangat baik, kelompok kecil diperoleh 94,33% dalam kategori sangat baik dan uji coba lapangan diperoleh 87,11 dalam kategori sangat baik. Berdasarkan uji efektivitas terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa multimedia pembelajaran interaktif dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS Terpadu sehingga multimedia pembelajaran interaktif efektif digunakan dalam proses pembelajaran sehingga multimedia pembelajaran intaraktif efektif digunakan dalam proses pembelajaran.
Implementasi Pembelajaran PBL Berbantuan Media Kartu Soal Untuk Meningkatkan Kemampuan HOTS Pada Siswa Kelas VI SD
Aspini, Ni Nyoman Arca
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 8 No. 1 (2020): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jeu.v8i1.27087
Salah satu kendala yang dialami siswa dalam pelaksanaan pembelajaran hingga saat ini adalah kurangnya kemampuan siswa dalam berpikir tingkat tinggi (Higher Order thinking skill) untuk memecahkan permasalahan yang diajukan guru dalam proses pembelajaran dikelas. Hal ini tidak terkecuali pada siswa kelas VI SD khususnya pada mata pelajaran matematika. Untuk menangani masalah tersebut perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi pada siswa kelas VI SD melalui implementasi pembelajaran PBL berbantuan media kartu soal. Rancangan masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi dan refleksi. Penelitian ini menemukan bahwa implementasi pembelajaran PBL berbantuan media kartu soal dapat meningkatkan kemampuan HOTS siswa kelas VI SD. Hal ini terlihat dari rata-rata kemampuan HOTS siswa prasiklus sebesar 63,89 yang berada pada kategori kurang, siklus I sebesar 71,09 yang berada pada kategori cukup, dan meningkat pada siklus II sebesar 79,20 yang berada pada kategori baik.
Penerapan Fokus Group Discussian (FGD) Untuk Meningkatkan Kemampuan Memanfaatkan Lingkungan Sebagai Sumber Belajar
Waluyati, Made
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 8 No. 1 (2020): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jeu.v8i1.27089
Salah satu penyebab kurang maksimalnya hasil belajar siswa adalah pola pembelajaran yang monoton dimana guru masih lebih memilih menggunakan model pembelajaran konvensional yang mana guru masih mendominasi proses pembelajaran. Agar hasil belajar siswa maksimal maka sangat penting bagi guru untuk terampil menciptakan pembelajaran inovatif dan bermakna. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah menerapkan pendekatan PAKEM (Pembelajaran Aktif Kreatif dan Menyenangkan) dimana guru menghadapkan siswa dengan dunia nyata sesuai dengan yang dialaminya sehari-hari. Namun, melakanakan pembelajaran dengan menerapkan pendekatan PAIKEM dikalangan guru masih belum optimal. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan meningkatkan kemampuan guru dalam memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar setelah penerapan Focus Group Discussion. Penelitian dilaksanakan selama dua siklus. Berdasarkan hasil analisis ditemukan bahwa penerapan fokus group discussian (FGD) dapat meningkatkan kemampuan guru dalam memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar. Hal ini terlihat dari rata-rata kemampuan guru dalam memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar pada prasiklus sebesar 65,19 sedangkan setelah dilaksanakan tindakan pada siklus I terjadi peningkatan nilai menjadi 70,37 dan semakin meningkat menjadi 78,52 pada siklus II.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Tematik Pada Siswa Kelas III SD
Sukerti, Ni Nyoman
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 8 No. 1 (2020): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jeu.v8i1.27090
Permasalahan umum yang seringkali terjadi dalam proses pembelajaran adalah kurang siapnya siswa dalam memulai pelajaran, walaupun mereka telah mengetahui materi yang akan disampaikan oleh guru dalam pembelajaran. Hal ini secara langsung terlihat dari kurang aktifnya siswa dalam mengikuti pembelajaran, Hal ini berdampak pada kurang optimalnya hasil belajar siswa. Permsalahan ini semakin diperkuat oleh pemanfaatan metode pembelajaran yang masih konvensional oleh guru. Guru lebih memilih menggunakan metode ceramah dan tanya jawab yang bersifat klasikal. Akibatnya siswa kurang antusias dalam mengikuti pelajaran sehingga suasana kelas nampak pasif. Untuk mengoptimalkan hasil belajar siswa maka perlu dilakukan inovasi pembelajaran yakni dengan menerapkan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas III SD dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD). Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Rancangan masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi dan refleksi. Berdasarkan data yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar tematik siswa kelas III SD Negeri 2 Kampung Baru semester II tahun pelajaran 2019/2020. Hal ini terlihat dari peningkatan hasil belajar siswa yaitu pra siklus sebesar 66,33% yang tergolong cukup, siklus I sebesar 74,00% yang tergolong cukup dan meningkat pada siklus II sebesar 79,33% yang tergolong baik.
Peran Model Pembelajaran Group Investigation Berbasis Media Lingkungan Terhadap Kompetensi Pengetahuan IPA
Mulyadinata, I Putu Lagas;
Wiyasa, I Komang Ngurah;
Suniasih, Ni Wayan
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 8 No. 1 (2020): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jeu.v8i1.27182
Pada muatan materi IPA masih banyak ditemukan siswa yang asyik mengobrol dengan teman kelompoknya sehingga hanya beberapa orang saja yang memperhatikan materi yang dijelaskan oleh guru. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran group investigation berbasis media lingkungan terhadap kompetensi pengetahuan IPA. Jenis pada penelitian ini ialah eksperimen semu dengan menggunakan rancangan non-equivalent control grup design. Polulasi yang terdapat pada penelitian ini adalah sebanyak 174. Sampel diambil menggunakan teknik cluster random sampling untuk menentukan kelompok eksperimen dan juga kelompok kontrol. Pengumpulan data untuk kompetensi pengetahuan IPA mempergunakan instrumen tes objektif sebanyak 30 soal yang sudah diujikan instrumen dengan validitas, uji daya beda, indeks kesukaran, dan reliabilitas. Hasil perolehan data kemudian dianalisis dengan uji-t polled varians. Perolehan dari analisis data yaitu thitung = 2,979 > ttabel = 1,993 pada taraf signifikansi 5% dengan dk = 72, jadi, H0 ditolak dan Ha diterima. Maka, terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Jika dilihat dari nilai rata-rata gain skor ternormalisasi kompetensi pengetahuan IPA kelompok eksperimen adalah 0,4 lebih dari kelompok kontrol adalah 0,23. Simpulan dari hal tersebut adalah model pembelajaran group investigation berbasis media lingkungan berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPA. Hasil penelitian ini dapat digeneralisasikan di populasi penelitian. Hal ini berarti bahwa model pembelajaran Group Investigation berbasis media lingkungan dapat diterapkan.