cover
Contact Name
I Wayan Putra Yasa
Contact Email
yanputra666@gmail.com
Phone
+6285238950355
Journal Mail Official
yanputra666@gmail.com
Editorial Address
Jalan Udayana No. 11, Singaraja-Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Widya Winayata: Jurnal Pendidikan Sejarah
ISSN : 25992635     EISSN : 2599140X     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjps.v8i2
Widya Winayata: Jurnal Jurusan Pendidikan Sejarah is a scientific journal published by the Department of History Education, Faculty of Law and Social Sciences, Universitas Pendidikan Ganesha. This journal aims to accommodate articles of research results and results of community service in education and history learning. In the end, this journal can describe the development of science and technology in the field of historical education for the academic community. This journal is published three times a year.
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol. 10 No. 2 (2022)" : 11 Documents clear
Pendekatan Heutatogi Berbasis Learning Management System Dalam Pembelajaran Sejarah Sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Sejarah Tika Salimah Tumanggor
Widya Winayata : Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjps.v10i2.37111

Abstract

Learning is often considered a boring, uninteresting, and difficult to reach lesson. This is because the concept of learning is focused on a series of years or events that must be recalled during the exam. Seeing these conditions is certainly very fun if students are only able to master the material without taking the wisdom or meaning of the learning. Management of learning subjects at the high school level is experiencing difficulties due to the Covid-19 pandemic which limits human movement. Changes in learning conditions from face to face to online have an impact on the delay in the history learning process at the high school level. The teacher's role is minimized due to not getting the opportunity to have direct or face-to-face dialogue. This study uses a qualitative method with a descriptive approach to describe an object or objects under study. The Heutatogy approach based on the Learning Management System in history learning has become the focus of research in the midst of changes in the learning system during the Covid-19 Pandemic which requires educational facilities to implement the Distance Learning (PJJ) system and also affects efforts to increase the meaning of history.
Klenteng Su San Yee di Kelurahan Banjar Jawa, Buleleng, Bali (Sejarah dan Strukturnya sebagai Potensi Media Pendidikan Multikultur) Ivanka Angelina Dheyanita Prasada; Ketut Sedana Arta; I Wayan Putra Yasa
Widya Winayata : Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjps.v10i2.42277

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) sejarah berdirinya Klenteng Su San Yee di Kelurahan Banjar Jawa, Buleleng, Bali, (2) struktur Klenteng Su San Yee di Kelurahan Banjar Jawa, Buleleng, Bali, dan (3) potensi Klenteng Su San Yee sebagai media pendidikan multikultur. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian sejarah yang terdiri dari Heuristik, Kritik Sumber / Verifikasi, Intepretasi, dan Historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Klenteng Su San Yee diresmikan pada tahun 1985 dan mendapat reaksi positif dari masyarakat Bali khususnya di Kelurahan Banjar Jawa , terdapat aspek fisik dan non fisik di dalam bangunan Klenteng Su San Yee. Ada pun potensi Klenteng Su San Yee sebagai media pendidikan multikultur dapat dilihat dari akulturasi terhadap tradisi serta ornament klenteng, akulturasi yang dapat dilihat meliputi penggunaan canang sari, Hiong Lu pemujaan terhadap Ida Sang Hyang Widhi Wasa, ukiran Bali, sertanya adanya gamelan dan tari bali. Selain itu, aspek multikultur dalam klenteng juga dapat dilihat dari aspek keagamaan, aspek sosial, dan aspek budaya.  
Dialektika Hegelian Dan Relevansinya Dengan Metode Diskusi Dalam Pembelajaran Sejarah Dani Mulyangga; Yuliati Yuliati
Widya Winayata : Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjps.v10i2.42878

Abstract

Filsafat dan pendidikan erat kaitannya dan tidak dapat dipisahkan. Hal ini disebabkan adanya masalah-masalah dalam pendidikan yang tidak dapat dijangkau oleh sains. Kekosongan tersebut dapat diisi dengan filsafat, seperti memahami hakekat manusia agar pendidik mampu memperlakukan peserta didiknya dengan baik dan lain sebagainya. Artikel ini ditulis untuk memahami relevansi dialektika Hegel dengan metode diskusi sejarah serta implementasi dari filsafat tersebut. Metode yang diterapkan dalam penulisan artikel ini adalah metode penelitian sejarah. Tahapan dari metode penelitian sejarah antara lain 1) heuristik; 2) verifikasi; 3) interpretasi; dan 4) historiografi. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat keterkaitan antara filsafat dialektika Hegel dengan metode diskusi sejarah. Diskusi dilakukan karena terdapat pertentangan antara dua pendapat. Sehingga pelaksanaan diskusi dilakukan untuk menjawab tesis dari pemikiran tiap-tiap peserta didik agar menjadi sintesis baru.
Sejarah Puri Anyar Sukasada Sebagai Sumber Belajar Sejarah di SMA I Kadek Meiana Adi Putra; I Made Pageh; Desak Made Oka Purnawati
Widya Winayata : Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjps.v10i2.43296

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) sejarah berdirinya Puri Anyar Sukasada di Kelurahan Sukasada, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, (2) struktur dan fungsi Puri Anyar Sukasada, (3) aspek-aspek dari Puri Anyar Sukasada yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar sejarah di SMA. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian sejarah yang meliputi: (1) heuristik, (2) kritik sumber atau verifikasi, (3) interpretasi, (4) historiografi. Hasil penelitian menunjukan bahwa: sejarah Puri Anyar Sukasada memiliki keterkaitan yang erat dengan lintasan sejarah Kerajaan Buleleng yang berkeraton di Sukasada. Struktur Puri Anyar Sukasada menggunakan konsep Tri Mandala dengan merubah fungsi nista mandala (lapangan atau alun-alun) Puri Sukasada lama menjadi kawasan madya atau pawongan, sedangkan komplek nista atau palemahan sekarang menjadi jalan dan kompleks luar Puri Anyar Sukasada. Fungsi Puri Anyar Sukasada yaitu (1) fungsi religius, (2) fungsi sosial, (3) fungsi budaya. Adapun Puri Anyar Sukasada dapat digunakan sebagai sumber belajar Sejarah di SMA berdasarkan analisis kurikulum dan silabus ialah aspek historis dan aspek peninggalan yang kemudian disusun dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran. 
Penerapan Aplikasi Google Meet Pada Pembelajaran Daring Berbantukan Media Quizizz Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kelas XI IPS 2 SMA Negeri 4 Singaraja satria dwi mahendra; Ketut Sedana Arta; I Wayan Putra Yasa
Widya Winayata : Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjps.v10i2.43311

Abstract

Latar belakang penelitian ini karena terdapat masalah berupa hasil belajar dalam proses pembelajaran di kelas XI IPS 2 SMAN 4 Singaraja. Penelitian ini bertujuan; (1) Mengetahui penerapan aplikasi Google Meet dengan model pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw yang berbantukan media Quizizz, (2) Mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas XI IPS 2, (3) Mengetahui respon siswa kelas XI IPS 2 terhadap penerapan Google Meet dengan model pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw yang berbantukan media Quizizz. Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas. Tahap-tahap yang dilakukan dalam PTK yaitu (1) penentuan subjek penelitian, (2) membuat rencana tindakan, (3) melaksanakan tindakan, (4) observasi, (5) evaluasi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan: (1) rata-rata hasil belajar siswa kelas XI IPS 2 pada siklus I adalah 78,29% dengan kategori sedang dan ketuntasan belajar siswa mencapai 59,45%, meningkat menjadi 88,45% dengan kategori tinggi dan ketuntasan belajar siswa mencapai 78,37% pada siklus II; (2) respon siswa kelas XI IPS 2 terhadap penerapan aplikasi Google Meet dengan model pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw yang berbantukan media Quizizz pada siklus I mencapai rata-rata 39,46% dengan kategori tinggi, meningkat menjadi 42,51% pada siklus II dengan kategori tinggi. Berdasarkan hasil penelitian ini diketahui bahwa melalui penerapan aplikasi Google Meet dengan model pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw yang berbantukan media Quizizz dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI IPS 2 SMAN 4 Singaraja.
Potensi Hasil Budaya Di Situs Tanjung Ser Dan Pemanfaatannya Sebagai Sumber Belajar Sejarah Di Kelas X SMA I Wayan Arya Mahendra; Ketut Sedana Arta; I Wayan Putra Yasa
Widya Winayata : Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjps.v10i2.43510

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Potensi hasil budaya Situs Tanjung Ser, (2) aspek-aspek dari Situs Tanjung Ser yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar sejarah di SMA. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian sejarah yang meliputi: (1) heuristik, (2) kritik sumber atau verifikasi, (3) interpretasi, (4) historiografi. Hasil penelitian menunjukan bahwa: Situs Tanjung Ser memiliki hasil budaya yang tinggi dan sangat beragam temuan gerabah polos ataupun motif serta aspek-aspek gerabah lainnya yang menunjukan adanya aktivitas praaksara. Adapun Situs Tanjung Ser dapat digunakan sebagai sumber belajar Sejarah di SMA berdasarkan analisis kurikulum dan silabus ialah aspek historis dan aspek peninggalan yang kemudian disusun dalam Buku Suplemen.
Toleransi Nyama Bali-Nyama Selam Di Desa Bukit, Karangasem, Bali Dan Potensinya Sebagai Sumber Belajar Sejarah Di SMA I Nyoman Ananta Wasistha; I Made Pageh; I Wayan Putra Yasa
Widya Winayata : Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjps.v10i2.43561

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mengetahui latar belakang toleransi Nyama Bali-Nyama Selam di Desa Bukit, Karangasem, Bali, (2) mengetahui apa saja bentuk-bentuk toleransi Nyama Bali-Nyama Selam di Desa Bukit, (3) Mengetahui apa saja aspek-aspek toleransi Nyama Bali-Nyama Selam di Desa Bukit yang dapat dijadikan sebagai sumber belajar sejarah di SMA. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah melalui beberapa langkah yakni: (1) Heuristik (teknik penentuan informan, observasi, dokumen dan wawancara), (2) Kritik sumber (kritik internal dan eksternal), (3) Interpretasi, (4) Historiografi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) latar belakang terjadinya toleransi Nyama Bali-Nyama Selam di Desa Bukit tidak terlepas dari peran Puri Karangasem. Konsep kawulo-gusti memperlihatkan kesediaan masyarakat Islam untuk melakukan ngayah di Pura Bukit sebagai Juru Sapuh dan pengayah memikul Bende di Pura Bukit, dikarenakan pura ini di-empon (disungsung) langsung oleh Puri Karangasem, (2) masyarakat Hindu dan Islam di Desa Bukit hidup rukun yang dapat dilihat dari beberapa bentuk yaitu: organisasi subak, Jaga Baya (pacalang), magibung, ngejot, matetulung (ngoupin), persilangan kesenian rebana dengan gong kebyar, dan bahasa, (3) aspek-aspek yang bisa dikembangkan menjadi sumber belajar sejarah dalam toleransi Nyama Bali-Nyama Selam di Desa Bukit yaitu: (1) aspek sejarah, (2) aspek sosial, (3) aspek budaya, (4) aspek bahasa.
Masyarakat Muslim Kampung Sindu Di Desa Keramas, Gianyar, Bali: Sejarah, Integrasi Sosial, Dan Potensinya Sebagai Sumber Pembelajaran Sejarah Di SMA Ridwan Aditya; Tuty Maryati; I Wayan Putra Yasa
Widya Winayata : Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjps.v10i2.43681

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) sejarah keberadaan Masyarakat Muslim Kampung Sindu di Desa Keramas, Gianyar, Bali, (2) integrasi sosial yang terbentuk antara umat Muslim dan Umat Hindu di Kampung Sindu, Desa Keramas, Gianyar, Bali, (3) Mengetahui Potensi Masyarakat Muslim Kampung Sindu di Desa Keramas yang dapat dijadikan sebagai sumber belajar sejarah di SMA. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian sejarah dengan pendekatan kualitatif meliputi: (1) heuristik, (2) kritik sumber atau verifikasi, (3) interpretasi, dan (4) historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: sejarah keberadaan Masyarakat Muslim Kampung Sindu di Desa Keramas Sindu tidak dapat dipisahkan dari sejarah terbentuknya Desa Keramas yang ditemukan oleh I Gusti Agung Putu Agung  putra I Gusti Agung Maruti yang saat itu membawa pengiring Islam. Para pengiring Islam tersebutlah yang merupakan masyarakat awal Kampung Sindu Desa Keramas. Integrasi sosial yang terbentuk antara umat Muslim dan Umat Hindu adanya rasa Toleransi Agama yang tinggi antar masyarakat, adanya Hubungan Sosial, dan adanya Harmonisasi di bidang budaya. Adapun potensi masyarakat Muslim Kampung Sindu di Desa Keramas yang dapat dijadikan Sebagai Sumber Belajar Sejarah di SMA: aspek historis, aspek toleransi, aspek sosial dan Aspek budaya. 
Penerapan Pembelajaran Berbasis Discovery Learning melalui Aplikasi Powtoon pada Materi Pokok Proklamasi Kemerdekaan Indonesia untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Sejarah Siswa Kelas X AP A SMKS Puri Wisata Pancasari Tahun Pelajaran 2021/2022 I Wayan Suartika; Tuty Maryati; I Wayan Putra Yasa
Widya Winayata : Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah minimnya partisipasi siswa kelas X AP A SMKS Puri Wisata Pancasari dalam pembelajaran yang berdampak terhadap menurunnya motivasi dan hasil belajar sejarah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) peningkatan motivasi belajar siswa setelah penerapan model pembelajaran Discovery Learning melalui Aplikasi Powtoon, dan (2) peningkatan hasil belajar siswa setelah penerapan model Discovery Learning melalui Aplikasi Powtoon. Penelitian ini termasuk kedalam Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan tahapan sebagai berikut (1) penentuan subjek penelitian, (2) menyusun rencana tindakan, (3) melaksanakan tindakan, (4) observasi, (5) evaluasi dan refleksi tindakan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa: (1) motivasi belajar siswa kelas X AP A SMKS Puri Wisata Pancasari pada siklus I yaitu 45,45% mengalami peningkatan ketika siklus II sebesar 54,55% untuk kategori pilihan sangat setuju dan dengan demikian termasuk kategori tinggi; sedangkan (2) hasil belajar siswa kelas X AP A pada siklus I memperoleh nilai rata-rata yaitu 67,27 dan ketuntasan belajar siswa adalah 27,27, mengalami peningkatkan pada siklus II dengan rata-rata ialah 72 sementara ketuntasan belajarnya mencapai 54,55 dengan kategori “sedang”. Berdasarkan penelitian ini dapat diperlihatkan bahwa melalui diterapkannya model pembelajaran Discovery Learning berbantu Aplikasi Powtoon dapat meningkatkan motivasi belajar dan terlebih lagi hasil belajar siswa kelas X AP A SMKS Puri Wisata Pancasari semester ganjil tahun pelajaran 2021/2022
Pendidikan Islam Multikultural Dan Nilainya Dalam Pembelajaran Sejarah Peradaban Islam M. Al Qautsar Pratama; Toyibafi Sahri Ramadhan
Widya Winayata : Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjps.v10i2.45704

Abstract

Dalam eksistensi masyarakat terdapat berbagai kelompok atau individu yang memiliki budaya berbeda-beda, begitu pun juga dalam dunia pendidikan, perbedaan dan keanekaragaman tersebut tidak dapat dielakkan. Pendidikan merupakan cara untuk meningkatkan potensi manusia dalam kehidupannya dengan menyesuaikan nilai dan budaya yang ada. Sangat diharapkan dalam pendidikan multikultural untuk dapat menemukan sebuah solusi yang baik dalam setiap permasalahan yang terjadi baik dalam negara atau komunitas. Pendidikan yang ada harus bisa memberi solusi seperti dengan menyusun materi, kurikulum dan juga metode yang dapat membawa masyarakat bisa mengerti berapa pentingnya toleransi dan saling menghormati, hingga mereka bisa hidup bersama dengan damai tanpa memandang perbedaan latar belakang hidup mereka. Pembelajaran sejarah peradaban islam merupakan suatu pendidikan yang dilaksanakan demi menumbuhkan sikap demokrasi, nasionalisme dan kesadaran multikultural. Penulisan artikel ini memiliki tujuan untuk mengetahui nilai-nilai pendidikan multikultural serta menjelaskan penting nya nilai-nilai tersebut dalam pembelajaran sejarah peradaban islam demi membangun pendidikan agama yang baik ditengah masyarakat multikultural. 

Page 1 of 2 | Total Record : 11