cover
Contact Name
anyan
Contact Email
anyanright@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalvoxedukasi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. sintang,
Kalimantan barat
INDONESIA
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan
ISSN : 20864450     EISSN : 25801058     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini memuat publikasi hasil pemikiran dan penelitian dibidang pendidikan, pengajaran dan evaluasi belajar, baik laporan penelitian maupun tinjauan buku yang dapat memberikan solusi permasalahan bagi perkembangan dunia pendidikan dan pengajaran secara luas dan bermanfaat serta belum pernah publikasi di media cetak maupun elektronik. Ruang lingkup bahasan meliputi: - Pendidikan dan Pengajaran - Metode/Model/Strategi Pembelajaran - Teori Pembelajaran - Penelitian Tindakan Kelas (PTK) - Evaluasi dan Hasil Belajar - Media Pembelajaran Interaktif - e-Learning - Multimedia Pendidikan - Bahan ajar - Kurikulum - Rencana Pembelajaran VOX EDUKASI terbit 2 kali per tahun pada bulan April dan Nopember.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2015): APRIL" : 6 Documents clear
PEMANFAATAN TANAMAN BAMBU UNTUK MEMBUAT ANEKA KERAJINAN TANGAN KHAS SUKU DAYAK DESA SEBAGAI ALTERNATIF PENINGKATAN KREATIVITAS MAHASISWADALAM MENGANALISIS PELUANG BISNIS Emilia Dewiwati Pelipa
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 6, No 1 (2015): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.652 KB) | DOI: 10.31932/ve.v6i1.82

Abstract

Tujuan penelitian adalah meningkatkan kreativitas mahasiswa dalam menganalisis peluang bisnis dengan cara memanfaatkan tanaman bambu yang banyak tumbuh di alam kalimantan barat khususnya kabupaten Sintang. Tanaman bambu dimanfaatkan untuk membuat aneka kerajinan tangan khas suku dayak desa yang dikemas dalam bentuk souvenir dengan kreasi model-model baru merubah ukuran aslinya menjadi miniatur yang lebih kecil ukurannya sehingga cocok digunakan sebagai cindera mata.Adapun jenis kerajinan tangan khas suku dayak desa yang ada di kabupaten Sintang yang telah dimodifikasi menjadi souvenir diantaranya cupai, takin, tanggui, capan, keban, tabung, keranjang bakul dan tikar. Hasil kerajinan tangan ini selanjutnya dipasarkan melalui praktek pemasaran pada matakuliah analisis peluang bisnis dimana mahasiswa diberikan kesempatan untuk menjual hasil kerajinan tangannya di kantin kampus; selain itu produk juga dapat dipesan untuk souvenir pernikahan, souvenir ulang tahun, dan dititipkan pada toko cenderamata. Produk telah berhasil dipasarkan dengan mendatangkan keuntungan sebesar Rp. 864.000 dari 100 unit Produk . Kegiatan ini akan terus berlanjut dan dikembangkan dengan target membuat galeri khusus serta memperluas pangsa pasar. Kata Kunci: kerajinan tangan, kreativitas mahasiswa, peluang bisnis
KETAATAN SISWA DALAM MEMATUHI TATA TERTIB SEKOLAH (Studi Kasus Pada Siswa SMA Nusantara Indah Sintang) Mardawani Mardawani
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 6, No 1 (2015): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.571 KB) | DOI: 10.31932/ve.v6i1.83

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada SMA Nusantara Indah Sintang dengan judul “Ketaatan Siswa dalam Mematuhi Tata Tertib Sekolah (Studi Kasus Pada Siswa SMA Nusantara Indah Sintang)”.  Masalah penelitian adalah bagaimanakah ketaatan siswa dalam mematuhi tata tertib sekolah?. Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana ketaatan siswa dalam mematuhi tata tertib sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan bentuk penelitian studi kasus.  Data yang dikumpulkan diperoleh dari hasil angket, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menyatakan bahwa: 1) Ketaatan siswa dalam mematuhi tata tertib sekolah tergolong sedang, namun masih terdapat siswa yang melanggar tata tertib sekolah secara berulang.  2) Respon siswa terhadap sanksi atas pelanggaran  tata tertib di sekolah tergolong baik. 3) Upaya yang telah dilakukan oleh sekolah  tergolong baik, namun perlu diimbangi dengan pemberian reward dan punishment. Saran diharapkan sekolah senantiasa membina ketaatan  siswa dalam mematuhi tata tertib yang ada di sekolah serta memperjelas aturan dan langkah-langkah penegakan aturan serta diimbangi dengan pemberian reward dan punishment yang relevan. Kata Kunci: Ketaatan dan tata tertib sekolah
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN MENGGUNAKAN MEDIA KARTU HURUF PADA PEMBELAJARAN TEMATIK KELAS II SEKOLAH DASAR NEGERI 02 NANGA TEBIDAH TAHUN PELAJARAN 2014/2015 Wahyu Dwi Atmaja; Dwi Cahyadi Wibowo; Debora Korining Tyas
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 6, No 1 (2015): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.283 KB) | DOI: 10.31932/ve.v6i1.84

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas ini dimaksudkan untuk mempermudah siswa dalam membaca permulaan menggunakan media kartu huruf. Penelitian dilakukan di kelas II SD Negeri 02 Nanga Tebidah dengan subyek 21 orang siswa. Hasil analisis terhadap data yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan tes menunjukkan bahwa di dalam pembelajaran membaca permulaan: (1) siswa perlu dibantu dalam membaca sebuah cerita karena masih banyak yang belum bisa mengenal huruf abjad. Kemampuan rata-rata membaca permulaan siswa pada siklus I adalah 58.85. Pada siklus II nilai rata-rata siswa 81.85. Hal ini dapat dilihat dari hasil tes siswa pada siklus I dengan ketuntasan 47,61% meningkat pada siklus II menjadi 90,47%. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan media kartu huruf dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan. Kata Kunci : Kemampuan membaca permulaan dan kartu huruf.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGIDENTIFIKASI UNSUR INTRINSIK CERITA RAKYAT MENGGUNAKAN MODEL QUICK ON THE DRAW Yudita Susanti
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 6, No 1 (2015): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.269 KB) | DOI: 10.31932/ve.v6i1.85

Abstract

Peningkatan Kemampuan Mengidentifikasi Unsur Intrinsik Cerita Rakyat Menggunakan Model Pembelajaran Quick On The Draw pada Siswa Kelas XF SMA Panca Setya Sintang Tahun Pelajaran 2013/2014. Penelitian tindakan ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran mengidentifikasi unsur intrinsik cerita rakyat menggunakan model Quick On The Draw pada siswa kelas XF SMA Panca Setya Sintang Tahun Pelajaran 2013/2014. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif, bentuk penelitiannya adalah kualitatif dan jenis penelitiannya adalah tindakan kelas. Penelitian ini menggunakan teknik observasi langsung dan teknik pengukuran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Quick On The Draw berhasil meningkatkan kemampuan siswa dalam mengidentifikasi unsur intrinsik cerita  rakyat. Pada siklus 1 diperoleh rata-rata 70,6 dan ketuntasan belajar 20%, dapat digolongkan masih rendah, pada siklus 2 meningkat dengan rata-rata 87,2 dan ketuntasan belajar 80%, dan pada siklus 3 diperoleh rata-rata 94,2 dan ketuntasan belajar 100%, dikatakan pembelajaran sudah berhasil sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Kata kunci: mengidentifikasi unsur intrinsik, cerita rakyat, model Quick On The Draw
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DALAM MENGOPTIMALKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR SISWA Avelius Dominggus Sore
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 6, No 1 (2015): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.907 KB) | DOI: 10.31932/ve.v6i1.80

Abstract

Masalah penelitian ini adalah: “Bagaimana Efektivitas Model Pembelajaran Berbasis Masalah dalam Mengoptimalkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Siswa” 1) Apakah model pembelajaran berbasis masalah efektif dalam mengoptimalkan hasil belajar siswa? 2) Apakah model pembelajaran berbasis masalah efektif dalam mengoptimalkan berpikir kritis siswa 3.) Apakah terdapat perbedaan hasil belajar dan kemampuan berpikir kritis siswa menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dibandingkan dengan tidak menggunakan model pembelajaran berbasis masalah? Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hasil belajar dan kemampuan berpikir kritis sesudah digunakan atau tidak digunakan model pembelajaran. Metode penelitian ini quasy eksperimen, bentuk penelitian pos-test only control design. Teknik pengumpulan data teknik komunikasi tidak langsung dan studi dokumenter. Alat pengumpul data angket dan lembar catatan. Teknik pengolahan data uji t. Hasil penelitian menunjukkan hasil Belajar dan kemampuan berpikir kritis sesudah digunakan model dengan nilai rata-rata hasil belajar 66,27, dan nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis 71,18. Sedangkan yang tidak menggunakan model pembelajaran berbasis masalah nilai rata-rata hasil belajarnya 57,49, dan nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis 61,76.                          Kunci: Pembelajaran Berbasis Masalah, Berpikir Kritis
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA PADA MATERI SEL DI KELAS XI IPA Benediktus Ege; Riana Vintin
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 6, No 1 (2015): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.184 KB) | DOI: 10.31932/ve.v6i1.81

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Model Pembelajaran Inkuiri terhadap Keterampilan Proses Sains pada Materi Sel. Variabel dalam penelitian ini ada dua yaitu variabel bebas “model pembelajaran inkuiri”  dan variabel terikat “keterampilan proses sains”. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif deskriptif. Bentuk penelitian yang digunakan yaitu Quasy-exsperiment dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design. Teknik pengambilan sampelnya menggunakan teknik Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik pengukuran. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah soal tes. Berdasarkan perhitungan hasil belajar siswa diperoleh nilai rata-rata pretest 61,6 untuk kelas eksperimen dan 61,90 untuk kelas kontrol serta nilai rata-rata posttest 78,9 untuk kelas eksperimen dan 71,14 untuk kelas kontrol. Peningkatan Keterampilan proses sains siswa dihitung dengan rumus N – Gains kelas eksperimen didapatkan hasil nilai rata-rata N – Gains sebesar  0,45 masuk kategori “Sedang” dan pada kelas kontrol didapatkan hasil nilai rata-rata N – Gain sebesar  0,25 masuk kategori “Rendah”. Teknik pengolahan data menggunakan Uji U Mann Whitney pada data pretest, karena pada kelas kontrol pretest data berdistribusi tidak normal, sedangkan pada data postest menggunakan Uji T karena jumlah siswa 30 orang pada kelas eksperimen dan 29 orang pada kelas kontrol dan kedua data postest berdistribusi normal serta homogen. Pada hasil pretest diketahui bahwa nilai Zhitung adalah -0,106 sedangkan nilai Ztabel pada a = 5% adalah ±1,96. Sehingga dapat disimpulkan bahwa -1,96 ≤ -0,106 ≤ 1,96 maka yang diterima yaitu Ho yang artinya tidak terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan proses sains siswa pada materi sel antara siswa pada kelas kontrol dengan kelas eksperimen sebelum pembelajaran (pretest). Pada hasil postest diketahui bahwa nilai thitung adalah 3,21  sedangkan nilai ttabel pada α = 5% dengan db (N1 + N2 – 2 = 57) adalah 2,00. Hal ini berarti nilai thitung > ttabel (3,21 > 2,00) maka Ha  diterima yang artinya terdapat perbedaan  yang signifikan  keterampilan proses sains siswa pada materi sel antara siswa pada kelas kontrol dengan metode konvensional dan kelas eksperimen dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri. Efektivitas model pembelajaran inkuiri 0,78 kategori Rendah. Kata Kunci: Efektivitas, Inkuiri, Keterampilan Proses Sains, Sel

Page 1 of 1 | Total Record : 6