cover
Contact Name
I Gede Arjana
Contact Email
igede.arjana@undiksha.ac.id
Phone
+6287701436225
Journal Mail Official
jurnalpendidikanfisikaundiksha@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha
ISSN : 25992554     EISSN : 25992562     DOI : 10.23887
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching of physic education in Ganesha University of Education(GUE). The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at physic Education
Articles 28 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2014):" : 28 Documents clear
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED-LEARNING TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS X IPA SMA NEGERI 1 SINGARAJA TAHUN AJARAN 2013/2014 ., I Nengah Aryasta; ., Drs. I Nyoman Subratha,M.Pd; ., Dra. Ni Made Pujani,M.Si
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol 1, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v1i1.2999

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan keterampilan berpikir kritis antara siswa yang belajar dengan menggunakan model Problem Based-Learning (MPBL) dan siswa yang belajar dengan menggunakan model Direct Instruction (MDI) dalam pembelajaran Fisika. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi exsperiment) dengan rancangan non-equivalent pretest-posttest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X IPA SMA Negeri 1 Singaraja yang terdiri atas X IPA3, X IPA4, X IPA 5, X IPA 6, X IPA 7, dan X IPA8 pada semester genap tahun ajaran 2013/2014 dengan jumlah siswa 210 orang. Sampel kelas diambil dengan teknik simple random sampling. Sampel penelitian ini terdiri dari dua kelas yaitu X IPA7 sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa 34 orang dan X IPA4 sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa 38 orang. Data yang diambil dalam penelitian ini adalah keterampilan berpikir kritis siswa yang dikumpulkan melalui tes keterampilan berpikir kritis. Bentuk tes yang digunakan adalah essay yang berjumlah 10 butir. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan ANAKOVA. Uji lanjut ANAKOVA menggunakan Least Signifikan Difference (LSD) untuk menguji komparasi skor rata-rata tiap kelompok perlakuan. Semua pengujian hipotesis dilakukan pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan keterampilan berpikir kritis antara siswa yang belajar dengan menggunakan model PBL dan model DI (F =4,707 p < 0,05). Hasil uji lanjut LSD menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kritis siswa yang belajar dengan model PBL lebih tinggi dibandingkan model DI (LSD = 0,754; Δμ =0,878). Dengan demikian, keterampilan berpikir kritis siswa yang belajar dengan model PBL (M = 73,02) lebih baik dibandingkan keterampilan berpikir kritis siswa yang belajar dengan model DI (M = 70,80 ). Kata Kunci : Model Problem Based-Learning, model Direct Instruction, keterampilan berpikir kritis. The aim of this research was to analyze the difference of critical thinking skill between group of students who facilitated by problem based-learning model and group of students were facilitated by direct instruction model in physics learning. This research was quasi exsperiment with non-equivalent pretest-posttest control group design. The population of this research was 210 students of grade X IPA of SMA N 1 Singaraja which consisted X IPA3, X IPA4, X IPA 5, X IPA 6, X IPA 7, and X IPA8 at even semester of academic year 2013/2014. Class sample was taken by simple random sampling technique. Sample of this research consisted of two class, where X IPA7 as experiment class with the number of students 34 and X IPA4 as control class with the number of students 38. Date which taken in this research was critical thinking skill of students which obtained through critical thinking skill test. Kind of the test which used was essay which the number of the test were 10. Date was analyzed by using descriptive statistic and ANACOVA. Continue test used Least Signifikan Difference (LSD) in order to exam the comparation of average score of each treatment group. All of the hipotesis examination was done at 0,05 significant level. The result of this research gives an implication that had the difference of critical thinking skill between group of students who learned by using PBL model and group of students who learned by using DI model. (F =4,707 p
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK TERHADAP SIKAP ILMIAH SISWA SMP NEGERI PADA TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Ni Putu Mas Wulandari; ., Prof. Dr.I Wayan Suastra,M.Pd; ., Dr. A.A.Istri Agung Rai Sudiatmika,M.P
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol 1, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v1i1.3565

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan sikap ilmiah siswa antara siswa yang belajar menggunakan model project based learning dengan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional dalam pembelajaran IPA (fisika). Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan one way pretest-posttest non-equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Singaraja yang terdiri atas VIII A1-VIII A2 dan VIII B1-VIII B8 pada semester genap tahun pelajaran 2013/2014 dengan jumlah 265 orang. Sampel kelas diambil dengan teknik simple random sampling. Sampel terdiri dari 4 kelas (VIII A1, VIII A2, VIII B1, dan VIII B3) dengan jumlah 106 orang. Kelas-kelas VIII A1 dan VIII A2 dipilih sebagai kelompok eksperimen, sedangkan VIII B1 dan VIII B3 dipilih sebagai kelompok kontrol. Data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah data sikap ilmiah yang dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner sikap ilmiah. Kuesioner sikap ilmiah yang diberikan berjumlah 45 item. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan independent t-test. Data yang dianalisis menggunakan independent t-test adalah data gain skor ternormalisasi. Semua pengujian hipotesis dilakukan pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan sikap ilmiah yang signifikan antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model project based learning dan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional (t = 4,698; p < 0,05). Simpulan dari penelitian ini adalah kelompok siswa yang belajar menggunakan model project based learning memiliki skor rata-rata sikap ilmiah yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : Project based learning, model pembelajaran konvensional, dan sikap ilmiah. This research aimed at analyzing the difference of student scientific attitude between the students who studied science (physics) by using project based learning model and the students who studied science (physics) by using conventional model. This research was a quasi experiment which used one way pretest-post test non-equivalent control group design. Populations of this research were the 265 students of grade VIII of SMP Negeri 4 Singaraja including classrooms VIII A1, VIII A2, VIII B1, and VIII B8 at second semester of academic year 2013/2014. The samples were selected by using simple random sampling technique. The samples consisted of 106 students in 4 classrooms (VIII A1, VIII A2, VIII B1, and VIII B3). Classrooms VIII A1 and VIII A2 were selected as the experimental group while classrooms VIII B1 and VIII B3 were selected as the control group. Data needed in this study was the scientific attitude collected scientific attitude questionnaire. The items of scientific attitude questionnaire consisted of 45 questions. Data were analyzed by using descriptive statistics and independent t-test. The data analyzed by using independent t-test were the data of normalized gain scores. All of the hypotheses testing were conducted at significance level 5%. The result of the study shows that there is a significant difference of scientific attitude between the group of students who study by using project based learning model and the group of students who study by using conventional model (t=4.698; p < 0.05). The conclusion of this study is that the group of students who study by using project based learning model has a higher mean score of scientific attitude than the group of students who study by using conventional model.keyword : Project based learning model, conventional model, and scientific attitude
THE EFFECT OF COLLABORATIVE CONCEPT MAPPING LEARNING STRATEGY TOWARDS THE STUDENTS CONCEPTUAL UNDERSTANDING OF PHYSICS ., I Gede Arjana; ., Prof. Dr.I Wayan Suastra,M.Pd; ., Luh Putu Budi Yasmini, S.Pd., M.Sc.
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol 1, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v1i1.3500

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbedaan pemahaman konsep fisika antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan strategi pembelajaran collaborative concept mapping (SCCM), kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan strategi pembelajaran peta konsep (SCM), dan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan strategi pembelajaran sekspositori (SPE). Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental semu (quasi eksperiment) dengan desain pretest-posttest nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IA di SMA Negeri 1 Singaraja Tahun Ajaran 2013/2014 dengan jumlah total 237 siswa. Sampel ditentukan dengan teknik simple random sampling. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, ANAKOVA, dan uji LSD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep antara siswa yang belajar dengan menggunakan SCCM, SCM, dan SPE (F = 14,946; p
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF TIPE QUIZ TEAM TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Ni Wayan Lestari; ., Dra. Ni Ketut Rapi, M.Pd.; ., Drs. Slamet Haryadi Suryo Wijoyo
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol 1, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v1i1.3963

Abstract

Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar IPA siswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar dengan menggunakan strategi pembelajaran aktif tipe quis team (SPATQT) dan strategi pembelajaran ekspositori (SPE). Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan non-equivalent pretest-posttest control group design. Populasi penelitian adalah seluruh kelas VIII SMP Negeri 6 Singaraja Tahun Pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 338 orang. Sampel diambil dengan teknik kelas random sampling. Sampel terdiri dari 2 kelas yaitu kelas VIIIB5 dan VIIIB7 dengan jumlah 65 orang. Data yang dikumpulkan dalam penelitian adalah data hasil belajar IPA, yang diperoleh dengan tes hasil belajar IPA. Data tes hasil belajar IPA dianalisis dengan analisis deskriptif dan ANAVA satu jalur. Semua pengujian hipotesis dilakukan pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar dengan SPATQT dan SPE (F=52,582 ; p
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN PETA KONSEP SISWA TERHADAP REMEDIASI MISKONSEPSI DALAM PEMBELAJARAN FISIKA ., I Kadek Sukarsa; ., Drs. I Nyoman Subratha,M.Pd; ., Prof. Dr. I Wayan Santyasa,M.Si
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol 1, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v1i1.3930

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan remediasi miskonsepsi antara siswa yang belajar dengan strategi pembelajaran peta konsep dan siswa yang belajar dengan strategi pembelajaran konvensional. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen kuasi versi faktorial 1×1 pretest-posttest nonequivalent control group design. Populasi penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Sukasada tahun pelajaran 2013/2014. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas yang dipilih berdasarkan teknik simple random sampling. Data miskonsepsi dikumpulkan dengan 15 butir tes miskonsepsi. Data dianalisis secara deskriptif dan statistik ANACOVA faktorial 1×1 dengan skor-skor prates sebagai kovariat. Sebagai tindak lanjut ANACOVA, digunakan least significant difference (LSD) untuk menguji komparasi pasangan skor rata-rata remediasi miskonsepsi tiap kelompok perlakuan. Teknik analisis menggunakan program SPSS-PC 20.0 for Windows. Pengujian hipotesis nol dilakukan pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang remediasi miskonsepsi yang signifikan antara siswa yang belajar dengan strategi pembelajaran peta konsep dan siswa yang belajar dengan strategi pembelajaran konvensional (F = 102,459; p
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD (STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION) TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 6 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., I A Diah Prastika Dewi; ., Prof. Dr. Ketut Suma, MS; ., Luh Putu Budi Yasmini, S.Pd., M.Sc.
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol 1, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v1i1.3466

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalis pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadap pemahaman konsep IPA siswa mengenai materi Cahaya dan Alat-alat optik. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan rancangan pretest-posttest nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII semester II SMP Negeri 6 Singaraja Tahun Pelajaran 2013/2014 yang berjumlah dua belas kelas (393 siswa). Sampel diambil melalui teknik simple random sampling dan berjumlah empat kelas (138 siswa). Instrumen yang digunakan adalah tes pemahaman konsep yang memiliki reliabilitas (r= 0,86). Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, ANAKOVA, dan uji LSD. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep IPA antara siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran langsung (F= 3573,148; p
PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL DAN INTERAKSI SOSIAL TERHADAP PRESTASI BELAJAR FISIKA ., Ni Made Juni Darmayanti; ., Prof. Dr I Wayan Sadia,M.Pd; ., Luh Putu Budi Yasmini, S.Pd., M.Sc.
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol 1, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v1i1.3606

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) menganalisis pengaruh kecerdasan emosional terhadap prestasi belajar fisika, 2) menganalisis pengaruh interaksi sosial terhadap prestasi belajar fisika, dan 3) menganalisis pengaruh kecerdasan emosional dan interaksi sosial terhadap prestasi belajar fisika. Penelitian ini merupakan penelitian ex-post facto. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas XI IPA SMA Negeri se-Kota Singaraja dengan jumlah 660 siswa. Sampel penelitian dipilih dengan menggunakan teknik proportional stratified random sampling yang berjumlah 234 siswa terdiri dari 103 siswa laki-laki dan 131 siswa perempuan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif, analisis korelasi sederhana, analisis regresi linier sederhana, dan regresi ganda dua prediktor. Hasil penelitian menunjukkan 1) terdapat pengaruh yang signifikan kecerdasan emosional terhadap prestasi belajar fisika dengan kontribusi sebesar 8,85% ,2) terdapat pengaruh yang signifikan interaksi sosial terhadap prestasi belajar fisika dengan kontribusi sebesar 31,65%, 3) terdapat pengaruh yang signifikan kecerdasan emosional dan interaksi sosial terhadap prestasi belajar dengan kontribusi sebesar 40,5%.Kata Kunci : Kecerdasan Emosional, Interaksi Sosial, Prestasi Belajar. The purpose of this study were 1) to analyze the influence of emotional intelligence towards physics learning achievement, 2) to analyze the influence of social interaction towards physics learning achievement, and 3) to analyze the influence of emotional intelligence and social interaction toward learning achievement of physics. This study was ex-post facto research. The population was all eleventh grade students at Senior High Schools Singaraja with population of 660 students. The research sample was taken by proportional stratified random sampling technique which concisted of 234 students with 126 boys and 108 girls. Data were analyzed with descriptive statistics, simple correlation analysis, simple linear regression analysis, and multiple regression with two predictors. The result of the study indicated that: 1) there was asignificant influence of emotiona lintelligence towards learning achievement of physics with contribution of 8,85%, 2) there was asignificant influence of social interaction towards learning achievement of physics with contribution of 31,65%, and 3) there was asignificant influence of emotional intelligence and social interaction towards learning achievement of physics with contribution of 40,5%. keyword : Emotional Intellegence, Social Interaction, Learning Achievement.
PENGARUH MODEL BLENDED LEARNING TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP FISIKA SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 SUKASADA TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Pande Ketut Dea Cristina; ., Prof. Dr. I Wayan Santyasa,M.Si; ., Drs. I Nyoman Putu Suwindra, M.Kom.
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol 1, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v1i1.3277

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan pemahaman konsep fisika antara siswa yang belajar dengan menggunakan model blended learning (MBL) dan model pembelajaran konvensional (MPK). Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi exsperiment) dengan rancangan non-equivalent pretest-posttest control group design. Populasi penelitian adalah seluruh kelas X SMA Negeri 1 Sukasada Tahun Pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 6 kelas dengan anggota 122 orang. Sampel diambil dengan teknik simple random sampling. Sampel terdiri dari 4 kelas yaitu kelas X1 dan X4 sebagai kelas eksperimen dan kelas X2 dan X3 sebagai kelas kontrol dengan jumah 82 orang siswa. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah pemahaman konsep fisika, yang diperoleh dengan tes pemahaman konsep fisika. Data dianalisis dengan analisis deskriptif dan ANAKOVA. Semua pengujian hipotesis dilakukan pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan pemahaman konsep fisika antara siswa yang belajar dengan MBL dan MPK (F = 146,155; p

Page 3 of 3 | Total Record : 28