cover
Contact Name
I Gede Arjana
Contact Email
igede.arjana@undiksha.ac.id
Phone
+6287701436225
Journal Mail Official
jurnalpendidikanfisikaundiksha@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha
ISSN : 25992554     EISSN : 25992562     DOI : 10.23887
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching of physic education in Ganesha University of Education(GUE). The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at physic Education
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 2 (2017)" : 20 Documents clear
STRATEGI PEMBELAJARAN GURU FISIKA: RELEVANSINYA DALAM PENGEMBANGAN KETERAMPILAN METAKOGNITIF DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SMA NEGERI Putu Sonia Virgawati Pratiwi .; Prof. Dr. Ketut Suma, MS .; I Gede Aris Gunadi, S.Si. .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 7 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v7i2.10850

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan strategi pembelajaran guru fisika, (2) mendeskripsikan keterampilan metakognitif siswa dalam pembelajaran fisika, (3) mendeskripsikan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran fisika, serta (4) mendeskripsikan relevansi strategi pembelajaran guru fisika dalam pengembangan keterampilaaan metakognitif dan motivasi belajar siswa. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif. Sumber data penelitian dipilih secara purposive sampling yang terdiri dari dua orang guru fisika, sembilan orang siswa kelas X MIPA 2 dan XI MIPA 5 di SMA Negeri 2 Singaraja, serta wakasek kurikulum. Data strategi pembelajaran diperoleh melalui metode observasi, wawancara, dan dokumentasi sedangkan data keterampilan metakognitif dan motivasi belajar siswa dikumpulkan dengan metode wawancara, dokumentasi, dan ditriangulasi dengan kuesioner. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap Tahun Ajaran 2016/2017. Analisis data penelitian meliputi beberapa tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) strategi pembelajaran guru fisika adalah strategi pembelajaran ekspositori, (2) siswa memiliki kualitas keterampilan metakognitif yang bervariasi pada setiap aspek, (3) siswa memiliki kualitas motivasi belajar yang bervariasi dalam setiap aspek, dan (4) relevansi strategi pembelajaran guru fisika dalam pengembangan keterampilan metakognitif dan motivasi belajar pada siswa terlihat pada perencanaan pembelajaran, pelaksanaan, penilaian pembelajaran.Kata Kunci : keterampilan metakognitif, motivasi belajar, strategi pembelajaran This research aimed at (1) describing the learning strategy of physics teacher, (2) describing the students’ metacognitive skills on physics learning, (3) describing students’ motivation physics learning, and (4) describing the relevancy of a physics teacher’s learning strategy in fostering the metacognitive skills and motivation of the students. This research was a qualitative research. The sources of data were two physics teacher and eighteen students at grade X IPA 2 and XI MIPA 5 in SMA Negeri 2 Singaraja who were respectively selected by purposive sampling technique. The learning strategy was compiled by using observations and interviews, while the data of students’ metacognitive skills and motivation of the students were compiled by using interviews, and questionnaires as triangulation methods. This study was held in the second semester of Academic Year 2016/2017. The data analysis was done through data reduction, data display, and data verification. The result of the study shows that (1) the teacher tends to implement the expository learning, (2) the students tend to have medium category of metacognitive skills which vary at every aspect, (3) the students tend to have medium category of motivation which vary at every aspect, and (4) the relevancy of physics teacher’s learning strategy in fostering the metacognitive skills and motivation of the students are seen on lesson plan, learning process and evaluation.keyword : learning strategy, metacognitive skills, leaning motivation
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR DAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERORIENTASI NoS UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN FISIKA Ayu Candra Dewi Wesnawati .; Prof. Dr. I Wayan Santyasa,M.Si .; Dra. Ni Ketut Rapi, M.Pd. .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 7 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v7i2.11238

Abstract

Prestasi belajar siswa pada mata pelajaran fisika di SMA Negeri 3 Singaraja belum optimal. Tidak tersedianya sumber belajar yang mampu menumbuhkan minat siswa menjadi salah satu penyebabnya. Penelitian ini bertujuan menghasilkan produk bahan ajar dan perangkat pembelajaran berorientasi NoS untuk meningkatkan prestasi belajar fisika siswa Jenis penelitian ini adalah penelitian Research and Development (R&D). Subjek penelitian ini dipilih dengan teknik purposive sampling yang terdiri dari satu orang ahli isi, satu orang ahli media, satu orang ahli desain, kelas XI MIPA 3 yang berjumlah 34 orang, 9 orang siswa pada uji kelompok kecil, dan 3 siswa pada uji perorangan. Pada uji lapangan menggunakan one group pre-post test design. Data dikumpulkan menggunakan angket dan tes prestasi belajar fisika. Hasil penelitian menunjukkan: 1) telah dihasilkan bahan ajar dan perangkat pembelajaran berorientasi NoS untuk meningkatkan prestasi belajar fisika siswa yang dinyatakan valid dan layak diterapkan oleh ahli isi, ahli media, ahli desain, guru, dan siswa, 2) hasil uji t menunjukkan terdapat perbedaan prestasi belajar fisika siswa sebelum (M = 33,16 dan SD = 8,242) dan setelah (M = 79,00 dan SD = 5,021) menggunakan bahan ajar dan perangkat pembelajaran berorientasi NoS, 3) rerata posttest telah melebihi KKM (75) dan KK (85%) yang ditetapkan di sekolah. Berdasarkan hasil dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa produk yang dikembangkan telah layak dan efektif dalam meningkatkan prestasi belajar fisika.Kata Kunci : bahan ajar, perangkat pembelajaran, NoS, prestasi belajar fisika Student achievement on physics subject in SMA Negeri 3 Singaraja was not optimal yet. The unavailability of learning resources that can foster student interest was one of the causes. This study aimed at producing NoS oriented teaching materials products and learning tools to improve student physics learning achievement. This research type was research and development (R & D). The subjects of this study were selected by purposive sampling technique consisting of one content expert, one media expert, one design expert, 34 students at class XI MIPA 3, 9 students at small group tests, and 3 students at individual test. In the field test, it used one group pre-post test design. Data were collected by using questionnaires and physics achievement tests. The result of the research shows that: 1) has been produced NoS oriented teaching materials and learning tools to improve student physics learning achievement which is valid and feasible to be applied by content expert, media expert, design expert, teacher and student 2) T-test results showed there is a difference achievement learn physics before (M = 33,16 and SD = 8,242) and after (M = 79.00 and SD = 5,021) using NoS oriented teaching materials and learning tools, 3) posttest average has exceeded KKM (75) and KK (85%) set at school. Thus it can be concluded that the product developed has been feasible and effective in improving physics learning achievement.keyword : teaching materials, learning tools, NoS, physics learning achievement
Model Pembelajaran Kooperatif-Jigsaw dalam Meningkatkan Pembelajaran Fisika terhadap Sikap Sosial, Sikap Spiritual, dan Prestasi Belajar Siswa Kelas X5 di SMA Negeri 2 Singaraja. Putu Dian Pratiwi .; Drs. Ida Bagus Putu Mardana,M.Si .; Drs. I Nyoman Putu Suwindra, M.Kom. .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 7 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v7i2.11276

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan profil sikap sosial, sikap spiritual, dan prestasi belajar siswa terhadap pembelajaran fisika dan (2) menganalisis perubahan sikap sosial, sikap spiritual, dan prestasi belajar siswa terhadap pembelajaran fisika setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif-jigsaw. Desain penelitian ini adalah pra-eksperimen dengan tipe one group pre-post test. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X5 SMA Negeri 2 Singaraja Tahun Pelajaran 2016/2017. Data penelitian dikumpulkan menggunakan kuesioner sikap sosial dan sikap spiritual serta tes prestasi belajar siswa. Data dianalisis menggunakan analisis statistika deskriptif. Pengujian hipotesis dengan signifikansi (α) 5% menggunakan Uji t (paired t-test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) profil sikap sosial siswa kelas X5 SMA Negeri 2 Singaraja adalah berada pada kualifikasi sedang (aspek jujur, disiplin, tanggung jawab, toleransi, gotong royong, dan percaya diri) dan kualifikasi rendah (aspek santun dan sopan), sedangkan profil sikap spiritual siswa kelas X5 SMA Negeri 2 Singaraja adalah berada pada kualifikasi sedang (aspek menghargai ajaran agama yang dianut dan menghayati ajaran agama yang dianut), dan profil prestasi belajar siswa kelas X5 SMA Negeri 2 Singaraja adalah adalah berada pada kualifikasi rendah (dimensi C3 dan C4) dan kualifikasi sedang (dimensi C2) dan (2) penerapan model kooperatif-jigsaw dalam proses belajar mengajar dapat secara efektif meningkatkan sikap sosial (thitung = 23,61; p < 0,05), sikap spiritual (thitung = 18,82; p < 0,05), dan prestasi belajar siswa (thitung = 28,21; p < 0,05). Hal tersebut menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif-jigsaw berpengaruh signifikan terhadap peningkatan sikap sosial, sikap spiritual, dan prestasi belajar siswa kelas X5 SMA Negeri 2 Singaraja dalam pembelajaran fisika.Kata Kunci : sikap sosial, sikap spiritual, prestasi belajar, model pembelajaran kooperatif-jigsaw This study aimed at (1) describing the profile of social attitudes, spiritual attitudes, and students’ learning achievement toward physics learning and (2) analyzing the changes of social attitudes, spiritual attitudes, and students' learning achievement on physics learning after applying jigsaw cooperative learning model. Design of this study was pre-experimental with one group pre-post test. Subject in this research were the class X5 students of SMA Negeri 2 Singaraja in Academic Year 2016/2017. Instrument used in this research were questionnaire of social attitudes and spiritual attitudes as well as student achievement test. Data were analyzed by using quantitative descriptive analysis. Hypothesis testing with significance value (α) 5% used t-test (paired t-test). The result of the research shows that (1) the social attitude profile at class X5 students of SMA Negeri 2 Singaraja is medium qualification (in the aspects of honest, discipline, responsibility, tolerance, mutual cooperation, and confidence) and low qualification (in the aspects of polite and courteous), while the spiritual attitude profile at class X5 students of SMA Negeri 2 Singaraja is medium qualification (in the aspects of appreciate the religion believe and inspire the religion believe), and the student' learning achievement profile at class X5 students of SMA Negeri 2 Singaraja is low qualification (in the dimensions of C3 and C4) and medium qualification (in the dimension of C2). (2) the application of jigsaw cooperative model in the teaching and learning process can effectively improve the social attitudes (tvalue = 23,61; p < 0,05), spiritual attitudes (tvalue = 18,82; p < 0,05), and students' learning achievement (tvalue = 28,21; p < 0,05). This shows that the cooperative-jigsaw learning model has a significant effect on the improvement of social attitude, spiritual attitude, and student' learning achievement at class X5 students of SMA Negeri 2 Singaraja toward physics learning.keyword : social attitudes, spiritual attitudes, learning achievements, cooperative-jigsaw learning model
STRATEGI PEMBELAJARAN GURU FISIKA DAN RELEVANSINYA DALAM PENGEMBANGAN EFIKASI DIRI DAN PRESTASI SISWA SMA Ni Komang Lilik Handayani .; Prof. Dr.I Wayan Suastra,M.Pd .; Drs. Rai Sujanem,M.Si .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 7 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v7i2.11277

Abstract

Penelitian ini bertujuan, (1) mendeskripsikan strategi pembelajaran guru fisika, (2) mendeskripsikan efikasi diri siswa, (3) mendeskripsikan prestasi siswa, dan (4) Keterkaitan strategi pembelajaran guru fisika sebagai upaya pengembangan efikasi diri dan prestasi belajar siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 4 Singaraja dengan melibatkan seorang guru fisika dan siswa kelas X MIPA 7 tahun ajaran 2016/2017 yang berjumlah 39 orang. Desain penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan kajian dokumen. Analisis data dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu: reduksi data, paparan data, dan penarikan kesimpulan atau verification data. Keabsahan data dilakukan melalui uji credibility, transferability, dependability, dan confirmability. Hasil penelitian ini menunjukkan, yaitu: (1) Guru menerapkan tujuh aspek strategi pembelajaran dari sepuluh aspek strategi pembelajaran, yaitu: membuka pembelajaran, menyampaikan materi pelajaran, menggunakan sumber dan media pembelajaran, dan meningkatkan partisipasi siswa, (2) siswa mampu menampilkan sikap efikasi diri pada pembelajaran yang meliputi memiliki semangat tinggi, dapat belajar dari pengalaman, dan yakin terhadap kemampuan yang dimiliki, (3) prestasi belajar siswa masih perlu ditingkatkan karena 60,26 % siswa memeroleh nilai di bawah KKM dan ketuntasan klasikal yang diperoleh siswa sebesar 39, 74% dari standar ketuntasan klasikal yang ditentukan sebesar 85%, dan (4) strategi pembelajaran yang digunakan oleh guru dapat mengembangkan efikasi diri siswa, namun belum dapat mengembakan prestasi belajar fisika secara maksimal. Kata Kunci : strategi pembelajaran, efikasi diri, dan prestasi belajar. This study aimed at (1) describing the learning strategy of the physics teacher , (2) describing the students' self efficacy, (3) describing the student’s learning achievement, and (4) describing the linkage of learning strategy of the physics teacher as an effort to develop self efficacy and student's learning achievement. This research was conducted in SMA Negeri 4 Singaraja involving a physics teacher and 39 students of class X MIPA 7 in academic year. The design of this research was a qualitative research. Data collection of this research were collected by using observation, interview, and document review. Data were analysed through three stages, namely data reduction, data display, and conclusion drawing or data verification. The validity of data was determained through a credibility, transferbility, dependability, and confirmability. The results of this research indicates that (1) the teacher applied seven aspects of learning strategy from ten aspects of learning strategy, such as opening lesson, giving lesson materials, using learning resources and media, and increasing student participation, (2) the students are able to show self efficacy attitude in learning which includes to have high morale, to be able to learn from experience, and to be confident of the ability, (3) Student learning achievement still needs to be improved because 60. 26% of student get the value below KKM and classical completeness obtained by student which is equal to 39. 74% from classical completion standard determined which is equal to 85%, (4) the learning strategy used by teacher has been able to develop Self efficacy of students, but not able to explain physics learning achievement maximally.keyword : learning strategies, self-efficacy, and learning achievement.
STRATEGI PEMBELAJARAN GURU FISIKA: RELEVANSINYA DALAM PENGEMBANGAN KECERDASAN EMOSIONAL DAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMA Ni Putu Eriawati .; Prof. Dr.I Wayan Suastra,M.Pd .; Drs. Rai Sujanem,M.Si .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 7 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v7i2.11279

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan strategi pembelajaran guru fisika, (2) mendeskripsikan kecerdasan emosional siswa, (3) mendeskripsikan prestasi belajar siswa, dan (4) mendeskripsikan relevansi strategi pembelajaran guru fisika dalam pengembangan kecerdasan emosional dan prestasi belajar siswa. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 2 Singaraja. Penelitian meng- gunakan rancangan penelitian kualitatif. Sumber data ialah seorang guru fisika kelas X dan melibatkan siswa kelas X MIPA 1 yang berjumlah 35 orang serta siswa X MIPA 3 yang berjumlah 38 orang. Peneliti merupakan instrumen kunci dalam penelitian dan dibantu dengan instrumen berupa pedoman observasi strategi pembelajaran guru dan kecerdasan emosional siswa, pedoman wawancara strategi pembelajaran untuk guru dan siswa, serta dokumentasi nilai siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipasi pasif, wawancara semi terstruktur, dan studi dokumen. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman (dalam Sugiyono, 2016). Hasil penelitian menunjukkan, (1) guru menggunakan strategi pembelajaran ekspositori dengan menerapkan dimensi strategi pembelajaran, yaitu penyusunan rencana pembelajaran, pelaksanaan interaksi belajar mengajar, dan penilaian prestasi belajar siswa: (2) kecerdasan emosional siswa muncul pada kelima dimensi, yaitu: kesadaran diri, pengaturan diri, motivasi, empati, dan keterampilan sosial, namun tidak semua indikator pada dimensi tersebut muncul, (3) prestasi belajar siswa masih sangat rendah, siswa X MIPA 1 hanya 5,7% yang mencapai KKM dan siswa X MIPA 3 hanya 1,4% yang mencapai KKM, dan (4) strategi pembelajaran yang diterapkan ada relevansinya dalam pengembangan kecerdasan emosional, namun belum mampu mengakomodasi perkembangan prestasi belajar siswa.Kata Kunci : ekspositori, kecerdasan emosional, prestasi, relevansi This study aimed at (1) describing the learning strategy of physics teacher, (2) describing the students’ emotional intelligence, (3) describing the students’ learning achievement, and (4) describing the relevancy of learning strategy of physics teacher in developing emotional intelligence and students learning achievement. This study was conducted at SMA Negeri 2 Singaraja. The design of this study was qualitative. Data of this study was a physics teacher and 35 students of class X MIPA 1 and 38 students of class X MIPA 3. The researcher was a key instrument in this study and aided by a observation guidance for physics teacher in teaching learning strategy, observation guidance for students’ emotional intelligence, interview guidance of learning strategy for teacher and students, and the documentation of students’ daily learning achievement. The collection of data was done through a passive participation observation, semi structured interview, and document study. Data were analyzed using Miles and Huberman analysis model (in Sugiyono, 2016). The result of this study reveals that, (1) the teacher uses the expository learning strategy by applying the learning strategy dimention, namely: preparation of lesson plans,implementation of teaching learning interaction, and assessment of student achievement, (2) the students’ emotional intelligence reflects the five predetermined dimensions, namely: self-awareness, self-regulation, motivation, emphaty, and social skills, but not all indicators on that dimention can appears, (3) the students’ learning achievement is still low, students of class X MIPA 1 only get 5.7% from KKM and students of class X MIPA 3 only get 1.4% from KKM, (4) learning strategy applied by the teacher able to have relevancy in development of students’ emotional intelligence, but not able yet for learning achievement. keyword : expository, emotional intelligence, achievement, relevancy
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PERUBAHAN KONSEPTUAL BERBANTUAN SIMULASI PhET UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP FISIKA SISWA Ni Wayan Juniartini .; Dr. A.A.Istri Agung Rai Sudiatmika,M.P .; Drs. Rai Sujanem,M.Si .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 7 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v7i2.11352

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pemahaman konsep fisika antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran perubahan konseptual berbantuan simulasi PhET (MPPKSPP) dengan model pembelajaran konvensional (MPK). Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain penelitian pretest-posttest non-equivalent control group design. Populasi penelitian adalah siswa kelas X SMA Negeri 1 Sawan tahun ajaran 2016/2017 yang terdiri dari 8 kelas. Pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling, sehingga sampel untuk kelas eksperimen adalah kelas X1 dengan 25 orang siswa dan kelas kontrol adalah kelas X5 dengan 25 orang siswa. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data pemahaman konsep fisika yang digali dengan tes pilihan ganda diperluas dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji-t independent sample dengan taraf signifikansi p < α atau p < 0,05. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep fisika antara kelompok siswa yang belajar menggunakan MPPKSP dan kelompok siswa yang belajar menggunakan MPK (p = 0,001 < 0,05). MPPKSP lebih baik daripada MPK dalam meningkatkan pemahaman konsep fisika siswa dengan hasil gain skor ternormalisasi MPPKSP = 75,88 pada kategori baik dan MPK = 50.98 pada kategori cukup.Kata Kunci : model perubahan konseptual, PhET, dan pemahaman konsep fisika. This study aimed at analyzing the differences of physics concepts understanding between the students who learned by using PhET simulation aided conceptual change models (MPPKSPP) with the students who learned by using conventional learning model (MPK). This research was quasi experimental research with pretest-posttest non-equivalent control group design. The population of this study were students of class X of SMA Negeri 1 Sawan in the academic year of 2016/2017 consisted of 8 classes. Samples were taken by using simple random sampling method. So the sample for experimental class was 25 students of class X1 and for the control class was 25 students of class X5. Data were data of physics concepts understanding explored by using extended multiple-choice test and data were analysed by using descriptive statistic and independent sample t-test with significance level of p
STRATEGI PEMBELAJARAN GURU FISIKA: ANALISIS BERDASARKAN KOMPETENSI SISWA KELAS XI DI SMA NEGERI 8 DENPASAR Tude Nugraha Mahantara .; Prof. Dr. I Wayan Santyasa,M.Si .; Dra. Ni Ketut Rapi, M.Pd. .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 7 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v7i2.11366

Abstract

Masalah yang diungkap dalam penelitian ini adalah strategi pembelajaran guru fisika kaitanya dalam mengembangkan sikap spiritual, sikap sosial, dan prestasi belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah: 1) mendeskripsikan strategi pembelajaran guru fisika, 2) mendeskripsikan sikap spiritual siswa, 3) mendeskripsikan sikap sosial siswa, 4) mendeskripsikan prestasi belajar siswa dalam pembelajaran fisika, dan 5) mendeskripsikan strategi pembelajaran guru fisika dalam mengembangkan sikap spiritual, sikap sosial, dan prestasi belajar siswa kelas XI di SMA N 8 Denpasar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri yang dibantu dengan pedoman observasi, pedoman wawancara, dan dokumentasi guru. Penelitian bertempat di SMA N 8 Denpasar. Jumlah guru fisika yang menjadi sumber data adalah 1 orang dan jumlah siswa yang menjadi sumber data adalah 10 orang. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan selama dan setelah pengumpulan data dengan cara reduksi, paparan, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut. 1) Strategi pembelajaran yang diterapkan oleh guru fisika adalah dengan menggunakan metode tanya jawab, diskusi kelompok, pemberian tugas, eksperimen, mengkaitkan dengan kehidupan sehari-hari, dan pembentukan kelompok. 2) Sikap spiritual yang dimiliki siswa adalah sikap saling pengertian, saling menjaga, saling menghargai satu sama lain, menyayangi lingkungan, menghargai keberagaman, dan memiliki jiwa kebersamaan dengan orang lain. 3) Sikap sosial yang dimiliki siswa adalah sikap jujur, disiplin, tanggung jawab, toleransi, gotong royong, santun, percaya diri, dan kreatif. 4) Prestasi belajar yang dimiliki siswa dalam pembelajaran fisika adalah siswa dapat menjawab pertanyaan yang diajukan oleh guru, menginterprestasikan, menyimpulkan, menerapkan, menemukan melalui projek dan praktikum yang dilakukan, dan seluruh siswa sudah mampu mendapatkan nilai diatas KKM (>75). 5) Strategi pembelajaran yang diterapkan guru dapat mengembangkan sikap gotong royong, tanggung jawab, toleransi, kebersamaan, kreatif, jujur, santun, percaya diri, dan mengembangkan kemampuan siswa dalam mengaplikasikan pengetahuan yang dimiliki. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa: 1) strategi pembelajaran yang diterapkan guru fisika adalah strategi pembelajaran kontekstual, 2) sikap spiritual yang dimiliki oleh siswa sudah berkategori baik, 3) sikap sosial yang dimiliki oleh siswa sudah berkategori baik, 4) prestasi belajar yang dimiliki oleh siswa sudah berkategori baik, dan 5) strategi pembelajaran yang diterapkan oleh guru mampu mengembangkan sikap spiritual, sikap sosial dan prestasi belajar siswa.Kata Kunci : strategi pembelajaran guru, sikap spiritual, sikap sosial, prestasi belajar siswa The problem revealed in this research is physics teacher learning strategy which relate to the develop spiritual attitude, social attitude, and student achievement. This research aimed at: 1) describing physics teacher's learning strategy, 2) describing students' spiritual attitudes, 3) describing students' social attitudes, 4) describing students' learning achievement in physics learning, and 5) describing physics teacher's learning strategy in developing spiritual attitude, social attitudes, and student achievement of grade XI in SMA N 8 Denpasar. The used research method was qualitative. The main instrument in this study was the researcher himself assisted by observation guides, interview guides, and teacher documentation. The research took place at SMA N 8 Denpasar. The number of physics teachers who become the source of data is 1 person and the number of students who become the source of data is 10 people. Data were collected through observation techniques, interviews, and documentation. Data analysis was performed during and after data collection by means of data reduction, exposure and verification. The results show that. 1) The learning strategy applied by the physics teacher is by using question and answer method, group discussion, assignment, experiment, to relate to daily life, and group formation. 2) The students' spiritual attitudes are mutual understanding, mutual care, mutual respect for each other, loving for the environment, respecting for diversity, and having the soul of being together with others. 3) Social attitudes that students have are honest, discipline, responsibility, tolerance, mutual assistance, courteous, confident, and creative. 4) Students' learning achievement in physics learning is that the students can answer questions asked by the teacher, interpret, conclude, apply, find something through project and practicum done, and get the value above KKM (> 75). 5) Teaching strategies applied by teachers can develop mutual cooperation, responsibility, tolerance, togetherness, creative, honest, courteous, confident, and develop students' ability to apply their knowledge. Based on the result of this research, it can be concluded that: 1) learning strategy applied by physics teacher is contextual learning strategy 2) spiritual attitude possessed by students have good category, 3) social attitude possessed by students already is categorized well, 4) learning achievement Owned by students is already categorized well, and 5) learning strategies applied by teachers is able to develop spiritual attitudes, social attitudes and student achievement.keyword : teacher learning strategy, spiritual attitude, social attitude, student achievement
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM PEMBELAJARAN FISIKA SISWA KELAS X MIA 2 SMA NEGERI 3 DENPASAR Made Meita Puspadewi .; Prof. Dr I Wayan Sadia,M.Pd .; Drs. Putu Yasa,M.Si .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 7 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v7i2.11529

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan hasil belajar siswa dalam penerapan model pembelajaran berbasis masalah, (2) meningkatkan keterampilan berpikir kritis, dan (3) mendeskripsikan tanggapan siswa terhadap penerapan model pembelajaran berbasis masalah dalam pembelajaran fisika. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research) yang dilakukan dalam dua siklus pembelajaran. Setiap siklus terdiri dari 4 tahap, yaitu perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X MIA 2 SMA Negeri 3 Denpasar tahun ajaran 2016/2017 yang berjumlah 38 orang siswa dengan jumlah laki-laki sebanyak 21 orang siswa dan perempuan sebanyak 17 orang siswa. Teknik pengumpulan data keterampilan berpikir kritis siswa dengan menggunakan lembar observasi pada setiap pertemuan dan tes pada setiap akhir siklus. Data tanggapan siswa dikumpulkan dengan menggunakan angket tanggapan. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil dari penelitian ini adalah (1) Siswa mengalami peningkatan pada hasil belajar dengan nilai rata-rata pada siklus I adalah 67,93 dengan kategori cukup meningkat menjadi 82,00 dengan kategori baik. (2) Keterampilan berpikir kritis siswa meningkat pada siklus I nilai rata-rata yang di peroleh 71,12 dengan kategori baik meningkat menjadi 82,63 dengan kategori baik. (3) Tanggapan siswa terhadap penerapan model pembelajaran berbasis masalah berada pada kategori positif dengan nilai rata-rata 77,95.Kata Kunci : Hasil Belajar, dan Keterampilan Berpikir Kritis This research aimed at (1) describing the student learning results in the implementation of problems based learning model, (2) improving the critical thinking skills, and (3) describing the responses of students towards the application of problems based learning model in learning physics. The type of this research was classroom action research. The research was done through two cycles of learning. Each cycle consisted of four stages, the action planning, the implementation of the action, observation/evaluation, and reflection. The subject of this research was 38 grade X MIA 2 students at SMA Negeri 3 Denpasar in academic year 2016/2017 which consisted of 21 boys and 17 girls. The technique of data collection of critical thinking skills students used observation sheets at each meeting and tests at the end of the cycle. The students’ response data were collected by using questionnaires. The data was analyzed descriptively. The results of this research are (1) the learning results af the student who use problem based learning model increase from 67,93 (fair) in cycle I to 82,00 in cycle II. (2) the critical thinking skills of the students who use problem based learning model increase from 71,12(good) in cycle I to 82,63(good) in cycle II. (3) the students’ responses towardst the application of the problem based learning model is positive category with an average rating of 77.95.keyword : The results of the study, and critical thinking skills
PENGELOLAAN KELAS BAGI GURU FISIKA DI SMA NEGERI 2 SEMARAPURA: DAMPAK KUALITATIFNYA DALAM PERBAIKAN KUALITAS PROSES PEMBELAJARAN DAN PRESTASI BELAJAR SISWA Pande Nyoman Raka Utama .; Prof. Dr. I Wayan Santyasa,M.Si .; Dra. Ni Ketut Rapi, M.Pd. .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 7 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v7i2.11530

Abstract

Masalah yang diungkap dalam penelitian ini adalah keterampilan pengelolaan kelas guru fisika yang memiliki pengaruh terhadap perbaikan proses pembelajaran dan prestasi belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah 1) mendeskripsikan pengelolaan kelas yang dilakukan oleh guru fisika di SMA Negeri 2 Semarapura, 2) mendeskripsikan kualitas proses pembelajaran fisika siswa di SMA Negeri 2 Semarapura, 3) mendeskripsikan prestasi belajar siswa dalam pembelajaran fisika di SMA Negeri 2 Semarapura, dan 4) mendeskripsikan dampak kualitatif pengelolaan kelas yang dilakukan oleh guru fisika dalam perbaikan proses pembelajaran dan prestasi belajar siswa di SMA Negeri 2 Semarapura. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri yang dibantu dengan pedoman observasi, pedoman wawancara, dan dokumentasi guru. Penelitian bertempat di SMA Negeri 2 Semarapura. Jumlah guru fisika yang menjadi informan sebanyak 1 orang dan jumlah siswa yang menjadi informan sebanyak 9 orang. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan selama dan setelah pengumpulan data dengan cara reduksi, paparan, dan verifikasi data. Penelitian menunjukkan hasil sebagai berikut: 1) keterampilan pengelolaan kelas yang dilakukan oleh guru fisika menekankan pada menciptakan suasana dan lingkungan belajar yang kondusif, dan mengembalikan lingkungan dan suasana belajar yang kondusif, 2) kualitas proses pembelajaran siswa ditunjukkan dengan aktivitas pembelajaran yang mengembangkan kreativitas, sementara peserta didik yang didisiplinkan dengan kasih sayang, membangkitkan motivasi belajar, dan mendayagunakan sumber belajar, 3) prestasi belajar fisika siswa pada ranah kognitif dicapai melalui mengembangkan dimensi pengetahuan, pemahaman, penerapan, dan evaluasi, 4) keterampilan pengelolaan kelas yang diterapkan guru fisika mampu memperbaiki kualitas proses pembelajaran dan prestasi belajar siswa.Kata Kunci : Pengelolaan kelas guru, proses pembelajaran, prestasi. Problems revealed in this study was the physics teacher classroom management skills which was influence on improving the learning process and student achievement. This research aimed at 1) describing the classroom management conducted by physics teacher in SMA Negeri 2 Semarapura, 2) describing the quality of student physics learning process in SMA Negeri 2 Semarapura, 3) describing the students' learning achievement in physics lesson in SMA Negeri 2 Semarapura, and 4) describing the impact of qualitative classroom management conducted by physics teacher in improving learning process and student achievement in SMA Negeri 2 Semarapura. The research method used was qualitative method. The main instrument in this study was the researcher itself assisted by observation guides, interview guides, and teacher documentation. The research took place at SMA Negeri 2 Semarapura. The number of physics teacher who become informant were 1 person and the number of students who become informants were 9 people. Data were collected through the observation techniques, interviews, and documentation. Data analysis is performed during and after data collection by means of data reduction, exposure and verification. Research shows the following results: 1) classroom management skills undertaken by physics teachers emphasize on creating a conducive atmosphere and learning environment, and restore a conducive learning environment and atmosphere; 2) the quality of student learning process is demonstrated by learning activities that develop creativity, while students' learning achievement in the cognitive domain is achieved through developing the dimensions of knowledge, understanding, application, and evaluation, 4) the classroom management skills applied by physics teacher are able to improve the quality learning and learning achievement.keyword : classroom management, learning process, achievement
Strategi Pembelajaran Guru Fisika Berbantuan ICT: Relevansinya Terhadap Prestasi Belajar dan ICT Literacy Siswa SMA Ni Luh Heny Agustyari .; Drs. Ida Bagus Putu Mardana,M.Si .; Drs. I Nyoman Putu Suwindra, M.Kom. .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 7 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v7i2.11531

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan strategi pembelajaran guru fisika berbantuan ICT, 2) mendeskripsikan prestasi belajar siswa dalam pembelajaran fisika, 3) mendeskripsikan ICT literacy siswa dalam pembelajaran fisika, dan 4) mendeskripsikan relevansi strategi pembelajaran guru fisika berbantuan ICT terhadap prestasi belajar dan ICT literacy siswa. Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif. Instumen utama dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri. Data yang dipaparkan berupa deskripsi faktual temuan penelitian terhadap strategi pembelajaran guru berbantuan ICT, prestasi belajar, dan ICT literacy siswa. Subjek dari penelitian adalah satu orang guru fisika kelas X dan 9 orang siswa kelas X MIA 1 SMA Negeri Bali Mandara. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, kajian dokumen, dan kuesioner.Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa: 1) guru menerapkan strategi pembelajaran inkuiri berbantuan ICT dalam pembelajaran fisika, 2) siswa memiliki prestasi belajar yang berkategori tinggi, 3) ICT literacy siswa berada pada kategori tinggi yang bervariasi pada setiap aspek, dan 4) adanya relevansi strategi pembelajaran guru berbantuan ICT ini dengan prestasi belajar siswa dan mampu memunculkan aspek-aspek ICT literacy pada siswa.Kata Kunci : Strategi pembelajaran, ICT, prestasi belajar, ICT literacy. This study aimed at 1) describing the use of ICT in teacher’s learning strategy, 2) describing the students’ achievement on physics learning, 3) describing the students’ ICT literacy on physics learning, and 4) describing the relevance of the use of ICT in teacher’s learning strategy towards the students’ achievement and the students’ ICT literacy. Qualitative descriptive study method was used. The main instrument of this study was the researcher itself. Data were presented in the form of a factual description of the research findings on the use of ICT in teacher’s learning strategy, the students’ achievement, and the students’ ICT literacy. The subject of this study were the physics teacher and 9 students of X MIA 1 SMA Negeri Bali Mandara. Data were collected by observation, interview, document studies and questionnaires. The results show that: 1) the teacher uses inquiry learning strategy assisted with ICT in physics learning, 2) the students tend to have high category of achievement, 3) The students’ tend to have high category of ICT literacy which vary at every aspect, and 4) there is a relevancy of the use of ICT in teacher’s learning strategy towards the students’ achievement and the students’ and has been able to bring out the aspects of the students’ ICT literacy.keyword : Learning strategies, ICT, students’ achievement, ICT literacy.

Page 1 of 2 | Total Record : 20