cover
Contact Name
I Gede Arjana
Contact Email
igede.arjana@undiksha.ac.id
Phone
+6287701436225
Journal Mail Official
jurnalpendidikanfisikaundiksha@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha
ISSN : 25992554     EISSN : 25992562     DOI : 10.23887
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching of physic education in Ganesha University of Education(GUE). The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at physic Education
Articles 443 Documents
Pengembangan Media Pembelajaran ICT Berbasis Perangkat Lunak Ms.Powerpoint untuk Meningkatkan Prestasi Belajar siswa SMA Ni Pt Sricandra Dewi .; Drs. I Nyoman Putu Suwindra, M.Kom. .; Drs. Ida Bagus Putu Mardana,M.Si .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v4i2.7636

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) mengembangkan media pembelajaran ICT berbasis perangkat lunak Ms.Powerpoint (2) mengkaji hasil validasi pengembangan media pembelajaran ICT berbasis perangkat lunak Ms.Powerpoint, (3) mengetahui efektivitas media pembelajaran ICT berbasis perangkat lunak Ms.Powerpoint. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model Four-D. Media pembelajaran yang dikembangkan mengambil materi fisika SMA kelas XI semester genap. Media pembelejaran ICT berbasis perangkat lunak Ms.Powerpoint sebelum di uji coba dilakukan validasi oleh beberapa ahli. Hasil validasi untuk ahli isi 97,72% , ahli desain 93,3% , ahli media isi 100% dan ahli media komputer 98,5%. Hasil tanggapan uji coba lapangan 89,9 % dan tanggapan guru mata pelajaran sebesar 97,3%. Efektivitas media pembelajaran ICT berbasis perangkat lunak Ms.Powerpoint dilakukan oleh 24 siswa menggunakan desain penelitian pre-test dan post-test. Hasil analisis data menunjukkan bahwa nilai signifikansi yang diperoleh yaitu 0,000 kurang dari 0,05. Kata Kunci : Media Pembelajaran ICT, Ms.Powerpoint, Prestasi Belajar This study aimed at (1) describing the development design of Ms.Powerpoint software based ICT learning media, (2) determining the validation of Ms.Powerpoint software based ICT learning media, (3) determining the effectiveness of Ms.Powerpoint software based ICT learning media. A development model used in this study was Four -D model. The learning media developed in this study took the eleventh grade of Senior High School's Physic subject. Before being tested, the ICT learning media based on Ms. Powerpoint software was validated by some experts. The result of the validation was 97.72% for the content, 93.3% for the design dimension, 100% for media dimension, and 98.5% of computer media dimension. The result for the field response was 89.9% and the teachers' response was 97.3%. The effectiveness of ICT learning media based on Ms. Powerpoint software was conducted by 24 students using pre-test and post-test research design. The results of data analysis showed that the significant value obtained was 0.000, less than 0.05.keyword : ICT Learning Media, Ms. Powerpoint, Learning Achievement
Pengembangan Multimedia Pembelajaran Fisika Berbasis Gaya Belajar untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Kelas X SMA Gusti Ayu Putu Bakti Mahayuni .; Drs. I Nyoman Putu Suwindra, M.Kom. .; Drs. Ida Bagus Putu Mardana,M.Si .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v4i2.7681

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) rancang bangun draf produk pengembangan, (2) tanggapan ahli isi, ahli media, dan ahli desain pembelajaran, (3) tanggapan guru mata pelajaran, (4) tanggapan siswa dalam uji lapangan terhadap draf produk multimedia pembelajaran fisika berbasis gaya belajar, dan (5) perbedaan skor-skor postest dibandingkan dengan pretest setelah produk diterapkan dalam pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian pengembangan dengan mengacu pada model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Hasil tanggapan ahli isi mata pelajaran terhadap produk pengembangan mencapai tingkat persentase 88,9%, ahli media isi pembelajaran 100%, ahli media komputer 90,8%, ahli desain pembelajaran 95,00%. tanggapan guru mata pelajaran 98,00%, tanggapan siswa dalam uji coba lapangan 90,2%. Hasil uji-t menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pretes dan postes sehingga H0 ditolak. Nilai rata-rata pretes dan rata-rata postes adalah sebesar 44,4 dan 88,7.Kata Kunci : Kata kunci: gaya belajar, multimedia pembelajaran, pengembangan, prestasi belajar. This study aimed at describing (1) the design of development product draft, (2) the responses of content experts, media experts, and learning design experts, (3) the subject teachers’ responses, (4) students’ responses toward the learning styles based multimedia learning physics product draft in the field test, and (5) the differences of scores of post-test compared with the pre-test after the product is applied in teaching. The method used in this research is development research which referred to the ADDIE development model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). The result of the content expert response towards the development product reaches the percentage level 88.9%, 100% for media learning content learning media expert, 90.8% for computer media expert, 95% for learning design expert, 98.00% for subject teacher response, and 90.2% for students’ responses in the field trial test. The results of t-test shows that there are significant differences between the pre-test and post-test, so H0 is rejected. The average value of pre-test and post-test are 44.4 and 88.7.keyword : academic achievement, development, learning style, multimedia learning.
STRATEGI PEMBELAJARAN GURU FISIKA RELEVANSINYA DALAM PENGEMBANGAN EFIKASI DIRI DAN HASIL BELAJAR SMA NEGERI Ni Putu Sarnikadewi .; Dra. Ni Made Pujani,M.Si .; Dra. Ni Ketut Rapi, M.Pd. .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v4i2.7682

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan: (1) strategi pembelajaran guru fisika, (2) efikasi diri, (3) hasil belajar fisika, dan (4) relevansi strategi pembelajaran guru fisika terhadap efikasi diri dan hasil belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif (deskriptif analitik), dan subjek penelitiannya adalah 1 orang guru dan 12 siswa yang dipilih secara porposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, studi dokumen, kuesioner, dan tes hasil belajar. Analisis data dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu reduksi data, paparan data, serta penarikan simpulan & verifikasi data. Keabsahan data ditentukan melalui uji kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) guru cenderung menggunakan strategi pembelajaran kooperatif, (2) efikasi diri siswa termasuk dalam kategori cukup dan masih perlu ditingkatkan, (3) hasil belajar fisika termasuk dalam katagori cukup dan masih perlu untuk ditingkatkan, dan (4) strategi pembelajaran yang digunakan oleh guru dalam pembelajaran sudah mengembangkan efikasi diri dan hasil belajar siswa.Kata Kunci : Efikasi diri, hasil belajar siswa, dan strategi pembelajaran This research aimed at describing: (1) the learning strategy of the physics teacher, (2) self-efficacy, (3) learning outcomes, and (4) relevance of physics teachers’ learning strategies towards self-efficacy and student learning outcomes. The type of this research was qualitative descriptive research. The subjects were one of the physics teacher and nine students selected by using purposive sampling. Data collections of this research were by using observation, interview, documents study, questionnaires, and tests of students’ learning outcomes. Data were analysed through three stages, namely data reduction, data exposure, and drawing the conclusions & data verification. The validity of data was determined through a credibility test, transferability, dependability, and conformability. The results of the research show that: (1) Teachers tend to use cooperative learning strategies, (2) self-efficacy of students included in the sufficient category and still needs to be improved. (3) The results of the studying physics is in the “fair” category and still need to be increased. (4) Learning strategies used by the teacher in the learning has developed self-efficacy and student learning outcomes.keyword : learning strategies, self-efficacy, and student learning outcome.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI BEBAS TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS X JURUSAN MIPA Ni Kade Dwi Suyastrini .; Prof. Dr I Wayan Sadia,M.Pd .; Dewi Oktofa Rachmawati,S.Si,M.Si .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v4i2.7849

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan keterampilan berpikir kritis antara siswa yang mengikuti pembelajaran model pembelajaran inkuiri bebas dengan siswa yang mengikuti pembelajaran model pembelajaran langsung pada pembelajaran fisika siswa kelas X Jurusan MIPA. Penelitian ini adalah quasi eksperiment dengan menggunakan rancangan pretest posttest control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MIPA SMAN 1 Negara dengan jumlah populasi 288 orang. Penentuan sampel penelitian ditetapkan dengan teknik simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 72 orang. Data keterampilan berpikir kritis dianalisis secara deskriptif menggunakan uji t (independent sample t test). Hasil analisis uji t (thitung=8,655>ttabel =1,994;p ttable=1.994;p
Strategi Pembelajaran Guru IPA: Relevansinya Ditinjau dari Perspektif Motivasi Belajar, Kemampuan Regulasi Diri, dan Prestasi Putu Kirania Andhika Putri .; Drs. Ida Bagus Putu Mardana,M.Si .; Drs. I Nyoman Putu Suwindra, M.Kom. .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v4i2.7921

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) strategi pembelajaran guru, motivasi belajar, kemampuan regulasi diri, dan prestasi belajar, dan (2) relevansi strategi pembelajaran guru yang ditinjau dari perspektif motivasi belajar, kemampuan regulasi diri, dan prestasi belajar. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah dua orang guru dan enam orang siswa dari kelas VII-12 dan VII-1 SMP Negeri 2 Singaraja. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan observasi, wawancara dan kuesioner yang selanjutnya dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) strategi pembelajaran kedua guru IPA untuk komponen perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran sudah sesuai dengan Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014 dan sudah mengadopsi pendekatan saintifik, serta untuk komponen penilaian pembelajaran kedua guru sudah cukup sesuai dengan Permendikbud Nomor 104 Tahun 2014, (2) motivasi belajar, kemampuan regulasi diri, dan prestasi belajar siswa untuk setiap kelas cenderung tinggi, dan (3) terdapat relevansi antara strategi pembelajaran guru dengan motivasi belajar, kemampuan regulasi diri, dan prestasi belajar siswa. Kata Kunci : kemampuan regulasi diri, motivasi belajar, prestasi belajar, strategi pembelajaran guru This study aimed at describing (1) the teacher learning strategy, learning motivation, self-regulation abilities, and academic achievement, and (2) the relevance of teachers’ learning strategies viewed from the perspective of motivation to learn, the ability of self-regulation, and learning achievement. This type of research was qualitative descriptive. The subjects were two teachers and six students of class VII-12 and VII-1 of SMP Negeri 2 Singaraja. The research data were collected by using observation, interviews and questionnaires and analyzed qualitative descriptively. The results show that (1) the learning strategy of both science teachers for the planning component and the implementation of learning are in conformity with the Permendikbud No. 103 of 2014 and have adopted the scientific approach, and for the learning assessment components, both teachers have been in accordance with the Permendikbud No. 104 of 2014, ( 2) the learning motivation, the ability of self-regulation, and student achievement for each class tend to be at high category, and (3) there is a relevance between teachers’ learning strategies with the learning motivation, the ability of self-regulation, and the student achievement.keyword : self-regulation abilities, learning motivation, academic achievement, teacher learning strategy,
STRATEGI PEMBELAJARAN GURU IPA: RELEVANSINYA DITINJAU DARI PERSPEKTIF KREATIVITAS, KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH, DAN PRESTASI BELAJAR Luh Putu Santiaji .; Drs. Ida Bagus Putu Mardana,M.Si .; Drs. I Nyoman Putu Suwindra, M.Kom. .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v4i2.7922

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan strategi pembelajaran guru, kreativitas, kemampuan pemecahan masalah, prestasi belajar siswa, dan (2) mendeskripsikan relevansi strategi pembelajaran guru ditinjau dari perspektif kreativitas, kemampuan pemecahan masalah, dan prestasi belajar siswa. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah 2 orang guru IPA dan 12 orang siswa kelas VII SMP Negeri 4 Singaraja. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, kuesioner, tes, wawancara semiterstruktur, dan studi dokumen. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) strategi pembelajaran guru sudah mengacu pada Permendikbud 103 dan 104 Tahun 2014, (2) kreativitas siswa kelas VII B1 dan VII B6 berada pada kategori sedang, (3) kemampuan pemecahan masalah siswa kelas VII B1 dan VII B6 berada pada kategori sedang, (4) prestasi belajar siswa kelas VII B1 berada pada kategori baik dan kelas VII B6 berada pada kategori cukup, (5) terdapat relevansi antara strategi pembelajaran guru dengan kreativitas, kemampuan pemecahan masalah, dan prestasi belajar siswa.Kata Kunci : strategi, kreativitas, pemecahan masalah, prestasi The research aimed at: (1) describing the teachers’ teaching and learning strategy, creativity, the ability to solve the problem, students’ learning achievement, and (2) describing the relevance of teachers’ learning strategy viewed from perspective of creativity, the ability to solve the problem, students’ learning achievement. This research was a qualitative descriptive research. The subject of this research was two sience teachers and twelve students of seventh grade of SMPN 4 Singaraja. The data were submitted from observation, questionnaire, test, semi structure interview, and document study. Data analysis was done qualitative descriptively. The result shows (1) the teachers’ teaching and learning strategies have referred to the Permendikbud 103 and 104 of 2014, (2) the creativity of class VII B1 students and class VII B6 students are in the middle category, (3) the problem solving ability of class VII B1 students and class VII B6 students are in the middle category, (4) the class VII B1 students’ achievement are in good category and the class VII B6 students are in fair category, and (5) there is a relevance between the learning strategies applied by the teachers with creativity, ability to solve the problem, and achievements of the student.keyword : Strategy, creativity, probem solving, achievement
STRATEGI PEMBELAJARAN GURU IPA: RELEVANSINYA DITINJAU DARI PERSPEKTIF KONSEP DIRI, MOTIVASI BELAJAR, DAN PRESTASI BELAJAR Luh Ari Dwi Jayanti .; Drs. Ida Bagus Putu Mardana,M.Si .; Drs. I Nyoman Putu Suwindra, M.Kom. .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v4i2.7923

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pembelajaran guru IPA, konsep diri, motivasi belajar, prestasi belajar IPA siswa kelas VIII di SMP Negeri 4 Singaraja, dan relevansi strategi pembelajaran guru IPA ditinjau dari ketiga variabel siswa tersebut.Jenis penelitian adalah penelitian deskripsi kualitatif.Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri, pedoman observasi, wawancara, dan kuesioner. Sumber data penelitian terdiri dari 2 orang guru IPA dan 6 siswa di setiap kelas yang diajar masing-masing guru. Teknik pengambilan data meliputi kajian dokumentasi, observasi, wawancara, dan kuesioner. Data penelitian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru A menerapakan strategi pembelajaran berbasis masalah dan guru B menerapkan strategi ekspositori. Konsep diri dan motivasi belajar siswa kelas VIII B1 berkualifikasi tinggi serta prestasi belajar tergolong baik. Konsep diri dan motivasi belajar siswa kelas VIII B2 berkategori sedang prestasi belajar tergolong cukup. Strategi pembelajaran guru IPA berelevansi dengan konsep diri, motivasi belajar, dan prestasi belajar siswa.Kata Kunci : strategi, konsep diri, motivasi belajar, prestasi This study aimed at describing science teachers’ learning strategy, self-concept, learning motivation, class VIII students’ science learning achievement of SMPN 4 Singaraja, and the relevance of teachers’ science learning strategy viewed from three student variabels. The type of this research was a qualitative description research. The research instruments were the researcher itself, guidelines for observation, interview, and questionnaires. Sources of data in this study consisted of two science teachers and six students in one class which was taught by each teacher.Techniques in data collection included the study of documentation, observation, interviews, and questionnaires. Data were analyzed descriptive qualitatively.The result shows that the teacher A applied the problem-based learning strategy and teachers B implemented the expository strategy. Class VIII B1 students’ self concept and learning are at high qualification and the students’ learning achievement are in in good category. Class VIII B2 students’ self concept and learning motivation are in the middle category, while their learning achievements are in fair category. The strategy of science teacher has relevances with the students’ self-concept, learning motivation, and learning achievement.keyword : strategy, self concept, learning motivation, learning achievement
STRATEGI PEMBELAJARAN GURU FISIKA: RELEVANSINYA DALAM PENGEMBANGAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 SINGARAJA I Ngh Edi Budiarta .; Prof. Dr. I Wayan Santyasa,M.Si .; Dra. Ni Ketut Rapi, M.Pd. .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v4i2.7984

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya upaya pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran fisika. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan strategi pembelajaran yang digunakan guru dalam pembelajaran fisika, 2) mendeskripsikan kualitas kemampuan bepikir kritis siswa dalam pembelajaran fisika, dan 3) mendeskripsikan strategi pembelajaran yang digunakan guru dalam upaya pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian adalah satu orang guru fisika dan empat orang siswa kelas XI. Hasil yang diperoleh menunjukan bahwa: 1) guru model menggunakan strategi pembelajaran berbasis masalah dalam pembelajaran fisika, 2) siswa memiliki kemampuan untuk melakukan kedua belas aspek berpikir kritis akan tetapi dengan kualitas yang berbeda-beda dalam setiap aspek, dan 3) strategi yang digunakan guru model dalam upaya mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa dilakukan dengan merumuskan tujuan pembelajaran yang berorientasi pada aktivitas pemecahan masalah, penggunaan bahan pembelajaran yang menggunakan permasalahan kontekstual, kegiatan pembelajaran dalam diskusi kelompok dan tugas proyek, serta menggunakan metode pembelajaran yang berbasis pada aktivitas pemecahan masalahKata Kunci : strategi pembelajaran, kemampuan berpikir kritis This research was based on the fact that the effort in fostering critical thinking skills in physics was not optimal. This research aimed at: 1) describing the learning strategy implemented by physics teacher, 2) describing the quality of critical thinking skill of students, and 3) describing the learning strategy implemented by the teacher in order to foster the critical thinking skills of students in physics. The method used in this research was a qualitative method with a case study type. The research subjects were a physics teacher and four students in XI grade in natural science program. Research subject for teacher was determined by purposive sampling technique, while the subject for students were determined with snowball sampling techniques. The research subjects were a physics teacher and four students in XI grade in natural science program. The results reveal that: (1) the teacher tends to implement the problem based learning strategy (2) the students tend to have critical thinking skills on which its quality are various in each aspects, (3) the efforts in fostering critical thinking ability of the students are done by formulating the learning objectives that enclose the problem solving, using learning materials that enclose the contextual issues, learning activity in group discussion and project tasks, and using problem based learning methodkeyword : critical thinking and learning strategy, physics
Strategi Pembelajaran Guru Fisika dalam Pemberdayaan Kemampuan Metakognitif Siswa I Nyoman Madu Sudana .; Dra. Ni Ketut Rapi, M.Pd. .; Dra. Ni Made Pujani,M.Si .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v4i2.7985

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi pembelajaran guru fisika, kemampuan metakognitif siswa, dan strategi guru dalam memberdayaan kemampuan metakognitif siswa kelas X MIPA 2 di SMA Negeri 3 Singaraja pada semester genap Tahun Pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif dan subjek penelitiannya satu orang guru fisika dan 31 siswa pada kelas yang diajar. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi, wawancara, studi dokumen, dan kuesioner, sedangkan analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, paparan data, serta penarikan simpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Guru cenderung mengajar dengan menggunakan strategi pembelajaran ekspositori. (2) Kemampuan metakognitif siswa termasuk dalam kategori cukup. (3) Strategi guru dalam memberdayakan kemampuan metakognitif siswa adalah: memfasilitasi siswa dalam bertanya, memberikan contoh keseharian, penggunaan prosedur belajar pemecahan masalah, memberikan ilustrasi gambar, cerita keseharian, motivasi, saran untuk lebih yakin kemampuan sendiri, dan memberikan koreksi pemahaman dan evalusi pembelajaran.Kata Kunci : Strategi pembelajaran, metakognitif, upaya pemberdayaan This research aimed at describing the physics teacher’s learning strategies, students’ metacognitive skills, and teacher’s strategies to empowerment the students’ metacognitive skills in class X Science 2 of SMA Negeri 3 Singaraja at the second semester of Academic Year 2015/2016. Qualitative descriptive study method was used. The subject of this research is one physics teacher and 31 students. Data were collected by using observation, interview, document studies, and questionnaires, while data analysis was done through data reduction phase, data exposure, taking a conclusion, and verification. The results of this research show that: (1) The teachers tend to use an expository learning strategy, (2) The capability of students’ metacognitive is in category “fair”. (3) The teachers’ strategies in empowering the students’ metacognitive skills are facilitating the students to ask, giving examples in everyday life, using the procedures of learning the problem-solving, providing the picture illustrations, daily stories, motivation, advice for more confident of self abilities, and giving corrections of understanding & evaluation of learning.keyword : learning strategies, metacognitive, empowerment
PENGARUH PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN ICT TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP FISIKA SISWA KELAS X SMK TI Putu Fera Andriyani .; Dra. Ni Made Pujani,M.Si .; Putu Artawan, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v4i2.8050

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pemahaman konsep fisika antara siswa yang belajar menggunakan Model Pembelajaran Berbasis Masalah Berbantuan ICT (MPBMBI) dengan Model Pembelajaran Konvensional (MPK). Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian pretest-postest non-equivalent control group design. Populasi penelitian adalah siswa kelas X SMK TI Bali Global Singaraja (N=58 siswa). Sampel diambil menggunakan metode purposive random sampling, sehingga sampel untuk kelas eksperimen adalah kelas X MM dan kelas kontrol adalah kelas X TKJ. Data yang dikumpulkan adalah data pemahaman konsep fisika yang digali dengan tes pilihan ganda diperluas. Analisis menggunakan statistik deskriptif dan uji-t independent sample. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep fisika antara siswa yang belajar menggunakan MPBLI dan siswa yang belajar menggunakan MPK (p = 0,001 < 0,05). MPBLI lebih baik daripada MPK dalam meningkatkan pemahaman konsep fisika siswa dengan MPBLI = 70,58 (tinggi) dan MPK = 47,88 (sedang).Kata Kunci : Model pembelajaran berbasis masalah, ICT, pemahaman konsep fisika This study aimed at analyzing the differences of physics concepts understanding between the students who learn by using ICT Aided Problem Based Learning Model (MPBMBI) and the students who learn by using Conventional Learning Model (MPK). This research was a quasi-experimental research with pretest-postest non-equivalent control group design. The population of this study were students of class X SMK TI Global Singaraja Bali (N = 58 students). Samples were taken by using method of purposive random sampling. The samples for the experimental class were the class X MM and for the control class were class X TKJ. The collected data were data of physics concepts understanding explored by using extended multiple-choice test. Data analysis used descriptive statistics and t-test independent sample. The results show that there are differences of physics concepts understanding between the students who learn by using MPBMBI and the students who learn by using MPK (p = 0.001