cover
Contact Name
JURNAL PERTANIAN
Contact Email
jp.lppm@unida.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jp.lppm@unida.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL PERTANIAN
ISSN : 20874936     EISSN : 25500244     DOI : -
Core Subject : Health, Agriculture,
Jurnal Pertanian yang diterbitkan sejak tahun 2010 ini merupakan penyempurnaan dari Buletin Penelitian UNIDA yang terbit sejak tahun 2004. Redaksi menerima naskah dengan ketentuan sesuai dengan Panduan bagi Penulis. Penulis dapat mengirimkan naskahnya dengan register atau mengirimkan e-mail ke jsh.lppm@unida.ac.id dan menyertakan Surat Pernyataan Orisinalitas dan Pemindahan Hak Cipta yang ditandatangani oleh semua penulis (materai 6000).
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 16 No. 1 (2025): APRIL" : 7 Documents clear
Antioxidant, Polyphenol, and Flavonoid Activity Testing of Anchovy Nuggets with Moringa Leaves and Cassava Leaves Substitution Habsari, Windi; Lestari, Dita; Hartanto, Willcent
Jurnal Pertanian Vol. 16 No. 1 (2025): APRIL
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jp.v16i1.17106

Abstract

Moringa (Moringa oleifera) and cassava leaves (Manihot esculenta) are rich sources of bioactive compounds such as polyphenols, flavonoids, saponins, and tannins, which exhibit significant antioxidant activity. This study aimed to evaluate the antioxidant activity of ethanolic extracts of moringa and cassava leaves using the DPPH (2,2-Diphenyl-1-Picrylhydrazyl) method. Results revealed that moringa leaf extract demonstrated weak antioxidant activity with an IC50 value of 699,83±7,3409 ppm, compared to Vitamin E (IC50 4.91 ppm). Moringa and cassava leafs, however, exhibited significant antioxidant activity, particularly in scavenging free radicals, attributed to their polyphenol and flavonoid content. This study highlights the potential of both leaves as natural ingredients for enhancing the antioxidant capacity of food products, although higher concentrations are required to match the effectiveness of synthetic antioxidants.
Respon Tanaman Selada Romaine (Lactuca sativa L.) pada Berbagai Konsentrasi AB Mix dan Bakteri Fotosintetik pada Sistem Hidroponik Rakit Apung Fajri , Muhamad Nizarul; Yulianti, Nani; Fanani, Muhammad Zainal
Jurnal Pertanian Vol. 16 No. 1 (2025): APRIL
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jp.v16i1.15715

Abstract

While the demand for vegetables continues to increase every year, lettuce production has not been able to meet the high market demand due to shrinking productivity and available land due to conversion of agricultural land. This study aims to determine the response of romaine lettuce plants to various concentrations of AB mix, photosynthetic bacteria and the interaction between the two with a floating raft hydroponic system. The research design used a two-factorial completely randomized design (CRD). The first factor is the concentration of AB mix nutrients consisting of 5 treatment levels, namely 400 ppm, 600 ppm, 800 ppm, 1000 ppm and 1200 ppm. The second factor is the concentration of photosynthetic bacteria consisting of 3 treatment levels, namely 10 ml/L-1 15 ml L-1 and 20 ml L-1. The results showed that giving the concentration of AB mix nutrients 600 ppm can increase the growth of plant height and giving the concentration of photosynthetic bacteria 10ml L-1 can increase the number of leaves of romaine lettuce plants. Keywords: Nutrition, Lettuce, Productivity, Synechococus sp.
Pemanfaatan limbah produksi benih padi sebagai pupuk organik Muslim, Nizar Saeful; Wisnu Wardani, Paris; Sofiyanti Anugrah, Erika; Wahyuni, Andri
Jurnal Pertanian Vol. 16 No. 1 (2025): APRIL
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jp.v16i1.15845

Abstract

Benih padi memiliki peranan yang sangat penting dalam meningkatkan produktivitas tanaman padi. Beberapa tahapan proses pasca panen dilakukan dalam memproduksi benih padi. Proses ini meliputi pengeringan (drying), pembersihan (blowering), pengawasan, pengujian benih (seed testing), dan pengemasan. Proses pembersihan calon benih padi menghasilkan limbah produksi berupa campuran butir hampa, sekam dan jerami yang kurang bermanfaat dan tidak memiliki nilai ekonomis. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan metode yang tepat untuk dapat memanfaatkan dan meningkatkan nilai ekonomis limbah produksi hasil pembersihan benih padi dalam bentuk pupuk organik. Metode yang digunakan dalam pengolahan limbah ini adalah metode ember tumpuk. Limbah difermentasi di dalam ember yang ditumpuk menggunakan larutan EM4 dengan 2 formulasi berbeda selama 6 minggu hingga limbah terurai menjadi pupuk organik. Pupuk organik yang dihasilkan kemudian dijemur selama 3 jam guna menurunkan kadar air pupuk. Berdasarkan hasil pengujian, diperoleh bahwa pupuk organik Formulasi 1 (F1) memiliki nilai kadar air 31,94%, derajat keasaman 6,86, kandungan unsur makro C-Organik sebesar 16,80%, N-Total sebesar 1,010%, Rasio C/N 16,63, P2O5 sebesar 0,357%, K2O sebesar 0,811% dan nilai mutu hedonik 5,0 (Cokelat kekuningan). Sementara itu, pupuk organik Formulasi 2 (F2) memiliki nilai kadar air 37,56%, derajat keasaman 7,19, kandungan unsur makro C-Organik sebesar 14,79%, N-Total sebesar 0,968%, Rasio C/N 15,28, P2O5 sebesar 0,271%, K2O sebesar 0,747% dan nilai mutu hedonik 6,2 (Cokelat-Cokelat kehitaman). Pupuk organik F2 telah memenuhi standar kualitas kompos SNI 19-7030-2004.
Enkapsulasi antioksidan ekstrak kelopak bunga kecombrang (Etlingera elatior) menggunakan maltodekstrin sebagai matriks Yessy rosalina; Rani Fajrin; Devi Silsia; Syafnil
Jurnal Pertanian Vol. 16 No. 1 (2025): APRIL
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jp.v16i1.15973

Abstract

Antioksidan merupakan senyawa yang dapat mencegah terjadinya oksidasi. Tumbuhan merupakan sumber antioksidan alami. Salah satu tumbuhan yang memiliki kandungan antioksidan tinggi adalah bunga kecombrang (Etlingera elatior). Enkapsulasi merupakan proses pelapisan suatu zat dengan bahan lain. Proses ini dilakukan untuk melindungi senyawa aktif yang sensitif terhadap panas. Salah satu jenis matrik yang banyak diteliti untuk melindungi bahan aktif adalah maltodekstrin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi matrik terhadap uji fisik dan kimia enkapsulasi antioksidan ekstrak kelopak bunga kecombrang dan mengetahui konsentrasi matrik terbaik pada proses enkapsulasi antioksidan ekstrak kelopak bunga kecombrang. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu faktor yaitu konsentrasi matrik yang terdiri dari 5 taraf perlakuan (5%, 10%, 15%, 20%, dan 25%). Setiap perlakuan diulang sebanyak tiga kali sehingga diperoleh 15 satuan percobaan. Parameter yang diamati meliputi kadar air, warna, vitamin C, polifenol, dan aktivitas antioksidan, serta menentukan konsentrasi matrik terbaik berdasarkan hasil perhitungan efisiensi enkapsulasi antioksidan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji ANOVA dan DMRT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi matrik pada enkapsulasi antioksidan kelopak bunga kecombrang memberikan pengaruh yang nyata terhadap kadar air, warna, vitamin C, polifenol, dan aktivitas antioksidan. Peningkatan konsentrasi matrik menghasilkan penurunan kadar air (dari 6,67% menjadi 4,83%), warna yang lebih cerah (dari 54,41 menjadi 65,20), aktivitas antioksidan yang lebih kuat (dari 98,31 ppm menjadi 68,66 ppm), dan peningkatan vitamin C (dari 1,22 mg/100g menjadi 2,51 mg/100g) dan polifenol (dari 5,83 mg GAE/g menjadi 8,36 mg GAE/g). Berdasarkan perhitungan efisiensi enkapsulasi antioksidan, konsentrasi matriks terbaik diperoleh sebesar 25% dengan nilai efisiensi sebesar 91,67%.
Marketing Strategy of Presto Milkfish at UD Rindang Hj Suryati with Blue Ocean Strategy Approach Khoiryyah, Maftuhatul; Dwi Aulia Puspitaningrum
Jurnal Pertanian Vol. 16 No. 1 (2025): APRIL
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jp.v16i1.18776

Abstract

UD Rindang Hj Suryati is a presto milkfish producer in Juwana District. High competition followed by non-optimal social media management has an impact on the narrow market reach. This study aims to identify the internal and external factors of UD Rindang Hj Suryati to formulate a strategy that is in accordance with the company's position; analyze the best marketing strategy for UD Rindang Hj Suryati's presto milkfish products using the Blue Ocean Strategy approach. This type of research is quantitative with descriptive analysis through case studies. The method of determining respondents consists of purposive for internal business respondents and non probability sampling for external respondents. Data collection methods through observation, interviews, questionnaires, FGDs and documentation. The analysis techniques used, namely using IFE and EFE analysis, IE Matrix, and Blue Ocean Strategy. The results showed that UD Rindang Hj Suryati has the highest strengths, namely having MUI halal certification and using traditional production processes. The highest weakness is unstructured online marketing. The highest opportunity is the close and abundant availability of raw materials, and receiving orders directly or indirectly. The highest threat is that there is no expedition that supports the delivery of wet products. Based on the IE matrix, UD Rindang Hj Suryati is in quadrant 4 so the right strategy is an intensive strategy. The formulation of strategies with the Blue Ocean Strategy approach, namely increasing branding and engagement through Instagram; increasing labor competence in creating product and service innovations to consumers; improving visual packaging design; creating vacuum milkfish product innovations; and opening a market place as a means of selling products.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Usahatani Ubi Kayu (Manihot esculenta) Nurhayati, Nurhayati; Lestari, Sri; Widhiono MZ, Imam; Darmawan, Budi
Jurnal Pertanian Vol. 16 No. 1 (2025): APRIL
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jp.v16i1.19193

Abstract

Ubi kayu (Manihot esculenta) merupakan salah satu komoditas pertanian yang memiliki peran penting dalam ketahanan pangan dan ekonomi, baik sebagai bahan pangan utama maupun bahan baku industri. Meskipun memiliki potensi yang besar, produksi ubi kayu di Indonesia seringkali mengalami fluktuasi akibat berbagai faktor yang mempengaruhinya. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis berbagai faktor yang mempengaruhi produksi ubi kayu, baik dari aspek teknis maupun eksternal. Faktor teknis yang dianalisis meliputi kualitas bibit, teknik budidaya, penggunaan pupuk dan pestisida, serta pengelolaan hama dan penyakit. Sedangkan faktor eksternal mencakup kebijakan pemerintah, kondisi pasar, dan dampak perubahan iklim. Penelitian ini mengacu pada kajian pustaka dan pendapat ahli, serta berbagai penelitian terdahulu yang relevan. Berdasarkan analisis, ditemukan bahwa faktor internal seperti pemilihan bibit unggul, teknik budidaya yang efisien, dan penggunaan pupuk yang tepat memiliki pengaruh yang signifikan terhadap hasil produksi. Selain itu, faktor eksternal seperti kebijakan pemerintah yang mendukung, stabilitas harga pasar, dan adaptasi terhadap perubahan iklim juga berperan besar dalam menentukan keberhasilan usahatani ubi kayu. Artikel ini menyimpulkan bahwa untuk meningkatkan produksi ubi kayu, dibutuhkan pendekatan yang komprehensif dengan memperhatikan semua faktor yang mempengaruhi, serta pemberian perhatian lebih terhadap kebijakan yang dapat mendukung petani dalam menghadapi tantangan yang ada. Rekomendasi yang diberikan mencakup peningkatan kualitas bibit, penerapan teknologi pertanian yang ramah lingkungan, serta kebijakan yang lebih mendukung kesejahteraan petani.
Integrasi Perencanaan Pertanian dan Pengembangan Pariwisata Wisnubroto, Erwin; Barrawiadi, Maurus
Jurnal Pertanian Vol. 16 No. 1 (2025): APRIL
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jp.v16i1.19783

Abstract

Kota Batu, yang secara historis dikenal sebagai pusat pertanian hortikultura, saat ini menghadapi tantangan besar akibat urbanisasi yang cepat, perubahan penggunaan lahan, dan variabilitas iklim. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keberlanjutan produksi pertanian di tiga kecamatan di Kota Batu—Kecamatan Batu, Kecamatan Junrejo, dan Kecamatan Bumiaji—dengan menggunakan metode PROMETHEE (Preference Ranking Organization Method for Enrichment Evaluation). Data dikumpulkan melalui Focus Group Discussions (FGD), wawancara dengan pemangku kepentingan kunci, dan sumber data statistik sekunder. Lima indikator keberlanjutan yang dianalisis meliputi produksi sayuran hortikultura, tanaman biofarmaka, tanaman hias, tanaman buah, serta ketersediaan tenaga kerja petani kecil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kecamatan Bumiaji memiliki nilai aliran neto keberlanjutan tertinggi, diikuti oleh Junrejo dan Batu. Analisis spesifik komoditas menunjukkan bahwa Bumiaji unggul di berbagai sektor pertanian, sementara Batu menunjukkan performa yang menurun. Studi ini memberikan rekomendasi strategis untuk menyelaraskan pembangunan pertanian berkelanjutan dengan tujuan pembangunan wilayah Kota Batu, khususnya melalui pengembangan agrowisata dan integrasi pertanian perkotaan. Analisis berbasis PROMETHEE menawarkan pendekatan yang transparan dan berbasis bukti untuk perencanaan penggunaan lahan dan pengelolaan pertanian berkelanjutan. Penelitian di masa depan direkomendasikan untuk mengintegrasikan indikator dinamis seperti akses pasar dan adopsi inovasi guna memperkuat perencanaan pertanian strategis di kawasan peri-urban.

Page 1 of 1 | Total Record : 7