cover
Contact Name
JURNAL PERTANIAN
Contact Email
jp.lppm@unida.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jp.lppm@unida.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL PERTANIAN
ISSN : 20874936     EISSN : 25500244     DOI : -
Core Subject : Health, Agriculture,
Jurnal Pertanian yang diterbitkan sejak tahun 2010 ini merupakan penyempurnaan dari Buletin Penelitian UNIDA yang terbit sejak tahun 2004. Redaksi menerima naskah dengan ketentuan sesuai dengan Panduan bagi Penulis. Penulis dapat mengirimkan naskahnya dengan register atau mengirimkan e-mail ke jsh.lppm@unida.ac.id dan menyertakan Surat Pernyataan Orisinalitas dan Pemindahan Hak Cipta yang ditandatangani oleh semua penulis (materai 6000).
Arjuna Subject : -
Articles 313 Documents
INVENTARISASI PARASIT PADA IKAN TONGKOL (Auxis thazard) DI PERAIRAN TELUK MUARA BARU, JAKARTA UTARA INVENTARISATION OF PARASITES ON Auxis thazard IN FISH AUCTION PLACE, MUARA BARU, NORTH JAKARTA Taufik, MulyanaMSI
JURNAL PERTANIAN Vol 5, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.586 KB) | DOI: 10.30997/jp.v5i2.46

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi secara morfologi dan mikroskopik serta untukmengetahui insidensi parasit pada ikan tongkol (Auxis thazard) yang diambil dari tempat pelelanganikan di Jakarta Utara. Sebanyak 20 ekor ikan tongkol digunakan dalam penelitian ini. Pengambilansampel ikan dilakukan secara sampling. Di samping itu, penelitian ini juga bermanfaat untukmemperkaya literatur tentang parasit pada ikan di Indonesia. Sebanyak lima jenis parasit ditemukanpada ikan tongkol yaitu: Kollikeria orientalis, Didymozoid A, Lecithochirium sp., Rhadinorhyncus sp., danDidymocystis wedli. Dari 20 sampel rata-rata panjang ikan tongkol yang diamati 19,2–32 cm dan sampelikan tongkol terinfeksi parasit di semua bagian organ yang diamati.
PENGUKURAN KINERJA RANTAI PASOK KOMODITAS IKAN BANDENG BEKU DENGAN PENDEKATAN SCOR Ginantaka, Aditia
JURNAL PERTANIAN Vol 8, No 2 (2017): OCTOBER
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.695 KB) | DOI: 10.30997/jp.v8i2.1054

Abstract

Produk murah, berkualitas dan cepat merupakan harapan setiap konsumen. Mekanisme rantai pasok yang baik dapat menjamin kelancaran arus komoditas pertanian dan perikanan sejak dari unit budidaya (farm) hingga meja makan (table) konsumen. Sektor perikanan budidaya tambak seperti tambak ikan bandeng merupakan penyumbang ekspor perikanan indonesia. Pengelolaan sistem rantai pasok dilakukan dalam rangka memuaskan konsumen akhir, sehingga mampu menjaga daya tahan serta meningkatkan daya saing produk ikan bandeng beku. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengukuran kinerja rantai pasok ikan bandeng beku melalui pendekatan SCOR dengan menggunakan metrik kinerja yang telah ditetapkan dalam supply chain council. Disamping itu penelitian ini juga bertujuan untuk melakukan benchmarking berdasarkan target perbaikan perusahaan. Berdasarkan hasil pengukuran, diketahui bahwa kinerja rantai pasok produk bandeng beku saat ini masih sebesar 70, 36 %, dan sebagian besar masih berada dibawah nilai benchmark. Perbaikan kinerja dilakukan dengan mendefinisikan secara mendetail setiap proses pada level 1 hingga rangkaian proses pada level 3.Kata kunci: bandeng, kinerja, perikanan, rantai pasok. PERFORMANCE MEASUREMENT OF SUPPLY CHAIN COMMODITIES BANDENG FROZEN USING SCOR APPROACH ABSTRACTCheap, quality and fast products are every customers expectation. A good supply chain mechanism can ensure the smooth flow of agricultural and fishery commodities from farming units to consumer tables. Fishing aquaculture sectors such as milkfish ponds are the contributors of Indonesian fishery exports. Supply chain management system is done in order to satisfy the final consumer, so as to maintain endurance and improve the competitiveness of frozen milkfish products. This study aims to measure the performance of frozen milkfish supply chain through SCOR approach by using performance metrics that have been established in the supply chain council. Besides, this research also aims to perform benchmarking based on company improvement targets. Based on the measurement results, it is known that the performance of supply chain of frozen milkfish products is still 70, 36%, and most of them are still below the benchmark value. Performance improvements are made by defining in detail every process on level 1 to a series of processes at level 3.
KELANGSUNGAN HIDUP dan PERTUMBUHAN BENIH IKAN LELE DUMBO (Clarias sp) PADA SISTEM RESIRKULASI DENGAN KEPADATAN BERBEDA Muarif, Muarif
JURNAL PERTANIAN Vol 2, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (685.967 KB) | DOI: 10.30997/jp.v2i1.557

Abstract

This study was aimed at assessing the effect of stocking density on the survival and growth of Dumbo fish fry raised in a recirculated system. The study was conducted at the the Laboratory of Aquaculture, Department of Aquaculture and Fishery Business and Chemistry Laboratory of the Faculty of Agribusiness and Food Technology, Djuanda University from May to September 2010.A completely randomized design with four treatments and three replications was used. Treatments consisted of stocking density rates of 20, 30, 40, and 50 fish/l. Tanks sized 50x30x30 cm3 were filled in with 25 liter water and fish fry sized 2.24-2.30 cm in the corresponding stocking density rates. Feeding was done ad libitum twice a day at 09.00 and 16.00. Parameters measured included survivability rate, body length growth, daily weight gain, feed efficiency, protein retention, and water quality.Results showed that stocking density gave significant effects (P<0.05) on survivability rate, body length growth, and daily weight gain but not (P>0.05) on feed efficiency and protein retention. The highest survivability rate, body length growth, and daily weight gain of 66.00%; 2.13 cm; and 5.54%, respectively, were obtained in stocking density of 20 fish/l. The quality of water used as a medium of catfish fry raising in each treatment during the experimental period was found to be within good range for the survival and growth of the fry. It was concluded that improving stocking density from 20 to 50 fish/l did not improve Dumbo catfish fry survival and growth rates. Meanwhile, the use of recirculated system was found to maintain medium water quality.
Pengaruh Subtitusi Pakan Komersil oleh Tepung Bungkil Inti Sawit terhadap Nilai Energi Metabolis dan Kecernaan Ransum Ayam Kampung Mulyana, Abdullah Alhanan; Sudrajat, Deden; Jatmiko, Jatmiko
JURNAL PERTANIAN Vol 8, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (589.666 KB) | DOI: 10.30997/jp.v8i1.630

Abstract

Bungkil inti sawit digunakan sebagai pakan ternak, berpotensi besar menggantikan sebagian bahan pakan pada ransum komesial. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi energi metabolis ransum mengandung bungkil inti sawit pada ayam kampung. Rancangan penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan menggunakan sebanyak 16 ekor ayam kampung disusun secara acak menjadi 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah R0= Pemberian pakan komersil tanpa penambahan bungkil inti sawit;  R1= Pemberian pakan komersil dengan penambahan 10 % bungkil inti sawit; R2= Pemberian pakan komersil dengan penambahan 15 % bungkil inti sawit; R3= Pemberian pakan komersil dengan penambahan 20 % bungkil inti sawit. Peubah yang diamati terdiri dari energi metabolis dan kecernaan ransum ayam kampong dengan menggunakan metoda indikator Cr2O3. Hasil penelitian  menggunakan metode indikator menunjukan bahwa tepung bungkil inti sawit tidak erpengaruh nyata   pada energi metabolis, dan  kecernaan ransum. Namun pada kecernaan lemak kasar, menunjukan bahwa penambahan tepung bungkil inti sawit sangat berpengaruh nyata (P<0,01).KATA KUNCI: ayam kampung, tepung bungkil inti  sawit, energi metabolis  THE INFLUENCE OF COMMERCIAL FEED SUBSTITUTION FOR CAKE FLOUR BY PALM KERNEL OF ENERGY RATION DIGESTIBILITY AND METABOLIS FREE-RANGE CHICKENABSTRACTPalm kernel for cake which is used as animal feed, potentially replacing big feed ingredients in commercial rations. This research was conducted to evaluate the energy metabolis rations contain palm kernel for cake on a free-range chicken. Draft research using randomized complete design with the use of as many as 16 free-range chickens randomly arranged into 4 treatments and 4 replicates. The treatment used is R0 = feeding a commercial without the addition of palm kernel for cake;  R1 = feeding a commercial with the addition of 10% for cake palm kernel; R2 = feeding a commercial with the addition of 15% for cake palm kernel; R3 = feeding a commercial with the addition of 20% for cake palm kernel. The observed variables are composed of energy and digestibility of metabolis free-range chicken rations using indicators of Cr2O3. The results of research using the method of indicator showing that palm kernel for cake flour has no effect on the real energy ration digestibility and metabolis. However, on a rough fat digestibility showed that the addition of palm kernel for cake flour is very influential real (P < 0.01).
EKSTRAKSI KULIT BATANG ROSELLA (Hibiscus sabdariffa L.) SEBAGAI PEWARNA MERAH ALAMI Mardiah, Mardiah
JURNAL PERTANIAN Vol 1, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.28 KB) | DOI: 10.30997/jp.v1i1.548

Abstract

Colors are used to give more interesting appearance. Rosella (Hibiscus sabdariffa) flower is a natural color source as its red-colored flower contains high anthocyanin.The study was done in three stages. In the first stage, an extraction of anthocyanin pigment from Rosella bark was done. The treatments given in this study were to levels of extraction temperatures, namely room temperature and 60oC. The types of acids used included citric, succinic, oxalic, malic, and asetic acids. In stage 2, the acid that gave the best extraction result in stage 1 was used in different rates, namely 0.25, 0.5, and 0.75%. To determine the best extraction solvent, three solutions namely aquadest (A) and a combination of aquadest and ethanol (B) were used.Results showed that extraction temperature that gave the best anthocyanin rate was 60oC. The acid that produced the best extraction of bark and petals was 0.5% malic acid. Meanwhile, the combination of aquadest and 95% ethanol was found to be the solvent that gave the best result.
EKTOPARASIT PADA BENIH IKAN NILEM Mulyana, Mulyana; Mumpuni, Fia Sri
JURNAL PERTANIAN Vol 6, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.695 KB) | DOI: 10.30997/jp.v6i2.541

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan ektoparasit, insidensi ektoparasit, dan histopatologi pada insang dan kulit benih ikan nilem. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April – Juli 2015. Penelitian ini menggunakan benih ikan nilem berumur 7-30 hari dan berukuran panjang total 1,6-7,2 cm. Ektoparasit yang ditemukan pada benih ikan adalah Dactylogyrus sp. dengan insidensi 0-20% dan Trichodina sp. dengan insidensi 40-60%. Histopatologi pada insang berupa hipertrofi, fusi lamella sekunder, dan nekrosis. Histopatologi pada kulit berupa hemosiderin, nekrosis dermis, dan nekrosis epidermis.  
OPTIMALISASI PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN DALAM RANGKA PENINGKATAN PENDAPATAN, PEMENUHAN GIZI DAN APOTEK HIDUP PADA KELUARGA TANI Wahyuningsih, AchmadMusyadar
JURNAL PERTANIAN Vol 3, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jp.v3i1.591

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengoptimalkan halaman rumah keluarga petani sebagai sumberpendapatan, pemenuhan gizi, dan penataan tanaman obat serta untuk menciptakan model berbasiskomoditi berimbang yang ditanam di halaman untuk tiga kelompok. Analisis yang digunakan adalahdeskriptif dan kuantitatif dan dilakukan dalam dua tahap, menggunakan program linear dan programpencapaian tujuan linear (LGP). Data yang dihimpun terdiri atas data primer dan data sekunder. Dataprimer diperoleh melalui responden dari instansi terkait. Responden terdiri atas 5 kelompok: KWT I(20 orang), KWT 2 (15 orang), Hurip I (20 orang), Hurip II (15 orang) dan Dasa Wisma (25 orang).Untuk memfasilitasi analisis responden yang menanam komoditi dikelompokkan menjadi 4 kelompok:(1) kelompok nutrisi I (G1) terdiri atas 13 komoditi, (2). kelompok nutrisi 2 (G2) terdiri atas 6komoditi, (3) kelompok obat (A) terdiri atas 9 komoditi, and (4) kelompok lain (L) terdiri atas 8komoditi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LGP tanpa prioritas terboboti dan proportsi darioptimalisasi penataan target lahan diperoleh sebagai berikut: Kelompok I (asumsi 100 m2 dan targetpenerimaan per tahun Rp 3.000.000,-) proporsi lahan nutrisi - 1 (28.1 %); nutrisi - 2 (27.9%); tanamanobat (15.0%) dan lainnya-L (29.1%). Kelompok II (asumsi 300 m2 dan target penerimaan per tahun Rp7.250.000) proporsi lahan nutrisi - 1 (25.2 %); nutrisi - 2 (21.4%); tanaman obat (29.0%) dan lainnya -L(24.4%). Kelompok III (asumsi 500 m2 dan target penerimaan per tahun Rp 8.000.000) proporsi lahannutrisi - 1 (21.1 %); nutritisi - 2 (30.1 %); tanaman obat (25.4%) dan lainnya-L (23.4%).
PENAMBAHAN BUNGA ROSELA (Hibiscus sabdariffa L.) PADA PAKAN TERHADAP KETAHANAN TUBUH IKAN GURAMI (Osphronemus gouramy) YANG DIUJI TANTANG DENGAN BAKTERI Aeromonas hydrophila Rosmawati, MulyanaMSI
JURNAL PERTANIAN Vol 4, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (804.867 KB) | DOI: 10.30997/jp.v4i1.67

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dosis rosella terbaik terhadap ketahanan tubuh benih ikan yang diuji tantang dengan bakteri Aeromonas hydrophila. Sebagai perlakuan adalah 0 g rosela/kg pakan (kontrol), 10 g rosela/kg pakan, 20 g rosela/kg pakan, dan 30 g rosela/kg pakan. Uji tantang dilakukan setelah ikan diberi pakan selama 30 hari sesuai perlakuan. Setiap ekor benih ikan disuntik dengan 106 sel bakteri melalui otot punggung. Parameter yang dievaluasi adalah total leukosit, hematokrit, indeks fagositik, dan mortalitas benih ikan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa total leukosit dan hematokrit terbaik diperoleh pada ikan yang diberi pakan 20 g rosela/kg pakan tetapi indeks fagositik, ketahanan tubuh, dan mortalitas ikan diperoleh pada ikan yang diberi pakan 30 g rosela/kg pakan. Penambahan rosela dalam pakan telah dapat meningkatkan ketahanan tubuh benih ikan.
INVENTARISASI PARASIT PADA IKAN KEMBUNG (Rastrelliger kanagurta) DI TEMPAT PELELANGAN IKAN MUARA ANGKE, JAKARTA UTARA INVENTARISATION OF PARASITES ON MACKEREL (Rastrelliger kanagurta) IN FISH AUCTION PLACE, MUARA ANGKE, NORTH JAKARTA MulyanaMulyana, ARBauw
JURNAL PERTANIAN Vol 7, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (540.357 KB) | DOI: 10.30997/jp.v7i1.32

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi ektoparasit dan menentukan insidensiektoparasit pada ikan kembung (Rastreliger kanagurta) di tempat Pelelangan Ikan, MuaraAngke, Jakarta Utara. Pengambilan sampel di TPI Muara Angke Jakarta Utara sebanyak 20 ekordengan ukuran 40,9−112,7 gram dan panjang 12,4–19,3 cm. Proses identifikasi dilaksanakandi laboratorium dengan menggunakan mikroskop perbesaran total 100x. Ektoparasit yangditemukan adalah Kuhnia scombercolias (dengan insidensi 20% di insang),Pseudosteringophorus sp. (dengan insidensi 70% di usus), Lechithocladium scombri (denganinsidensi 25% di usus), dan Anisakis sp. (dengan insidensi 5% di usus dan 5% di ginjal).Kata kunci: ektoparasit, ikan kembung, insidensi, inventarisasi
REKAYASA SOSIAL KELEMBAGAAN TANI DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN PETANI UBI JALAR MELALUI PROGRAM PUAP THE SOCIAL ENGINEERING OF SWEET POTATO PEASANT INSTITUTION THROUGH PUAP PROGRAM ArtiYoesdiarti, SitiMasithoh
JURNAL PERTANIAN Vol 5, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.73 KB) | DOI: 10.30997/jp.v5i1.51

Abstract

Gapoktan adalah kelembagaan tani yang menjadi pelaksana PUAP (Pengembangan Usaha AgribisnisPedesaan) dan memiliki peran penting untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Tujuan penelitianadalah untuk mengetahui kinerja kelembagaan tani, mengetahui mekanisme dan realisasipelaksanaan PUAP, dan mengidentifikasi peranan kelembagaan tani dalam meningkatkanpendapatan petani. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan Skala Likert dengan 14indikator dan dibuat klasifikasi (Gapoktan Kurang Baik, Gapoktan Cukup Baik, Gapoktan Baik). Hasilpenelitian menunjukkan bahwa Gapoktan memiliki kinerja baik (skor 1.056). Rekayasa sosial yangdilakukan meliputi penguatan kelembagaan, kegiatan penyuluhan, dan pengembangan SDM. ProgramPUAP mendapat dukungan pendampingan yang “kuat” (rata-rata skor 486). Jumlah peminjam tahun2013 sudah mencapai 131 orang dan dana yang digulirkan sudah berkembang mencapai Rp140.000.000. Program PUAP sudah dijalankan dengan baik tetapi belum efektif dapat meningkatkanpendapatan petani.

Page 3 of 32 | Total Record : 313