cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan
ISSN : 02163241     EISSN : 25410652     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (JPTK) is a journal managed by the Faculty of Engineering and Vocational, Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha). The scope of this journal covers the fields of Education, Electrical Engineering, Informatics, Computer Science, Information System, Vocational (Culinary, Fashion, Beauty and Tourism), Mechanical Engineering as well as learning. The incoming Article is are double blind peer-reviewed by at least two referees, and plagiarism checking will be carried out. JPTK is managed by issued twice a year i.e. in January and July.
Arjuna Subject : -
Articles 542 Documents
PEMANFAATAN ENERGI SURYA Gede Widayana
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol. 9 No. 1 (2012): Edisi Januari 2012
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.187 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v9i1.2876

Abstract

Energi pada saat ini mempunyai peranan yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Selama ini penyangga utama kebutuhan energi masih mengandalkan minyak bumi .Sementara itu tidak dapat dihindarkan bahwa minyak bumi semakin langka dan mahal harganya. Dengan keadaan semakin menipisnya sumber energi fosil tersebut, di dunia sekarang ini terjadi pergeseran dari penggunaan sumber energi tak terbaharui menuju sumber energi terbaharui. Dari sekian banyak sumber energi terbahurui penggunaan energi melalui solar cell / sel surya merupakan alternatif yang paling potensial untuk diterapkan di wilayah Indonesia. Energi surya merupakan salah satu energi yang sedang giat dikembangkan saat ini oleh pemerintah Indonesia karena sebagai negara tropis, Indonesia mempunyai potensi energi surya yang cukup besar. Energi surya adalah sangat luar biasa karena tidak bersifat polutif, tidak dapat habis, dapat dipercaya dan tidak membeli. Ada banyak cara untuk memanfaatkan energi dari matahari.Istilah “tenaga surya” mempunyai arti mengubah sinar matahari secara langsung menjadi panas atau energi listrik untuk kegunaan kita. Dua tipe dasar tenaga matahari adalah “sinar matahari” dan “photovoltaic” (photo- cahaya, voltaic=tegangan). Photovoltaic tenaga matahari melibatkan pembangkit listrik dari cahaya. Rahasia dari proses ini adalah penggunaan bahan semi konduktor yang dapat disesuaikan untuk melepas elektron, pertikel bermuatan negative yang membentuk dasar listrik. Untuk memanfaatkan potensi energi surya tersebut, ada 2 (dua) macam teknologi yang sudah diterapkan, yaitu:Teknologi energi surya fotovoltaik dan Teknologi energi surya termal.   Kata-kata kunci : Energi surya, solar cell, fotovoltaik, surya termal.
TANAH LONGSOR : MEMPERKECIL RESIKO BENCANA MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS ( Studi Kasus : Kecamatan Kokap, Kulon Progo, DIY ) Agus Aan Jiwa Permana
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol. 9 No. 1 (2012): Edisi Januari 2012
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (811.758 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v9i1.2877

Abstract

Setiap saat Indonesia mengalami ancaman bencana alam. Hal ini sudah dibuktikan dengan adanya bencana alam yang beruntun menimpa negara ini. Mulai dari tsunami, gunung meletus, banjir, tanah longsor, dan gempa. Dengan adanya hal-hal semacam ini, terpikirkan bagaimana caranya untuk melakukan pencegahan awal agar dampak kerugian material dan korban yang ditimbulkan dapat lebih diminimalisir. Misalnya saja bencana tanah longsor sering terjadi di Kabupaten Kulon Progo. Hal ini terjadi karena penambangan dan minimnya daerah tangkapan air sehingga menjadi penyebab maraknya kasus-kasus longsor di Kulon Progo baik karena aktivitas penambangan yang dilakukan legal atau ilegal. Khusus daerah yang menjadi sasaran penambangan emas di Yogya adalah Kecamatan Kokap. Sehingga menyebabkan banyak kejadian tanah longsor di daerah tersebut. Dengan kondisi daerah yang sering mengalami bahaya longsor, nampaknya perlu dikembangkan sebuah sistem informasi geografis yang dapat membantu dalam manajemen resiko bencana tanah tanah longsor yang terjadi di Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulon Progo. Sehingga nantinya jika sistem ini dapat dikembangkan, dapat membantu melakukan analisis resiko dari dampak bencana tanah longsor di era cyber seperti saat ini. Lokasi yang menjadi titik rawan bencana, diharapkan dapat dideteksi dan hasilnya dapat dianalisis untuk kepentingan lebih lanjut. Hasil dari penelitian ini adalah sudah dapat menghasilkan peta bahaya longsor dalam tiga kategori yaitu tinggi, sedang, dan rendah.   Kata-kata kunci: Tanah Longsor,  Bencana Alam,  Sistem Informasi Geografis.
IMPLEMENTASI UJI KOMPETENSI DAN PENGARUHNYA TERHADAP KUALITAS LULUSAN SMK NEGERI BIDANG TEKNOLOGI DI PROVINSI BALI Nyoman Santiyadnya
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol. 8 No. 1 (2011): Edisi Januari 2011
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.421 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v8i1.2889

Abstract

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan sekolah menengah yang bertujuan mencetak lulusannya menjadi tenaga-tenaga terampil dan profesional dibidangnya sesuai dengan program studi keahliannya yang selalu berwawasan pada masa depan dan sesuai dengan kebutuhan pasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas pelaksanaan uji kompetensi di SMK teknologi dan pengaruhnya terhadap profesionalisme lulusannya. Untuk mendapatkan data terkait kualitas pelaksanaan uji kompetensi dilakukan dengan cara observasi langsung ke SMK, sedangkan data profesionalisme lululusan dilakukan penelusuran alumni. Data yang diperoleh kemudian di deskripsikan guna memperoleh gambaran tentang kualitas uji kompetensi dan pengaruhnya terhadap lulusan SMK. Dari hasil analisis diketahui bahwa untuk mencapai kompetensi keahlian tersebut ada babarapa hal yang menjadi bahan pertimbangan, yaitu: perkembangan teknologi, pasar kerja, pertambahan penduduk, perubahan pola kerja, konsep keunggulan lokal, sarana prasarana, jumlah dan mutu guru. Untuk mencetak lulusan SMK yang mampu mandiri dan profesional sangat diperlukan jumlah dan mutu guru serta sarana prasarana yang memadai dengan memperhatikan keunggulan lokal di mana SMK tersebut berada. Dengan demikian lulusan SMK dapat memenuhi pasar kerja.   Kata-kata kunci:  SMK teknologi, uji kompetensi, profesionalisme lulusan.
DAMPAK NEGATIF PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMATIKA DAN KOMUNIKASI DAN CARA ANTISIFASINYA I Gede Ratnaya
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol. 8 No. 1 (2011): Edisi Januari 2011
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.549 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v8i1.2890

Abstract

Sampai saat ini perkembangan ilmu pengetahuan telah menghantarkan masyarakat menuju babak baru yaitu babak yang memanfaatkan peralatan-peralatan yang merupakan hasil dari teknologi. Penggunaan tenaga manusia yang semakin hari semakin kecil volumenya sering kali menyebabkan orang kehilangan pekerjaannya karena tugasnya telah tergantikan oleh peralatan atau mesin. Sebagai sarana penyampaian informasi dan komunikasi, komputer bisa dipakai sebagai sarana berinternetan. Lewat internet orang bisa mencari bermacam-macam informasi dan berkomunikasi. Peran yang dapat diberikan oleh aplikasi teknologi informasi ini adalah mendapatkan informasi untuk kehidupan pribadi seperti informasi tentang kesehatan, hobi, rekreasi, dan rohani. Selain memberikan keuntungan, ternyata peralatan teknologi informasi dan komunikasi juga memberikan dampak negatif bagi penggunanya. Dampak negatif tersebut muncul sebagai akibat dari penggunaan yang salah atau tidak bertanggung jawab dari yang menggunakan. Beberapa dampak negatif tersebut adalah 1). Anak lebih banyak menghabiskan waktu menonton TV ketimbang melakukan hal lainnya (seperti belajar dan olah raga), 2). Anak kehilangan kemampuan berbaur dengan masyarakat dan cenderung nyaman dengan kehidupan online, 3) Adanya pelanggaran hak cipta, 4).  Kejahatan di internet, 5). Penyebaran virus komputer, dan 6). Pornografi, perjudian, penipuan, tayangan kekerasan. Adapun cara mengatasi dampak-dampak negatif tersebut adalah : 1). Gunakan teknologi untuk menjalin hubungan dengan orang yang sudah dikenal, 2). Cari komunitas positif  yang sering melakukan pertemuan didunia nyata, 3). Perlunya penegakkan hukum yang berlaku dengan dibentuknya polisi internet, 4). Menghindari pemakaian telepon seluler yang berfitur canggih oleh anak-anak dibawah umur dan lebih mengawasi penggunaan telepon seluler, 5). Perbanyak membaca buku-buku yang bersifat edukatif dan bersifat keimanan serta aplikasi komputer yang bersifat mendidik, dan 6). Perlunya pengaturan waktu untuk berada di depan komputer atau televisi.   Kata kunci : informasi, komunikasi, perkembangan teknologi
OPTIMALISASI KADAR GARAM DAN MEDIA PEMERAMAN DALAM PEMBUATAN TELUR ASIN BERMUTU Ida Ayu Putu Hemy Ekayani
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol. 8 No. 1 (2011): Edisi Januari 2011
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.964 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v8i1.2891

Abstract

Penelitian ini yang melibatkan dua tahap eksperimen bertujuan untuk menemukan kondisi optimal media pembuatan telur asin dengan kualitas rasa asin yang sangat baik. Pertama, penelitian eksplorasi untuk menemukan kondisi pemeraman yang optimal dari media pemeraman larutan garam dan media pemeraman pasta abu-garam yang melibatkan lima variasi kadar garam untuk masing-masing jenis media dengan total sampel sebanyak 210 butir telur. Kedua, membandingkan kualitas produk telur asin dari kedua jenis media pemeraman pada kadar garam yang optimal dari masing-masing media pemeraman dengan melibatkan total 60 butir telur sebagai sampel. Penelitian menemukan bahwa kadar garam optimal dalam media pemeraman sekitar 10% untuk larutan garam dengan lama waktu pemeraman 17 – 20 hari dan sekitar 25% untuk pasta abu-garam dengan waktu pemeraman selama 20 – 25 hari. Tidak ada perbedaan kualitas rasa asin produk telur asin yang dihasilkan dari kedua jenis media tersebut pada kondisi optimalnya masing-masing.   Kata-kata kunci: garam, kadar, jenis media, rasa asin, kualitas.
PERANCANGAN PENGATURAN SINYAL/RAMBU PADA STASIUN KERETA API BERSKALA KECIL BERBASIS PERSONAL KOMPUTER Ketut Udy Ariawan
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol. 8 No. 1 (2011): Edisi Januari 2011
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.234 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v8i1.2892

Abstract

Pada umumnya pengaturan sinyal/rambu pada stasiun kereta api berskala kecil masih menggunakan sistem manual (dijalankan oleh operator/manusia) yaitu menggunakan sebuah rantai penarik untuk menggerakkan palang sebagai sinyal/rambu bagi kereta api yang masuk ke stasiun. Berbeda halnya dengan sistem pengaturan sinyal/rambu pada stasiun kereta api berskala besar yang sudah lebih canggih yang serba otomatis, tetapi sangat disayangkan sekali biaya yang dibutuhkan untuk membuat sistem tersebut sangat mahal. Data ini didapatkan melalui studi visual dan studi perbandingan yang dilakukan oleh penulis di Stasiun Kereta Api Bandung, Jawa Barat (Stasiun Hall) dan Stasiun Kereta Api Kiaracondong Bandung, Jawa Barat. Dengan melihat permasalahan tersebut diatas maka solusi yang diambil adalah dengan membuat suatu perancangan alat pengatur sinyal/rambu kereta api yang berbasis personal komputer. Adapun alat yang digunakan dalam perancangan tersebut yaitu PPI 8255 sebagai antarmuka penghubung antara rangkaian elektronika dan komputer, motor DC untuk menggerakkan palang, seven segment untuk memberi tanda pada kereta api yang masuk agar pindah jalur atau tetap pada jalur, sensor untuk mendeteksi kedatangan kereta api yang masuk ke stasiun, serta lampu untuk memberi tanda pada kereta api bisa masuk ke stasiun atau tidak. Selain itu, penulis juga membuat perangkat lunak dengan menggunakan bahasa pemrograman Borland Delphi 5.0 untuk menjalankan aplikasi perancangan alat tersebut.   Kata-kata kunci : motor DC, seven segment, sensor infra merah, interface PPI 8255
MANFAAT DAN KEAMANAN MAKANAN FERMENTASI UNTUK KESEHATAN (TINJAUAN DARI ASPEK ILMU PANGAN) Luh Masdarini
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol. 8 No. 1 (2011): Edisi Januari 2011
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (35.505 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v8i1.2893

Abstract

Makanan tradisional yang diproses melalui fermentasi, disebut dalam beberapa penelitian terbukti bahwa makanan fermentasi tidak hanya aman dikonsumsi tetapi juga berkhasiat bagi kesehatan. Hal ini disebabkan selama proses, beberapa senyawa anti gizi maupun yang bersifat racun bisa diturunkan atau dikonversi menjadi senyawa yang bermanfaat, sehingga makanan fermentasi menjadi aman dikonsumsi bahkan mempunyai senyawa spesifik yang berfungsi sebagai senyawa fungsional dan mengatur proses metabolisme senyawa lain sehingga proses pencernaan menjadi lebih baik. Yang termasuk makanan fermentasi diantaranya ; tempe, tapai, dan sayur asin (asinan sayur), bekasam dan sejenisnya (produk fermentasi bakteri asam laktat). Tempe mampu mengatur gula darah dengan asam fitatnya, tapai bisa menyegarkan tubuh melalui vitamin B1 nya, dan sayur asin (asinan), bekasam merupakan produk fermentasi bakteri asam laktat yang  berperan sebagai anti karsinogenik.   Kata Kunci: Manfaat, keamanan, makanan fermentasi
SISTEM INFORMASI KERAJINAN LUKISAN KACA DESA NAGASEPAHA BERBASIS WEB I Nyoman Yoga Setyawan; Ni Wayan Marti
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol. 10 No. 2 (2013): Edisi Juli 2013
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.898 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v10i2.4071

Abstract

Sistem informasi kerajinan lukisan kaca Desa Nagasepaha berbasis web ini merupakan salah satu pemanfaatan teknologi komputer sebagai media pembelajaran yang lebih mudah dan cepat dimengerti. Sistem informasi ini membahas tentang informasi yang berhubungan dengan lukisan kaca Desa Nagasepaha yang terdiri dari beberapa bagian seperti: kategori serta produk lukisan kaca Desa Nagasepaha, bahan, alat, proses pembuatannya, dan keterangan-keterangan lainnya yang berhubungan dengan kerajinan lukisan kaca Desa Nagasepaha. Sistem informasi ini diimplementasikan dengan menggunakan script PHP dibantu dengan Adobe Dreamweaver CS3 sebagai editor, MySQL sebagai pengelola basis data, Adobe Photoshop CS3 sebagai pengelola design, dan Adobe Flash CS3 Proffesional sebagai pengelola animasi. Dengan demikian Sistem informasi kerajinan lukisan kaca Desa Nagasepaha berbasis web ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam mencari informasi yang berhubungan dengan lukisan kaca Desa Nagasepaha dan dapat mempermudah masyarakat untuk melakukan pembelian produk yang dihasilkan.
PERANAN PENGETAHUAN GIZI IBU HAMIL DAN IBU MENYUSUI TERHADAP KECERDASAN ANAK MELALUI PENDIDIKAN KESEJAHTERAAN KELUARGA Damiati Damiati
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol. 10 No. 2 (2013): Edisi Juli 2013
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.122 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v10i2.4072

Abstract

Pendidikan Kesejahteraan Keluarga salah satu pendidikan formal dengan program regular yang diselenggarakan di sekolah dimana mempunyai tujuan untuk menjadikan anak didik menjadi kreatif sehingga dapat menggeneralisasikan, mengabstrakkan, dan menemukan hubungan sehingga dapat mengemukakan pendapat dan bersikap, selain itu dapat menumbuhkan nilai-nilai insani dan ilahi dalam masyarakat. Untuk itu anak perlu mendapatkan pendidikan melalui asuhan dan bimbingan serta pengawasan dari orang tua selain di sekolah. Agar anak dapat tumbuh kembang dengan optimal orang tua harus memenuhi kebutuhan faali anak yaitu kebutuhan anak dalam mendapatkan makanan bergizi mulai dalam kandungan sampai dilahirkan yang berguna untuk pertumbuhan badan perkembangan kecerdasannya. Keadaan perkembangan otak sangat terpengaruh apabila kurang gizi terjadi sejak dalam kandungan dan berlanjut sampai usia bayi. Keadaan malnutrisi akan mengganggu pertumbuhan dan perkembangan janin yang dikandungnya dan memberi dampak terjadinya inferior. Untuk itu diperlukan gizi yang cukup bagi calon ibu dan ibu hamil agar anak yang dilahirkan sehat dan kelak merupakan sumber daya yang berkualitas dan dapat diandalkan untuk bersaing di era globalisasi.   Kata-kata kunci :  Gizi ibu hamil dan menyusui, kecerdasan anak, Pendidikan PKK
OPTIMALISASI PEMECAHAN MASALAH TRANSPORTASI MENGGUNAKAN METODE NWC, INPEKSI, DAN VAM Ni Ketut Kertiasih
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol. 10 No. 2 (2013): Edisi Juli 2013
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.22 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v10i2.4073

Abstract

Sistem optimalisasi dalam pemecahan masalah transportasi menggunakan metode NWC (north west corner), INPEKSI (matrik minimum), dan VAM (Vogel Approximation Method) adalah sebuah sistem yang dibangun dan difungsikan sebagai sistem yang diharapkan mampu mengetahui biaya paling minimum dalam pengalokasian barang dengan membandingkan tiga metode tersebut. Sistem ini memiliki kelebihan dalam proses input, keakuratan proses perhitungan dan proses pengerjaan lebih cepat dari proses perhitungan secara manual. Sistem ini digunakan untuk melakukan proses input jumlah gudang, input jumlah pabrik, biaya satuan dari tiap-tiap pabrik menuju tiap-tiap gudang, hasil produksi tiap pabrik, dan kapasitas gudang, selanjutnya dilakukan proses perhitungan dengan menggunakan ketiga metode tersebut. Sistem ini dibangun dengan menggunakan visual basic 6.0 dan microsoft office accsess 2007 sebagai basis datanya. Sistem ini diharapkan dapat mempermudah pengguna dalam penyelesaian masalah pendistribusian barang dari pabrik ke masing-masing gudang.   Kata-kata  kunci :  Optimalisasi, NWC, INPEKSI dan VAM

Filter by Year

2009 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 22 No. 2 (2025): Edisi Juli 2025 Vol. 22 No. 1 (2025): Edisi Januari 2025 Vol. 21 No. 2 (2024): Edisi Juli 2024 Vol. 21 No. 1 (2024): Edisi Januari 2024 Vol. 20 No. 2 (2023): Edisi Juli 2023 Vol. 20 No. 1 (2023): Edisi Januari 2023 Vol. 19 No. 2 (2022): Edisi Juli 2022 Vol. 19 No. 1 (2022): Edisi Januari 2022 Vol 18, No 2 (2021): Edisi Juli 2021 Vol. 18 No. 2 (2021): Edisi Juli 2021 Vol 18, No 1 (2021): Edisi Januari 2021 Vol. 18 No. 1 (2021): Edisi Januari 2021 Vol. 17 No. 2 (2020): Edisi Juli 2020 Vol 17, No 2 (2020): Edisi Juli 2020 Vol. 17 No. 1 (2020): Edisi Januari 2020 Vol 17, No 1 (2020): Edisi Januari 2020 Vol 16, No 2 (2019): Edisi Juli 2019 Vol. 16 No. 2 (2019): Edisi Juli 2019 Vol. 16 No. 1 (2019): Edisi januari 2019 Vol 16, No 1 (2019): Edisi januari 2019 Vol 15, No 2 (2018): Edisi Juli 2018 Vol. 15 No. 2 (2018): Edisi Juli 2018 Vol. 15 No. 1 (2018): Edisi Januari 2018 Vol 15, No 1 (2018): Edisi Januari 2018 Vol. 14 No. 2 (2017): Edisi Juli 2017 Vol 14, No 2 (2017): Edisi Juli 2017 Vol 14, No 1 (2017): Edisi Januari 2017 Vol. 14 No. 1 (2017): Edisi Januari 2017 Vol 13, No 2 (2016): Edisi Juli 2016 Vol. 13 No. 2 (2016): Edisi Juli 2016 Vol 13, No 1 (2016): Edisi Januari 2016 Vol. 13 No. 1 (2016): Edisi Januari 2016 Vol 12, No 2 (2015): Edisi Juli 2015 Vol. 12 No. 2 (2015): Edisi Juli 2015 Vol. 12 No. 1 (2015): Edisi Januari 2015 Vol 12, No 1 (2015): Edisi Januari 2015 Vol. 11 No. 2 (2014): Edisi Juli 2014 Vol 11, No 2 (2014): Edisi Juli 2014 Vol. 11 No. 1 (2014): EDISI JANUARI 2014 Vol 11, No 1 (2014): EDISI JANUARI 2014 Vol 10, No 2 (2013): Edisi Juli 2013 Vol. 10 No. 2 (2013): Edisi Juli 2013 Vol 10, No 1 (2013): Edisi Januari 2013 Vol. 10 No. 1 (2013): Edisi Januari 2013 Vol. 9 No. 2 (2012): Edisi Juli 2012 Vol 9, No 2 (2012): Edisi Juli 2012 Vol. 9 No. 1 (2012): Edisi Januari 2012 Vol 9, No 1 (2012): Edisi Januari 2012 Vol 8, No 2 (2011): Edisi Juli 2011 Vol. 8 No. 2 (2011): Edisi Juli 2011 Vol 8, No 1 (2011): Edisi Januari 2011 Vol. 8 No. 1 (2011): Edisi Januari 2011 Vol 7, No 2 (2010): Edisi Juli 2010 Vol. 7 No. 2 (2010): Edisi Juli 2010 Vol 7, No 1 (2010): Edisi Januari 2010 Vol. 7 No. 1 (2010): Edisi Januari 2010 Vol. 6 No. 2 (2009): Edisi Juli 2009 Vol 6, No 2 (2009): Edisi Juli 2009 Vol 6, No 1 (2009): Edisi Januari 2009 Vol. 6 No. 1 (2009): Edisi Januari 2009 More Issue