cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional MIPA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 118 Documents
Search results for , issue "2013: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2013" : 118 Documents clear
PEMBERDAYAAN MAHASISWA KIMIA ORGANIK 1 (CGE-423) MENGGUNAKAN PENDEKATAN MEKANISTIK, TUGAS PRESENTASI KELOMPOK DAN TUTOR SEBAYA DI JURUSAN KIMIA FMIPA UM Srini M Iskandar; Febi Dwi Widayanti
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2013: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2013
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untuk memberdayakan mahasiswa peserta matakuliah Kimia Organik I (CGE 423). PTK ini dirancang dalam 2 (dua) siklus, yang setiap siklusnya meliputi 4 (empat) tahap yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi, serta analisis dan refleksi. Tahap-tahap Siklus I adalah: (1) Perencanaan terdiri dari penyusunan kelompok secara acak, pendistribusian sub materi pokok yang akan dipresentasikan oleh tiap kelompok, penyampaian daftar rujukan dan menyiapkan alat penilaian; (2) Pelaksanaan terdiri dari PBM (presentasi oleh tiap-tiap kelompok belajar dan pelaksanaan tutor sebaya); (3) Observasi yaitu melakukan penilaian unjuk kerja presentasi semua kelompok, dan melakukan penilaian hasil belajar; (4) Analisis dan Refleksi, menarik kesimpulan bahwa siklus I belum memuaskan karena rerata skor tes adalah 66,48. Kesimpulan ini mengakibatkan bahwa siklus II harus dilaksanakan. Tahap-tahap Siklus II pada hakekatnya langkah-langkahnya hampir sama dengan Siklus I, kecuali pada Siklus II ditekankan pada pendekatan mekanistik. Hasil dari Siklus II memuaskan karena rerata skor tes adalah 83,40. Terjadi kenaikan rerata sebesar 16,92. Demikian juga kualitas presentasi kelompok meningkat ditinjau dari cara menjelaskan dan cara menjawab pertanyaan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tindakan berupa pendekatan mekanistik, tugas presentasi kelompok, dan tutor sebaya dapat memberdayakan mahasiswa peserta matakuliah Kimia Organik I (CGE 423).
KORELASI KEMAMPUAN MEMBUAT MIND MAPPING DENGAN HASIL BELAJAR KIMIA SISWA Ni Luh Supadmi; Ida Bagus Nyoman Sudria
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2013: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2013
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak   Penelitian korelasi ini bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan antara kemampuan membuat mind mapping dengan hasil belajar kimia siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 1 Sawan. Sedangkan, sampel penelitian adalah siswa kelas X5 SMA Negeri 1 Sawan. Data dalam penelitian ini berupa data kuantitatif yang diperoleh dari kemampuan membuat mind mapping dan data hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan ada korelasi yang positif dan kuat antara kemampuan siswa membuat mind mapping dengan hasil belajar kimia siswa. Besarnya koefisien korelasi r product moment yang didapatkan yaitu 0,89 dan koefisien determinasi sebesar 0,7921. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kemampuan siswa dalam membuat mind mapping maka semakin tinggi juga hasil belajar yang diperoleh
REKAYASA ALAT PENGOLAHAN LIMBAH LABORATORIUM KIMIA SECARA ADSORBSI MEMANFAATKAN KOMBINASI BAHAN SISA KERAJINAN BATU VULKANIK I Dewa Putu Subamia
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2013: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2013
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak   Permasalahan yang diungkap dalam penelitian ini adalah permasalahan limbah laboratorium kimia FMIPA Undiksha.Tujuan penelitian ini adalah merekayasa peralatan pengolahan limbah laboratorium kimia secara adsorbsi bersiklus memanfaatkan kombinasi bahan batu vulkanik, ijuk, sabut kelapa dan tempurung kelapa. Data karakterisasi limbah cair laboratorium kimia dianalisis secara eksperimen menggunakan alat ukur pH meter, COD meter, uji residu tersuspensi, dan instrumen AAS, berturut-turut untuk menentukan pH, COD, uji residu, dan untuk uji kadar Fe dan Pb. Hasil karakterisasi menunjukkan: warna limbah coklat keruh; pH = 0,49, COD = 129; kadar Fe = 9,2; kadar Pb = 1,32 dan residu tersuspensi = 358 mg/L. Standar baku mutu limbah cair sesuai SK Menteri Lingkungan Hidup tahun 1995 adalah pH = 6,9; COD = 90-100; Fe = 5; Pb = 0,1-1; dan residu tersuspensi = 200 mg/L. Karakteristik limbah setelah diolah adalah warna bening; pH=5,9; COD=90; residu tersuspensi=20 mg/L;kadar Fe=1,5 (ppm); kadar Pb=0,1 (ppm). Perbandingan karakteristik limbah sebelum dan sesudah diolah menunjukkan bahwa proses pengolahan limbah laboratorium kimia dengan alat yang direkayasa memberi perbedaan yang cukup signifikan. Simpulan, jika dibandingkan dengan baku mutu sesuai SK Menteri Lingkungan Hidup tahun 1995, pengolahan limbah laboratorium kimia secara adsorbsi bersiklus memanfaatkan bahan kombinasi batu vulkanik, ijuk, sabut kelapa dan tempurung kelapa layak dipakai untuk mengurangi potensi pencemaran lingkungan yang potensial ditimbulkan oleh pembuangan limbah laboratorium kimia.
ANALISIS POTENSI DAN KONDISI EKOSISTEM TERUMBU KARANG PULAU MENJANGAN UNTUK PENGEMBANGAN EKOWISATA BAHARI BERBASIS PENDIDIKAN TERPADU Gede Ari Yudasmara
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2013: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2013
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak   Penelitian ini bertujuan untuk 1) menganalisis potensi dan kondisi perairan Pulau Menjangan, 2) menganalisis kesesuaian pemanfaatan ekowisata bahari, dan 3) menganalisis daya dukung ekologi untuk ekowisata bahari. Metode pengumpulan data menggunakan metode sampling dengan manta tow, line intercept transect dengan bantuan alat water quality checker, floater current meter, tide gaugh. Data dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data penelitian dapat dibuat beberapa kesimpulan seperti berikut: 1) Perairan Pulau Menjangan memiliki kondisi yang baik untuk dikembangkan menjadi destinasi ekowisata bahari karena memiliki ekosistem trumbu karangan yang sangat indah dengan adanya beragam ikan karang dan biota lainnya; 2) Kondisi biofisik perairan Pulau Menjangan memenuhi syarat untuk dapat kegiatan diving dan snorkeling; 3) Untuk keberlajutan ekowisata bahari di Pulau Menjangan dapat dikembangkan suatu Model Ekowisata Bahari Berbasis Pendidikan Terpadu (EBBPT). Edukasi tentang pentingnya konservasi perlu diberikan kepada seluruh yang terlibat dalam pariwisata dan dikembangkan atraksi wisata edukatif seperti mengidentifikasi trumbu karang dan atraksi wisata konservasi dengan melakukan trasplantasi karang; 4) Daya dukung kawasan Pulau Menjangan yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan diving adalah 28 orang per hari dan untuk snorkling 24 orang per hari, dan 5) Untuk mendukung aktivitas wisata edukatif pada ekowisata bahari perlu dikembangkan buklet panduan identifikasi trumbu karang dan buklet untuk wisata konservasi untuk melakukan transplantasi trumbu karang.
PENGEMBANGAN CEMENTIOUS BINDER DARI LIMBAH BATU PIPIH, SILIKA ABU SEKAM PADI DAN BATU GAMPING SERTA PEMANFAATANNYA DALAM PEMBUATAN BATAKO INTERLOCKING I Wayan Karyasa
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2013: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2013
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak   Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan cementious binder (CB) secara triaksial blend bubuk halus batu pipih (BHBP) – bubuk super halus silika amorp dari abu sekam padi (RHA-UFAS) – bubuk batu gamping (CaO) dan merancang sebuah teknologi tepat guna pembuatan batako interlocking menggunakan CB terbaik yang dihasilkan. Pengamatan penampakan luar, pengujian porositas dan pengukuran kuat tekan dilakukan terhadap masing-masing 5 benda uji plat beton yang dihasilkan dari tiap-tiap komposisi CB sehingga telah ditemukan CB dengan komposisi relatif terbaik yang dibuat dengan triaksial blend bubuk halus batu pipih – bubuk super halus silika abu sekam padi dan bubuk CaO. Komposisi CB : pasir : fraksi air yaitu 1 : 6 : 0,4 telah menghasilkan batako interlocking kualitas I (sesuai SNI) dan superior dibandingkan dengan batako interloking dengan komposisi CB : pasir lainnya termasuk benda uji kontrol yang menggunakan campuran semen : pasir = 1 : 6. Hasil penelitian berkontribusi pada (1) pemberian added value terhadap limbah pemotongan batu pipih dan sekam padi, (2) memperbaiki kualitas batako sehingga mampu meningkatkan harga jual batako dan meningkatkan kekuatan batako sebagai salah satu bahan konstruksi; dan (3) menghasilkan teknologi tepat guna yang bermanfaat bagi masyarakat khususnya UKM batako.
PROGRAM DOKTER KECIL SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT PADA SISWA SEKOLAH DASAR Ni Putu Dewi Sri Wahyuni
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2013: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2013
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Anak usia sekolah merupakan generasi muda penerus bangsa yang jumlahnya besar dan terorganisisr dengan baik dalam wadah sekolah dan mudah dimotivasi. Kelompok ini merupakan sasaran strategis dalam pembinaan kesehatan, perilaku baik yang ditanamkan sejak dini akan dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari.  Pada siswa Sekolah Dasar masalah kesehatan yang ada disebabkan oleh perilaku hidup bersih dan sehat yang rendah. Dilihat dari segi usia, siswa Sekolah Dasar termasuk dalam kelompok usia yang mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang pesat dan masih rentan terjangkit beberapa penyakit, dimana resiko ini juga bisa mereka alami selama berada di lingkungan sekolah. Pembinaan kesehatan anak usia sekolah dilakukan melalui program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Salah satu pendekatan program UKS adalah melibatkan partisipasi peserta didik sebagai penggerak perilaku hidup bersih dan sehat melalui program dokter kecil, sebagai upaya strategis dalam melibatkan peran serta aktif masyarakat sekolah melalui pendekatan kelompok teman sebaya (peer group) yang mempersiapkan peserta didik menjadi penggerak hidup bersih dan sehat , baik di lingkungan sekolah, keluarga maupun masyarakat di sekitarnya.  Tujuan program dokter kecil ini adalah meningkatkan kemampuan perilaku hidup bersih dan sehat, dan derajat kesehatan peserta didik serta menciptakan lingkungan yang sehat, sehingga memungkinkan pertumbuhan dan perkembangan yang harmonis dan optimal, demi mewujudkan proses belajar mengajar yang berkualitas.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SIOP TERHADAP PARTISIPASI DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA KELAS VIII SMP NEGERI 1 SINGARAJA Gede Suweken; Dewa Putu Wiadnyana Putra
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2013: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2013
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experiment). Desain penelitian yang digunakan adalah post test only control group desain. Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui apakah partisipasi belajar siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model SIOP lebih tinggi daripada partisipasi belajar siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional dan (2) untuk mengetahui apakah prestasi belajar matematika siswa yang dibelajarkan dengan penerapan model SIOP lebih tinggi daripada prestasi belajar matematika siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. populasi penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Singaraja tahun pelajaran 2012/2013 sebanyak 230 orang. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik purposive random sampling yang menghasilkan kelas VIIIA1 dan VIIIA6 sebagai kelompok eksperimen dan kelas VIIIA7 dan kelas VIIIA9 sebagai kelompok kontrol. Data mengenai partisipasi belajar siswa dikumpulkan melalui angket dan data mengenai prestasi belajar matematika siswa dikumpulkan menggunakan tes objektif berbentuk pilihan ganda. Selanjutnya, kedua data tersebut dianalisis dengan uji-t satu ekor (ekor kanan) pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) partisipasi belajar siswa yang belajar dengan penerapan model SIOP lebih tinggi daripada partisipasi siswa yang belajar dengan pembelajaran konvensional dan (2) prestasi belajar matematika siswa yang dibelajarkan dengan model SIOP lebih tinggi daripada prestasi belajar matematika siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional.
PENGENALAN METODE INQUIRI DALAM PEMBELAJARAN IPA DI SDN 6 UBUNG DENPASAR Nyoman Wendri; Made Susilawati
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2013: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2013
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract   Technological developments will not be separated from the development in the field of Natural Sciences (IPA). Development of the field of science is not likely to occur if not accompanied by an increase in the quality of science education, has been teaching science while considered a difficult subject. Inquiri is a learning process based on the search and discovery through systematic thinking process. This activity is done in SDN 6 Ubung Denpasar on fourth grade students. This activity aims to increase the understanding of materials science in the fourth grade students of SDN 6 Ubung Denpasar and increase student interaction in the classroom in the following learning science. IPA materials covered are the parts of the plant. Analysis results obtained mean = 71.79 which indicates that the average student evaluation results for the discussion of the parts of the plants is 71.79, this value is greater than the average value of the specified class, which is 65. T-test results also showed t = 4.40 with p = 0.000 smaller 0.05. This means learning implemented effectively enhance students' understanding and knowledge of the science subjects
PEMANFAATAN SUBAK DALAM PEMBELAJARAN IPA (UPAYA MEWUJUDKAN PEMBELAJARAN IPA YANG MENDUKUNG IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013) Gusti Ayu Dewi Setiawati
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2013: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2013
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak   Proses pembelajaran IPA dengan sumber yang konkrit mampu menyajikan kondisi belajar lebih alami sehingga lebih menjamin keberhasilan daripada secara abstrak. Subak merupakan sistem pengelolaan air irigasi dan pola tanam padi atau pertanian yang mampu menyajikan laboratorium alam yang dapat digunakan sebagai tempat eksplorasi obyek, gejala alam dan pengembangan kreativitas peserta didik. Subak merupakan kekayaan budaya yang mencerminkan berbagai nilai kehidupan yang dapat dikaji dari segala bidang ilmu, seperti; IPA, IPS, matematika, lingkungan, hukum, dan bahasa. Penanaman pendidikan karakter juga dapat diperoleh dalam pembelajaran melalui warisan budaya dunia ini. Hal ini sejalan dengan tuntutan kurikulum 2013 yang menitikberatkan penyajian materi secara terpadu guna meningkatkan sumber daya manusia Indonesia.
PERSPEKTIF “OCD” DI KALANGAN PRAKTISI KESEHATAN DAN OLAHRAGA I Ketut Semarayasa
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2013: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2013
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dewasa ini, masyarakat diperkenalkan dengan suatu teknik diet baru oleh seorang mentalist Indonesia-Deddy Corbuzier. Teknik diet ini disebut Obsessive Corbuzier‟s Diet (OCD). Teknik diet ini banyak menyita perhatian masyarakat dan bahkan mulai menjadi tren diet masa kini. Diet ini memiliki prinsip diet yang berbeda dengan prinsip diet yang lainnya. Ia memperkenalkan cara-cara baru untuk melakukan diet seperti, puasa, tidak sarapan, jendela makan, dan olahraga ketika perut kosong. Cara-cara baru ini sudah barang tentu menyebabkan munculnya kontroversi di masyarakat, mengingat cara-cara tersebut sangat ekstrim dan berbeda dengan cara-cara lama yang sudah dikenal dan diyakini oleh masyarakat, misal sebelumnya mereka yakin bahwa sarapan pagi penting untuk kesehatan, tiba-tiba dengan diet OCD sarapan menjadi sama sekali tidak penting. Artikel ini memaparkan tentang perspektif OCD di kalangan praktisi kesehatan dan olahraga-bagaimana tanggapan mereka tentang cara diet baru ini dikaji secara ilmu kesehatan dan ilmu olahraga. Subyek penelitian yang digunakan adalah para dosen dan dokter yang bertugas di Fakultas Olahraga dan Kesehatan sebanyak 15 orang. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner dan interview guide. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis secara deskriptif.

Page 9 of 12 | Total Record : 118