cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional MIPA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 140 Documents
Search results for , issue "2015: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2015" : 140 Documents clear
Aktivitas Larvasida Ekstrak Etanol Biji Srikaya (Annona squamosa) terhadap Larva Aedes aegypti Ni Putu Wulan Romianingsih; I Wayan Muderawan
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2015: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2015
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan nilai LC50 (lethal concentration) dari ekstrak etanol biji srikaya (Annona squamosa) terhadap larva Aedes aegypti. Sampel biji Annona squamosa dikumpulkan dari Desa Pringgabaya, Lombok dan Desa Ungasan, Bali. Biji Annona squamosa yang sudah kering kemudian digerus dan dimaserasi sebanyak dua kali dengan etanol 95% selama 3 hari. Filtrat yang diperoleh dipekatkan dengan rotary evaporator vakum. Ekstrak biji Annona squamosa yang diperoleh adalah sebesar 16,1998% untuk srikaya Bali dan 14,0615% untuk srikaya Lombok. Ekstrak ini selanjutnya diuji aktivitasnya terhadap larva Aedes aegypti instar III. Pengamatan hasil uji larvasida dilakukan setelah 24 jam dengan menghitung jumlah kematian larva pada masing-masing kelompok perlakuan. Berdasarkan analisis probit, nilai LC50 ekstrak etanol biji Annona squamosa dari Lombok adalah 25,37 ppm sedangkan LC50 ekstrak biji Srikaya dari Bali adalah 28,64 ppm. Hasil ini menunjukkan bahwa biji Annona squamosa memiliki efek toksik terhadap larva Aedes aegypti dan dapat digunakan sebagai larvasida.Kata kunci: aktivitas larvasida, Annona squamosa, Aedes aegypti, LC50AbstractThis study aims to determine the LC50 (lethal concentration) of custard apple (Annona squamosa) seeds extract against Aedes aegypti larvae. The seeds were collected in Pringgabaya village, Lombok and Ungasan village, Bali. The air dried seeds was powdered and then soaked in 95% ethanol for 3 days and the residue was further extracted once. The combined filtrate was concentrated by using vacuum rotary evaporator, giving a yield of 16.1998% for seeds collected in Bali and 14.0615% for those collected in Lombok. The crude extracts were taken for larval bioassay against third instar Aedes aegypti larvae. The larvacidal activity was observed after 24 hours exposure by calculating the mortality of larvae in each concentration. Based on probit analysis, the LC50 of ethanolic seeds extract of Annona squamosa collected in Lombok and that in Bali are 25.37 ppm and 28.64 ppm respectively. The result showed that Annona squamosa seeds extract is toxic toward Aedes aegypti larvae, indicating a potential for developing the extract as a novel larvacide.Key words: Larvacidal activity, Annona squamosa, Aedes aegypti, LC50
INTEGRAL CHOQUET Putu Kartika Dewi; Rini Indrati
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2015: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2015
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

-
PERUMUMAN TEOREMA TITIK TETAP DI RUANG METRIK CONE I Nyoman Budayana
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2015: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2015
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

-
KARAKTERISTIK X-Ray Fluescense BIOMATRIAL KALSIUM SILIKO FOSFAT Made Vivi Oviantari; Gede Agus Beni Widana
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2015: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2015
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

-
PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN MELALUI MODEL GENERATIF BERORIENTASI KEARIFAN LOKAL DALAM TAHAPAN LESSON STUDY PADA MATA KULIAH ALJABAR LINIER I Putu Pasek Suryawan; I Made Suarsana; I Nyoman Gita; I G N Pujawan
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2015: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2015
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

-
PETA PENGARUH FAKTOR DETERMINAN TERHADAP ANEMIA IBU HAMIL BERDASARKAN PENGUKURAN KADAR HB Ila Fadila; Deddy A. Suhardi
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2015: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2015
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan laporan pencapaian MDGs (2010) salah satu target di Indonesia yang masih memerlukan upaya keras untuk pencapaiannya dalam kemiskinan, gizi, air bersih dan kesehatan ibu melahirkan. Salah satu status kesehatan ibu yang mempengaruhi angka kematian ibu adalah kejadian anemia pada ibu hamil. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan gambaran struktur pengaruh faktor-faktor determinan yang diteliti terhadap status anemia pada ibu hamil di Kabupaten Serang. Desain penelitian bersifat causal analysis untuk menguji hipotesishipotesis pengaruh antar variabel. Perancangan kerangka model berdasarkan pengetahuan teori untuk dibandingkan terhadap penerapannya dalam kondisi tertentu. Misalnya, dalam penelitian ini, kondisi karakteristik ibu hamil, kondisi kandungan/kesehatan tubuh ibu hamil, dan status gizi diuji interelasinya terhadap kadar Hb ibu hamil melalui suatu model analisis jalur. Pengumpulan data dilakukan melalui pengambilan data primer dan sekunder. Primer dari hasil wawancara yang dilakukan dengan menggunakan kuesioner terstruktur, dan pengukuran lingkar lengan atas serta pemeriksaan kadar Hb ibu hamil. Data sekunder berisi tentang kondisi Kabupaten Serang yang tertuang pada Serang dalam Angka. Adapun jumlah sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 120 orang ibu hamil. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah Kabupaten Serang berdasarkan data pada 3 Puskesmas yang diteliti secara umum adalah 72.5 % dengan rata-rata kadar Hb adalah 9.7 gr/dL. Bila dirinci berdasarkan usia kehamilan diperoleh hasil prevalensi anemia pada ibu hamil secara berurut adalah: pada usia kehamilan trimester I (63.0%), trimester II (60.5 %) dan trimester III (85.5 %). Faktor kondisi kandungan /kesehatan tubuh dan status gizi berpengaruh kepada kadar Hb, sehingga apabila terjadi perubahan pada satu atau kedua faktor ini akan menyebabkan perubahan kondisi kadar Hb. Kedua faktor tersebut dipengaruhi oleh faktor- faktor sosial ekonomi, maka perubahan yang terjadi pada satu atau lebih faktor sosial ekonomi akan mendorong perubahan kondisi kandungan/kesehatan tubuh dan status gizi, yang selanjutnya mendorong perubahan pada kondisi kadar Hb.Kata kunci : Analisis Jalur, Anemia, Ibu Hamil, Kabupaten Serang
RE-VEGETASI TANAH VULKANIS TANDUS DENGAN AIR SUMUR I Nengah Simpen; I Nyoman Sutarpa Sutama; I Wayan Redana; Siti Zulaikah
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2015: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2015
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Tanah vulkanis merupakan suatu perlapisan tanah yang terbentuk oleh hamparan material letusan gunung berapi saat meletus. Tanah vulkanis biasanya tandus. Perlu waktu yang lama bertahun-tahun dan bahkan sampai berpuluh-puluh tahun untuk menumbuhkan kembali vegetasi (re-vegetasi) di daerah ini. Untuk itu perlu dicari suatu cara agar pada tanah yang semula tandus dapat sesegera mungkin ditumbuhi tanam-tanaman, sehingga tanah vulkanis menjadi produktif. Melihat kondisinya yang seperti ini dapatlah dianalisa bahwa masalah utama pada daerah tersebut adalah air dan cara mengelolanya. Di sini diberikan salah satu contoh untuk mencari air pada daerah tanah vulkanis tandus yaitu dengan Metoda Geolistrik. Dari hasil yang didapat bahwa walaupun bagian atasnya berupa tanah vulkanik tandus, namun di bawahnya masih terpendam akuifer-akuifer yang dapat disadap airnya. Setelah airnya didapat, airnya mestinya dikelola sehngga dapat dipakai oleh hewan maupun tumbuhan. Simbiosis antara hewan dan tumbuhan dapat mempercepat proses re-vegetasi pada daerah vulkanis tandus. Sebagai hasil studi, dapat dilihat pada beberapa daerah di Kabupaten Karangasem Bali.Kata kunci: Re-vegetasi, Tanah vulkanis tandus, Metoda Geolistrik, Air sumur
Penentuan Konsentrasi Optimum Kurva Standar Antioksidan; Asam Galat, Asam Askorbat dan Trolox® terhadap Radikal Bebas DPPH (2,2-diphenyl-1- picrylhydrazyl) 0,1 mM IB Ketut Widnyana Yoga
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2015: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2015
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Standar antioksidan seperti asam galat, asam askorbat dan Trolox® sering digunakan pada penentuan kapasitas antioksidan, konsentrasi standar optimum sangat diperlukan untuk menentukan kurva regresi linier yang memenuhi hukum Lambert-Beer. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan konsentrasi optimum masing-masing standar dalam membuat kurva regresi linier dengan nilai absorbansi 0,2-0,8. Metode pengujian dilakukan secara kuantitatif mencari nilai absorbansi dengan mereaksikan masing­masing standar terhadap radikal Bebas DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl) 0,1 mM menggunakan spektrofotometer. Pengamatan dilakukan sebanyak 2 kali, data yang diperoleh disajikan dalam bentuk tabel, grafik, nilai absorbasi rata-rata dan standar deviasi. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa masing-masing standar memberikan kurva regresi linier dengan rentang nilai optimum pada asam galat (2,5; 5; 10; 15 mg/L), asam askorbat (10; 20; 30; 40; 50; 60; 70 mg/L) dan Trolox® (10; 20; 30; 40; 50; 60 mg/L). Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa asam galat yang paling efektif dalam mereduksi radikal Bebas DPPH 0,1 mM dibandingkan asam askorbat dan Trolox®.Kata Kunci : asam galat, asam askorbat, Trolox®, antioksidan, DPPH (2,2-diphenyl-1- picrylhydrazyl)AbstractAntioxidant standard such as gallic acid, ascorbic acid, and Trolox® often are used to determine of antioxidant capacity, standard optimum concentration are needed to make regression of curve to follow of Lambert-Beer law. The purpose of this research is to determine of optimum concentration each standards to make regression of curve with absorbance value 0,2-0,8. The quantitative methode was done to search absorbance value by reaction between each standards to free radical of DPPH (2,2-diphenyl-1- picrylhydrazyl) 0,1 mM by spectrophotometer. The experiment was done two replicates, all of datas were collected is showed on table, graph, absorbance value average and deviation of standard. The result show that each standards gave regression of curve by optimum interval of value respectively; gallic acid (2,5; 5; 10; 15 mg/L), ascorbic acid (10; 20; 30; 40; 50; 60; 70 mg/L) and Trolox® (10; 20; 30; 40; 50; 60 mg/L). The conclution of this researh is gallic acid is the most efective to against of free radicals DPPH 0,1 mM to compare with ascorbic acid and Trolox®.Kata Kunci : gallic acid, ascorbic acid, Trolox®, antioxidant, DPPH (2,2-diphenyl-1- picrylhydrazyl)
PENINGKATAN HASIL BEBERAPA JENIS SAYURAN DI LAHAN KERING BERBASIS KOMPOS LIMBAH PANEN KENTANG I Nengah Karnata; I W K Turaini; A. A. G Putra
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2015: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2015
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dilakukan dengan tujuan : a. Mengetahui pengaruh kompos limbah panen kentang terhadap peningkatan kesuburan tanah dan peningkatan hasil beberapa jenis sayuran; b. Memanfaatkan potensi lokal yang tersedia untuk meningkatkan ekonomi petani. Penelitian dilakukan di Desa Candikuning, Bedugul, Bali dengan ketinggian tempat 1.247 m di atas permukaan laut. Tipe iklimnya termasuk B3 dengan 7 - 8 bulan basah dan 4 5 bulan kering. Penelitian berlangsung mulai bulan Mei sampai Oktober 2014. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) faktorial pola tersarang. Perlakuan yang dicoba adalah kompos limbah panen kentang pada beberapa jenis sayuran, perlakuan diulang tiga kali.Hasil penelitian menunjukkan kandungan hara limbah panen kentang setelah dikomposkan dengan mencampur cairan isi rumen sapi sebagai biofermantor menghasilkan C-organik sangat tinggi, yaitu 6,940 % sedangkan kandungan N-Total, P tersedia dan K Total masing-masing sedang. Pengaruh kompos limbah panen kentang pada lahan tanam (tanah) mampu meningkatkan C-organik tanah. Hal ini terbukti dari status C-organik tanah awal 1,840 % (rendah), setelah 2 minggu aplikasi kompos maka C-organiknya menjadi 3,75 % (tinggi). Begitu juga halnya dengan kandungan N-Total, dimana 2 minggu setelah aplikasi kompos mampu meningkatan N-Total dari 0,159 (rendah) menjadi 0,260 % (sedang). Pada unsur P, pengaruh 2 minggu setelah aplikasi kompos mampu meningkatkan P-Tersedia dan P-Total. P-Tersedia meningkat dari 437,180 ppm (sangat tinggi) menjadi P-Total 0,29 % atau setara dengan 2900 ppm (sangat tinggi). Selanjutnya kandungan K-Total tanah juga meningkat setelah diberikan kompos. Setelah 2 minggu aplikasi kompos mampu meningtakan K-Total tanah 0,04 % menjadi 0,08 %, walaupun masih dalam strata sangat rendah. Perlakuan kompos limbah panen kentang memberikan pengaruh yang bervariasi terhadap lima jenis sayuran yang dicoba. Empat jenis tanaman sayuran yang dicoba, yaitu Selada, Sawi Hijau, Phak Choy dan Bayam Cabut menunjukkan pengaruh yang nyata, sangat nyata dan tidak nyata. Akan tetapi, pada Kaylan, pemberian kompos limbah panen kentang tidak memberikan pengaruh yang nyata.Kata kunci : jenis sayuran, kompos, limbah panen kentang ABSTRACTThis study aims : a. To find out the effect of compost of potato harvest waste compost to ward improvement of soil fertility and improvement of the results of several types of vegetables at dry farm with wet temperate at Candikuning Village, Baturiti, Tabanan; b. Utilizing of existing local potency to improve economy. The study was conducted in the Candikuning Village, Bedugul, Bali it have height of 1,247 m on sea level. Its climate is B3 type with 7-8 months of wet and 4-5 months is dry. This study was took place from May upto October 2014. This study was applied Randomized Block Design (RBD) factorial nested pattern. The tested treatments was compost of potato harvest waste on several kind of vegetables, each treatment was repeated three times.The results shows the nutrient content of the potato harvest waste after composted by mixing of cow rumen fluid as biofermantor produce very high C-organic, which is 6.940 %, while the content of N - total , P is available and K Total each is moderate. The effect of compost of potato harvest waste on arable land (soil) able to improve C- organic of land. This proved from the status of C organic at beginning of soil is 1.840% (low), after 2 weeks the application of compost hence the C - organic become 3.75 % (high). Similarly, the content of N-total, that 2 weeks after the application of compost able to improve the N-total from 0.159 % (low) become 0.260% (moderate). In the P element, the effect of 2 weeks after the application of compost able to improve the P - available and P - total. P-available improve from 437,180 ppm (very high) become P-Total is 0.29%, equivalent to 2,900 ppm (very high). Furthermore, the content of K - Total of land also improve after given compost. After 2 weeks application of compost able to improve K-Total of land from 0.04 % become 0.08%, although still in a very low level. Treatment of compost of potato harvest waste give varying effect on the five types of tested vegetables. Four kind of tested vegetables as follows Lettuce, Mustard Greens, Phak Choy and Spinach shows significant effect, very significant and significant. However, in Kaylan, giving of compost of potato harvest waste was not significant effect.Keywords : vegetables, compost, potato harvest waste
LATIHAN FISIK DAN OSTEOPOROSIS PADA WANITA MENOPAUSE NI MADE SRI DEWI LESTARI
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2015: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2015
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Osteoporosis atau keropos tulang merupakan penyakit kronik dimana terjadi penurunan masa tulang. Penyakit ini merupakan masalah kesehatan yang terjadi di seluruh dunia dan jumlahnya meningkat setiap tahunnya. Data dari WHO pada tahun 2010 diketahui bahwa di seluruh dunia ada sekitar 200 juta orang yang menderita Osteoporosis. Penyakit ini lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan pria terutama setelah wanita mengalami menopause karena pada masa ini hormon estrogen yang membantu pengangkutan kalsium kedalam tulang jumlahnya berkurang. Pada tahun 2050 diperkirakan angka patah tulang pinggul karena osteoporosis akan meningkat 2 kali lipat pada wanita daripada pria. Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya osteoporosis salah satunya adalah dengan melakukan latihan fisik. Latihan fisik dapat meningkatkan kepadatan tulang dan kekuatan otot yang akan menyokong tulang. Latihan fisik yang direkomendasikan pada wanita menopause seperti berjalan, joging, bersepeda, renang dan chi. Latihan fisik ini harus dilakukan dengan baik, teratur, dan tidak boleh terlalu berlebihan atau berat karena dapat memicu peningkatan pembuangan masa tulang.Kata kunci: latihan fisik, osteoporosis, menopause