Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL MELALUI PENERAPAN TEKNIK MODELING ANAK KELOMPOK A DI TK TUNAS KARTINI 1 CULIK Redana, I Wayan
PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.274 KB) | DOI: 10.25078/pw.v4i2.1165

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan sosial dengan penerapan teknik modeling pada anak kelompok A Semester I  di TK Tunas Kartini 1 Culik Tahun Pelajaran 2017/2018. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah 14 anak kelompok A TK Tunas Kartini 1 Culik Tahun Pelajaran 2017/2018. Data tentang keterampilan sosial anak dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknik modeling dapat meningkatkan keterampilan sosial anak kelompok A di TK Tunas Kartini 1 Culik Tahun pelajaran 2017/2018. Hal ini dapat dilihat dari gains skor keterampilan sosial anak sebesar 0,82 yang berada pada kriteria tinggi. Tingginya skor yang diperoleh membuktikan bahwa penerapan teknik modeling dapat meningkatkan keterampilan sosial anak. Kata-kata kunci: anak usia dini, keterampilan sosial, teknik modeling Abstract This study aims to determine the increase in social skills with the application of modeling techniques in group A one Semester children in kindergarten Tunas Kartini 1 Culik in the academic year 2017/2018. This research is a classroom action research conducted in two cycles. Each cycle consists of a phase of action planning, action, observation/evaluation and reflection. The subjects were 14 children in group A  Tunas Kartini 1 Culik in the academic year 2017/2018. Data on the social skills of children collected using observational methods. The results showed that the application of modeling techniques can enhance social skills in kindergarten children in group A Tunas Kartini 1 Culik in the academic year 2017/2018. It can be seen from a child's social skills gains score of 0.82 which are in the high criteria. The high scores obtained prove that the application of modeling techniques can improve the social skills of children.  
THE ROLE OF VERTICAL HOLINESS IN THE MULTI-STOREY INFRASTRUCTURE DESIGN I Made Sastra Wibawa; I Wayan Redana; Putu Alit Suthanaya; Ngakan Made Anom Wiryasa
PADURAKSA: Jurnal Teknik Sipil Universitas Warmadewa Vol. 9 No. 1 (2020)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Perencanaan, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.579 KB) | DOI: 10.22225/pd.9.1.1671.11-24

Abstract

The increasing number of residents demands the provision of settlement facilities and infrastructure. Limited land is an obstacle to the development in the horizontal direction, especially the use of green open land which will cause land conversion. The limitation of the building height regulated by local regulations, as well as the local wisdom, namely vertical holiness can be a challenge related to the idea of building multi-storey buildings. When you want to enter the lower floors of the building, there is a feeling of doubt because there are other residents on the upper floors who step over. This study aims to reveal the relationship of vertical holiness with multi-storey building design and formulate vertical holiness as an effort to implement it in a design so that it can be accepted by the community. This study uses a methodology to examine the problem by interviewing the stakeholders and filling out the questionnaire, therefore, the relationship between vertical holiness and multi-storey building design can be obtained. The results of the study clearly confirm that there is indeed a correlation between vertical holiness and multi-storey building design. Thus, the design should pay attention to this vertical holiness. The study also encourages that the formulation of vertical holiness should be legally stated in regulation so that it is easily understood and accepted by the community.
RE-VEGETASI TANAH VULKANIS TANDUS DENGAN AIR SUMUR Simpen, I Nengah; Sutama, I Nyoman Sutarpa; Redana, I Wayan; Zulaikah, Siti
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2015: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2015
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Tanah vulkanis merupakan suatu perlapisan tanah yang terbentuk oleh hamparan material letusan gunung berapi saat meletus. Tanah vulkanis biasanya tandus. Perlu waktu yang lama bertahun-tahun dan bahkan sampai berpuluh-puluh tahun untuk menumbuhkan kembali vegetasi (re-vegetasi) di daerah ini. Untuk itu perlu dicari suatu cara agar pada tanah yang semula tandus dapat sesegera mungkin ditumbuhi tanam-tanaman, sehingga tanah vulkanis menjadi produktif. Melihat kondisinya yang seperti ini dapatlah dianalisa bahwa masalah utama pada daerah tersebut adalah air dan cara mengelolanya. Di sini diberikan salah satu contoh untuk mencari air pada daerah tanah vulkanis tandus yaitu dengan Metoda Geolistrik. Dari hasil yang didapat bahwa walaupun bagian atasnya berupa tanah vulkanik tandus, namun di bawahnya masih terpendam akuifer-akuifer yang dapat disadap airnya. Setelah airnya didapat, airnya mestinya dikelola sehngga dapat dipakai oleh hewan maupun tumbuhan. Simbiosis antara hewan dan tumbuhan dapat mempercepat proses re-vegetasi pada daerah vulkanis tandus. Sebagai hasil studi, dapat dilihat pada beberapa daerah di Kabupaten Karangasem Bali.Kata kunci: Re-vegetasi, Tanah vulkanis tandus, Metoda Geolistrik, Air sumur
MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL MELALUI PENERAPAN TEKNIK MODELING ANAK KELOMPOK A DI TK TUNAS KARTINI 1 CULIK Redana, I Wayan
PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/pw.v4i2.1165

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan sosial dengan penerapan teknik modeling pada anak kelompok A Semester I  di TK Tunas Kartini 1 Culik Tahun Pelajaran 2017/2018. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah 14 anak kelompok A TK Tunas Kartini 1 Culik Tahun Pelajaran 2017/2018. Data tentang keterampilan sosial anak dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknik modeling dapat meningkatkan keterampilan sosial anak kelompok A di TK Tunas Kartini 1 Culik Tahun pelajaran 2017/2018. Hal ini dapat dilihat dari gains skor keterampilan sosial anak sebesar 0,82 yang berada pada kriteria tinggi. Tingginya skor yang diperoleh membuktikan bahwa penerapan teknik modeling dapat meningkatkan keterampilan sosial anak. Kata-kata kunci: anak usia dini, keterampilan sosial, teknik modeling Abstract This study aims to determine the increase in social skills with the application of modeling techniques in group A one Semester children in kindergarten Tunas Kartini 1 Culik in the academic year 2017/2018. This research is a classroom action research conducted in two cycles. Each cycle consists of a phase of action planning, action, observation/evaluation and reflection. The subjects were 14 children in group A  Tunas Kartini 1 Culik in the academic year 2017/2018. Data on the social skills of children collected using observational methods. The results showed that the application of modeling techniques can enhance social skills in kindergarten children in group A Tunas Kartini 1 Culik in the academic year 2017/2018. It can be seen from a child's social skills gains score of 0.82 which are in the high criteria. The high scores obtained prove that the application of modeling techniques can improve the social skills of children.  
MENCEGAH KONFLIK SOSIAL DALAM PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR BERKELANJUTAN I Wayan Redana
Simposium II UNIID 2017 Vol 2 (2017)
Publisher : Simposium II UNIID 2017

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.084 KB)

Abstract

Konflik sosial dalam pembangunan infrastruktur berkelanjutan harus dihindari. Konflik yang berkelanjutan yang berawal dari pro dan kontra teknologi akan mengakibatkan social cost yang amat luar biasa tinggi. Persatuan Insinyur Indonesia dalam etika profesi menyebutkan bahwa insinyur senantiasa menghindari terjadinya pertentangan kepentingan dalam tanggung jawab tugasnya. Hal ini berarti bahwa insinyur senantiasa menghindari konflik kepentingan atau pro dan kontra pemilihan suatu teknologi yang akan dibangun. Elemen konflik meliputi : Pemicu yang dianalogkan dengan api; akselerator yang dianalogkan dengan angin panas; dan akar konflik yang dianalogkan dengan rumput kering. Umumnya, terdapat lima tahap eskalasi konflik yaitu: Sengketa, Ketegangan/mobilisasi, Krisis, Kekerasan terbatas, Kekerasan massal, dan Penurunan eskalasi konflik. Semua hal diatas tidak akan terjadi lebih kelam, apabila melalui proses kajian kelayakan, perencanaan yang jelas dan berkaitan dengan etika, moral, aturan, budaya, dan kepentingan sosial. Eskalasi konflik dilawankan dengan deeskalasi konflik yaitu konflik dilawankan dengan pembangunan damai yang pada akhirnya akan sampai kepada pemilihan teknologi tepat guna yang memberi rasa damai kepada masyarakat luas. Rumusan masalah studi ini adalah bagaimana tren konflik yang terjadi dan bagaimana cara menyikapi pro-kontra rencana pembangunan infrastruktur. Tujuan tulisan adalah mengungkap tren konflik yang terjadi, mengedepankan nilai budaya, mengedepankan posisi sebagai analis dan mengedepankan tatanilai etika dan moral dalam pembangunan infrastruktur berkelanjutan. Metodologi yang dipakai adalah mengamati jalannya suatu pro dan kontra, menganalisis data sekunder hasil kajian infrastruktur. Beberapa kasus yang dibahas antara lain Studi kelayakan Jalan Tohpati Kusamba, Jalan Sunset, reklamasi Teluk Benoa, Taman nasional Tesso Nilo, Kerinci Seblat, Kayan Mentarang, Kutai dan Sebangau. Simpulan dan saran dari kajian ini adalah bahwa nilai Sosial Budaya melalui fokus group discussion harus dikedepankan dan menjadi faktor penentu, disamping kelayakan secara Hukum, Lingkungan, Teknis, dan Ekonomi sesuai dengan prasyarat suatu kajian infrastruktur berkelanjutan
KERAWANAN LONGSOR LERENG JALAN STUDI KASUS RUAS JALAN SUKASADA – CANDI KUNING Ririn Hartini; I W. Redana; I.G.N. Wardana
JURNAL SPEKTRAN Vol. 2, No.2, Juli 2014
Publisher : Master of Civil Engineering Program Study, Faculty of Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (891.587 KB) | DOI: 10.24843/SPEKTRAN.2014.v02.i02.p02

Abstract

Slope stability analysis along roads Denpasar – Singaraja have been calculated using Felenius Method and Software Plaxis 8.2. This calculation was conducted using  material model Mohr - Columb, soil cohesion (c) and tan f soil parameters. Calculations safety factor using phi – c reduction value, condition until structural failure occurs. The results of computation Felenius Method give stability value Fs < 1.5 which mean landslide would be accurred in this slope. Calculation using Plaxis 8.2 produce Fs > 1,5. This study has been on optimization of soil parameters, so that plaxis gives better result. This study may conclude that plaxis should be used with caution and with proper soil parameters
PENYUSUNAN MODEL RUMUSAN KORELASI NILAI DCP DENGAN NILAI CBR TANAH BERBUTIR KASAR I Wayan Sujahtra; I Wayan Redana; Anissa Maria Hidayati
JURNAL SPEKTRAN Vol 7 No 1 (2019): Vol. 7, No.1, Januari 2019
Publisher : Master of Civil Engineering Program Study, Faculty of Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (830.046 KB)

Abstract

MODEL ARRANGEMENT OF VALUE CORRELATION FORMULAS OF GRANULAR SOIL DCP – CBR The testing of Dynamic Cone Penetrometer (DCP) in order to determine value of soil density of California Bearing Ratio (CBR) has been known widely in some countries in the world. DCP-CBR correlation formulas to determine CBR value from DCP test result has also been formulated by some researchers and the use of it has been estalished by some countries, includes Indonesia.A number of formulations of DCP-CBR correlations that have been published by a number of researchers in various countries have significant differences. It was reported that differences in geographical regions around the world caused changes in the empirical values obtained. Because of this condition therefore a research need to be done to know the correlation formulas model which is appropriate with the local soil where the writer stayed. The research result in a correlation formulas for coarse gradation soil is Log CBR = 1.514 – 1.07 Log DCP (cm/blow). This value in accordance with general formulas of some research of the world and curve graphic posisition is above and parralel with formulas correlation of PUPR.
ANALISIS MITIGASI POTENSI LIKUIFAKSI (STUDI KASUS : PROYEK PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA GAS DAN UAP LOMBOK, NUSA TENGGARA BARAT) Daniel Yudha Prayoga; I Wayan Redana; Annisa Maria Hidayati
JURNAL SPEKTRAN Vol 9 No 1 (2021)
Publisher : Master of Civil Engineering Program Study, Faculty of Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/SPEKTRAN.2021.v09.i01.p06

Abstract

Likuifaksi memiliki dampak terhadap pondasi karena dapat mereduksi nilai daya dukung aksial dan lateral yang akibatnya akan menyebabkan kegagalan infrastruktur. Proyek PLTGU Lombok dipilih menjadi daerah studi karena daerah tersebut diprediksi memiliki potensi likuifaksi. Pada area building, sistem pondasi yang direncanakan adalah tiang pancang. Area tersebut memiliki potensi likuifaksi di lapisan tanah kedalaman berkisar antara 2 sampai 30 meter. Penelitian ini membahas juga perubahan konfigurasi pondasi tiang yang digunakan sebelum dan sesudah likuifaksi. Untuk alternatif mitigasi likuifaksi, dianalisis perbaikan tanah dengan menggunakan stone column yang dapat meningkatkan kuat geser tanah. Analisis potensi likuifaksi dilakukan dengan metode tsuchida chart dan NCEER, sedangkan metode analisis daya dukung tiang tunggal menggunakan Software LPILE v5.0 dan analisis untuk menentukan konfigurasi tiang kelompok menggunakan Software GROUP v8.0. Saat kondisi likuifaksi, hasil penelitian menunjukan daya dukung aksial tekan tidak mengalami reduksi dikarenakan ujung tiang tertanam pada lapisan tanah keras sehingga daya dukung aksial tekan telah mencapai kapasitas maksimumnya. Daya dukung aksial tarik mengalami reduksi berkisar 1 hingga 47%. Daya dukung lateral mengalami reduksi berkisar 0 hingga 48%. Pada analisis daya dukung tiang grup, perbedaan jumlah pile yang diperlukan dengan kondisi sebelum dan setelah likuifaksi cukup signifikan. Jumlah tiang yang diperlukan ketika kondisi sebelum likuifaksi adalah 121 tiang dengan panjang tiang 30 m sedangkan jumlah tiang yang diperlukan untuk kondisi setelah terjadi likuifaksi adalah 169 tiang dengan panjang tiang 30 m. Untuk area non building, perbaikan tanah yang cocok pada lokasi studi adalah stone column dengan diameter 0.6 m, spasi 0.7 m, dan pola segitiga.
ANALISIS KEAMANAN LERENG BENDUNGAN UTAMA PADA BENDUNGAN BENEL DI KABUPATEN JEMBRANA I G. N. Putu Dharmayasa; I W. Redana; Tjok Gde Suwarsa Putra
JURNAL SPEKTRAN Vol. 2, No.2, Juli 2014
Publisher : Master of Civil Engineering Program Study, Faculty of Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (714.213 KB) | DOI: 10.24843/SPEKTRAN.2014.v02.i02.p09

Abstract

Development of dam very important for community surrounding the dam. To maintain that the benefits can be continued, it is necessary to review whether the safety of dams already meet the expected requirements. Dam safety to be reviewed when the dam was built and when the dam operating at this time. Security conditions associated with changes in water level on the upstream dam that affects the seepage on the body of dam and seepage under the dam. The water level also affects the slope of the dam when the dam has been operating.  Evaluation of the safety of the dam was conducted on Benel dam which located in Melaya District, Jembrana Regency, Bali Province. The results of the calculation of seepage (q) in the dam body with SEEP/W and flownet shows that, seepage discharge (q) which passes through under the dam and the body of dam is less than 1% (4.9206 m3/second) against the average flood discharge, so it has met the security requirements. Dam safety factor calculations without seismic load and with seismic load, for upstream slope and downstream slope when the dam was constructed,  when operating with flood water level,  when operating in the rainy season (normal water level),  when operating in the dry season (minimum water level) and with rapid draw down condition, with SLOPE/W and the Bishop method, the safety factor obtained more than minimum requirement by RSNI M-03-2002.
UJI PLATE LOADING TERHADAP DAYA DUKUNG DAN PENURUNAN PADA PONDASI TELAPAK DENGAN DAN TANPA MENGGUNAKAN GEOTEKSTIL DI ATAS TANAH LEMPUNG I Wayan Redana; Anissa Maria Hidayati; A.A.N. Dharma Paramartha
JURNAL SPEKTRAN Vol 8 No 2 (2020): VOL. 8 NO. 2, JULI 2020
Publisher : Master of Civil Engineering Program Study, Faculty of Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pelaksanaan uji plate loading dilakukan di laboratorium pada pondasi ukuran 10 cm x 10 cm dan 20 cm x 20 cm yang bertujuan untuk mengestimasi daya dukung dan penurunan pondasi telapak dengan atau tanpa perkuatan geotekstil diatas tanah lempung. Daya dukung pondasi telapak diestimasi dengan memakai rumus Terzaghi, Meyerhof, dan menggunakan program Plaxis 2D. Peralatan dan bahan yang digunakan adalah box dengan ukuran panjang (P)=1.5 m, lebar (L)= 1.5 m dan tinggi (T)= 1.0 m, untuk ketinggian tanah lempung dalam box adalah 60 cm. Alat yang digunakan berupa hydraulic jack & pump, test plate, pressure gauge (manometer), dial gauge, alat bantu dan timbangan. Pondasi diberikan beban secara bertahap sesuai dengan daya dukung Terzaghi dan Meyerhof. Pada pondasi dengan perkuatan geotekstil diberikan beban maksimum dua kali dari beban rencana dan penurunan yang terjadi dicatat secara bertahap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pondasi 20 cm x 20 cm, Df = 0 m tanpa perkuatan geotekstil, uji plate loading memberikan daya dukung dan penurunan lebih kecil dari Plaxis 2D sebesar 75% dan 400%. Hasil penelitian daya dukung dan penurunan pada pondasi 20 cm x 20 cm, Df = 0 m dengan perkuatan geotekstil, uji plate loading memberikan daya dukung dan penurunan lebih besar dari Plaxis 2D sebesar 29,8% dan penurunannya uji plate loading lebih kecil dari Plaxis 2D sebesar 41,6%.