cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional MIPA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 697 Documents
LEPTOSPIROSIS Putra, Adnyana
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2012: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2012
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakLeptospirosis merupakan penyakit yang disebabkan oleh kuman leptospira. Penyakit ini tersebar di hampir seluruh dunia termasuk di Indonesia. Penyakit ini ditularkan dari hewan ke manusia melalui kontak langsung dengan air yang tercemar oleh urin, darah atau jaringan dari hewan yang terinfeksi. Beberapa faktor diketahui dapat mempengaruhi daya penyebaran penyakit leptospirosis seperti faktor fisik maupun faktor biologis dari leptospira Faktor-faktor tersebut mempersulit pemberantasan penyakit leptospirosis. Beberapa kejadian khusus seperti banjir juga dapat meningkatkan jumlah kejadian penyakit leptospirosis secara drastis.Spektrum gejala klinis yang luas dan terkadang mirip dengan penyakit lain menyebabkan leptospirosis sulit terdeteksi secara dini. Pengetahuan mengenai latar belakang faktor risiko pada pasien dapat membantu mendeteksi adanya kemungkinan penyakit Leptopirosis. Terdapat beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah tertular oleh leptospira.Kata kunci: leptospirosis, leptospira
Profil Model Mental Siswa SMA Kelas XI tentang Stoikiometri Suja, I Wayan; Redhana, I Wayan; Kunde, Gede Jody Wikranta
Prosiding Seminar Nasional MIPA Vol 8 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2018
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan profil model mental siswa tentang Stoikiometri. Subyek penelitian adalah siswa kelas XI SMA Laboratorium Undiksha pada semester genap tahun ajaran 2017/2018, sebanyak 42 orang. Data dikumpulkan melalui tes model mental dua tingkat, yang terdiri atas bagian isi (level makroskopis kimia) berupa pilihan ganda, serta bagian alasan (level submikroskopis dan simbolik) berupa tes uraian. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan hanya 20,48% konsep-konsep stoikiometri dikuasai oleh siswa dalam bentuk model konseptual, sedangkan sisanya: 0,95% tidak mendapatkan respons, 26,91% mengalami miskonsepsi khusus, dan 51,67% % benar sebagian (tidak utuh). Data tersebut menunjukkan model mental siswa kelas XI tentang stoikiometri sebagian besar dalam bentuk model mental alternatif.Kata-kata kunci: profil model mental, tiga level kimia, stoikiometri
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN LARUTAN PENYANGGA DENGAN POLA INDUKTIF Putra, I Kadek Irvan Adistha; Sudria, I B N; Suardana, I Nyoman
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2015: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2015
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan mendeskripsikan karakteristik perangkat pembelajaran pola induktif pada topik larutan penyangga. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (R&D) mengikuti prosedur Borg dan Gall sampai tahap validasi ahli dan praktisi dan uji keterbacaan. Data hasil penelitian meliputi analisis kebutuhan, deskripsi proses perencanaan dan pembuatan, deskripsi karakteristik perangkat pembelajaran larutan penyangga dengan pola induktif, data hasil validasi ahli dan praktisi, serta data hasil uji keterbacaan. Hasil penelitian dianalisis secara kualitatif. Hasil analisis kebutuhan menunjukkan diperlukannya perangkat pembelajaran pendekatan saintifik pola induktif. Produk yang dihasilkan dalam penelitian ini berupa prototif perangkat pembelajaran larutan penyangga dengan pola induktif yang meliputi RPP, LKS dan teks materi pelajaran dan instrumen penilaian. Karakteristik perangkat pembelajaran larutan penyangga dengan pola induktif adalah sinergis dan konsisten menerapkan pendekatan saintifik pola induktif. Sebagian besar aspek pembelajaran dalam setiap perangkat pembelajaran yang dikembangkan mendapat penilaian dengan kategori baik dari ahli dan praktisi sebagai validator. Hasil uji keterbacaan juga menunjukkan tingkat pemahaman siswa terhadap perangkat belajar (LKS, teks materi dan tes hasil belajar) berada dalam kategori baik. Dengan demikian perangkat pembelajaran larutan penyangga dengan pola induktif yang telah dikembangkan memiliki validitas yang memadai.Kata kunci: perangkat pembelajaran, pendekatan saintifik, pola induktif, larutan penyanggaAbstractThe research was aimed to develop and describe the characteristics of inductive learning tools on the topic of buffer solution. This research was research and development (R&D) following the research and development procedure developed by Borg and Gall until validation and readability testing. The data included need assessment, planning and making process description, validation data, readability test data and the description of the characteristics of inductive learning tools. The data were analyzed qualitatively. The need assessment showed the needs of scientific inductive learning tools (lesson plan, student worksheet, student reading text and assessment instrument). The product produced by this research and development were scientific inductive learning tools which included lesson plan, student worksheet, student reading text and assessment instrument. The characteristics of the inductive learning tools were synergistically and consistently applying scientific approach and inductive pattern. Most of the aspects of learning tools were gotten satisfied judgments by the validator on the validation. The result of readability testing showed that the level of students understanding on the inductive learning tools was on satisfied level. Therefore, the inductive learning tools on the topic of buffer solution that had been developed have good validity.Keywords : learning tools, scientific approach, inductive pattern, buffer solution
PENINGKATAN KUALITAS PROSES PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI MODEL PMGB Ardana, I Made
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2012: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2012
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPPRI No. 19 tahun 2005 mengidentifikasikan bahwa pemerintah telah menaruh perhatian besar pada kualitas proses pembelajaran dalam usaha mencapai 4 pilar pendidikan menurut UNESCO, yakni learning to know, learning to do, learning to be, dan learning to live together in peace and harmony. Dipihak lain, kualitas proses pembelajaran di tempat penelitian cenderung berparadigma lama. Sehubungan dengan itu, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan hasil belajar matematika siswa melalui model Pembelajaran Matematika berorientasi Gaya Kognitif dan Budaya (PMGB).Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research) yang dilakukan di Sekolah Dasar (SD) Laboratorium Undiksha Singaraja. Data penelitian berupa aktivitas dan hasil belajar matematika siswa dan masing-masing data dikumpulkan melalui observasi dan tes hasil belajar matematika. Data yang telah terkumpul dianalisis secara deskriptif dan selanjutnya dibandingkan dengan kriteria keefektivan yang telah ditetapkan.Temuan penelitian menunjukkan bahwa: PMGB merupakan salah satu model pembelajaran matematika yang mampu meningkatkan kualitas proses pembelajaran matematika. Model PMGB mampu membuat aktivitas belajar siswa dalam kategori sangat aktif dan hasil belajar siswa berada dalam kategori baik.
PEMBERDAYAAN ANALISIS KONSEPSI DALAM PEMBUATAN RPP UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS KONSEPSI DAN KEPERCAYAAN DIRI PRAKTEK MENGAJAR Sudria, Ida Bagus Nyoman
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2013: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2013
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk memperbaiki kualitas konsepsi dalam praktek pengajaran mikro dan kepercayaan diri mahasiswa untuk mampu terus memperbaiki kualitas konsepsinya. Subyek penelitian adalah satu kelas Microteaching mahasiswa Pendidikan Kimia pada tahun 2013. Perlakuan penelitian berupa pemberdayaan analisis konsespsi dengan menggunakan format Herropn (1977) dengan pendekatan struktur materi kimia (keterkaitan aspek makroskopik, mikroskopik, dan simbolik) yang dilakukan dengan fasilitas bimbingan konsultasi kebenaran konsepsi pada perlakuan tahap I dan tanpa fasilitas bimbingan tersebut pada perlakuan tahap II. Objek penelitian berupa kualitas konsepsi dan tanggapan mahasiswa terhadap pembelajaran dengan perlakuan PTK ini. Konsepsi mahasiswa direkam melalui self assessment dengan menggunakan rubrik penilaian konsepsi kimia. Sementara tanggapan mahasiswa dikumpulkan melalui angket. Semua data dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan penelitian mampu meningkatkan kualitas konsepsi mahasiswa dalam paktek pengajaran mikro dan kepercayaan diri mereka untuk terus mampu meningkatkan kualitas konsepsinya
OPTIMALISASI LAYANAN LABORATORIUM PENDIDIKAN KIMIA MELALUI PENERAPAN SISTEM (Online Laboartory Service) Subamia, I Dewa Putu
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2015: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2015
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberadaan laboratorium kimia di FMIPA Undiksha menjadi sangat penting. Laboratorium merupakan tempat untuk melakukan kegiatan akademik berupa praktikum kimia, sebagai wadah bagi staf pengajar dan mahasiswa untuk mengadakan penelitian dan pelatihan, serta dapat diberdayakan untuk melakukan aktivitas penunjang Tri Dharma Perguruan Tinggi serta potensial dikembangkan menuju aktivitas berorientasi profit. Untuk mewujudkan eksistensi laboratorium tersebut, dibutuhkan kualitas pelayanan laboratorium yang memadai. Tulisan ini merupakan hasil kajian deskriptif analisis yang bertujuan untuk memberi solusi alternatif untuk mengatasi masalah pelayanan di laboratorium Kimia FMIPA Undiksha kepada pengguna laboratorium (mahasiswa, dosen dan layanan masyarakat). Permasalahan yang diungkapkan dalam kajian ini adalah kurang optimalnya sistem pelayanan informasi di Laboratorium Kimia Jurusan Pendidikan Kimia FMIPA Undiksha. Pokok kajian meliputi pelayanan informasi mengenai kondisi alat dan bahan laboratorium, keberadaan instrumen, prosedur operasional laboratorium, aktivitas praktikum, termasuk sistem pelayanan informasi keberadaan laboratorium kepada pengguna laboratorium. Metode yang dipergunakan adalah kajian pustaka dipadu dengan hasil observasi dan pengalaman empirik di laboratorium kimia. Solusi alternatif yang digagas dalam kajian ini adalah penerapan sistem (Online Laboratory Service) yakni sistem layanan informasi berbasis IT. Melalui sistem layanan tersebut, pengguna laboratorium dengan mudah bisa mengakses informasi (data) tentang kondisi dan keberadaan alat/bahan, instrumen, jadwal, prosedur operasional lab, dan hal-hal lain berkaitan dengan ativitas praktikum di laboratorium Jurusan Kimia FMIPA Undiksha.Kata kunci: layanan, optimalisasi, online laboratory serviceAbstractThe existence of a chemical laboratory in the Science Faculty Undiksha becomes very important. Laboratory is a place to conduct academic activities such as chemistry lab, as a forum for faculty and students to conduct research and training, and be empowered to undertake supporting activities of Tri Dharma Perguruan Tinggi as well as the potential to be developed towards profit-oriented activity. To realize the existence of the laboratory requires adequate quality of laboratory services. This paper is a descriptive analysis of the results of a study that aims to provide an alternative solution to solve service problems in laboratory Chemistry laboratory Undiksha to users (students, faculty and community services). The problems described in this study is less optimal information service system Chemistry Laboratory Chemistry Department of Education Undiksha. Principal studies include information services on the condition of laboratory equipment and materials, the presence of the instruments, operational procedures lab, lab activities, including the existence of a laboratory information system services to the users laboratory. The method used is a literature review combined with the results of observation and empirical experience in the chemistry laboratorium. Alternative solutions are initiated in this study is the application of the system of "Olas" (Online Laboratory Service) ie IT-based information service system. Through the service system, the laboratory could easily access information (data) on the condition and whereabouts of the equipment / materials, instruments, schedules, operational procedures lab, and other matters relating to laboratory experiments ativitas Department of Chemistry Undiksha.Keywords: service, optimization, online laboratory service
PEMANFAATAN MULTIMEDIA DALAM PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN MODEL SIKLUS BELAJAR PADA TOPIK ASAM-BASA Kirna, I Made
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2012: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2012
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini betujuan mengkaji perbedaan hasil belajar kimia pada topik asam-basa pada pembelajaran menggunakan model siklus belajar antara yang berbantuan multimedia dan non-multimedia. Multimedia yang digunakan dalam pembelajaran adalah multimedia interaktif yang mengandung kajian kimia, baik aspek makroskopis, submikroskopis dan simbol. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IA 1 dan XI IA 3 SMA Negeri 1 Gianyar tahun akademik 2011/2012. Data utama penelitian adalah hasil belajar siswa dan data pendukung adalah aktivitas siswa dalam pembelajaran dan respon siswa. Data hasil belajar dianalisis menggunakan statistik ANAKOVA, sementara data aktivitas dan respon siswa dianalisis secara deskriptif interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan model siklus belajar berbantuan multimedia dan tanpa berbantuan multimedia. Integrasi multimedia interaktif dalam model siklus belajar lebih unggul dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada topik asam-basa daripada menggunakan praktikum laboaratorium (nonmultimedia). Keunggulan pemanfaatan multimedia dalam model siklus belajar didukung oleh aktivitas siswa dalam pembelajaran dan respon siswa terhadap pembelajaran kimia yang memanfaatkan teknologi ini.
MISKONSEPSI SISWA PADA TOPIK HIDROKARBON Redhana, I Wayan
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2011: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2011
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Telah dilakukan penelitian studi kasus untuk mendeskripsikan miskonsepsi siswa pada topik hidrokarbon. Penelitian dilakukan di salah satu SMA yang ada di Kabupaten Buleleng Propinsi Bali dengan melibatkan sebanyak 28 orang siswa yang berasal dari salah satu kelas. Proses pembelajaran direkam dengan audiotape dan hasil rekamannya dibuat transkripsi. Konsepsi siswa kemudian ditelusuri dengan tes diagnostik dan wawancara. Hasil-hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah: (1) isomer-isomer mempunyai massa relatif yang berbeda; (2) isomer-isomer mempunyai sifat fisika dan kimia sama; (3) dalam molekul etena, atom C yang satu bermuatan positif dan atom C yang lain bermuatan negatif sehingga kejenuhan atom C tidak sama; dalam molekul HCl, atom H bermuatan positif dan atom Cl bermuatan negatif; pada reaksi adisi, atom H akan bergabung dengan atom C yang bermuatan negatif, sedangkan atom Cl akan bergabung dengan atom C yang bermuatan positif; (4) makin tinggi titik didih dan massa molar suatu zat, makin mudah zat tersebut menguap; (5) pada reaksi substitusi metana dengan gas klor, atom H yang bermuatan positif diganti oleh atom Cl yang bermuatan positif; (6) atom H dalam metana dapat diganti oleh atom H yang derajatnya lebih tinggi; (7) bensin mudah meledak dan terbakar karena titik didihnya tinggi; (8) kerangka karbon bercabang lebih mudah diuraikan oleh mikroorganisme daripada kerangka karbon lurus; dan (9) pesawat jet menggunakan bahan bakar minyak tanah
PENINGKATAN HASIL BEBERAPA JENIS SAYURAN DI LAHAN KERING BERBASIS KOMPOS LIMBAH PANEN KENTANG Karnata, I Nengah; Turaini, I W K; Putra, A. A. G
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2015: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2015
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dilakukan dengan tujuan : a. Mengetahui pengaruh kompos limbah panen kentang terhadap peningkatan kesuburan tanah dan peningkatan hasil beberapa jenis sayuran; b. Memanfaatkan potensi lokal yang tersedia untuk meningkatkan ekonomi petani. Penelitian dilakukan di Desa Candikuning, Bedugul, Bali dengan ketinggian tempat 1.247 m di atas permukaan laut. Tipe iklimnya termasuk B3 dengan 7 - 8 bulan basah dan 4 5 bulan kering. Penelitian berlangsung mulai bulan Mei sampai Oktober 2014. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) faktorial pola tersarang. Perlakuan yang dicoba adalah kompos limbah panen kentang pada beberapa jenis sayuran, perlakuan diulang tiga kali.Hasil penelitian menunjukkan kandungan hara limbah panen kentang setelah dikomposkan dengan mencampur cairan isi rumen sapi sebagai biofermantor menghasilkan C-organik sangat tinggi, yaitu 6,940 % sedangkan kandungan N-Total, P tersedia dan K Total masing-masing sedang. Pengaruh kompos limbah panen kentang pada lahan tanam (tanah) mampu meningkatkan C-organik tanah. Hal ini terbukti dari status C-organik tanah awal 1,840 % (rendah), setelah 2 minggu aplikasi kompos maka C-organiknya menjadi 3,75 % (tinggi). Begitu juga halnya dengan kandungan N-Total, dimana 2 minggu setelah aplikasi kompos mampu meningkatan N-Total dari 0,159 (rendah) menjadi 0,260 % (sedang). Pada unsur P, pengaruh 2 minggu setelah aplikasi kompos mampu meningkatkan P-Tersedia dan P-Total. P-Tersedia meningkat dari 437,180 ppm (sangat tinggi) menjadi P-Total 0,29 % atau setara dengan 2900 ppm (sangat tinggi). Selanjutnya kandungan K-Total tanah juga meningkat setelah diberikan kompos. Setelah 2 minggu aplikasi kompos mampu meningtakan K-Total tanah 0,04 % menjadi 0,08 %, walaupun masih dalam strata sangat rendah. Perlakuan kompos limbah panen kentang memberikan pengaruh yang bervariasi terhadap lima jenis sayuran yang dicoba. Empat jenis tanaman sayuran yang dicoba, yaitu Selada, Sawi Hijau, Phak Choy dan Bayam Cabut menunjukkan pengaruh yang nyata, sangat nyata dan tidak nyata. Akan tetapi, pada Kaylan, pemberian kompos limbah panen kentang tidak memberikan pengaruh yang nyata.Kata kunci : jenis sayuran, kompos, limbah panen kentang ABSTRACTThis study aims : a. To find out the effect of compost of potato harvest waste compost to ward improvement of soil fertility and improvement of the results of several types of vegetables at dry farm with wet temperate at Candikuning Village, Baturiti, Tabanan; b. Utilizing of existing local potency to improve economy. The study was conducted in the Candikuning Village, Bedugul, Bali it have height of 1,247 m on sea level. Its climate is B3 type with 7-8 months of wet and 4-5 months is dry. This study was took place from May upto October 2014. This study was applied Randomized Block Design (RBD) factorial nested pattern. The tested treatments was compost of potato harvest waste on several kind of vegetables, each treatment was repeated three times.The results shows the nutrient content of the potato harvest waste after composted by mixing of cow rumen fluid as biofermantor produce very high C-organic, which is 6.940 %, while the content of N - total , P is available and K Total each is moderate. The effect of compost of potato harvest waste on arable land (soil) able to improve C- organic of land. This proved from the status of C organic at beginning of soil is 1.840% (low), after 2 weeks the application of compost hence the C - organic become 3.75 % (high). Similarly, the content of N-total, that 2 weeks after the application of compost able to improve the N-total from 0.159 % (low) become 0.260% (moderate). In the P element, the effect of 2 weeks after the application of compost able to improve the P - available and P - total. P-available improve from 437,180 ppm (very high) become P-Total is 0.29%, equivalent to 2,900 ppm (very high). Furthermore, the content of K - Total of land also improve after given compost. After 2 weeks application of compost able to improve K-Total of land from 0.04 % become 0.08%, although still in a very low level. Treatment of compost of potato harvest waste give varying effect on the five types of tested vegetables. Four kind of tested vegetables as follows Lettuce, Mustard Greens, Phak Choy and Spinach shows significant effect, very significant and significant. However, in Kaylan, giving of compost of potato harvest waste was not significant effect.Keywords : vegetables, compost, potato harvest waste
PERBEDAAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA DITINJAU DARI JENIS MASALAH YANG DIBERIKAN KEPADA SISWA Parwati, Ni Nyoman
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2012: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2012
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menguji perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika dilihat dari jenis masalah yang diberikan kepada siswa SD kelas V. Jenis masalah yang dikaji meliputi masalah matematika terbuka dan masalah matematika tertutup. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen kuasi menggunakan salah satu model rancangan nonequivalent control group designs yaitu the untreated control group design with pretest and posttest. Analisis data menggunakan t-test. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Laboratorium Undiksha dan SD 1 Banjar Jawa. Masing-masing sekolah tersebut memiliki dua kelas paralel. Penelitian ini dilakukan pada semester ganjil tahun akademik 2010/2011. Subjek penelitian yang dilibatkan dalam penelitian ini sebanyak 152 orang. Data penelitian dikumpulkan menggunakan tes kemampuan pemecahan masalah matematika. Pengujian hipotesis nol dilakukan pada taraf signifikansi 5%. Semua analisis statistik menggunakan software SPSS 15.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah siswa yang memperoleh jenis masalah matematika terbuka lebih tinggi dari siswa yang memperoleh jenis masalah matematika tertutup. Berdasarkan temuan penelitian, guru matematika SD disarankan untuk memberikan jenis masalah matematika terbuka untuk melatih siswa mampu memecahkan masalah secara kreatif.

Page 4 of 70 | Total Record : 697