cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional MIPA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 697 Documents
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN GEOMETRI ANALITIK BIDANG BERORIENTASI MASALAH MATEMATIKA TERBUKA UNTUK MEMBENTUK KOMPETENSI PROFESIONAL UTUH CALON GURU Astawa, I Wayan Puja
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2015: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2015
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan perangkat pembelajaran geometri analitik bidang menggunakan masalah matematika terbuka untuk membentuk kompetensi profesional utuh calon guru matematika. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan terdiri dari buku ajar, lembar kerja mahasiswa, dan pedoman evaluasi belajar matematika. Pengembangan perangkat pembelajaran dilakukan dengan mengikuti tahapan penelitian pengembangan model Dick dan Carey. Penelitian dilakukan pada mahasiswa semester III jurusan pendidikan matematika Universitas Pendidikan Ganesha. Data penelitian yang diperlukan meliputi data tentang validitas dan efektifitas perangkat pembelajaran serta data tentang kualitas buku ajar. Data dikumpulkan dengan angket, observasi, dan tes serta dianalisis secara deskriftif. Validitas isi perangkat pembelajaran diuji melalui penilaian ahli dan melihat kesesuaian penilaiannya dengan teknik Gregory. Kualitas buku ajar diuji melalui persepsi mahasiswa. Efektifitas perangkat pembelajaran diuji melalui ujicoba terbatas melalui penelitian tindakan kelas. Hasil penelitian menunjukan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan valid dengan kategori cukup baik dengan rata-rata penilaian dua ahli sebesar 2,79 dan 3,07 dengan kesesuaian penelaian sebesar 0,64. Kualitas buku ajar menurut mahasiswa tergolong baik dengan rata-rata 3,06. Perangkat pembelajaran efektif dalam meningkatkan hasil belajar mahasiswa. Hasil belajar pada siklus I sebesar 73,17 dan pada siklus II sebesar 73,54.Kata-kata kunci: perangkat pembelajaran, masalah matematika terbuka, kompetensi profesional utuh matematika.AbstractThe aim of this study was to develop a teaching apparatus on analytic geometry using open ended problems to form intact mathematical competence of preservice mathematics teacher. The teaching apparatus that were developed consisted of teaching material, student sheet, and evaluation guide for mathematics learning. The research implemented the Dick and Carey developmental research model. It was carried out on semester III students of Mathematics Education Department of Ganesha University of Education. Data that were collected in the research consisted of data on validity and effectivity of teaching apparatus as well as data on teaching material quality. Data were collected by questionnaire, observation, and test and then analysed descriptively. Content validity of the teaching material was analysed by expert judgement and Gregory technique. Quality of the teaching material was analysed by using students’ perception. Effectivity of the teaching apparatus was analysed by students achievement through classroom action research. The result showed that the teaching apparatur was valid and felt into good category with average score of 2.79 and 3.07 from expert 1 and expert 2, respectively and its conformity index was 0.64. The teaching material was good with average score 3.06. The teaching apparatus were effective to increase student learning achievement. The average score of students’ achievement was 73.17 in the first cycle and 73.54 in the second cycle.Keywords: teaching apparatus, open ended problem, intact mathematical competence
MEMINIMALISIR KECEMASAN BERKOMUNIKASI SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI PENERAPAN MODEL B2LS Ardana, I Made
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2016: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2016
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa adalah kecemasan berkomunikasi. Kecemasan berkomunikasi mempunyai pengaruh langsung yang negatif terhadap hasil belajar matematika siswa. Disamping itu, Efeknya penting dipertimbangkan melalui variabel motivasi berprestasi untuk hasil belajar matematika siswa. Sementara itu model B2LS merupakan salah satu model yang dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Sehubungan dengan itu, dipandang perlu melakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana model B2LS dapat meminimalisirkecemasan berkomunikasi siswa dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini melibatkan 71 orang siswa sekolah dasar di Singaraja. Data penelitian terdiri dari: data kecemasan berkomunikasi, data keterlaksanaan model B2LS, dan data hasil belajar matematika siswa yang selanjutnya dianalisis secara deskriptif. Temuan penelitian menunjukkan bahwamodel B2LS merupakan model pembelajaran yang dapat meminimalisir secara efektif kecemasan berkomunikasi siswa dalam pembelajaran matematika melalui: (1) pemanfaatan ZPD siswa, (2) scaffolding, dan (3) budaya lokal (konsepsi jengah). Kata-kata Kunci: kecemasan, ZPD, scaffolding,jengah AbstractOne factor that affect the students’ learning out comes is their anxiety to communicate. It has negatif direct effect which to the students’ mathematics learning outcome. Besides, the effect is important to be considered through variabel of motivation achievement for the students’ mathematics learning outcome. Meanwhile, B2LS model is one of models that can improve the students’ learning motivation. In line with that, it is considered important to do a research with a purpose to know how B2LS can minimize the students’ anxiety to communicate in mathematics class. This research involves 71 elementary students in Singaraja. The data consists of the data of students’ anxiety to communicate, the implementation of B2LS model data, and the students’ mathematics learning outcome which are analyzed descriptively. The finding of the research shows that B2LS model is a learning model which can minimize effectively the students’ anxiety to communicate in matematis learning process through: (1) the utilization of students’ ZPD, (2) Scaffolding, and (3) local culture (jengah conception) Key words: anxiety, zpd, scaffolding, jengah
PARADIGMA BARU PEMBELAJARAN KIMIA SMA Subagia, I Wayan
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2014: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2014
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kimia merupakan salah satu pelajaran IPA yang kurang diminati oleh kebanyakan peserta didik SMA. Hal tersebut tidak terlepas dari cara buku menyajikan materi, cara guru mengajarkan kimia, informasi publik yang diterima peserta didik, dan tujuan siswa belajar kimia. Tulisan ini menguraikan ide­ide baru pelaksanaan pelajaran kimia SMA untuk menguatkan minat peserta didik terhadap mata pelajaran kimia. Tulisan ini merupakan konstruksi teoretis pembelajaran kimia yang disusun berdasarkan hasil pengamatan dan pengalaman panjang dalam praktik pembelajaran ilmu kimia, baik di sekolah maupun di perguruan tinggi, yang diberi nama paradigma baru pembelajaran kimia SMA. Hasil konstruksi tersebut merekomendasikan tiga ide pokok yang dapat digunakan untuk penguatan peminatan peserta didik terhadap mata pelajaran kimia di SMA. Pertama, pembelajaran kimia SMA harus diawali dengan membangun cara berpikir baru peserta didik tentang mata pelajaran kimia. Hal ini dapat dilakukan dengan menjelaskan bahwa kimia itu penting, menyejahterakan, menyenangkan, menyehatkan, dan bermanfaat bagi semua orang . Kedua, setiap pembelajaran materi kimia SMA harus dikaitkan kembali dengan eksistensi kimia dalam kehidupan sehari-hari. Ketiga, peserta didik dilatih untuk berpikir kritis dan kreatif terhadap setiap aspek materi kimia yang dipelajari. Dengan demikian, peserta didik mampu melihat peranan kimia dalam menjelaskan atau memecahkan masalah sehari-hari dan bukan hanya dilihat sebagai pengetahuan belaka. Dengan tiga cara tersebut diharapkan, kesadaran, minat dan motivasi peserta didik belajar kimia dapat ditingkatkan.Kata-kata kunci: paradigma baru, pelajaran kimia, SMAAbstract : Chemistry is one of science subject matter which is less interested by many Senior High School students. This cannot be separated from the way books present materials, the way teachers teach describes new ideas of teaching senior high school chemistry to str chemistry subject. This writing is a theoretical construction of chemistry teaching formulated based on long observation and experiences in chemistry teaching, both at school and in university, called as new paradigm of teaching Senior High School Chemistry. There are three main ideas of teaching chemistry teaching of Senior High School chemistry should be initiated thinking of chemistry subject. This can be done by explaining that chemistry is important, prosperous, joyful, healthful, and useful for all people. Second, each part of chemistry learning should be connected back to the existence of chemistry in daily life. Third, students should be trained to think critically and creatively toward all aspects of chemistry learnt. Therefore, students are able to see the power of chemistry in describing and solving daily problems, and it is not seen as knowledge only. Based in these three ideas of chemistry teaching, it is expected that the awareness, interest, and motivation of students to learn chemistry can be improved.Keywords: new paradigm, chemistry learning, and senior high school
PERANCANGAN DAN VALIDASI TES DIAGNOSTIKMODEL MENTAL KIMIA ORGANIK Suja, I Wayan
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2016: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2016
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan tes diagnostik model mental kimia organik. Penelitian dilakukan melalui empat tahap, mengadopsi desain penelitian pengembangan perangkat pembelajaran 4-D (define, design, develop, and disseminate). Kualitas perangkat tes yang dihasilkan ditentukan berdasarkan validitas (teoritis dan empiris) serta reliabilitasnya. Validasi oleh tim pakar menunjukkan nilai CVR seluruh butir soal tersebut = 1. Hasil uji coba menunjukkan, butir-butir soal tersebut tergolongvalid (rxy = 0,584 – 0,676) dan reliabilitasnya tergolong tinggi (r11 = 0,649). Data tersebut menunjukkan perangkat tes tersebut layak digunakan untuk mengukur model mental mahasiswa tentang korelasi struktur dan sifat senyawa organik. Kata-kata Kunci:tes diagnostik, model mental, struktur dan sifat. AbstractThis study aimed to develop a diagnostic test of mental model in organic chemistry. The study was conducted through four steps, adopting research and development design of 4-D learning device (define, design, develop, and disseminate). The quality of the resulting test device is determinated by the theoretical and empirical validity and reliabilitiy. Validation by expert team showed CVR values throughout the item was = 1. The trial results showed that the test items are classified as valid (rxy = 0,584 – 0,676) and its reliability is high (r11 = 0,649). The data indicate that the test device is feasible to use to measure student mental models about the correlation of structure and properties of organic compounds. Key words: diagnostic test, mental model, , structure and properties
PENDIDIKAN SEKS BERBASIS KARAKTER SEBAGAI UPAYA MENEKAN KASUS ABORSI DI KALANGAN PELAJAR Widiastuti Giri, Made Kurnia
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2013: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2013
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak   Kasus beredarnya video pornografi yang diperankan oleh siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada bulan Oktober tahun 2013 seyogyanya menjadi bahan refleksi bagi guru, orang tua, siswa, pemerintah dan kalangan akademis. Perilaku seks bebas merupakan awal dari padatnya masalah kesehatan reproduksi di kalangan remaja, salah satunya adalah maraknya kasus aborsi yang tidak terlaporkan dan tercatat karena tidak memiliki legalitas. Kebijakan pemerintah melarang siswa yang sudah menikah untuk melanjutkan sekolah dan kekukuhan orang tua menilai pendidikan seks adalah hal yang tabu untuk diketahui menjadikan aborsi ilegal merebak sebagai kasus fenomena gunung es di Indonesia.  Mencermati kurikulum 2013 yang ditujukan kepada siswa SMP dan Sekolah Menengah Atas (SMA), pendidikan karakter perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) termasuk pendidikan tentang bahaya seks bebas telah dimuat dalam mata pelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan (penjasorkes). Urgensi upaya menekan angka aborsi terselubung di kalangan remaja dilaksanakan salah satunya dengan pendidikan seks berbasis karakter PHBS di sekolah yang semestinya terangkum dalam rangkaian pendidikan moral yang dimuat dalam agama, pengetahuan kesehatan reproduksi dari ilmu pengetahuan alam, kemampuan berkomunikasi dengan teman sebaya dari bahasa serta pengetahuan PHBS dari penjasorkes misalnya. Pendidikan seks secara holistik dan terpadu tersebut menjadikan pengetahuan seks yang diperoleh siswa dapat tersusun dari berbagai visi keilmuan akan menghantarkan siswa menghindari tindakan aborsi sebagai salah satu resiko dari perilaku seks bebas.
SKRINING AWAL EKSTRAK ETIL ASETAT SPONS DYSIDEA SP. SEBAGAI ANTIBAKTERI Martiningsih, Ni Wayan
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2014: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2014
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan metabolit sekunder dan kemampuan dari ekstrak etil asetat spons Dysidea sp. dalam menghambat pertumbuhan bakteri Eschericia coli (E.coli) dan Staphylococcus aureus (S.aureus). Isolasi dilakukan dengan ekstraksi menggunakan pelarut metanol:diklorometana (1:1). Campuran metanol:diklorometana disaring, diuapkan dengan rotary evaporator dan kemudian dipartisi dengan etil asetat:air (3:2). Ekstrak kasar etil asetat dianalisis kandungan metabolit sekundernya dengan cara skrining fitokimia. Uji bioaktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi agar pada konsentrasi 50; 25; 12,5; 6,25 dan 3,125%. Hasil skrining fitokimia menunjukkan adanya senyawa alkaloid dan steroid. Hasil uji antibakteri menunjukkan bahwa ekstrak kasar etil asetat Dysidea sp. mampu menghambat pertumbuhan bakteri E.coli sampai konsentrasi uji 25% dan bakteri S.aureus. sampai konsentrasi uji 3,125%. Hal ini menunjukkan bahwa ekstrak etil asetat spons Dysidea sp. memiliki potensi antibakteri.Kata-kata kunci: antibakteri, Dysidea sp., skrining fitokimiaAbstract: The purpose of this study was to determine the secondary metabolites and ability of ethyl acetate extract of sponge Leucetta sp. in inhibiting the growth of Eschericia coli (E.coli) dan Staphylococcus aureus (S.aureus). The isolation was performed by extraction using a mixture of methanol:dichloromethane (1:1). Methanol:dichloromethane extracts was filtered, evaporated with a rotary evaporator and than partitioned with ethyl acetate: water (3:2). Crude ethyl acetate extract was analyzed the secondary metabolites by phytochemical screening. Antibacterial testing with agar diffusion method at concentrations of 50; 25; 12,5; 6,25 dan 3,125%. Phytochemical screening results indicate the presence of alkaloid and steroid compounds. The result of antibacterial test showed that the crude ethyl acetate extract of Dysidea sp. able to inhibit the growth of E.coli until the concentration of the test 25% and S.aureus until the concentration of test 3,125%. It means that ethyl acetate extract of sponge Dysidea sp. had antibacterial potency.Keywords: antibacterial, Dysidea sp., phytochemical screening
ADSORPSI ZAT WARNA AZO JENIS REMAZOL BRILLIANT BLUE OLEH LIMBAH DAUN KETAPANG(TERMINALIA CATAPPA.L.) Sukarta, I Nyoman; Lusiani, Ni Kadek Sinta
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2016: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2016
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dilakukan untuk mengetahui waktu kontak dan efisiensi maksimum adsorpsi zat warna Remazol brilliant blue oleh bioarang limbah daun ketapang (Terminalia Catappa L). Bioarang dari limbah daun ketapang (Terminalia Catappa L) digunakan sebagaiadsorbenuntuk menjerapkadar warna dari limbah simulasi Remazol Brilliant Bluedalam berbagai variasi waktu kontak dan konsentrasi limbah.Analisis hasil adsorpsi dilakukan dengan spektrofotometer UV-Vistipe 1800 merek Shimadzu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adsorpsi zat warna azo jenis Remazol brilliant blue menggunakan bioarang limbah daun ketapang (Terminalia Catappa L) berlangsung optimum pada waktu kontak 60 menit dan efisiensi sebesar 63,478 % dengan massa zat yang teradsorpsi  0,0002379 g/g. Efisiensi maksimum adsorpsi zat warna azo Remazol brilliant sebesar 67,287 % dengan konsentrasi 20 mg/L. Kata-kata Kunci : limbah daun ketapang, adsorpsi dan Remazol brilliant blue AbstractThe study was conducted to determine the contact time and maximum efficiency dye adsorption Remazol brilliant blue by waste bioarang ketapan leaf (Terminalia catappa L). Bioarang of waste leaves Ketapang (Terminalia catappa L) is used as an adsorbent to adsorb the color levels of simulated waste Remazol Brilliant Blue in a variety of contact time and the concentration of waste. Analysis of the results of adsorption is done with UV-Vis spectrophotometer type 1800 Shimadzu brand. The results showed that the adsorption of azo dye brilliant blue Remazol type using waste bioarang ketapang leaf (Terminalia catappa L) takes place at the optimum contact time of 60 minutes and an efficiency of 63,478% by mass of adsorbed 0.0002379 g/g. Maximum efficiency azo dye adsorption Remazol brilliant blue of 67,287% with a concentration of 20 mg/L. Keywords : waste leaf ketapang (Terminalia catappa L.), adsorption, Remazol brilliant blue
Variabilitas Dissolved Organic Carbon (DOC) dan Total Dissolved Nitrogen (TDN) di Teluk Meksiko Suryaputra, I Gusti Ngurah Agung
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2013: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2013
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pasang surut terhadap konsentrasi dan pencampuran Dissolved Organic Carbon (DOC) dan total dissolved nitrogen (TDN) di West Pass, Gulf of Mexico. Sampel air diambil setiap satu jam sekali selama 24 jam, baik dari permukaan mapun dasar perairan. Konsentrasi DOC diukur dengan menggunakan DOC Analyzer. Hasil analisis konsentrasi DOC menunjukkan adanya dua endmembers, yaitu air laut dari Gulf of Mexico dan air tawar dari Apalachicola River, yang bercampur secara konservatif. Akan tetapi, analisis terhadap konsentrasi TDN menunjukkan hal yang berbeda. Pada permukaan perairan, konsentrasi TDN didominasi oleh pencampuran dua endmember dari air laut dan air tawar. Sedangkan konsentrasi TDN di dasar perairan dipengaruhi oleh proses-proses lain di sana.
PENGEMBANGAN AGROWISATA DESA BLIMBINGSARI DI KABUPATEN JEMBRANA - BALI Murna, I Made
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2014: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2014
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Agribisnis di Bali merupakan sektor andalan dalam menghadapi otonomi daerah saat ini. Disamping sebagai pendukung dalam meningkatkan devisa, menciptakan lapangan kerja serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dengan memanfaatkan kekayaan alam yang beraneka ragam. Untuk meningkatkan sektor andalan ini maka perlu dikembangkan agrowisata yang menggabungkan antara agribisnis dengan pariwisata.Penelitian dilakukan di Desa Blimbingsari, pengambilan sampel dengan purposive sampling (dengan pertimbangan tertentu). Responden dalam penelitian ini adalah stakeholder, seperti aparat Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Desa Blimbingsari, Kelihan Banjar , tokoh masyarakat, yang mengetahui dengan baik tentang proses pengembangan program agrowisata Desa Blimbingsari. Jumlah responden 10 orang untuk faktor internal dan 10 orang untuk faktor eksternal. Data dianalisis dengan menggunakan matriks IFAS dan EFAS, serta matrik SWOT.Hasil penelitian yang termasuk kekuatan diantaranya; ada kesadaran masyarakat mempunyai potensi dalam agrowisata, lingkungan sejuk indah dan hijau. Faktor kelemahan diantaranya kemampuan skill SDM masih rendah. Faktor peluang diantaranya adanya dukungan Pemda Jembrana dalam mengembangkan agrowisata. Faktor ancaman diantaranya situasi politik negara yang kurang kondusif.Rumusan alternatif yang dilakukan setelah dianalisis dengan matrik SWOT yaitu menggunakan strategi SO (strength opportunity) adalah menggunakan seluruh kekuatan untuk memanfaatkan peluang yang ada. Dapat juga disebutkan bahwa strategi yang dilakukan kedepan adalah strategi agresif.Rumusan kebijakan yang dilakukan diantaranya meningkatkan potensi masyarakat dengan program pengembangan potensi masyarakat dengan indikator keberhasilan yaitu teridentifikasinya potensi masyarakat dalam pengembangan agrowisata. Memanfaatkan dukungan Pemerintah Kabupaten Jembrana; memantapkan kesadaran masyarakat melalui peningkatan ketrampilan masyarakat sehingga mampu diwujudkan agrowisata yang berbasis masyarakat desa.Dapat disarankan untuk pengembangan Desa Blimbingsari tingkatkan hubungan kerjasama dengan stakeholder, perguruan tinggi, sektor swasta dalam hal peningkatan SDM. Misalnya dengan melakukan pelatihan ketrampilan memasak, menata kamar, pemandu wisata. Disamping menambah sarana prasarana penunjang pariwisata seperti penyiapan rumah-rumah penduduk untuk menginap atau membangun fasilitas restaurant.Kata-kata kunci : strategi, agrowisata, internal, eksternal, kebijakan
ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN MODEL PRO-BBL UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM PEMBELAJARAN FISIKA SMA Sujanem, Rai
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2015: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2015
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian dalam analisis kebutuhan ini sebagai berikut. 1) Menganalisis studi literatur tentang (a) konsep-konsep suhu dan kalor yang esensial dan strategis, (b) menganalisis karakteristik model Pro-BBL. 2) Melakukan studi lapangan, tentang (a) konsep-konsep suhu dan kalor esensial dan strategis yang telah diterapkan, (b) Sarana dan prasarana laboratorium dan ICT yang tersedia, (c) referensi sebagai sumber belajar yang tersedia, (d) metode yang biasa diterapkan guru, dan (e) kendala-kendala yang dihadapi oleh guru dalam pembelajaran.Subyek penelitian adalah siswa kelas X SMA berdasarkan klasifikasi nilai ujian nasional fisika. Kelompok SMA yang terpilih adalah klasifikasi B, C, dan D, yaitu, SMAN 1, SMAN 4, dan SMAN 3 Singaraja. Metode pengumpulan data dilakukan dengan memberikan daftar Isian, melakukan observasi dan wawancara.Hasil analisis kebutuhan, sebagai berikut. 1) Produk kegiatan studi literatur adalah (a) daftar konsep­konsep suhu dan kalor esensial, (b) karakteristik model Pro-BBL meliputi, dasar teori, tujuan, sintaks, dan lingkungan belajar. 2) Produk kegiatan studi lapangan adalah (a) daftar konsep-konsep esensial yang telah dikaji sesuai dengan yang tertuang dalam literatur, namun belum diterapkan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan kemampuan pemecahan masalah, (b) daftar alat lab dan ICT yang tersedia cukup memadai, namun belum tersedia media web yang mewadahi model Pro-BBL, (c) daftar referensi sebagai sumber belajar cukup memadai, namun belum tersedia referensi yang bermuatan keterampilan berpikir kritis dan kemampuan pemecahan masalah, (d) metode yang biasa diterapkan guru adalah metode diskusi, ceramah, dan kadang-kadang kooperatif, PBL dan Web, (e) kendala-kendala dalam PBL dan web adalah masalah waktu relatif lama, sulit menyiapkan masalah ill-structure, hanya kelompok tertentu yang bisa memecahkan masalah, akses internet lambat, dan belum ada rujukan mana web yang inovatif.Kata kunci: analisis kebutuhan, model pro-bblAbstractThis study on need analysis was aimed at the following objectives. 1) to analyze literature on (a) the essential and strategic temperature and heat concepts, (b)to analyze the characteristics of Pro-BBL model, 2) to do a field study about (a) essential and strategic temperature and heat concepts that have been applied, (b) to analyze laboratory infrastructure and facilities and ICT available, (c) to analyze the available references for learning, (d) to analyze methods usually used by the teachers, and (e) to find out the constraints faced by the teachers in teaching.The subjects were the tenth grade students of SMA based on the classification of national examination in physics. The SMA groups selected were Classifications B, C, and D, that is, SMAN 1, SMAN 4, and SMAN 3 in Singaraja. The data were collected by a check list, observation and interview.The results of the needs analysis, as follows. 1) The products of literature study are (a) a list of essential temperature and heat concepts, (b) The characteristics of Pro-BBL model that cover basic theory, purpose, syntax, and the learning environment. 2) Product of the field study activity are (a) a list of essential concepts that have been reviewed in accordance with that stated in the literature, but has not been implemented to improve critical thinking skills and problem solving skills, (b) a list of laboratory instruments and ICT available adequate, but not yet available web media that embodies the model Pro-BBL, (c) a reference list as a learning resource adequate, but not yet available reference charged critical thinking skills and problem solving skills, (d) the methods usually applied by the teachers are the method of discussion, lectures, and sometimes cooperative, PBL and the web, and (e) the constraints in the PBL and the web is a matter of a relatively long time, it is difficult to prepare ill-structure problems, only certain groups can solve the problem, internet access is slow, and there is no reference where the web innovative.Keywords: need analysis, pro-bbl model

Page 3 of 70 | Total Record : 697