cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional MIPA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 697 Documents
PENTINGNYA OLAHRAGA DAN KESEHATAN GIZI BAGI KELUARGA DAN OLAHRAGAWAN Lesmana, Kadek Yogi Parta
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2014: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2014
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan merupakan sesuatu yang sangat berharga yang harus dijaga agar kita dapat terus bertahan hidup di dunia ini. Kesehatan sangatlah penting, karena kesehatan itu tidak dapat dibeli dengan seberapa besar dan kecil sebuah materi atau uang. Kita sendirilah yang harus bertanggung jawab terhadap kesehatan kita. Oleh karena itu kita diharuskan dan dianjurkan untuk selalu menjaga kesehatan. Salah satu cara menjaga kesehatan kita denga salah satu cara adalah berolahraga secara teratur dan intensif.Olahraga merupakan bagian kegiatan yang dilakukan sedemikian rupa sehingga jantung cukup terbebani. Ada banyak dan jenis olahraga yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan kita yang maksimal, kita dapat memilihnya sesuai dengan selera atau kebutuhan kita. Karena setiap jenis olahraga mempunyai manfaat yang berbeda-beda bagi kesehatan. Kita tidak diharuskan selalu melakukan kegiatan yang berat, cukup hanya dengan aktif beraktifitas dalam kehidupan sehari-hari itu sudah cukup untuk menjaga kesehatan.Penggunaan zat gizi pada metabolisme anaerobik energi didapat terutama dari karbohidrat, sedangkan pada metabolisme aerobik energi didapat terutama dari karbohidrat dan lemak. Kebutuhan akan zat gizi yang diperlukan harus mengandung lemak, karbohidrat, protein, vitamin, mineral dan air. Tahapan pemberian zat gizi disesuaikan dengan pemberian zat gizi pada masa waktu disaat menjaga kesehatan tubuh. Bagi olahragawan berolahraga harus terprogram dengan baik dengan memperhatikan penggunaan dan tahapan pemberian zat gizi karena energi dan gizi yang tidak cukup maka dapat menyebabkan kelelahan dan akibatnya dapat mempengaruhi kesehatan dan daya tahan tubuh.Kata-kata Kunci: Kesehatan, Olahraga dan GiziAbstract: Healthy is one valuable thing which must be cared in other to we are able to stay alive in this world. Healthy is very important because healthy cannot be bought by either expensive or cheap of money. The only our selves who are able to take responsibility of that healthy. So that it is a must and recommended to always take care our healthy. One way to take care our healthy is by doing exercise or sport regularly and intensively.Sports are part of activity which makes our heart work hard. There are many kind of sports it can be safe our health. We can choose according what we need. Because every kind of sport has different benefit for health. We not have to always do hard things, only with activities in daily life it is enough for safe our health.The used of nutrient on anaerobic metabolism is got from carbohydrate. Need of nutrient that is needed must contain fat, carbohydrate, protein, vitamin, mineral and water. Step of giving nutrient is adapted by giving nutrient on the time when we keep our body health. For athlete, doing sport has to be planned nicely by looking the used and step of giving nutrient because energy and nutrient that is not enough can cause tired and it affects body health and immune. Keyword: Healthy, Sports and Nutrition
DUKUNGAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DALAM MEMBANGUN SUMBER DAYA MANUSIA BERKARAKTER Suparta, I Nengah
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2014: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2014
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Pembangunan bangsa yang kompetitif, selain membutuhkan warga bangsa yang cerdas intelektual, juga menuntut sumber daya manusia yang berkarakter. Untuk hal terakhir ini diperlukan pendidikan nilai atau budhi pekerti. Pendidikan nilai dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter, merupakan tugas kewajiban keluarga, masyarakat, dan sekolah secara terintegrasi. Sebagai institusi formal yang direncanakan dan diorganisir secara matang, sekolah mempunyai peran dan tanggung jawab yang sangat besar bagi pewujudan sumber daya manusia yang berkarakter. Setiap pendidik seyogyanya mengarahkan setiap aktifitas pembelajaran untuk dapat berkontribusi optimal bagi pembangunan karakter bangsa. Pada tulisan ini dipaparkan hasil pencermatan mengenai pendidikan matematika sebagai pendidikan nilai dalam rangka pembangunan sumber daya manusia berkarakter. Tulisan ini menguraikan beberapa nilai yang secara signifikan dapat ditransformasikan kepada peserta didik melalui proses pembelajaran matematika.Kata-kata kunci: pendidikan matematika, pendidikan nilai, sumber daya manusia berkarakter
PENGARUH PRAKTIKUM BERBASIS LINGKUNGAN TERHADAP PENGUASAAN KONSEP GAYA GRAVITASI Lasia, I Ketut; Wiratini, Ni Made
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2011: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2011
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Telah dilakukan penelitian pengaruh praktikum berbasis lingkungan terhadap penguasaan konsep gaya gravitasi. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu yang dilaksanakan di Kelas V Sekolah Dasar Laboratorium Undiksha tahun ajaran 2009/2010. Eksperimen semu ini menggunakan nonequivalent control group design dengan melibatkan 83 orang siswa. Praktikum   berbasis lingkungan sebagai variabel bebas, sedangkan penguasaan konsep gaya gravitasi sebagai variabel terikat. Eksperimen ini dikontrol dengan praktikum   tidak berbasis lingkungan. Jenis tes digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes penguasaan konsep gaya gravitasi. Semua data dianalisis dengan t-Scheffe berbantuan SPSS 13.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan penguasaan konsep gaya gravitasi siswa pada model praktikum berbasis lingkungan ( dengan praktikum   tidak berbasis lingkungan ( berbeda secara signifikan (F=6,585; p<0,05) dan penguasaan konsep gaya gravitasi siswa yang mengikuti praktikum berbasis lingkungan lebih baik dibandingkan praktikum  tidak berbasis lingkungan ( LSD = 8,778 dan beda rata-rata kelompok eksperimen dan kontrol adalah 11,319).
The Role of Chemistry in The Fourth Industrial Revolution Muderawan, I Wayan
Prosiding Seminar Nasional MIPA Vol 8 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2018
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Fourth Industrial Revolution is building on the digital revolution that characterized by a fusion of technologies that is blurring the lines between the physical, digital, and biological spheres. Those technologies strongly depend on smart materials or advanced material chemistry. Chemistry known as the central science is a science that studies the composition, structure, and properties of materials and the changes that materials undergo. Chemistry, especially Advanced Materials Chemistry, played a leading role in previous industrial revolutions, through its research, innovations and products. Today, advanced material chemistry is an important enabler of the Fourth Industrial Revolution through its discoveries and innovations of new smart materials. Smart materials are defined as materials that sense and react to environmental conditions or stimuli, such as conducting polymers for OLEDs, optical fibers for transmitting light used in communication technology, and carbon nanotubes for nanochips technology. Those materials are essential building block for digital technology. Its contributions allow other fields of sciences to turn ideas, research, and innovations into sophisticated products supporting digital transformation. On the other hand, chemistry industry itself is also being transformed through digitalization. Digitalization helps increase productivity and safety across the industry’s value chain and supports the design of new offerings. Further, the industry needs to closely monitor pockets of digital disruption.Keywords: chemistry, material chemistry, smart materials, industrial revolution 4.0
PROFILE KIT PRAKTIKUM KIMIA BERWAWASAN LINGKUNGAN UNTUK MENUNJANGLABORATORIUM KIMIA RAMAH LINGKUNGAN (GREEN CHEMISTRY LABORATORY) Lasia, I Ketut; Budiada, I Ketut
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2015: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2015
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui profile kit praktikum kimia berwawasan lingkungan, dan menganalisis penerapannya. Untuk mencapai tujuan tersebut digunakan model penelitian dan pengembangan pendidikan, meliputi need assessment, perancangan produk, uji validitas pakar, dan uji coba skala terbatas. Uji validitas pakar dilakukan melalui angket dan dianalisis dengan teknik Gregori. Sedangkan uji skala terbatas dilakukan terhadap 30 mahasiswa semester V Jurusan Pendidikan Kimia FMIPA Undiksha. Pendapat responden terhadap produk diperoleh melalui angket dan dianalisis dengan memprosentasekan setiap pernyataan pada angket. Hasil penelitian menunjukkan profil kit praktikum kimia berwawasan lingkungan adalah wadah terbuat dari plastic dengan dimensi 25 cm x 20 cm x 5 cm. Bagian tengah kit adalah alas diisi gabus tempat bahan yang telah terikat, diatasnya diisi alat yang diperlukan dalam setiap judul. Antara alat dan bahan dibatasi gabus dan diatas alat diisi gabus. Kit memiliki massa ± 0.5kg. Sedangkan uji validitas pakar menunjukkan 90% untuk prosedur praktikum kimia berwawasan lingkungan dan 80% kit kimia berwawasan lingkungan. Uji skala terbatas prosedur praktikum kimia berwawasan lingkungan, responden menyatakan 96,8% telah sesuai dan 3,2% tidak sesuai. Sedangkan uji kit praktikum kimia berwawasan lingkungan menunjukkkan respon responden 95,6% menyatakan kit praktikum kimia berwawasan lingkungan baik dan 4,4% menyatakan tidak baik.Kata-kata kunci: kit praktikum kimia, laboratorium, ramah lingkunganAbstractThis research aims to identify of profile kit chemistry lab environmentally and analyze their application. To achieve these objectives used models of education research and development, including needs assessment, product design, test the validity of experts, and limited scale trial. Test the validity of experts conducted through a questionnaire and analyzed by Gregori. While the limited scale test conducted on 30 students of the fifth semester of Education Department of Chemistry Undiksha. Opinions of respondents on the tested products obtained through a questionnaire and analyzed by percentage of opinion in each statement. The results showed profile of environmental chemistry lab kit is a container made of plastic with dimensions of 25 cm x 20 cm x 5 cm. Overview of mid kit is filled cork pad where the material has been bound, above filled the necessary tools in each title. Among the tools and materials are restricted cork and cork filled above tools. Kit has a mass ± 0.5kg. While the validity of the test showed 90% of experts for environmental chemistry lab procedures and 80% of chemical kits environmentally Limited scale test procedure environmental chemistry lab, respondents said 96.8% compliance and 3.2% did not fit. While the test kit environmental chemistry lab, indicating 95.6% of respondents stated response kit chemistry lab environmentally good and 4.4% said it was not good.Key words: chemistry lab kits, laboratory, environmentally
SOFTWARE GEOMETRI DINAMIK DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Suweken, Gede
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2012: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2012
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPembelajaran geometri telah mengalami kemajuan yang sangat mendasar dengan adanya komputer beserta perangkatnya. Pembelajaran geometri dengan pendekatan teorema – bukti – penggunaan, secara statik, tanpa memberikan kesempatan kepada siswa untuk “merasakan” apa “isi” dari teorema tersebut melalui eksplorasi, sudah tidak sesuai dengan paradigma baru dalam pendidikan matematika. Pendekatan dinamik yang sifatnya eksploratif dalam pembelajaran geometri, dirasa lebih sesuai dengan peradigma baru pendidikan matematika yang menuntut siswa lebih aktif, dan kreatif dalam membangun pengetahuan, ide, atau konsep matematika yang baru dengan berdasarkan pada pengalaman yang sudah dimiliki sebelumnya. Bagaimana pengalaman ini bisa diberikan lewat eksplorasi dengan bantuan komputer, inilah yang ingin dikaji dalam makalah ini.
Studi Tentang Keanekaragaman dan Kemelimpahan Endopsammon pada Berbagai Ragam Corak Habitat dalam Kawasan Taman Nasional Bali Barat Swasta, Ida Bagus Jelantik
Prosiding Seminar Nasional MIPA Vol 8 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2018
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seperti halnya endopsammon di kawasan lainnya, maka endopsammon yang hidup dalam kawasan Taman Nasional Bali Barat diduga sangat dipengaruhi oleh corak habitat yang beragam di dalam lingkungan laut kawasan Taman Nasional Bali Barat. Terkait dengan itu, maka dilakukan penelitian untuk mengetahui apakah keragaman corak habitat di dalam Taman Nasional Bali Barat mempengaruhi keanekaragaman dan kemelimpahan endopsammon yang hidup disana. Dalam penelitian ini sampel endopsammon diambil pada 25 stasiun yang mana masing-masing stasiun mewakili satu corak habitat. Untuk mendapatkan data jenis endopsammon yang ada di dalam substrat pasir dan lumpur, dilakukan langkah-langkah ; a) pengambilan sampel substrat dengan menggunakan core ; b) ekstraksi endopsammon dengan menggunakan teknik pembasuhan ; c) pengawetan dengan formalin 4 % dan pewarnaan spesimen dengan rose bengal, dan : d) pengamatan mikroskopik dan identifikasi jenis. Analisis data dilakukan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif, deskriptif kualitatif, dan uji statistik. Adapun hasil dari penelitian ini adalah ; a) keanekaragaman endopsammon tertinggi ditemukan di stasiun 22 (nilai H’ = 3,6844, jumlah spesies = 54) ; b) keanekaragaman endopsammon terendah ditemukan di stasiun 8 (nilai H’ = 2,4772, jumlah spesies = 16) ; c) kemelimpahan endopsammon tertinggi ditemukan di stasiun 2 (jumlah individu = 220) ; d) kemelimpahan endopsammon terendah ditemukan di stasiun 20 ( jumlah individu = 29) ; e) corak habitat memiliki pengaruh signifikan terhadap keanekaragaman endopsammon (p = 0,000, F = 77,17) ; f) corak habitat memiliki pengaruh yang siginifikan terhadap kemelimpahan endopsammon (p = 0,000, F = 237,14).Kata Kunci = Endopsammon, Keanekaragaman, Kemelimpahan, Corak Habitat.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK BAGI SISWA SMP KELAS VII DENGAN SETING MODEL KOOPERATIF MURDER Juniantari, Made; Sariyasa, Sariyasa; Sadra, I W
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2015: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2015
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan memperoleh perangkat pembelajaran matematika realistik bagi siswa SMP kelas VII dengan seting model kooperatif MURDER yang valid, praktis, dan efektif. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan berupa buku siswa, buku petunjuk guru, dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) dengan mengikuti prosedur pengembangan produk dari Plomp yang meliputi lima tahap yaitu: (1) investigasi awal; (2) desain; (3) realisasi/konstruksi; (4) tes, evaluasi, dan revisi; dan (5) implementasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan sudah termasuk perangkat pembelajaran yang baik karena telah memiliki nilai validitas, kepraktisan, dan keefektifan yang tinggi. Hal ini terlihat dari pendapat validator, respons guru, respons siswa, dan hasil uji coba lapangan. Hasil uji coba perangkat pembelajaran yang dikembangkan dalam penelitian ini menunjukkan aktivitas siswa yang tinggi sehingga dapat meningkatkan prestasi belajar matematika siswa. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan agar pembelajaran matematika di SMP kelas VII menggunakan perangkat pembelajaran matematika realistik dengan seting model kooperatif MURDER. Selain itu, perangkat pembelajaran yang telah berhasil dikembangkan dalam penelitian ini dapat dijadikan sebagai pedoman bagi guru untuk mengembangkan perangkat pembelajaran sesuai dengan karakteristik pembelajaran yang diterapkannya baik dari segi prosedur pengembangan maupun proses untuk melihat kualitas perangkat pembelajaran.Kata kunci: Perangkat pembelajaran, pendekatan matematika realistik, model kooperatif MURDER.ABSTRACTThis study aims at developing the realistic mathematics instructional materials for the seventh grade student which valid, practical, and effective base on model of cooperative MURDER. In this study handbooks, instructional guide, and lesson plans were developed. development procedure was applied to conduct the study which consist of five stages, namely: (1) preliminary investigation, (2) design, (3) realization/construction, (4) test, evaluation, and revision, and (5) implementation. The result of this study shows that the instructional materials which had been developed, has high validity, practicality, and effectiveness. It can be seen from the result of the validation review, teacher and responses, and the result of the try out. The try out result shows that students were highly involved in teaching and learning activities that affect their high achievement in mathematics. Considering the good result of the try out, it is suggested that the realistic mathematics instructional base on model of cooperative MURDER should be implemented in teaching mathematics in the seventh grade of junior high school. Moreover, instructional materials that have been successfully developed in this study, can be used as a guidelines for teacher to develop instructional mathematics suitable with the characteristic of the instructional both in term of developing procedures and process to see the quality of the instructional materials.Key words: instructional materials, realistic mathematics education, model of cooperative MURDER
PENGARUH TEMULAWAK (CURCUMA XANTHORRIZA Roxb) DALAM RANSUM TERHADAP PENAMPILAN DAN KANDUNGAN LEMAK ABDOMEN AYAM BROILER Azwar Sinar, T. Eduard; Maria Wardiny, Tuty
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2012: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2012
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perngaruh pemberian temulawak dalam ransum ayam broiler terhadap penampilan dan kandungan lemak abdomennya. Rancangan Acak Lengkap (RAL) digunakan untuk menganalisis data yang diperoleh dari penelitian ini. Dua ratus ekor DOC dibagi menjadi empat perlakuan dengan lima ulangan dan masing-masing perlakuan terdiri dari 10 ekor DOC. Empat perlakuan ransum adalah 0% tepung temulawak (R0), 1% tepung temulawak (R1), 2% tepung temulawak (R2), dan 3% tepung temulawak (R3). Parameter yang diukur adalah konsumsi ransum, pertambahan bobot badan, konversi ransum, persentase karkas dan kandungan lemak abdomen.Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi ransum, pertambahan bobot badan, konversi ransum, persentase karkas dan kandungan lemak abdomen nyata dipengaruhi (P<0.05) oleh ransum perlakuan. Perlakuan 1% tepung temulawak dalam ransum memberikan hasil yang terbaik terhadap penampilan ayam broiler dibandingkan dengan perlakuan lainnya. Hal ini ditunjukkan dengan pertambahan bobot badan yang tinggi dan konversi ransum yang rendah meskipun belum dapat menurunkan kandungan lemak abdomennya. Ternyata pada level 2% dan 3% tepung temulawak dalam ransum baru dapat menurunkan kandungan lemak abdomen ayam broiler.
PEMBELAJARAN PENGEMBANGAN PEMAHAMAN KONSEPTUAL KIMIA BAGI PEBELAJAR PEMULA Kirna, I Made
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2011: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2011
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Pemahaman konseptual kimia merupakan salah satu permasalahan dalam pembelajaran kimia, lebih-lebih bagi pebelajar kimia pemula. Artikel ini merupakan gagasan untuk mengembangkan pemahaman konseptual kimia yang berlandaskan pada karakteristik kajian kimia yang terdiri dari tiga aspek, yaitu makroskopis, submikroskopis, dan simbol. Refleksi historis perkembangan ilmu kimia, karakteristik kajian kimia, dan elaborasi temuan-temuan penelitian pembelajaran kimia dijadikan basis kajian untuk memperoleh suatu gagasan desain pembelajaran kimia bagi pebelajar pemula yang dapat memfasilitasi belajar bermakna dan mendorong pemahaman yang dapat diaplikasikan. Hasil kajian medorong pada suatu desain pembelajaran spesifik kimia menggunakan pendekatan inkuiri yang mensikronisasi kajian makroskopis, submikroskopis, dan simbol. Pembelajaran pengembangan pemahaman konseptual kimia semestinya menggunakan fenomena nyata yang bervariasi yang dijadikan konteks untuk memahami esensi kajian kimia yang sifatnya submikroskopis.

Page 6 of 70 | Total Record : 697