Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ
Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UNSIQ (Jurnal PPKM) merupakan media komunikasi dan desiminasi hasil-hasil penelitian, pengabdian, studi kasus dan ulasan ilmiah (terapan) bagi ilmuwan dan praktisi di bidang sains dan teknologi. Jurnal ini terbit pertama kali pada tahun 2014 dan diterbitkan oleh Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Universitas Sains Al-Qur’an (UNSIQ) Wonosobo secara berkala empat bulan sekali yaitu bulan Januari, Mei dan September dengan ISSN (print) 2354-869X | ISSN (online) 2614-3763.
Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol 1 No 2 (2014): Mei"
:
10 Documents
clear
HUBUNGAN ANTARA LOKASI, PROMOSI DAN FAMILIERITAS KONSUMEN JASA DAN PARIWISATA (STUDI KASUS PADA TRMS SELOMANIK BANJARNEGARA)
Guspul, Ahmad
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 1 No 2 (2014): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/ppkm.v1i2.234
Perkembangan dunia pariwisata tidak terlepas dari bagaimana cara pengelolaan di dalam menentukan lokasi dan menetapkan promosinya, itu artinya bahwa penentuan lokasi dan penetapan promosi mempunyai suatu keterkaitan dengan perkembangan obyek wisata yang ditunjukan dengan familieritasnya seseorang dalam mengunjungi obyek wisata. Dalam penlitian ini akan dikaji seberapa besar hubungan atau korelasi antara lokasi, promosi dan familieritas seseorang terhadap obyek wisata. Untuk hubungan antara lokasi dan familieritas obyek wisata diperoleh hasil perhitungan Che-Square sebesar 37,26 yang artinya Che-Square hitung lebih besar dari Che-Square table, itu berarti ada hubungan antara lokasi dan familieritas obyek wisata. Sedangkan hasil uji koefisien kontingensi (C) sebesar 0,520 dan koefisien kontingensi maksimum (Cmax) sebesar 0,816, yang artinya hubungan antara lokasi dan familieritas obyek wisata mempunyai hubungan cukup kuat karena selisih C dengan Cmax sebesar 0,296. Untuk hubungan antara promosi dan familieritas obyek wisata diperoleh hasil perhitungan Che-Square sebesar 14,86 yang artinya Che-Square hitung lebih besar Che-Square table,itu berarti ada ubungan antara promosi dan familieritas obyek wisata. Sedangkan hasil uji koefisien kontingensi (C) sebesar 0,359 dan koefisien kontingensi maksimum (Cmax) sebesar 0,816 yang artinya hubungan antara promosi dan familieritas obyek wisata mempunyai hubungan cukup kuat karena selisih C dengan Cmax sebesar 0,457
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMILIHAN KARIR SEBAGAI AKUNTAN PUBLIK (STUDI EMPIRIS PADA MAHASISWA AKUNTANSI UNSIQ)
Suyono, Nanang Agus
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 1 No 2 (2014): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/ppkm.v1i2.235
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi mahasiswa akuntansi Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) terhadap pemilihan karir sebagai akuntan publik dan apakah imbalan keuangan, pelatihan profesional, nilai-nilai sosial, lingkungan kerja, pertimbangan pasar dan kepribadian mempengaruhi persepsi siswa pilihan karir sebagai akuntan publik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa imbalan keuangan faktor simultan, pelatihan profesional, pengakuan profesional, lingkungan kerja, nilai-nilai sosial, dan pertimbangan kepribadian pasar tenaga kerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pemilihan karir sebagai akuntan publik oleh mahasiswa akuntansi di Universitas Sains Al-Qur'an. Sebagian faktor imbalan keuangan, pelatihan profesional, nilai-nilai sosial, dan pertimbangan kepribadian pasar tenaga kerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pemilihan karir sebagai akuntan publik dengan akuntansi mahasiswa di Universitas Sains Al-Qur'an, sedangkan faktor pengakuan dan lingkungan kerja profesional tidak berpengaruh signifikan terhadap pemilihan karir sebagai akuntan publik oleh mahasiswa akuntansi di Universitas Sains Al-Qur'an.
TEORI AKUNTANSI KONSEP AKUNTANSI PENDAPATAN
Hartiyah, Sri
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 1 No 2 (2014): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/ppkm.v1i2.237
Menyajikan informasi yang relevan bagi para penggunanya guna pengambilan keputusan adalah tujuan dari akuntansi keuangan dan pendapatan sebagai unsur akuntansi yang merupakan unsur kehidupan dari suatu perusahaan. Pendapatan adalah penghasilan yang timbul dari aktivitas perusahaan yang biasa dan dikenal dengan sebutan berbeda seperti penjualan, penghasilan jasa (fees), bunga, deviden, royalty, dan sewa. Pendapatan biasanya diukur dalam satuan harga pertukaran yang berlaku, pendapatan harus diakui setelah kejadian penting atau setelah proses penjualan pada dasarnya telah diselesaikan.
SISTEM PAKAR SEBAGAI ALAT BANTU MENGATASI MASALAH (STUDI KASUS KERUSAKAN SEPEDA MOTOR)
Suwondo, Adi
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 1 No 2 (2014): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/ppkm.v1i2.241
Mekanik sepeda motor dalam menganalisa kerusakannya sampai menentukan solusi yang tepat untuk diterapkan pada sepeda motor melewati langkah yang bertahap, pertama, apa keluhan pengguna akan keadaan sepeda motor, kemudian menganalisa masalah, mengembangkan pengetahuan, penyebab dari masalah yang timbul serta memberikan solusi yang dapat dikerjakan. Hal ini berturut – turut dilakukan oleh seorang mekanik sepeda motor, dengan jumlah kerusakan dan masalah yang timbul baik masalah yang telah hafal diketahuinya maupun masalah baru yang dapat sewaktu – waktu muncul dari permasalahan yang ada, seorang mekanik akan meruntut satu persatu hingga menemukan hasil akhir yang sesuai.Pengetahuan dan daya ingat dari seorang mekanik dituntut untuk tidak menduplikasi masalah yang sebenarnya sudah dapat diselesaikan pada waktu terdahulu tetapi karena keterbatasan ingatan, masalah yang sebenarnya sudah memiliki dokumen tiba – tiba dapat hilang tanpa ada sedikitpun tersisa, sementara sebenarnya masalah yang ada pada sepeda motor sudah ditemukan solusinya dari kejadian yang pernah dilakukan pula.Dari ulasan di atas pada penelitian ini akan dibuat sebuah sistem pakar yang memiliki basis pengetahuan dari mekanik yang telah direkam dalam database, sehingga solusi yang dicari dapat dengan cepat di bankitkan kembali melalui sistem yang akan dirancang
KONSEP RUANG SAKRAL-PROFAN PADA TATA PERMUKIMAN DI DATARAN TINGGI DIENG
Hermanto, Heri;
Djunaedi, Achmad;
Sudaryono, Sudaryono
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 1 No 2 (2014): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/ppkm.v1i2.242
Dataran Tinggi Dieng adalah merupakan salah satu wilayah yang memiliki sejarah, budaya, tradisi, serta kondisi alam yang unik dan khas, demikian pula dengan tata permukimannya. Lapangan desa, makam dan jalan terabasan adalah merupakan merupakan elemen permukiman yang selalu ada pada tata permukiman di Dataran Tinggi Dieng. Elemen tersebut menjadi wadah bagi berlangsungnya kehidupan sosial dan budaya masyarakat di Dataran Tinggi Dieng sejak dahulu.Penelitian ini didasari oleh dua pertanyaan; 1) Apakah ada keterhubungan antara makam, lapangan, dan jalan terabasan dalam tata permukiman yang ada di Dataran Tinggi Dieng. 2) Konsep apakah yang membentuk keterhubungan tersebut.Penelitian ini menggunakan metode fenomenologi dengan teknik induktif, data diperoleh dari 10 informan dengan metoda wawancara secara mendalam. Dari 3 buah tema yang ditemukan dicari hubungan substantive yang hasilnya kemudian didialogkan untuk mendapatkan konsep. Hasil penelitian ini merumuskan adanya konsep keterhubungan antara makam, lapangan dengan jalan terabasan dan konsep sakral-profan pada tata permukiman di Dataran Tinggi Dieng.
EVALUASI TERMAL RUANG LUAR DESA WISATA DIENG WONOSOBO
Hermawan, Hermawan;
Prianto, Eddy;
Setyowati, Erni
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 1 No 2 (2014): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/ppkm.v1i2.245
Kenyamanan Termal ruang luar sama pentingnya dengan kenyamanan termal ruang dalam bangunan sesuai dengan fungsi ruang luar tersebut. Desa Dieng di Kabupaten Wonosobo merupakan desa wisata di daerah pegunungan yang mempunyai kondisi termal spesifik. Evaluasi Termal Ruang Luar Desa Wisata difungsikan untuk mengetahui kondisi termalnya sehingga dapat mengoptimalisasikan fungsi ruang luar sesuai dengan kondisi termalnya. Penelitian ini menggunakan pengukuran termal di lapangan dengan menggunakan alat pengukur termal, kemudian menganalisa data-data hasil tabulasi dengan standart termal Effective Temperature. Variabel yang diteliti adalah temperatur udara, kelembaban udara, kecepatan angin pada bagian-bagian ruang luar seperti permukaannya, efek kondisi lingkungan pada masing-masing tipe ruang luar. Hasil yang didapat adalah termal tipe ruang luar yang rapat dengan kondisi bangunan lebih tinggi dibanding dengan tipe ruang luar yang lapang.
UJI EKSPERIMEN PEMURNIAN BIOGAS SEBAGAI PENGGANTI BAHAN BAKAR MOTOR BENSIN
Sunaryo, Sunaryo
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 1 No 2 (2014): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/ppkm.v1i2.246
Pembuatan biogas dari kotoran ternak dilakukan dengan metodologi fermentasi anaerob. Biogas sebagai salah satu energi yang terbarukan mempunyai beberapa manfaat, diantaranya untuk bahan bakar generator, penyedian energi alternatif untuk bahan bakar kompor rumah tangga. Biogas yang baru dihasilkan dari digester perlu dimurnikan karena masih mengandung Hidrogen Sulfida (H2S) yang bersifat korosif terhadap logam. Tujuan dari penelitian ini untuk merancang peralatan pemurni biogas dan uji ekperimen pada motor bensin.Metode penelitian yang digunakan menggunakan pendekatan eksperimen, yaitu dengan perancangan alat purifikasi biogas dan modifikasi saluran pemasukan motor bensin. Biogas yang sudah melalui proses pemurnian kemudian dimasukan kedalam sistem bahan bakar motor bensin dan diuji kinerjanya.Hasil penelitian menunjukan bahwa H2S akan bereaksi terhadap bilet baja (FeOH3) atau oksida besi Fe2O3. Kedua reaksi untuk menghilangkan H2S yang terkandung dalam biogas oleh proses desulfurisasi kering dengan persamaan 2Fe (OH) 3 + 3H2S ï‚® Fe2S3 + 6H2O,(2) Fe2O3 + 3H2S ï‚® Fe2S3 + 3H2O. Kualitas biogas dapat dilihat dari hasil nyala api yang dihasilkan dengan berwarna biru untuk yang melewati proses purifikasi sedangkan yang tanpa alat purifikasi berwarna merah kebiruan. Dari hasil pengujian motor bensin satu silinder dapat hidup dengan baik setelah menggunakan biogas yang sudah melalui proses purifikasi.
TINJAUAN PEMANFATAN TRASS SEBAGAI BAHAN PENGGANTI SEBAGIAN SEMEN TERHADAP KUAT TEKAN BETON
Faqih, Nasyiin;
Ahmad, Chelmi
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 1 No 2 (2014): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/ppkm.v1i2.247
Kerusakan akibat bencana alam telah mengakibatkan banyak kerugian. Akan tetapi sisa-sisa kerusakan bangunan (Trass) dapat digunakan sebagai pengganti sebagian semen. Tahapan-tahapan dilaksanakan dari persiapan matrial, alat uji dan persiapan laboratorium. Semua bahan ditinjau melalui pengawasan yang baik. Semua material yang sudah ditakar di campur dan menghasilkan adukan. Selanjutnya dicetak membentuk satu kesatuan padat direndam dalam masa perawatan. Komposisi trass berkisar antara 10%, 15%, 20% dan 30%. Setelah dilakukan pengujian kuat tekan pada beton bersubtitusi disimpulkan bahwa yang mempunyai nilai maksimal hanya pada beton dengan komposisi trass 10% dan 15%, pada konversi umur 28 hari dengan nilai f’c : 20,02 MPa dan f’c : 19,38 Mpa.
EVALUASI PENGOPERASIAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKROHIDRO DI WANGAN AJI KABUPATEN WONOSOBO
Nugroho, Heru;
Sunaryo, Sunaryo
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 1 No 2 (2014): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/ppkm.v1i2.248
Keberhasilan dan keberlanjutan usaha pembangunan mikrohidro sangat ditentukan dari tenaga pengelola, terutama tenaga operator dan administrasi yang langsung bersinggungan dengan lapangan kerja. Banyak mikrohidro yang sudah dibangun pemerintah daerah tetapi tidak diimbangi pengelolaan yang baik sehingga dalam jangka yang relatif pendek tidak beroperasi lagi. Agar mikrohidro dapat berjalan dengan baik dan stabil maka perlu dilakukan evaluasi hasil energi listrik setiap tahunDalam satu tahun PLTMH Wangan Aji menghasilkan energi listrik 770.400 kWh dengan harga Rp 656 tiap kWh maka penerimaan dari penjualan energi listrik ke PLN sebesar Rp 505.382.400 dalam satu tahun, namun hasil di lapangan baru mencapai baru mencapai 486.180 kWh dengan harga Rp 656 maka pendapatan PLTMH Wangan Aji sebesar Rp 315.522.80 maka kerugian produksi mikrohidro 284.220 kWh Ada tiga faktor yang mempengaruhi penurunan produksi energi listrik mikrohidro Wangan Aji yaitu, faktor alam yang terjadi karena banjir, faktor kerusakan kerusakan peralatan mekanis dan listrik, faktor sumber daya manusia yang belum mahir. Agar pada tahun yang akan datang PLTMH Wangan Aji mendapatkan hasil maksimal dan stabil maka perlu dilakukan peningkatan jam produksi, pembuatan bak penenang agar saat banjir tetap dapat beroperasi dan meningkatkan kemampuan operator mengoperasikan dan memperbaki kerusakan mikrohidro
MENENTUKAN KONDISI LINGKUNGAN BERDASARKAN PENGUKURAN KECEPATAN ANGIN DENGAN ANEMOMETER SEDERHANA
Jumini, Sri;
Holifah, Lufti
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 1 No 2 (2014): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/ppkm.v1i2.249
Kondisi lingkungan yang ada disekitar kita dipengaruhi oleh angin. Angin bergerak dengan kecepatan tertentu yang dapat diukur dengan Anemometer. Karena mahalnya peralatan yang biasa digunakan, masyarakat tidak dapat memiliki alat tersebut. Padahal, pengetahuan tentang kondisi lingkungan sekitar sangatlah penting. Sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan kondisi lingkungan berdasarkan pengukuran kecepatan angin dengan Anemometer sederhana.Anemometer dalam percobaan ini terdiri dari beberapa bagian yaitu daun kincir terbuat dari belahan bola pingpong, penyangga daun kincir terbuat dari pipa PVC berisi karet, poros kincir terbuat dari besi, penyangga poros kincir terbuat dari kayu, piring bercelah terbuat dari kertas karton, pemantau cahaya terbuat dari sakelar cahaya, papan landasan terbuat dari kayu, dan kotak meter analog memiliki sejumlah komponen elektronika. Pada saat tertiup angin, baling-baling Anemometer akan berputar yang menyebabkan putaran pada piring bercelah. Putaran piring bercelah dideteksi oleh pemantau cahaya sehingga menghasilkan besar kecepatan angin pada analogmeter. Hasil yang diperoleh analogmeter dicatat, selanjutnya dicocokkan dengan skala Beaufort. Dari hasil pengukuran kecepatan angin tersebut dapat diketahui kondisi lingkungan. Dari data percobaan dapat disimpulkan bahwa semakin dekat Anemometer dengan sumber angin dan semakin tidak beraturan baling-baling maka semakin besar kecepatannya, semakin banyak jumlah baling-baling Anemometer menghasilkan kecepatan yang sama pada jarak yang sama.