cover
Contact Name
A.Zaenurrosyid
Contact Email
zaenurrosyid79@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
islamicreview@ipmafa.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. pati,
Jawa tengah
INDONESIA
Islamic Review : Jurnal Riset dan Kajian Keislaman
ISSN : 20898142     EISSN : 26544997     DOI : -
Islamic Review merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Institut Pesantren Mathali'ul Falah (IPMAFA) Pati yang sebelumnya bernama Sekolah Tinggi Mathali’ul Falah Pati (STAIMAFA). Jurnal Islamic Review ini disingkat dengan “IR”. Dengan hadirnya jurnal “IR” ini diharapkan memberikan cakrawala baru mengenai keilmuan program studi (prodi) yang berada di bawah naungan IPMAFA, yaitu Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Perbankan Syari’ah (PS), Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), Manajemen Zakat dan Wakaf (ZAWA), Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI).
Arjuna Subject : -
Articles 213 Documents
PENGUATAN PENDIDIKAN SPIRITUAL INTREPRENEURSHIP DALAM USAHA MENGATASI KEMISKINAN UMAT Muhammad Rozikan
Islamic Review: Jurnal Riset dan Kajian Keislaman Vol 6 No 1 (2017): Islamic Review : Jurnal Riset dan Kajian Keislaman
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IPMAFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6.727 KB) | DOI: 10.35878/islamicreview.v6i1.118

Abstract

Masalah kemiskinan merupakan fenomena sosial kemasyarakatan yang terdapat di berbagai daerah Provinsi, Kabupaten/Kota di Indonesia. Oleh karena itu berbagai upaya penanggulangannya telah dilakukan Pemerintah melalui pelaksanaan berbagai kebijakan pemberdayaan masyarakat yang langsung menyentuh kebutuhan hidup masyarakat miskin. Pendidikan dapat mengubah pola pikir seseorang, dimana melalui pendidikan seseorang memperoleh banyak pengetahuan, ilmu dan informasi yang terus berkembang. Pendidikan spiritual intrepreneurship menjadi ikhtiyar bagi lembaga pendidikan, baik lembaga formal, non formal dan informal untuk memperkuat mental intrepreneurship bagi peserta didik dan menumbuhkan kembangkan etos kerja, sehingga diharapkan memunculkan kesadaran bahwa untuk menghilangkan kemiskinan harus ditempuh melalui usaha produktif yang dilakukan oleh mereka sendiri.
MENUJU KESEJAHTERAAN HIDUP IKHTIAR MEMAHAMI KHILAFAH ISLAMIYAH DAN TEO-DEMOKRASI Hidayatus Sholihah; Mumtazah Kamilah
Islamic Review: Jurnal Riset dan Kajian Keislaman Vol 6 No 1 (2017): Islamic Review : Jurnal Riset dan Kajian Keislaman
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IPMAFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6.727 KB) | DOI: 10.35878/islamicreview.v6i1.119

Abstract

Islamic fundamentaly and islamic moderat communities be possessed one of types idealism who are hardfought as respons toward democratic system in effect for the moment. This written is spesific to consern discussed about khilafah islamiyah concept from HTI and democratic-Teo as well as Islamic moderat communities to bring description about compability with purpose from a communities. This written also explicit about concept on the almight souvereignty who are fondation precedent islamic fundamentaly in concept khilafah islamiyah as well as rule by the people souvereignty democracy to the find point source two of them.
Paradigma Fiqh Sosial atas Kemiskinan dan Ikhitiar Pemberdayaan Ekonomi Ummat A. Zaenur rosyid; Siti Sulikhah
Islamic Review: Jurnal Riset dan Kajian Keislaman Vol 6 No 1 (2017): Islamic Review : Jurnal Riset dan Kajian Keislaman
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IPMAFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6.727 KB) | DOI: 10.35878/islamicreview.v6i1.120

Abstract

To day, fiqh be present by way of progressive concept and responsive to change ages than just for the sake normative-dogmatic concept. Social fiqh is represent kiai Sahal well to do spark of socio-movement and become course build up alternative on the communities more than productive, self employed and prosperous so that balance of life on the whole world and the beyond (sa’adatuddarain) can be achieve in a use manner. Kiai Sahal pass through collective measure, system approach and constituted group to be rejoinder proverty problem in center of communities. Kiai Sahal was applied ijtihad jama’i as islamic lessons in light of legal status on multi problem is in proverty. Though in empowering approach on the grounds of bottom-up, kiai Sahal established in a BPR, BPPM included zakat as tools a proverty tackling for the moment.
Mengenal Pengelolaan Keuangan Sejak Usia Dini Sumiyati Sumiyati
Islamic Review: Jurnal Riset dan Kajian Keislaman Vol 6 No 1 (2017): Islamic Review : Jurnal Riset dan Kajian Keislaman
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IPMAFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6.727 KB) | DOI: 10.35878/islamicreview.v6i1.121

Abstract

Kehidupan manusia tidak terlepas dari fungsi manusia sebagai makhluk sosial. Manusia membutuhkan berinteraksi dengan orang lain dalam menjalani rutinitas kehidupannya. Interaksi tersebut dapat berupa transaksi, baik itu jual beli maupun transaksi keuangan yang lain. Bertransaksi meskipun tidak memerlukan keahlian khusus, dan setiap orang mampu melakukannya, namun dengan mengetahui pengelolaan keuangan yang baik, cermat dan bijak, akan menghasilkan sebuah transaksi yang efisien dan baik pula. Pengelolaan keuangan perlu diajarkan sejak usia dini, dengan harapan anak-anak dapat mengelola keuangan dengan bijak dan terbentuk karakter yang baik. Belajar hidup hemat dan tidak boros serta tidak terjerumus ke pola hidup yang konsumtif. Orangtua perlu untuk memberikan contoh dan keteladan tersebut melalui pola asuh yang tepat. Demikian juga guru di sekolah. Guru merupakan model bagi anak pengganti orangtua saat anak-anak berada di sekolah. Maraknya jajanan anak yang beredar baik di lingkungan rumah maupun lingkungan sekolah, menuntut guru untuk aktif dan kreatif dalam memberikan teladan khususnya dalam hal pengelolaan keuangan anak. Mengajari untuk anak hidup hemat, membelanjakan sesuatu secukupnya tanpa berlebihan dan berlatih untuk hidup sederhana merupakan kunci untuk mengajari anak tentang pengelolaan keuangan.
MENJAWAB PERAN INSTITUSI SOSIAL DALAM PENANGGULANGAN KONTESTASI KEMISKINAN MELALUI INSTITUSI SOSIAL Umdatul Umdatul Baroroh; Arina Ulfatul Jannah
Islamic Review: Jurnal Riset dan Kajian Keislaman Vol 6 No 1 (2017): Islamic Review : Jurnal Riset dan Kajian Keislaman
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IPMAFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6.727 KB) | DOI: 10.35878/islamicreview.v6i1.122

Abstract

Kemiskinan merupakan permasalahan yang tiada habisnya untuk di urai benang merahnya. Kemiskinan menjadikan kesenjangan yang bersifat multidimensi sehingga perlu dilakukan transformasi dalam kegiatan yang produktif sebagai upaya keseimbangan (equilibrium) dan mencapai tingkat setara (egaliter) dalam kehidupan sosial masyarakat.[1] Tulisan ini diarahkan dengan menggunakan jenis penelitian lapangan dan sifat kualitatif. Metode analisis data yang digunakan berupa content analysis melalui pendekatan sosiologis. Melalui metode ini ditawarkan pencapaian untuk menanggulangi kemiskinan yang bisa dilakukan melalui institusi sosial dengan membangun gerakan sosial (social movement), menjalin kerjasama dengan lembaga sosial, melakukan penggalangan dana atau amal, maupun melakukan kesepakatan masyarakat dengan membangun komunitas malalui potensi lokal yang dimiliki serta dapat juga digunakan alternatif wirausaha secara sosial. [1] Gunawan Sumodiningrat, Membangun Perekonomian Rakyat ,(Yogyakarta: Pustaka Pelajar, Cetakan II, Oktober 2011). Hlm 25.
Sosiologi Ekonomi Islam Syahrizal Fauzi
Islamic Review: Jurnal Riset dan Kajian Keislaman Vol 6 No 1 (2017): Islamic Review : Jurnal Riset dan Kajian Keislaman
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IPMAFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6.732 KB) | DOI: 10.35878/islamicreview.v6i1.123

Abstract

Ekonomi islam merupakan topik yang terbilang masih baru perkembangannya dalam wacana keislaman di Indonesia. Sebagai sebuah wacana, ekonomi Islam semakin menjadi bahan perbincangan. Di tengah gegap gempitanya perhatian atau kegandrungan terhadap pengkajian ekonomi Islam disertai tumpukan literatur yang kian menjamur dimana-mana, agaknya masih dijumpai persoalan teramat fundamental yang terabaikan. Utamanya bertalian dengan kajian tentang konteks yang dapat memberi gambaran mendasar tentang mengapa wacana ekonomi islam perlu terus-menerus dikembangkan baik secara paradigmatik atau metodologis.
ISLAM WASATIYAH Dimyati, Ahmad
Islamic Review : Jurnal Riset dan Kajian Keislaman Vol 6 No 2 (2017): Islamic Review : Jurnal Riset dan Kajian Keislaman
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) IPMAFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6.732 KB)

Abstract

Islam wasathiyah merupakan optik dari umat yang memiliki cara pandang tengah, adil, hidup harmoni di tengah masyarakat yang beragam serta dinamis. Islam wasathiyah mengajak setiap individu memiliki tanggungjawab terhadap individu lain dengan solidaritas yang terbangun secara organik. Posisi tengah dijadikan Islam wasathiyah sebagai medium untuk menjalankan fungsi Islam melihat dua sisi secara seimbang. Islam wasathiyah tidak lepas dari identitas akar kata “moderat” yang menyajikan nilai humanis-dialogis, mengutamakan kekuatan persaudaraan daripada kekuasaan, keadilan atas hak, harmoni menjunjung toleransi atar umat beragama dan menghindarkan perilaku pada jalan yang ekstrem. Dari sinilah posisi Islam wasathiyah menjadi tawaran kepada masyarakat agar terhindar dari konflik berkepanjangan baik itu atas nama ideologi, kemanusiaan dan sampai kepada politisasi hukum sehingga pada akhirnya kehidupan damai dan sejahtera bisa tercapai, serta masyarakat madani akan bisa terbangun khususnya di kawasan Asia Tenggara.
PERLAWANAN AL-QURAN DAN HADIS TERHADAP KEMISKINAN M. Ali Musyafak
Islamic Review: Jurnal Riset dan Kajian Keislaman Vol 6 No 2 (2017): Islamic Review : Jurnal Riset dan Kajian Keislaman
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IPMAFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6.732 KB) | DOI: 10.35878/islamicreview.v6i2.125

Abstract

There is no doubt, that poverty is great danger of the religious beliefs, Especially extreme poverty severe, who were in front of the eyes of rich egoistic people. More worried, if poor people do not have jobs,and rich people do not want to give their hand. That is when the poverty will invite doubt against sunnatullah (provisions god) above this world. And cangive confidence in the injustice in a division of fortune. That is the dangerous of declining of aqeedah that is caused by poverty. As the word of Rasulullah, “almost poverty make people become atheist.”Sayyidina Ali ra said that if the poverty like a men, I will kill them. Al Quran and Hadis give guidance to against poverty, the guidance has two aspects. The guidance from individual as hard work and simple living, and the guidance from social as management zakat productive, charity productive and infaq.
KEBERPIHAKAN NEGARA TERHADAP UPAYA PENGENTASAN KEMISKINAN DI PEDESAAN Tutik Nurul Jannah
Islamic Review: Jurnal Riset dan Kajian Keislaman Vol 6 No 2 (2017): Islamic Review : Jurnal Riset dan Kajian Keislaman
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IPMAFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6.732 KB) | DOI: 10.35878/islamicreview.v6i2.126

Abstract

Desa is the region where the cultural base of Indonesian society. Desa has an important role in an attempt to resolve the problem of poverty. Government spending allocated for development of desa as mandated by the Act No.6 / 2014 should be viewed in the perspective of the state alignments against efforts to resolve the problem of poverty. The state alignments in solving various problems concerning the interests of the Indonesian people can actually be seen from the regulations drawn up and enforced. The state alignments in resolving disputes in pedesaan can be explored through the juridical studies in the Act No. 6/2014 by using analysis from the political perspective of the law.
PANDANGAN SOSIAL EKONOMI DAN KEAGAMAAN MASYARAKAT PETANI DI JAWA Nur Khoiriyah
Islamic Review: Jurnal Riset dan Kajian Keislaman Vol 6 No 2 (2017): Islamic Review : Jurnal Riset dan Kajian Keislaman
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IPMAFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6.732 KB) | DOI: 10.35878/islamicreview.v6i2.128

Abstract

The life of the farming community is still very far from prosperous. This is evident from the data presented statistically relevant data on poverty and education levels. With such reality is, there should be a variety of efforts to resolve this problem. The resolution attempts to start the real state of the farming communities, for that, this article will provide an overview of the socio-economic and religious views of the farming community in the literature. Based on this basis, the author tries to give a deeper formulation related to the farming community problem solving.

Page 9 of 22 | Total Record : 213


Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14 No 2 (2025): Oktober 2025 Vol 14 No 1 (2025): April 2025 Vol 13 No 2 (2024): October 2024 Vol 13 No 1 (2024): April 2024 Vol 12 No 1 (2023): April 2023 Vol 11 No 2 (2022): Oktober 2022 Vol 11 No 1 (2022): April 2022 Vol 10 No 2 (2021): Oktober 2021 Vol 10 No 1 (2021): April 2021 Vol 9 No 2 (2020): Oktober 2020 Vol 9 No 1 (2020): Islamic Review: Jurnal Riset dan Kajian Keislaman Vol 8 No 2 (2019): Islamic Review: Jurnal Riset dan Kajian Keislaman Vol 8 No 1 (2019): Islamic Review: Jurnal Riset dan Kajian Keislaman Vol 7 No 2 (2018): Islamic Review : Jurnal Riset dan Kajian Keislaman Vol 7 No 1 (2018): Islamic Review : Jurnal Riset dan Kajian Keislaman Vol 6 No 2 (2017): Islamic Review : Jurnal Riset dan Kajian Keislaman Vol 6 No 2 (2017): Islamic Review : Jurnal Riset dan Kajian Keislaman Vol 6 No 1 (2017): Islamic Review : Jurnal Riset dan Kajian Keislaman Vol 5 No 2 (2016): Islamic Review : Jurnal Riset dan Kajian Keislaman Vol 5 No 1 (2016): Islamic Review : Jurnal Riset dan Kajian Keislaman Vol 4 No 2 (2015): Islamic Review : Jurnal Riset dan Kajian Keislaman Vol 4 No 1 (2015): Islamic Review : Jurnal Riset dan Kajian Keislaman Vol 3 No 2 (2014): Islamic Review : Jurnal Riset dan Kajian Keislaman Vol 3 No 1 (2014): Islamic Review : Jurnal Riset dan Kajian Keislaman Vol 2 No 2 (2013): Islamic Review : Jurnal Riset dan Kajian Keislaman Vol 2 No 1 (2013): Islamic Review : Jurnal Riset dan Kajian Keislaman Vol 1 No 2 (2012): Islamic Review : Jurnal Riset dan Kajian Keislaman Vol 1 No 1 (2012): Islamic Review More Issue