cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia)
ISSN : 16933591     EISSN : 2579910X     DOI : -
Core Subject : Science,
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) is a scientific journal publishing original articles research in pharmaceutical science such as Pharmaceutical Technology, Pharmacology and Toxicology, Pharmaceutical Chemistry, Drug Discovery, Pharmacokinetics, Pharmaceutical Biology, Herbal Medicines, Pharmaceutics, Pharmaceutical Microbiology and Biotechnology, Community and Clinical Pharmacy, and Pharmaceutical Care.
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Jurnal Pharmacy, Vol. 12 No. 02 Desember 2015" : 11 Documents clear
EFEK ANTIHIPERGLIKEMIK DAN ANTIHIPERKOLESTEROL EKSTRAK TEMPE KACANG KOMAK (Lablab purpureus (L.) Sweet) PADA HAMSTER DIABETIK DIET TINGGI KOLESTEROL Elly Wardani; Priyo Wahyudi; Karina Rosinta Dewi; Rojid Setiawan
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Pharmacy, Vol. 12 No. 02 Desember 2015
Publisher : Pharmacy Faculty, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pji.v12i2.328

Abstract

ABSTRAK Kacang komak (Lablab purpureus (L.) Sweet) mengandung senyawa aktif yang memiliki aktivitas sebagai antihiperglikemik dan antihiperkolesterol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek ekstrak tempe kacang komak terhadap kadar glukosa darah, kolesterol total, dan LDL darah hamster yang diinduksi aloksan dan pakan tinggi kolesterol. Hewan uji hamster Syrian jantan dibagi 7 kelompok perlakuan. Dosis uji yang digunakan yaitu 280 mg/kg BB, 560 mg/kg BB, dan 1120 mg/kg BB secara peroral selama 14 hari. Kelompok kontrol positif diberikan glibenklamid dan atorvastatin. Berdasarkan hasil uji analisa statistik ANOVA satu arah (α
Optimasi Perbandingan Tween 80 dan Polietilenglikol 400 Pada Formula Self Nanoemulsifying Drug Delivery System (SNEDDS) Minyak Biji Jinten Hitam Iis Wahyuningsih; Widyasari Putranti
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Pharmacy, Vol. 12 No. 02 Desember 2015
Publisher : Pharmacy Faculty, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Minyak biji jinten hitam (Nigella sativa Linn.), dengan kandungan utama timokuinon mempunyai aktivitas sebagai antikanker yang cukup poten. Beberapa penelitian tentang aktivitas antikanker timokuinon telah dilakukan, namun hasilnya belum maksimal. Dalam penelitian ini akan dilakukan modifikasi penghantaran self nanoemulsifying drug delivery system (SNEDDS) minyak biji jinten hitam yang diharapkan dapat meningkatkan efektivitasnya sebagai antikanker karena SNEDDS akan meningkatkan kelarutan timokuinon yang terkandung dalam minyak biji jinten hitam (MBJH), sehingga lebih banyak zat aktif yang akan sampai pada sel kanker, selain itu formula SNEDDS MBJH diduga tidak mengalami effluks oleh sel kanker. Asam oleat dipilih sebagai fase minyak, tween 80 sebagai surfaktan dan propilenglikol sebagai kosurfaktan. Tahapan penelitian yang dilakukan adalah: (1) penentuan batas bawah dan batas atas masing-masing komponen (2) optimasi formula SNEDDS MBJH menggunakan sistem DX 9 dengan parameter %T dan waktu emulsifikasi (3) validasi persamaan yang dihasilkan DX9 (4) SNEDDS hasil optimasi yang dihasilkan dikarakterisasi ukuran, zeta potensial, stabilitas termodinamiknya dan persentase transmitan menggunakan spekrofotometer. Photon correlation spectroscopy (PCS) digunakan untuk mengetahui ukuran SNEDDS dan polidispersibility index, Zeta Sizer Analysis untuk mengukur muatannya. Kata kunci: karakteristik, minyak biji jinten hitam, SNEDDS. ABSTRACT Black cumin (Nigella sativa Linn.) seed oil has been known for possessing anticancer activity, with thymoquinone as the active ingredient. Previously reported data show that anticancer activity of thymoquinone is relatively low. In this research, we modify black cumin seed oil with self nanoemulsifying drug delivery system (SNEDDS) formula, so it’s effectivity as anticancer can be improved. SNEDDS increases solubility of thymoquinonone and improves its delivery to cancer cells. We used oleic acid as oil phase, tween 80 as surfactan, and propilenglycol as cosurfactan. The steps in this research were determination of upper limit and lower limit of each components, optimization of SNEDDS formula using DX 9 system, equation validation obtained from DX 9, and characterization of SNEDDS based on its size, zeta potensial, thermodynamic stability, and thermodynamic transmitans. Key words: black cumin seeds oil, characterization, SNEDDS.
Pengelola dan Daftar Isi Jurnal Pharmacy Vol. 12 No. 02 Desember 2015 Admin Pharmacy
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Pharmacy, Vol. 12 No. 02 Desember 2015
Publisher : Pharmacy Faculty, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelola dan Daftar Isi Jurnal Pharmacy Vol. 12 No. 02 Desember 2015
Efektivitas Rebusan Daun Salam (Syzygium polyanthum) Terhadap Penurunan Kadar Asam Urat Dalam Darah Mencit Putih Jantan Meiriza Djohar; Rovi Paramitha
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Pharmacy, Vol. 12 No. 02 Desember 2015
Publisher : Pharmacy Faculty, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Hiperurisemia adalah suatu keadaan yang ditandai dengan meningkatnya kadar asam urat dalam darah. Daun salam dipercaya mampu menurunkan kadar asam urat darah, karena memiliki kandungan flavonoid, tanin, dan minyak asiri 0,05% yang terdiri dari eugenol dan sitral sebagai diuretik (peluruh kencing) dan analgesik (penghilang nyeri). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas rebusan daun salam terhadap penurunan kadar asam urat dalam darah mencit putih jantan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan desain Pre and Post Test Controlled Group Design. Sampel pada penelitian ini adalah 24 ekor mencit putih jantan, dibagi dalam 4 kelompok. Analisa statistik mengunakan program SPSS 17.0 for Windows. Uji ANOVA dan Post Hoc Test digunakan sebagai uji statistik untuk melihat perbedaan antara masing-masing kelompok dan uji T untuk melihat perbedaan sebelum dan sesudah pemberian rebusan daun salam. Hasil uji ANOVA menunjukkan hasil yang signifikan p=0,000 (p0,05). Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan kadar asam urat pada kelompok sampel mencit putih jantan setelah pemberian rebusan daun salam. Kata kunci: asam urat, daun salam, mencit putih, uji anova. ABSTRACT Hyperuricemia is a condition characterized by increased levels of uric acid in the blood. Bay leaves is believed to be able to lower blood uric acid levels, because it contains flavonoids, tannins, and 0.05% essential oils consisting of eugenol and citral, and active as a diuretic and analgesic. This study aims to determine the effectiveness of the decoction of bay leaves to decrease uric acid blood level of white male mice. This research is an experimental research design with Pre and Post Test Controlled Group Design. Samples in this study were 24 male white mice divided into 4 groups. Statistical analysis using SPSS 17.0 for Windows. ANOVA and Post Hoc Test was used as a statistical test to analyze the difference between each group and the T test to analyze the difference before and after administration of decoction of bay leaves. Results of ANOVA showed significant results p=0.000 (p0.05). From the results, it can be concluded that there are differences in uric acid blood level of white male mice after administration of decoction of bay leaves. Key words: ANOVA test, bay leaf, gout, white mice.
Penelusuran Fraksi Aktif Baccaurea lanceolata Dari Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan Sebagai Antioksidan Samsul Hadi; Subagus Wahyuono; Ag. Yuswanto; RR. Endang Lukitaningsih
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Pharmacy, Vol. 12 No. 02 Desember 2015
Publisher : Pharmacy Faculty, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Baccaurea lanceolata oleh masyarakat Kalimantan Selatan digunakan untuk perawatan kulit, pendekatan ilmiah untuk membuktikan klaim itu salah satunya dengan uji antioksidan, uji antioksidan ini digunakan sebagai guided untuk menelusuri fraksi aktif. Dari hasil fraksinasi dengan menggunakan corong pisah, fraksi etil asetat mempunyai aktifitas paling tinggi dengan nilai IC50 230 ppm. Sehingga fraksi ini dilanjutkan difraksinasi dengan kolom gravitasi dan didapatkan 18 fraksi, fraksi No. 16 mempunyai aktifitas paling tinggi dengan nilai IC50 142 ppm dan fraksi No. 1 mempunyai aktifitas paling rendah dengan nilai IC50 675 ppm. Kata kunci: antioksidan, Baccaurea lanceolate, fraksi. ABSTRACT Baccaurea lanceolata by the people of South Borneo is used for skin care, scientific approach to prove the claim that one of them to antioxidant test, antioxidants test is used as guided to discover the active fraction. From the results of fractionation using a separating funnel, ethyl acetate fraction had the highest activity with IC50 values of 230 ppm. So that this continued fraction fractionated by column gravity and obtained 18 fractions, fractions No. 16 has the highest activity with value IC50 142 ppm and fractions No. 1 has the lowest activity with IC50 value of 675 ppm. Key words: antioxidant, Baccaurea lanceolata, fraction.
Evaluasi Uji Iritasi Dan Uji Sifat Fisik Pada Sediaan Krim M/A Minyak Atsiri Bunga Cengkeh Dengan Berbagai Variasi Konsentrasi Aina Fatkhil Haque; Nining Sugihartini
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Pharmacy, Vol. 12 No. 02 Desember 2015
Publisher : Pharmacy Faculty, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Minyak atsiri cengkeh dengan bahan eugenol aktif telah terbukti secara ilmiah berkhasiat sebagai anti-inflamasi, sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut terkait dengan formulasinya. Salah satu faktor penting dalam pengembangan formulasi adalah penentuan konsentrasi minyak atsiri dalam sediaan yang dimaksud. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas anti-inflamasi dari krim M/A yang mengandung minyak atsiri cengkeh dengan variasi konsentrasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini antara lain distilasi untuk proses ekstraksi minyak atsiri cengkeh dengan Kromatografi Gas Spektroskopi Massa (KGSM) untuk identifikasi senyawa aktif eugenol dalam minyak esensial cengkeh. Krim M/A minyak atsiri cengkeh dibuat dengan metode peleburan. Sifat fisik persiapan dievaluasi dengan menguji dispersi kekuasaan, adhesi, dan pH. Evaluasi efikasi dilakukan dengan menggunakan uji iritasi pada marmut dengan menggunakan metode Remington. Kata kunci: anti-inflamasi, minyak atsiri cengkih, krim M/A, sifat fisik. ABSTRACT Clove essential oil with the active ingredient eugenol has been scientifically proven efficacious as anti-inflammatory that further research related to the formulation continues. An important factor in the development of formulations is the determination of essential oil concentration. The purpose of this study was to determine the anti-inflammatory activity of O/W cream contain clove essential oils with varying concentrations. The method used in this study includes the extraction process of clove essential oil with distillation method and identification of the active compound eugenol in clove essential oil with Gas Chromatography Mass Spectroscopy (GCMS). Preparation of a O/W cream was performed by the method of smelting. Physical properties of the preparation are evaluated by testing the dispersive power, adhesion, and pH. Evaluation of efficacy was done by using the irritating test on guinea pigs used Remington method. Key words: anti-inflammatory, clove essential oil, O/W cream, physical properties.
Isolasi Dan Identifikasi Senyawa Penanda Dari Daun Jakang (Muehlenbeckia platyclada MEISSN) Pramitha Esha Nirmala Dewi; Wahyono Wahyono
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Pharmacy, Vol. 12 No. 02 Desember 2015
Publisher : Pharmacy Faculty, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Muehlenbeckia platyclada Meissn, atau lebih dikenal dengan nama jakang memiliki khasiat sebagai obat bisul, koreng, luka terpukul, dan gigitan ular dan lipan. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi senyawa penanda dari daun jakang sebagai salah satu parameter standarisasi obat alami dengan menggunakan tanaman jenis lain dalam suku yang sama sebagai pembanding. Pada penelitian ini dilakukan ekstraksi daun jakang dengan metode soxhletasi menggunakan pelarut secara berkesinambungan yaitu petroleum eter, kloroform, dan etanol 96%. Senyawa penanda yang terdeteksi diisolasi menggunakan KLT preparatif dan dilakukan identifikasi isolat menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Senyawa yang terdeteksi sebagai senyawa penanda pada daun jakang terdapat pada hRf 47. Senyawa penanda hasil isolasi merupakan senyawa flavon yang memiliki 5-OH dengan gugus prenil pada C6 dan gugus OH bebas pada C8, C7, dan C4’. Kata kunci: daun jakang, identifikasi senyawa penanda, isolasi senyawa penanda. ABSTRACT Muehlenbeckia platyclada Meissn, also known as jakang, can be used as a medication for pustules, skin ulcer, trauma injury, also snake and centipede bites. The objectives of this study were to isolate and to identify compound marker of jakang herb as a parameter of herbal medicine standardization by using another herbs from the same family as comparisons. Jakang herbs extraction was conducted by using soxhletation method with petroleum ether, chloroform, and ethanol 96% as solvents continuously. Detected compound marker was isolated using Preparative Thin Layered Chromatography and isolate identification was conducted using UV-Vis spectrophotometry. Compound detected as a compound marker of jakang herbs was located at hRf 47. Compound marker acquired from the isolation was a flavon compound that has 5-OH with prenyl structure on C6 and free-OH structure on C8, C7, and C4’. Key words: compound marker identification, compound marker isolation, jakang herb.
Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Daun Kajajahi (Leucosyke capitellata Wedd.) Terhadap Efek Pembekuan Darah Dan Penurunan Agregasi Platelet Pada Darah Manusia Sehat Secara In Vitro Annisa Shalehah; Noor Cahaya; Fadlilaturrahmah Fadlilaturrahmah
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Pharmacy, Vol. 12 No. 02 Desember 2015
Publisher : Pharmacy Faculty, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tanaman kajajahi (Leucosyke capitellata Wedd.) dimanfaatkan oleh masyarakat Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan sebagai tanaman obat. Berdasarkan penelitian sebelumnya, diketahui bahwa tanaman kajajahi mengandung beberapa senyawa kimia seperti tanin, saponin, dan flavonoid. Senyawa flavonid terbukti memiliki aktivitas sebagai antioksidan yang juga berperan dalam menghambat pelekatan, agregasi, dan sekresi platelet. Tujuan penelitian ini membuktikan pengaruh ekstrak kajajahi terhadap efek pembekuan darah dan penurunan agregasi platelet. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan menggunakan sampel darah manusia sehat yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Sampel dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu kelompok kontrol positif (darah dengan EDTA), kelompok ekstrak kajajahi (0,1%) dan kontrol negatif (darah tanpa EDTA) dengan replikasi sebanyak 3 kali. Analisis data secara kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif berupa gambaran mikroskopik sel darah dan data kuantitatif berupa jumlah penurunan agregasi platelet yang dilakukan dengan cara menghitung selisih serapan plasma sebelum dan sesudah penambahan ADP. Data hasil penurunan jumlah platelet dianalisis secara statistik dengan uji t berpasangan dengan taraf kepercayaan 95%. Berdasarkan hasil penelitian dari uji efek pembekuan darah, terlihat pada kelompok kontrol negatif sel darah menggumpal, saling berikatan satu dengan lain dan tidak terpisah; kelompok kontrol positif terlihat sel darah tidak saling berikatan atau terpisah satu sama lain dan pada kelompok ekstrak terlihat sebagian besar tidak saling berikatan, terpisah satu dengan yang lain. Uji penurunan agregasi platelet pada kelompok kontrol negatif menunjukkan peningkatan agregasi platelet, kelompok kontrol positif dan kelompok ekstrak menunjukkan penurunan agregasi platelet. Dengan demikian, didapatkan kesimpulan bahwa ekstrak etanol daun kajajahi 0,1% berpengaruh terhadap penurunan agregasi platelet (p value 0,086) dan memberikan efek pembekuan darah. Kata kunci: agregasi platelet, Leucosyke capitellata Wedd., pembekuan darah. ABSTRACT Kajajahi (Leucosyke capitellata Wedd.), an Indonesian medicine plant, is often used in society as traditional medicine. One of kajajahi’s benefits that haven’t much been explored is antiplatelet activity. Previous research results have shown that kajajahi extract contain flavonoid compound and is effective as an antioxidants. Flavonoid is an antioxidant compound which can inhibit the adhering, aggregation, and secretion of platelets because it obstructs the metabolism of arachidonat acid by cyclooxygenase. The purpose of this research is to identify the effect of platelet’s anti-aggregation of ethanolic extract from kajajahi leaves. The testing of microscopically blood clotting effect showed that ethanol extract of kajajahi leaves could prevent blood cell from coagulating. The testing of plasma absorbance reduction before and after the addition of ADP showed comparison toward negative control to positive control with significance of 0.007 (0.05). There is a significant difference on the comparison of negative control to extract and positive control to negative control. Key words: blood clotting, Leucosyke capitellata Wedd., platelet aggregation.
Rasionalitas Terapi Antibiotik Pada Pasien Diare Akut Anak Usia 1-4 Tahun Di Rumah Sakit Banyumanik Semarang Tahun 2013 Risha Fillah Fithria; Akroman Rohmat Di’fain
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Pharmacy, Vol. 12 No. 02 Desember 2015
Publisher : Pharmacy Faculty, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Beberapa penelitian membuktikan kejadian terapi antibiotik yang tidak rasional di berbagai tempat pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rasionalitas terapi antibiotik pada pasien diare akut anak usia 1-4 tahun di Rumah Sakit Banyumanik Semarang tahun 2013, yang disesuaikan dengan standar WHO. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Data diperoleh dari rekam medik menggunakan metode retrospektif. Subyek penelitian yaitu pasien diare akut anak, usia 1-4 tahun yang mendapat terapi antibiotik, tanpa infeksi lain, serta menjalani rawat inap pada tahun 2013. Data dikelompokkan berdasarkan parameter tepat indikasi, obat, pasien, dan dosis, kemudian dibandingkan dengan standar World Health Organisation (WHO), selanjutnya dihitung persentase kerasionalan terhadap jumlah total pasien anak usia 1-4 tahun penderita diare akut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi antibiotik pada pasien diare akut anak usia 1-4 tahun di rumah sakit Banyumanik Semarang tahun 2013 tidak rasional. Kata kunci: antibiotik, diare akut anak, rasionalitas, RS Banyumanik Semarang, WHO. ABSTRACT Several studies have shown the incidence of unrationality antibiotic therapy in many health centers. This study aimed to determine the rationality of antibiotic therapy in acute diarrhea children aged 1-4 years in Banyumanik Semarang Hospital at 2013, which is adapted to WHO standard. This was a descriptive research. Data were obtained from medical records using the retrospective method. The subjects of the study were acute diarrhea children, aged 1-4 years who received antibiotic therapy, without other infections, as well as hospitalized at 2013. Data were grouped by parameter such as the right indication, drug, patients, and dose, then compared to WHO standard, and then the percentage of rationality to the total number of acute diarrhea children aged 1-4 years were been calculated. The result showed that antibiotic therapy in acute diarrhea children aged 1-4 years in Banyumanik Semarang hospital at 2013 was irrational. Key words: accute diarrhea children, antibiotic, Banyumanik Semarang Hospital, rationality, WHO.
UJI AKTIVITAS ANTIHIPERKOLESTEROLEMIA FRAKSI ETIL ASETAT EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa oleifera Lam.) TERHADAP KADAR KOLESTEROL TOTAL DAN LDL KOLESTEROL PADA HAMSTER HIPERKOLESTEROLEMIA Dwitiyanti Dwitiyanti; Hadi Sunaryo; Ika Resty Kania
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Pharmacy, Vol. 12 No. 02 Desember 2015
Publisher : Pharmacy Faculty, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pji.v12i2.327

Abstract

ABSTRAK Daun kelor merupakan tanaman yang sering digunakan sebagai penurun kadar kolesterol. Tujuan penelitian ini untuk membuktikan pengaruh pemberian fraksi etil asetat ekstrak daun kelor terhadap penurunan kadar kolesterol total dan LDL darah pada hamster hiperkolesterolemia. Penelitian ini menggunakan hamster Syrian jantan yang dibagi dalam 6 kelompok perlakuan, masing-masing terdiri 4 hamster: kelompok I (kontrol normal), kelompok II (kontrol positif) yang diberi atorvastatin, kelompok III (kontrol negatif), kelompok IV, V, dan VI (kelompok uji) diberi fraksi etil asetat daun kelor dengan dosis 1,186 mg/kg BB; 3,722 mg/kg BB; dan 7,444 mg/kg BB. Induksi pakan tinggi kolesterol dengan kuning telur 10% dan pakan standar 90% diberikan selama 28 hari. Uji ANOVA satu arah (p

Page 1 of 2 | Total Record : 11


Filter by Year

2015 2015


Filter By Issues
All Issue Jurnal Pharmacy, Vol. 22 No. 02 Desember 2025 Jurnal Pharmacy, Vol. 18 No. 02 Desember 2021 Jurnal Pharmacy, Vol. 18 No. 01 Juli 2021 Jurnal Pharmacy, Vol. 17 No. 02 Desember 2020 Jurnal Pharmacy, Vol. 17 No. 01 Juli 2020 Jurnal Pharmacy, Vol. 16 No. 02 Desember 2019 Jurnal Pharmacy, Vol. 16 No. 01 Juli 2019 Jurnal Pharmacy, Vol. 15 No. 02 Desember 2018 Jurnal Pharmacy, Vol. 15 No. 01 Juli 2018 Jurnal Pharmacy, Vol. 14 No. 02 Desember 2017 Jurnal Pharmacy, Vol. 14 No. 01 Juli 2017 Jurnal Pharmacy, Vol. 13 No. 02 Desember 2016 Jurnal Pharmacy, Vol. 13 No. 01 Juli 2016 Jurnal Pharmacy, Vol. 12 No. 02 Desember 2015 Jurnal Pharmacy, Vol. 12 No. 01 Juli 2015 Jurnal Pharmacy, Vol. 11 No. 02 Desember 2014 Jurnal Pharmacy, Vol. 11 No. 01 Juli 2014 Jurnal Pharmacy, Vol. 10 No. 02 Desember 2013 Jurnal Pharmacy, Vol. 10 No. 01 Juli 2013 Jurnal Pharmacy, Vol. 09 No. 03 Desember 2012 Jurnal Pharmacy, Vol. 09 No. 02 Agustus 2012 Jurnal Pharmacy, Vol. 09 No. 01 April 2012 Jurnal Pharmacy, Vol. 08 No. 03 Desember 2011 Jurnal Pharmacy, Vol. 08 No. 02 Agustus 2011 Jurnal Pharmacy, Vol. 08 No. 01 April 2011 Jurnal Pharmacy, Vol. 07 No. 03 Desember 2010 Jurnal Pharmacy, Vol. 07 No. 02 Agustus 2010 Jurnal Pharmacy, Vol. 07 No. 01 April 2010 Jurnal Pharmacy, Vol. 06 No. 03 Desember 2009 Jurnal Pharmacy, Vol. 06 No. 02 Agustus 2009 Jurnal Pharmacy, Vol. 06 No. 01 April 2009 Jurnal Pharmacy, Vol. 05 No. 03 Desember 2007 Jurnal Pharmacy, Vol. 05 No. 02 Agustus 2007 Jurnal Pharmacy, Vol. 05 No. 01 April 2007 More Issue