cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Ipteks Terapan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 162 Documents
Hubungan Pengobatan Stroke dengan Jenis Stroke dan Jumlah Jenis Obat Reslina, Isra; Almasdy, Dedy; ,, Armenia
Jurnal Ipteks Terapan Vol 9, No 1 (2015): JIT
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.085 KB) | DOI: 10.22216/jit.2015.v9i1.29

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat hubungan efektifitas pengobatan stroke dengan jenis stroke dan jumlah jenis obat pada pasien rawat inap di bangsal syaraf RSUP Dr. M. Djamil Padang.  Penelitian bersifat observatinal descriptif analitic melibatkan 47 orang pasien stroke rawat inap di bangsal syaraf RSUP Dr. M. Djamil Padang selama tahun 2011 (data retrospektif) dan periode Mei-Juli 2012 (data prospektif). Analisa data menggunakan uji Chi Square untuk melihat hubungan antara jenis stroke dan jumlah jenis obat dengan lama hari rawat, outcome tekanan darah dan outcome motorik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  pasien stroke hemoragik memerlukan lama hari rawat yang lebih panjang dibandingkan stroke iskemik (p<0,05), namun tidak terdapat perbedaan bermakna antara tekanan darah dan aktivitas motorik pasien antara ke dua jenis stroke ini (p>0,1). Pasien yang menggunakan obat dalam jumlah yang banyak, memilki lama hari rawat yang lebih panjang dibandingkan dengan pasien yang menggunakan jumlah obat yang sedikit (p<0,05). Namun tidak terdapat perbedaan bermakna antara jumlah jenis obat dengan tekanan darah dan aktivitas motorik pasien (p>0,1).Kata Kunci : aktivitas motoriknya; lama hari rawat; tekanan darah; terapy strokeThe purpose of this research is to see the relation of the effectiveness of the treatment of a stroke with a kind of a stroke and those kinds of drugs on inpatients in ward nerve RSUP Dr .M .Djamil  West Sumatera.Research is observatinal descriptif analitic involving 47 patients a stroke to be hospitalised in nerve Unit  RSUP Dr .M .Djamil  the last year 2011 and the period of ( data retrospective ) May - July ( data prospective ) Data analysis using the chi square to see the relationship between kind of stroke and the number of the type of medicines with long day for inpatient , blood pressure and motor outcome. The result showed that hemorrhagic stroke patient need for inpatient long day more long in proportion to a stroke ischemic ( p < 0.05 ) , but there is no meaningful difference between blood pressure and motor activity patients into two types of stroke between ( p > 0.1 ) .Patients with medicine in the amount that many, have long day for longer compared with patients with the quantity of medicine a slight ( p < 0.05 ) .But there is no meaningful difference between the total number of drugs with blood pressure and motor activity patients ( p > 0.1 ).Keywords : blood pressure;  long day care;  motor activity; therapy stroke
BIOTIPE ISOLAT LOKAL ENTEROBACTER SAKAZAKII Saufani, Iza Ayu
Jurnal Ipteks Terapan Vol 10, No 1 (2016): JIT
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.037 KB) | DOI: 10.22216/jit.2016.v10i1.429

Abstract

Enterobacter sakazakii telah diklasifikasikan ke dalam 16 biogrup berdasarkan sifat biokimianya dan menjadi 3 biogrup berdasarkan 20 reaksi biokimia dengan perangkat cepat API 20E. Pada tahun 2007, Iversen mengklasifikasi ulang Enterobacter sakazakii menjadi Cronobacter spp. berdasarkan sifat genotip dan biokimia seperti uji indol, pemanfaatan malonat, dan kemampuannya memproduksi asam dari dulsitol serta metil-α-D-glukosida. Pengelompokan berdasarkan sifat biokimia terhadap genus dan spesies ini belum banyak dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan Enterobacter sakazakii yang telah diisolasi dan terkonfirmasi menggunakan PCR berdasarkan gen penyandi 16S rRNA-nya pada penelitian sebelumnya. Pengelompokan dilakukan dengan menggunakan perangkat cepat RapID ONE® dan 4 reaksi biokimia Iversen. Hasil klasifikasi menggunakan RapID ONE® kemudian dibandingkan dengan hasil klasifikasi menggunakan API 20E yang telah dilaporkan sebelumnya. Dengan menggunakan RapID ONE diperoleh 9 isolat Enterobacter sakazakii, 9 isolat Enterobacter cloacae dan 1 isolat Enterobacter cancerogenus dari 19 isolat yang diteliti. Kesembilan belas isolat uji tersebut dapat dikelompokkan menjadi 16 biotipe. Jika dibandingkan dengan menggunakan API 20E, terdapat 8 isolat yang juga teridentifikasi sebagai Enterobacter sakazakii. Berdasarkan 4 reaksi biokimia Iversen, 15 dari 19 isolat di atas dapat diklasifikasikan ke dalam Cronobacter spp. Uji pirolidonil disarankan untuk mengklasifikasikan 4 isolat yang tidak terklasifikasi dengan 4 reaksi biokimia Iversen.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF MENGGUNAKAN MICROSOFT POWER POINT DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS X MA KM MUHAMMADIYAH PADANG PANJANG yusri, radhya; husaini, al
Jurnal Ipteks Terapan Vol 11, No 1 (2017): JIT
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (634.232 KB) | DOI: 10.22216/jit.2017.v11i1.1648

Abstract

Pemamfaatan media pembelajaran di MA KM Muhammadiyah Padangpanjang belum optimal, salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk mengoptimalkan fasilitas yang ada adalah dengan mengembangkan suatu media pembelajaran berupa multimedia interaktif menggunakan Microsoft Power Point yang dikemas dalam CD (Compact Disc). Model pengembangan  menggunakan  model pengembangan 4-D yaitu define, design, develop dan disseminate. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa media pembelajaran dengan multimedia interaktif menggunakan Microsoft Power Point dalam pembelajaran matematika kelas X MA KM Muhammadiyah Padangpanjang memenuhi kriteria media yang baik. Pada aspek kevalidan, kualitas isi dan tujuan pembelajaran media pembelajaran yang telah dibuat memperoleh penilaian 82 % dengan kategori sangat valid sedangkan dari sisi media itu sendiri memperoleh penilaian 82 % dengan kategori sangat valid. Sedangkan pada aspek kepraktisan media pembelajaran ini memperoleh penilaian 78 % dengan kategori praktis.
KETERSEDIAAN P ANDISOL DAN HASIL TANAMAN BUNCIS (Phaseolus Vulgaris L) DENGAN PEMBERIAN CMA DAN KOTORAN SAPI migusnawati, Migusnawati -
Jurnal Ipteks Terapan Vol 11, No 3 (2017): JIT
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.709 KB) | DOI: 10.22216/jit.2017.v11i3.486

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Menentukan takaran inokulan CMA yang optimum terhadap hasil dan peningkatan P- tersedia pada Andisol (2) Menentukan takaran kotoran sapi yang optimum terhadap hasil dan peningkatan P- tersedia pada Andisol (3) Menentukan takaran inokulan CMA dan kotoran sapi yang optimum terhadap hasil dan peningkatan P- tersedia pada Andisol. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial dengan tiga ulangan. Dosis Inokulan CMA sebagai faktor pertama terdiri dari tiga taraf, yaitu pemberian inokulan CMA yang terdiri dari tiga taraf yaitu 0 g pot-1, 50 g pot-1 dan 100 g pot-1, dan faktor kedua adalah pemberian kotoran sapi terdiri dari tiga taraf, yaitu 0 g pot-1, 0,12 kg pot-1 dan 0,24 kg pot-1. Hasil penelitian menunjykkan bahwa pemberian inokulan CMA secara mandiri dengan dosis 100 g pot-1 dapat menurunkan P – Potensial pada Andisol dan meningkatkan ketersedian P – Tanah, pemberian kotoran sapi dengan dosis 1 x rekomendasi (0.24 g pot-1) dapat meningkatkan ketersediaan P tanah, tidak terdapat interaksi dari kedua perlakuan ini terhadap pertumbuhan tanaman buncis, demikian pula pemberian perlakuan secara mandiri, Interaksi antara inokulum CMA dan kotoran sapi dapat meningkatkan bobot kering tanaman buncis (Phaseolus vulgaris. L). Inokulum CMA juga memberikan pengaruh terhadap peningkatan persentase infeksi akar tanaman buncis (Phaseolus vulgaris. L).
Perbaikan Jatuh Tegangan Dengan Pemasangan Automatic Voltage Regulator Darmana, Ija
Jurnal Ipteks Terapan Vol 8, No 4 (2014): JIT
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (960.263 KB) | DOI: 10.22216/jit.2014.v8i4.20

Abstract

Pada jaringan distribusi telah dipertimbangkan kemungkinan-kemungkinan terjadinya penurunan tegangan karena beban puncak akibat penambahan beban dan pelepasan beban disisi konsumen.Dengan adanya variasi beban, maka disisi konsumen pada saat tertentu akan terjadi variasi tegangan yang besarnya berada antara tegangan minimum dan tegangan maksimum. Untuk mengatasi masalah ini, dapat dilakukan dengan pemasangan kapasitor shunt atau pemasangan Automatic Voltage Regulator (AVR). Adapun titik-titik beban tempat pemasangan kapasitor shunt adalah gardu hubung Painan sebesar 600 kVAR. Dengan pemasangan kapasitor ini  profil tegangan di titik beban untuk gardu hubung Painan ke Balai Selasa mengalami kenaikan tetapi belum memenuhi sesuai dengan yang diharapkan karena masih adanya rugi-rugi tegangan gardu hubung Surantih dan Balai Selasa. Oleh karena itu dilakukan pemasangan  Automatic Voltage Regulator (AVR)  diletakkan pada gardu hubung Painan.Setelah pemasangan AVR didapat hasil perhitungan kenaikan tegangan pada gardu hubung Painan sebesar 20,4123 kV, Surantih sebesar 19,5916 kV dan Balai Selasa sebesar 18,6180 kV. Setelah pemasangan Automatic Voltage Regulator  (AVR) dilakukan pada gardu hubung Painan telah memenuhi stendard kecil dari 10% tegangan normal, artinya performansi sistem distribusi akan menjadi lebih baik dan handalKata kunci : Perbaikan faktor daya, AVR.
EFEKTIFITAS METODE PRESEPTOR DAN MENTOR DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PERAWAT KLINIK sulung, neila
Jurnal Ipteks Terapan Vol 9, No 3 (2015): JIT
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.527 KB) | DOI: 10.22216/jit.2015.v9i3.416

Abstract

Perawat merupakan salah satu profesi dalam dunia kesehatan. Sebagai profesi tentunya diharapkan bahwa perawat harus dapat memberikan pelayanan yang profesional sehingga para perawat harus memiliki kompetensi yang memenuhi standar praktik keperawatan. Penelitian ini ditujukan untuk melihat pengaruh metode preseptor dan mentor dalam meningkatkan kompetensi perawat klinik anak terhadap peningkatan mutu pelayanan keperawatan profesional. Jenis penelitian quasi experimental  dengan rancangan multivarit time series analysis. Subjek penelitian adalah perawat yang bekerja di Ruang Anak,   Metode   preceptor mentor dapat meningkatkan kompetensi perawat anak dilihat dari nilai rata-rata: Motivasi internal terjadi peningkatan 1,8722 – 3,5060, Manajemen meningkat 1.8893 – 3,6300, motivasi extrinsik 2.0067 – 3.5547, kompetensi perawat 2.0040 – 3.5893 dan mutu pelayanan 2.0026 – 3.5953. Saat dilakukan intervensi sebanyak 2 kali terjadi peningkatan dari kompetensi perawat untuk masing-masing level karir dengan rata-rata 2.65. Dari penelitian ini dapat dilihat bahwa intervensi kompetensi dengan metode preceptor dan mentor  yang dilakukan di Ruang Anak RSUP Dr. M. Djamil dapat meningkatkan kompetensi dan karir perawat serta mutu pelayanan keperawatan. Kesimpulan bahwa pelaksanaan intervensi kompetensi metoda preceptor dan mentor berpengaruh secara signifikan terhadap keterampilan perawat dengan skor nilai (p < 0,05) untuk semua level karir perawat klinik di Ruang Rawat Anak RSUP. Dr. M. Djamil Padang. Kata kunci:  kompetensi,  mentor preceptor,  kualitas pelayanan AbstrakNursing is one profession in the world of health. As the profession is certainly expected that nurses should be able to provide professional service so that the nurses should have competence which meets the standards of nursing practice. This study aimed to see the influence of preseptor and mentors methods in increasing childrens clinic nurse competencies against professional nursing services quality improvement. This type of research is quasi experimental design multivarit time series analysis. A method of preceptor mentor can increase the competency child clinical nurses seen from its value: motivation internal increase 1,8722 - 3,5060, management increased 1.8893  - 3,6300, motivation extrinsik 2.0067 - 3.5547, competence nurse 2.0040 - 3.5893 and service quality 2.0026 - 3.5953. Showed from this research after twice intervention to nurses increase the level of competence of each career with an average 2.65.Of this research can be seen  that intervention competence with a method of preceptor and mentor done in the child RSUP  Dr.M.Djamil Padang  can increase the competency and career nurses and service quality of nursing. The conclusion that the implementation of the intervention methods competence preceptor and mentor skills significantly to influential nurse with a score value (p < 0.05) for all levels of career nurses in the clinic of Child Care  Dr. M. Djamil Padang Hospital.Keywords:  competence, preceptor mentor, the quality  nursing service.
TINJAUAN ASPEK SOSIAL BUDAYA DALAM RENCANA PEMBANGUNAN JALAN DAN TEROWONGAN BALINGKA-NGARAI SIANOK Tutri, Rio
Jurnal Ipteks Terapan Vol 10, No 4 (2016): JIT
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.017 KB) | DOI: 10.22216/jit.2016.v10i4.687

Abstract

For the sake of creating a development that have a positive impact to the community, then in the development of society becomes very necessary to be involved. Community involvement has been started on the stages of planning , implementation, monitoring and maintenance of development products. This is in accordance with the principles of sustainable development is development that should be profitable, development must be socially acceptable and that development must be environmentally friendly. By holding the principle of sustainable development is expected to more communities can be actively involved in the development, as well as enjoy the fruits of such development. Demi untuk menciptakan sebuah pembangunan yang memberikan dampak positif kepada masyarakat, maka dalam pembangunan tersebut masyarakat menjadi sangat perlu untuk dilibatkan. Pelibatan masyarakat ini sudah dimulai dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan pemeliharaan hasil pembangunan tersebut. Hal ini sesuai dengan prinsip pembangunan berkelanjutan yaitu pembangunan itu harus bisa menguntungkan secara ekonomi, pembangunan harus diterima secara sosial serta pembangunan itu harus ramah lingkungan. Dengan memegang prinsip pembangunan berkelanjutan inilah diharapkan masyarakat lebih bisa terlibat aktif dalam pembangunan, serta menikmati hasil dari pembangunan tersebut. 
TINJAUAN AKUMULASI SEFTRIAKSON DARI DATA URIN MENGGUNAKAN ELEKTROFORESIS KAPILER PADA PASIEN GANGGUAN FUNGSI GINJAL STADIUM TIGA Suardi, Muslim; Raveinal, Raveinal; Sari, Lisa Oktia; Lailaturrahmi, Lailaturrahmi
Jurnal Ipteks Terapan Vol 11, No 2 (2017): JIT
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (691.469 KB) | DOI: 10.22216/jit.2017.v11i2.509

Abstract

Ceftriaxone is a third-generation cephalosporin which are excreted mostly via the kidneys. Drugs which are eliminated primarily by the kidneys may accumulate in the patients with impaired renal function. Ceftriaxone is widely used in DR.M.Djamil Hospital Padang. The dosage adjustment for this drug has not yet performed in the hospital so far. This study was conducted in patients who suffered from stage 3 renal failure, received ceftriaxone therapy, and were 20-65 years of age. Urine samples were collected from patients at 4, 4.5, 5.75, 6.5, 7.75, and 8.25 hours after drug administration. Samples were analyzed using capillary electrophoresis. The buffer used was sodium tetraborate with pH of 9, concentration of 50 mM and pKa 9,24. The absorbance of solutions were measured at wavelength of 241.2 nm. From the standard calibration curve of ceftriaxone, the equation of Y = 4.455x - 2.297 (R2 = 0.995), (SD =1.40) was obtained. The migration time of ceftriaxone was 9 minutes. The LOD and LOQ were 0.94 and 3.14 µg/mL, respectively. The elimination rate and elimination half life were 0.046/h and 15,06 h, respectively. Du cumulative and acumulation fraction of drugs were 365.10 mg and 0.33 (33%), respectively. Dmax and Dmin were 2.985 and 985 mg, respectively. Cmax and Cmin were 224,43 and 74,06 mg/L, respectively. The accumulation index of the drug was 1.49. Cl. AUC0˜ and the CpO were 0.612 L/h, 3.268 mg h/L and 150.37 mg/L, respectively. Impaired renal function may affect pharmacokinetic parameters such as elimination rate, elimination half-time, and drug clearance.  
PERTUNJUKAN BIANGGUNG DITINJAU DARI ASPEK MUSIKAL DAN RITUAL DI DESA KUALA TOLAM KECAMATAN PELALAWAN KABUPATEN PELALAWAN PROPINSI RIAU Nurmalinda, Nurmalinda
Jurnal Ipteks Terapan Vol 8, No 4 (2014): JIT
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (992.421 KB) | DOI: 10.22216/jit.2014.v8i4.11

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pertunjukkan bianggung ditinjau dari aspek musikal dan ritual di Desa Kuala Tolam Kecamatan Pelalawan Kabupaten Pelalawan. Ditinjau dari aspek musikal pertunjukkan bianggung  memiliki beberapa unsur musik di antaranya adalah irama/ritme, tempo, birama, melodi, dan dinamik. Unsur-unsur musik tersebut memiliki fungsi yang berbeda satu sama lainnya dalam pertunjukkannya. Ditinjau dari aspek ritualnya   pertunjukan bianggung ini adalah sebagai media penghubung atau komunikasi pebayu dan si pelaku bianggung dengan dunia gaib,  Dalam hal ini pebayu melakukan komunikasi dan memberikan perintah kepada mambang-mambang/makhluk halus agar masuk ke dalam tubuh si pelaku bianggung. Musik bianggung berfungsi sebagai pengiring/ mengiringi pada saat si pelaku memulai aksinya yang mana si pelaku bianggung sudah tidak lagi berprilakuan seperti manusia normal tetapi berprilakuan seperti mambang yang sudah merasukinya. Di dalam pertunjukkan bianggung ini musik juga memiliki keunikan yang  hal itu terbukti pada saat Gendang bebano dipukul atau dimainkan si pelaku bianggung akan bergerak (membentuk sebuah tarian sederhana) dimana gerakannya mengikuti suara yang dikeluarkan dari gendang bebano tersebut. Ditinjau dari aspek ritual  bianggung adalah suatu pertunjukkan yang sifatnya pemanggilan-pemanggilan mambang-mambang (sejenis mahluk halus/roh-roh) agar masuk kedalam tubuh si pelaku permainan ini. Mambang-mambang  adalah perwujudan dari binatang dan tumbuh-tumbuhan yang menyerupai perempuan yang sangat cantik jelita seolah seperti bidadari yang turun dari kayangan. Setelah mambang-mambang tersebut masuk ke alam bawah sadar si pelaku akan kehilangan kesadarannya dan si pelaku akan berubah dimana kepribadiannya tidak lagi seperti manusia normal melainkan seperti apa mambang yang dipanggil oleh pebayu (pemantra) maka seperti itulah prilaku si pelaku tersebut.Doi: 10.22216/jit.2014.v8i4.11
MEMBERDAYAKAN EKONOMI UKM MENYELAMATKAN DANAU MANINJAU DARI PENCEMARAN DAN KERUSAKAN LINGKUNGAN Marzuki, Faisal; Ali, Syarif
Jurnal Ipteks Terapan Vol 12, No 1 (2018): JIT
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.078 KB) | DOI: 10.22216/jit.2018.v12i1.2912

Abstract

Sektor UKM salah satu penunjang ekonomi nasional, bila dilakukan penanganan yang baik dan tepat sangat berpengaruh besar bagi kesejahteraan masyakat. Di Kecamatan Tanjungraya Kabupaten Agam yang di kenal dengan Danau Maninjau, Penghasilan utama penduduknya  80% bergantung  pada  hasil  perikanan, pertanian dan perkebunan. Oleh sebab itu  program dan pembinaan   yang tepat  sasaran  akan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, namun sebaliknya bila pembinaan dan pengawasan yang tidak berjalan sesuai fungsinya akan menimbulkan bencana bagi masyarakatnya. Penelitian ini  menggunakan  pendekatan  metode  deskriptif untuk mengidentifikasi  pemberdayaan eknomi masyarakat,  dan aktivitas ekonomi masyarakat disekitar danau Maninjau dan selanjutnya dikembangkan berdasarkan potensi daerah dan sumber-sumber sekunder dan primer. Pengumpulan data dengan menggunakan metode survei dan wawancara dengan narasumber: Camat,  Walinagari, UKM Petani ikan, tokoh adat, alim ulama. Terdapat 17.226 petak kerambah ikan jarring apung (KJA) di sekitar danau maninjau yang pemiliknya adalah pengusaha, UKM, dan petani ikan. aktivitas ekonomi bagi UKM /Petani ikan  dapat meningkat kesejahteraan keluarganya dan masyarakat secara signifikan. Small-Medium Enterpries (SME) Sector is one of national economic support. If SME is handled well and properly, it will provide great influence for prosperity of society. In the District of Tanjungraya, Agam Regency, known as Maninjau Lake, 80% of the main income of its community is dependent on fishery, agriculture and plantation. Therefore, appropriate programs and guidance of targets will be able to improve the welfare of the community. Otherwise, if coaching and supervision do not run accordingly to its function, then it will cause disaster for the community. This research employs descriptive method approach to identify community economic empowerment, and economic activity of society around Maninjau lake and then it is developed based on regional potency and secondary and primary sources. The data is collected using survey method and interviews with resource persons including : Head of Districs, Walinagari, Small-Medium Enterpries of Fish farmers, traditional leaders and religious leaders. There are 17,226 plots of floating fish net (KJA) around the Maninjau lake whose owners are entrepreneurs, SMEs, and fish farmers. The economic activity for SME/fish farmers are able to increase the welfare of their families and communities significantly. 

Page 6 of 17 | Total Record : 162