cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
ISSN : -     EISSN : 24776521     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Endurance : Kajian Ilmiah Problema Kesehatan Online ISSN : 2477-6521 is a journal published three times a year in February, June and October containing unpublished health disciplines anywhere in the field of health science development and to apply some community-based research results in enhancing community participation and independence for healthy living. Any manuscripts submitted through an online process and reviewed by a fellow partner will determine the manuscripts contained in this journal. Jurnal Endurance published by Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X.
Arjuna Subject : -
Articles 203 Documents
KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE DAN KERENTANAN LARVA NYAMUK Aedes spp DI KECAMATAN LUBUK BASUNG Putri, Novia Wirna
Jurnal Endurance Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.334 KB) | DOI: 10.22216/jen.v3i2.1714

Abstract

Dengue hemorrhagic fever (DHF) is an acute febrile infectious disease caused by four virus serotypes of the genus Flavivirus that is transmitted to humans through the bites of infected Aedes mosquitoes.Lubuk Basung District is a DHF endemic with the most number of cases, namely 91 cases. The purpose is to analyze the environmental risk factors and to determine a description susceptibility of Aedes larvae in Lubuk Basung District. The study is an observational analytic with case-control design. The sample size was 81 cases and 81 control. The research was conducted in the Lubuk Basung District. Bivariate analysis result showed that the habit of hanging clothes (p=0,000 ; OR = 3,44 ; CI 95 % = 1,60–8,23), and the habit of not using mosquito repellent had a significant correlation with incidence of dengue (p = 0,026 ; OR = 2,07 ; CI 95 % = 1,08–4,12).  The results of susceptibility testing larvae in Lubuk Basung District included in the vulnerable category that is>98%. Conclusion is the habit of hanging clothes, the habit of not using mosquito repellent were risk factor of DHF in Lubuk Basung District.Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit infeksi demam akut yang disebabkan oleh empat serotipe virus dari genus Flavivirus yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes spp yang terinfeksi. Kecamatan Lubuk Basung merupakan kecamatan endemis DBD dengan jumlah kasus terbanyak pada tahun 2014 yaitu 91 kasus. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis faktor risiko lingkungan dan mengetahui gambaran kerentanan larva nyamuk Aedes spp di Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam.Jenis penelitian ini adalah observasional analitik menggunakan rancangan studi kasus kontrol dengan responden sebanyak 81 kasus dan 81 kontrol. Hasil analisis statistik menunjukkan variabel yang bermakna terhadap kejadian DBD di Kecamatan Lubuk Basung adalah kebiasaan menggantung pakaian (p=0,000 ; OR = 3,44 ;dan CI 95 % = 1,60–8,23), dan kebiasaan menggunakan obat anti nyamuk (p = 0,026 ; OR = 2,07 ; dan CI 95 % = 1,08–4,12). Hasil uji kerentanan larva di kelima Nagari Kecamatan Lubuk Basung termasuk dalam kategori rentan yaitu >98 %. Kesimpulan penelitian adalah ada hubungan kebiasaan menggantung pakaian dan kebiasaan menggunakan obat anti nyamuk dengan kejadian DBD di Kecamatan Lubuk Basung.
HUBUNGAN MUTU PELAYANAN KESEHATAN DENGAN KEPUASAN PASIEN DIRUANGAN POLI UMUM PUSKESMAS BUKITTINGGI Andriani, Aida
Jurnal Endurance Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.824 KB) | DOI: 10.22216/jen.v2i1.461

Abstract

This research is a type of research used in this study is an analytic survey with cross sectional approach. The population in this study were all patients who register at the registration booth at the health center tigo baleh 2014, with a sample size of 65 responden.Teknik sampling conducted by accidental sampling. Data was collected through questionnaires. The statistical test used is the Chi-square test.Results were obtained from 65 respondents who have a high service quality, there are more than most of the 38 people with the percentage (58.5%) respondents who get satisfaction and lower service quality are getting less than half of the 24 people with the percentage (36.9%) get satisfaction. Based on the statistical test obtained p value = 0.035 so when compared with a = 0.10, the p value <a (0.035 <0.10) it can be concluded there is a correlation between the provision of quality primary health care with patient satisfaction tigo Baleh in 2014. Based on the analysis results, we can conclude that there is a relationship with the quality of health care in the patient room satisfaction Poly Public Health Center New York City, is expected to remain on health officials to improve service quality in order to achieve patient satisfaction when treatment visit.Penelitian ini merupakan penelitian Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang mendaftar pada loket pendaftaran di Puskesmas Tigo Baleh Bukittinggi tahun 2014, dengan jumlah sampel 65 responden.Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan Accidental Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. Uji statistik yang digunakan adalah uji Chi-square.Hasil penelitian diperoleh dari 65 orang responden yang mendapatkan mutu pelayanan tinggi terdapat lebih dari sebagian yaitu 38 orang dengan persentase (58.5%) mendapatkan kepuasan dan responden yang mendapatkan mutu pelayanan rendah terdapat kurang dari separoh  yaitu  24 orang dengan presentase (36.9%) mendapatkan kepuasan.Berdasarkan uji statistik didapatkan   p value  = 0,067 sehingga bila dibandingkan dengan a = 0,10 maka  p value < a ( 0,035 < 0,10 ) maka dapat ditarik kesimpulan ada hubungan antara pemberian mutu pelayanan dengan kepuasan pasien dipuskesmas tigo baleh Bukittinggi tahun 2014.Berdasarkan hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan mutu pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien di ruangan Poli Umum Puskesmas Tigo Baleh Bukittinggi, diharapkan kepada petugas kesehatan agar tetap meningkatkan mutu pelayanan agar tercapainya kepuasan pasien ketika kunjungan berobat.
Analisis Pelaksanaan Pengodean Tindakan Medis Pasien JKN Di RSI Siti Rahmah Padang Mardiawati, Dewi; Leonard, Devid
Jurnal Endurance Vol 3, No 3 (2018): Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.393 KB) | DOI: 10.22216/jen.v3i3.2764

Abstract

Claim process proposed by a hospital, there were still returned claim documents verification of BPJS, in which medical treatment codes were not corrected.The problem was that in implementation of coding application could influence the health cost service.A goal of the research was to expose the problem of coding application in medical treatment through analysis process of input and output factors. A kind of the research was qualitative with case study approach. This research was conducted at Islamic Hospital of Siti Rahmah of Padang from February to July 2017.The research informants were about 6 persons taken with a technique of purpose sampling. The analysis of result data were from detailed interview sourced from coding data reduction to be transcription. Category of providing data, interpretation. The research result showed that  medical treatment disturbance of coding implementation was not clearness of doctor’s writing as icon of medical diagnose and incomplete resume sent. Computer coding system  was not maximal because of the new  medical record officers. Hospital officer added the strength in policy regulation  in human resources through increasing life skill such as training. The policy strength must be fixed regulation rewards and sanction for medical recorder not fulfilling the un accurate data. Besides, socialization from medical record unit about importance of medical diagnose treatment furthermore it relates with an implementation of SOP through regular watch.Pada proses pengajuan klaim di rumah sakit masih terdapat berkas yang dikembalikan verifikator BPJS, salah satu penyebab dikarenakan kode tindakan medis tidak tepat. Permasalahan pelaksanaan tindakan pengodean dan tindakan medis dapat mempengaruhi tarif pelayanan kesehatan. Tujuan penelitian adalah mengeksplorasi permasalahan pelaksanaan pengodean tindakan medis dengan menganalisis faktor input, proses dan output. Jenis penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian dilakukan di RSI Siti Rahmah Padang dari bulan Februari sampai Juli 2017. Informan peneltian ini berjumlah 6 orang diambil dengan teknik purposive sampling, Analisis data hasil wawancara mendalam dengan tahap transkripsi, reduksi, coding, kategori, penyajian dan interpretasi data. Hasil penelitian menunjukkan yang menghambat kelancaran pelaksanaan pengodean tindakan medis adalah ketidak jelasan tulisan dokter sebagai penegak diagnosa dan tindakan medis serta ketidak lengkapan pengisian resume. Pengodean disistem komputerisasi belum maksimal karena petugas koding masih baru. Sebaiknya rumah sakit melakukan penguatan input, dibidang SDM dengan meningkatkan keterampilan melalui pelatihan. Penguatan kebijakan melalui regulasi dan sanksi tegas bagi SDM yang tidak mengisi rekam medis dengan baik dan benar, serta perlu sosialisasi tentang pentingnya pengisian diagnosa tindakan medis sesuai kaidah ICD 9 CM dan Penguatan fungsi manajemen dalam pelaksanaan pengodean tindakan medis terutama berkaitan dengan SOP pelaksanaan melalui kegiatan pengawasan secara berkala.
KONTRIBUSI KAPASITAS VITAL PARU TERHADAP DAYA TAHAN KARDIORESPIRATORI Armen, Meiriani
Jurnal Endurance Vol 2, No 3 (2017): Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.206 KB) | DOI: 10.22216/jen.v2i3.2005

Abstract

Development of science and technology of sports can be done by conducting research, transfer of technology, socialization, scientific meeting and cooperation among research institute having specialization of science and technology of sport. This study aims to see concretely the contribution of vital capacity of the lung to cardiorespiratory endurance. The population of this study is non-regular students of FIK UNPs education department who took athletic courses totaling 159 people. The sampling technique was done by proportional random sampling and got 32 samples. Data was collected at sport medicine laboratory and FIK UNP track, vital pulmonary capacity was measured by spirometer, cardiorespiratory assay test was measured by VO2 Max test of Balke method, calculated running distance for 15 minutes. Analysis of research data with product moment correlation technique with significant level α 0.05. The data were analyzed by excel and SPSS version 12. From the data analysis, it was found that there was "no significant relationship" between vital lung capacity and cardiorespiratory resistance, and the contribution was only 0.08%. So it can be concluded that the endurance ability kardiorespiratori not much determined by the vital capacity of the lung.
HUBUNGAN DETEKSI DINI (PAP SMEAR) DENGAN KEJADIAN KANKER SERVIKS DI POLI OBGYN Ramadini, Indri
Jurnal Endurance Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.328 KB) | DOI: 10.22216/jen.v3i1.1885

Abstract

Cervical cancer is the number one killer in Indonesia, according to the Department of health RI 2010 cervical cancer to reach 100/100,000 per year. This figure will continue to rise 25% over the next 10 years if preventative measures are not undertaken.This type of analytical observational studies, cross sectional research study design, the number of samples 45 respondents. Sampling techniques is the Accidental sampling. Data obtained from the results of the univariate analysis and questionnaires with the frequency distribution and bivariat use chi-square statistic test, the value of p value < 0.05. The results showed the incedence cervical cancer (68,9 %) and respondents who never do early detection (pap smear) (88,9%). The statistical test showed that there was a significant correlation between early detection (pap smear) and the incidence of cervical cancer.Kanker serviks merupakan pembunuh nomor satu di Indonesia, menurut Depkes RI tahun 2010 kanker serviks mencapai angka 100/100.000 per tahun. Angka ini akan terus meningkat 25% dalam kurun waktu 10 tahun mendatang jika tindakan pencegahan tidak dilakukan. Jenis penelitian analitik observasional, desain penelitian cross sectional study, jumlah sampel  45 responden. Teknik pengambilan sampel accidental sampling. Data diperoleh dari hasil kuesioner dan analisa secara univariat dengan distribusi frekuensi dan bivariat dengan menggunakan uji statistik chi-square, nilai p value < 0,05.Hasil penelitian menunjukkan kejadian kanker serviks (68,9 %) dan responden yang tidak pernah melakukan deteksi dini (pap smear) (88,9 %). Uji statistik menunjukan bahwa ada hubungan yang bermakna antara deteksi dini (pap smear) dengan kejadian kanker serviks. 
HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN PNEUMONIA BALITA DI PUSKESMAS UMBAN SARI PEKANBARU TAHUN 2016 Piliang, Nelfi Sarlis; Filda, Mutya
Jurnal Endurance Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.509 KB) | DOI: 10.22216/jen.v3i2.2837

Abstract

According to the health ministry Indonesia, pneumonia is an cause death to two infants after diarrhea. Pneumonia is an acute infection of the respiratory system that has symptoms cough, fever and shortness of breath. This research aims to determine the relationship of nutritional status with the incidence of pneumonia in toddlers in health center Umban Sari Pekanbaru year 2016. This type  of research is quantitative  with correlation analysis. Research design cross sectional. Population in this research is population of all under five working  area  of  Puskesmas Umban Sari Pekanbaru year 2016 in November to December. Sampling technique sampel use Simple Random Sampling with the number of samples 187 people. It is hoped that this research can beused as input for health workers, especially midwives in improving health service for children, by way of providing education to mothers who have children under five about the provision of nutritional in take to their children and identification risk factor that occur when a poorly metabolized intake leads to infection. Menurut Kementerian Kesehatan, pneumonia merupakan penyebab kematian kedua balita setelah diare. Pneumonia merupakan infeksi akut pada sistem pernafasan yang mempunyai gejala batuk, demam dan sesak nafas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status gizi dengan kejadian pneumonia pada balita di Puskesmas Umban Sari Pekanbaru Tahun 2016. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan analisis korelasi. Desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah populasi seluruh balita di wilayah Kerja Puskesmas Umban Sari Pekanbaru Tahun 2016 pada bulan November sampai Desember. Teknik pengambilan sampel menggunakan Simple Random Sampling dengan jumlah sampel 187 orang. Adapun hasil bivariat dari uji Chi-square menunjukkan hasil bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara status gizi dengan kejadian pneumonia pada balita. Diharapkan penelitian ini dapat dijadikan masukkan bagi tenaga kesehatan khususnya bidan dalam meningkatkan pelayanan kesehatan bagi balita.
MANAJEMEN PENERAPAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) TATANAN RUMAH TANGGA DI KELURAHAN KURAO PAGANG PADANG Marzuki, Ahmad; Nurdin, Nurdin; Harisnal, Harisnal
Jurnal Endurance Vol 1, No 3 (2016): Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.445 KB) | DOI: 10.22216/jen.v1i3.1015

Abstract

PBHS merupakan salah satu program prioritas pemerintah melalui puskesmas dan menjadi sasaran luaran dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan. Cakupan rumah tangga sehat yang paling rendah di Wilayah Kerja Puskesmas Nanggalo terdapat di Kelurahan Kurao Pagang yaitu sebesar 5% dari 3 kelurahan yang ada. Penyebab rendahnya pelaksanaan PHBS di tatanan rumah tangga dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain faktor perilaku dan non perilaku fisik, sosial ekonomi dan sebagainya. Tujuan penelitian untuk mengetahui manajemen penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada tatananrumah tangga. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif.Informan penelitian ini Pengelola program PHBS Puskesmas, Pimpinan Puskesmas, Kader, Tokoh masyarakat, Tokoh agama,dan masyarakat, diambil secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam (In-Depth Interview), telaah dokumentasi dan Focus Group Discussion (FGD).Hasil penelitian diketahui adanya masalah pada komponen input yaitu tenaga promosi kesehatan yang ada di puskesmas belum pernah mendapatkan pelatihan, alokasi dana sangat kecil, dan sarana penunjang Promkes sebatas media cetak. Pada proses, perencanaan belum dilaksanakan secara terpadu, pengorganisasian dan pelaksanaan promkes belum terlaksana maksimal, dan pemantauan hanya berdasarkan hasil survei PHBS rumah tangga. Komponen output diketahui penerapan PHBS Tatanan Rumah Tangga masih rendah dibawah target.Disimpulkan manajemen penerapan PHBS Tatanan Rumah Tangga belum sesuai yang diharapkan. Disarankan kepada Dinas Kesehatan Kota Padang agar lebih mensosialisasikan PHBS Tatanan Rumah Ttangga, perlu adanya peningkatan kualitas tenaga pelaksana, alokasi dana dan sarana prasarana, serta perlu adanya upaya peningkatan manajemen penerapan PHBS tatanan rumah tangga. Clean and Healthy Behavior (PHBS) is one of the governmental priority programs through public health centers and is as an external objective in the process of health development This research uses qualitative approach. The informants of this research are the management staffs for clean and healthy behavior program in the public health center, the director of public health center, volunteers, local public figures, religious figures, and local people. These informants were selected through purposive sampling technique. The data were collected through in-depth interviews, documentation review, and Focus Group Discussion (FGD). The research findings reveal that there is a problem in input component, which is the less trained health promotion personnel, the limited allocated fund, and the lack of supporting facilities. In the process, the planning step of this program is not thoroughly conducted; the organizing and actualizing of promkes (community health program) is not maximally conducted; the monitoring  is conducted using only survey result. It is suggested for Health Department of Padang to carry out more socialization about household clean and healthy behavior, to improve the quality of working personnel, to allocate sufficient fund and facilities, and to improve the management for the implementation of household clean 
Studi Fenomenologi: Pengalaman Keluarga Matrilinial Dalam Merawat Klien Perilaku Kekerasan Di Kota Padang Nora, Rista
Jurnal Endurance Vol 3, No 3 (2018): Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.442 KB) | DOI: 10.22216/jen.v3i3.2988

Abstract

Clients with violent behavior desperately need the support from the family continuously both internal and external family. Reduced support from external families will cause a heavy burden for internal families in caring for clients of violent behavior. The family’s burden that has had by family sach as objective  and objective burden. This research aims to explore in depth the experience of matrilineal families in caring for clients of violent behavior Padang. This research uses qualitative method with phenomenology approach. Data were obtained by in-depth interviews of eight participants. Interview results were analyzed by Collaizi method. The results of the research were five main themes, namely the response felt by the family, the burden experienced, the support of the family, the expectation of the family and the fate. It is expected that health services and health cadres, especially community mental health cadres, can provide information to the community about mental disorders and how to subscribe, so that the stigma in the community for clients and families is reduced in the hope that clients and families can be accepted by the community Klien dengan perilaku kekerasan sangat membutuhkan dukungan dari keluarga secara terus menerus baik keluarga internal maupun eksternal. Berkurang nya dukungan dari keluarga eksternal akan menimbulkan beban yang berat bagi keluarga internal dalam merawat klien perilaku kekerasan. Beban yang dialami keluarga seperti beban objektif dan sobjektif. Partisipan pada penelitian ini sebanyak delapan orang, partisipan merupakan keluarga inti dan bersuku minang. Penelitian ini bertujuan  untuk mengeksplorasi secara mendalam tentang pengalaman keluarga matrilinial dalam merawat klien perilaku kekerasan di kota Padang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data didapatkan dengan wawancara mendalam terhadap delapan partisipan. Hasil wawancara dianalisis dengan menggunakan metode Collaizi. Hasil penelitian yaitu terdapat lima utama tema yaitu respon yang dirasakan keluarga, beban yang dialami, dukungan keluarga, harapan keluarga dan kepasrahan menerima kondisi pasien. Diharapkan kepada pelayanan kesehatan dan kader kesehatan khususnya kader kesehatan jiwa komunitas agar dapat memberikan informasi kepada masyarakat tentang gangguan jiwa dan cara penanggannya, sehingga stigma dimasyarakat untuk klien dan keluarga berkurang dengan harapan klien dan keluarga bisa diterima ditengan masyarakat
SUHU, KELEMBABAN DAN PENGGUNAAN KELAMBU BERKAITAN DENGAN TINGGINYA KEJADIAN MALARIA DI DESA DURIAN LUNCUK Rachman, Irwandi; Harahap, Putri Sahara; Alanuari, Anggi; Suhermanto, Suhermanto
Jurnal Endurance Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.972 KB) | DOI: 10.22216/jen.v2i2.1995

Abstract

Desa Durian Luncuk merupakan daerah endemis malaria di Kabupaten Batang Hari, jambi dengan Annual Parasite Incidence (API) 11,16 pada tahun 2014. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan suhu, kelembaban dan penggunaan kelambu dengan kejadian malaria di Desa Durian Luncuk, Jambi Tahun 2015. Penelitian ini merupakan penelitian observasioanl analitik dengan desain case control. Populasi dalam penelitian ini adalah penduduk yang berada di Desa Durian Luncuk denga n Sampel sebanyak 92 responden yang terdiri dari 46 penderita positif malaria dan 46 responden yang bukan penderita malaria analisis data yang digunakan yaitu univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square dengan derajat kepercayaan 95% dan untuk melihat besarnya risiko menggunakan nilai OR (Odds Ratio). Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar rumah memiliki suhu yang sesuai untuk kehidupan nyamuk yaitu 48 (52,2%) responden, kelembaban rumah yang sesuai untuk aktifitas nyamuk yaitu 54 (58,7%), serta responden yang tidak menggunakan kelambu yaitu 60 (65,2%) responden. Berdasarkan uji statistik terdapat hubungan antara suhu dengan p-value=0,022; OR=2,917 (CI 95%, 1,249-6,809), kelembaban dengan p-value=0,006; OR=3,683 (CI 95%, 1,529-8,873) dan penggunaan kelambu dengan p-value=0,016; OR=3,300 (CI 95%, 1,330-8,187) dengan kejadian malaria di Desa Durian Luncuk. Berdasarkan hasil penelitian masyarakat dapat berpartisipasi dalam menurunkan kejadian malaria di Desa Durian Luncuk dengan cara meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa pentingnya menggunakan kelambu pada saat tidur. Durian Luncuk Village is malaria endemic area in Batang Hari Jambi province  with Annual Parasite Incidence (API) 11,16 in 2014. The aimed of this study to determine of the relationship between temperature, humidity and the use of nets with the incidence of malaria in the Durian Luncuk Village, Jambi in 2015. This research was observational analytic using case control study. The population of this study was resident in the Durian Luncuk Village. The sample in this study were 92 respondents consisting of 46 patients with a positive malaria as cases and 46 respondents were not malaria as control group. Data were analyzed by univariate  an bivariate analysis using chi-square test with confidence interval 95% and to identified risk factor between the variable we using OR (Odds Ratio). The results showed most of the houses of the respondents have a temperature suitable for life of the mosquitos that 48 (52,2%) of respondents, humidity suitable home for mosquito activity 54 (58,7%), and respondents who did not use mosquito nets is 60 (65,2%) of respondents. Based on bivariate analysis showed there is relationship between temperature with p-value=0,022; OR=2,917 (95% CI, 1,249 to 6,809), humidity with p-value=0,006; OR=3,683 (95% CI, 1,529 to 8,873) and the use of nets with p-value=0,016; OR =3,300 (95% CI, 1,330 to 8.,87) with the incidence of malaria in the Durian Luncuk Village.  According to the research we suggest the community can participate in reducing the incidence of malaria in the Durian Luncuk Village by increasing public awareness of the importance of using mosquito nets while sleeping
Pengalaman Caregiver dalam Merawat Klien Skizofrenia di Kota Sungai Penuh Dewi, Gita Kirana
Jurnal Endurance Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.762 KB) | DOI: 10.22216/jen.v3i1.2852

Abstract

Abstract The clients with schizophrenia need continuous support from the caregivers. This condition causes the caregiver having various burden during taking care of clients with schizophrenia. The burden when they care for schizophrenic client such as physical, psychological and social burdens. This study aims to explore deeply the caregivers’ experience when caring for schizophrenic clients in Sungai Penuh. This research is qualitative study using phenomenology approach. The data are obtained from seven female participants by dig deep interviews. The results of the interviews were analyzed using Collaizi method. The research results showed five main themes, the problems, the perceived burden, the coping strategy used, the caregivers perception towards their life quality, and the experience of the health service center. It is expected that the nurses are able to provide the best service, able to detect and find the solutions from problems that experienced by caregiver. Finally, they are able to reduce the burden felt by caregiver that the caregiver’ quality of life be in good category.  Keywords: Caregiver, Schizophrenia, Problem, Burden. AbstrakKlien dengan skizofrenia memerlukan dukungan dari caregiver secara terus menerus. Kondisi ini menyebabkan caregiver mengalami berbagai beban selama merawat klien skizofrenia. Beban yang dialami seperti beban fisik, psikologis dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam tentang pengalaman caregiver dalam merawat klien skizofrenia di kota Sungai Penuh. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data didapatkan dengan wawancara mendalam terhadap tujuh partisipan perempuan. Hasil wawancara dianalisa dengan menggunakan metode Collaizi. Hasil penelitian yaitu terdapat lima tema utama yaitu masalah yang dialami dengan subtema rendahnya pengetahuan, kekambuhan dan masalah finansial; beban yang dirasakan dengan subtema beban fisik, psikologis dan sosial; strategi koping yang digunakan dengan subtema strategi koping positif dan negatif; persepsi caregiver terhadap kualitas hidup dengan subtema orientasi klien, finansial dan spiritual; dan pengalaman terhadap pusat pelayanan kesehatan dengan subtema sikap pemberi pelayanan dan tempat pusat pelayanan kesehatan. Diharapkan perawat mampu memberikan pelayanan terbaik pada caregiver dan mampu menjadi tempat bagi caregiver untuk menceritakan permasalahan yang dialaminya, sehingga beban yang dirasakan oleh caregiver dapat diminimalisir. Kata Kunci : Caregiver, Skizofrenia, masalah, beban.

Page 6 of 21 | Total Record : 203