cover
Contact Name
Teguh Pribadi
Contact Email
teguh@malahayati.ac.id
Phone
+6282282204653
Journal Mail Official
holistik@malahayati.ac.id
Editorial Address
Universitas Malahayati Bandar Lampung, Indonesia Jl Pramuka No. 27 Kemiling Bandar Lampung, Indonesia
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Holistik Jurnal Kesehatan
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 19783337     EISSN : 26207478     DOI : 10.33024/hjk
Core Subject : Health,
Berisi kumpulan karya ilmiah dari peneliti diberbagai perguruan tinggi di Indonesia, di bidang ilmu kesehatan khususnya bidang ilmu keperawatan yang berdasarkan kepada kebutuhan pasien secara total meliputi: kebutuhan fisik, emosi, sosial, ekonomi dan spiritual. Adapun penelitiannya mencakup 4 aspek pokok, yakni: promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif.
Articles 624 Documents
HUBUNGAN PERILAKU MASYARAKAT DENGAN KEJADIAN MALARIA DI DESA PULAU PAHAWANG KECAMATAN PUNDUH PEDADA KABUPATEN PESAWARAN TAHUN 2013 Suwanto Suwanto; Nita Arianti; Lina Novikasari
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 8, No 3 (2014)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.962 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v8i3.176

Abstract

Perawat merupakan salah satu ujung tombak pelayanan yang paling dominan untuk memberikan gambarantentang kualiatas pelayanan yang diberikan rumah sakit, hal ini disebabkan karena perawatlah yang paling seringberinteraksi dengan pasien untuk melaksanakan asuhan keperawatan. Data RS TK IV 02.07.04 pada tahun 2013 jumlahperawat hampir 60% adalah Tenaga Kerja Sukarela (TKS) Tujuan penelitian di ketahui hubungan beban kerja dengan minatpindah kerja pada perawat Tenaga Kerja Sukarela (TKS) di Rumah Sakit TK IV 02.07.04 Bandar Lampung tahun 2013.Jenis penelitian kuantitatif, desain analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh perawatTenaga Kerja Sukarela (TKS) di Rumah Sakit TK IV 02.07.04 Bandar Lampung hingga akhir periode september 2013sebesar 78 orang. dan sampel meggunakan total populasi Analisis data menggunakan uji chi square.Hasil penelitian univariat didapat beban kerja perawat Tenaga Kerja Sukarela (TKS) lebih tinggi pada kategoriberat yaitu sebesar 54 orang (69,2%), minat pindah kerja perawat Tenaga Kerja Sukarela (TKS) lebih tinggi pada kategoriminat pindah kerja yaitu sebesar 46 orang (59.0%), Ada hubungan beban kerja dengan minat pindah kerja pada perawatTenaga Kerja Sukarela (TKS) (p value = 0,012 < 0,05) dan OR=2,800. Diharapkan pihak Rumah Sakit TK IV 02.07.04Bandar Lampung menambah jumlah perawat di ruang rawat dengan demikian diharapakan penyebaran perawat dapatmerata sehingga pelayanan terhadap pasien dapat lebih insentif dan mengurangi tingkat beban kerja perawat, memberikanreward and funisment dalam rangka meningkatkan gairah kerja perawat, dan memberikan pelatihan-pelatihan khususmenyangkut tufoksinya perawat dalam rangka meningkatkan profesionalme perawat dalam bekerja.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU DETEKSI KANKER PAYUDARA TERHADAP TEKHNIK SADARI PADA WANITA USIA SUBUR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WAY JEPARA TAHUN 2016 Susilawati Susilawati
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 9, No 4 (2015)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.769 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v9i4.107

Abstract

Kejadian abortus di Indonesia antara 750.000 sampai 1,5 juta. Berdasarkan hasil pra survei yang dilakukan peneliti, didapat jumlah kasus abortus pada tahun 2014 di RS. DKT Bandar Lampung mencapai 38 kasus (7,01%) dari 522 ibu hamil. Tujuan penelitian adalah diketahui hubungan paritas dengan kejadian abortus pada ibu hamil di RS DKT KotaBandar Lampung Tahun 2014.Rancangan penelitian yang digunakan adalah analitik dengan pendekatan restospektif. Populasi dalam penelitian ini sebesar 522 orang dan sampel 227 responden. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Analisis data menggunakan chi square.Hasil penelitian diperoleh kejadian abortus pada ibu hamil di RS DKT Bandar Lampung tahun 2014 sebanyak 38 orang (16,7%). Sebagian besar paritas pada ibu hamil di RS DKT Bandar Lampung tahun 2014 adalah tdk berisiko yaitusebanyak 191 orang (84,1%). Hasil uji statistik diperoleh p-value = 0,000 yang berarti bahwa ada hubungan paritas dengan kejadian abortus pada ibu hamil, OR = 4,375 yang berarti bahwa ibu dengan paritas berisiko mepunyai peluang sebanyak 4,375 kali mengalami abortus dibandingkan dengan ibu dengan paritas tidak berisiko.Kesimpulan dalam penelitian ini ada hubungan paritas dengan kejadian abortus pada ibu hamil. Saran diharapkan pada ibu mengetahui gambaran kejadian abortus dan memperhatikan kondisi kehamilannya untuk mencegah terjadinya abortus, terutama bila paritas ibu berisiko yaitu primipara dan grandemultipara.
KELENGKAPAN PENGISIAN DOKUMEN INFORMED CONSENT DI PROVINSI LAMPUNG 2013 Yulianti Yulianti; Triyoso Triyoso; Lina Novikasari
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 9, No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.432 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v9i2.247

Abstract

Rumah sakit merupakan salah satu institusi yang menyediakan pelayanan kesehatan secara merata dengan mengutamakan sakit yang berorientasi pada kepuasan pelanggan (customer satisfaction). Jumlah kunjungan ulang pasien ke RSUD Demang Sepulau Raya mengalami penurunan, jumlah kunjungan rawat jalan pada tahun 2010 sebesar 2000 (49,4%) dan menurun ditahun 2011 menjadi sebesar 1873 (47,4%), menurun lagi ditahun 2012 menjadi sebesar 1622 (45,2%) dan kemudin menurun lagi ditahun 2013 menjadi sebesar 1583 (44,3%). Tujuan dalam penelitian ini adalah diketahui hubungan mutu pelayanan dengan motivasi berkunjung ulang pada pasien rawat jalan di RSUD Demang Sepulau Raya Kabupaten Lampung Tengah tahun 2014. Jenis penelitian kuantitatif, desain analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh pasien di Poli Rawat Jalan RSUD Demang Sepulau Raya Kabupaten Lampung Tengah yang di wajibkan kontrol ulang periode Desember 2014 sebesar 98 orang, besar sampel total populasi, teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Analisis data menggunakan uji chi square.  Hasil univariat didapat mutu pelayanan lebih tinggi pada kategori kurang baik sebesar 55 orang (56,1%), motivasi berkunjung ulang pada pasien rawat jalan lebih tinggi pada kategori rendah sebesar 65 orang (66,3%). Hasil uji chi square didapat ada hubungan mutu pelayanan dengan motivasi berkunjung ulang pada pasien rawat jalan (p value =  0,002 < 0,05). Diharapkan petugas kesehatan RSUD Demang Sepulau Raya Kabupaten Lampung Tengah untuk meningkatkan motivasi pasien agar mau berobat secara teratur. Selain itu perlu dilakukan evaluasi mutu pelayanan kesehatan secara periodik untuk memastikan apakah mutu pelayanan kesehatan yang diberikan petugas kesehatan konsisten dan sesuai standar rumah sakit serta mampu memenuhi kepuasan pasien.
GAMBARAN KEBUTUHAN TENAGA PERAWAT DALAM MELAKSANAKAN PROGRAM BPJS KESEHATAN DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PRINGSEWU TAHUN 2014 Rio Setiawan; Andoko Andoko; Shinta Arini Ayu; J Suwanto
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 8, No 2 (2014)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.913 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v8i2.212

Abstract

Pembedahan merupakan stressor yang dapat menimbulkan cemas psikologik dan fisik. Rumah Sakit Umum Daerah Liwa Lampung Barat selama bulan Januari hingga Juni melayani 186 pasien operasi elektif. Hasil pre survey terhadap 10 pasien diketahui bahwa sebanyak 7 orang (70%) mengatakan tidak dapat tidur sebelum operasi, 3 orang (30%) mengatakan jantungnya berdebar-debar dan merasa nafasnya sesak.  pemberian Informed Consent sebelum pre operasi mempengaruhi penurunan tingkat kecemasan karena pasien diberi informasi  yang disampaikan perawat dapat diterima dengan baik oleh pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah diketahui perbedaan tingkat kecemasan pasien pra operasi Sebelum Dan Sesudah diberikan informed concent pada pasien pra operasi di Rumah Sakit Umum Daerah Liwa Lampung Barat Tahun 2013.Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan quasi eksperimen. Populasi penelitian adalah semua pasien pre operasi di Rumah Sakit Umum Daerah Liwa pada bulan November-Desember tahun 2013 sejumlah 31  orang, sampel adalah total populasi. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Analisa data yang digunakan adalah uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kecemasan sebelum informed consent pada responden adalah 19,16. Sedangkan rata-rata kecemasan sesudah informed consent pada responden adalah 10.9, ada perbedaan tingkat kecemasan pasien pra operasi Sebelum Dan Sesudah diberikan informed concent pada pasien pra operasi di Rumah Sakit Umum Daerah Liwa Lampung Barat Tahun 2013 (P Value 0,000). Saran untuk perawat hendaknya memberikan informasi yang cukup kepada pasien pre operasi tentang prosedur operasi yang akan dilakukan melalui informed consent.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERSALINAN SEKSIO SESARIA DI RUMAH SAKIT ABDUL MOELOEK (RSAM) PROVINSI LAMPUNG 2013 Tri Suci Yuni; Rilyani Rilyani; Riska Wandini
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 8, No 4 (2014)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.531 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v8i4.273

Abstract

 Anemia adalah kondisi dimana sel darah merah menurun atau menurunnya hemoglobin <11%, sehingga kapasitas daya angkut oksigen untuk kebutuhan organ-organ vital pada ibu dan janin menjadi berkurang, Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization ( WHO ) memperkirakan bahwa 35 - 75 %  ibu hamil di negara berkembang dan 18% ibu hamil di negara maju mengalami anemia, diperkirakan jumlah ibu hamil yang menderita anemia di Indonesia mencapai 57,1 %, untuk provinsi Lampung mencapai 32% dan kota lampung tahun 2010 adalah ibu hamil  yang dilakukan pemeriksaan Hb sebanyak 16969 jiwa (81,22 %) dan kadar Hb nya 11-12 gr% sebanyak 4.162 jiwa (20%) dan kadar Hb 10 gr% sebanyak 2409 jiwa (11,53%). Tujuan dari penelitian ini diketahui pengaruh pemberian tablet Fe terhadap peningkatan kadar Hb pada ibu hamil yang mengalami anemia di Puskeamas Raja Basa Indah Kota Bandar Lampung Tahun 2014.Rancangan penelitian adalah quasi eksperimen dengan pendekatan one group pretest posttest design. Populasi adalah 56 ibu hamil yang memeriksakan Hb nya. Sampel penelitian ini berjumlah 20 ibu hamil yang mengalami anemia. Instrument dalam penelitian ini adalah lembar observasi. Uji statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji T test dependent dengan tingkat kemaknaan 0.005.Hasil penelitian uji statistik didapatkan nilai p value 0,000, yang menunjukan ada peningkatan yang signifikan pada kadar Hb ibu sebelum dan sesudah diberikan tablet Fe, sehingga dapat disarankan  kepada para tenaga kesehatan agar untuk meningkatakan promosi kesehatan kepada ibu hamil  agar dapat mencegah dan tidak terjadi lagi kejadian anemia pada ibu hamil.
PENGARUH PEMBERIAN DAGING BUAH MAHKOTA DEWA (Phaleria macrocarpa) TERHADAP KADAR KOLESTEROL DARAH TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) JANTAN GALUR WISTAR Achmad Naufal Azhari; I Made Djaja
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 9, No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.361 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v9i2.237

Abstract

Latar Belakang : Polusi udara berperan terhadap kesakitan dan kematian akibat gangguan saluran pernafasan. Iritasi saluran pernafasan diduga sebagai salah satu mekanisme efek pencemaran udara pada kesehatan. Tujuan : Mengetahui hubungan antara pajanan mangan dalam udara ambient dengan kejadian iritasi saluran pernafasan pada anakanak.  Metode : Peneliti mengukur konsentrasi mangan dalam udara ambient pada 2 titik di sekitar kawasan pertambangan mangan. Responden yang digunakan adalah 138 anak berusia 6 sampai 12 tahun di sekitar pertambangan mangan. Kuesioner dan lembar observasi digunakan untuk mengetahui status iritasi saluran pernafasan dan rumah sehat. Analisis regresi logistik ganda digunakan untuk mengetahui faktor paling berperan dalam kejadian iritasi saluran pernafasan.  Hasil : Rata-rata konsentrasi mangan dalam udara ambient telah melampaui baku mutu udara yang ditetapkan oleh US EPA. Ditemukan hubungan bermakna antara konsentrasi mangan dalam udara ambient [OR = 11,88 (95% confidence interval (CI), 5,2-27,1)], kelembaban udara dalam rumah [OR = 0,08 (0,02-0,30)], dan jenis pencahayaan dalam rumah [OR = 0,13 (0,03-0,60)] dengan iritasi saluran pernafasan pada anak-anak. Analisis multivariat menunjukkan konsentrasi mangan dalam udara ambient memiliki hubungan dengan kejadian iritasi saluran pernafasan (p=0,000/OR=3,34) setelah dikontrol oleh 2 variabel lain. Kesimpulan : Pajanan mangan dalam udara ambient berhubungan dengan kejadian iritasi saluran pernafasan pada anak-anak
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN,PENGETAHUAN, SIKAP IBU DAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI PUSKESMAS KEDATON BANDAR LAMPUNG 2012 Eka Nurul Iswanti; Setiawati Setiawati; Iit Imas Masitoh
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 8, No 3 (2014)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.401 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v8i3.166

Abstract

Termoregulasi adalah kemampuan untuk menyeimbangkan antara produksi panas dan hilangnya panas dalamrangka menjaga suhu tubuh bayi baru lahir dalam keadaan normal. Hasil survey awal yang dilakukan peneliti di RSUD Dr.H. Abdul Moeloek Propinsi Lampung pada bulan Januari s/d September 2013, dari 830 bayi baru lahir yang dirawat terdapat436 bayi atau 52,5% bayi yang mengalami gangguan system termoregulasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui“ hubungan berat badan lahir dengan gangguan sistem termoregulasi pada neonatus yang dirawat di ruang perinatologiRSUD. Dr. Hi Abdul Moeloek Propinsi Lampung tahun 2013”.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yaitu penelitian yang dilakukan mencari hubungan yang terjadiantara 2 variable yang akan diteliti yang kemudian akan diketahui seberapa besar tingkat keeratannya. Desain penelitian inikuantitatif dengan pendekatan analisis korelasi. Jumlah sampel 31 bayi pada tanggal 15 November s/d 20 Desember 2013.Analisa data dengan korelasi, nilai korelasi (r) berkisar 0,00 sampai dengan 1,00.Hasil penelitian ini didapatkan nilai r diperoleh 0,623 (0,62) sedangkan nilai (p) value diperoleh 0,000 dan nilaialpha=0,05. hasil uji OR diperoleh nilai 5 ( 1.71 – 12.28 ) dengan derajat kepercayaan 95 %, berat badan lahir rendahmempunyai peluang untuk mengalami gangguan termoregulasi. Sehingga dapat disimpulkan terdapat hubungan antaraberat badan lahir dengan gangguan sistem termoregulasi. Kekuatan hubungan keduanya “kuat” karena nilai (r) kurang0,62. Saran dalam penelitian ini supaya lebih ditingkatkan kompetensi dan pengetahuan perawat tentang penangantermoregulasi di ruang Perinatologi RSUD. Dr. Hi Abdul Moeloek Propinsi Lampung.
ANALISIS EFEKTIVITAS PENGGUNAAN KLORAMFENIKOL DAN SEFTRIAKSON DALAM PENGOBATAN DEMAM TIFOID ANAK DI RSUD Dr. H. ABDUL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2012-2014 Ayu, Shinta Arini; Rilyani, Rilyani
HOLISTIK JURNAL KESEHATAN Vol 10, No 3 (2016)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.138 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v10i3.262

Abstract

Demam tifoid merupakan  penyakit  yang  disebabkan  oleh bakteri Salmonella typhi terutama menyerang bagian pencernaan. Kloramfenikol merupakan obat pilihan utama untuk pengobatan demam tifoid. Seftriakson merupakan obat yang efektif untuk pengobatan demam tifoid dalam jangka pendek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan kloramfenikol dan seftriakson pada pengobatan demam tifoid anak.Rancangan  penelitian ini menggunakan cross-sectional  dengan sampel adalah pasien demam  tifoid  anak  yang di  rawat  inap Rumah  Sakit  Umum  Daerah  Dr.  H.  Abdul Moeloek menggunakan  data  rekam medik periode tahun 2012-2014. Sebanyak 29  pasien  diberi  pengobatan kloramfenikol dan 29 pasien diberi pengobatan seftriakson. Analisa statistik menggunakan Mann Whitney Test.Berdasarkan  hasil  penelitian  diperoleh  lama perawatan pasien yang menggunakan kloramfenikol  adalah 4,18 ± 1,25 hari  sedangkan pasien     yang   menggunakan    seftriakson    adalah 2,38 ± 0,49 hari. Hilangnya demam pada pasien yang menggunakan kloramfenikol adalah pada hari ke 2,41 ± 0,68 dan pasien yang  menggunakan  seftriakson adalah pada hari ke  1,98 ± 0,28.Analisis  efektivitas  pengobatan  demam  tifoid  anak menunjukkan bahwa seftriakson mempunyai efektivitas pengobatan yang lebih baik   dibandingkan   dengan   pengobatan   demam   tifoid   anak   menggunakan kloramfenikol.Kata Kunci : Seftriakson, Kloramfenikol, Demam Tifoid.
HUBUNGAN KEGIATAN PEMBERANTASAN SARANG NYAMUK (PSN – 3 M) DENGAN KEBERADAAN JENTIK NYAMUK AEDES AEGYPTY DI DESA BUGIS WILAYAH KERJA PUSKESMAS MENGGALA KABUPATEN TULANG BAWANG TAHUN 2014 Solbari Solbari; Umi Romayati Keswara; Eka Trismiyana
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 9, No 3 (2015)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.474 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v9i3.228

Abstract

Salah satu cara untuk mencegah DBD adalah dengan pemantauan jentik nyamuk, keberadaan jentik merupakakan indikator daerah tersebut terpapar pada faktor predisposisi rentan terjadinya DBD. Tingginya kasus DBD di Desa Bugis berkaitan dengan rendahnya ABJ, cakupan ABJ tahun 2012 sebesar 76,2 % dan menurun di tahun 2013 menjadi sebesar 72,7% dibawah target yang ditetapkan yaitu sebesar 95%. Rendahnya ABJ diikuti rendahnya cakupan PSN – 3M, tahun 2012 sebesar 65,2 % dan menurun ditahun 2013 menjadi 54,8 % dibawah target yang ditetapkan yaitu sebesar 90%. Tujuan penelitian diketahui  hubungan kegiatan Pemberatasan Sarang Nyamuk (PSN - 3 M) dengan keberadaan jentik nyamuk aedes aegypti di Desa Bugis Wilayah Kerja Puskesmas Menggala Kabupaten Tulang Bawang  tahun 2014. Jenis penelitian kuantitatif, desain analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh kepala keluarga yang berada di  yang berada di Desa Bugis sebanyak 573 Kepala keluarga, besar sampel  sebesar 236 orang, teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Analisis data menggunakan uji chi square.  Hasil penelitian ada hubungan kegiatan PSN – 3M dengan keberadaan jentik nyamuk aedes aegypti (p value = 0,003 < 0,05). Diharapkan bagi Petugas Kesehatan di Puskesmas Menggala Kabupaten Tulang Bawang untuk lebih meningkatkan sosialisasi informasi secara intensif kepada KK tentang pentingnya melakukan kegiatan  PSN – 3M guna mencegah terjadinya DBD dengan melakukan penyuluhan menggunakan bahasa yang mudah difahami dan membagikan leaflet dan berosur
FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENYEMBUHAN LUKA PADA PASIEN POST OPERASI HERNIA DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MENGGALA TAHUN 2013 Resnawati Purba; Yulina Yulina; Setiawati Setiawati
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 8, No 2 (2014)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.161 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v8i2.669

Abstract

Proses penyembuhan luka mencakup reaksi kimia dan seluler dan berhubungan dengan penyatuan jaringanjaringan setelah adanya jejas. Hasil data rekam medis RSUD Menggala Tahun 2012 menunjukkan bahwa terdapat sebanyak 1008 kasus operasi bedah. Hasil presurvey yang dilakukan pada bulan Agustus 2013 diketahui bahwa dari 7 pasien post operasi hernia, sebanyak 2 orang yang mengalami perpanjangan masa perawatan dikarenakan luka post operasi masih dalam fase inflamasi yang ditandai dengan adanya cairan eksudat dan abses. Tujuan dari penelitian ini adalah diketahui faktor-faktor yang berhubungan dengan penyembuhan luka pada pasien Post Operasi Hernia di Rumah Sakit Umum Daerah Menggala Tahun 2013.Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pasien dewasa-lansia Post Operasi Hernia di Rumah Sakit Umum Daerah Menggala pada bulan Oktober sampai November tahun 2013 sejumlah 53 pasien, sampel adalah total populasi. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Analisa data yang digunakan adalah uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan usia dengan proses penyembuhan luka (p value 0,355). Ada hubungan status gizi dengan proses penyembuhan luka (p value 0,007 OR 20). Ada hubungan riwayat penyakit DM dengan proses penyembuhan luka (p value 0,000). Saran untuk petugas kesehatan agar lebih sering memberikan penyuluhan kepada klien mengenai makanan yang baik untuk dikonsumsi selama pasca operasi terutama asupan protein dan vitamin agar proses penyembuhan luka normal.