cover
Contact Name
Teguh Pribadi
Contact Email
teguh@malahayati.ac.id
Phone
+6282282204653
Journal Mail Official
holistik@malahayati.ac.id
Editorial Address
Universitas Malahayati Bandar Lampung, Indonesia Jl Pramuka No. 27 Kemiling Bandar Lampung, Indonesia
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Holistik Jurnal Kesehatan
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 19783337     EISSN : 26207478     DOI : 10.33024/hjk
Core Subject : Health,
Berisi kumpulan karya ilmiah dari peneliti diberbagai perguruan tinggi di Indonesia, di bidang ilmu kesehatan khususnya bidang ilmu keperawatan yang berdasarkan kepada kebutuhan pasien secara total meliputi: kebutuhan fisik, emosi, sosial, ekonomi dan spiritual. Adapun penelitiannya mencakup 4 aspek pokok, yakni: promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif.
Articles 624 Documents
ANALISIS PENYEBAB-PENYEBAB PRIMER KEJADIAN PERDARAHAN POST PARTUM PADA IBU BERSALIN DI KECAMATAN DENTE TELADAS KABUPATEN TULANG BAWANG PROVINSI LAMPUNG Fitria Anita; Dessy Hermawan; Andoko Andoko
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 9, No 3 (2015)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.802 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v9i3.217

Abstract

Penderita hipertensi perlu mendapatkan perawatan yang serius dan harus ditangani dengan cepat. Salah satu faktor resiko terjadinya hipertensi adalah kandungan kolesterol darah yang tinggi atau hiperkolesterolemia. Berdasarkan profil kesehatan Kota Bandar Lampung diketahui bahwa prevalensi penyakit hipertensi di Puskesmas Gedung Air mencapai 10,1%. Tujuan dari penelitian ini adalah diketahui hubungan kadar kolesterol dengan kejadian hipertensi di Puskesmas Gedung Air Kota Bandar Lampung. Jenis penelitian kuantitatif menggunakan rancangan survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien baru yang datang ke Puskesmas Gedung Air Kota Bandar Lampung pada bulan Agustus – September 2014 dengan rata-rata sejumlah 62 orang. Sampel total populasi sejumlah 62 responden. Alat pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar observasi. Analisa data yang digunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan kadar kolesterol dengan kejadian hipertensi di Puskesmas Gedung Air Kota Bandar Lampung. (p value 0,025, OR 4,073). Saran bagi masyarakat yang menderita hipertensi, hendaknya mengurangi mengkonsumsi makanan yang mengandung kolesterol tinggi mengendalikan stress, berolahraga teratur dan melakukan pemeriksaan kolesterol dan tekanan darah secara teratur dalam jangka waktu tertentu.
HUBUNGAN PEMBERIAN ASI DAN STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN ISPA PADA ANAK BADUTA(12-23 BULAN) DI PUSKESMAS DAYAMURNI KABUPATEN TULANG BAWANG BARAT TAHUN 2013 Dainty Maternity; Ida Ayu Kadek
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 8, No 3 (2014)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.239 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v8i3.183

Abstract

Ibu hamil memiliki resiko yang lebih tinggi untuk mengalami anemia defisiensi zat besi. Sangat erat kaitannyakonsumsi tablet fe dengan kadar hemoglobin pada ibu hamil, kadar hemoglobin < 11 gr% menyebabkan anemia. Tujuanpenelitian adalah untuk mengetahui hubungan Konsumsi Tablet Fe Dengan Kejadian Anemia Di Bps Nengah Astiti SidorejoLampung Timur 2013.Jenis penelitian adalah kuantitatif. Rancangan penelitian menggunakan pendekatan cross sectional. Populasiadalah seluruh ibu hamil trimester II dan III di Sidorejo Lampung Timur sebesar 30 orang. Besar sempel 30 orang. Analisisdata menggunakan chi squareHasil penelitian di dapat konsumsi lebih tinggi pada kategori <90 tablet Fe sebanyak 18 orang dengan persentase60%. Sedangkan kejadian anemia sebanyak 14 orang dengan persentase 46,7%. Hasil uji chi square ada hubungankonsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia pada ibu hamil ( P value = 0,007 < 0,05).Disarankan kepada profesi bidandapat mencegah anemia pada ibu hamil dengan mengadakan penyuluhan tentang pentingnya konsumsi tablet fe danpemeriksaan hemoglobin dan menyarankan ibu hamil untuk ANC secara teratur.
FAKTOR-FAKTOR YANG MENYEBABKAN MIOPIA PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN ANGKATAN 2009 UNIVERSITAS MALAHAYATI Ade Maria Ulfa
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 9, No 3 (2015)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.21 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v9i3.311

Abstract

Bahan tambahan pangan biasanya ditambahkan dalam makanan untuk mempengaruhi sifat pangan. Boraks dilarang penggunaannya oleh pemerintah berdasarkan Permenkes No. 033 tahun 2012. Pempek dan bakso ikan adalah makanan yang terbuat dari daging ikan giling. Identifikasi boraks pada pempek dan bakso ikan yang dijual di pasar - pasar daerah Teluk Betung Selatan dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya kandungan boraks pada pempek dan bakso ikan yang dijual di daerah tersebut dengan menggunakan metode reaksi nyala dan reaksi warna. Sampel diabukan  terlebih dahulu untuk menguraikan sampel menjadi unsur-unsur penyusunnya. Lalu diuji dengan reaksi nyala dan reaksi warna. Reaksi nyala dilakukan dengan membakar sampel yang ditambahkan etanol dalam cawan penguap.  Sampel yang mengandung boraks menunjukkan nyala hijau yang disebabkan oleh pembentukan metil borat. Reaksi warna dilakukan dengan reaksi turmerik dan kertas kurkumin. Perbedaan dari kedua reaksi ini adalah reaksi turmerik menggunakan larutan ekstrak etil alkohol yang dibuat dengan melarutkan serbuk kunyit dengan etanol, sedangkan reaksi dengan kertas kurkumin menggunakan kertas saring yang direndam dengan larutan ekstrak etilalkohol. Pada reaksi turmerik sampel yang mengandung boraks  menghasilkan warna merah cherry, dan reaksi kertas kurkumin menghasilkan warna merah kecoklatan. Sampel yang digunakan adalah 10 sampel untuk pempek dan 10 sampel untuk bakso ikan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampel pempek 100% tidak mengandung boraks dan sampel bakso ikan 30% positif mengandung boraks.
PENGARUH MINUMAN KOPI LUWAK TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH MENCIT (Mus musculus L.) YANG DIINDUKSI ALOKSAN Yulistiana Evayanti; Rilyani Rilyani
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 9, No 4 (2015)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.622 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v9i4.113

Abstract

Balita yang mengalami hambatan atau gangguan pertumbuhan dan perkembangan akan berdampak pada periodekehidupan selanjutnya. Dalam program pelayanan SDIDTK dilakukan pengukuran tinggi badan, pengukuran lingkar kepala,deteksi dini penyimpangan, dan stimulasi dan deteksi perkembangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuihubungan penyuluhan dan keaktifan kader posyandu dengan peningkatan cakupan Deteksi Dini Tumbuh Kembang Balita diPuskesmas Way Jepara Tahun 2014.Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi adalah kader Puskesmas WayJepara dengan besar sampel 144 orang. Teknik pengammbilan sampel dengan cluster (cluster sampling). Analisis datamenggunakan chi-square, dengan α = 0,05.Hasil analisis didapatkan (56,3%) tidak melaukan penyuluhan, (43,8%) kader yang tidak aktif, (43,1%) cakupanDeteksi Dini Tumbuh Kembang (DDTK) Balita yang tetap/menurun. Ada pengaruh penyuluhan terhadap cakupan DeteksiDini Tumbuh Kembang (DDTK) Balita di Puskesmas Way Jepara Kabupaten Lampung Timur Tahun 2014 (p-value = 0,025;OR = 2,315), ada pengaruh keaktifan kader terhadap cakupan Deteksi Dini Tumbuh Kembang (DDTK) balita di PuskesmasWay Jepara Kabupaten Lampung Timur Tahun 2014 (p-value = 0,031; OR = 2,219),Disarankan agar Meningkatkan komunikasi dengan melakukan penyuluhan baik secara personal maupun terpadupada masyarakat agar dapat meningkatkan pengetahuan tentang deteksi dini tumbuh kembang balitanya.
GAMBARAN PENGETAHUAN WANITA USIA SUBUR TENTANG KONTRASEPSI IUD DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KALIREJO KABUPATEN PESAWARAN TAHUN 2015 Ike Ate Yusvika
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 9, No 4 (2015)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (92.967 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v9i4.103

Abstract

IUD merupakan alat kontrasepsi yang terbuat dari plastik yang pleksibel dipasang dalam rahim. IUD (Intra UterineDevice) adalah rangka plastik keel yang dipasang kedalam rahim lewat vagina (BKKBN, 2014). Kabupaten Pesawaran padatahun 2014 untuk MKJP baru mencapai (18,86%) dari target 25,5%, yang terdiri dari IUD (6,23%), implant (10,25%),MOW/MOP (2,38%), sedangkan non MKJP terdiri dari suntik (40,76%), KB kondom (0,38%), dan KB pil (40,01%). Tujuandari penelitian ini adalah diketahui gambaran pengetahuan wanita usia subur tentang kontrasepsi IUD di wilayah kerjaPuskesmas Kalirejo Kabupaten Pesawaran Tahun 2015.Jenis penelitian ini adalah penelitian discriptive, populasi dalam penelitian ini adalah seluruh wanita usia suburyang berjumlah 203 orang dan sampel sebanyak 63 orang yang diambil dengan tehnik accidental sampling sampling.Pengambilan data menggunakan lembar kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini menggunakananalisis univariat.Hasil analisa dalam penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan pasangan usia subur tentang keluargaberencana di Desa Kalirejo Kabupaten Pesawaran Tahun 2015 sebagian besar dengan kategori cukup baik sebanyak 26responden (41,27%). Disarankan untuk lebih aktif dalam mencari informasi dan lebih meningkatkan pengetahuan agar lebihmengetahui tentang keluarga berencana dan metode kontrasepsi IUD khususnya, dengan cara mengikuti penyuluhan yangdiselenggarakan oleh tenaga kesehatan maupun media masa, sehingga diharapkan lebih meningkatnya peran serta dalampenggunaan alat kontrasepsi.
PENGARUH EKSTRAK DAUN PEPAYA (Carica papaya L.) TERHADAP PERTUMBUHAN Candida albicans Rilyani Rilyani; Eka Trismiyana
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 10, No 3 (2016)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.721 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v10i3.243

Abstract

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung Tahun 2015 kejadian stunting di Kota Bandar Lampung sebesar 15,5% dengan kecamatan yang memiliki nilai stunting tinggi yaitu Kecamatan Panjang. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita di Puskesmas Panjang Bandar Lampung Tahun 2016. Jenis penelitian kuantitatif, desainsurvey analitik dengan rancangan cros-sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki balita yang mengalami stunting di Puskesmas Panjang Bandar Lampung dengan jumlah 144 anak. Sampel diambil dengan teknik propotional random samplingdengan jumlah 106 responden yang sesuai dengan kriteria inklusi. Analisa yang digunakan adalah analisa bivariat dengan uji statistik yang digunakan Chi Square. Hasil uji statistik menunjukan bahwa faktor kejadian stunting pada balita adalah sosial ekonomi yang rendah < UMR Rp 1.870.000,- (p value< α, 0,000 < 0,05 ; OR =8,111) dan tinggi badan ibu < 150 cm (p value< α, 0,000 < 0,05 ; OR = 7,696), sedangkan pendidikan ibu dan pemberian imunisasi bukan merupakan faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita. Diharapkan data dan informasi dari penelitian ini dapat menjadi masukanbagi para orang tua agar lebih memperhatikan gizi anak.
ANALISIS PROMOTER GEN β GLOBIN DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE PROMOTER PREDICTION SERVER : KAJIAN PADA GEN β THALASSEMIA Zainul Ikhwan; Hevi Horiza; Weni Enjelina
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 8, No 4 (2014)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.486 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v8i4.268

Abstract

 Anak sekolah sebagai generasi penerus dan aset dan investasi utama dalam perkembangan dan keberlanjutan pembangunan. Oleh karenanya derajat kesehatannya perlu dijaga, dibina dan ditingkatkan. Sebagian besar anak sekolah dasar tidak sempat sarapan pagi sebelum berangkat ke sekolah. Hal ini disebabkan keterbatasan waktu orang tua, tidak sempat menyediakan sarapan ataupun anak yang tidak selera untuk sarapan. Makanan jajanan hadir sebagai jawaban atas permasalahan ini, dimana harganya sangat murah, mudah diperoleh dan banyak ragamnya, tapi disisi lain kualitas makanannya masih jauh dari aman, sehat dan bergizi. Upaya menyelenggarakan sanitasi makanan yang efektif melalui makanan, manusia, dan peralatan. Tujuan penelitian : hubungan pengetahuan pengelolaan makanan dengan praktek hygiene sanitasi makanan, peralatan makan dan kebersihan fasilitas pada kantin di Sekolah Dasar Negeri KotaTanjungpinang Tahun 2013Jenis penelitian deskriftif analitik, penelitian lapangan yang bersifat observasional dengan pendekatan cross sectional.Data disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dengan mengunakan uji chi-square.Karakteristik individu penjamah makanan 40,0% berusia 41-48 tahun, 73,9% perempuan, 73,9% telah bekerja 1-7 tahun, tamat SLTA37,8%, berstatus kawin 77,8%, sebanyak37,6% mengikuti penyuluhan, dan 44,4% sudah pelatihan. Pengetahuan hygiene sanitasi kategori baik 80,0%,tindakan hygiene sanitasi kategori 33,3% bertindakan kurang, tindakan hygiene sanitasi peralatan 98,7% pada tindakannya tidak terdapat kawat kasa pada ventilasinya, tindakan kebersihan fasiltas sanitasi 28,9% bertindakan kurang. Hasil analisi data diperoleh ada hubungan pengetahuan pengelolaan makanan dan tindakan hygiene sanitasi makanan (p=0,048) ; tidak ada hubungan yang signifikan antar pengetahuan pengelolaan makanan dan tindakan sanitasi peralatan makanan (p=0,114) dan tindakan sanitasi peralatan makanan (p=0,250)Disarankan kepada Dinas kesehatan membentuk sentra pedagang untuk sekolah serta meningkatkan upaya pengawasan dan pembinaan dan peningkatan pengetahuan siswa sebagai konsumen makanan jajanan tentang keamanan dan keracunan makanan. Bagi Dinas Pendidikan diharapkan memberikan pengetahuan dan pemahaman serta pembimbingan di lapangan baik dari segi penjaja makanan maupun terhadap murid dan terhadap kegiatan pembinaan dan pengawasan dipandang perlu dilakukan peningkatan melalui evalasi oleh instansi terkait secara berjenjang. 
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN FLOUR ALBUS PATOLOGIS PADA SISWI KELAS IX SMPN 30 BANDAR LAMPUNG TAHUN 2014 Wijayanti Wijayanti; Yulina Yulina; Rahma Elliya
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 8, No 3 (2014)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.235 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v8i3.198

Abstract

Data dari Himpunan Studi Obesitas Indonesia (HISOBI) menunjukkan prevalensi hiperkolesterolemia sebesar13,13%. Kandungan pada alpukat lemak nabati yang tinggi dan tak jenuh bermanfaat untuk menurunkan kolestrol LDL(kolestrol jahat) sehingga dapat berguna untuk mencegah stroke, penyakit jantung,darah tinggi dan kanker. Tujuan daripenelitian ini adalah diketahui pengaruh pemberian jus alpukat (persea Americana mill) terhadap penurunan kolesterol tikusputih jantan (Rattus Novergicus) Galur Wistar di Kota Bandar Lampung.Rancangan penelitian ini menggunakan rancangan Pretest-Posttest with control group.Subjek pada penelitian iniadalah tikus wistar dengan berat badan 200 gram dan berjenis kelamin jantan sejumlah 10 ekor.Alat pengumpulan datayang digunakan pada penelitian ini di lakukan di laboratorium dan lembar observasi.Analisa data yang digunakan uji t-Independen.Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kadar kolesterol pada tikus putih wistar setelah diberi kuning telur adalah97,8 mg/dl, setelah diberi Jus Alpukat (persea Americana mill) adalah 59,1 mg/dl, penurunan kadar kolesterol pada tikusputih wistar setelah perlakuan adalah 38,7 mg/dl, Ada pengaruh pemberian jus alpukat (persea Americana mill) terhadappenurunan kolesterol tikus putih jantan (Rattus Novergicus) Galur Wistar (p value 0,007). Saran pada peneliti selanjutnyaapabila akan melakukan penelitian tentang alpukat terhadap kolesterol diharapkan menambah jumlah kelompok sampel.
HUBUNGAN PENYULUHAN DAN KEAKTIFAN KADER POSYANDU DENGAN PENINGKATAN CAKUPAN DETEKSI DINI TUMBUH KEMBANG BALITA DI PUSKESMAS WAY JEPARA TAHUN 2014 Rizki Pratiwi Amalia; Eka Trismiana
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 8, No 4 (2014)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.073 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v8i4.798

Abstract

Remaja merupakan kelompok yang rentan terhadap pengaruh lingkungan yang dapat mempengaruhi gaya hidupremaja termasuk kebiasaan mengkonsumsi makanan. SMA Negeri I Metro merupakan salah satu sekolah menengah atasyang terdapat di Kota Metro, berdasarkan data dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan diketahui bahwa pada TahunAjaran 2011/2012 rata-rata nilai ujian nasional sebesar 51,3,TahunAjaran 2012/2013 rata-rata nilai ujian nasional sebesar 46.86 dan pada Tahun Ajaran 2013/2014 rata-ratanilai ujian nasional sebesar 46.85. hal ini menunjukkan terjadi penurunan pada rata-rata nilai ujian nasional. Tujuan daripenelitian ini adalah diketahui hubungan antara asupan gizi dengan prestasi belajar pada siswa SMA Negeri I Metro Tahun2014.Jenis penelitian kuantitatif, rancangan survey analitik, pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian iniadalah semua siswa kelas XI SMA Negeri I sejumlah 237 orang. Sampel sejumlah 149 respomden. Alat pengumpulan datayang digunakan pada penelitian ini lembar observasi. Analisa data yang digunakan uji chi square.Hasil penelitian menunjukkan distribusi frekuensi responden dengan asupan gizi normal sebanyak 81 responden(54,7%). Responden denganp restasi belajar baik sebanyak 130 responden (87,8%). Ada hubungan yang signifikan antaraasupan gizi dengan prestasi belajar pada Siswa SMA Negeri I Metro Tahun 2014 (p value 0,007).Saran pada siswa agarlebih memperhatikan asupangizi yang seimbang sesuai dengan kebutuhan tubuh seperti menghindari makan makanantinggi kalori namun rendah serat seperti junk food.
HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN BBLR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KARTARAHARJA KABUPATEN TULANG BAWANG BARAT Dessy Hermawan; Djunizar Djamaludin
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 10, No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.605 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v10i2.224

Abstract

Pendahuluan: Kanker merupakan masalah kesehatan yang sangat serius.Kanker payudara paling banyak ditemui pada perempuan dan disetujui sebagai pasangan nomor 2 setelah kanker leher rahim, dan meningkatkan peningkatan yang signifikan setiap tahunnya.Penyebab kanker telah diaktifkan secara lengkap.DI RSUD Dr. H. Abdul Moeloek 1.797 pasien kanker payudara pada tahun 2014 dan mendapat posisi tertinggi.Tujuan dari penelitian ini adalah hubungan usia, menstruasi dini dan penggunaan alat kontrasepsi dengan kejadian kanker payudara di ruang Mawar RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampungtahun 2016.Metode: Jenis penelitian kuantitatif analitik analitik dengan penelitian kontrol kasus. Populasi dalam penelitian pada kelompok kasus adalah pasien wanita yang menderita kanker payudara, sedangkan pada kelompok kontroladalah pasien yang tidak menderita kanker payudara yang dirawat di rumah sakit di ruang Mawar RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Sampel penelitian ini berjumlah 122 sampel, yang terdiri dari 61 kasus 61 kontrol (1: 1). Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisis data yang digunakan uji Chi Square.Hasil: Dalam penelitian menunjukkan sebagian besar responden pada kelompok usia beresiko sebanyak 53 (86.9%) dari seluruh responden.Sebagian responden pada kelompok kasus menstruasi dini tidak beresiko sebanyak 52 (85.2%) dari keseluruhan responden. Sebagian responden pada kelompok kasus menggunakan alat kontrasepsihormonal sebanyak 56 (91.8%) dari keseluruhan responden. Ada hubungan usia dengan kejadian kanker payudara (p-value0.002 dan OR 4.297). Tidak ada hubungan menstruasi dini dengan kejadian kanker payudara (p-value 0.480). Ada hubungan penggunaan alat kontrasepsi dengan kejadian kanker payudara (p-value 0.010 dan OR 4.327 ).Saran pada petugas kesehatan diharapkan melakukan edukasi yang tepat dalam peningkatan informasi kepada masyarakat, seperti : pemberian leaflet , poster dan video tentang penyebab kanker payudara dan pencegahannya.