cover
Contact Name
Teguh Pribadi
Contact Email
teguh@malahayati.ac.id
Phone
+6282282204653
Journal Mail Official
holistik@malahayati.ac.id
Editorial Address
Universitas Malahayati Bandar Lampung, Indonesia Jl Pramuka No. 27 Kemiling Bandar Lampung, Indonesia
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Holistik Jurnal Kesehatan
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 19783337     EISSN : 26207478     DOI : 10.33024/hjk
Core Subject : Health,
Berisi kumpulan karya ilmiah dari peneliti diberbagai perguruan tinggi di Indonesia, di bidang ilmu kesehatan khususnya bidang ilmu keperawatan yang berdasarkan kepada kebutuhan pasien secara total meliputi: kebutuhan fisik, emosi, sosial, ekonomi dan spiritual. Adapun penelitiannya mencakup 4 aspek pokok, yakni: promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif.
Articles 624 Documents
Hasil Pemeriksaan Psikologi sebagai Prediktor Performa Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Angkatan 2013 pada Tahun Pertama Djunizar Djamaludin; Linawati Novikasari
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 10, No 3 (2016)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.272 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v10i3.261

Abstract

Nyeri yang diakibatkan oleh kontraksi uterus memerlukan berbagai penanganan untuk meminimalkan rasa nyeri yang dirasakan oleh ibu sehingga kenyamanan ibu dapat kembali. Teknik relaksasi bernafas merupakan teknik pereda nyeri. BPS Hj. Riza Faulina Sofyan, S.ST Wilayah Kerja Puskesmas Raja Basa Indah Kota Bandar Lampung merupakan salah satu BPS yang terdapat di Wilayah Kerja Puskesmas Raja Basa Indah dan pada bulan April 2016 dididapatkan data pada tahun 2015 jumlah persalinan sebanyak 492 persalinan. Tujuan dari penelitian ini diketahui pengaruh pemberian teknik nafas dalam terhadap nyeri persalinan Kala I di BPS Hj. Riza Faulina Sofyan, S.ST Wilayah Kerja Puskesmas Raja Basa Indah Kota Bandar Lampung Tahun 2016. Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan analitik pendekatan quasi eksperimen. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu inpartu kala I di BPS Hj. Riza Faulina Sofyan, S.ST Wilayah Kerja Puskesmas Raja Basa Indah Kota Bandar Lampung pada saat penelitian. Sampel 15 orang. Teknik pengambilan sampel dengan accidental sampling. Analisa data yang digunakan uji t-dependen. Hasil penelitian menunjukkanrata-rata tingkat nyeri persalinan kala I sebelum diberi Teknik Nafas Dalam adalah 6, dengan SD 0,915. Rata-rata tingkat nyeri persalinan kala I sesudah diberi Teknik Nafas Dalam adalah 4, dengan SD 1,146 Ada Pengaruh pemberian teknik nafas dalam terhadap nyeri persalinan Kala I di BPS Hj. Riza Faulina Sofyan, S.ST Wilayah Kerja Puskesmas Raja Basa Indah Kota Bandar Lampung Tahun 2016 (p value 0,000). Saran agar membuat Standar Operasional Prosedur (SOP) mengenai program penatalaksanaan nyeri kontraksi uterus berupa teknik nafas dalamkhususnya di Ruang Bersalin disaat melakukan observasi pada ibu intrapartum agar dapat mengurangi nyeri persalinan.
PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TERHADAP KETERAMPILAN REMAJA PUTRI DALAM MELAKUKAN SADARI SEBAGAI UPAYA DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA Rilyani Rilyani; Rahma Ellya
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 10, No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.441 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v10i2.227

Abstract

Penyakit kanker adalah salah satu penyebab kematian utama dengan 1,7 juta kasus baru. Upaya untuk memulihkan angka-angka yang dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya adalah melakukan deteksi dini dengan metode SADARI. Tujuan penelitian ini diketahuinya terhadap kesehatan anak-anak perempuan dalam melakukan SADARI di SMA Kartikatama Metro tahun 2016.Metode: Jenis penelitian kuantitatif, desain yang digunakan adalah quasi desain eksperimental. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja putri di SMA Kartikatama Metro kelas XII yang berjudul 107 orang, sampel yang dipilih sebanyak 32 orang. Analisis dalam penelitian ini menggunakan uji paired sample t-test.Hasil: Dari uji statistik menunjukkan rata-rata remaja putri dalam melakukan SADARI sebelum penyuluhan adalah 49,53 dengan standar deviasi 18,239 dan setelah dilakukan penyuluhan adalah 77,88 dengan standar deviasi 13,234. Pada hasil uji paired sample t-test terbukti ada dukungan terhadap kesehatan terhadap keterampilan remaja dalam melakukan SADARI (p-value = 0,000 < 0,05). Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan dengan menggunakan alat bantu langsung untuk meningkatkan pengetahuan dan tugas remaja.
FAKTOR RESIKO GIZI BURUK PADA MASYARAKAT MISKIN DI PROPINSI LAMPUNG TAHUN 2008 Ade Maria Ulfa
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 9, No 4 (2015)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.696 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v9i4.668

Abstract

Beras merupakan salah satu bahan makanan pokok yang mengandung karbohidrat sebagai sumber energi. Saat ini banyak beras yang mengandung bahan pemutih klorin yang dilarang digunakan dalam beras karena dapat mengikis mukosa usus pada lambung (korosif) sehingga rentan terhadap penyakit maag.Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi dan menentukan kadar klorin dalam beras sebelum dan sesudahdimasak. Klorin diuji menggunakan metode reaksi warna dan titrasi iodometri.Hasil  penelitian  menunjukan  bahwa  sampel  yang  dianalisis  terdapat  kandungan  klorin  pada  beras  dengan pencucian ketiga terdapat kandungan klorin sebesar 0,08 %, kandungan klorin pada saat suhu nasi 780C adalah sebesar0,0020 %. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah kandungan klorin akan tetap ada pada beras sebelum dan sesudah dimasak, hanya mengalami penurunan kadar klorin
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PARTUS LAMA DI RUANG KEBIDANAN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MENGGALA KABUPATEN TULANG BAWANG PROPINSI LAMPUNG TAHUN 2013 Susi Eldayana; Ariyanti Wardiyah; Samino Samino
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 9, No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.909 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v9i2.216

Abstract

Peraturan Menteri Kesehatan No. 19 Tahun 2014  tentang Penggunaan Dana Kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional Untuk Jasa Pelayanan Kesehatan Dan Dukungan Biaya Operasional Pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama Milik Pemerintah Daerah yang telah ditetapkan mulai tanggal 24 April 2014, menuai protes, dikarenakan Tujuan Sistem pembayaran kapitasi adalah pembayaran di muka atau prospektif dengan konsekuensi pelayanan kesehatan dilakukan secara pra upaya atau sebelum peserta BPJS jatuh sakit. Sistem ini mendorong Faskes Tingkat Pertama untuk bertindak secara efektif dan efisien serta mengutamakan kegiatan promotif dan preventif. Tujuan dari penelitian ini adalah diketahui hubungan insentif dana kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dengan motivasi kerja pegawai Puskesmas Metro Tahun 2014. Jenis penelitian kuantitatif menggunakan rancangan survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pegawai Puskesmas Metro sejumlah 30 orang. Sampel sejumlah 30 responden. Alat pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah kuesioner. Analisa data yang digunakan uji rank-spearman. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata motivasi kerja pegawai Puskesmas Metro adalah 139.3, dengan SD 12,245. Motivasi terendah adalah 117 dan yang tertinggi adalah 167. Rata-Rata insentif dana kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pada pegawai Puskesmas Metro adalah Rp 1.100,000 dengan SD 245.100. Insentif terendah adalah Rp 546.126 dan yang tertinggi adalah Rp 2.743.948. Tidak ada hubungan antara Insentif Dana Kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dengan Motivasi Kerja Pegawai Puskesmas Metro Tahun 2014 (p value 0,838). Saran pada pimpinan Puskesmas perlu memiliki catatan yang jelas tentang data karyawan yang bekerja dengan baik atau melaksanakan kerja lembur, dengan catatan tersebut dapat dijadikan alasan kesesuaian dalam pemberian insentif dengan adil.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU IBU DALAM MEMBERI MP-ASI PADA BALITA USIA 6-24 BULAN DI POSYANDU ANGGREK VII KELURAHAN SUMBER REJO SEJAHTERA KECAMATAN KEMILING KOTA BANDAR LAMPUNG Rosmiyati Rosmiyati
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 8, No 3 (2014)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.898 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v8i3.266

Abstract

Pre eklampsiaadalah penyakit yang dialami ibu hamil setelah usia kehamilan 20 minggu dengan gejala tekanan darah 140/90 mmhg atau lebih disertai protein urin dan edema(wiknyosastro 2005). Kasus pre eklampsia di RSUD Menggala Kabupaten Tulang Bawang tahun 2010 sebanyak 22 kasus dari 412 persalinan(5,3%), tahun 2011 sebanyak 70 kasus dari 516 persalinan(13,6%) dan tahun 2012 sebanyak 71 kasus dari 906 persalinan(7,8%) data dari(RSUD Menggala tahun 2013).Tujuan penelitian adalah diketahuinya Faktor faktor yang berhubungan dengan kejadian Pre eklampsia di RSUD Menggala Kabupaten Tulang Bawang tahun2013.Jenis penelitian ini adalah rancangan penelitian kuantitatf, dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang melahirkan di RSUD Menggala Kabupaten Tulang Bawang dari bulan Januari- juni sebanyak 528 orang dengan jumlah sampel total populasi sejumlah 528 orang.Analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan uji Chi-square (X2).Hasil penelitian didapatkan ada hubungan Usia dengan kejadian Pre eklampsia pada ibu bersalin (p-value = 0,005 dan OR = 2,106), ada hubungan Berat badan dengan kejadian pre eklampsia pada ibu bersalin(p-value =0,000 dan OR=4,142), ada hubungan riwayat Hipertensi dengan kejadian Pre eklampsia pada ibu bersalin (p-value =0,000 dan OR=6,594). Saran, hasil penelitian ini diharapkan menjadi literatur dan informasi bagi petugas kesehatan dalam menyampaikan pada ibu tentang pemeriksaan antenatal yang teratur, gizi yang seimbang, serta bagi peneliti selanjutnya agar dapat meneliti terhadap faktor lain yang belum diteliti.
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB TIDAK LANGSUNG KASUS KEMATIAN BAYI DI KABUPATEN MESUJI PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2012-2013 Devi Kurniasari; Fiki Arifandini
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 9, No 3 (2015)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.436 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v9i3.232

Abstract

Kematian ibu di Indonesia salah satunya disebabkan oleh hipertensi dalam kehamilan (preeklamsia) hingga eklamsi. Angka kejadian preeklamsi di dunia yaitu sekitar 3-10%, Indonesia 9,8-25%, Provinsi Lampung sebanyak 59 kasus dan di Kabupaten Lampung Tengah sebesar 12,5%. Faktor  resiko terjadinya preeklamsia antara lain usia, paritas dan penyakit diabetes melitus pada ibu hamil. Berdasarkan hasil data prasurvey diketahui angka kejadian preeklamsia di wilayah kerja Puskesmas Rumbia pada tahun 2012 yaitu 53 kasus dari 815 ibu hamil dan tahun 2013 yaitu 62 kasus dari 743 ibu hamil. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan usia, paritas, dan diabetes mellitus pada ibu hamil dengan kejadian preeklamsia pada kehamilan di wilayah kerja Puskesmas Rumbia tahun 2014.  Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian survey analitik dan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasinyadalah seluruh ibu hamil dengan preeklamsia yaitu 62 ibu hamil. Samplennya adalah total populasi yaitu 62 ibu hamil. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis univariat, bivariat dan multivariat.  Hasil uji univariat menunjukkan bahwa dari 62 ibu hamil dengan preeklamsia, proporsi ibu hamil dengan preeklamsia berat adalah 56,5 % (35 ibu hamil),ibu hamil dengan usia beresiko  69,4% (43 ibu hamil), paritas ibu hamil beresiko 62,9% (39 ibu hamil) dan sebanyak 46,8 % (29 ibu hamil) dengan diabetes melitus. Hasil uji statistik uji chi-square yaitu terdapat hubungan antara usia ibu bersiko terhadap preeklamsia dengan nilai p-value = 0,000 dan nilai OR=15,51, paritas ibu hamil dengan preeklamsia p-value  = 0,008 dan OR= 4,21, diabetes mellitus dengan preeklamsia p-value = 0,000 dan OR 14,37. Sedangkan hasil analisis multivariat didapatkan paritas beresiko lebih dominan mempengaruhi kejadian preeklamsia pada ibu hamil dibandingkan penyebab lain dan p value 0,010 dan OR 4,21. Kesimpulannya bahwa ada hubungan antara usia, paritas, dan Diabetes melitus dengan kejadian preeklamsia di wilayah kerja Puskesmas Rumbia Tahun 2014 dan paritas lebih dominan mempengaruhi kejadian preeklamsia dibanding dengan penyebab lain. Seluruh pihak diharpkan dapat membantu dalam menningkatkan pengetahuan ibu hamil terhadap preeklamsia pada kehamilan.
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENYEBAB TIDAK LANGSUNG KASUS KEMATIAN MATERNAL DI KOTA BANDAR LAMPUNG TAHUN 2008-2011 Gede Merta Mertana; Dessy Hermawan; Andoko Andoko
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 8, No 3 (2014)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (112.135 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v8i3.197

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah suatu kondisi medis yang ditandai dengan meningkatnya kontraksipembuluh darah arteri yang melebihi 140/90 mmHg saat istirahat dipastikan mempunyai tekanan darah tinggi. Berdasarkanhasil studi pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti pada bulan Februari 2014 terdapat 2094 kasus hipertensi di wilayahkerja Puskesmas Kemiling Bandar Lampung. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui Pengaruh Pemberian Ekstrak BuahMengkudu (Morindacitrifolia L.) Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pria Dewasa Di Wilayah Kerja PuskesmasKemiling Bandar Lampung Tahun 2014.Rancangan survei analitik dengan pendekatan quasi eksperimen, one group pretest-posttest design. Populasidalam penelitian ini berjumlah 2115 orang. Sampel yang diambil pada penelitian ini yaitu 18 responden. Penelitian inimenggunakan analisa dengan Uji paired sampel t test.Hasil penelitian menunjukan tekanan darah penderita hipertensi sebelum diberi ekstrak buah mengkudu rata-ratasistolik 157.78 mmHg dan diastolik 101.11 mmHg. Tekanan darah setelah diberikan ekstrak buah mengkudu rata-ratasistolik 149.44 mmHg dan diastolik 92.22 mmHg. Hasil analisis bivariat didapatkan pv= 0,000; t output sistolik 5.718 dan toutput diastolik 4.531 menunjukan adanya penurunan tekanan darah penderita antara sebelum dan sesudah diberi ekstrakbuah mengkudu. Saran dalam penelitian ini yaitu ekstrak buah mengkudu dapat menjadi salah satu terapi komplementeruntuk menurunkan tekanan darah sehingga kasus hipertensi dapat menurun
PENGARUH PEMBERIAN TABLET FE TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL DIBPS SULASMI, SST RAJA BASA INDAH KOTA BANDAR LAMPUNG 2016 Rahma Dini; Rika Damayanti; Triyoso Triyoso
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6161.733 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v7i1.735

Abstract

Kanker payudara merupakan kanker terbanyak diderita wanita. Angka kematian akibat kanker payudara mencapai 5 juta pada wanita. Kondisi perubahan terhadap aspek bio-psiko-sosio-spiritual menunjukkan adanya perubahan pada konsep diri penderita kanker payudara. Munculnya ketegangan dalam kehidupan mengakibatkan perilaku pemecahan masalah (mekanisme koping) yang bertujuan untuk meredakan ketegangan tersebut. Tujuan dari penelitian mengetahui hubungan konsep diri dengan mekanisme koping pada penderita kanker payudara di poliklinik onkologi RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung Tahun 2012. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 374 orang dan diperoleh sample sebanyak 193 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisa data menggunakan Chi- square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara konsep diri dengan mekanisme koping pada penderita kanker payudara di poliklinik onkologi RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung Tahun 2012, dimana nilai p-value 0,003 dan OR = 2,499. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan untuk pengembangan profesi keperawatan di tempat penelitian terkait untuk menentukan kebijakan peningkatan mutu pelayanan kesehatan individu salah satunya yaitu pembentukan grup social support bagi penderita kanker payudara.
HUBUNGAN SARANA SANITASI LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE DI DESA PAGAR DEWA KECAMATAN PAGAR DEWA KABUPATEN TULANG BAWANG BARAT TAHUN 2014 Husnil Hayati; Riska Wardiana; Setiawati Setiawati
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 9, No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.304 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v9i2.223

Abstract

Penyakit ISPA adalah penyakit infeksi saluran pernafasan atas yang merupakan penyakit cukup gawat, serta salah satu penyebab kematian tersering pada balita. Berdasarkan data Puskesmas Pasar Ambon Teluk Betung Selatan tahun 2013, pada 10 besar pola penyakit rawat jalan ternyata ISPA atau peumonia menduduki peringkat ketiga dengan 212 kasus dan Laki-laki memiliki risiko lebih besar untuk terkena ISPA dibanding anak perempuan. Tujuan penelitian ini diketahui perbedaan pengetahuan ibu tentang inhalasi sederhana sebelum dan sesudah diberi pendidikan kesehatan dengan metode demonstrasi di Puskesmas Pasar Ambon Teluk Betung Selatan Tahun 2014. Jenis penelitian kuantitatif, rancangan quasi eksperimen. Populasi adalah ibu yang memiliki balita yang sedang terkena ISPA atau pernah memiliki riwayat ISPA usia 12 bulan sampai 59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Pasar Ambon Teluk Betung Selatan tahun 2014 sebanyak 45 responden, penentuan sampel purposive sampling yaitu 45 responden. Analisa data univariat dan bivariat dengan uji t independent test. Hasil penelitian didapati nilai rata-rata pengetahuan ibu sebelum diberi pendidikan kesehatan 56,89, nilai median 60,00, dan standar deviasi 7,670. Nilai rata-rata pengetahuan ibu sesudah diberi pendidikan kesehatan 82,93, nilai median 80,00, dan standar deviasi 7,454. Ada perbedaan pengetahuan ibu tentang inhalasi sederhana sebelum dan sesudah diberi pendidikan kesehatan dengan metode demonstrasi di Puskesmas Pasar Ambon Teluk Betung Selatan Tahun 2014 (pvalue=0,000). Saran: Diharapkan tenaga kesehatan dapat memberikan penyuluhan terhadap ibu mengenai pendidikan kesehatan inhalasi sederhana pada balita ISPA.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PASIEN DIABETES MELITUS DENGAN KEPATUHAAN DIET DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RSUD SUKADANA TAHUN 2012 Usastiawaty Cik Ayu Saadiah Isnainy; Andri Nugraha
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 12, No 4 (2018)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.206 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v12i4.647

Abstract

REWARD, JOB SATISFACTION, MOTIVATION AND JOB PERFORMANCE AMONG NURSING STAFF Background: Nurse performance is the activity of the nurses in implementing their authority, duties and responsibilities as well as possible. From the results of prasurvey, obtained the result of temporary analysis the low performance of nurses was suspected due to job satisfaction, reward system, motivation of the nurse.Purpose: These study to known the influence of Reward and Job Satisfaction To Motivation and Performance of Nurses at Pertamina Bintang Amin Hospital Bandar Lampung.Methods: This was quantitative study with analytical design and cross sectional approach. This research was conducted since February to March 2018. Data analysis was done trough path analysis (Path Analysis).Results: showed there is significant influence of reward (p-value:0.048), job satisfaction (p-value:0.001) and motivation (p-value:0.000) to nurse performance. Value of coefficient beta reward ( 0.105), nurse satisfaction (0.311) and motivation (0.609) to nurse performance.Conclusion: Hospital institutions need to increase nurses motivation, so nurses always have good performance by providing intensive to nurses who work overtime and have good performance, facilitating the need for nurses to create job satisfaction, as well as providing support to continue education.Pendahuluan: Kinerja perawat adalah aktivitas perawat dalam mengimplementasikan sebaik–baiknya suatu wewenang, tugas dan tanggung jawabnya. Dari hasil prasurvey didapatkan hasil  analisis sementara rendahnya kinerja perawat diduga  terletak pada kepuasan kerja, sistem penghargaan, motivasi kerja perawat tersebut. Tujuan: Diketahui pengaruh Reward dan Kepuasan Kerja Terhadap Motivasi dan Kinerja Perawat di Rumah Sakit Pertamina Bintang  Amin Bandar Lampung.Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan analitik pendekatan cross sectional, dan telah dilaksanakan pada bulan Februari sampai Maret 2018. Analisa data menggunakanan alisis jalur (Path Analysis).Hasil: ada pengaruh signifikan antara Reward (p-value:0.048), Kepuasan Kerja (p-value:0.001), dan Motivasi (p-value:0.000) terhadap Kinerja perawat. Diketahui ada pengaruh positif antara Reward (beta:0.105), Kepuasan Kerja (beta:0.311) dan Motivasi (0.609) terhadap Kinerja.Kesimpulan: Institusi pelayanan keperawatan di Rumah Sakit melalui bidang keperawatan bekerjasama dengan pihak manajemen rumah sakit perlu meningkatkan motivasi kepada perawat, agar perawat selalu memiliki kinerja yang baik. Memfasilitasi kebutuhan perawat agar bisa menciptakan kepuasan kerja, serta mendukung perawat pelaksana melanjutkan pendidikan.