cover
Contact Name
Teguh Pribadi
Contact Email
teguh@malahayati.ac.id
Phone
+6282282204653
Journal Mail Official
holistik@malahayati.ac.id
Editorial Address
Universitas Malahayati Bandar Lampung, Indonesia Jl Pramuka No. 27 Kemiling Bandar Lampung, Indonesia
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Holistik Jurnal Kesehatan
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 19783337     EISSN : 26207478     DOI : 10.33024/hjk
Core Subject : Health,
Berisi kumpulan karya ilmiah dari peneliti diberbagai perguruan tinggi di Indonesia, di bidang ilmu kesehatan khususnya bidang ilmu keperawatan yang berdasarkan kepada kebutuhan pasien secara total meliputi: kebutuhan fisik, emosi, sosial, ekonomi dan spiritual. Adapun penelitiannya mencakup 4 aspek pokok, yakni: promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif.
Articles 624 Documents
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU MENYUSUI TENTANG ASI EKSKLUSIF DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI DESA TUNGGAL WARGA KECAMATAN BANJAR AGUNG KABUPATEN TULANG BAWANG TAHUN 2016 Neneng Siti Lathifah
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 9, No 4 (2015)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.058 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v9i4.734

Abstract

Berdasarkan Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) pada tahun 2012 penyebab utama angka kematian ibu (AKI) di sebabkan kerena komplikasi selama persalinan. diantaranya yaitu partus lama (memanjang) 37% dari kelahiran, ketuban pecah sebelum enam jam bayi lahir 17 %, perdarahan pervaginam 9%, dan dua komplikasi lainnya yaituinfeksi jalan lahir 7% dan kejang pada ibu 2%. Sedangkan menurut Departemen Kesehatan Republik Indonesia tahun 2012,faktor utama penyebab kematian ibu melahirkan yakni perdarahan (28%), infeksi (24%) dan preeklamsi (11%) (Depkes, 2012). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu post partum tentang mobilisasi dini pasca heacting perineum di BPS Desi Andriyani Garuntang Bandar Lampung tahun 2015.Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu post partum pasca heacting perineum di BPS Desi Andriyani Garuntang Bandar Lampung tahun 2015 sebannyak 34 orang besar sempel menggunakan total populasi. Alat pengumpul data menggunakan kuisioner. Analisa data menggunakan univariat dengan bantuan programcomputer.Hasil uji statistic univariat pengetahuan ibu post partum pasca heacting perineum tentang mobilisasi dini lebih tinggi pada kategori cukup yaitu sebesar 18 orang (52, 9%), tentang pengertian mobilisasi dini lebih tinggi pada kategori kurang yaitu sebesar 16 orang (47,1%), tentang tahap-tahap mobilisasi dini lebih tinggii pada kategori cukup yaitu sebesar18 orang (52, 9%), tentang manfaat mobilisasi dini lebih tinggi pada kategori kurang yaitu sebesar 19 orang (55, 9%).Diharapkan bagi petugas kesehatan di BPS Desi Andriyani Garuntang Bandar Lampung untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang mobilisasi dini setelah melahirkan melalui penyuluhan metode demonstrasi mobilisasi dini dan menggunakan bahasa yang mudah di fahami guna membentuk kesadaran dan perilaku ibu agar melakukan mobilisasi dini sebagai upaya preventif terjadinnya infeksi dan perdarahan pasca heacting perineum.
HUBUNGAN PERILAKU CUCI TANGAN PAKAI SABUN, KONSUMSI JAJAN SEHAT DAN PENGGUNAAN JAMBAN SEHAT DENGAN KEJADIAN HEPATITIS A PADA SISWA DI MADRASAH ALIYAH RAUDHATUL HUDA AL ISLAMI KABUPATEN PESAWARAN Lidya Aryanti; Eka Trismiyana
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 10, No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.749 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v10i2.222

Abstract

Pendahuluan: Penyakit Infeksi Menular Seksual (IMS) merupakan penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual yang terbukti meningkatkan HIV / AIDS. Dengan semakin cerdasnya angka-angka HIV / AIDS melalui hubungan seksual salah satu upaya deteksi dini untuk mengetahui status seseorang sudah menyentuh HIV melalui kegiatan Voluntary Counseling and Test (VCT). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan IMS tentang penyakit IMS dan klinik VCT dengan menggunakan VCT di Puskesmas Rawat Inap Simpur Kota Bandar Lampung Tahun 2016.Metode: Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasinya semua penderita IMS yang datang berobat ke Puskesmas Rawat Inap Simpur Kota Bandar Lampung tahun 2016 yang dihadapi 683 orang. Sampel penelitian untuk 57 orang yang datang pada bulan Desember 2015 sampai Januari 2016. Analisis bivariat dalam penelitian ini menggunakan Uji Chi Square.Hasil: Dalam penelitian diperoleh pengetahuan tentang IMS tentang penyakit IMS dan Klinik VCT dalam kategori baik sebesar 61,4%, pemanfaatan klinik VCT sebesar 70,2%. Hasil Uji Chi square diperoleh p-value = 0,971> 0,05 disensus tidak ada hubungan pengetahuan pasien IMS tentang penyakit IMS dan klinik VCT dengan VCT di Puskesmas Rawat Inap Simpur Kota Bandar Lampung Tahun 2016. Saran penelitian ini agar Puskesmas Rawat Inap Simpur dapat meningkatkan sosialisasi VCT pada kelompok-kelompok beresiko tinggi tertular HIV / AIDS baik melalui penyuluhan maupun mobile VCT.
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB RENDAHNYA PERSENTASE PENCAPAIAN LAPORAN KESEHATAN IBU DI KABUPATAN TULANG BAWANG TAHUN 2012 Ibnu Hasyim; Umi Romayati Keswara; Ricko Gunawan; Rilyani Rilyani
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 9, No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.725 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v9i2.186

Abstract

Keberhasilan tugas para kader posyandu, sering didasarkan pada motivasi individual tanpa memulai  sistem  pendidikan  yang  tersistem  dan  berkelanjutan. Berdasarkan studi pendahuluan di 6 buah Posyandu diwilayah kerja UPT Puskesmas Tanjung Bintang Kecamatan Tanjung Bintang Kabupaten Lampung Selatan adalah kader yang tidak aktif sebagai kader posyandu sebanyak 13 orang. Tujuan dari penelitian ini adalah diketahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kinerja Kader Posyandu di Wilayah kerja UPT Puskesmas Tanjung Bintang Kabupaten Lampung Selatan tahun 2014. Jenis penelitian kuantitatif menggunakan rancangan survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah semua kader Posyandu di Wilayah kerja UPT Puskesmas Tanjung Bintang Kabupaten Lampung Selatan yaitu sebanyak 325 orang dari 65 Posyandu. Sampel sejumlah 180 responden. Alat pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah kuesioner. Analisa data yang digunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara pendidikan (p value 0,016), pelatihan (p value 0,009), insentif  (p value 0,000) dengan Kinerja Kader Posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Bintang Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2014. Saran bagi Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan memberikan penghargaan atau mengalokasikan dana untuk memberikan insentif kepada petugas Posyandu. Mengadakan pelatihan kepada kader posyandu minimal satu kali dalam setahun.
FAKTOR-FA1CTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUNJUNGAN IBU HAMM DALAM ANTENATAL CARE DI PUSKESMAS ICENALI LAMPUNG BARAT Eka Yudha Chrisanto; Widia Astuti
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 12, No 4 (2018)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.82 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v12i4.646

Abstract

THE EFFECT OF USING BRAINSTORMING STRATEGY ON SELF-CARE BEHAVIORS AMONG PATIENTS WITH CONGESTIVE HEART FAILURE Background: Congestive heart failure is disease with incidence who were is increased yearly, the disease can caused another complicated. This Conditions caused clients and families lack of knowledge about the disease and self-care of congestive heart at home. Self care understanding was important to be given. Brainstorming education is a method that can improve patients' knowledge.Purpose: The Objective these study to determine the effect of brainstorming educational methods to self care of patients with congestive heart failure at heart polyclinic ward.Methods: This study used a quasi eksperimen pre and post-test with control group, with 30 respondents consisting the intervention group and the control group. The average score of self-care after treatment in the intervention group increased.Results: It was significant difference on average self-care intervention group after brainstorming educational methods (p = 0.000 ).There is no relationship between the gender (p = 0.095) and educational level (p= 0.726) with self care. While self-care will increase after brainstorming educational methods and controlled by age (0.016). Brainstorming educational methods can improve self care in clients congestive heart failure, expected to be applied in nursing services, especially patients with congestive heart failurePendahuluan: Congestive heart failure merupakan penyakit yang angka kejadianya cenderung meningkat dari tahun ketahun, penyakit ini menyebabkan komplikasi yang cukup serius. Kondisi yang menyebabkan terus memburuk disebabkan karena kurangnya pengetahuan klien dan keluarga tentang penyakit congestive heart failure dan self care di rumah. Pemahaman terhadap self care sangat penting. Edukasi brainstroming merupakan metode yang dapat meningkatkan pengetahuan klien.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode edukasi brainstorming terhadap self care klien congestive heart failure diruang poli jantung.Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi ekperimenpre and post test with control group, dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden yang terdiri dari kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Rata-rata skor self care setelah perlakuan pada kelompok intervensi mengalami peningkatan.Hasil: Diperoleh adanya perbedaan yang signifikan rata-rata self care kelompok intervensi setelah dilakukan metode edukasi brainstorming dengan (p= 0,000). Tidak ada hubungan antara jenis kelamin (p=0,095) dan tingkat pendidikan (p=0,726) dengan self care. Sedangkan self care akan meningkat setelah dilakukan metode edukasi brainstorming dan dikontrol oleh usia (0,016). Metode edukasi brainstorming dapat meningkatkan self care pada klien congestive heart failure, diharapkan dapat diterapkan di pelayanan keperawatan terutama pasien yang mengalami congestive heart failure. 
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELUHAN LOW BACK PAIN (LBP) PADA TENAGA KERJA BONGKAR MUAT DI CV PRANCIS JAYA DESA MEKARSARI KECAMATAN PANIMBANG KABUPATEN PANDEGLANG BANTEN TAHUN 2016 Ledy Octaviani Iqmy
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 10, No 3 (2016)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.94 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v10i3.256

Abstract

Pada tahun 2012, badan kesehatan WHO menyatakan bayi yang disusuinya akan mendapatkan manfaat dari konsumsi satu kapsul vitamin A dosis tinggi (200.000 SI) yang diberikan paling lambat 60 hari setelah melahirkan. Berbagai study menunjukkan bahwa konsumsi kapsul vitamin A dosis tinggi (200.000 SI) seperti yang direkomendasikan dirasakan kurang memadai. Berdasarkan Data WHO cakupan konsumsi vitamin A pada tahun 2012 baru mencapai 60%. Masalah dalam penelitian rendahnya pengetahuan ibu nifas tentang vitamin A. Desain penelitian  deskriptif dengan pendekatan Accidental Sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu nifas yang ada di BPS Dasa Susilawati, S.ST Gunung Sulah Way Halim Bandar Lampung April 2014 yang berjumlah 35 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu mengambil kasus atau responden kebetulan ada tersedia disuatu tempat sesuai konteks penelitian. Teknik analisa data yang digunakan adalah analisa univariat. Variabel yang digunakan variabel tunggal yaitu pengetahuan. Data yang dikumpulkan adalah data primer diperoleh dari kuisioner. Berdasarkan penelitian yang  dilakukan Pengetahuan ibu nifas tentang konsumsi kapsul kapsul vitamin A cukup baik dengan baik 15 orang (42,85%), tentang manfaat kapsul vitamin A kurang baik 13 orang (49,72%), tentang waktu konsumsi kapsul vitamin A cukup baik 18 orang (51,42%), tentang akibat kekurangan kapsul vitamin A kurang baik 15 orang (42,85%) tentang konsumsi kapsul vitamin A dikategorikan kurang baik 16 orang (42,72%). Kesimpulan dari peneliti masih rendahnya pengetahuan ibu nifas tentang vitamin A. Bagi petugas kesehatan diharapkan agar melaksanakan program konsumsi vitamin A pada ibu nifas sesuai waktu dan dosis yang telah ditentukan dan memberikan penyuluhan tentang manfaat dan akibat kekurangan vitamin A.
PERBEDAAN METODE PENYULUHAN LEAFLET DAN DISKUSI KELOMPOK TERHADAP PENEMPELAN STIKER PROGRAM PERENCANAAN PERSALINAN DAN PENCEGAHAN KOMPLIKASI (P4K) DI DESA NEGLASARI KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Yenni Marina; Aryanti Wardiyah; Rilyani Rilyani
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 8, No 3 (2014)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.047 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v8i3.139

Abstract

Kontrasepsi adalah upaya mencegah pertemuan sel telur matang dan sperma untuk mencegah kehamilan.Berdasarkan lama efektivitasnya, kontrasepsi dapat dibagi menjadi MKJP (Metode Kontrasepsi Jangka Panjang) dan NonMKJP (Non Metode Kontrasepsi Jangka Panjang). Menurut SP2TP Puskesmas Titiwangi (2012), didapatkan data dari bulanJanuari-Desember terdapat 308 akseptor KB baru. Akseptor Kb baru yang menggunakan metode kontrasepsi jangka panjanghanya 3,19%, sedangkan akseptor KB baru metode non kotrasepsi jangka panjang sebesar 96,81%. Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemilihan metode kontrasepsi oleh akseptor KB baru di wilayahkerja Puskesmas Titiwangi Kecamatan Candipuro Lampung Selatan.Penelitian ini merupakan penelitian survey dengan jenis penelitian kuantitatif, menggunakan metode pendekatancross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah akseptor KB baru yang ada di kerja Puskesmas Titiwangi KecamatanCandipuro Lampung Selatan pada 26 November-5 Desember 2013, dengan teknik total populasi yaitu 40 orang. Analisabivariat yang digunakan adalah uji chi square.Hasil analisis bivariat menunjukkan ada hubungan antara umur (P value 0,033; OR=5,625), pendidikan (P value0,000; OR=14), ada hubungan jumlah anak (P value 0,011; OR=8,250), ada hubungan dukungan pasangan (P value 0,011;OR=7,333), tidak ada hubungan antara pendapatan dengan pemilihan metode kontrasepsi (P value 0,712). Berdasarkanhasil penelitian disarankan bagi tenaga kesehatan untuk meningkatkan upaya pendidikan kesehatan mengenai penggunaanmetode kontrasepsi tepat dan efektif bagi pasangan usia subur (PUS) sejak awal penggunaan kontrasepsi, atau padawanita usia subur (WUS) sejak hamil hingga masa nifas.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN RUJUKAN RAWAT JALAN TINGKAT PERTAMA (RJTP) PESERTA BPJS DI PUSKESMAS GUNUNG SUGIH KABUPATEN LAMPUNG TENGAH Rohani Rohani; Muhammad Ricko Gunawan; Iit Imas Masitoh; Dian Prima Furqoni
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 8, No 2 (2014)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.609 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v8i2.211

Abstract

Dispepsia merupakan kumpulan gejala berupa keluhan nyeri, perasaan tidak enak perut bagian atas yang menetap atau episodik disertai dengan keluhan seperti rasa penuh saat makan, cepat kenyang, heartburn, kembung, sendawa, anoreksia, mual, dan muntah. Besarnya angka kejadian sindroma dyspepsia pada remaja sesuai dengan pola makannya yang sebagian besar tidak teratur. Dispepsia dapat disebabkan oleh banyak hal. Hasil wawancara awal yang dilakukan peneliti terhadap 10 orang Siswi SMP Negeri Karya Penggawa, maka ditemukan dari 10 siswa 6 diantaranya mengalami sindroma dispepsia. Tujuan dari penelitian ini adalah diketahui hubungan pola makan dengan sindroma dispepsia remaja putri di SMP Negeri Karya Penggawa Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2013.Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh remaja putri di SMP Negeri Karya Penggawa Kabupaten Pesisir Barat  sejumlah 279 siswi, sampel adalah 165 orang. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Analisa data yang digunakan adalah uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan Ada hubungan pola makan dengan sindroma dispepsia remaja putri Di SMP Negeri Karya Penggawa Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2013 (p value 0,000 OR 4,254). Saran Agar remaja membuat jadwal makan sehari-hari dan lebih disiplin dalam mematuhi jadwal makan yang telah ditentukan.
UJI DAYA HAMBAT RIMPANG KUNYIT (Curcuma domestica Val) DAN RIMPANG TEMULAWAK (Curcuma xanthorriza roxb) TERHADAP BAKTERI Salmonella thypi Agustina Retnaningsih
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 9, No 3 (2015)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.033 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v9i3.236

Abstract

Telah dilakukan penelitian efek anti bakteri ekstrak rimpang kunyit (Curcuma domestica Val) dan air perasan rimpang temu lawak (Curcuma xanthorriza roxb) terhadap bakteri Salmonella thypi.  Hasil penelitian menunjukkan diameter zona hambat ekstrak kunyit  12,1 mm dan zona hambat air perasan temu lawak  15,5 mm setelah waktu inkubasi selama 24 jam.  Aktivitas zat anti bakteri perasan temulawak (Curcuma xanthorriza roxb)lebih kuat dibandingkan dengan ekstrak kunyit (Curcuma domestica Val).
HUBUNGAN PENGETAHUAN, DUKUNGAN SUAMI DAN DUKUNGAN TENAGA KESEHATAN DENGAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE DI PUSKESMAS KOTABUMI UDIK LAMPUNG UTARA TAHUN 2014 Madesti Vindoro; Shinta Arini Ayu; Teguh Pribadi
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 8, No 3 (2014)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.83 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v8i3.201

Abstract

Nyeri setelah pembedahan merupakan hal yang normal, padahal perawat memiliki lebih banyak kesempatandibandingkan tenaga kesehatan lain untuk membantu menghilangkan nyeri dan efeknya yang membahayakan. Banyaknyajumlah klien yang mengeluh nyeri post bedah mayor di RS Menggala disebabkan karena perawat di sana lebih menekankanpada pemberian analgetik dan belum melakukan intervensi keperawatan untuk meringankan nyeri secara non farmakologiyaitu pembelajaran teknik relaksasi atau distraksi. Tujuan dari penelitian ini adalah diketahui efektivitas tehnik distraksi danrelaksasi terhadap perubahan intensitas nyeri pasien post operasi hernia di Rumah Sakit Umum Daerah Menggala Tahun2013.Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan quasi eksperimen. Populasi penelitian adalah pasien postoperasi hernia dengan usia dewasa dan lansia di RSUD Menggala pada 18 November – 18 Desember 2013 sejumlah 52orang, sampel adalah total populasi. Pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi. Analisa data yangdigunakan adalah uji t-independent.Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan efektivitas tehnik distraksi dan relaksasi terhadap perubahanintensitas nyeri pasien post operasi hernia (p value 0,001). Saran pada petugas kesehatan dalam memberikan asuhankeperawatan bedah pada pasien post operasi hernia dengan memberikan teknik distraksi untuk mengurangi nyeri pasienselama dilakukan perawatan luka selama 4 hari.
HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN DENGAN KEPUASAN KONSUMEN PADA PENGUJIAN MAKANAN DI BALAI BESAR POM DI BANDAR LAMPUNG TAHUN 2012 Lolita Sary; Dina Dwi Nuryani
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 8, No 4 (2014)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.626 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v8i4.165

Abstract

Sejak setengah abad yang lalu telah diketahui bahwa merokok dapat mengganggu kesehatan pada perokok itu sendiri maupun orang-orang disekitarnya yang menghirup asap rokok. Manfaat remaja jika mampu berhenti merokok sejak dini secara total maka tekanan darah dan kadar CO cenderung kembali normal, lingkunan sosial menjadi sehat, pengeluaran dapat dialihkan untuk kebutuhan lain. Berhenti merokok harus dimulai dari diri sendiri. Seseorang yang memiliki niat kuat untuk berhenti merokok akan lebih mampu berhenti merokok secara total. Untuk mampu berhenti merokok diawali dengan niat dan komitmen perokok untuk berhenti merokok. Tujuan dalam penelitian ini diketahui pengaruh usia, tingkat pendidikan, tingkat pengetahuan, kepercayaan, keluarga, teman, dan iklan terhadap komitmen pencegahan tersier pada siswa perokok di kota Bandar Lampung salahsatunya melalui media CD Interactive.Jenis penelitian ini adalah kolaborasi pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Populasinya adalah semua siswa (SMP/sederajat dan SMA/sederajat) di Kota Bandar Lampung. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa yang sampai pengambilan data masih berperilaku merokok. Teknik pengambilan sampel yaitu accidental sampling (kuantitatif) dan purposive sampling (kualitatif). Pengambilan data menggunakan kuesioner (kuantitatif) dan indepth interview (kualitatif). Untuk analisis data menggunakan uji chi square (kuantitatif) dan content analysis (kualitatif).Hasil penelitian didapatkan lebih banyak responden yang berkomitmen untuk pencegahan tersier (56.7%) dengan usia remaja akhir (16 – 19 tahun (55%). Tingkat pendidikan responden lebih banyak SMA/sederajat (56.4%), dan tidak percaya dengan mitos/image merokok sebesar 55.2%. Ada pengaruh usia (p value = 0.000), tingkat pengetahuan (p value = 0.000), kepercayaan (p value = 0.000) dan tidak ada pengaruh tingkat pendidikan (p value = 0.500)  dengan komitmen pencegahan tersier pada siswa perokok di Kota Bandar Lampung. Disarankan untuk setiap sekolah meningkatkan pengetahuan siswa tentang bahaya merokok melalui penyuluhan yang rutin terjadwal minimal sebulan sekali dan pemberian promosi kesehatan sebagai upaya pembentukan komitmen dalam pencegahan tersier terhadap perilaku merokok melalui media promosi kesehatan yang baik.