cover
Contact Name
Indra Laksmana
Contact Email
indra.puskom@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
indra.puskom@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. lima puluh kota,
Sumatera barat
INDONESIA
Journal of Agribusiness and Community Empowerment (JACE)
ISSN : 26552965     EISSN : 26554526     DOI : -
JACE is scientific periodical publication on agribusiness and community empowerment issue as a media for information dissemination of research result for lecturers, researchers and practitioners.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 2 (2024): September" : 6 Documents clear
Kajian Strategis dan Ekonomis Tanaman Aren Penghasil Nira di Nagari Labuah Gunuang Kecamatan Lareh Sago Halaban Kabupaten Lima Puluh Kota Simatupang, M. Arifin; Fajri; Suryadi, Ismet; Situmorang, Helentina
Journal of Agribusiness and Community Empowerment (JACE) Vol. 7 No. 2 (2024): September
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32530/jace.v7i2.759

Abstract

Tanaman aren merupakan tanaman perkebunan yang mempunyai potensi sebagai penghasil gula. Inventarisasi tanaman aren merupakan kegiatan pengumpulan dan penyusunan data dan fakta yang digunakan untuk perencanaan, pengelolaan dan penelitian lebih lanjut tanaman aren. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan inventarisasi jumlah penduduk, produksi, potensi dan pemanfaatan tanaman aren di Nagari Labuah Gunuang, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Lima Puluh Kota. Penelitian menggunakan data primer dan data sekunder. Responden penelitian ini diambil secara berjenjang. Responden petani aren berjumlah 70 orang, berasal dari 7 jorong yang diharapkan dapat mewakili keadaan di Nagari Labuah Gunuang. Teknik pengumpulan data adalah wawancara mendalam dan observasi partisipan. Hasil penelitian kualitatif menekankan pada makna pada generalisasi. Nagari Labuah Gunuang mempunyai potensi tanaman aren yang cukup baik dimana dari 70 responden terdapat 3.266 pohon aren, TM sebanyak 633 pohon pada saat survei lapangan, untuk pengelolaan air nira kualitasnya relatif baik. Potensi penerimaan hasil olahan nira dari produksi nira sebanyak 2.240 liter setara dengan Rp. 5.600.000 jika dijual dalam bentuk air nira murni, Rp. 8.962.000 jika dijual dalam bentuk botol nira fresh, Rp. 6.660.000 dan Rp. 8.325.000 jika dijual dalam bentuk gula aren serta Rp. 11.760.000 jika dijual dalam bentuk gula semut. Pengolahan gula aren yang berkualitas dapat meningkatkan perekonomian petani aren. Masyarakat Nagari Labuah Gunuang mampu mengelola jenis produk lain selain saka/gula aren seperti; gula semut, gula cair, minuman getah segar. Adanya varian produk baru ini mengurangi produksi nira yang dijadikan minuman.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produk Domestik Regional Bruto Sektor Pertanian Provinsi Sumatera Barat Aprilianita, Windy Fortuna; Azriani, Zednita; Analia, Devi
Journal of Agribusiness and Community Empowerment (JACE) Vol. 7 No. 2 (2024): September
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32530/jace.v7i2.777

Abstract

Nilai PDRB Provinsi Sumatera Barat bisa dipengaruhi oleh sejumlah variabel, termasuk tenaga kerja pertanian, investasi pertanian, ekspor pertanian dan impor pertanian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis variabel-variabel yang memengaruhi PDB sektor pertanian di Provinsi Sumatera Barat dan untuk memberikan gambaran tentang penyerapan tenaga kerja, investasi, ekspor, dan impor sektor pertanian. Penelitian ini menggunakan data time series dari BPS Provinsi Sumatera Barat tahun 2015-2023. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah explanatory research dengan pendekatan kuantitatif, uji f dan uji t menggunakan analisis regresi linier berganda dengan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tenaga kerja pertanian di Provinsi Sumatera Barat  mengalami penurunan dari tahun 2016-2017. Sejumlah besar tenaga kerja meninggalkan pekerjaan dan bekerja di pabrik atau jenis bisnis lainnya. Investasi di industri pertanian Provinsi Sumatera Barat mengalami penurunan dari tahun 2015- 2023. Ekspor pertanian Provinsi Sumatera Barat meningkat dengan baik. Hasil pertanian di Sumatera Barat meningkat seiring dengan permintaan konsumen, yang menyebabkan peningkatan ekspor dari industri pertanian. Impor sektor pertanian Provinsi Sumatera Barat akhir-akhir ini mengalami penurunan, karena pasokan lokal mampu memenuhi permintaan, sedangkan impor masyarakat meningkat akibat gagal panen dan bencana alam yang mengakibatkan turunnya hasil pertanian. Variabel tenaga kerja (X1) tidak ada pengaruh terhadap PDRB Pertanian Harga Konstan (Y), Variabel Investasi (X2) ada pengaruh terhadap PDRB Pertanian Harga Konstan (Y), Variabel Ekspor (X3) ada pengaruh terhadap PDRB Pertanian Harga Konstan (Y) dan Variabel Impor (X4) tidak ada pengaruh terhadap Harga Konstan (Y).
Sustainable Agriculture to Support SDGs Through Innovation of Organic Fertilizer from Livestock Waste Patunah, Siti; Pradani, Zulfan Egi
Journal of Agribusiness and Community Empowerment (JACE) Vol. 7 No. 2 (2024): September
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32530/jace.v7i2.779

Abstract

Sustainable agriculture plays an important role in achieving sustainable development goals (SDGs). The use of organic fertilizers is increasingly important to increase agricultural productivity that is environmentally friendly and reduce farmers' operational costs. One of the strategies that can strengthen agriculture is innovation in the use of organic fertilizers made from livestock manure. This research aims to explore the potential for organic fertilizer innovation from livestock waste in supporting sustainable agriculture and the achievement of the SDGs. This research will analyze the economic, social, and environmental benefits of using organic fertilizers, and identify the main challenges faced in its implementation The research method used is qualitative research with data collection through interviews, questionnaire distribution, and field observation. The data collected is on the income and economic growth of five farmers in Jambi City from February to July 2024. The analysis stages are carried out through primary data collection, data analysis, and interpretation of results. The study results show that using organic fertilizers can increase the productivity of farmers' crops by up to 20%. The social implications of using organic fertilizers include improving farmers' welfare through improved soil quality and higher crop yields, which directly impact income and economic stability. In addition, the use of organic fertilizers also reduces farmers' operational costs by up to 30%. This study concludes that the use of organic fertilizers is a strategic step in realizing sustainable and environmentally friendly agriculture in the future.
Comparative Assessment of Robusta Coffee Marketing Channels in Solok City, West Sumatra Azzahra, Nadia; Mutiara, Vonny Indah; Hariance, Rika
Journal of Agribusiness and Community Empowerment (JACE) Vol. 7 No. 2 (2024): September
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32530/jace.v7i2.780

Abstract

Coffee stands as a cornerstone of agricultural economies and it has significant roles in the global beverage industry in Indonesia. However, robusta coffee marketing channels issue impacts the prices received by farmers. The price that consumers pay and the price that farmers receive differ significantly. This research offers a comparative analysis robusta coffee marketing channels in Solok City of West Sumatra. This study used a purposive sampling by a survey approach. The survey method involves interviewing and giving questionnaires to 35 farmers, 5 collectors in the village, and 3 wholesalers. The findings indicated the existence of three marketing channels. The first marketing channel shows that farmers received a price of 25,722.22 IDR/kg, with a farmer share of 86.70% and an efficiency of 4.30%. The second marketing channel shows that farmers received a price of 27,812.50 IDR/kg with a marketing efficiency of 3.92% and a farmer share of 94.82%. The third marketing channel shows that farmers received a price of 25,722.22 IDR/kg and a farmer share of  100%, while the marketing efficiency of 1.77%. These findings demonstrate that marketing channel three is the most efficient. To enhance productivity, it is suggested that farmers should consider rejuvenating coffee plants and prioritize the post-harvest process to ensure hygiene and produce high-quality coffee. By increasing coffee productivity and improving coffee quality, it is expected that farmers could gain higher prices and achieve greater profitability.
Daya Saing dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Ekspor Komoditas Pinang di Pasar Internasional Irwandi, Putra; Anggi Purwanti, Amanda
Journal of Agribusiness and Community Empowerment (JACE) Vol. 7 No. 2 (2024): September
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32530/jace.v7i2.782

Abstract

Pinang menjadi salah satu komoditas subsektor unggulan perkebunan di Indonesia. Kebutuhan akan pinang pada berbagai industri seperti pada industri pangan, farmasi, kosmetik dan tekstil mengindikasikan bahwa pinang memiliki prospek ekspor yang menjanjikan. Namun, fluktuasi kuantitas dan nilai ekspor yang dimiliki oleh pinang Indonesia di pasar global mengalami tantangan yang serius dalam mempertahankan daya saing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya saing dan faktor-faktor yang mempengaruhi ekspor pinang Indonesia ke pasar interasional. Pendekatan penelitian ini yakni kuantitatif menggunakan data sekunder time series yang berasal dari Trademap dan Bank Dunia dengan kode HS pinang 080280 pada rentang tahun 2013-2023. Analisis yang digunakan adalah RCA (Revealed Comparatif Advantage), DRCA (Dynamic Releaved Comparative Advantage) untuk menganalisis daya saing, serta analisis Gravity Model untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi. Negara pesaing yang diidentifikasi antara lain India, Thailand, Myamar, dan China. Variabel penelitian yang digunakan adalah GDP, GDP perkapita, populasi, dan nilai tukar negara tujuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia memiliki nilai daya saing yang kuat dan keunggulan komparatif yang tinggi dengan nilai besar dari 1, Dinamika posisi pinang Indonesia pada tiga periode waktu berada pada posisi lagging opportunity, lost opportunity, dan Lagging retreat yang menunjukkan bahwa pangsa pasar pinang Indonesia mengalami penurunan, faktor-faktor yang mempengaruhi ekspor pinang Indonesia ke pasar internasional menunjukkan bahwa variabel GDP dan GDP perkapita memiliki pengaruh signifikan, sedangkan populasi dan nilai tukar tidak berpengaruh.
Model Rantai Nilai Agribisnis Cabai Di Kabupaten Kolaka Timur Ansar, Ansar; Rosmalah, Sitti; Asriani, Asriani
Journal of Agribusiness and Community Empowerment (JACE) Vol. 7 No. 2 (2024): September
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32530/jace.v7i2.784

Abstract

Permasalahan agribisnis cabai di Kabupaten Kolaka Timur dihadapkan pada sejumlah tantangan seperti fluktuatifnya harga cabai, belum terintegrasinya hubungan antar pelaku, rantai pemasaran yang panjang menyebabkan harga yang dibayar oleh konsumen maupun produsen memiliki perbedaan signifikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi model rantai nilai agribisnis cabai. Sampel petani dalam penelitian ini berjumlah 3 orang, dipilih secara purrposive dari 3 kecamatan yang merupakan sentra pengembangan cabai di Kabupaten kolaka Timur yakni Kecamatan Aere, Tinondo dan Tirawuta. Sampel pedagang cabai di Kabupaten Kolaka Timur berjumlah 2 orang yang ditentukan berdasarkan metode snowball sampling. Metode analisis yang digunakan adalah pendekatan rantai nilai Porter. Hasil penelitian menunjukkan rantai nilai cabai di Kabupaten Kolaka Timur melibatkan tiga pihak utama yakni petani, pedagang pengumpul dan pedagang pengecer.  Hasil analisis berdasarkan pendekatan Porter menunjukkan pelaku utama yang terlibat dalam rantai nilai cabai adalah petani, pedagang pengumpul dan pedagang pengecer. Aktivitas utama yang dilakukan oleh petani berkaitan dengan budidaya cabai sampai pemasaran ke pedagang. Sedangkan aktivitas utama yang dilakukan oleh pedagang pengumpul dan pedagang pengecer memiliki karakteristik yang hampir sama mulai dari pembelian cabai, sortasi dan  penjualan.  Aktivitas pendukung petani antara lain lahan kepemilikan sendiri, modal sendiri, menyewa tenaga kerja dari luar keluarga disamping tenaga kerja keluarga serta penggunaan teknologi yang masih sederhana. Aktivitas pendukung pedagang pengumpul dan pengecer memiliki karakteristik yang hampir sama mulai dari modal mandiri yang terbatas, memanfaatkan tenaga kerja keluarga serta teknologi sederhana. Efisiensi pemasaran diperoleh pada saluran pemasaran pedagang pengumpul yang menjual cabai ke perusahaan tambang dengan keuntungan Rp 16.130/kg. 

Page 1 of 1 | Total Record : 6