cover
Contact Name
Fitri eka sari
Contact Email
fitriekasari19@gmail.com
Phone
+6281379663738
Journal Mail Official
fitriekasari19@gmail.com
Editorial Address
http://www.ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/duniakesmas/about/contact
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Dunia Kesmas
ISSN : 23016604     EISSN : 25493485     DOI : DOI: https://doi.org/10.33024/jdk.v10i1
Core Subject : Health, Social,
Jurnal Dunia Kesmas was published by the Faculty of Public Health, Malahayati University with a professional organization of Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat (PDKM). This journal contains articles from research, critical analytical studies in the field of public health (Epidemiology, Biostatistics, Environmental Health, Health Promotion, Reproductive Health, Public Health Nutrition, Administration and Health Policy, Occupational Safety Health).
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 2 (2023): Volume 12 Nomor 2" : 5 Documents clear
Hubungan Indeks Massa Tubuh Dan Hipertensi Pada Remaja: Analisis Data Penerima Vaksin Covid-19 KKP Bandung 2021 Mon Via, Liana Rica; Sudaryo, Mondastri Korib
Jurnal Dunia Kesmas Vol 12, No 2 (2023): Volume 12 Nomor 2
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v12i2.9105

Abstract

Prevalensi hipertensi di Indonesia adalah sebesar 34,11%, dengan salah satu faktor risikonya adalah lansia. Namun saat ini hipertensi juga mulai bergeser ke usia muda termasuk usia remaja, dan salah satu faktor risiko hipertensi di usia remaja adalah Indeks Massa Tubuh (IMT). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui adanya hubungan Indeks Massa Tubuh dan kejadian hipertensi pada remaja dengan mengambil data skrining vaksinasi Covid-19 KKP Bandung tahun 2021. Rancangan penelitian adalah cross sectional dengan variabel independen adalah indeks massa tubuh sedangkan variabel dependen adalah hipertensi. Variabel kovariat yaitu: usia, jenis kelamin, dan dosis vaksinasi yang akan diterima (terkait kecemasan). Sampel penelitian adalah total sampel yaitu responden berusia 10-19 tahun yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, sebanyak 1.630 responden. Analisis bivariat menggunakan uji chi square, sedangkan analisis multivariat menggunakan uji regresi cox. Hasil penelitian menunjukkan sebesar 15,83% remaja mengalami hipertensi. Indeks massa tubuh berhubungan dengan terjadinya hipertensi pada remaja. Remaja kategori gemuk memiliki risiko hipertensi sebesar 2,082 kali dibandingkan remaja yang tidak gemuk (p = 0,000; PR = 2,082; 95% CI = 1,574 - 2,754). Disarankan selain melakukan pemeriksaan tekanan darah secara teratur sebagai upaya kontrol, faktor risiko hipertensi pada remaja dapat dikurangi dengan menjaga IMT tetap pada kategori normal dengan menerapkan pola hidup sehat.
HUBUNGAN HIPERTENSI DENGAN KEJADIAN DIABETES MELITUS PADA POPULASI PEROKOK (ANALISA DATA IFLS 5) Ihsan, Maulidiah; Adisasmita, Asri C
Jurnal Dunia Kesmas Vol 12, No 2 (2023): Volume 12 Nomor 2
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v12i2.9158

Abstract

Diabetes mellitus diketahui sebagai masalah global yang dapat menimbulkan komplikasi terjadinya kematian dini. Salah satu faktor risiko yang dapat dirubah adalah merokok, tidak hanya menyebabkan diabetes melitus, merokok juga dapat meningkatkan komplikasi kardiovaskular pada orang dengan hipertensi. Penelitian ini bertujuan melihat hubungan hipertensi dengan kejadian diabetes melitus pada populasi perokok. Penelitian ini memanfaatkan data sekunder dari Survei Aspek Kehidupan Rumah Tangga Indonesia ke-5. Jumlah sampel yang dianalisa dalam studi ini melibatkan seluruh populasi eligble yaitu perokok berusia >15 tahun yang dilakukan pengukuran sampel darah kering serta tekanan darah sebanyak 3 kali yaitu 1.962 orang. Analisa data dilakukan melalui regresi logistik dengan meggunakan ukuran POR. Hasil studi menunjukkan terdapat hubungan yang posistif antara hipertensi dengan diabetes mellitus pada populasi perokok POR 1,30 (95% CI 0,85-1,97) setelah diadjust variabel usia, indeks masa tubuh, aktifitas fisik, dan konsumsi buah dan sayur. Lebih lanjut juga diketahui perokok hipertensi yang menghisap >20 batang/hari nilai hubungannya lebih kuat (POR 2,4; 95% CI 0,75 - 8,99) dibandingkan perokok hipertensi yang menghisap <20 batang/hari (POR 2,05; 95% CI 1,36 - 3,15). Berdasarkan hasil tersebut, perlu intensifikasi promosi pengurangan konsumsi rokok yang diikuti upaya intervensi lain sebagai upaya untuk mencegah dampak rokok dan hipertensi terhadap komplikasi diabetes melitus.
Efektifitas Penyinaran Lampu Ultra Violet Pada Proses Desinfeksi Air Terhadap Indeks Angka Kuman Total Coliform dan Escherechia Coli Ronokarto, Priyadi Kamidi; Navianti, Diah
Jurnal Dunia Kesmas Vol 12, No 2 (2023): Volume 12 Nomor 2
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v12i2.8675

Abstract

Air merupakan kebutuhan yang penting bagi semua mahluk hidup, baik itu manusia, hewan dan tumbuhan. Air sendiri digunakan oleh manusia untuk berbagai keperluan, yang paling utama yaitu kebutuhan sehari-hari untuk bertahan hidup, seperti minum, mencuci, memasak, dan lain sebagainya.  Air harus memenuhi persyaratan fisika, bakteriologis, kimiawi dan radioaktif. Dalam pengolahan air bersih harus dilakukan secara menyeluruh sampai dengan proses desinfeksi yang selama ini menggunakan bahan kimia seperti chlor atau kaporit yang memiliki dampak negatif bagi kesehatan manusia. Upaya menjamin keamanan kualitas air minum perlu dilakukan pemeriksaan rutin  pada sarana penyedia air minum untuk memenuhi persyaratan kualitas air sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 492/Menkes/Per/IV/2010 Tentang Persyaratan Kualitas Air Minum. Persyaratan bakteriologis merupakan parameter wajib yang harus dilakukan pemeriksaannya yaitu Total Coliform dan Escherichia coli. Dalam melakukan upaya pengolahan air baku oleh masyarakat perlu mengadopsi perkembangan teknologi dengan pemanfaatan lampu Ultra Violet sebagai media peniadaan mikroorganisme  pada air yang akan digunakan. Hasil pengolahan air sumur gali yang dilakukan pengujiannya di Laboratorium Balai Teknik Kesehatan Lingkungan PP Kelas 1 Palembang.  Hasil pemanfaatan sinar UV dengan beberapa waktu paparan dapat menghilangkan kontaminasi Total Coliform dari rata-rata 123,3/100 ml menjadi 0/100 ml dan waktu kontak selama 10 menit lebih efektif dibandingkan 15 menit dan 20 menit. Hasil uji parameter mikrobiologi dinyatakan bahwa semua sampel setelah pengolahan jumlah Total Coliform 0/100 ml dan Escherichia coli 0/100ml sehingga dapat memenuhi persyaratan kesehatan yang ditentukan sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 492/Menkes/Per/IV/2010 Tentang Persyaratan Kualitas Air Minum. 
Gambaran Intensitas Kebisingan dan Pencahayaan Lingkungan Kerja Di PT. SUCOFINDO Cabang Surabaya haryadi, indri raynasti preza
Jurnal Dunia Kesmas Vol 12, No 2 (2023): Volume 12 Nomor 2
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v12i2.10110

Abstract

Kinerja karyawan yang tinggi, produktivitas perusahaan meningkat, jumlah keluhan berkurang dan target perusahaan tercapai secara optimal perlu didukung dengan lingkungan kerja yang nyaman, salah satunya memenuhi standar intensitas kebisingan dan pencahayaan di lingkungan kerja. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan memberikan gambaran intensitas kebisingan dan pencahayaan lingkungan kerja di PT. SUCOFINDO Cabang Surabaya. Penelitian ini menggunakan desain studi cross sectional. Data yang digunakan merupakan data sekunder pengukuran lingkungan kerja PT. Superintending Company of Indonesia (SUCOFINDO) Cabang Surabaya dengan variabel kebisingan dan pencahayaan. Metode pengambilan sampel menggunakan SNI 7231:2009 tentang Metode Pengukuran Intensitas Kebisingan di Tempat Kerja dan SNI 7062:2019 tentang Pengukuran Intensitas Pencahayaan Di Tempat Kerja. Alat ukur untuk mengukur intensitas kebisingan adalah sound level meter, sedangkan alat ukur intensitas pencahayaan adalah lux meter. Hasil pengukuran dianalisis dengan membandingkan NAB kebisingan dan pencahayaan ditempat kerja sesuai dengan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2018. Berdasarkan hasil pengukuran intensitas kebisingan dan pencahayaan yang telah dilakukan di PT. SUCOFINDO Cabang Surabaya (PT. SUCOFINDO Kantor Kalibutuh, Analytical Laboratories dan Unit Pelayanan Gresik) sesuai dengan regulasi Permenaker RI No. 5 Tahun 2018. Intensitas kebisingan tidak melebihi NAB dengan nilai <85 dBA dan intensitas pencahayaan sesuai dengan standar NAB dengan nilai >100 lux.
DETERMINAN PERILAKU PENCEGAHAN PENYAKIT MALARIA PADA MASYARAKAT DI DESA SANGGI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PADANG CERMIN Wulandari, Sri; Samino, Samino; Sary, Lolita
Jurnal Dunia Kesmas Vol 12, No 2 (2023): Volume 12 Nomor 2
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v12i2.11330

Abstract

Malaria merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh parasit Plasmodium yang hidup dan berkembang biak dalam sel darah merah manusia yang ditularkan oleh nyamuk malaria (Anopheles) betina. Kementrian Kesehatan mencatat bahwa total kasus malaria di Indonesia tahun 2020 sebanyak 254.055, angka kejadian malaria di Provinsi Lampung pada tahun 2021 yaitu sebesar 769 kasus dengan jumlah kematian penyebab malaria sebesar 10,3%. Sedangkan pada tahun 2022 di Provinsi Lampung jumlah penyakit malaria dari Januari hingga Oktober 2022 tercatat 655 kasus. Kasus malaria banyak terjadi di Pesawaran dengan 411 kasus malaria. Tujuan penelitian diketahui hubungan pengetahuan, sikap, dan sumber informasi dengan perilaku pencegahan malaria di Desa Sanggi wilayah kerja Puskesmas Padang Cermin 2023. Jenis penelitian kuantitatif desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu 918 KK di Desa Sanggi dengan sampel sebanyak 162 KK. Teknik pengambilan sampel purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisoner. Analisis data menggunakan univariat (distribusi Frekuensi) dan bivariat (chi square). Hasil penelitian diketahui bahwa ada hubungan pengetahuan (p-value = 0,001), sikap (p-value = 0,001), dan sumber informasi (p-value = 0,005) dengan perilaku pencegahan malaria. Kesimpulan ada hubungan antara pengetahuan, sikap, dan sumber informasi dengan perilaku pencegahan malaria di Wilayah Kerja Puskesmas Padang Cermin. Saran diharapkan petugas kesehatan dapat meningkatkan pengetahuan melalui edukasi kesehatan dan seleksi sumber intervensi untuk masyarakat yang benar agar perilaku pencegahan malaria dapat diterapkan di desa yang dilakukan 1x sebulan.Kata Kunci : perilaku pencegahan malaria, pengetahuan, sikap, dan sumber informasi

Page 1 of 1 | Total Record : 5


Filter by Year

2023 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 4 (2025): Volume 14 Nomor 4 Vol 14, No 3 (2025): Volume 14 Nomor 3 Vol 14, No 2 (2025): Volume 14 Nomor 2 Vol 14, No 1 (2025): Volume 14 Nomor 1 Vol 13, No 4 (2024): Volume 13 Nomor 4 Vol 13, No 3 (2024): Volume 13 Nomor 3 Vol 13, No 2 (2024): Volume 13 Nomor 2 Vol 13, No 1 (2024): Volume 13 Nomor 1 Vol 12, No 4 (2023): Volume 12 Nomor 4 Vol 12, No 3 (2023): Volume 12 Nomor 3 Vol 12, No 2 (2023): Volume 12 Nomor 2 Vol 12, No 1 (2023): Volume 12 Nomor 1 Vol 11, No 4 (2022): Volume 11 Nomor 4 Vol 11, No 3 (2022): Volume 11 Nomor 3 Vol 11, No 2 (2022): Volume 11 Nomor 2 Vol 11, No 1 (2022): Volume 11 Nomor 1 Vol 10, No 3 (2021): Volume 10 Nomor 3 Vol 10, No 2 (2021): Volume 10 Nomor 2 Vol 10, No 1 (2021): Volume 10 Nomor 1 Vol 9, No 1 (2020): Volume 9 Nomor 1 Vol 9, No 4 (2020): Volume 9 Nomor 4 Vol 9, No 3 (2020): Volume 9 Nomor 3 Vol 9, No 2 (2020): Volume 9 Nomor 2 Vol 8, No 4 (2019): Volume 8 Nomor 4 Vol 8, No 3 (2019): Volume 8 Nomor 3 Vol 8, No 1 (2019): Volume 8 Nomor 1 Vol 8, No 2 (2019): Volume 8 Nomor 2 Vol 7, No 4 (2018): Volume 7 Nomor 4 Vol 7, No 3 (2018): Volume 7 Nomor 3 Vol 6, No 4 (2017): Volume 6 Nomor 4 Vol 6, No 3 (2017): Volume 6 Nomor 3 Vol 6, No 2 (2017): Volume 6 Nomor 2 Vol 6, No 1 (2017): Volume 6 Nomor 1 Vol 5, No 3 (2016): Volume 5 Nomor 3 Vol 5, No 2 (2016): Volume 5 Nomor 2 Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 Nomor 1 Vol 4, No 4 (2015): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2014): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2014): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2014): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2014): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2013): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2013): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2013): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2013): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 4 (2012): Volume 1 Nomor 4 Vol 1, No 3 (2012): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2012): Volume 1 Nomor 2 Vol 1, No 1 (2012): Volume 1 Nomor 1 More Issue