cover
Contact Name
Fitri eka sari
Contact Email
fitriekasari19@gmail.com
Phone
+6281379663738
Journal Mail Official
fitriekasari19@gmail.com
Editorial Address
http://www.ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/duniakesmas/about/contact
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Dunia Kesmas
ISSN : 23016604     EISSN : 25493485     DOI : DOI: https://doi.org/10.33024/jdk.v10i1
Core Subject : Health, Social,
Jurnal Dunia Kesmas was published by the Faculty of Public Health, Malahayati University with a professional organization of Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat (PDKM). This journal contains articles from research, critical analytical studies in the field of public health (Epidemiology, Biostatistics, Environmental Health, Health Promotion, Reproductive Health, Public Health Nutrition, Administration and Health Policy, Occupational Safety Health).
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2014): Volume 3 Nomor 2" : 8 Documents clear
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN DENGAN KEAKTIFAN KADER POSYANDU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PUNGGUR KABUPATEN LAMPUNG TENGAH TAHUN 2013 Titin Septina; Ahcmad Farich; Dina Dwi Nuryani
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 3, No 2 (2014): Volume 3 Nomor 2
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v3i2.395

Abstract

Kader merupakan relawan yang berasal dari masyarakat yang mempunyai perananbesar dalam penyampaian informasi kesehatan kepada masyarakat. Perkembangan danpeningkatan mutu pelayanan posyandu sangat dipengaruhi oleh peran serta masyarakatdiantaranya adalah kader. Menurut data Kecamatan Punggur terdapat 275 kadersampai Juni tahun 2012 terdapat 223 kader aktif dan 22 posyandu dengan kaderkurang yang aktif. Tujuan penelitian ini adalah diketahui hubungan tingkat pendidikandan pelatihan dengan keaktifan kader posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas PunggurKabupaten Lampung Tengah Tahun 2013.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional.Penelitian dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Punggur pada bulan Juni sampaiAgustus tahun 2013. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kader posyandu diWilayah Kerja Puskesmas Punggur sebanyak 275 orang dengan sampel sebanyak 163orang yang diambil secara proposi non random sampling. Penelitian ini menggunakananalisis bivariat chi square dengan nilai α = 0,05.Hasil penelitian sebagian besar responden aktif sebagai kader 90 responden(55,2%), sebagian besar responden memiliki pendidikan lanjutan yaitu 94 responden(57,7%) dan sebagian besar responden tidak pernah dilatih yaitu 85 responden(52,1%). Hasil analisis ditemukan terdapat hubungan tingkat pendidikan (p value =0,00) dan pelatihan (p value = 0,00) dengan keaktifan kader posyandu. Disarankanuntuk pembinaan dan pelatihan secara berkesinambungan serta pendanaan untukposyandu.Kata Kunci : Keaktifan Kader, Pendidikan, Pelatihan.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN FLOUR ALBUS PATOLOGIS PADA SISWI KELAS IX SMPN 30 BANDAR LAMPUNG TAHUN 2014 Meli Maulina Sari; Chistin Angelina Febriani; Rilyani Rilyani
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 3, No 2 (2014): Volume 3 Nomor 2
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v3i2.391

Abstract

Data penelitian tentang kesehatan reproduksi wanita menunjukkan 75% wanitadidunia pasti menderita keputihan paling tidak sekali seumur hidup dan 45% diantaranyabisa mengalaminya sebanyak dua kali atau lebih. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui faktor–faktor yang berhubungan dengan kejadian Flour albus patologis padasiswi di SMPN 30 Bandar Lampung Tahun 2014.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif denganmenggunakan desain Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswi kelas IXdi SMPN 30 Bandar Lampung Tahun 2014 yang berjumlah 124 siswi, sedangkan sampelyang diambil berdasarkan total populasi sebanyak 124 siswi. Pengambilan data secaralangsung dengan metode wawancara menggunakan kuisioner. Analisis Bivariat dalampenelitian ini menggunakan Uji Chi Square.Hasil penelitian pada analisa bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan personalhygiene dengan kejadian Flour albus patologis diperoleh p-value=0,000 dan OR=6,233dan ada hubungan pengetahuan dengan kejadian Flour albus patologis diperoleh pvalue=0,001 dan OR=4,469. Peneliti mengharapkan penelitian berikutnya bisa mengkajilebih jauh terkait faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Flour albus patologisdalam lingkup yang lebih luas serta pada tempat yang berbeda dan dianjurkan kepadapara siswi untuk tidak menggunakan sabun pembersih kewanitaan karena akan merusakflora normal vagina sehingga rentan terhadap Flour albus patologis.Kata Kunci : Flour albus patologis, Pengetahuan, Personal Hygiene
PENGARUH KONSUMSI SULFAS FEROSUS (Fe) 100 mg DAN KONSUMSI SULFAS FEROSUS (Fe) 100 mg PLUS VITAMIN C 100 mg TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN (Hb) IBU HAMIL DI WILAYAH PUSKESMAS KECAMATAN WAY HALIM BANDAR LAMPUNG PROVINSI LAMPUNG Festy Ladyani; Sugeng Juwono Mardihusodo; Dessy Hermawan
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 3, No 2 (2014): Volume 3 Nomor 2
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v3i2.396

Abstract

Sangat erat kaitannya konsumsi tablet Fe dengan kadar hemoglobin pada ibuhamil. Ibu hamil banyak mengalami anemia defisiensi besi karena kepatuhanmengkonsumsi yang tidak baik ataupun cara mengkonsumsi Fe yang salah dan dapatmenyebabkan kurangnya penyerapan zat besi pada tubuh tersebut. Penyerapan besidalam tubuh akan menurun bila konsumsi vitamin C rendah. Penelitian ini bertujuanmelihat apad ada pengaruh konsumsi tablet Fe 100 mg dengan atau tanpa vitamin C 100mg terhadap kadar Hb ibu hamil di wilayah Puskesmas Kecamatan Way Hamil KotaBandar Lampung Propinsi Lampung.Penelitian ini adalah penelitian eksperimen kuasi. Populasi penelitian ini adalah ibuhamil yang tinggal di kecamatan Way Hamil Bandar Lampung dengan sampel minimal 15orang ibu hamil, yang terdiri dari 2 kelompok dengan total 30 orang ibu hamil. Analisisdata menggunakan one way anova dan uji t.Hasil uji statistic di dapatkan pValue 0.000, sehingga ada pengaruh konsumsi tabletFe 100 plus vitamin C 100 mg terhadap kadar Hb Ibu hamil lebih besar dibandingkandengan konsumsi tablet Fe 100 mg saja.Hasil penelitian adalah pengaruh konsumsi tebel Fe 100 mg terhadap kenaikankadar Hb ibu hamil sebesar 19.3%. Ada pengaruh konsumsi tablet Fe plus vitamin C 100mg terhadap kenaikan kadar Hb ibu hamil sebesar 30%. Ada perbedaan yang signifikanrerata kenaikan kadar Hb setelah konsumsi Fe 100 mg dengan konsumsi tabel Fe 100mg plus vitamin C.Keywords : Anemia, Fe 100 mg, Vitamin C 100 mg, Hb, ibu hamil.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KINERJA KADER POSYANDU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BRABASAN KABUPATEN MESUJI TAHUN 2014 Jeffri Herlangga; Samino Samino; Dhini Easter Yanti
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 3, No 2 (2014): Volume 3 Nomor 2
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v3i2.392

Abstract

Kesehatan merupakan masalah yang penting dalam sebuah keluarga, terutamayang berhubungan dengan bayi, balita dan ibu hamil. Puskesmas Brabasan tahun 2013memiliki 17 unit Posyandu yang terdiri dari 4 Posyandu Pratama (23,5%), 3 PosyanduMadya (17,7%), 9 Posyandu Purnama (52,9%) dan 1 Posyandu mandiri (5,9%) dengan85 kader dan kader aktif berjumlah 37 orang dan yang tidak aktif berjumlah 48 orang.Tujuan penelitan adalah diketahui faktor – faktor yang berhubungan dengan kinerjakader posyandu di wilayah kerja Puskesmas Brabasan Kabupaten Mesuji tahun 2014.Jenis penelitian kuantitatif, dengan rancangan cross sectional. Populasi seluruhkader Posyandu berjumlah 85 orang dengan sampel total populasi (85 orang). Analisisdata menggunakan Uji Chi Square, dengan CI 95 % dan ά 0,05.Hasil uji statistik di dapat ada hubungan pendidikan dengan kinerja kader Posyandu(p value 0,014), ada hubungan Pengetahuan dengan kinerja kader Posyandu (p value0,003), ada hubungan insentif dengan kinerja kader Posyandu (p value 0,007), adahubungan pelatihan dengan kinerja kader Posyandu (p value 0,003). Berdasarkan hasildiatas disarankan Dinas Kesehatan Kabupaten Mesuji agar memberikan pelatihan kepadakader posyandu serta memberikan insentif secara teratur dan menaikkan insentif bagikader.Kata kunci : Pendidikan, pengetahuan, pelatihan, insentif, kinerja
PENGARUH LATIHAN SIRKUIT TERHADAP MOTOR ABILITY DAN VO 2 max PEMAIN SEPAKBOLA PADA SISWA SMPN 4 GADINGREJO KABUPATEN PRINGSEWU TAHUN PELAJARAN 2012/2013 Amir Sariffudin; Wahyu Karhiwikarta; Khoidar Amirus
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 3, No 2 (2014): Volume 3 Nomor 2
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v3i2.397

Abstract

Latihan sirkuit merupakan salah satu metode latihan yang sering digunakan dalammelatih kondisi fisik dan keterampilan olahraga. Motor ability dan VO2 max merupakanfaktor yang sangat penting dalam meningkatkan performance atau prestasi seseorangdalam olahraga. Oleh karena itu, kedua hal tersebut harus mendapat perhatian yangserius dalam pembinaan fisik dan keterampilan apalagi bagi para siswa. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan sirkuit yang terdiri dari latihan plyometric,push up, lari zig-zag, lempar tangkap bola, lari cepat 30 meter, push up tepuk dan lari1000 meter terhadap motor ability dan VO 2 max pemain sepakbola pada siswa SMPNegeri 4 Gadingrejo Kabupaten Pringsewu.Metode yang digunakan adalah Quasi Experimental. Penelitian ini dilakukan selama2 bulan dengan jumlah populasi sampel 51 orang. Motor ability diukur menggunakan tesBarrow motor ability, sedangkan VO2 max menggunakan tes lari multi tahap. Pengolahandata menggunakan analisis uji perbedaan dua kali pengukuran yaitu pretest danposttest.Berdasarkan hasil uji statistik terdapat gambaran karakteristik subjek rata-rataumur 14,24 tahun, berat badan 48,04 kg dan tinggi badan 159,25 cm. Hasil uji T-Testdidapat pengaruh latihan sirkuit tarhadap power kaki (21,47%), kelincahan (19,86%),power tangan (13,32%), kecepatan (21,11%), motor ability total (16,86%) danVO2 max (5,90%), p = 0,000. Berdasarkan uji Wilcoxon terdapat pengaruh latihan sirkuitterhadap power tangan kanan (17,58%) dan koordinasi mata tangan (10,37%), p =0,000. Dapat disimpulkan bahwa latihan sirkuit berpengaruh sangat signifikan terhadapmotor ability total dan unsurnya yaitu power kaki, power tangan kanan, kelincahan,koordinasi mata tangan, power tangan, kecepatan serta VO 2 max pemain sepakbolapada siswa SMPN 4 Gadingrejo.Kata kunci : Latihan sirkuit, motor ability, VO 2 max
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU PENGOBATAN SENDIRI (SWAMEDIKASI) YANG RASIONAL OLEH PENGUNJUNG APOTEK “X” KOTA BANDAR LAMPUNG, TAHUN 2012 Ade Maria Ulfa; Zaenal Abidin
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 3, No 2 (2014): Volume 3 Nomor 2
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v3i2.393

Abstract

Pengobatan sendiri adalah penggunaan obat oleh masyarakat untuk mengatasikeluhan dan penyakit ringan tanpa intervensi dokter. Presentase pengobatan sendiri diIndonesia pada tahun 2010 sebesar 68,71% dan di Provinsi Lampung sebesar 72,97%.Pengobatan sendiri dapat menjadi sumber terjadinya kesalahan pengobatan (medicationerror) karena keterbatasan pengetahuan masyarakat akan obat dan penggunaannya.Dalam hal ini informasi yang tepat dibutuhkan oleh masyarakat sehingga dapat terhindardari penyalahgunaan obat (drug abuse) dan penggunasalahan obat (drugmisuse).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuandengan perilaku pengobatan sendiri yang rasional oleh pengunjung Apotek “X” KotaBandar Lampung, Tahun 2012.Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatifdengan pendekatan crosssectional. Jumlah responden sebanyak 169 dipilih secara systematic randomsampling.Data diperoleh dengan teknik wawancara menggunakan kuesioner. Analisisdata menggunakan Uji Chi square, dengan tingkat kepercayaan 95%.Hasil uji statistik menunjukkan adahubungan pengetahuan (p value = 0,000),keyakinan pengobatan (p value = 0,023) dengan perilaku pengobatan sendiri yangrasional. Saran, hendaknya pelayanan informasi obat di apotek diberikan langsung olehapoteker (komunikasi interpersonal) dan tersedianya brosur dan leaflet obat bebasdengan bahasa yang sederhana dan informatif..Kata Kunci : Swamedikasi, pengetahuan
HUBUNGAN PENGETAHUAN, DUKUNGAN SUAMI DAN DUKUNGAN TENAGA KESEHATAN DENGAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE DI PUSKESMAS KOTABUMI UDIK LAMPUNG UTARA TAHUN 2014 Nirmala Nirmala; Lolita Sari; Fitri Ekasari
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 3, No 2 (2014): Volume 3 Nomor 2
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v3i2.394

Abstract

Kunjungan Antenatal Care adalah kunjungan ibu hamil ke bidan atau dokter sedinimungkin semenjak dirinya merasa hamil untuk mendapatkan pelayanan asuhanantenatal. Ketidaksesuaian jumlah kunjungan ANC selama kehamilan, menyebabkanmasalah dan komplikasi dalam kehamilan masih berlanjut yang menyebabkan tingginyaangka kematian ibu. Berdasarkan data dari Kemkes RI tahun 2013, cakupan kunjunganibu hamil K4 di Indonesia adalah 87,37%. Dimana hasil survey yang dilakukan diPuskesmas Kotabumi udik Lampung Utara tahun 2013 terdapat 304 (73%) orang ibuhamil yang melakukan kunjungan K1 dan 211 (51%) orang ibu hamil yang melakukankunjungan K4. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan,dukungan suami dan dukungan tenaga kesehatan dengan kunjungan antenatal care diPuskesmas Kotabumi Udik Lampung Utara tahun 2014.Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasional analitik denganmenggunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semuaibu hamil trimester III yang berkunjung di Puskesmas Kotabumi Udik Lampung Utarapada bulan Januari dan Februari tahun 2014 yang berjumlah 49 orang, sedangkansampel yang di ambil adalah total populasi sebanyak 49 orang. Analisis bivariat dalampenelitian ini menggunakan Uji Chi Square.Hasil penelitian diperoleh p-value 0,008 yang berarti ada hubungan pengetahuandengan kunjungan ANC, p-value 0,000 yang berarti ada hubungan dukungan suamidengan kunjungan ANC dan p-value 0,004 yang berarti ada hubungan dukungan tenagakesehatan dengan kunjungan ANC.Saran penelitian ini yaitu diharapkan hasil penelitian ini dapat menambah wawasandan pengetahuan tentang hubungan pengetahuan, dukungan suami dan dukungantenaga kesehatan dengan kunjungan ANC bagi institusi pendidikan, objek penelitian, bagipeneliti dan masyarakat.Kata kunci : Pengetahuan, Dukungan Suami, Dukungan Tenaga Kesehatan
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENYEBAB TIDAK LANGSUNG KASUS KEMATIAN MATERNAL DI KOTA BANDAR LAMPUNG TAHUN 2008-2011 Rosmiyati Rosmiyati; Marsal Usman
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 3, No 2 (2014): Volume 3 Nomor 2
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v3i2.390

Abstract

Penyebab kematian maternal merupakan masalah yang cukup kompleks, dimanakematian maternal dapat digolongkan pada kematian obstetri langsung dan tidaklangsung. Data kematian maternal yang disebabkan faktor tidak langsung menurut dataSDKI tahun 2005 yaitu resiko usia < 20 tahun(0,3%) sedangkan usia >35 tahun(13,9%), terlalu banyak jumlah anak(P>=4) sebanyak 37% dan disebabkan terlalu dekatjarak anak(S<2tahun) ada 9,4%. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktoryang berhubungan dengan penyebab tidak langsung kematian Maternal di Kota BandarLampung tahun 2008-2011Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan pendekatan case controlstudi. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang mengalami kehamilan,persalinan dengan resiko tinggi di Kota Bandar Lampung tahun 2008-2011 dengansampel minimal dari kasus yang ada 68 orang dan kontrol 68 orang, jumlah 136 orangyang diambil dengan tehnik purposive sampling. Data yang yang digunakan dalampenelitian ini merupakan data skunder dengan tehnik pengumpulan data menggunakandokumentasi. Analisis data menggunakan chi square.Hasil penelitian didapatkan responden dengan kasus hipertensi 36,2 %, jantung26,5 %, Anemia 50% dan usia resiko(<20th >35th) 35,3%, terlalu banyak jumlahanak(P>=4) 76,5%, Pada uji chi square didapatkan hasil hipertensi (p-valsue 0,062 OR= 2,187 95 CI : 2,222-27,094), jantung (p-value 0,085 OR = 2,360 95 CI : 2,104-30,118), anemia (p-value 0,014 OR = 2,579 95 CI :3,583– 45,549), usia resiko (pvalue0,000 OR = 0,105 95 CI : 0,044-0,277), paritas (p-value 0,188 OR = 0,564 95CI 0,259-1,731), jarak kelahiran (p-value 0,843 OR=1,170)Maka dapat disimpulkan, terdapat hubungan yang bermakna antara anemia dengankematian maternal,juga usia resiko tinggi dengan kematian maternal. Sedangkanvariabel hipertensi, jantung, paritas, jarak kelahiran tidak terdapat hubungan yangbermakna dengan kematian maternal. Bagi petugas kesehatan disarankan lebih seringmengadakan penyuluhan dan konseling serta pelayanan berkualitas tentang kesehatanibu hamil, bersalin dan nifas(khususnya pemberian tablet FE, dan KB) sehingga dapatmencegah kematian maternal.Kata kunci : kematian maternal, anemia, usia resiko.

Page 1 of 1 | Total Record : 8


Filter by Year

2018 2018


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 1 (2026): Volume 15 Nomor 1 Vol 14, No 4 (2025): Volume 14 Nomor 4 Vol 14, No 3 (2025): Volume 14 Nomor 3 Vol 14, No 2 (2025): Volume 14 Nomor 2 Vol 14, No 1 (2025): Volume 14 Nomor 1 Vol 13, No 4 (2024): Volume 13 Nomor 4 Vol 13, No 3 (2024): Volume 13 Nomor 3 Vol 13, No 2 (2024): Volume 13 Nomor 2 Vol 13, No 1 (2024): Volume 13 Nomor 1 Vol 12, No 4 (2023): Volume 12 Nomor 4 Vol 12, No 3 (2023): Volume 12 Nomor 3 Vol 12, No 2 (2023): Volume 12 Nomor 2 Vol 12, No 1 (2023): Volume 12 Nomor 1 Vol 11, No 4 (2022): Volume 11 Nomor 4 Vol 11, No 3 (2022): Volume 11 Nomor 3 Vol 11, No 2 (2022): Volume 11 Nomor 2 Vol 11, No 1 (2022): Volume 11 Nomor 1 Vol 10, No 3 (2021): Volume 10 Nomor 3 Vol 10, No 2 (2021): Volume 10 Nomor 2 Vol 10, No 1 (2021): Volume 10 Nomor 1 Vol 9, No 1 (2020): Volume 9 Nomor 1 Vol 9, No 4 (2020): Volume 9 Nomor 4 Vol 9, No 3 (2020): Volume 9 Nomor 3 Vol 9, No 2 (2020): Volume 9 Nomor 2 Vol 8, No 4 (2019): Volume 8 Nomor 4 Vol 8, No 3 (2019): Volume 8 Nomor 3 Vol 8, No 1 (2019): Volume 8 Nomor 1 Vol 8, No 2 (2019): Volume 8 Nomor 2 Vol 7, No 4 (2018): Volume 7 Nomor 4 Vol 7, No 3 (2018): Volume 7 Nomor 3 Vol 6, No 4 (2017): Volume 6 Nomor 4 Vol 6, No 3 (2017): Volume 6 Nomor 3 Vol 6, No 2 (2017): Volume 6 Nomor 2 Vol 6, No 1 (2017): Volume 6 Nomor 1 Vol 5, No 3 (2016): Volume 5 Nomor 3 Vol 5, No 2 (2016): Volume 5 Nomor 2 Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 Nomor 1 Vol 4, No 4 (2015): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2014): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2014): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2014): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2014): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2013): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2013): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2013): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2013): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 4 (2012): Volume 1 Nomor 4 Vol 1, No 3 (2012): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2012): Volume 1 Nomor 2 Vol 1, No 1 (2012): Volume 1 Nomor 1 More Issue