cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
manuju@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Manuju : Malahayati Nursing Journal
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26552728     EISSN : 26554712     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
MANUJU : Malahayati Nursing Journal merupakan jurnal yang memiliki fokus utama pada hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dikembangkan dengan pendekatan interdispliner dan multidisiplin. Proses penerimaan naskah selalu terbuka setiap waktu, naskah yang sudah disubmit oleh penulis akan direview oleh reviewer yang ahli dalam bidang keperawatan dan kesehatan
Articles 1,867 Documents
Hubungan Posisi dan Masa Kerja dengan Keluhan Low Back Pain (LBP) Pada Perawat di Rumah Sakit Hermina Jatinegara Anugrahwati, Ria; Silitonga, Junita Maratur
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 2 (2024): Volume 6 Nomor 2 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i2.13583

Abstract

ABSTRACT Low Back Pain   (LBP) is a musculoskeletal disorder caused by poor body activity. The position of the body at work is largely determined by the type of work being done. Each work position has a different effect on the body. Work as a nurse is a job that has complex activities ranging from medication, lifting, moving, pushing, pulling, carrying patients and helping patients to mobilize. If these activities are often carried out with a work posture that is not ergonomic, combined with a high load, it can cause muscle problems and will result in complaints of Low Back Pain  . This study aims to determine the relationship between position and length of service with complaints of Low Back Pain   (LBP) among nurses at Hermina Jatinegara Hospital. This research used a cross sectional study survey design on 34 nurse respondents. The research results showed that most of the 34 respondents (82%) were female. Most (38%) had worked for 5-10 years, there were complaints of LBP (55%) and (61%) there were no ergonomic risk factors. There is a significant relationship between family type and child anxiety. There is a significant relationship between work position and LBP complaints. There is a significant relationship between working position and ergonomic risk factors. The recommendation from this research is to provide education regarding risk control techniques, namely patient lifting, stretching techniques, regular exercise activities in order to increase the strength of the muscles supporting the spine and work by following SOPs. And it is hoped that the results of this research will serve as a basis for continuing further research by designing special interventions including work positions and position changes for nurses. Then an SOP was created to prevent Low Back Pain  . Keywords: Low Back Pain, Work Position, Nurse  ABSTRAK Low Back Pain (LBP) merupakan salah satu gangguan musculoskeletal yang disebabkan oleh aktivitas tubuh yang kurang baik. Posisi tubuh dalam kerja sangat ditentukan oleh jenis pekerjaan yang dilakukan. Masing-masing posisi kerja mempunyai pengaruh yang berbeda- beda terhadap tubuh. Pekerjaan sebagai perawat merupakan pekerjaan yang mempunyai aktivitas yang kompleks mulai dari medikasi, mengangkat, memindahkan, mendorong, menarik, membawa, pasien serta membantu pasien untuk melakukan mobilisasi. Jika aktivitas tersebut sering dilakukan dengan sikap kerja yang tidak ergonomis ditambah dengan beban yang tinggi maka dapat menyebabkan gangguan pada otot dan akan berdampak pada keluhan Low Back Pain  / nyeri punggung bawah. Penelitian ini bertujuan mengetahui Hubungan Posisi dan Masa Kerja dengan Keluhan Low Back Pain   (LBP) pada perawat di Rumah Sakit Hermina Jatinegara. Penelitian ini menggunakan desain survey cross sectional study pada 34 responden perawat. Hasil penelitian menunjukkan dari 34 responden sebagian besar (82%) berjenis kelamin perempuan. Sebagian besar (38%) lama kerja 5-10 tahun, ada keluhan LBP (55%) dan (61%) tidak ada faktor resiko ergonimic. Terdapat hubungan yang bermakna antara jenis keluarga dengan kecemasan anak. Terdapat hubungan yang bermakna antara posisi kerja dengan keluhan LBP. Terdapat hubungan yang bermakna antara posisi kerja dengan faktor resiko ergonomic. Rekomendasi dari penelitian ini adalah untuk memberikan edukasi terkait Teknik pengendalian risiko yaitu angkat pasien, teknik peregangan, kegiatan olahraga teratur agar dapat meningkatkan kekuatan otot penyangga tulang belakang dan bekerja dengan mengikuti SOP. Dan hasil penelitian ini diharapkan diharapkan sebagai dasar untuk melanjutkan penelitian selanjutnya dengan mendesain intervensi khusus meliputi cara posisi kerja dan perubahan posisi pada perawat. Lalu dibuat SOP untuk mencegah terjadinya Low Back Pain   Kata Kunci: Low Back Pain, Posisi Kerja, Perawat
Hubungan Kontrol Diri dengan Stress Kerja Pada Bidan di Rumah Sakit Banjarmasin Paramitha, Dewi Setya; Ariani, Lita
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 6 (2024): Volume 6 Nomor 6 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i6.11124

Abstract

ABSTRACT Midwives who work in delivery and postpartum rooms have the notion that working in these rooms is related to the safety of two lives, the mother and the baby. The safety of the conditions of the two patients being treated made it possible to attack the midwife's emotions. Efforts made to reduce pressure with this psychological crisis can be in the form of good self-control. The purpose of this study was to determine the relationship between self-control and work stress in midwives at the hospital. The research design was quantitative using correlative analytic with a cross sectional approach. The instruments used are The Brief Self Control Scale (BSCS) and Expanded Nursing Stress Scale (ENSS). The research was conducted at two hospitals in Banjarmasin. The total population of midwives in the delivery and postpartum wards is 55 people. The samples obtained were 33 people taken by simple random sampling technique. Data analysis used the Spearman-Rho Correlation Test with a significance of α 0.05. The results obtained are that there was a relationship between self-control and work stress of midwives. Sig. Value (2-tailed) is 0.022 which means (ρ < α 0.05) and the correlation coefficient is -0.398 (Moderate correlation). There is a moderate negative relationship between self-control and work stress, where the higher the self-control, the lower the work stress, and vice versa. Keywords: Delivery and Postpartum Wards, Midwives, Self-Control, Work Stress  ABSTRAK Bagi bidan yang bekerja di ruang bersalin dan nifas memiliki anggapan bahwa bekerja di ruang tersebut berkaitkan dengan keselamatan dua nyawa, yaitu ibu dan calon bayi. Keselamatan kondisi dua pasien yang ditangani ini memungkinkan bisa menyerang emosi bidan. Upaya yang dilakukan untuk mengurangi tekanan dengan krisis psikologis ini dapat berupa adanya kontrol diri yang baik. Tujuan Penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara kontrol diri dengan stress kerja pada bidan di rumah sakit. Desain penelitian adalah kuantitatif menggunakan correlative analytic dengan pendekatan cross sectional. Instrumen yang digunakan adalah The Brief Self Control Scale (BSCS) dan Expanded Nursing Stress Scale (ENSS). Penelitian dilakukan pada dua rumah sakit di Banjarmasin. Adapun total populasi bidan di ruang bersalin dan nifas di ruangan tersebut adalah 55 orang. Sampel yang didapat sejumlah 33 orang yang diambil dengan teknik simple random sampling. Analisis data menggunakan Uji Korelasi Spearman-Rho dengan kemaknaan α 0,05. Hasil yang didapat adalah terdapat hubungan kontrol diri dan stres kerja bidan. Nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,022 yang artinya (ρ < α 0,05) dan koefisien korelasi sebesar -0,398 (Moderate correlation). Terdapat hubungan negatif yang sedang antara kontrol diri dengan stress kerja, dimana semakin tinggi kontrol diri semakin rendah stress kerja, begitu juga sebaliknya. Kata Kunci: Bidan, Kontrol Diri, Ruang Bersalin Dan Nifas, Stress Kerja
Hubungan Peran Teman Sebaya dengan Kejadian Kehamilan Remaja di Wilayah Kupang Tengah Kabupaten Kupang NTT Mali, Veronika Fia; Umiastuti, Pirlina; Amalia, Rize Budi
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 10 (2024): Volume 6 Nomor 10 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i10.13768

Abstract

ABSTRACT Teenage pregnancy is a pregnancy that occurs in girls aged 11-19 years (WHO 2021). Data on the health profile of NTT Province in 2021, the percentage of teenagers who have ever married and given birth aged 15-19 years is 14.17%, and teenage pregnancies in 2022 will reach 20.4%. The Health Service noted that the proportion of teenage pregnancies in Kupang Regency in the last three years has fluctuated. Even though in 2020 it decreased to 11.95%, in 2021 it increased again to 13.61%, namely 392 cases of pregnant teenagers, and contributed to the highest incidence of teenage pregnancy in Central Kupang, namely 45 cases. To determine the relationship between the role of peers and the incidence of teenage pregnancy in Kupang Tengah, Kupang Regency, NTT. This research is an observational analytical research with a cross-sectional approach. The sample of this study was 138 teenagers aged 11-19 years who met the inclusion and exclusion criteria. There is a significant relationship between the role of peers (p-value < 0.001) with the incidence of teenage pregnancy in Central Kupang, Kupang Regency, NTT. Conclusion: there is a significant relationship between the role of peer education and the incidence of teenage pregnancy in Central Kupang, NTT Regency. There is a significant relationship between the role of peer education and the incidence of teenage pregnancy in Central Kupang, NTT Regency. Keywords: Role of Peers, Teenage Pregnancy, Central Kupang, Kupang   ABSTRAK Kehamilan remaja adalah kehamilan yang terjadi pada perempuan yang berusia 11-19 tahun (WHO 2021). Data profil kesehatan Provinsi NTT tahun 2021, persentase remaja yang pernah kawin dan melahirkan usia 15–19 tahun adalah 14,17 % dan kehamilan remaja tahun 2022 mencapai 20,4 %.  Dinas Kesehatan mencatat proporsi kehamilan remaja di Kabupaten Kupang pada tiga tahun terakhir mengalami fluktuasi. Meskipun pada tahun 2020 mengalami penurunan menjadi 11,95%, pada tahun 2021 kembali meningkat menjadi 13,61% yaitu sebanyak 392 kasus remaja hamil dan penyumbang angka kejadian kehamilan remaja terbanyak di Kupang Tengah yakni 45 kasus. Memgetahui hubungan antara peran teman sebaya dengan kejadian kehamilan remaja di Kupang Tegah Kabupaten Kupang NTT. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel dari penelitian ini adalah 138 remaja umur 11-19 tahun yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi.  Ada hubungan yang signifikan peran teman sebaya (p value < 0,001) dengan dengan kejadian kehamilan remaja di Kupang Tengah Kabupaten Kupang NTT. Terdapat hubungan yang signifikan antara pendidkan Peran teman sebaya dengan kejadian kehamilan remaja di Kupang Tengah Kabupaten NTT. Kata Kunci: Peran Teman Sebaya, Kehamilan Remaja, Kupang Tengah Kabupaten Kupang NTT
Hubungan Waktu Tanggap Kegawatdaruratan dengan Tingkat Kepuasan Pasien di Instalasi Gawat Darurat RSUD Kabupaten Bekasi Wulandari, Zeni; Sahrudi, Sahrudi
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 2 (2024): Volume 6 Nomor 2 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i2.10673

Abstract

ABSTRACT The development of health services reflects efforts to adapt to the global world, marked by intense competition between public and commercial hospitals. Customers have access to sufficient information and can choose from a variety of alternative services in a highly competitive environment. Basuki (2015) stated that in order for hospitals to be able to outperform their competitors to get new clients, they must be able to offer superior health services so as to satisfy patients and families. Emergency response time on the level of patient satisfaction in the Emergency Room of the Bekasi District Hospital in 2023. The research design used in this research is correlational by using the cross sectional study method or research conducted where the collection of all variables is carried out at one and the same time.From the results of bivariate analysis, a p value = 0.004 (p<0.05) was obtained, so that it can be said that there is a significant relationship between response time and patient satisfaction at the Emergency Room at Bekasi Regency Hospital in 2023. From the results of the bivariate analysis, it was obtained a p value = 0.004 (p <0.05), it can be concluded that there is a significant relationship between response time and the level of patient satisfaction at the Emergency Room at the Bekasi Regency Hospital in 2023. Keywords: Emergencies, Satisfaction Level  ABSTRAK Perkembangan layanan kesehatan mencerminkan usaha untuk beradaptasi dengan dunia global, ditandai dengan persaingan ketat antara rumah sakit publik maupun komersial. Pelanggan memiliki akses ke informasi yang cukup dan dapa memilih dari berbagai layanan alternatif di lingkungan persaingan yang ketat. Basuki (2015) menyatakan bahwa agar rumah sakit mampu mengungguli pesaing mereka untuk mendapatkan klien baru, harus mampu menawarkan layanan kesehatan unggul sehingga memuaskan pasien serta keluarga. Waktu tanggap kegawatdaruratan terhadap tingkat kepuasan pasien di IGD RSUD Kabupaten Bekasi Tahun 2023. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasional dengan menggunakan metode penelitian cross sectional study atau penelitian yang dilakukan dimana pengambilan dari semua variabel dilakukan pada satu waktu yang bersamaan. Dari hasil analisa bivariat diperoleh nilai p value = 0,004 (p<0,05), sehingga dikatakan terdapat hubungan yang signifikan pada waktu tanggap dan tingkat kepuasan pasien di Instalasi Gawat Darurat RSUD Kabupaten Bekasi pada tahun 2023. Dari hasil analisa bivariat diperoleh nilai p value = 0,004 (p<0,05), dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara waktu tanggap dengan tingkat kepuasan pasien di Instalasi Gawat Darurat RSUD Kabupaten Bekasi pada tahun 2023. Kata Kunci: Kegawatdaruratan, Tingkat Kepuasan
Konvergensi Pencegahan Stunting di Desa Cibogo Kabupaten Tangerang Melalui Optimalisasi Peran Kader Posyandu Anjarningsih, Diah Ayuk; Sugiatini, Titin Eka
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 5 (2024): Volume 6 Nomor 5 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i5.10881

Abstract

ABSTRACT Stunting is a disorder of growth and development in children due to chronic energy deficiency and recurrent infections. In 2023, the number of cases of stunting in Cibogo village will increase from 2022. For this reason, efforts are needed to prevent stunting. The effort that can be made is to monitor the growth and development of toddlers once a month through Posyandu activities. In carrying out posyandu activities, posyandu cadres are needed. The purpose of this study was to determine the convergence of stunting prevention in Cibogo Village, Tangerang District, through optimizing the role of Posyandu cadres in 2023. This research method is quantitative research with an analytic design. The sample in this study were Posyandu cadres in Cibogo village who had received an appointment decree. The sample technique used is total sampling, with a total sample of 65 people. The data analysis used in this study was univariate and bivariate using the statistical test used was the Chi-Square Test. The results from univariate analysis show that 34 (52.3%) respondents implemented stunting prevention convergence and 42 (64.6%) respondents were optimal in carrying out their role as posyandu cadres. From the statistical test results with the chi square test, there is a p value of 0.004, which means that there is a relationship between optimizing the role of posyandu cadres and implementing stunting prevention convergence. There is a relationship between optimizing the role of posyandu cadres and implementing stunting prevention convergence. It is hoped that Posyandu cadres in Cibogo Village will use the results of this research as a means of increasing knowledge regarding their role as implementers of stunting prevention convergence. Keywords: Optimizing the Role of Posyandu Cadres, Stunting  ABSTRAK Stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkebangan anak akibat kekurangan energi kronis dan infeksi berulang.  Pada tahun 2023 angka kejadian stunting di desa Cibogo meningkat dari tahun 2022. Untuk itu diperlukan upaya mencegah terjadinya stunting.  Upaya yang dapat dilakukan adalah dengan memantau pertumbuhan dan perkembangan balita 1 bulan sekali melalui kegiatan posyandu. Dalam pelaksanaan kegiatan posyandu dibutuhkan kader posyandu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan konvergensi pencegahan stunting di desa Cibogo Kabupaten Tangerang melalui optimalisasi peran kader posyandu tahun 2023. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain analitik. Sampel dalam penelitian ini adalah kader posyandu di desa Cibogo yang sudah mendapatkan SK penunjukan. Teknik sampel yang digunakan yaitu total sampling dengan jumlah sampel 65 orang. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa data univariat dan bivariat, uji statistic yang digunakan adalah Chi-Square Test. Dari analisa univariat diperoleh hasil 34 (52,3%) responden melaksanakan konvergensi pencegahan stunting dan 42 (64,6%) responden optimal dalam menjalankan perannya sebagai kader posyandu. Dari hasil uji statistic dengan chi square test diperoleh nilai p value = 0,004 yang artinya terdapat hubungan antara optimalisasi peran kader posyandu dengan pelaksanaan konvergensi pencegahan stunting. Terdapat hubungan antara optimalisasi peran kader posyandu dengan pelaksanaan konvergensi pencegahan stunting. Diharapkan bagi kader posyandu di Desa Cibogo untuk menjadikan hasil penelitian ini sebagai sarana menambah pengetahuan terkait perannya sebagai pelaksana konvergensi pencegahan stunting. Kata Kunci: Optimalisasi Peran Kader Posyandu, Stunting 
Persepsi Perawat tentang Restrain Pada Pasien Perilaku Kekerasan di Klinik Jiwa Hadiansyah, Tantan; Edyana, Asep; AS, A. Nur Anna; Nompo, Rifki Sakinah; Farkhah, Laeli; Pragholapati, Andria
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 9 (2024): Volume 6 Nomor 9 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i9.16145

Abstract

ABSTRACT Psychiatric emergencies are often accompanied by violent behavior that requires immediate intervention. Nurses in psychiatric clinics frequently encounter patients exhibiting violent behavior, and restraint is one of the methods used. This study aims to understand nurses' perceptions of restraint on patients with violent behavior. The study aims to explore nurses' perceptions regarding the use of restraint on patients with violent behavior in psychiatric clinics and the factors influencing nurses' readiness and confidence in such situations. A qualitative descriptive approach with total sampling was used. Data were collected through in-depth interviews and participant observations of seven nurses at the Psychiatric Clinic. Data analysis was conducted using thematic analysis methods, including transcription, coding, categorization, identification of main themes, and data validation. Most nurses feel less confident in handling patients with violent behavior without restraint training. Longer work experience increases confidence but does not replace the need for formal training. Educational background influences nurses' theoretical knowledge but does not fully guarantee practical readiness in applying restraint. Restraint training is highly necessary to improve nurses' readiness and confidence in handling violent patients. Nurses with higher educational backgrounds still require practical training to ensure safe and effective application. Keywords: Nurse Perception, Restraint, Violent Behavior, Psychiatric Clinic  ABSTRAK  Kedaruratan psikiatri sering disertai perilaku kekerasan yang memerlukan intervensi segera. Perawat di klinik jiwa sering menghadapi pasien yang berperilaku kekerasan, dan restrain adalah salah satu metode yang diterapkan. Penelitian ini bertujuan memahami persepsi perawat terhadap restrain pada pasien dengan perilaku kekerasan. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi persepsi perawat mengenai penggunaan restrain pada pasien dengan perilaku kekerasan di klinik jiwa, serta faktor-faktor yang mempengaruhi kesiapan dan kepercayaan diri perawat dalam situasi tersebut. Pendekatan deskriptif kualitatif dengan total sampling digunakan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipan terhadap tujuh perawat di Klinik Jiwa. Analisis data dilakukan dengan metode analisis tematik yang mencakup transkripsi, pengodean, kategorisasi, identifikasi tema utama, dan validasi data. Sebagian besar perawat merasa kurang percaya diri dalam menangani pasien dengan perilaku kekerasan tanpa pelatihan restrain. Pengalaman kerja yang lebih lama meningkatkan rasa percaya diri, namun tetap tidak menggantikan kebutuhan akan pelatihan formal. Latar belakang pendidikan mempengaruhi pengetahuan teoritis perawat, tetapi tidak sepenuhnya menjamin kesiapan praktis dalam penerapan restrain. Pelatihan restrain sangat diperlukan untuk meningkatkan kesiapan dan kepercayaan diri perawat dalam menangani pasien kekerasan. Perawat dengan latar belakang pendidikan tinggi tetap memerlukan pelatihan praktis untuk penerapan yang aman dan efektif. Kata Kunci: Persepsi Perawat, Restrain, Perilaku Kekerasan, Klinik Jiwa
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Maternal Fetal Attachment di Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi Rifelda, Nadia; Mutmainnah, Muthia; Inventori, Eres
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 1 (2024): Volume 6 Nomor 1 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i1.10303

Abstract

ABSTRACT Data on pregnant women from the 2020 Jambi City Health Office at the Kenali Besar Health Center were 1,102 people. The Kenali Besar Health Center in Jambi City for 2019 the number of K1 visits was 396 pregnant women and for K4 there were 994 pregnant women, and in 2020 for the number of K1 visits in the Kenali Besar Health Center work area there were 301 pregnant women and for K4 there were 1056 pregnant women, and in 2021 the number of K1 visits in the Kenali Besar Health Center work area is 1,133 pregnant women and for K4 there are 1,091 pregnant women. This research uses a quantitative descriptive research design about an objective situation. With the number of samples in this study, there were 106 pregnant women at the Kenali Besar Health Center, Jambi City. This research was conducted in January 2023. The results showed that there was a relationship between age and Maternal Fetal Attachment with p value = 0.002 , There was a relationship between gestational age and Maternal Fetal Attachment with p value = 0.003 , There was a relationship between education and Maternal Fetal Attachment p value = 0.004 , There was a relationship between economy and Maternal Fetal Attachment with p value = 0.003 , There is a relationship between work and Maternal Fetal Attachment with p value = 0.000 , There is a relationship between pregnancy planning and Maternal Fetal Attachment with p value = 0.001 , There is a relationship between prenatal care and Maternal Fetal Attachment with p value = 0.005, there is a relationship between work and Maternal Fetal Attachment with p value = 0.003 Keywords: Factors Affecting Maternal Fetal Attachment  ABSTRAK Data ibu hamil dari Dinas Kesehatan Kota Jambi 2020 di Puskesmas Kenali Besar sebanyak 1.102 orang. Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi untuk tahun 2019 jumlah kunjungan K1 sebanyak 396 ibu hamil dan untuk K4 sebanyak 994 ibu hamil, dan pada tahun 2020 untuk jumlah kunjungan K1 di wilayah kerja Puskesmas Kenali Besar sebanyak 301 ibu hamil dan untuk K4 sebanyak 1056 ibu hamil, dan di tahun 2021 untuk jumlah kunjungan K1 di wilayah kerja Puskesmas Kenali Besar sebanyak 1,133 ibu hamil dan untuk K4 sebanyak 1,091 ibu hamil. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif tentang suatu keadaan suatu objektif. Dengan jumlah sampel pada penelitian ini berjumlah 106 orang ibu hamil di Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi. penelitian ini dilakukan pada bulan januari 2023. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan antara usia dengan Maternal Fetal Attachment dengan p value = 0,002 , Terdapat hubungan antara usia kehamilan dengan Maternal Fetal Attachment dengan p value = 0,003 , Terdapat hubungan antara pendidikan dengan dengan Maternal Fetal Attachment p value = 0,004 , Terdapat hubungan antara ekonomi dengan Maternal Fetal Attachment dengan p value = 0,003 , Terdapat hubungan antara pekerjaan dengan Maternal Fetal Attachment dengan p value = 0,000, Terdapat hubungan antara perencanaan kehamilan dengan Maternal Fetal Attachment dengan p value = 0,001, Terdapat hubungan antara pemeriksaan kehamilan dengan Maternal Fetal Attachment dengan p value = 0,005, Terdapat hubungan antara pekerjaan dengan Maternal Fetal Attachment dengan p value = 0,003. Kata Kunci: Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Maternal Fetal Attachment
Hubungan Status Vaksinasi Human Papilloma Virus (HPV) dengan Motivasi Wanita Usia Subur Melakukan Deteksi Dini Kanker Serviks di Klinik Ratih Wilayah Unit Pelaksanateknis Daerah Puskesmas Kuta Utara Sudarwini, Ni Wayan; Parwati, Ni Wayan Manik; Indriana, Ni Putu Riza Kurnia
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 4 (2024): Volume 6 Nomor 4 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i4.10013

Abstract

ABSTRACT Cervical cancer is one of the cancers that can be prevented by HPV vaccination and undergoing early detection of cervical cancer. Fertile women should be motivated to detect cervical cancer early because of the motivation that causes and supports one's actions or behaviour. The purpose of this study was to determine the correlation between HPV vaccination status and the motivation of fertile women in undergoing early detection of cervical cancer at Ratih Clinic in the Regional Technical Implementation Unit of Public Health Center North Kuta. This study employed a correlational analysis study with a cross-sectional design. The research sample was 98 fertile women who were taken through consecutive sampling techniques. The data were collected using a questionnaire and analyzed by the Spearman Rank test (Rho). Findings indicated that most of the HPV vaccination status of fertile women, 80 respondents (67.8%), was incomplete. The motivation of fertile women to detect cervical cancer early was mostly low, with 77 respondents (65.3%). The Spearman Rank test (Rho) result for family support and dietary adherence obtained a p-value of 0.000 <0.05, H0 was rejected, and Ha was accepted. This result indicated that there was a correlation between HPV vaccination status and the motivation of fertile women to do early detection of cervical cancer. Fertile women vaccinated with HPV will have greater awareness to improve their health status; hence it is more likely to carry out early detection and perform early detection of cervical cancer. Keywords: HPV Vaccination Status, Motivation  ABSTRAK Kanker serviks merupakan salah satu kanker yang bisa dicegah yaitu dengan imunisasi vaksin HPV dan melakukan deteksi dini kanker serviks. Wanita usia subur hendaknya termotivasi untuk melakukan deteksi dini kanker serviks karena motivasi menyebabkan dan yang mendukung tindakan atau prilaku seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status vaksinasi HPV dengan motivasi wanita usia subur melakukan deteksi dini kanker serviks di Klinik Ratih Wilayah Unit PelaksanaTeknis Daerah Puskesmas Kuta Utara. Jenis penelitian ini adalah analitik korelasi dengan rancangan cross-sectional. Sampel penelitian adalah wanita usia subur sebanyak 98  responden yang diambil melalui teknik sampling consecutive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner. Data dianalisa dengan uji Spearman Rank (Rho). Status vaksinasi HPV wanita usia subur sebagian besar yaitu 80 orang (67,8%) tidak lengkap. Motivasi wanita usia subur melakukan deteksi dini kanker serviks sebagian besar yaitu 77 orang (65,3%) rendah. Hasil uji Spearman Rank (Rho)hubungan status vaksinasi HPV dengan motivasi wanita usia subur melakukan deteksi dini kanker serviks didapatkan nilai  p value = 0,000 <  0,05  berarti H0 ditolak dan Ha diterima yang menunjukkan ada hubungan status vaksinasi HPV dengan motivasi wanita usia subur melakukan deteksi dini kanker serviks. Wanita usia subur melakukan vaksinasi HPV akan memiliki kesadaran yang lebih besar untuk meningkatkan status kesehatannya sehingga lebih besar kemungkinan untuk melakukan deteksi dini kanker serviks sebaliknya  bahaya kanker serviks akan cenderung tidak disadari oleh wanita usia subur yang status imunisasinya tidak lengkap sehingga menjadi faktor penghambat untuk melakukan deteksi dini kanker serviks. Kata Kunci: Status Vaksinasi HPV, Motivasi
Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kanker Payudara Pada Wanita di Klinik Bintang Ki Maja Lampung Fadhila, Syifa Rahmi; Karyus, Aila; Setiaji, Bambang; Irianto, Sugeng Eko; Za'im, Ammar; Nonasri, Fitra Galih
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 8 (2024): Volume 6 Nomor 8 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i8.15890

Abstract

ABSTRACT Breast cancer is the first contributor to cancer in women in Indonesia. The early detection rate for breast cancer in Bandar Lampung City in 2022 through the SADANIS examination is quite low (40.8%), the prevalence of breast cancer in Bandar Lampung City is high. Bintang Ki Maja Clinic founded by oncology surgeons, has a community of breast cancer sufferers “Komunitas Tetap Semangat”. To examining factors related to the incidence of breast cancer in women at the Lampung Bintang Ki Maja Clinic in 2024. This research is a quantitative research with a case control design. The minimum sample size is 100 people, using consecutive sampling technique. Data were collected using a breast cancer risk factors and smoking behavior questionnaires, then analyzed and presented in univariate, bivariate and multivariate analysis, using chi square and binary logistic regression. Age at first pregnancy (p=0.021), hormonal contraception use (p=0.003), family history (p=0.021), and smoking behavior (p=0.025) were associated with the incidence of breast cancer and the dominant factor is hormonal contraception use (OR 4.872). Hormonal contraceptive use, family history, and smoking behavior are related to the incidence of breast cancer and hormonal contraceptive use is the dominant factor. Keywords: Breast Cancer, Hormones, Women of Childbearing Age  ABSTRAK Kanker payudara menjadi penyumbang pertama kanker pada wanita di Indonesia. Angka deteksi dini kanker payudara di Kota Bandar Lampung tahun 2022 melalui pemeriksaan SADANIS cukup rendah (40,8%), sehingga prevalensi kejadian kanker payudara di Kota Bandar Lampung masih tinggi. Klinik Bintang Ki Maja yang didirikan oleh dokter spesialis bedah onkologi memiliki komunitas penderita kanker payudara “Komunitas Tetap Semangat”. Untuk meneliti faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian kanker payudara pada wanita di Klinik Bintang Ki Maja Lampung tahun 2024. Penelitian ini menggunakan desain case control. Jumlah sampel minimal 100 orang diambil dengan teknik consecutive sampling. Pengambilan data dilakukan menggunakan kuesioner faktor risiko kanker payudara dan perilaku merokok, kemudian dianalisis, dan disajikan dalam analisis univariat, bivariat, dan multivariat, menggunakan chi square dan regresi logistik ganda. Faktor usia pada kehamilan pertama (p=0,021), pemakaian kontrasepsi hormonal (p=0,003), riwayat keluarga (p=0,021), dan perilaku merokok (p=0,025) berhubungan dengan kejadian kanker payudara. Faktor yang dominan berhubungan dengan kejadian kanker payudara pada wanita di Klinik Bintang Ki Maja Lampung adalah pemakaian kontrasepsi hormonal (OR 4,872).  Faktor pemakaian kontrasepsi hormonal, riwayat keluarga, dan perilaku merokok berhubungan dengan kejadian kanker payudara dengan faktor yang dominan berhubungan adalah pemakaian kontrasepsi hormonal. Kata Kunci: Hormon, Kanker Payudara, Wanita Usia Subur
Gambaran Pengetahuan Perawat Terhadap Perawatan Paliatif pada Pasien Gagal Jantung di RSUD Dr. Moewardi Nindi Muthohar; Dian Hudiyawati
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 12 (2023): Volume 5 Nomor 12 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v5i12.10140

Abstract

ABSTRACT Chronic heart failure is defined as a complex clinical syndrome accompanied by complaints of heart failure in the form of tightness, fatigue either at rest or during exercise, edema and objective signs of cardiac dysfunction at rest. Heart failure is a major cause of poor quality of life, as well as high morbidity and mortality globally. Palliative care is an approach to improve the quality of life of patients and families in dealing with life-threatening and progressive problems, such as heart failure. The general objective of this study was to describe the knowledge of nurses in palliative care for heart failure patients at Dr. Moewardi General Hospital. This research method uses descriptive analytic which uses a quantitative approach with a cross sectional study method. The population in this study amounted to 40 respondents consisting of 20 nurses in the ICVCU room, 14 nurses in the Heart HCU and 6 nurses in the Aster 5 room. The age of the majority of respondents is the vulnerable age of 20-40 years, amounting to 26 nurses (65%), the majority were D3 totaling 22 nurses (55.0%), the majority of working time in the heart failure ward was 1-10 years with a total of 35 nurses (87.5%) as respondents. From the overall results of research regarding nurses' knowledge of palliative care, it shows that nurses have varying levels of knowledge, namely good (45%), sufficient (47.5%), and lacking (7.5%). Keyword: Nurse, Palliative Care, Heart Failure  ABSTRAK Gagal jantung kronik didefinisikan sebagai sindrom klinik yang komplek yang disertai keluhan gagal jantung berupa sesak, fatigue baik dalam keadaan istirahat atau latihan, edema dan tanda objektif adanya disfungsi jantung dalam keadaan istirahat. Gagal jantung atau Heart Failure menjadi penyebab utama kualitas hidup yang buruk, serta morbiditas dan mortalitas yang tinggi secara global. Paliatif care merupakan pendekatan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien dan keluarga dalam menghadapi masalah yang berkaitan dengan masalah yang mengancam jiwa dan progesif, seperti gagal jantung. Tujuan umum dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan perawat dalam perawatan paliatif pada pasien Gagal jantung di RSUD Dr.Moewardi. Metode Penelitian ini menggunakan deskriptif analitik yang menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 40 responden yang terdiri dari 20 perawat diruang ICVCU,14 perawat di HCU Jantung dan 6 perawat diruang Aster 5. Usia mayoritas responden yaitu pada rentan usia 20-40 tahun yang berjumlah 26 perawat (65%), Pendidikan terakhir perawat mayoritas adalah D3 berjumlah 22 perawat (55,0%), mayoritas lama bekerja dibangsal gagal jantung adalah 1-10 tahun dengan jumlah responden 35 perawat (87,5%).  Dari keseluruhan hasil penelitian mengenai pengetahuan perawat tentang perawatan paliatif menunjukan bahwa perawat memiliki tingkat pengetahuan yang variatif yaitu baik (45%), cukup (47,5%), dan kurang (7,5%). Kata Kunci: Perawat, Perawatan Paliatif, Gagal Jantung

Page 92 of 187 | Total Record : 1867


Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 4 (2026): Volume 8 Nomor 4 (2026) Vol 8, No 3 (2026): Volume 8 Nomor 3 (2026) Vol 8, No 2 (2026): Volume 8 Nomor 2 (2026) Vol 8, No 1 (2026): Volume 8 Nomor 1 (2026) Vol 7, No 12 (2025): Volume 7 Nomor 12 (2025) Vol 7, No 11 (2025): Volume 7 Nomor 11 (2025) Vol 7, No 10 (2025): Volume 7 Nomor 10 (2025) Vol 7, No 9 (2025): Volume 7 Nomor 9 (2025) Vol 7, No 8 (2025): Volume 7 Nomor 8 (2025) Vol 7, No 7 (2025): Volume 7 Nomor 7 (2025) Vol 7, No 6 (2025): Volume 7 Nomor 6 (2025) Vol 7, No 5 (2025): Volume 7 Nomor 5 (2025) Vol 7, No 4 (2025): Volume 7 Nomor 4 (2025) Vol 7, No 3 (2025): Volume 7 Nomor 3 (2025) Vol 7, No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 (2025) Vol 7, No 1 (2025): Volume 7 Nomor 1 (2025) Vol 6, No 12 (2024): Volume 6 Nomor 12 (2024) Vol 6, No 11 (2024): Volume 6 Nomor 11 (2024) Vol 6, No 10 (2024): Volume 6 Nomor 10 (2024) Vol 6, No 9 (2024): Volume 6 Nomor 9 (2024) Vol 6, No 8 (2024): Volume 6 Nomor 8 (2024) Vol 6, No 7 (2024): Volume 6 Nomor 7 2024 Vol 6, No 6 (2024): Volume 6 Nomor 6 2024 Vol 6, No 5 (2024): Volume 6 Nomor 5 2024 Vol 6, No 4 (2024): Volume 6 Nomor 4 2024 Vol 6, No 3 (2024): Volume 6 Nomor 3 2024 Vol 6, No 2 (2024): Volume 6 Nomor 2 2024 Vol 6, No 1 (2024): Volume 6 Nomor 1 2024 Vol 5, No 12 (2023): Volume 5 Nomor 12 2023 Vol 5, No 11 (2023): Volume 5 Nomor 11 2023 Vol 5, No 10 (2023): Volume 5 Nomor 10 2023 Vol 5, No 9 (2023): Volume 5 Nomor 9 2023 Vol 5, No 8 (2023): Volume 5 Nomor 8 2023 Vol 5, No 7 (2023): Volume 5 Nomor 7 2023 Vol 5, No 6 (2023): Volume 5 Nomor 6 2023 Vol 5, No 5 (2023): Volume 5 Nomor 5 2023 Vol 5, No 4 (2023): Volume 5 Nomor 4 2023 Vol 5, No 3 (2023): Volume 5 Nomor 3 2023 Vol 5, No 2 (2023): Volume 5 Nomor 2 2023 Vol 5, No 1 (2023): Volume 5 Nomor 1 Januari 2023 Vol 5, No 1 (2023): Volume 5 Nomor 1 2023 Vol 4, No 12 (2022): Volume 4 Nomor 12 2022 Vol 4, No 11 (2022): Volume 4 Nomor 11 2022 Vol 4, No 10 (2022): Volume 4 Nomor 10 2022 Vol 4, No 9 (2022): Volume 4 Nomor 9 2022 Vol 4, No 8 (2022): Volume 4 Nomor 8 2022 Vol 4, No 7 (2022): Volume 4 Nomor 7 2022 Vol 4, No 6 (2022): Volume 4 Nomor 6 2022 Vol 4, No 5 (2022): Volume 4 Nomor 5 2022 Vol 4, No 4 (2022): Volume 4 Nomor 4 2022 Vol 4, No 3 (2022): Volume 4 Nomor 3 2022 Vol 4, No 2 (2022): Volume 4 Nomor 2 2022 Vol 4, No 1 (2022): Volume 4 Nomor 1 2022 Vol 4, No 1 (2022): Volume 4 Nomor 1 Januari 2022 Volume 3 Nomor 4 Tahun 2021 Volume 3 Nomor 3 Tahun 2021 Volume 3 Nomor 2 Tahun 2021 Volume 3 Nomor 1 Tahun 2021 Volume 2 Nomor 4 Tahun 2020 Volume 2 Nomor 3 Tahun 2020 Volume 2 Nomor 2 Tahun 2020 Volume 2 Nomor 1 Tahun 2020 Volume 1 Nomor 2 Tahun 2019 Volume 1 Nomor 1 Tahun 2019 More Issue