cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
WICAKSANA: Jurnal Lingkungan dan Pembangunan
Published by Universitas Warmadewa
ISSN : 25977555     EISSN : 25989871     DOI : https://doi.org/10.22225/wicaksana
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2020)" : 6 Documents clear
Pemberdayaan Satgas Gotong Royong Berbasis Desa Adat Dalam Pencegahan COVID-19 di Banjar Serongga Pondok, Tabanan Putu Nita Cahyawati; A. A. Sri Agung Aryastuti; Luh Gde Evayanti
WICAKSANA: Jurnal Lingkungan dan Pembangunan Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wicaksana.4.2.2020.1-6

Abstract

The COVID-19 pandemic is affecting all elements of Indonesian society. Lack of knowledge, lack of readiness, and insufficient allocation of funds make the prevention of this disease a challenge for the entire community. Social distancing, limiting all activities outside the home, using masks, hand sanitizers and disinfectants are all efforts that can be made to prevent the spread of this disease. Banjar Serongga Pondok is one of the traditional Banjar which is quite consistent in implementing these things. The residents of Banjar Serongga Pondok have indeed tried to reduce all activities outside the home, but it is undeniable that there are still residents who have not been able to implement this properly. Therefore, a special task force was formed called the Satgas Gotong Royong Berbasis Desa Adat as the driving force for all COVID-19 virus prevention activities in Banjar. The routine efforts that usually they do are spraying disinfectant liquid every Sunday. However, the limitations of disinfectant fluids and budget constraints in the implementation of these activities made it difficult to carry out the activities. The condition, exacerbated by the scarcity of masks, also made it difficult for the task force to work for residents. Based on these problems, the service is focused on providing information related to COVID-19, providing masks, hand sanitizers, and disinfectants to the COVID-19 Task Force in Banjar Serongga Pondok. The activity was started by giving a speech by Kelian Adat Banjar Serongga Pondok, remarks by the head of the activity organizer, material delivery and discussion, the delivery of assistance, and assistance in the implementation of disinfection. This program is expected to help the task force's work program continuity in preventing the transmission of COVID-19, especially in Banjar Serongga Pondok.
PKM Pemanfaatan Kotoran Kelinci Pada Kelompok Tani Ternak Di Kawasan Wisata Desa Pancasari-Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali Anak Agung Mayun Wirajaya; Made Sri Yuliartini; I Dewa Nyoman Sudita
WICAKSANA: Jurnal Lingkungan dan Pembangunan Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wicaksana.4.2.2020.7-20

Abstract

Kegiatan PKM ini dilaksanakan pada Kelompok Tani Ternak “Wana Sari Merta” di Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada-Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali dengan judul ”PKM Pemanfaatan Kotoran Kelinci Pada Kelompok Tani Ternak Di Kawasan Wisata Desa Pancasari-Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng Provinsi Bali”. Sampai saat ini di Desa Pancasari yang berada disekitar lokasi wisata Danau Buyan dan Danau Tamblingan masyarakatnya dalam budidaya tanaman yang banyak dikembangkan tanaman cabai, tomat, sawi, kentang, brokoli, selada, wortel, stroberi dan jenis lainnya dan masih banyak menggunakan pupuk organik yang berasal dari kotoran ayam yang mudah didapat dalam jumlah besar dan dapat memenuhi kebutuhan luasan tanam yang cukup luas. Kesempatan ini sebenarnya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat petani ternak khususnya kelinci sebagai peluang untuk mensuplai pupuk organik dari limbah kelinci baik padat maupun cair. Sampai saat ini permasalahan yang dihadapi mitra adalah kotoran padat dan cair belum diolah secara optimal dan memproses /memproduksi pupuk organik dari kotoran tersebut belum secara intensif/hanya sewaktu-waktu sesuai permintaan, produk belum dikemas dengan baik dan belum ada label sehingga dalam proses pemasaran belum dapat dikenal secara luas asal produsennya yang menjadi kendala bagi kelompok mitra, aspek manajemen dan pemasaran produk serta faktor penunjang lainnya masih perlu ditingkatkan. Solusi yang sudah diberikan pada kelompok mitra adalah transfer teknologi budidaya kelinci penyiapan pakan fermentasi, teknologi pengolahan kotoran kelinci, uji mutu produk pada laboratorium, kemasan dan pelabelan, manajemen usaha, pemasaran, temu usaha/mitra, serta bantuan alat dan bahan. Tujuan kegiatan PKM ini bagi mitra adalah: adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam budidaya kelinci serta memanfaatkan limbah padat dan cair kelinci sebagai pupuk organik dalam mensubstitusi penggunaan pupuk anorganik yang ada di wilayah mitra. Selain itu, dapat menjadi alternatif bahwa limbah padat dan cair kelinci bagi masyarakat disekitar mitra dapat dipakai sebagai pupuk organik dalam pemupukan tanaman yang dibudidayakan selain pupuk-pupuk organik dari ayam yang telah digunakan saat ini . Sentuhan teknologi dalam pengolahan limbah kelinci akan memberi nilai tambah yang tinggi bagi petani ternak mitra. Dari kegiatan ini target luaran yang telah dicapai yaitu kelompok mitra secara mandiri mampu memanfaatkan limbah kelinci padat maupun cair dengan baik menjadi “Pupuk Organik Padat” (POP) dan “Pupuk Organik Cair” (POC) yang dikemas dan ada label sehingga dapat dipasarkan lebih luas dan diharapkan dapat meningkatkan pendapatan kelompok mitra.
Gambaran Infeksi Soil Transmitted Helminth Pada Petani Di Desa Gelgel Kabupaten Klungkung putu indah budi apsari; Ni Wayan Winianti; Heny Arwati; Yoes Prijatna Dachlan
WICAKSANA: Jurnal Lingkungan dan Pembangunan Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wicaksana.4.2.2020.21-30

Abstract

Soil transmitted helminth (STH) infections is kind of helminth infection which transmitted by contact with warm and moist soil especially affect the farmer. The purpose of this study was to investigate the profile of STH infection and the intensity of STH infection among farmers in Gelgel Village, Klungkung, Bali. The cross sectional study was conducted in Gelgel Village, Klungkung District, Bali and obtained stool and quitionaires from farmers by informed consent. Kato-Katz technique was used to diagnose the STH infection and to determine the intensity of infection based on the number of eggs per gram feces (EPG). Total 162 stool samples were collected from farmers aged 25-80 years, 22 farmers was positive of STH infection and 140 farmers was negative of STH infection. The result showed prevalence of STH infection was 13,5%, single infection of A. lumbricoides was 1.85%, 9.26% of T. trichiura single infection, and 0.61% of Hookworm single infection. The mixed infection was detected that were 1.23% of A. lumbricoides with T. trichiura, and 0.61% of A. lumbricoides with Hookworm. STH infection is the health problem among farmer. The farmer must be admitted antihelminthic drugs for preventing and eleminating STH infection.
Pengaruh Kompetensi Sumber Daya manusia, Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Sistem Pengendalian Internal Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Lembaga Perkreditany Desa (LPD) di Kecamatan Kuta Selatan Ni Putu Diah Utari; Luh Kade Datrini; Ni Luh Putu Ratna Wahyu Lestari
WICAKSANA: Jurnal Lingkungan dan Pembangunan Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wicaksana.4.2.2020.31-38

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuirpengaruhrkompetensi sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi informasi dan system pengendalian internal terhadap kualitas laporan keuangan LPD di Kecamatan Kuta Selatan. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 46 responden. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji validitas dan reliabilitas, analisis regresi linier berganda, uji asumsi klasik, koefisien determinasi, uji F dan uji t dengan bantuan program IBM SPSS Statistics version 20.0 For Windows. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kompetensi sumber daya manusia, pemanfaatanu teknologi informasi dan system pengendalian internal berpengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan LPD di Kecamatan Kuta Selatan.
Penerapan Mitigasi Bencana Pada Arsitektur dan Lingkungan Pesisir di Pulau Serangan Pascareklamasi I Gede Surya Darmawan; I Wayan Wirya Sastrawan
WICAKSANA: Jurnal Lingkungan dan Pembangunan Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wicaksana.4.2.2020.39-51

Abstract

Pulau Serangan bisa dikatakan sebagai satu-satunya hasil reklamasi terbesar di Bali yang memiliki berbagai daya tarik wisata seperti adanya Pura Sakenan sebagai salah satu Pura Dhang Khayangan, wisata pantai dan bahari, watersport, budidaya terumbu karang dan rumput laut serta budidaya penyu sehingga Pulau Serangan dikenal dengan sebutan “Pulau Penyu”. Tulisan dengan metode penulisan kualitatif deskriptif ini disajikan dengan tujuan untuk mengidentifikasi penerapan mitigasi bencana pada arsitektur dan lingkungan Pulau Serangan pascareklamasi. Hasil analisa didapatkan temuan bahwa wilayah yang paling padat ditinggali penduduk di Pulau Serangan adalah wilayah permukiman penduduk yang berada di sisi barat laut yang notabene wilayah yang paling aman namun tetap beresiko terjadinya bencana gempa disertai tsunami. Penerapan arsitektur dan lingkungan tanggap bencana, Pulau Serangan telah menerapkannya dengan baik terbukti dengan adanya Bangunan Tempat Evakuasi Sementara Tsunami (TES) sekaligus sehari-hari difungsikan sebagai Pasar Desa. Keberadaan TES Tsunami ini sangat vital baik dari sisi tata letak, kapasitas yang bisa ditampung serta sistem evakuasinya. Integrasi lingkungan terhadap keberadaan TES Tsunami ini perlu ditingkatkan seperti penempatan sistem petanda diperbanyak, penempatan zona greenbelt berupa hutan mangrove yang berhadapan dengan laut lepas serta penempatan bebatuan sebagai penahan gelombang air laut juga perlu diperbanyak sehingga dapat mereduksi kecepatan tsunami apabila terjadi sekaligus menjaga ekosistem laut dan darat.
Efektivitas Penggunaan Kredit Usaha Terhadap Produktivitas UKM dan Pendapatan UKM Anggota Koperasi di Kelurahan Padangsambian, Kecamatan Denpasar Barat, Provinsi Bali I Wayan Chandra Adyatma; Made Dwi Harmana
WICAKSANA: Jurnal Lingkungan dan Pembangunan Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wicaksana.4.2.2020.52-63

Abstract

The purpose of this research is to determine the effectiveness of credits on the SMEs productivity and the income of cooperative members' SMEs in Padangsambian Village. The analytical tool that used on this research is the SEM analysis of Partial Least Square (PLS). This study uses primary data conducted by distributing questionnaires to SMEs that borrow business loans on the Padangsambian Village as many as 100 respondents. The results of the research analysis test show (i) The effectiveness of the use of business credit has a positive and significant effect on the productivity of SMEs in Padangsambian Village. (ii) Productivity of SMEs has a positive and significant effect on the income of SMEs in Padangsambian Village. (iii) The effectiveness of the use of SME business credit in Padangsambian Village has a positive and significant effect on the income of SMEs in Padangsambian Village through the productivity of the UKM.

Page 1 of 1 | Total Record : 6