cover
Contact Name
MN LISAN SEDIAWAN
Contact Email
jik.mediahusada@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
sediawan1003@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada
ISSN : 22529101     EISSN : 26554917     DOI : -
Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada (JIK Media Husada) menerima publikasi artikel asli dalam bentuk makalah penelitian, makalah tinjauan, laporan kasus dalam bahasa Indonesia atau Inggris. Artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini berhubungan dengan berbagai topik seperti Keperawatan, Epidemiologi, Biostatistik dan Kesehatan Reproduksi, Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Kesehatan dan Kesehatan masyarakat, Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku, Kesehatan Ibu dan Anak, dan artikel terkait lainnya di depan umum. kesehatan. Jurnal diterbitkan pada bulan Maret, dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 247 Documents
PENGARUH RELAKSASI GENGGAM LIMA JARI TERHADAP KECEMASAN DAN TEKANAN DARAH PASIEN PRE OPERASI Aditama, Dandy Putra
Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada Vol 14 No 1 (2025): April
Publisher : LPPMK STIKES Widyagama Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33475/jikmh.v14i1.424

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Pre operasi merupakan suatu kondisi atau waktu sebelum operasi dilakukan, persiapan pasien sebelum memasuki tahap pembedahan sangatlah penting. Kecemasan pasien pre operasi disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya adalah pengetahuan, dukungan keluarga, komunikasi atau sikap perawat dalam menerapkan pencegahan kecemasan pada pasien pre operasi, dan jenis tindakan pembedahan. Kecemasan dapat mengakibatkan penundaan operasi, peningkatan rasa sakit setelah operasi, penurunan kekebalan terhadap infeksi, peningkatan penggunaan analgesik pasca operasi, dan peningkatan lama rawat inap. Relaksasi genggam lima jari dapat mengontrol dan memulihkan emosi sehingga membuat tubuh menjadi rileks. Saat tubuh dalam keadaan rileks, ketegangan otot akan berkurang dan hal ini akan mengurangi rasa cemas. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh relaksasi genggam lima jari terhadap kecemasan dan tekanan darah pada pasien pre operasi di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan pra-eksperimental. Populasi penelitian ini adalah pasien yang akan menjalani operasi dengan teknik kuota sampling berjumlah 30 responden. Hasil Berdasarkan analisis statistik menggunakan tes Wilcoxon diperoleh nilai signifikan atau p-nilaisebesar 0,000 < 0,05 untuk kecemasan dan 0,001 < 0,05 untuk tekanan darah yang berarti terdapat pengaruh relaksasi genggam lima jari terhadap kecemasan dan tekanan darah di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Simpulan: Terdapat pengaruh relaksasi genggam lima jari terhadap kecemasan dan tekanan darah pada pasien pra operasi di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Saran: Harapan untuk peneliti selanjutnya bisa memperbanyak jumlah responden dan menambahkan kelompok kontrol sehingga akan memperkuat hasil analisis sebelumnya Kata Kunci: Relaksasi; Kecemasan; Tekanan Darah
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU PADA MAHASISWA KEPERAWATAN ANESTESIOLOGI TENTANG DIFFICULT AIRWAY MANAGEMENT DENGAN ANESTESI UMUM Rosyida, Umiatun
Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada Vol 14 No 1 (2025): April
Publisher : LPPMK STIKES Widyagama Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33475/jikmh.v14i1.425

Abstract

Abstract Background: Difficult airway is defined as a clinical situation where the anesthesiologist has difficulty performing ventilation, intubation, or both. Objective: To determine the relationship between the level of knowledge and behavior in anesthesiology nursing students regarding difficult airway management with general anesthesia. Research Method: This research uses quantitative methods with a correlation analytical research design with a cross-sectional approach. Sampling technique with a total sampling of 141 respondents with inclusion and exclusion criteria. Data analysis was carried out using the Spearman Rank test. Research Results: The level of knowledge of anesthesiology nursing students regarding difficult airway management with general anesthesia was in the good category as many as 84 (59.6%) students. Meanwhile, 83 (58.9%) students had good behavior. Based on statistical analysis using the Spearman Rank test, there is a significant relationship, with a low positive correlation (r = 0.264), between knowledge and behavior (p-value 0.002 <0.05) indicating that Ha is accepted. Conclusion: There is a significant relationship between the level of knowledge and behavior of anesthesiology nursing students regarding difficult airway management. Suggestion: It is hoped that this will provide additional information for students and future researchers regarding the relationship between the level of knowledge and behavior in anesthesiology nursing students regarding difficult airway management. Keywords: Level of Knowledg; Behavior; Anesthesiology Nursing Students; Difficult Airway Management. Abstrak Latar Belakang: Difficult airway didefinisikan sebagai situasi klinis dimana ahli anestesi kesulitan saat melakukan ventilasi, intubasi, atau keduanya. Tujuan: Mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku pada mahasiswa keperawatan anestesiologi tentang difficult airway management dengan anestesi umum. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Tehnik pengambilan sampel dengan total sampling yang berjumlah 141 responden dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis data yang dilakukan menggunakan uji Spearman Rank. Hasil Penelitian: Tingkat pengetahuan mahasiswa keperawatan anestesiologi tentang difficult airway management dengan anestesi umum dengan kategori baik sebanyak 84 (59,6%) mahasiswa. Sedangkan mahasiswa yang memiliki perilaku baik sebanyak 83 (58,9%) mahasiswa. Berdasarkan analisis statistik menggunakan uji Spearman Rank terdapat hubungan yang signifikan, dengan arah korelasi positif yang rendah (r = 0,264), antara pengetahuan dengan perilaku (p-value 0,002<0,05) menunjukkan bahwa Ha diterima. Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku mahasiswa keperawatan anestesiologi tentang difficult airway management. Saran: Diharapkan dapat menjadi tambahan informasi kepada mahasiswa dan peneliti selanjutnya mengenai bagaimana hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku pada mahasiswa keperawatan anestesiologi tentang difficult airway management. Kata Kunci: Tingkat Pengetahuan; Perilaku; Mahasiswa Keperawatan Anestesiologi; Difficult Airway Management.
PENGARUH BABY MASSAGE DAN SENSORY PLAY EXERCISE TERHADAP PENINGKATAN BERAT BADAN BAYI USIA 6-12 BULAN Yulianti, Atika
Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada Vol 14 No 1 (2025): April
Publisher : LPPMK STIKES Widyagama Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33475/jikmh.v14i1.441

Abstract

Berat badan adalah salah satu acuan penting untuk menilai status gizi dan dapat digunakan sebagai tolak ukur pertumbuhan bayi. Berat badan sangat mempengaruhi tumbuh kembang pada bayi, jika bayi mendapat asupan gizi dan stimulasi yang baik maka pertumbuhan bayi akan sangat baik dan sistem imun akan lebih kuat, berbeda jika berat badan bayi rendah maka akan menghambat proses pertumbuhan pada bayi sehingga menyebabkan daya tahan tubuhnya turun dan sangat mudah terinfeksi penyakit. stimulasi melalui bayi Baby Massage dan Sensory Play Exercise bisa menjadi salah satu metode untuk meningkatkan berat badan pada bayi. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pemberian baby massage dan sensory play exercise berpengaruh pada kenaikan berat badan bayi usia 6-12 bulan. Metode: penelitian ini memakai quasi-eksperimen, dimana membandingkan kenaikan BB pada dua kelompok bayi yang masing-masing kelompoknya terdiri dari 15 bayi, pengukuran BB dilakukan sebelum dan sesudah diberi perlakuan. Analisis dilakukan dnegan menggunakan uji paired t-test untuk mengukur perubahan berat badan dalam satu kelompok, dan uji independent t-tes untuk membandingkan perbedaan berat badan antara kedua kelompok. Hasil penelitian ini uji pengaruh yang menggunakan paired t test, pada kelompok yang diberi baby massage saja p value 0,00 dan pada kelompok yang diberi kombinasi baby massage dan sensory play exercise p value 0,00, Sedangkan pada uji independent t test hasil yang didapatkan pada p value 0,107. Kesimpulan stimulasi menggunakan baby massage dan kombinasi baby massage dengan sensory play exercise berpengaruh pada berat badan akan tetapi tidak ada perbedaan pengaruh karena keduanya efektif dalam meningkatkan berat badan bayi usia 6-12 bulan.
EFEKTIVITAS KOMBINASI JUMP ROPE DENGAN LADDER DRILL TERHADAP PENINGKATAN DAYA LEDAK PADA ANAK DENGAN EKSTRAKURIKULER FUTSAL Yulianti, Atika
Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada Vol 14 No 1 (2025): April
Publisher : LPPMK STIKES Widyagama Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33475/jikmh.v14i1.442

Abstract

Abstrak Daya ledak adalah salah satu elemen dasar yang sangat vital dalam aktivitas olahraga, khususnya dalam olahraga futsal. Kegiatan eksrakurikuler futsal dapat menjadi sarana untuk mengembangkan fisik anak sejak usia dini. Kelompok usia 10-12 tahun merupakan periode penting untuk mengembangkan keterampilan dan kekuatan gerak dasar yang dapat mempengaruhi jangka panjang pada kemampuan atletik mereka. Pada usia ini fokus pada daya ledak dan kekuatan otot kaki sangatlah penting karena dapat berdampak signifikan terhadap performa di lapangan dan mengurangi resiko cedera. Salah satu cara untuk mengurangi risiko cedera saat berolahraga, khususnya futsal, adalah dengan memaksimalkan potensi eksplosif otot tungkai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana anak-anak sekolah dasar yang bermain futsal sebagai kegiatan ekstrakurikuler meningkatkan daya ledak mereka melalui kombinasi lompat tali dan latihan tangga. Dua kelompok berpartisipasi dalam pre-test dan post-test dari desain penelitian. Penelitian ini difokuskan pada 30 anak-anak berusia antara 10 dan 12 tahun yang bermain futsal sebagai kegiatan ekstrakurikuler di SDI Mohammad Hatta Kota Malang. Penelitian ini melibatkan dua kelompok subjek, yaitu kelompok perlakuan yang beranggotakan lima belas orang dan kelompok kontrol yang juga beranggotakan lima belas orang. Anak-anak yang bermain futsal sebagai kegiatan ekstrakurikuler memiliki daya ledak yang lebih besar pada kaki mereka berkat kombinasi latihan lompat tali dan latihan ladder drill, sebagaimana dibuktikan oleh uji Wilcoxon dan Mann-Whitney, yang menunjukkan peningkatan daya ledak otot-otot perlakuan yang signifikan (nilai p = 0,00). Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan uji lompat jauh berdiri untuk menilai daya ledak.
EFEKTIVITAS KOMBINASI JUMP ROPE DENGAN LADDER DRILL TERHADAP PENINGKATAN KELINCAHAN PADA ANGGOTA EKSTRAKURIKULER FUTSAL Yulianti, Atika
Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada Vol 14 No 1 (2025): April
Publisher : LPPMK STIKES Widyagama Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33475/jikmh.v14i1.443

Abstract

Abstrak Kelincahan merupakan elemen penting yang diperlukan dalam olahraga futsal. Futsal menjadi salah satu pilihan kegiatan ekstrakurikuler bagi anak-anak. di sekolah dasar. Dalam ekstrakurikuler futsal, salah satu masalah utama yang muncul adalah koordinasi gerak yang belum berkembang optimal. Keterbatasan dalam koordinasi ini menyebabkan mereka kesulitan untuk bereaksi dengan cepat dan tepat terhadap situasi yang berubah-ubah di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas kombinasi jump rope training dengan ladder drill pada peningkatan kelincahan pemain futsal SD Islam Mohammad Hatta Kota Malang. Metode penelitian yang dipilih adalah quasi-eksperimental dengan rancangan dua kelompok dengan diberi pre test beserta diberi post test. Dengan tujuan melakukan perbandingan perubahan kelincahan pemain yang mengikuti program latihan kombinasi dengan kelompok yang tidak. Sebanyak 30 anak berusia 10-12 tahun yang terlibat dalam ekstrakurikuler futsal di SD Islam Mohammad Hatta Kota Malang menjadi responden. Subjek penelitian dikelompokkan menjadi dua kategori yang berbeda, dengan 15 individu berada pada kelompok perlakuan beserta sejumlah 15 individu pada kelompok kontrol. Data dikumpulkan menggunakan alat ukur Agility T-Test untuk menilai kelincahan, sementara untuk analisis datanya dilaksanakan melalui Wilcoxon dan Mann-Whitney. Melalui penelitian ini dihasilkan adanya peningkatan kelincahan yang signifikan, yang ditunjukkan oleh penurunan waktu tempuh pada Agility T-Test. Penelitian ini membuktikan bahwa kombinasi antara jump rope dan ladder drill efektif meningkatkan kelincahan pada anak dengan ekstrakurikuler futsal di SD Islam Mohammad Hatta Kota Malang.
PENGARUH HEAD UP 30⁰ TERHADAP PERUBAHAN SATURASI OKSIGEN PADA PASIEN CEDERA KEPALA BERAT Ferenddito, Iqbal
Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada Vol 14 No 1 (2025): April
Publisher : LPPMK STIKES Widyagama Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33475/jikmh.v14i1.448

Abstract

Latar Belakang: Cedera kepala merupakan penyebab utama kematian dan kecacatan, dan juga merupakan salah satu masalah kesehatan dan sosial diberbagai negara di dunia. Aliran darah yang tidak lancar pada pasien cedera kepala mengakibatkan gangguan hemodinamik termasuk saturasi oksigen. Oleh karena itu diperlukan pemantauan dan penanganan yang tepat karena kondisi hemodinamik sangat memengaruhi fungsi pengantaran oksigen dalam tubuh yang pada akhirnya akan memengaruhi fungsi jantung. Tujuan: Mengetahui pengaruh head up 30⁰ terhadap perubahan saturasi oksigen pada pasien cedera kepala berat. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain quasy experimental dengan pendekatan pretest and posttest one group design tanpa kelompok kontrol. Teknik sampling menggunakan total sampling dengan instrument berupa lembar observasi. Jumlah responden adalah 22 orang. Uji statistik yang digunakan adalah uji Wilcoxon Sign Rank untuk mengetahui pengaruh variabel head up 30⁰ terhadap perubahan saturasi oksigen pada pasien cedera kepala berat. Hasil Penelitian: Sebagian besar responden memiliki kategori saturasi oksigen rendah sebanyak 12 responden (54,5%), hipoksemia ringan sebanyak 6 responden (27,3%), dan normal sebanyak 4 responden (18,2%). Setelah diberikan intervensi head up 30⁰ menunjukan seluruh responden mengalami kenaikan rerata yang sangat signifikan yaitu 99, 36. Pada uji Wilcoxon Sign Rank didapatkan nilai p = 0,000 atau H0 ditolak artinya ada pengaruh yang signifikan antara head up 30⁰ dengan perubahan saturasi oksigen pada pasien cedera kepala berat. Simpulan: Head up 30⁰ dapat meningkatkan saturasi oksigen pada pasien cedera kepala berat Saran: Diharapkan dapat menjadi salah satu satu tindakan nonfarmakologis dalam penerapan tindakan posisi head up 30˚ pada pasien cedera kepala berat.
HUBUNGAN RIWAYAT HIPERTENSI DENGAN PEMANJANGAN WAKTU PULIH SADAR PADA PASIEN PASCA ANESTESI UMUM DI RUANG PEMULIHAN RSU PKU MUHAMMADIYAH BANTUL Afif, Kholis Rifqi; Rohmah, Astika Nur; Handayani, Nia
Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada Vol 14 No 2 (2025): November
Publisher : LPPMK STIKES Widyagama Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33475/jikmh.v14i2.417

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Anestesi umum, atau general anesthesia, menghilangkan kesadaran untuk mencegah sensasi sakit pada pasien. Setelah operasi, pasien dipindahkan ke ruang pemulihan. Setelah anestesi umum, skor Aldrete digunakan untuk menilai pemulihan kesadaran pasien dewasa. Setelah operasi, hal-hal seperti efek farmakologis obat anestesi, cedera neurologis, lama operasi, perdarahan intraoperatif, dan gangguan metabolik seperti hipertensi menyebabkan pemulihan yang lama di ruang pemulihan. Tujuan: untuk mengidentifikasi hubungan antara riwayat hipertensi pasien pasca anestesi umum di ruang pemulihan RS PKU Muhammadiyah Bantul dan lama pemulihan mereka. Metode Penelitian: Studi ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dan teknik consecutive sampling pada 58 responden.. Metode pengumpulan data diperoleh dari data primer dan observasi wawancara, observasi waktu pulih sadar menggunakan lembar Aldrete Score. Uji statistic menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Di antara mereka yang memiliki riwayat hipertensi, 36 (62,1%) mengalami waktu pemulihan yang lama. Di sisi lain, 22 orang yang tidak memiliki riwayat hipertensi (37,9%) tidak mengalami waktu pemulihan yang lama. Ada korelasi signifikan antara variabel independen dan variabel dependen, seperti yang ditunjukkan oleh nilai p sebesar 0,00, yang lebih kecil dari 0,05, dari uji statistik Chi-Square. Simpulan: Terdapat pengaruh Riwayat penyakit Hipertensi terhadap pemanjangan waktu pulih sadar pada pasien pasca anestesi umum di ruang pemulihan Saran: peneliti selanjutnya, diharapkan dapat lebih mempertimbangkan faktor lain yang dapat mempengaruhi waktu pulih sadar, seperti usia , durasi operasi, dan jenis obat-obatan anestesi. Hal ini dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif untuk meningkatkan manajemen pasca anestesi umum dan asuhan pasien secara keseluruhan. Kata kunci : Anestesi umum; Riwayat Hipertensi; Pulih sadar.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG ANEMIA DENGAN KEPATUHAN MENGKONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH -, Lutfi Su'adah; -, Nana Novariana; Pratiwi Putri, Dian Utama
Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada Vol 14 No 2 (2025): November
Publisher : LPPMK STIKES Widyagama Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33475/jikmh.v14i2.420

Abstract

Introduction: Anemia in pregnant women is a public health problem that needs serious attention. Pregnant women's knowledge about anemia can affect their compliance in consuming blood supplement tablets. The purpose of this study is to determine the relationship between pregnant women's knowledge about anemia and compliance with consuming blood supplement tablets at one of the health centers in South Lampung Regency in 2024. Method: This type of study was quantitative using a cross-sectional design. The study population is 751 pregnant women who receive blood supplement tablets in the working area of the Health Center in 2024. The sample was taken by purposive sampling technique and totaled 88 people. Data were collected through questionnaire sheets and analyzed using the chi-square test. Results: The study showed that most pregnant women (83.0%) had good knowledge about anemia. As many as 80.7% of pregnant women are obedient in consuming blood supplement tablets. Conclusion: from the results of the analysis, it was obtained that the P-value was 0.001 < (smaller) than 0.05 that there was a relationship between pregnant women's knowledge about anemia and compliance with the consumption of blood supplement tablets.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN UPAYA PENGENDALIAN KADAR GULA DARAH PENDERTA DIABETES MELLITUS TYPE 2 Saputra, Anggi Happy; Putri, Dian Utama Pratiwi; -, Febria Listina; Sari, Nova Nurwinda
Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada Vol 14 No 2 (2025): November
Publisher : LPPMK STIKES Widyagama Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33475/jikmh.v14i2.421

Abstract

Diabetes mellitus is a group of metabolic diseases that are characterized by hyperglycemia that occurs due to impaired insulin secretion, insulin action or both, diabetes mellitus is often referred to as a silent killer and often causes various impacts on sufferers. Knowledge, attitudes, behavior and family support are some of the factors that can trigger blood sugar levels in Diabetes Mellitus sufferers. The purpose of this study was to determine the factors related to efforts to control blood sugar levels in patients Diabetes Mellitus Type 2 at Puskesmas Kalirejo in 2024. This study uses a quantitative research type with a cross-sectional research design. Sampling in this study used a purposive sampling technique with a sample size of 78 respondents. Data analysis with univariate analysis and bivariate analysis with Chi-Square. The results showed that there was a significant relationship between Knowledge (p = 0.000), Attitude (p = 0.011), family support (p = 0.037) with efforts to control blood sugar levels in patients Diabetes Mellitus Type 2. Knowledge is most strongly related to efforts to control blood sugar levels in patients Diabetes Mellitus Type 2, namely Diabetes Mellitus patients who have less knowledge are 22 times more likely to be at risk of lack of efforts to control blood sugar levels in patients DM Type 2.
TINGKAT KEPADATAN LALAT DAN KEPEMILIKAN JAMBAN SEHAT DENGAN KEJADIAN DIARE DI PUSKESMAS AIR HITAM LAMPUNG BARAT -, Ahmat Arif; Putri, Dian Utama Pratiwi; Arief Hermawan, Nur Sefa
Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada Vol 14 No 2 (2025): November
Publisher : LPPMK STIKES Widyagama Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33475/jikmh.v14i2.422

Abstract

Introduction: This study aims to analyse the relationship between fly density and ownership of healthy latrines to the incidence of diarrhoea at Puskesmas Air Hitam, West Lampung District. The method used was quantitative research with a cross-sectional approach, involving 88 respondents selected based on inclusion and exclusion criteria. Data were collected through interviews and direct observation, and analysed using the chi-square test to determine the relationship between variables. The results showed that out of 81 respondents, 62 (76.5%) experienced diarrhoea, while 19 (23.5%) did not. There was a significant relationship between fly density and the incidence of diarrhoea with a p value = 0.020, and an odds ratio (OR) of 2.536, indicating that the risk of diarrhoea increased with increasing fly density. In addition, ownership of healthy latrines plays an important role in preventing the spread of disease. This study emphasises the importance of improving environmental sanitation and hygiene to reduce the incidence of diarrhoea in the community..