cover
Contact Name
Neneng Siti Latifah
Contact Email
nenengmalahayati@gmail.com
Phone
+6281315863446
Journal Mail Official
neneng@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka NO 27 Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati)
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 24768944     EISSN : 2579726X     DOI : 10.33024
Core Subject : Health,
Jurnal Kebidanan Malahayati menyediakan platform untuk mempublikasikan bidang kebidanan dan jurnal juga berusaha untuk memajukan kualitas penelitian dengan memperkenalkan atau menguraikan metode baru di bidang kesehatan kebidanan untuk publikasi termasuk kebidanan dan ilmu kesehatan inti. Jurnal ini berisi naskah tentang Ilmu Kesehatan yang meliputi: asuhan Kebidanan, Gizi, Psikologi, kebidanan komunitas, kesehatan Reproduksi, Kesehatan Lansia, Kesehatan Masyarakat
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2017): Volume 3 Nomor 2" : 11 Documents clear
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TERJADINYA PRREEKLAMSI PADA IBU BERSALIN DI RSUD EMBUNG FATIMAH KOTA BATAM TAHUN 2013 Prasida Yunita
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 3, No 2 (2017): Volume 3 Nomor 2
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v3i2.608

Abstract

Di seluruh dunia setiap tahun ada 10 juta wanita hamil yang mengalami preeklamsi. Di Indonesia, preeklamsi dan eklamsi merupakan penyebab dari 30-40% kematian perinatal. Hasil dari studi pendahuluan di RSUD Embung Fatimah Kota Batam tahun 2011 ada 135 kasus, tahun 2012 ada 175 kasus dan tahun 2013 tercatat 155 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor – faktor yang mempengaruhi terjadinya preeklamsi di RSUD Embung Fatimah Kota Batam Tahun 2013.Penelitian ini bersifat survei analitik dengan desain case control dengan jumlah kaus dan control sebanding yaitu (52:52) responden, maka tehnik sample pada penelitian ini dengan tehnik total sampling pada kasus dan purposive sampling pada kontrol yang diambil pada bilangan ganjil.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 104 responden 52% responden mengalami preeklamsi berusia <20tahun/>35tahun dimana di peroleh nilai OR = 1,105 (0,460;2.657), 63% responden yang mengalami preeklamsi pada primigravida dimana di peroleh nilai OR = 2.467 (1.098;5.543), dan 94% responden yang mengalami preeklamsi ada riwayat penyakit dimana di peroleh nilai OR = 24.771 (3.150;194.776). Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak ada hubungan umur dengan kejadian preeklamsi dan ada hubungan antara paritas dan riwayat penyakit dengan kejadian preeklamsi.Kata kunci :preeklamsi
MERENDAM KAKI DENGAN AIR HANGAT EFEKTIF MENGURANGI NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF DI BPM HENNY SULISTIOWATI KECAMATAN TERBANGGI BESAR KABUPATEN LAMPUNG TENGAH TAHUN 2016 Ratna Dwi Putri; Widiastuti Rani Yulianti
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 3, No 2 (2017): Volume 3 Nomor 2
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v3i2.613

Abstract

Nyeri persalinan dapatmempengaruhi proses persalinan itu sendiri, dimana akan mengahmbat hormon oksitosin yang merangsang adanya kontraksi. Presurvey pada bulan januari 2016 di BPM Henny Sulistiowati terdapat 38 ibu bersalin, dimana dari 28 ibu bersalin tersebut mengalami nyeri persalinan kala 1 yang sangat hebat, dimana membuat ibu bersalin tersebut merasa cemas dan khawatir. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Merendam Kaki dengan Air Hangat Terhadap Pengurangan Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif di BPM Henny Sulistiowati Kecamatan Terbanggi Besar Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2016.Jenis penelitian kuantitatif, Desain penelitian ini adalah pre eksperimen dengan pendekatan One Group Pre-test – Post-test Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin . Sampel dalam penelitian ini berjumlah 32 orang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan cara purposive sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi dan Skala Visual Numeric. Analisa menggunakan uji statistic t-test dependent.Hasil penelitian menunjukan rata-rata hasil skala nyeri sebelum dilakukan intervensi dengan cara merendam kaki dengan air hangat sebesar 6,59. Dan rata-rata hasil skala nyeri sesudah dilakukan intervensi dengan cara merendam kaki denganmenggunakan air hangat sebesar 4,47. Hasil uji statistik t-test dependent didapatkan Ada Pengaruh Merendam Kaki dengan Air Hangat Terhadap Pengurangan Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif di BPM Henny Sulistiowati Kecamatan Terbanggi Besar Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2016 dengan hasil ( P-Value 0,000 < 0,05). Saran dalam penelitian ini agar tenaga kesehatan memberikan terapi rendam kaki dengan air hangat sebagai salah satu alternative peghilang nyeri persalinan non-farmakologi dan sebagai salah satu asuhan sayang ibu.Kata Kunci : Merendam kaki , air hangat, nyeri kala I, persalinan
ANALISIS SENYAWA FENOLIK PADA EKSTRAK SEGAR DAUN SIRIH MERAH(Piper crocatum Ruiz & Pav) Ade Maria Ulfa; Annisa Primadiamanti; Hersa Novitasari
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 3, No 2 (2017): Volume 3 Nomor 2
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v3i2.604

Abstract

Masyarakat Indonesia sejak dulu telah mengenal tanaman yang mempunyai khasiat obat.Salah satu tanaman yang memiliki khasiat obat adalah sirih merah Piper crocatum Ruiz & Pav.Sirih merah memiliki berbagai kandungan diantaranya alkaloid, flavanoid, tanin dan minyak atsiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui senyawa fenolik dari ekstrak metanol daun sirih merah Piper crocatum Ruiz & Pav segar. Analisis ekstrak metanol daun sirih merah Piper crocatum Ruiz & Pav segar dilakukan secara kuantitatif, untuk mengetahui kadar senyawa fenolik dilakukan dengan metode Folin Cioceltau. Prinsip dari metode ini adalah terbentuknya senyawa komplek berwarna biru dari fosfomolibdat-fosfotungstat yang direduksi senyawa fenolik dalam suasana basa yang dapat diukur dengan spektrofotometri UV-Vis. Sebagai pembanding digunakan asam galat yang merupakan turunan dari asam hidroksibenzoat yang tergolong asam fenol sederhana serta merupakan senyawa polifenol yang terdapat di hampir semua tanaman yang bersifat stabil dan murni. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak segar daun sirih merah Piper crocatum Ruiz & Pav mempunyai kadar senyawa fenolik berturut-turut sebesar 171,00 ppm dan 172,07 ppm yang diukur pada panjang gelombang 785 nm. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ekstrak metanol daun sirih merah Piper crocatum Ruiz & Pav segar memiliki kadar senyawa fenolik sebesar 171,53 ppm. Kata kunci :Daun Sirih Merah, Senyawa Fenolik, Spektrofotometri UV-Vis
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN PENGGUNAAN KONTRASEPSI IUD PADA WANITA USIA SUBURDI PUSKESMAS KALIREJO KABUPATENPESAWARANTAHUN 2016 Astriana Astriana; Tiodora Tiarlin Marince Br. Rgg
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 3, No 2 (2017): Volume 3 Nomor 2
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v3i2.609

Abstract

Cakupan KB aktif di Propinsi Lampung tahun 2015 proporsi peserta KB yang terbanyak adalah Suntik (39,24%), Pil (31,28%), Implan (13,22%), IUD (10,75%), Kondom (3,41%), MOP (1,05%), dan MOW (0,91%). Study pendahuluan berdasarkan Buku Register KIA Puskesmas Kalirejo peserta KB aktif berjumlah 163, menggunakan KB suntik 72 (44,31%), IUD 33 (19,84%) , pil 30 (18,31%), kondom 17 (10,43%) MOW 7 (4,47%), implan 4 (2,64%) akseptor (Register KIA Puskesmas Kalirejo Pesawaran, 2015). Tujuan penelitian diketahui hubungan dukungan suami dengan penggunaan kontrasepsi IUD pada Wanita Usia Subur di Puskesmas Kalirejo Kabupaten Pesawaran Tahun 2016. Desain penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional (potong lintang). Populasi penelitian seluruh Pasangan Usia Subur yang menjadi akseptor KB menurut catatan Rekam Medik KIA Puskesmas Kalirejo Pesawaran bulan Maret 2016 sebanyak 186 orang. Tehnik Sampling menggunakan Simple Random Samplingsebanyak 127 orang. Analisa data untuk menguji hubungan dua variabel kategori digunakan uji statistik “chi kuadrat” (Chi square). Hasil penelitian sebagian besar responden mendapatkan dukungan suami tidak baiksebanyak 72 orang (56,7%).Sebagian besar responden menggunakan alat kontrasepsi Non IUD sebanyak 68 orang (53,5%).Ada hubungan yang signifikan antara dukungan suami dengan penggunaan kontrasepsi IUD pada Wanita Usia Subur di Puskesmas Kalirejo Kabupaten Pesawaran Tahun 2016 (p-value = 0,000, dan OR 4,037). Saran perlu peningkatan penyuluhan kepada para suami tentang keuntungan, kerugian, efektifitas dan kemudahan penggunaan alat kontrasepsi IUD agar para suami mendapatkan informasi yang benar tentang kontrasepsi IUD sehingga PUS memiliki referensi yang cukup dalam menentukan alat kontrasepsi yang cocok dan sesuai dengan kebutuhannya.. Kata Kunci:Dukungan Suami, Penggunaan Kontrasepsi IUD, PUS
PENGARUH SUHU INKUBASI DAN JENIS SARI BUAH TERHADAP KARAKTERISTIK MINUMAN PROBITIK SARI BUAH (DURIAN LAY, NANAS, JERUK DAN JAMBU BIJI) Bambang Haryanto Widyaiswara Madya
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 3, No 2 (2017): Volume 3 Nomor 2
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v3i2.614

Abstract

Minuman laktat adalah minuman yang mengandung bakteri hidup asam laktat yang bermanfaat bagi kesehatan. Bakteri ini menguntungkan bagi kesehatan manusia dengan cara memperbaiki keseimbangan mikroflora intestinal disebut probiotik. Minuman laktat yang telah berkembang umumnya berbahan baku susu dan saat ini mulai pula dikembangkan yangberbahanbakunabati.Contohminumanlaktatberbahan baku nabati yang diteliti adalah minuman probiotik berbahan kacang-kacangan. Selain kacang-kacangan buah-buahan juga dapat dijadikan minuman laktat. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh jenis buah-buahan dan tempat inkubasi terhadap karakteristik minuman probiotik buah-buahan. Hipotesis yang diajukan adalah terdapat jenis buah yang paling baik terhadap karakteristik minuman probiotik sari buah dan tempat inkubasi yang paling baik terhadap minuman probitik sari buah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah BAL terbaik adalah sari buah durian lay pada suhu dingin yaitu 9,63 log kol/ml dan jambu biji pada suhu ruang sebanyak 9,56 log kol/ml, total asam laktat tertinggi pada sari buah durian lay pada suhu kamar sebesar 1,55%, dan jambu biji pada suhu dingin sebesar 1,08 %, pH pada suhu kamar terbaik pada sari buah jeruk dan pada suhu dingin adalah buah durian lay 6,33, pada kandungan gula perlakuan terbaik adalah sari buah durian lay baik pada suhu dingin maupun suhu kamar. Untuk variabel rasa, warna dan aroma rata-rata sangat disukai oleh panelis.Kata Kunci : Suhu Inkubasi, Sari Buah, Minuman Probiotik
EFEKTIFITAS PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN KELUARGA SEBELUM DAN SESUDAH DILAKUKAN METODE DEMONSTRASI TENTANG PERAWATAN METODE KANGURU (PMK) DI RUANG PERINATOLOGI RSUD Dr. H. ABDUL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2015 Rilyani Rilyani
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 3, No 2 (2017): Volume 3 Nomor 2
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v3i2.605

Abstract

Persentase berat badan lahir rendah dibeberapa provinsi di Indonesia masih tinggi yaitu sebesar 11,1%. Gangguan yang seringkali terjadi adalah bayi mengalami hipotermi. Salah satu cara yang efektif untuk mencegah dengan melakukan Perawatan Metode Kanguru (PMK), namun pengetahuan dan keterampilan keluarga masih kurang sehingga keluarga merasa takut dan kurang mampu untuk merawat bayi BBLR. Tujuan dari penelitian ini adalah diketahui perbedaan pengetahuan dan keterampilan keluarga sebelum dan sesudah dilakukan metode demonstrasi tentang Perawatan Metode Kanguru (PMK) di Ruang Perinatologi RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung Tahun 2015.Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan quasi eksperimen. Populasi penelitian adalah seluruh ibu dengan bayi BBLR di Ruang Perinatologi RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung pada bulan September - November sejumlah 30 orang (total populasi). Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisa data yang digunakan uji T-Dependen.Hasil penelitian menunjukkan rerata pengetahuan tentang PMK sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan dengan menggunakan metode demontrasi serta keterampilan tentang PMK sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan dengan menggunakan metode demontrasi adalah 62,17 dan 72,5 serta 62,00 dan 71,33. Ada perbedaan pengetahuan dan keterampilan keluarga sebelum dan sesudah dilakukan metode demonstrasi tentang Perawatan Metode Kanguru (PMK) di Ruang Perinatologi RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung Tahun 2015, pada pengetahuan dengan peningkatan mean 10,33 (p value 0,000) dan pada keterampilan dengan peningkatan mean 9,33 (p value 0,000). Saran pada petugas kesehatan untuk dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan keluarga tentang Perawatan Metode Kanguru (PMK) melalui penyuluhan kesehatan dengan menggunakan metode demonstrasi saat memberikan edukasi pada pasien dengan anak BBLR.Kata Kunci : Penyuluhan, Demontrasi, Metode Kanguru
HUBUNGAN PENGETAHUAN KEPALA KELUARGA TENTANGBADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL (BPJS)DENGAN KEIKUTSERTAAN DALAM PENGGUNAANBADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL DI KELURAHAN BELIAN KOTA BATAM Arum Dwi Anjani; Devy Lestari NurulAulia
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 3, No 2 (2017): Volume 3 Nomor 2
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v3i2.610

Abstract

Berdasarkan Sensus Penduduk 2010, jumlah penduduk indonesia sudah mencapai 237,6 juta jiwa atau bertambah 32,5 juta jiwa sejak Tahun 2000, dengan pertambahan banyaknya penduduk setiap tahunnya di Indonesia, banyak menimbulkan suatu masalah kesehatan. Kurangnya sosialisasi menyebabkan masyarakat tidak memahami cara mendaftarkan anggota didalam kepala keluarga menjadi peserta BPJS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Kepala Keluarga Tentang BPJS Dengan Keikutsertaan Di Kelurahan Belian.Penelitian dilakukan dengan pendekatan cross sectional menggunakan data primer dari data kuesioner.Hasil penelitian yaitu kepala keluarga yang mempunyai pengetahuan baik tentang BPJS dan ikutserta dalam penggunaan BPJS sebanyak 46 kepala keluarga (46%) sedangkan kepala keluarga yang memiliki pengetahuan kurang dan tidak ikutserta dalam penggunaan BPJS sebanyak 20 kepala keluarga (20%). Adanya hubungan antara pengetahuan kepala keluarga tentang BPJS dengan keikutsertaan dalam penggunaan BPJS yaitu p - value < 0,05 (p-value 0,000) dan dengan nilai OR 9,892. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Ada hubungan antara pengetahuan kepala keluarga tentang BPJS dengan keikusertaan dalam penggunaan BPJS di Kelurahan Belian.Kata kunci : Pengetahuan, BPJS
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI PADA WANITA DI KOTA PALANGKA RAYA Happy Marthalena Simanungkalit; Cia Aprilianti
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 3, No 2 (2017): Volume 3 Nomor 2
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v3i2.606

Abstract

Keluarga Berencana adalah usaha-usaha yang dilakukan pemerintah ataupun individu untuk mengatur jarak kelahirannya dengan menggunakan alat atau metode kontrasepsi .Program keluarga berencana nasional lebih diarahkan kepada pemakaian Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) untuk mempercepat pengendalian fertilitas.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara umur, pendidikan, pengetahuan, peran suami, dan peran petugas kesehatan dengan pemilihan alat kontrasepsi pada wanita di Kota Palangka Raya.Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan metode Cross Sectional.Populasi dalam penelitian ini adalah wanita/ibu yang berstatus menikah, menggunakan kontrasepsi modern (Akseptor KB MKJP dan non MKJP) dan bertempat tinggal di Kota Palangka Raya.Jumlah sampel yaitu sebanyak 308 responden.Uji statistik yang digunakan adalah uji Chi-square (X2) dan Fisher Exact Test.Hasil penelitian yaitu terdapat hubungan pengetahuan (p=0,001), peran suami (p=0,010) dan peran petugas (p=0,001) dengan pemilihan alat kontrasepsi. Variabel umur (p= 0,084) dan pendidikan (Fisher Exact Test= 1,000) tidak menunjukkan adanya hubungan dengan pemilihan alat kontrasepsi. Kesimpulannya yaitu variabel pengetahuan, peran suami dan peran petugas kesehatan menunjukkan nilai yang bermakna sebagai faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan alat kontrasepsi, sedangkan variabel umur dan pendidikan menunjukkan hubungan yang tidak bermakna sebagai faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan alat kontrasepsi.Disarankan bagi petugas kesehatan agar memberi KIE (Komunikasi, Informasi, dan Edukasi) mengenai MKJP dan melakukan pendampingan terhadap akseptor MKJP. Bagi pasangan usia subur untuk aktif dalam mencari informasi mengenai MKJP serta meningkatkan peran suami untuk mendukung istri dalam memilih alat kontrasepsi MKJP.Kata Kunci : Alat kontrasepsi, Wanita.
HUBUNGAN PENGETAHUAN PEKERJA SEKS KOMERSIAL TENTANG INFEKSI MENULAR SEKSUAL DENGAN KEIKUTSERTAAN DALAM MEMERIKSAKAN DIRI KE PELAYANAN KESEHATANDILOKALISASI BATU AMPAR KOTA BATAM Devi Lestari Nurul Aulia; Suryanti Suryanti
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 3, No 2 (2017): Volume 3 Nomor 2
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v3i2.611

Abstract

Infeksi menular seksual (IMS) merupakan infeksi atau penyakit yang salah satu cara penularannya melalui hubungan seksual dari pasangan yang sudah tertular, gejalanya dapat muncul dan menyerang mata, mulut, saluran pencernaan, hati, otak, dan organ tubuh lainnya.Pada wanita, dapat merusak dinding vagina atau leher rahim, biasanya tanpa tanda-tanda infeksi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Pekerja Seks Komersial (PSK) tentang IMS dengan Keikutsertaan Dalam Memeriksakan Diri Ke Pelayanan Kesehatan.Penelitian ini dilakukan secara metode analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 101 orang dengan analisa data menggunakan uji Chi-Square. Dari Hasil penelitian didapatkan yang memiliki pengetahuan baik dan ikut serta dalam memeriksakan diri ke pelayanan kesehatan sebanyak 34 orang (33,7%) sedangkan yang memiliki pengetahuan kurang baik dan tidak ikut serta dalam memeriksakan diri ke pelayanan kesehatan sebanyak 17 orang (16,8%) dan didapatkan p-Value(0,025)< 0,05 dan dengan nilai OR 4,099, sehingga dapat disimpulkanAda hubungan antara pengetahuan Pekerja Seks Komersial (PSK) tentang Infeksi Menular Seksual (IMS) dengan keikutsertaan dalam memeriksakan diri ke pelayanan kesehatan.Kata Kunci : Pengetahuan, Keikutsertaan, Infeksi menular seksual
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU SEKSUAL PADA REMAJA DI SMA NEGERI 14 BANDAR LAMPUNG TAHUN 2016 Ike Ate Yuviska; Sri Dewi Wulandari
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 3, No 2 (2017): Volume 3 Nomor 2
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v3i2.607

Abstract

Presurvei terhadap 10 orang siswa kelas XI di SMA N 14 Bandar Lampung, 4 orang (40%) mengetahui apa itu hubungan seksual (intercourse) pranikah, 6 Orang (60%) belum mengetahui apa itu hubungan seksual. Tujuan Penelitian untuk mengetahui apa saja faktor-faktor yang berhubungan dengan Perilaku Seks pada siswa kelas XI SMA N 14 Bandar Lampung tahun 2016. Dengan subjek penelitian subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA N 14 Bandar Lampung tahun 2016 dan Objek penelitian pengetahun, sikap dan pengawasan orang tua terhadap perilaku seks pada remaja.Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, desain penelitian cross sectional dengan populasi 62 siswa kelas XI SMA N 14 Bandar Lampung tahun 2016. Lokasi penelitian ini di SMA N 14 Bandar Lampung dan pengambilan sampel dengan menggunakan teknik total populasi sampling. Sampel adalah seluruh siswa kelas XI yaitu 62 siswa. Pengumpulan data menggunakan kuisioner, alat ukur berupa kuisioner, dan analisa data ini adalah bivariat.Hasil univariat diperoleh bahwa sebagian besar responden pengetahuanya kurang baik yaitu 38 (61,3%), sebagian besar sikap responden tentang perilaku seks negatif sebanyak 34 (54,8%), sebagian besar responden persepsi pengawasan orang tua negatif yaitu 39 (62,9%), perilaku seks remaja sebagian besar beresiko yaitu 35 (56,5%). Hasil bivariat P-Value (0,033< 0,05) ada hubungan pengetahuan dengan perilaku, P-Value (0,006< 0,05) ada hubungan sikap dengan perilaku, P-Value( 0,017< 0,05 )ada hubungan pengawasan orangtua dengan perilaku seks siswa kelas XI SMA N 14 Bandar Lampung tahun 2016. Saran bagi siswa-siswi, bagi tempat penelitian, bagi peneliti selanjutnya, bagi institusi pendidikan.Kata Kunci : Pengetahuan,sikap dan pengawasan orang tua, perilaku seks, remaja

Page 1 of 2 | Total Record : 11


Filter by Year

2018 2018


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 2 (2026): Volume 12 No 2 Februari 2026 Vol 12, No 1 (2026): Volume 12 No 1 Januari 2026 Vol 11, No 12 (2025): Volume 11 No 12 Desember 2025 Vol 11, No 11 (2025): Volume 11 Nomor 11 November 2025 Vol 11, No 10 (2025): Volume 11 No 10 Oktober 2025 Vol 11, No 9 (2025): Volume 11 Nomor 9 September 2025 Vol 11, No 8 (2025): Volume 11 Nomor 8 Agustus 2025 Vol 11, No 7 (2025): Volume 11, Nomor 7 Juli 2025 Vol 11, No 6 (2025): Volume 11 No 6 Juni 2025 Vol 11, No 5 (2025): Volume 11 No 5 Mei 2025 Vol 11, No 4 (2025): Volume 11 No 4, April 2025 Vol 11, No 3 (2025): Volume 11 No 3 Maret 2025 Vol 11, No 2 (2025): Volume 11 No 2 Februari 2025 Vol 11, No 1 (2025): Volume 11 No 1 Januari 2025 Vol 10, No 12 (2024): Volume 10 No.12 Desember 2024 Vol 10, No 11 (2024): Volume 10 No.11 November 2024 Vol 10, No 10 (2024): Volume 10 No.10 Oktober 2024 Vol 10, No 9 (2024): Volume 10 No.9 September 2024 Vol 10, No 8 (2024): Volume 10,No.8 Agustus 2024 Vol 10, No 7 (2024): Volume 10,No.7 Juli 2024 Vol 10, No 6 (2024): Volume 10,No.6 Juni 2024 Vol 10, No 5 (2024): Volume 10,No.5 Mei 2024 Vol 10, No 4 (2024): Volume 10,No.4 April 2024 Vol 10, No 3 (2024): Volume 10,No.3 Maret 2024 Vol 10, No 2 (2024): Volume 10,No.2 Februari 2024 Vol 10, No 1 (2024): Volume 10, No 1 Januari 2024 Vol 9, No 4 (2023): Volume 9 No. 4 Oktober 2023 Vol 9, No 3 (2023): Volume 9 No. 3 Juli 2023 Vol 9, No 2 (2023): Volume 9 No.2 April 2023 Vol 9, No 1 (2023): Volume 9 No.1 Januari 2023 Vol 8, No 4 (2022): Volume 8 No.4 October 2022 Vol 8, No 3 (2022): Volume 8 No.3 July 2022 Vol 8, No 2 (2022): Vol 8.No.2.April 2022 Vol 8, No 1 (2022): Vol. 8 No. 1, Januari 2022 Vol 7, No 4 (2021): Vol.7 No.4 Oktober 2021 Vol 7, No 3 (2021): Vol.7 No.3 Juli 2021 Vol 7, No 2 (2021): Vol.7 No.2 April 2021 Vol 7, No 1 (2021): Volume 7,Nomor 1,Januari 2021 Vol 6, No 4 (2020): Volume 6 Nomor 4 Oktober 2020 Vol 6, No 3 (2020): Volume 6 Nomor 3 Juli 2020 Vol 6, No 2 (2020): Volume 6 Nomor 2 April 2020 Vol 6, No 1 (2020): Volume 6,Nomor 1,Januari 2020 Vol 5, No 4 (2019): volume 5 Nomor 4 Oktober 2019 Vol 5, No 3 (2019): Volume 5 Nomor 3, Juli 2019 Vol 5, No 2 (2019): Volume 5 Nomor 2 April 2019 Vol 5, No 1 (2019): Volume 5 Nomor 1 januari 2019 Vol 4, No 4 (2018): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2018): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2018): Volume 2 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2018): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2017): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2017): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2017): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2017): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2016): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2016): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2016): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2016): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 3 (2015): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2015): Volume 1 Nomor 2 Vol 1, No 1 (2015): Volume 1 Nomor 1 More Issue