cover
Contact Name
Siti Nur Qomariah
Contact Email
snurq18@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
snurq18@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
Journals of Ners Community
Published by Universitas Gresik
ISSN : 20870744     EISSN : 25412957     DOI : -
Core Subject : Health,
Journals of Ners Community hanya menerima naskah asli yang belum pernah diterbitkan. Naskah dapat berupa hasil penelitian, konsep-konsep pemikiran inovatif hasil tinjauan pustaka, kajian, dan analitis di bidang keperawatan dan kesehatan yang bermanfaat untuk menunjang kemajuan ilmu, pendidikan dan praktik keperawatan profesional.
Arjuna Subject : -
Articles 1,434 Documents
PENGARUH PENERAPAN ASUHAN KEPERAWATAN BERBASIS CARING MELALUI PEMBERIAN MODUL TERHADAP KEPUASAN PERAWAT harianto, susilo
Journals of Ners Community Vol 9 No 2 (2018): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v9i2.675

Abstract

Pendahuluan:  Saat ini masih banyak keluhan yang dirasakan oleh pengguna pelayanan keperawatan baik di rumah sakit maupun di tempat pelayanan keperawatan lainnya. Jenis keluhannya adalah pernyataan ketidakpuasan terhadap pelayanan keperawatan yang diterima. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh penerapan  asuhan keperawatan berbasis caring  sebagai upaya meningkatkan  kepuasan perawat di RS Ibnu Sina Gresik. Metode: Desain penelitian    quasy experiment (“Pre-post test control group design”).Populasinya adalah semua perawat di RS Daerah Ibnu Sina  Gresik yang berjumlah 92 orang, dengan sampel sebanyak15 perawat kelompok perlakuan dan 15 orang kelompok kontrol. Tehnik pengambilan sampel purposive sampling. Analisis menggunakan Uji non parametrik Wilcoxon sign rank test dan Mann Withney Hasil dan Analisis:  Hasil penelitian menujukkan terdapat pengaruh yang signifikan antara penerapan model asuhan keperawatan berbasis caring dengan kepuasan perawat pada kebutuhan rasa aman (p=0.015), kasih sayang (p=0.038), harga diri (p=0.031) dan aktualisasi diri (p=0.028) tetapi tidak pada kebutuhan  fisiologis (p=0.625) Kesimpulan: Kinerja dan kepuasan perawat pada penerapan asuhan keperawatan berbasis caring meningkat. Kata kunci: Asuhan Keperawatan, Caring, Kepuasan Introduction: Currently there are still many complaints that are felt by users of nursing services both at the hospital and at other nursing services. The type of the complaint is a statement of dissatisfaction with the nursing service received. The purpose of the study was to determine the effect of the application of caring-based nursing care as an effort to improve nurse satisfaction in Ibnu Sina Gresik Hospital. Methods: Design of a quasy experiment ("Pre-post test control group design"). The population was all nurses at Ibnu Sina Gresik Regional Hospital, amounting to 92 nurses, with a sample of 15 nurses in the treatment group and 15 nurses in the control group. Purposive sampling technique. Analysis using non-parametric test Wilcoxon sign rank test and Withney Mann Results and Analysis: The results showed that there was a significant effect between the application of caring-based nursing care models and nurses' satisfaction on safety needs (p = 0.015), affection (p = 0.038) , self-esteem (p = 0.031) and self-actualization (p = 0.028) but not physiological needs (p = 0.625) Conclusion: The performance and satisfaction of nurses in the application of caring-based nursing care increased. Keywords:  Nursing, Caring, SatisfactionDOI: 10.5281/zenodo.2632039
EFEKTIVITAS SENAM DISMENORE DAN TEKNIK EFFLEURAGE TERHADAP PENURUNAN DISMENORE PADA REMAJA fatmawati, lilis; Lia, Dekis Fina
Journals of Ners Community Vol 9 No 2 (2018): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v9i2.677

Abstract

Dismenore adalah keluhan ginekologis akibat ketidak seimbangan hormon progesteron dalam darah sehingga mengakibatkan timbul rasa nyeri yang paling sering terjadi pada wanita. Dismenore dapat diatasi dengan terapi farmakologi dan non farmakologi. Pencegahan yang lebih aman menggunakan terapi non farmakologi dengan cara melakukan senam Dismenore dan teknik Effleurage untuk mengurangi dismenore. Tujuan penelitian ini menganalisis Efektivitas senam Dismenore dan tenik Effleurage terhadap penurunan Dismenore pada remaja.Penelitian ini  menggunakan Quasy eksprimental dengan rancangan (pre post test Design). Metode sampling adalah Non Probobality Sampling dengan teknik Purposive Sampling.  Sampel yang diambil sebanyak 32 Responden 16 responden Senam dismenore dan 16 responden Teknik Effleurage. Variabel independen adalah senam dismenore dan teknik Effleurage sedangkan variabel dependen adalah penurunan dismenore. Pengumpulan data dengan standar operational procedur (SOP) dan lembar observasi dengan skala nyeri boubanis  yang diuji dengan wilcoxon dan  pada tingkat kemaknaan <0,05. Hasil uji statistik wilcoxon signed rank test didapatkan hasil senam dismenore α 0.000 dan teknik Effleurage α 0,008 dan hasil uji independent samples test didapatkan hasil senam dismenore α 0,022 dan teknik Effleurage α 0,023 yang artinya ada perbedaan efektivitas senam dismenore dengan teknik Effleurage terhadap penurunan dismenore. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada perbedaan signifikan antara senam dismenore dan teknik Effleurage dimana senam dismenore lebih efektiv dari pada teknik Effleurage.           Kata Kunci : Senam Dismenore, Teknik Effleurage, RemajaDOI: 10.5281/zenodo.2632045 
Strategi Keberhasilan Mahasiswa D3 Keperawatan Universitas Muhammadiyah Malang Dalam Menghadapi OSCE (Objective Structured Clinical Examination): Studi Kualitatif fikri, zahid
Journals of Ners Community Vol 9 No 2 (2018): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v9i2.678

Abstract

Metode OSCE memberikan harapan yang baik bagi institusi penyelenggara  pendidikan karena mendekatkan situasi seriel mungkin dengan kondisi pasien dirumah sakit, bagi mahasiswa yang siap tentunya akan merasa tertantang. Kesiapan diantara mahasiswa tentunya berbeda antara satu dengan yang lain disisi lain ada anggapan bahwa OSCE adalah hal yang menakutkan dalam sebuah pendidikan keperawatan. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan eksplorasi strategi keberhasilan mahasiswa D3 keperawatan Fikes UMM dalam menghadapi OSCE pada mahasiswa Program Studi D3 Keperawatan FIKES UMM. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, yaitu suatu proses penelitian yang digunakan untuk menyelidiki, menemukan, menggambarkan, dan menjelaskan kualitas atau keistimewaan dari pengaruh sosial yang tidak dapat diukur. Penelitian kualitatif memiliki karakteristik bahwa keadaan yang sealamiah mungkin sebagai sumber data, menganalisis data secara induktif, dan berfokus kepada pemahaman partisipan dalam memandang pengalaman hidupnya. Jumlah responden pada penelitian ini sejumlah 15 mahasiswa D3 Keperawatan yang sudah pernah melakukan OSCE. Hasil penelitian didapatkan bahwa strategi mahasiswa dalam menghadapi OSCE sebagian besar mahasiswa melakukan kegiatan belajar, praktik kembali dengan teman, dan melihat video dari internet. Kegiatan OSCE sangat penting untuk dilakukan karena bisa mengasah skill dan kemampuan praktik mahasiswa dalam menghadapi praktik di rumah sakit. Hambata mahasiswa saat menghadapi OSCE seringkali lupa materi akibat gugup dan takut dengan dosen penguji. Sebagian besar mahasiswa berusaha optimal dalam OSCE dengan melakukan tindakan tarik napas dalam dan berdoa. DOI: 10.5281/zenodo.2629489
ANALISIS DOKUMENTASI ASUHAN KEPERAWATAN JIWA PADAPRAKTEK KLINIK MAHASISWA PRODI D-3 KEPERAWATAN UNIVERSITAS BONDOWOSO Susilowati, Susilowati
Journals of Ners Community Vol 9 No 2 (2018): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v9i2.679

Abstract

ABSTRAK Pendokumentasian yang tidak dilakukan dengan lengkap dapat menurunkan mutu pelayanan keperawatan karena tidak dapat mengidentifikasi sejauh mana tingkat keberhasilan asuhan keperawatan yang telah diberikan, dalam aspek legal perawat tidak mempunyai bukti tertulis jika klien menuntut ketidak puasan akan pelayanan keperawatan (Nursalam,2008). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui capaian asuhan keperawatan jiwa dalam hal ini dokumentasi asuhan keperawatan jiwa pada praktik klinik mahasiwa Prodi D-3 Keperawatan Universitas Bondowoso.Metode penelitian ini adalah diskriptif analitik melalui studi dokumentasi asuhan keperawatan jiwa pada praktik klinik mahasiswa Prodi D-3 Keperawatan. Tempat penelitian di Program Studi D-3 Keperawatan Universitas Bondowoso yang dilakukan pada September 2017. Seluruh mahasiswa semester IV Prodi DIII Keperawatan Universitas Bondowoso tahun 2017 berjumlah 55 mahasiswa, yang terdiri dari kelas A  dan kelas B. Teknik sampling penelitian  menggunakan cluster randem sampling  didapatkan jumlah sample kelas B sebanyak 27 mahasiswaDokumentasi asuhan keperawatan jiwa mengacu proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Secara keseluruhan dokumentasi asuhan keperawatan rata-rata dokumentasi asuhan keperawatan jiwa pada praktik klinik mahasiswa Prodi DIII Keperawatan Universitas bondowoso dengan nilai baik dimana telah mendokumen asuhan keperawatan jiwa 71,52%Diperlukan upaya peningkatan bimbingan asuhan keperawatan jiwa yang ditekankan pada pengkajian dan perencanaan yang berhubungan dengan evaluasi tentang deteksi masalah baru dan modifikasi rencana keperawatan. Kata Kunci : Dokumentasi asuhan keperawatan jiwa, praktek klinik mahasiswa ABSTRACT Documentation that is not done in full can reduce nursing service quality because it cannot identify the extent to which the success of nursing care has been given, in the legal aspect the nurse does not have written evidence if the client demands dissatisfaction with nursing services (Nursalam, 2008). The purpose of this study was to determine the achievement of mental nursing care in this case the mental nursing care documentation in the clinical practice of the D-3 Nursing Study Program at Bondowoso University.The method of this research was analytic descriptive through the study of mental nursing care documentation in the clinical practice of students of Nursing D-3 Study Program. The place of research in the Bondowoso University D-3 Nursing Study Program was conducted in September 2017. All of the IV semester students of the Department of Nursing in Bondowoso University in 2017 amounted to 55 students, consisting of class A and class B. The sampling technique used a cluster sampling sample class B as many as 27 studentsDocumentation of mental nursing care refers to the nursing process which includes assessment, nursing diagnosis, planning, implementation and evaluation. Overall, the nursing care documentation on average mental nursing care documentation at the clinical practice of DIII Nursing students at Bondowoso University with good grades had documented 71.52% mental nursing care.Efforts are needed to improve the guidance of mental nursing care emphasized in the study and planning related to the evaluation of the detection of new problems and modifications to the nursing plan. Keywords : Documentation of mental nursing care, student clinical practiceDOI: 10.5281/zenodo.2632030
KOMPRES HANGAT REBUSAN JAHE BERPENGARUH PADA TINGKAT NYERI SENDI PADA LANSIA PENDERITA ASAM URAT umah, khoiroh
Journals of Ners Community Vol 9 No 2 (2018): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v9i2.708

Abstract

Pengompresan jahe hangat memiliki kandungan enzim siklo-oksigenasi dikombinasikan dengan air hangat akan membuat pelebaran pembuluh darah sehingga meningkatkan aliran darah untuk mendapatkan efek anti nyeri, sebagai alternatif penurunan tingkat nyeri sendi pada penderita asam urat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menurunkan nyeri sendi pada lansia penderita asam urat.Penelitian dilakukan di Wilayah Dusun Panggang Desa Cagak Agung Kecamatan Cerme Gresik.Penelitian ini menggunakan Pra Eksperimental dalam satu kelompok (One Group Pre test-Post test Design).Responden pada penelitian ini berjumlah 16 responden dan menggunakan teknik purposive sampling.Variabel independen adalah kompres hangat rebusan jahe dan variabel dependen adalah penurunan tingkat nyeri sendi pada lansia penderita asam urat.Kompres hangat rebusan jahe dilakukan selama 14 hari dilakukan sehari sekali.Data penelitian ini diambil menggunakan lembar observasi.Analisa data menggunakan uji statistik Wilcoxon Signed Ranks Test dengan nilai standar <0.05.Hasil penelitian menunjukkansebelum dilakukan intervensi kompres hangat rebusan jahe nilai rata-rata nyeri sendi 5,19 dan sesudah dilakukan intervensi kompres hangat rebusan jahe nilai rata-rata nyeri sendi 2,44 nilai signifikan (2-tailed) = 0,00 yang berarti bahwa (α hitung) ≤ 0,05 maka H1 diterima dan H0 ditolak artinya ada pengaruh kompres hangat rebusan jahe terhadap penurunan nyeri sendi pada lansia penderita asam urat.Kesimpulannya penurunan nyeri sendi dapat dipengaruhi oleh kompres hangat rebusan jahe yang dilakukan 14 hari.Kompres hangat rebusan jahe dapat dijadikan salah satu upaya alternatif untuk penurunan nyeri sendi pada lansia penderita asam urat.Kata kunci : kompres hangat rebusan jahe, asam urat, Penurunan nyeri sendi,           Lansia.DOI: 10.5281/zenodo.2632066
TERAPI MUROTTAL BERPENGARUH TERHADAP PENURUNAN TINGKAT NYERI SELAMA PERAWATAN ULKUS DIABETIKUM (Murottal Therapy Affecting Decreasing the Level of Pain During Diabetic Ulcer Wound Care) Istiroha, Istiroha; Hariati, Erni
Journals of Ners Community Vol 9 No 2 (2018): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v9i2.709

Abstract

ABSTRAK  Perawatan ulkus diabetikum menimbulkan rasa nyeri akibat rangsangan dan trauma pada syaraf. Salah satu manajemen nyeri yang dapat dilakukan adalah dengan terapi non farmakologi yaitu terapi murrotal. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan pengaruh terapi murrotal terhadap tingkat nyeri selama perawatan ulkus diabetikum. Penelitian ini menggunakan rancangan Quasy Experiment dengan pre-posttest control design. Sampel penelitian ini adalah 26 pasien di Ruang Bedah RSI Darus Syifa Surabaya diambil dengan teknik purpossive sampling tanggal 10 September-30 Oktober 2017. Intervensi yang diberikan pada kelompok perlakuan adalah terapi murrotal surat Ar Rahman selama 15-30 menit sedangkan intervensi yang diberikan pada kelompok pembanding adalah rawat luka sesuai standart rumah sakit. Variabel independen penelitian ini adalah terapi murrotal sedangkan variabel dependen adalah tingkat nyeri selama perawatan luka. Instrumen penelitian adalah lembar skala nyeri numerik 0-10 (AHCPR) dan SOP terapi murrotal. Uji statistik yang digunakan Wilcoxon Sign Rank Test dan Mann Withney Test.  Hasil uji Wilcoxon Sign Rank Test  pada kelompok perlakuan didapatkan α = 0.002, sedangkan pada kelompok pembanding didapatkan α = 0,003 artinya ada perbedaan signifikan tingkat nyeri sebelum dan sesudah diberikan intervensi pada kedua kelompok. Hasil Mann Withney Test menunjukkan α = 0,000 artinya ada perbedaan signifikan tingkat nyeri sesudah diberikan intervensi pada kedua kelompok.Sebelum dilakukan terapi murrotal responden memiliki tingkat nyeri sedang dan setelah dilakukan terapi murottal tingkat nyeri menurun menjadi ringan hal ini terjadi karena mendengarkan murottal dapat menstimulasi hipotalamus yang berpengaruh pada peningkatan endorphin sehingga kadar kortisol menurun. Terapi murrotal dapat digunakan menjadi SOP dalam perawatan ulkus diabetikum. Kata kunci: Terapi murottal, tingkat nyeri, perawatan ulkus diabetikum.  ABSTRACT Diabetic ulcer wound care causes pain because of stimulation and trauma to the nerves. One of the pain management is by non-pharmacological therapy that is murrotal therapy. The aim of this study was to explain the effect of murrotal therapy on the level of pain during diabetic ulcer wound care.This study used the Quasy Experiment with pre-posttest control design. The samples of this study were 26 patients in the Surgical in Ward Room of the Darus Syifa Hospital Surabaya taken by purposive sampling technique from 10 September-30 October 2017. The intervention in the treatment group was the daily therapy of Ar Rahman's letter for 15-30 minutes while the intervention in the comparison group was wound care according to hospital standards. The independent variable of this study was murrotal therapy while the dependent variable was the level of pain during wound care. The research instruments were numerical pain scale sheets 0-10 (AHCPR) and Murrotal therapy SOP. The statistical test used was the Wilcoxon Sign Rank Test and Mann Whitney Test.The Wilcoxon Sign Rank Test in the treatment group shown α = 0.002, whereas in the comparison group α = 0.003 mean that there were a significant differences in the level of pain before and after intervention in both groups. The Mann Whitney Test showed α = 0,000 meaning that there was a significant difference in the level of pain after being given intervention in both groups.Before murottal  therapy, respondents had moderate pain levels and after murottal therapy the level of pain decreased to mild, this happened because listening murottal could stimulate the hypothalamus which had an effect on increasing endorphins so that cortisol levels decreased. Murottal therapy can be used as an procedure during diabetic ulcers wound care. Keywords: Murottal therapy, pain level, and diabetic ulcer wound care.DOI: 10.5281/zenodo.2629464
HUBUNGAN PARITAS DENGAN KETUBAN PECAH DINI PADA IBU BERSALIN Laili, Hasnia Nur; Sudaryanti, Lestari; Jihan, Ahmad Syah
Journals of Ners Community Vol 9 No 2 (2018): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v9i2.710

Abstract

Selaput ketuban yang membatasi rongga amnion terdiri atas amnion dan korion yang erat ikatannya. Lapisan ini terdiri atas beberapa sel seperti sel epitel, sel mesenkim, damsel trofoblas yang terikat dalam matriks kolagen. Selaput ketuban berfungsi menghasilkan air ketuban dan melindungi janin terhadap infeksi. Dalam keadaan normal selaput ketuban pecah dalam proses persalinan. Ketuban pecah dini adalah keadan pecahnya selaput ketuban sebelum persalinan.Desain penelitian ini adalah correlational dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel penelitian adalah 133 orang yang diambil dari 200 populasi ibu bersalin yang mengalamai ketuban pecah dini di RSIA Nyai Ageng Pinatih dengan menggunakan teknik simple random sampling. Data yang dikumpulkan melalui lembar observasi kemudian dianalisa denga uji rank spearman dengan kemaknaan α = 0.05.Hasil penelitian menunjukkan hubungan paritas dengan ketuban pecah dini. Dari hasil uji statistik rank spearman berdasarkan signifikasi 5% (α=0,05) didapatkan hasil nilai ρ <  α (0,025 < 0,05) yang berarti H0 ditolak H1 diterima ada hubungan paritas dengan kejadian ketuban pecah dini usia kehamilan < 37 minggu dan ≥ 37 minggu pada ibu bersalin di RSIA Nyai Ageng Pinatih.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan paritas dengan kejadian ketuban pecah dini usia kehamilan < 37 minggu dan ≥ 37 minggu pada ibu bersalin di RSIA Nyai Ageng Pinatih. Kata kunci :Paritas, Ketuban Pecah Dini, Ibu BersalinDOI: 10.5281/zenodo.2629473
PEER TUTOR DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI SADARI (PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI) PADA REMAJA PUTRI widayati, dhina; rachmania, diana; novitarinda, shely
Journals of Ners Community Vol 9 No 2 (2018): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v9i2.716

Abstract

Metode pembelajaran peer tutor merupakan suatu metode pembelajaran yang dilakukan oleh peserta didik dengan teman sebayanya untuk meningkatkan motiasi mereka, terutama pada teknik SADARI (pemeriksaan payudara sendiri). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh peer tutor terhadap motivasi SADARI (pemeriksaan payudara sendiri).Desain dalam penelitian menggunakan quasy eksperimental dengan pendekatan control group pra-post test design. Jumlah populasi 40 siswa, teknik sampling yang digunakan yaitu simple random sampling dan diperoleh sampel sebanyak 12 sampel yang terbagi atas dua kelompok yaitu kelompok kontrol (n=6) dan perlakuan (n=6). Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi kuisioner yang hasilnya dianalisis menggunakan uji statistik paired sample t-Test dan independent sample t-Test α= 0,05. Hasil pengukuran motivasi pre intervensi pada kelompok  perlakuan terdapat 83% dengan rentang skor (17 – 23) dan 17% dan rentang skor (24 – 30). Pada kelompok kontrol terdapat 50% dengan rentang skor (24 – 30) dan 50% dengan rentang skor (17 – 23). Data motivasi setelah dilaksanakan peer tutor pada kelompok perlakuan seluruh responden (100%) memiliki rentang skor (24 – 30) dan pada kelompok kontrol hampir seluruh dari responden (83%) memiliki rentang skor (24 – 30).Hasil analisis menunjukkan ρ value= 0,002 < α= 5% = 0,05 yang berarti ada pengaruh metode peer tutor terhadap motivasi SADARI (pemeriksaan payudara sendiri). Bedasarkan hasil penelitian, disarankan untuk menggunakan aspek pengukuran motivasi secara obyektif dengan menggunakan wawancara maupun data observasi. Kata kunci : Peer Tutor, Motivasi SADARI, Remaja Putri     Abstract  Peer tutor learning method is a method of learning that conducted  by learners with their peers to improve their motivation, especially in technique of SADARI (breast self-examination). The objective of this research was to know the influence of peer tutor toward motivation of SADARI (pemeriksaan payudara sendiri). The research design used control group pra test-post test design. The population amounted to 40 students, Technique of sampling used random sampling and obtained sample amounted to 12 students that consisted of two groups, control (n=6)dan treatment (n=6). The research instrument used observation sheet of questionnaire then the result analyzed using statistical test of paired sample t-Test and independent sample t-Test α= 0,05. Before being implemented peer tutor in the pre test treatment group contained 83% with an (17 – 23) score range of 17% with a (24 – 30) score range. In the control group there were 50% with the range of scores of (24 – 30) and 50% with a score range (17 – 23). Thereafter peer tutor and conducted post test in the treatment group (100%) of all respondents had a score range of (24 – 30) late in the almost group almost all of respondents (83%) had a score range (24 – 30). The analysis showed ρ value = 0,002 <α = 5% = 0.05, which means that there ws the influence of the peer tutors on the motivation of SADARI (breast self-examination). Based on the results of research, are adviced to use the measurement aspect of motivation objectively by using interview and observation data. Keyword: Peer Tutor, motivation of SADARI, adolescent girlsDOI: 10.5281/zenodo.2629475
KEJADIAN SPOTTING PADA PENGGUNA ALAT KONTRASEPSI SUNTIK 3 BULAN MENURUT PERSPEKTIF MEDIS DAN FIQIH DI BPM FITRIYAH, A.Md. Keb. DESA SUMBER ANYAR TAHUN 2018 umiyah, astik
Journals of Ners Community Vol 9 No 2 (2018): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v9i2.717

Abstract

Spotting  yaitu bercak darah yang keluar setelah penggunaan alat kontrasepsi suntik hormonal yang mengandung Progestin, akibat dari ketidak seimbangan hormon dalam tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kejadian spotting pada pengguna alat kontrasepsi suntik 3 bulan   menurut prespektif medis dan fiqih, desain penelitian menggunakan cross sectional deskriptif  dengan sampel 20 responden, tekhnik sampel purposive sampling, bertempat di BPM Fitriyah, A.Md. Keb. Desa Sumber Anyar yang dilakukan pada bulan Mei 2018, alat ukur menggunakan lembar kuesioner. Hasil dari penelitian ini adalah seluruh responden yang mengalami spotting lebih dari 15 hari menganggap darah yang keluar merupakan darah istihadlah. Penelitian ini belum bisa disimpulkan  secara pasti karena  secara fiqih belum ada pembahasan yang detail mengenai spotting atau ketidak lancaran haid yang diakibatkan oleh hormon  yang disuntikkan yaitu alat kontrasepsi suntik 3 bulan, meskipun secara medis kejadian spotting  disebabkan penyuntikan hormon progestin yang mengakibatkan ketidak stabilan hormon pada tubuh. Harapan dari penelitian ini ditindak lanjuti lebih komprehensif. DOI: 10.5281/zenodo.2629477
Gambaran faktor-faktor penyebab pernikahan dini pada wanita di desa Gedhangkulud, Cerme, kabupaten Gresik tahun 2016 Sudaryanti, Lestari
Journals of Ners Community Vol 9 No 2 (2018): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v9i2.718

Abstract

AbstrakSurvei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2012 menunjukkan rata-rata kelahiran pada remaja ASFR (Age Specific Fertility Rate) usia 15 – 19 tahun. Data pencatatan pernikahan di Desa Gedang Kulut pada tahun 2015, menunjukkan 83.3% dari seluruh pernikahan melibatkan perempuan berusia kurang dari 20 tahun dan 47.8% pada usia kurang dari 18 tahun. Penelitian ini bertujuan melakukan survei mengenai faktor yang berhubungan dengan alasan dari responden melakukan pernikahan pada usia dini, yang meliputi tingkat pendidikan, budaya, persepsi terhadap orang tua, tingkat pengetahuan dan nilai virginitas.Jenis penelitian ini adalah deskriptif observasional. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah 221 wanita yang pernah menikah dibawah umur 20 tahun, diambil pada masing- masing dusun secara accidental sampling. Analisis univariat dilakukan untuk menggambarkan distribusi frekuensi dari masing-masing variabelHasil survei terhadap responden mengungkapkan terdapat 69,2% menikah pertama kali pada usia kurang dari 20 tahun (pernikahan dini). 80,1%  mempunyai pendidikan  yang  rendah (tidak sekolah,  jenjang  pendidikan  SD  dan  SMP), 87,8% menganut  budaya  yang  buruk, 54,3% mempunyai  persepsi terhadap orang  tua  yang  buruk, 53,8% mempunyai tingkat pengetahuan yang baik dan 62% mempunyai nilai virginitas yang  baik. Penyuluhan dan Edukasi tentang kesehatan reproduksi bagi  remaja  yang  lulus  SMP  dan SMA sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kesadaran tentang pencegahan pernikahan diniKata kunci: pernikahan dini, tingkat pendidikan, budaya, persepsi terhadap orang tua, tingkat pengetahuan, nilai virginitas DOI: 10.5281/zenodo.2629481

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16 No 2 (2025): Journals of Ners Community Vol 16 No 1 (2025): Journals of Ners Community Vol 15 No 2 (2024): Journals of Ners Community Vol 15 No 1 (2024): Journals of Ners Community Vol 14 No 4 (2023): Journals of Ners Community Vol 14 No 3 (2023): Journals of Ners Community Vol 14 No 2 (2023): Journals of Ners Community Vol 14 No 1 (2023): Journals of Ners Community Vol 13 No 3 (2023): Journals of Ners Community Vol 13 No 2 (2023): Journals of Ners Community Vol 13 No 1 (2023): Journals of Ners Community Vol 13 No 6 (2022): Journals of Ners Community Vol 13 No 5 (2022): Jurnal of Ners Community Vol 13 No 4 (2022): Journals of Ners Community Vol 13 No 3 (2022): Journals of Ners Community Vol 13 No 2 (2022): Journals of Ners Community Vol 13 No 1 (2022): Journals of Ners Community Vol 12 No 2 (2021): Journals of Ners Community Vol 12 No 1 (2021): Journals of Ners Community Vol 11 No 2 (2020): Journals of Ners Community Vol 11 No 1 (2020): Journals of Ners Community Vol 10 No 2 (2019): Journals of Ners Community Vol 10 No 1 (2019): Journals of Ners Community Vol 9 No 2 (2018): Journals of Ners Community Vol 9 No 1 (2018): Journals of Ners Community Vol 8 No 2 (2017): Journals of Ners Community Vol 8 No 1 (2017): Journals of Ners Community Vol 7 No 2 (2016): Journals of Ners Community Vol 7 No 1 (2016) Vol 6 No 2 (2015): Journals of Ners Community Vol 6 No 1 (2015) Vol 5 No 2 (2014) Vol 5 No 1 (2014) Vol 4 No 2 (2013) Vol 4 No 1 (2013) Vol 3 No 2 (2012) Vol 3 No 1 (2012) More Issue