cover
Contact Name
Jatmiko Wahyudi
Contact Email
jatmiko.mil@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.litbangpati@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. pati,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK
ISSN : 19782306     EISSN : 26556618     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Litbang diterbitkan oleh Badan Perencanaan Pengembangan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pati dengan p-ISSN 1978-2306 dan e-ISSN 2655-6618. Jurnal Litbang terbit dua kali dalam setahun yaitu pada Bulan Juni dan Bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 19, No 2 (2023): Desember" : 6 Documents clear
Analisis Tingkat Kepuasan dan Loyalitas Konsumen Kopi Tempur Setyaningsih, Dewi; Mukson, Mukson; Santoso, Siswanto Imam
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 19, No 2 (2023): Desember
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33658/jl.v19i2.351

Abstract

ENGLISHSatisfaction is the feeling of consumers after using a product, then represented consumer appraisal toward the successfulnnes of that product. Meanwhile, loyalty is the fulfillment of consumer expectations that triggers them to remain loyal to the product. The study aims to analyze consumer satisfaction and loyalty. The measurement of consumer satisfaction involved 27 atributes, whilst consumer loyalty analysis including 4 variables. This study involved 100 respondents that were chosen through accidental sampling. The data were obtained through survey method using questionnaire and interview. The consumer satisfaction was measured using Importance Performance Analysis (IPA) and Customer Satisfaction Index (CSI) methods, while consumer loyalty was analyzed using linear regression. IPA analysis showed that nearly a half of  atributes were located in Quadran II, meant those should be maintened and 10 atributes were in Quadran III, meant those were considered as lower priorities. CSI analysis resulted consumer analysis was on satisfied level (79,5%), mainly regarding on facillity and service provisions. Next, consumer satisfaction was determined simultaneously by product quality, price, promotion, and taste. Furthermore, product quality and taste contributed directly and indirectly (through costumer satisfaction) to costumer loyalty, while location and price only have indirect contribution (through satisfcation) to costumer loyalty. INDONESIAKepuasan adalah perasaan konsumen setalah menggunakan produk yang kemudian melakukan penilaian terhadap keberhasilan produk tersebut, sedangkan loyalitas merupakan terpenuhinya harapan konsumen yang memicu untuk tetap setia tehadap produk. Penelitian bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan serta loyalitas konsumen. Pengukuran kepuasan konsumen melibatkan 27 atribut, sedangkan analisis loyalitas mencakup 4 variabel. Data diperoleh dari metode survei dengan menggunakan kuesioner dan wawancara. Kepuasan konsumen diukur menggunakan metode Importance Performance Analysis (IPA) dan Customer Satisfaction Index (CSI), sedangkan loyalitas konsumen dianalisis menggunakan regresi linier. Analisis IPA menunjukkan bahwa hampir separuh atribut berada pada kuadran II yang berarti harus dipertahankan dan 10 atribut pada kuadran III yang berarti atribut termasuk dalam prioritas rendah. Analisis CSI menghasilkan analisis konsumen berada pada tingkat puas (79,56%), terutama terkait fasilitas dan penyediaan layanan. Selanjutnya, kepuasan konsumen dipengaruhi oleh kualitas produk, location, taste promosi, dan price. Sementara itu, kualitas produk dan rasa berpengaruh secara langsung maupun berpengaruh tidak langsung (melalui kepuasan) terhadap loyalitas, sedangkan tempat dan harga hanya berpengaruh secara tidak langsung (melalui kepuasan) terhadap loyalitas.
Strategi Peningkatan Investasi Melalui Analisis Sektor Unggulan Saputra, Erwin Aditya
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 19, No 2 (2023): Desember
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33658/jl.v19i2.361

Abstract

ENGLISHPemalang Regency is a region that has significant economic potential and pro-investment policies. This research aims to formulate strategic recommendations that can be executed by the regency to increase investment in the leading sectors of the regional economy. The research methods used mixed methods of quantitative and qualitative, with analysis techniques of Location Quotient (LQ), Shift-Share (SSA), Typology Klassen to assess the condition of the regional economic structure, and SWOT Analysis. The data used secondary data and others from Focus Group Discussions (FGD). The results showed that the sectors of agriculture, mining electricity procurement, trade, accommodation, financial services, and education are the basic sectors and fundamental sectors that require support and attention to increase regional economic growth. It is important to boost investment, recommendations for policy strategies that can be implemented by the Government of Pemalang Regency are progressive S-O (Strengths-Opportunities) strategies, which include: (1) Developing Innovation and Agrotechnology Centers through funding and support in research and innovation, (2) Promoting investment based on superior natural resource potential and a relatively low minimum wage, (3) Establishing Industrial Allotment Areas around the Pantura route in collaboration with investors, and (4) Engaging in Public-Private Partnership (PPP) Cooperation for infrastructure development in Pemalang Regency. INDONESIAKabupaten Pemalang merupakan daerah dengan memiliki potensi ekonomi yang signifikan serta kebijakan yang pro terhadap investasi. Penelitian bertujuan untuk menyusun rekomendasi strategis yang dapat diterapkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Pemalang dalam rangka meningkatkan investasi pada sektor unggulan perekonomian daerah. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif, dengan teknik analisis yaitu Location Quotient (LQ), Shift-Share (SSA), Tipologi Klassen. Untuk mengetahui kondisi struktur ekonomi regional Kabupaten Pemalang dan analisis Strength, Weakness, Opportunity, dan Threat (SWOT). Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu kompilasi data sekunder dan Focus Group Discussion (FGD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sektor Pertanian, Pertambangan, Pengadaan Listrik, Perdagangan, Akomodasi, Jasa Keuangan dan Pendidikan merupakan sektor basis dan sektor prima yang perlu diberikan dukungan maupun perhatian agar investasi pada sektor tersebut dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Pemalang.  Rekomendasi strategi kebijakan yang dapat diterapkan oleh Pemerintah Kabupaten Pemalang adalah strategi S-O progresif, meliputi: (1) Pengembangan Pusat Inovasi dan Agroteknologi melalui pendanaan dan dukungan dalam riset dan inovasi untuk meningkatkan nilai tambah suatu produk (2) Promosi Investasi berbasis potensi SDA unggulan serta UMK yang relatif rendah (3) Pengembangan Kawasan Peruntukan Industri yang berada di sekitar jalur Pantura dengan bekerjasama dengan Investor (4) Melakukan Kerjasama Public Private Partnersip (PPP) dalam pembangunan infrastruktur  di Kabupaten Pemalang.
Pengaruh Faktor-Faktor Perubahan Organisasi terhadap Kinerja Pegawai Sholihatin, Nur; Istiyanto, S. Bekti; Novianti, Wiwik
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 19, No 2 (2023): Desember
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33658/jl.v19i2.340

Abstract

ENGLISHThe Banjarnegara Research and Development Center is currently undergoing organizational changes. Organizational changes can have an impact on the performance of the organization or individuals within the organization. The research aims to analyze the influence of organizational change factors on employee performance and to find out the factors that most influence the employee performance of the Research and Development Center Banjarnegara. This study is quantitative, of the explanatory variety, and relies on a questionnaire for data collection. The entire population, or the 45 civil servants at the Banjarnegara Research and Development Center, was the sample for this study. SPSS 20 was utilized for data analysis, and correlation and regression tests were used. The research results show that organizational change factors consisting of structure, technology, physical arrangement and employees have influenced employee performance with an R square value of 0.531. This means that 53.1% of employee performance is influenced by organizational change factors. Partially, only organizational structure factors influence employee performance. Therefore, it is necessary to reorganize the duties and functions of each employee suitable to the duties and functions of the new organizational structure. INDONESIABalai Litbangkes Banjarnegara saat ini sedang mengalami perubahan organisasi. Perubahan organisasi dapat berdampak pada kinerja organisasi atau individu yang ada dalam organisasi. Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh faktor-faktor perubahan organisasi terhadap kinerja pegawai dan untuk mengetahui faktor yang paling berpengaruh terhadap kinerja pegawai Balai Litbangkes Banjarnegara. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanasi. Pengumpulan data dilakukan dengan alat bantu kuesioner. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh populasi atau sensus yaitu seluruh ASN di Balai Litbangkes Banjarnegara yang berjumlah 45 orang. Analisis data menggunakan bantuan SPSS 20. Data dianalisis menggunakan korelasi dan uji regresi. Hasil penelitian menunjukkan faktor perubahan organisasi yang terdiri dari struktur, teknologi, penataan fisik, dan pegawai berpengaruh terhadap kinerja pegawai dengan nilai R square sebesar 0,531. Artinya 53,1% kinerja pegawai dipengaruhi faktor-faktor perubahan organisasi. Secara parsial, hanya faktor struktur organisasi yang berpengaruh terhadap kinerja pegawai. Oleh karena itu, perlu diatur kembali tugas dan fungsi setiap pegawai sesuai dengan tugas dan fungsi struktur organi-sasi yang baru.
Dementia Care Class Meningkatkan Sikap Caregiver Informal dalam Perawatan Demensia Berbasis Masyarakat Lestari, Diana Tri; Jauhar, Muhamad; Rahmawati, Ashri Maulida
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 19, No 2 (2023): Desember
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33658/jl.v19i2.344

Abstract

ENGLISHDementia develops rapidly as the number of elderly and degenerative diseases increases. Dementia makes the quality of life reduced so it needs efforts to prevent and treat dementia. Handling is carried out comprehensively, so there is a need for informal caregiver capacity building in community-based dementia care. The purpose of this study was to identify the effect of dementia care class on attitudes in community-based dementia care. The study design used pre-experiment with pre and post-test types with the control group. This research was conducted in the Kaliwungu and Dawe Health Center, Kudus Regency from October 2022 to April 2023. The study sample was 24 informal caregivers for each intervention and control group through purposive sampling techniques. The research instrument used the Alzheimer's Disease Knowledge Scale (ADKS) and the Dementia Care Attitude Scale (DCAS).  Data analysis using Mann Whitney. The results showed that there was an influence of dementia care class on informal caregiver attitudes in community-based dementia care with a value of p = 0.000 (p < 0.05). These learning models and media can be integrated into elderly posyandu and elderly health programs in health care facilities in community-based dementia management. INDONESIADemensia berkembang dengan cepat dan berat seiring meningkatnya jumlah lansia serta penyakit degeneratif. Demensia membuat kualitas hidup berkurang bahkan disabilitas sehingga perlu upaya pencegahan dan penanganan demensia. Penanganan dilakukan secara menyeluruh, sehingga perlu adanya program peningkatan kapasitas caregiver informal dalam perawatan demensia berbasis masyarakat. Tujuan penelitian ini yaitu mengidentifikasi pengaruh dementia care class terhadap sikap dalam perawatan demensia berbasis masyarakat. Desain penelitian menggunakan pre-eksperimen dengan jenis pre dan post-test with control group. Penelitian ini dilakukan di wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kaliwungu dan Dawe Kabupaten Kudus pada bulan oktober 2022-April 2023. Sampel penelitian sebanyak 24 caregiver informal untuk masing-masing kelompok intervensi dan kontrol melalui teknik purposive sampling. Instrument penelitian menggunakan Alzheimer’s Disease Knowledge Scale (ADKS), Dementia Care Attitude Scale (DCAS), dan Kuesioner Self-Confidence about Dementia Care Skills. Analisis data menggunakan Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh dementia care class terhadap sikap caregiver informal dalam perawatan demensia berbasis masyarakat dengan nilai p=0,000 (p<0,05). Model dan media pembelajaran ini dapat diintegrasikan dalam posyandu lansia dan program kesehatan lansia di fasilitas layanan kesehatan dalam manajemen demensia berbasis masyarakat.
Analisis Perubahan Kerapatan Vegetasi Pegunungan Kendeng Utara Kabupaten Pati Menggunakan Citra Sentinel-2A Adiguna, Wildansyah Firdaus; Agista, Devi Ega
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 19, No 2 (2023): Desember
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33658/jl.v19i2.347

Abstract

ENGLISHThe landform of  Pati Regency’s  part of North Kendeng Mountains which is located on the south of Pati Regency  (DONE). Land use in this area is dominated by forest areas and dry agricultural land. Reduced vegetation due to misuse of space and resources is a problem that causes geological and hydrological disasters in these mountains and the areas below them. This study aims to determine changes and condition of  vegetation area in the North Kendeng Mountains in Pati Regency. The method used to determine the density of vegetation in this study is based on the Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) analysis using Sentinel-2A imagery recording in 2017 and 2022. Vegetation conditions are divided into dense, fairly dense, non-dense, non-vegetative, and water/cloud vegetation classifications. Based on the results of image processing, the dense vegetation class did not experience the highest increase in area of 359.68 hectares. The highest decrease in area was found in the fairly dense vegetation class with an area of 243.34 hectares. The decrease in vegetation class decreased by 175.12 hectares. The non-vegetation class increased by 58.51 hectares and the body of water/cloud area increased by 0.27 hectares. The results of the research on the case of land use change in the North Kendeng Mountains in Pati Regency. INDONESIAKabupaten Pati memiliki bentang alam berupa Pegunungan Kendeng Utara yang berada di sisi selatan Kabupaten Pati. Penggunaan lahan di wilayah ini didominasi oleh kawasan hutan dan lahan pertanian kering. Vegetasi yang berkurang akibat kesalahan pemanfaatan ruang dan sumber daya menjadi permasalahan yang menyebabkan timbulnya bencana geologi maupun hidrologi di pegunungan ini dan kawasan di bawahnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan luas dan kondisi vegetasi di Pegunungan Kendeng Utara di Kabupaten Pati. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis indeks vegetasi Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) dengan memanfaatkan citra Sentinel-2A tahun perekaman 2017 dan 2022. Kondisi vegetasi dibagi dengan klasifikasi vegetasi rapat, cukup rapat, tidak rapat, non vegetasi, dan air/awan. Berdasarkan hasil pengolahan citra, kelas vegetasi tidak rapat mengalami penambahan luas tertinggi, sebesar 359,68 hektar. Penurunan luas tertinggi terdapat pada kelas vegetasi cukup rapat dengan pengurangan seluas 243,34 hektar. Penurunan kelas vegetasi rapat berkurang seluas 175,12 hektar. Kelas non vegetasi bertambah 58,51 hektar dan luas badan air/awan bertambah 0,27 hektar. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya peralihan fungsi lahan Pegunungan Kendeng Utara di Kabupaten Pati.
Pengaruh Peran Penyuluh terhadap Pengetahuan Petani Kopi tentang SOP Budidaya Kopi Organik Muntasiroh, Ima; Gayatri, Siwi; Prayoga, Kadhung
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 19, No 2 (2023): Desember
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33658/jl.v19i2.356

Abstract

ENGLISHAgricultural instructors have a role as facilitators, educators, motivators, and communicators in farming for farmers to direct and improve their welfare. The role of agricultural instructors was to influence farmers to change their knowledge, skills, and attitudes. The research aimed to analyze the influence of the role of agricultural instructors on coffee farmers' knowledge of SOPs for organic coffee cultivation. The research was conducted in February-April 2023. The research used a quantitative-descriptive method. The location was determined purposively. The sampling used quota sampling, with a total sample of 143. The data were collected by using interviews and observation. The analysis used multiple linear regression OLSs. The results showed that farmers' knowledge of SOP for organic coffee cultivation obtained a percentage of 64%, which was in the high category. The role of agricultural instructors as facilitators, educators, motivators, and communicators obtained percentages of 66%, 64%, 66%, and 71%, which were in the high category. The results of the regression analysis partially stated that the role of agriculture extension workers as educators and communicators had an increasing effect on farmers' knowledge about SOPs for organic coffee cultivation. Simultaneously, the role of agricultural instructors affects farmers' knowledge about SOPs for organic coffee cultivation. INDONESIAPenyuluh memiliki peran sebagai fasilitator, edukator, motivator, dan komunikator dalam kegiatan usahatani untuk mengubah petani ke arah yang lebih baik dan mensejahterakan petani. Peran penyuluh memiliki pengaruh pada pengetahuan, ketrampilan, dan sikap petani. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh peran penyuluh terhadap pengetahuan petani kopi tentang SOP budidaya kopi organik. Penelitian dilakukan pada bulan Februari-April 2023. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Penentuan lokasi dilakukan secara purposive. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah quota sampling, dengan jumlah sampel 143. Metode pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Analisis data menggunakan analisis Regresi Liniear Berganda OLS menggunakan Microsoft Excel dan aplikasi SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan petani tentang SOP budidaya kopi organik memperoleh persentase 64% yang termasuk kategori tinggi. Peran penyuluh sebagai fasilitator, edukator, motivator, dan komunikator diperoleh persentase 66%, 64%, 66%, dan 71% yang termasuk kategori tinggi. Hasil analisis regresi menyatakan secara parsial peran penyuluh sebagai edukator dan komunikator berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan petani tentang SOP budidaya kopi organik. Secara simultan peran penyuluh berpengaruh terhadap pengetahuan petani tentang SOP budidaya kopi organik.

Page 1 of 1 | Total Record : 6