cover
Contact Name
Rochmat Aldy Purnomo
Contact Email
purnomo@umpo.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ekuilibrium@umpo.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
Ekuilibrium : Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu Ekonomi
ISSN : 1858165X     EISSN : 25287672     DOI : -
Core Subject : Economy,
Ekuilibrium : Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu Ekonomi is a journal published by the Economic Faculty, Universitas Muhammadiyah Ponorogo (Unmuh Ponorogo) in collaboration with Universitas Muhammadiyah Ponorogo Research and Community Service. Published twice a year (March and September), contains six to ten articles and receive articles in the field of economic and business review studies with research methodologies that meet the standards set for publication. Manuscript articles can come from researchers, academics, practitioners, and other economic observers who are interested in research in the field of economics.
Arjuna Subject : -
Articles 203 Documents
DUKUNGAN SWADAYA MASYARAKAT DALAM PROGRAM P2KP ATAU PNPM MANDIRI PERKOTAAN Slamet Santoso
EKUILIBRIUM : JURNAL ILMIAH BIDANG ILMU EKONOMI Vol 8 No 2 (2013): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ekuilibrium.v8i2.2013.pp1 - 12

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dukungan swadaya masyarakat dalam Proyek Penanggulangan Kemiskinan Perkotaan (P2KP) atau PNPM Mandiri Perkotaan di Kabupaten Ponorogo. Lokasi penelitian ini adalah di Kecamatan Ponorogo (Kecamatan Kota) Kabupaten Ponorogo Propinsi Jawa Timur, dengan jumlah kelurahan sebanyak 19 (sembilan belas) kelurahan. Responden dalam penelitian ini adalah pengurus Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) P2KP atau PNPM Mandiri Perkotaan yang ada masingmasing kelurahan. Untuk menggali data dilakukan wawancara secara langsung dengan responden yang dipandu dengan daftar pertanyaan yang telah disediakan. Penelitian ini bersifat eksploratif sehingga dalam melakukan analisis data menggunakan metode ”Analisis Deskriptif”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : a) Pelaksanaan Program P2KP atau PNPM Mandiri Perkotaan tidak dapat berjalan dengan baik tanpa partisipasi masyarakat setempat. Bantuan yang digulirkan dalam Program P2KP atau PNPM Mandiri Perkotaan, khususnya untuk kegiatan fisik telah mampu mendorong masyarakat untuk memberikan swadaya baik dalam bentuk iuran tunai (rupiah), tenaga kerja, dan konsumsi; b) Secara rata-rata prosentase besarnya swadaya masyarakat yang mampu diserap untuk mendukung kegiatan fisik Program P2KP atau PNPM Mandiri Perkotaan sebesar 23,67% dari total dana kegiatan; dan c) Penyerapan swadaya masyarakat untuk mendukung kegiatan fisik Program P2KP atau PNPM Mandiri Perkotaan tidak selalu berjalan dengan lancar. Berbagai permasalahan atau kendala dapat diselesaikan di dalam musyawarah kelurahan. Dalam hal ini, musyawarah warga menjadi kata kunci yang penting untuk menyelesaikan segala permasalahan atau kendala yang ada.
PENYERTAAN MODAL ORGANISASI DALAM BADAN HUKUM PERSEROAN TERBATAS (PT) DI AMAL USAHA MILIK PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH KABUPATEN PONOROGO Sugeng Wibowo
EKUILIBRIUM : JURNAL ILMIAH BIDANG ILMU EKONOMI Vol 8 No 2 (2013): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ekuilibrium.v8i2.2013.pp24 - 34

Abstract

Persyarikatan Muhammadiyah adalah merupakan organisasi Islam modern yang bergerak dalam bidang dakwah amar ma?ruf nahi munkar dan tajdid yang diwujudkan  dalam usaha disegala bidang kehidupan. Sebagai bagian dari organisasi kemasyarakatan keagamaan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Ponorogo mengembangkan sayap dakwahnya melalui bidang ekonomi kerakyatan dengan mendirikan Baitul Mal wa Tamwil (BMT), Swalayan,  Bank Perkreditan Rakyat (BPR),  Bank Pembiayaan Rakyat Syari?ah (BPRS) dan lembaga penyiaran publik atau Radio. Dari usaha ekonomi tersebut diatas terdapat empat jenis kegiatan dengan badan hukum Perseroan Terbatas (PT). Dari aspek hukum terdapat perbedaan  regulasi.  Keberadaan ormas diatur dalam Undang-undang nomor 8 tahun 1985, sedangkan  kegiatan usaha dalam bentuk PT diatur undang-undang nomor 40 tahun 2007. Dengan demikian maka kepemilikan modal seperti Muhammadiyah pada dasarnya tidak diperbolehkan. Untuk mensiasati perbedaan tersebut  penyertaan modal organisasi diatur dengan beberapa mekanisme, yaitu : pertama, modal/saham perseorangan yaitu saham yang dimiliki anggota Muhammadiyah dengan hak dan kewajiban yang melekat secara personal. Kedua, Modal/Saham Amal Usaha Muhammadiyah adalah pembelian  saham yang sumber keuangannya dikeluarkan secara resmi oleh badan/amal usaha atau pegawainya,  meskipun secara administrasi perseroan pencatatan sahamnya tetap atas nama pribadi. Ketiga, Saham organisasi yaitu kepemilikan saham yang sumber dananya diperoleh dari kas organisasi yaitu Muhammadiyah, „Aisyiyah dan organisasi otonom (ortom). Kaitan langsung antara penyertaan modal dan kewenangan pengangkatan Direksi serta Dewan Komisaris secara normatif tidak ada kecuali pada awal pendirian. Mekanisme pengangkatan dan pemberhentian telah diatur melalui undang-undang yang sepenuhnya harus melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
ANALISIS KELAYAKAN USAHA PENGEMBANGAN PRODUK PADA INDUSTRI TAPESINGKONG DI DESA BAJANG KECAMATAN MLARAK KABUPATEN PONOROGO Titi Rapini
EKUILIBRIUM : JURNAL ILMIAH BIDANG ILMU EKONOMI Vol 8 No 2 (2013): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ekuilibrium.v8i2.2013.pp72 - 83

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kelayakan Pengembangan produk dodol tape yang dilaksanakan pada industri Tape Singkong di desa bajang kecamatan Mlarak, kabupaten Ponorogo. Sehingga dari hasil analisa tersebut dapat memberikan pertimbangan kepada para pengarajin tape untuk peningkatan pendapatan dengan menghasilkan produk yang lebih tahan lama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara teknis pengembangan usaha ini dapat dilaksanakan mengingat peralatan yang dibutuhkan banyak tersedia di pasaran. Dan para pengrajin dodol Ketan yang sudah ada juga terbuka untuk melakukan pelatihan pembuatan Dodol kepada para pengrajin tape ini. Dari aspek pemasaran, para pengrajin dodol yang sudah pun dapat membantu pemasaran produknya, untuk menambah keanekaragaman produk. Dari analisa aspek keuangan dilihat dari masa pengembalian, investasi pengembangan ini dapat kembali dalam jangka waktu separo dari umur ekonomis. Sedangkan dilihat dari nilai NPV maka diperoleh hasil positif, yang artinya menguntungkan.
PERAN LEMBAGA KEUANGAN INFORMAL TERHADAP PEMBERDAYAAN KELOMPOK USAHA INFORMAL Asis Riat Winanto; Titi Rapini
EKUILIBRIUM : JURNAL ILMIAH BIDANG ILMU EKONOMI Vol 9 No 1 (2014): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ekuilibrium.v9i1.2014.pp1 - 9

Abstract

Pemberdayaan usaha sektor informal tidak terlepas dari keperluan untuk memenuhi kebutuhan dana bagi pembiayaan usaha tersebut. Tersedianya kredit yang memadai dapat menciptakan pembentukan modal bagi usaha rakyat sehingga dapat meningkatkan produksi, pendapatan  dan menciptakan surplus yang dapat digunakan untuk membayar kembali kredit yang diperoleh dalam melakukan pemupukan modal.  Faktor utama yang menjadi permasalahan pokok bagi para pelaku usaha sector informal adalah masalah yang berkaitan dengan kebutuhan akan pembiayaan, darimana sumber dan lain sebagainya. Diungkapkan bahwa untuk mengatasi masalah pembiayaan ini, masih banyak para pedagang yang cenderung lebih meminjam ke paguyuban, arisan RT, kelompok yasinan, arisan PKK, ataupun kegiatan yang lain. Dengan melakukan pinjaman seperti ini, mereka bisa menambah modal untuk usahanya meskipun tidak sesuai dengan jumlah yang diharapkan, yang artinya adalah mereka mengakui bahwa pembiayaan dengan model ini masih jauh dari harapan atau masih mengalami kekurangan dibandingkan secukupnya adanya keterbatasan dana dari perkumpulan/paguyuban yang diikuti. Alternatif lain yang biasanya juga dilakukan oleh para pelaku usaha sector informal adalah dengan meminjam kepada “Bank Tithil”. Bank Tithil adalah sebutan bagi pinjaman yang dilakukan oleh rrenteneir. Meskipun dengan bunga yang lebih tinggi dibanding dengan bunga lembaga keuangan formal, tetapi para pelaku usaha sector informal memilih model ini karena menganggap model ini lebih efektif, karena lebih murah, lebih cepat dan tidak ada biaya ekonomi lain yang harus dikeluarkan.
DEVIASI ATAS RELEVANSI KONSEP LAPORAN KEUANGAN HISTORICAL COST DAN CURRENT COST DENGAN KONSEP AKUNTANSI SYARIAH TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN Arif Hartono
EKUILIBRIUM : JURNAL ILMIAH BIDANG ILMU EKONOMI Vol 10 No 1 (2015): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ekuilibrium.v10i1.2015.pp1 - 13

Abstract

Permasalahan yang diteliti adalah apakah masih relevan konsep laporan keuangan historical cost tersebut dengan pengambilan keputusan dalam kondisi yang penuh ketidak pastian. Konsep yang digunakan untuk mendukung proses penilaian transaksi elemen keuangan dalam laporan keuangan ini sifatnya melengkapi metode historical cost, yaitu konsep current cost. Metode ini informasinya masih bersifat subjektif justifikatif. Karena alasan tersebut dicoba metode lain dalam akuntansi syariah, yaitu metode current value dan metode current cash equivalent. Metode yang pertama dianggap sudah mengarah pada pemenuhan informasi nilai seluruh penilaian elemen laporan keuangan secara fleksibel, Namun metode yang kedua dianggap lebih objektif dalam menilai elemen laporan keuangan.
PENGARUH TENAGA KERJA INDONESIA DARI PONOROGO TERHADAP PDRB KABUPATEN PONOROGO Asis Riat Winanto
EKUILIBRIUM : JURNAL ILMIAH BIDANG ILMU EKONOMI Vol 10 No 1 (2015): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ekuilibrium.v10i1.2015.pp59 - 68

Abstract

Penelitian ini akan melihat bagaimana pengaruh jumlah tenaga kerja Indonesia dari Ponorogo yang bekerja di luar negeri terhadap PDRB kabupaten Ponorogo. Hasil penelitian terlihat bahwa jumlah tenaga kerja Indonesia yang berasal dari Ponorogo berpengaruh terhadap peningklatan PDRB Kabupaten Ponorogo. Hubungan ini terlihat dari adanya remitan yang dikirim kepada keluarga TKI yang ada di Ponorogo, yang selanjutnya oleh keluarga TKI digunakan untuk melakukan kegiatan ekonomi yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan PDRB
UPAYA MEMPEROLEH AKSES PENGUASAAN LAHAN PERTANIAN BAGI PETANI PENGGARAP DAN BURUH TANI Choirul Hamidah
EKUILIBRIUM : JURNAL ILMIAH BIDANG ILMU EKONOMI Vol 10 No 1 (2015): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ekuilibrium.v10i1.2015.pp14 - 23

Abstract

Penelitian Upaya Memperoleh Akses Penguasaan Lahan Pertanian Bagi Petani Penggarap Dan Buruh Tani ini dilakukan di Kecamatan Babadan Kabupaten Ponorogo dengan memilih beberapa wilayah desa yang memiliki lahan pertanian paling luas dibanding desa yang lain. Hasil penelitian diketahui bahwa keluarga petani penggarap di Kecamatan Babadan sebagian besar (90%)  memiliki pekerjaan/usaha keluarga selain bertani yaitu usaha pertukangan, pemilik toko, peternakan,  maupun TKI/TKW. Sedangkan buruh tani serta keluarganya biasanya memiliki pekerjaan sebagai kuli bangunan, pedagang kaki lima, serta TKI/TKW. Pekerjaan non tani mampu menjadikan Petani penggarap yang awalnya berstatus sebagai petani tuna lahan, sekarang mereka telah berhasil menjadi petani penggarap lahan sendiri.
PERSEPSI KEUNTUNGAN MENURUT PEDAGANG KAKILIMA DI JALAN BARU PONOROGO Khusnatul Zulfa Wafirotin; Dwiati Marsiwi
EKUILIBRIUM : JURNAL ILMIAH BIDANG ILMU EKONOMI Vol 10 No 1 (2015): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ekuilibrium.v10i1.2015.pp24 - 36

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk  menguraikan  makna keuntungan menurut  pedagang  kaki lima  di “Jalan baru”  kota  Ponorogo. Hasil penelitian diperoleh empat persepsi “keuntungan” yaitu: 1) “Keuntungan materi” dalam bentuk simpanan atau tabungan 2) “Keuntungan spiritual” terlihat yaitu tetap memperhatikan perintah Tuhan atas semua perintahNya. 3) “Keuntungan kepuasan batin” bisa membuat orang lain senang, meskipun sebagai pedagang kaki lima tetap mendapatkan kesempatan untuk berbagi. 4) Keuntungan berupa tabungan akherat yaitu degan mampu mencukupi kebutuhan keluarganya, menyekolahkan anak-anak agar sukses didunia maupun di akherat. Keempat pemaknaan “Keuntungan” ini dari sudut pandang  pedagang kaki lima yang memiliki tuntutan dan latar belakang kehidupan yang berbeda-beda.
PENGUKURAN KINERJA KEUANGAN DENGAN METODE EAGLES (Studi Kasus Pada Bank BUMN Yang Listing Di BEI Tahun 2011 - 2013) Arif Hartono
EKUILIBRIUM : JURNAL ILMIAH BIDANG ILMU EKONOMI Vol 10 No 2 (2015): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ekuilibrium.v10i2.2015.pp55 - 68

Abstract

Kinerja keuangan bank biasanya diukur dengan indikator kecukupan modal, likuiditas dan profitabilitas bank. Penelitian ini menggunakan analisis EAGLES, untuk mengukur dan membandingkan kinerja bank secara lebih tepat, obyektif dan konsisten. Populasi yang digunakan adalah semua bank BUMN yang listing di BEI tahun 2011-2013. Hasil penelitian diketahui bahwa kinerja keuangan bank BUMN ditinjau dari rasio ROA (Return On Asset), Asset Quality, DGR (Deposite Growth Rate), CCR (Core Capital Ratio), SRQ by Out Interest,  menunjukan nilai normal. Sedangkan bank BUMN ditinjau dari aspek, ROE (Return On Equity) , LGR (loan growth rate), liquidity, CAR (capital adequacy ratio) SRQ by Personalia,  menunjukan kinerja keuangan yang kurang baik. 
EKSISTENSI INDUSTRI SATE AYAM PONOROGO DAN PERAN ANGGOTA KELUARGA DALAM MENJALANKAN BISNIS KELUARGA Titi Rapini; Umi Farida
EKUILIBRIUM : JURNAL ILMIAH BIDANG ILMU EKONOMI Vol 10 No 2 (2015): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ekuilibrium.v10i2.2015.pp10 - 17

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran anggota keluarga dalam menjaga eksistensi bisnis keluarga. Metode yang digunakan untuk mengetahui hal tersebut adalah Penelitian Diskriptif. Untuk mengumpulkan data yang diperlukan tersebut metode yang digunakan dengan Kuisoner dan pengamatan langsung di lapangan. Dari hasil penelitian diketahui bahwa karyawan yang terlibat dalam industri sate ayam ini kebanyakan adalah anggota keluarga. Sedangkan motivasi mereka terlibat dalam usaha sate ayam ini adalah dalam rangka membantu ekonomi keluarga. Keterlibatan mereka dalam proses produksi, terlibat dalam semua tahapan proses pembuatan sate ayam. Sehingga secara tidak langsung terjadi regenerasi ilmu pembuatan sate ayam.Sehingga secara tidaklangsung menjaga eksistensi industri sate ayam di Ponorogo.

Page 8 of 21 | Total Record : 203