cover
Contact Name
Andy Sapta
Contact Email
sapta@royal.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
lppm_stmik@royal.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. asahan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal
Published by STMIK Royal Kisaran
ISSN : 26147912     EISSN : 26223813     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal which is published by Institute of Research and Community Services STMIK Royal Kisaran. This journal published twice a year on January and July. This journal contains of a collection of works result community service activity.
Arjuna Subject : -
Articles 722 Documents
Workshop Manajemen Domain Dan Hosting Website BKPRMI Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara herman saputra; Andri Nata; Adi Prijuna Lubis
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol 6, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v6i1.2018

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat merupakan kegiatan yang ditujukan untuk membantu masyarakat tertentu dalam berbagai kegiatan tanpa mengharapkan imbalan apapun. Secara umum beberapa perguruan tinggi atau institut di Indonesia telah mengembangkan program ini untuk memberikan kontribusi nyata bagi bangsa Indonesia, khususnya bagi pembangunan kesejahteraan dan pembangunan masyarakat Indonesia. PKM ini dilaksanakan di BKRMI (Badan Komunikasi Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) yang bergerak dibidang keislaman, kemasjidan, keummatan dan keindonesiaan sebagai wadah komunikasi dari organisasi pemuda remaja masjid untuk pengembangan program pembinaan generasi muda dari segala aspek secara komunikatif, informatif dan konsultatif. Kegiatan ini membahas tentang Workshop Manajemen Domain Dan Hosting Website  Bkprmi Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara. Workshop manajemen domain dan hosting website merupakan kegiatan yang membahas tentang bagaimana mengelola domain dan hosting website. Kegiatan ini diarahkan kepada remaja agar mereka dapat memahami cara kerja dan pentingnya manajemen domain dan hosting dalam pembuatan website. Pada workshop ini peserta akan belajar tentang  (1) Apa itu domain dan hosting; (2) Cara membeli dan mengelola domain; (3) Cara mengelola hosting website;(4) Bagaimana cara mengatur konfigurasi domain dan hosting agar website dapat diakses oleh publik. Workshop ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan kemampuan kepada remaja dalam mengelola domain dan hosting website, sehingga mereka dapat membuat dan mengelola website dengan lebih efektif dan efisien.
Pelatihan Digital Marketing Pada Bumdes Guna Peningkatan Usaha Bisnis Kreatif Berbasis Digitalisasi Yuliana Yuliana; Shanti Veronica Siahaan; Rezza Pana Kontesta
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol 6, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v6i1.1964

Abstract

Digital technology has been used very often in this era, especially for all ages. One is utilizing digital technology to develop business businesses for products owned by creative actors. However, there is still a lack of knowledge in the form of insight and education that is owned by the actors, causing people to understand still not the use of technological platforms/tools, which hinders the business from being carried out less optimally. One of the uses of technology in marketing business ventures is digital marketing, which is a promotional activity for a product using digital media or the internet. The partners in this service are BUMDes Panyanggar Cipta Karya Village. This devotional method is carried out by utilizing several applications such as; canvas, Instagram, and Facebook promotion by introducing and educating about digital marketing, marketing, and products, as well as introducing the canvas application which functions as a material for creating content and social media (Instagram and Facebook) as a tool for promoting products through technology networks. The e-commerce platform is a marketplace for selling business through the internet. Implementation stages are carried out such as literature studies, socialization, data collection, and implementation in the form of training). Through this activity, the local community gains insight and education as creative business actors in increasing the promotion of digitalization-based products.           Keywords: bumdes; digital marketing; training; digitization  Abstrak: Teknologi digital sudah sangat sering dimanfaatkan di era sekarang terkhusus semua usia. Salah satunya dengan memanfaatkan Teknologi digital untuk mengembangkan usaha bisnis terhadap produk yang dimiliki oleh pelaku kreatif.  Namun masih kurangnya pengetahuan berupa wawasan dan edukasi yang dimiliki oleh para pelaku, menyebabkan dalam memanfaatkan platform/tools teknologi masih jauh belum paham sehingga menghambat kurang optimalnya usaha yang sedang dijalankan. Salah satu   memanfaatkan teknologi dalam pemasaran usaha bisnis adalah digital marketing yang merupakan kegiatan promosi sebuah produk menggunakan media digital atau internet. Adapun mitra dalam pengabdian ini yaitu BUMDes Panyanggar Desa Cipta Karya. Metode Pengabdian ini dilakukan adalah dengan memanfaatkan beberapa aplikasi seperti; canva, instagram dan facebook dengan memperkenalkan dan mengedukasi tentang marketing digital, pemasaran dan promosi produk, dan juga memperkenalkan aplikasi canva yang fungsinya sebagai bahan pembuatan konten dan sosmed (instagram dan facebook) sebagai tools untuk mempromosi produk melalui jaringan teknologi. Platform e-commerce sebagai marketplace tempat penjualan usaha bisnis melalui jaringan internet. Tahapan pelaksanaan dilakukan seperti studi literatur, sosialisasi, pengumpulan data dan pelaksanaan berupa pelatihan). Melalui kegiatan ini masyarakat setempat mendapatkan wawasan dan edukasi sebagai pelaku usaha bisnis kreatif dalam meningkatkan promosi produk berbasis digitalisasi.Kata kunci: bumdes; digitalisasi; digital marketing; pelatihan
Penyuluhan Penerapan Aplikasi E-Voting Pada SMP Negeri 1 Pulobandring Asahan Zulfan Efendi; Tika Christy; Chitra Latiffani; Lukman Nul Hakim
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol 6, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v6i1.1268

Abstract

In an information system organization it is urgently needed to get information that is fast, precise in its presentation, the data displayed can be real and accurate. In a voting is generally done manually, both in the smallest and largest scope. Based on these conditions, with the use of technology that has developed rapidly at this time, the process of selecting the Student Council Chairperson which is usually done manually can now be done online using electronic voting, with e-voting it is hoped that students can access and elect candidates for Student Council President anywhere without having to come. directly to the polling place where students are usually gathered in a place like before. In developing a website-based e-voting system using the waterfall method with a needs analysis process, system design, design and testing of the e-voting system will simplify the voting process and e-voting can maintain data security from manipulation by other parties. The method in counseling is in the form of science and technology diffusion, with the stages of socialization and training in the use of the e-voting application. The purpose of this activity is to implement a more effective and transparent system for selecting the student council president.Keywords: application; electronic voting; election of chairman Abstrak: Dalam sebuah organisasi sistem informasi sangat dibutuhkan   untuk mendapatkan  informasi  yang  cepat, tepat dalam penyajiannya, data  yang  ditampilkan dapat  real  dan  akurat.  Dalam  sebuah  pemungutan  suara  umumnya  dilakukan  secara manual,  baik  dalam  ruang  lingkup  terkecil  maupun  terbesar.  Berdasarkan  kondisi tersebut  dengan  pemanfaatan  teknologi  yang  sudah  berkembang  pesat  saat  ini,  proses pemilihan Ketua OSIS  yang  biasanya dilakukan  secara  manual  kini  bisa dilakukan secara  daring  dengan  menggunakan electronic   voting,  dengan  adanya  e-voting diharapkan  siswa  dapat  mengakses dan  memilih  calon  ketua  OSIS  dimanapun  tanpa harus datang langsung ke tempat  pemungutan suara  yang  biasanya para siswa dikumpulkan dalam  suatu tempat seperti sebelumnya. Dalam pemgembangan  sistem e-voting berbasis website dengan menggunakan metode waterfall dengan proses analisa kebutuhan, perancangan sistem, design dan testing sistem e-voting akan mempermudah  proses  pemungutan  suara  dan  e-voting  dapat  menjaga  keamanan  data dari manipulasi pihak lain. Metode dalam penyuluhan berupa dipusi iptek, dengan tahapan sisialisasi dan pelatihan penggunaan aplikasi e-voting. Tujuan dari kegiatan ini, menerapkan sistem pemilihan ketua osis yang lebih efektif dan transfaran.Kata kunci: aplikasi; electronic voting; pemilihan ketua osis
Perancangan Pintu Penyiram Cairan Disinfektan Untuk Mengantisipasi Penyebaran Covid 19 Di Smk Negeri 2 Tanjungbalai ricki ananda; Muhammad Amin; Nuriadi Manurung; Taufiq Widyanto
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol 6, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v6i1.2006

Abstract

Corona virus (COVID-19) is an infectious disease caused by the SARS-CoV-2 virus. Since the spread of Covid-19, many government agencies in Indonesia have received the impact, including SMK Negeri 2 Tanjungbalai. The spread of the corona virus has resulted in this school no longer being able to carry out face-to-face learning starting from 2019 to 2022. To anticipate the spread of covid-19 in the SMKN 2 Tanjungbalai area, the community service team designed a security system at the school entrance to anticipate the spread of covid, so that if there are people or vehicles that want to enter the school will be sprayed automatically with disinfectant liquid, besides that the tool can also read the body temperature of visitors. This service uses the consultation and science and technology method, where the service team consults with the school principal about existing problems, namely to anticipate the spread of Covid-19 in the school area. or hands, then the temperature is set at 30 0C and do not water, while if the object does not have a fever, the temperature is in the range of 330C-360C and watering is carried out. Meanwhile for objects with a fever, the temperature is >= 370C and no watering is carried out, and they are not allowed to enter. All module voltages use the 5VDC input voltage, which is supplied from the controller. Meanwhile, the pump voltage uses a 12VDC inverter, which is reduced to 5.68 VDC. Keywords: automatic disinfectant sprinkler; corona; ultrasonic sensor; microcontrollers  Abstrak: Virus corona (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2. Semenjak penyebaran covid-19 banyak instansi pemerintahan di indonesia yang mendapatkan imbasnya, diantaranya SMK Negeri 2 Tanjungbalai. Meluasnya virus corona mengakibatkan sekolah ini tidak lagi bisa melakukan pembalajaran tatap muka dimulai tahun 2019 sampai dengan 2022. Untuk mengantisipasinya penyebaran covid-19 diwilayah SMKN 2 Tanjungbalai ini, maka tim pengabdian merancang sistem pengaman dipintu masuk sekolah untuk mengantisipasi penyebaran covid, sehingga jika ada orang atau kendaraan yang ingin memasuki sekolah tersebut akan di semprot secara otomatis dengan cairan disinfektan, selain itu alat tersebut juga bisa membaca suhu tubuh pengunjung. Pada pengabdian ini menggunakan metode konsultasi dan ipteks, dimana tim pengabdian berkonsultasi dengan kepala Sekolah tentang masalah yang ada, yaitu untuk mengantisipasi penyebaran covid-19 di area sekolah.. Setelah dilakukan pengujian medapati bahwa Ada  3 kondisi pembacaan objek yaitu, ketika tidak ada objek, atau tangan, maka suhu diseting 30 0C tidak melakukan penyiraman, sementara jika objek tidak demam, suhu di range 330C-360C dan dilakukan penyiraman. Sementara untuk objek yang demam, maka suhu >= 370C dan tidak dilakukan penyiraman, serta tidak diperbolehkan masuk. Seluruh tegangan modul, menggunakan tegangan input 5VDC, yang disupply dari controller. Sementara untuk tegangan pompa menggunakan inverter 12VDC, yang dikecilkan menjadi 5,68 VDC. Kata kunci : microcontroller; penyiram disinfektan otomatis; sensor ultrasonic; virus corona.
Pengenalan Alat-Alat Teknik Mesin Sederhana Di Smp Negeri 1 Dolog Pardamean Simalungun Jhon Sufriadi Purba; Niko Siburian
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol 6, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v6i1.1478

Abstract

Abstract : Today's modern era, the need for food has increased greatly among humans, it is comparable to the large population growth in today's world. In that case, simple technical equipment is needed which is widely used daily both for household needs and for the needs of farmers. Thus conventional equipment that is still used both among farmers, it will slow down the growth of agricultural production. For this reason, advanced technological equipment is needed, even today's modern ones, which are widely used in urban areas. Therefore, before using some of today's modern tools, it is necessary to provide knowledge education methods in the form of socializing the use of simple tools which are mostly used in educational settings as well as among farmers. So that the socialization of the introduction of these technical tools is very important at this time, to avoid misuse of these technical equipment, which is caused by a lack of knowledge of the community. By socializing these simple technical tools, it will result in a good understanding of all stakeholders at SMP Negeri 1 Dolog Pardamean, both teachers and students who will be able to recognize simple mechanical engineering tools that are used both at school and at home.Keywords : agriculture ; conventional ; introduction.Abstrak : Jaman Modern sekarang ini, kebutuhan bahan pangan sangat meningkat di kalangan manusia, itu sebanding dengan banyaknya pertumbuhan penduduk di dunia sekarang ini. Dalam hal itu, dibutuhkanlah peralatan teknik sederhana yang banyak dipergunakan sehari-hari baik bagi kebutuhan rumah tangga maupun kebutuhan para petani. Dengan demikian peralatan konvensional yang masih dipergunakan baik itu di kalangan para petani, itu akan memperlambat pertumbuhan produksi pertanian. Untuk itu, dibutuhkanlah peralatan teknologi yang maju bahkan yang modern sekarang ini yang sudah banyak dipergunakan di perkotaan. Oleh sebab itu, sebelum mempergunakan beberapa alat-alat modern yang sekarang ini, perlu diberikan metode pendidikan pengetahuan berupa sosialisasi penggunaan peralatan sederhana yang kebanyakan dipergunakan di lingkungan pendidikan maupun di lingkungan para petani. Sehingga sosialisasi pengenalan alat teknik tersebut merupakan yang sangat penting sekarang ini, untuk menghindari penyalah gunaan peralatan teknik tersebut, yang disebabkan kurangnya pengetahuan para masyarakat. Dengan dilakukannya sosialisasi alat-alat teknik sederhana tersebut, akan menghasilkan pemahaman yang baik diseluruh pemangku kepentingan yang di sekolah SMP Negeri 1 Dolog Pardamean baik guru maupun siswa yang akan dapat mengenal alat-alat teknik mesin sederhana yang dipakai baik itu di sekolah maupun di rumah.Kata Kunci : konvensional; pengenalan; pertanian
Meningkatkan Volume Penjualan Pedagang Pasar Melalui Implementasi E-Commerce Yudas Tadius Andi Candra; Zaenal Wafa; Musawir Musawir
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol 6, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v6i1.1569

Abstract

The economic disruption makes conventional traders experience a decrease in sales turnover because they cannot compete with online traders. Most traders at Pakem market only sell in the conventional way because they do not have knowledge in terms of buying and selling online. This resulted in the turnover of traders who increasingly decreased day by day. The purpose of this service is to increase the sales volume of Pakem Market traders through the implementation of e-commerce. The service team started counseling and assistance in introducing social media and the marketplace as one of the sales channels that could be utilized by traders. After that, the service team began to guide traders in creating good marketing content by implementing the AIDA concept (Awerness, Interest, Desire, Action). Then the marketing content will be used as sales content in making sales on social media and also in the marketplace. This counseling and assistance has been carried out online and offline. In practice, Pasar Pakem traders are directly involved in creating marketing content and immediately try to put it into practice. This service runs smoothly and the purpose of this service can be achieved because of the cooperation and participation of all parties.Keywords: AIDA; e-commerce; market marketingAbstrak: Disrupsi ekonomi ini membuat pedagang konvensional mengalami penurunan omset karena kalah dengan pedagang online. Hal ini juga terjadi pada para pedagang di Pasar Pakem. Sebagian besar pedagang hanya berjualan dengan cara konvensional saja karena mereka tidak memiliki pengetahuan dalam hal jual beli secara online. Hal ini mengakibatkan omset pedagang yang semakin hari semakin mengalami penurunan. Tujuan dari pengabdian ini adalah meningkatkan volum penjualan pedagang Pasar Pakem melalui implementasi e-commerce. Tim pengabdi memulai penyuluhan dan pendampingan dalam mengenalkan sosial media dan      marketplace sebagai salah satu saluran penjualan yang bisa dimanfaatkan oleh pedagang. Setelah itu tim pengabdi mulai membimbing para pedagang dalam pembuatan konten marketing yang baik dengan mengimplementasikan konsep AIDA (Awerness, Interest, Desire, Action). Konten marketing tersebut selanjutnya akan digunakan sebagai materi dalam melakukan penjualan di sosial media dan juga di marketplace. Penyuluhan dan pendampingan ini dilakukan secara online dan offline. Dalam pelaksanaannya pedagang Pasar Pakem secara langsung terlibat dalam pembuatan konten marketing dan langsung mencoba mempraktekkannya. Pengabdian ini berjalan dengan lancar dan tujuan pengabdian ini bisa tercapai karena kerjasama dan partisipasi dari semua pihak.Kata kunci: AIDA; e-commerce; pasar; marketing
Workshop Manajemen Website Organisasi Berbasis Cms Sebagai Media Publikasi Bkprmi Kabupaten Asahan Rolly Yesputra; Edi Kurniawan; Sri Maharani; Fifi Safitri
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol 6, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v6i1.1981

Abstract

This community service activity that will be carried out at the BKPRMI in Asahan is one form of higher education tridharma that is being implemented. The website has become a mandatory facility that must be provided as a medium for disseminating information to the entire community. The importance of socialization as an effort to provide/socialize BKPRMI activities to the community. From the results of our monitoring, there are very many people who do not know about BKPRMI's activities in Asahan District. Currently BKPRMI Asahan Regency is a youth organization which currently does not have website facilities that can be used as a medium to convey various information to all members and the general public. The activity was carried out in the form of a Workshop on managing the BKPRMI Homepage. The BKPRMI website is based on the Wordpress. WordPress is a widely used CMS for developing company profile web services for small, medium and large companies. So the selection of this CMS is very suitable for the BKPRMI homepage. Apart from that, the Wordpress CMS is very easy to install and use. The features provided are very complete for organizational website services.            Keywords: BKPRMI; content management system; website management  Abstrak: Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) merupakan sebuah organisasi kader dakwah dan wahana komunikasi pemuda remaja masjid di Indonesia. Pentingnya penyebaran informasi sebagai upaya dalam memberikan/ mensosialisasikan kegiatan-kegiatan BKPRMI kepada masyarakat. Dari hasil observasi yang kami lakukan masyarakat sangat banyak yang tidak tahu tentang kegiatan-kegiatan BKPRMI Kabupaten Asahan. Saat ini BKPRMI Kabupaten Asahan belum memiliki fasilitas website yang dapat digunakan sebagai media untuk menyampaikan berbagai informasi kepada seluruh anggota maupun masyarakat umum. Website sudah menjadi fasilitas wajib yang harus disediakan sebagai media untuk menyebarkan informasi kepada seluruh masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang akan dilaksanakan di Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Asahan merupakan suatu bentuk tridharma perguruan tinggi yang dilakukan. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk Workshop pengelolaan Homepage BKPRMI. Website BKPRMI ini berbasis Wordpress. CMS Wordpress merupakan CMS yang sangat banyak digunakan untuk mengembangkan layanan web company profile sebuah perusahaan baik kecil, menengah maupun perusahaan besar. Sehingga pemilihan CMS ini sangat cocok untuk homepage BKPRMI. Selain itu CMS Wordpress sangat mudah untuk diinstalasi dan digunakan. Fitur-fitur yang disediakan sudah sangat lengkap untuk layanan sebuah website organisasi.Kata kunci: manajemen website; BKPRMI; content management system.
Pelatihan Penerapan Metaverse Didalam Kewirausahaan Berbasis Teknologi Pada SMK N 1 Kisaran Suci Andriyani; wan mariatul kifti; rohminatin rohminatin
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol 6, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v6i1.1982

Abstract

Entrepreneurship is one of the biggest money-making sectors, even in developed countries such as Japan, South Korea and England are developing countries very rapidly because they have many entrepreneurs in their country. Entrepreneurship is now not only applied in the real world but has entered the virtual world in which it is able to create new lives, new environments, new friends and places to live like we live in the real world. This technology is called the metaverse. Many large companies are willing to invest their money in developing the metaverse. This service activity aims to increase the knowledge of SMK N 1 students about the metaverse and later be able to compete with technology in the industrial era 4.0 and utilize the metaverse as a place to carry out entrepreneurial activities.            Keywords: Entrepreneurship; technology; metaverse  Abstrak: Kewirausahaan merupakan salah satu sektor penghasil uang terbesar, bahkan dinegara maju seperti jepang, korea selatan dan inggris menjadi negara yang berkembang sangat pesat karena memiliki banyak pengusaha dinegaranya. Kewirausahaan kini tidak hanya diterapkan di dunia nyata tetapi sudah memasuki dunia maya yang didalamnya mampu menciptakan kehidupan yang baru, lingkungan baru, teman baru serta tempat tinggal layaknya kita hidup didunia nyata teknologi ini disebut metaverse. Banyak perusahaan besar yang rela menginvetasikan uang mereka demi mengembangkan metaverse. kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menambah pengetahuan siswa SMK N 1 terhadap metaverse dan nantinya mampu bersaing dengan teknologi di era industri 4.0 serta memanfaatkan metaverse sebagai wadah melakukan kegiatan berwirausaha serta mengenalkan hasil karya dari para siswa dan siswi.Kata kunci: kewirausahaan; metaverse; teknologi
Pelatihan Pengelolaan Dan Pelayanan Pada Homestay Di Desa Tanjung Jaya Pandeglang Ika Suryono Djunaid; Sofiani Sofiani; Stephanie Rosanto; Vishnuvardhana S Soeprapto; Dessy Natalia
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol 6, No 2 (2023): April 2023
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v6i2.1949

Abstract

Abstract: Tanjung Jaya Village is an educational tourism village located in the Tanjung Lesung destination, Pandeglang Regency, Indonesia. Tanjung Jaya Village, surrounded by beautiful beaches and hills, is the choice of a fun and relaxed tourist village for both domestic and foreign tourists. However, the people of Tanjung Jaya Village do not yet understand the basics of hospitality and tourism in implementing homestays. The purpose of this community service activity is to provide an understanding of Basic Knowledge related to the development of Community Based Tourism-based Tourism Villages in homestay management and Homestay Management and Service Systems. The method used here is in the form of training, while the stages start from preparation, implementation, and evaluation in the form of feedback from participants. The results of the questionnaire from the Educative category (Useful Community Service Activities and answering Participants' needs) averaged 81%, Objective (Material delivered according to conditions and problems faced by participants) averaged 86% Accountable (Material delivered clearly and understandable by the participants) the average is 82%, Transparent (Participants are actively involved in the implementation of activities) the average is 87%. Keywords: Homestay, Training, Tanjung Jaya Abstrak: Desa Tanjung Jaya merupakan salah satu desa wisata edukasi yang terletak di destinasi Tanjung Lesung, Kabupaten Pandeglang, Indonesia. Desa Tanjung Jaya, dikelilingi oleh pantai dan perbukitan yang indah, merupakan pilihan desa wisata yang menyenangkan dan santai bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Namun masyarakat Desa Tanjung Jaya belum memahaminya dasar-dasar hospitality dan pariwisata dalam pelaksanaan homestay. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pemahaman Pengetahuan Dasar terkait pengembangan Desa Wisata berbasis Community Based Tourism dalam pengelolaan homestay dan Sistem Pelayanan dan Manajemen Homestay. Metode yang digunakan disini adalah dalam bentuk pelatihan, adapaun tahapannya dimulai dari persiapan, pelaksanaan, evaluasi berupa uman balik dari peserta. Hasil kuesioner dari katagori Edukatif (Kegiatan Abdimas bermanfaat dan menjawab kebutuhan Peserta) rata-rata adalah sebesar 81% , Objektif (Materi yang disampaikan sesuai dengan kondisi dan masalah yang dihadapi peserta) rata-rata adalah sebesar 86% Akuntabel (Materi disampaikan dengan jelas dan dapat dipahami oleh peserta) sebesar  rata-rata adalah sebesar 82%, Transparan (Peserta dilibatkan secara aktif dalam pelaksanaan kegiatan) rata-rata adalah sebesar 87%. Kata kunci: Homestay, Pelatihan, Tanjung Jaya
Pelatihan Destinasi Wisata Bersih Melalui Teknologi Media Digital Dalam Menun-jang Pariwisata Desa Cipta Karya Yuliana Yuliana; Shanti Veronica Br Siahaan; Petrus Benny
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol 6, No 2 (2023): April 2023
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v6i2.1980

Abstract

Abstract: Cipta Karya Village is located in Bengkayang Regency, a small village that has interesting natural attractions for tourist visits. But there is still minimal awareness of visitors who are responsible for waste. Therefore, a community service program was held to manage waste into new goods so as to produce products to increase the economy of rural communities by utilizing digital media technology as a means of tourism promotion. This service aims to provide clean tourism education through waste management programs into new goods, counseling about (content) upgrades, and social media accounts as well as technical training in compiling promotional content based on digital media technology. The method of community service activities applied Socialization and discussion, training and mentoring, and evaluation, through evaluation aims to see the process of training activities in the long term by looking at the number of partner group participants when managing tourism. The results obtained in this service are increasing the insight of the village community about the use of waste in new goods. Visitors' concern for the tourist destinations visited and the use of digital media, namely the creation of clean tourism content to be published on the YouTube channel.      Keywords: digital media; net travel; tourist