cover
Contact Name
Hafiz Muchti Kurniawan
Contact Email
hafezkurniawan84@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lppm.unaja@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
SCIENTIA JOURNAL
ISSN : 23029862     EISSN : 27768562     DOI : -
Core Subject : Health,
SCIENTIA JOURNAL is a scientific journal in the field of health published twice a year by LPPM Adiwangsa Jambi University, especially in the public health, nursing and midwifery field.
Arjuna Subject : -
Articles 35 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL" : 35 Documents clear
HUBUNGAN STATUS GIZI IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR) DI RSIA ANNISA KOTA JAMBI TAHUN 2018 Puspitaningrum, Elisa Murti
SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.565 KB) | DOI: 10.5281/scj.v7i2.67

Abstract

Angka kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di Indonesia sangat bervariasi antara satu daerah dengan daerah lain, yaitu berkisar antara 9%-30%, hasil studi di 7 daerah multicenter diperoleh angka BBLR dengan rentang 2.1%-17.2%. Secara nasional berdasarkan analisa lanjut SDKI, angka BBLR sekitar 7.5%. Terdapat sejumlah faktor yang berhubungan dengan bayi dengan BBLR, salah satunya resiko ibu yang mengalami malnutrisi/kurang gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status gizi ibu hamil dengan kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di Rumah Sakit Ibu dan Anak Annisa Kota Jambi Tahun 2018. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik, menggunakan metode retrospektif dengan rancangan case control. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 2826 bayi baru lahir dan sampel dalam penelitian ini sebanyak 84 responden dengan teknik Purposive Sampling. Pengumpulan data menggunakan cheklist dan dianalisis menggunakan analisis chi-square. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa responden yang mengalami KEK sebagian besar memiliki bayi yang BBLR, yaitu sebanyak 26 responden (65.0%) dan responden yang tidak mengalami KEK sebagian besar tidak melahirkan bayi BBLR, yaitu sebanyak 28 responden (63.6%). Ada hubungan antara status gizi ibu hamil dengan kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di RSIA Annisa Kota Jambi Tahun 2018 dengan p- value = 0.016. Disarankan kepada pihak rumah sakit untuk meningkatkan promosi kepada pasien dalam pemenuhan kebutuhan nutrisi terutama selama kehamilan untuk menghindari gizi buruk yang berdampak pada kelahiran BBLR.
HUBUNGAN RIWAYAT KELUARGA DAN RIWAYAT SEBELUMNYA DENGAN KEJADIAN PREEKLAMSI DI RSUD H.HANAFIE MUARA BUNGO TAHUN 2017 Hardiana, Hardiana
SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.709 KB) | DOI: 10.5281/scj.v7i2.68

Abstract

Hasil Survei Penduduk Antar Sensus tahun 2015 menunjukkan bahwa preeklamsi berada di urutan kedua setelah perdarahan dalam lima penyebab kematian ibu terbesar di Indonesia. Di Provinsi Jambi jumlah kematian ibu terbanyak terdapat di kabupaten Merangin (10 kasus) dan paling sedikit terdapat di Kabupaten Kerinci Sungai Penuh (2 kasus) kabupaten Muara Bungo termasuk peringkat ke 2 setelah Merangin penyumbang AKI terbesar di Provinsi Jambi tahun 2015. Penelitian ini bersifat survei analitik dengan rancangan cross sectional. Total sampel 65 responden yang didata secara langsung di RSUD H.Hanafie Muara Bungo Tahun 2017. Mayoritas yang tidak memiliki riwayat keluarga sebanyak 55 responden dengan 84,6% dan mayoritas yang tidak memiliki riwayat sebelumnya sebanyak 53 responden dengan 81,5%. Ada hubungan antara riwayat keluarga dengan kejadian preeklamsi bedasarkan uji chi-square dengan P-value sebesar 0,004. Ada hubungan antara riwayat sebelumnya dengan kejadian preeklamsi dengan P-value 0,001.
HUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI BPM HERAWATI PALEMBANG TAHUN 2016 Izalika, Izalika
SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.728 KB) | DOI: 10.5281/scj.v7i2.69

Abstract

Anemia secara praktis didefinisikan sebagai kadar Ht, konsentrasi Hb Namun nilai normal yang akurat untuk ibu hamil sulit dipastikan karena ketiga parameter laboratorium tersebut bervariasi selama periode kehamilan. Umumnya ibu hamil dianggap anemia jika     kadar hemoglobin dibawah 11 g/dl atau hematokrit kurang dari 33%. Nilai-nilai ini kurang    lebih sama dengan nilai Hb terendah pada ibu-ibu hamil yang mendapat suplementasi besi,    yaitu 11,0 g/dl pada trimester pertama dan 10,5 g/dl pada trimester kedua dan ketiga      (Sarwono, 2010). Tujuan dari penelitian ini adalah Diketahuinya gambaran kejadian anemia dan faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di BPM Herawati Palembang, Sumatera Selatan.Jenis penelitian ini menggunakan metode cross sectional. Populasi penelitian ini yaitu seluruh ibu hamil yang melakukan ANC di Puskesmas dari bulan Januari - Maret 2016 sebanyak 382 orang. Penelitian ini dilaksanakan di BPM Herawati Palembang. Teknik pengumpulan menggunakan data Primer dimana untuk memperoleh data menggunakan kuesioner. Bagi BPM Herawati Palembang diharapkan Selalu mengingatkan kepada ibu hamil untuk mengkonsumsi tablet Fe dan vitamin C secara rutin pada saat melakukan ANC
GAMBARAN PENGETAHUAN, MOTIVASI DAN PERAN PETUGAS KESEHATAN TENTANG PENCEGAHAN KANKER SERVIKS PADA WANITA USIA SUBUR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KENALI BESAR KOTA JAMBI TAHUN 2016 Intami, Eprina
SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (625.848 KB) | DOI: 10.5281/scj.v7i2.70

Abstract

World Health Organization (WHO) menyatakan, kenker servik menempati peringkat kedua teratas diantara berbagai jenis kanker yang menyebabkan kematian pada perempuan di dunia. WHO memperkirakan kematian akibat kanker serviks akan meningkat sampai 25% untuk 10 tahun ke depan. Hampir separuh wanita yang terinfeksi HPV (Human Paviloma Virus) tidak memiliki gejala-gejala yang jelas. Orang yang terinfeksi tersebut juga berisiko meningkatkan penderita kanker servik. Penelitian ini bertujuan memperoleh Gambaran Pengetahuan, motivasi dan peran petugas kesehatan tentang pencegahan kanker serviks pada wanita usia subur di Wilayah Kerja Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi Tahun 2016. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif. Dengan jumlah populasi  36195 WUS. Sampel sebanyak 43 responden. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik simple random Sampling Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuesioner dilaksanakan pada tanggal 19 sampai 22 Oktober 2016, dengan analisis univariat. Berdasarkan hasil penelitian diketahui Dari 43 responden tingkat pengetahuan responden sebagian besar memiliki pengetahuan kurang sebanyak 27 responden (62,8%), motivasi sebagian responden memiliki motivasi baik sebanyak 23 responden (53,5%), dan Peran petugas kesehatan sebagian besar responden memiliki peran petugas kesehatan baik sebanyak 24 responden (55,8%). Diharapkan kepada Dinas Kesehatan agar dapat meningkat pelaksanaan pemberian pendidikan kesehatan, membuat program evaluasi dan mengevaluasi Puskesmas-puskesmas terhadap pentingnya pencegahan kanker serviks sehingga dapat meningkatkan kesehatan wanita
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PREEKLAMPSIA PADA IBU HAMIL DI RSU ROYAL PRIMA 2017 Butar, Marta Butar; A, Esther
SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (671.35 KB) | DOI: 10.5281/scj.v7i2.71

Abstract

Latar Belakang: Preeklampsia merupakan keadaan khas pada kehamilan yang ditandai dengan gejala edema, hipertensi, serta proteinuria yang terjadi setelah usia kehamilan 28 minggu dan belum diketahui penyebabnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Preeklampsia Pada Ibu Hamil di Rumah Sakit Royal Prima Tahun 2017. Metode: Penelitian ini menggunakan disain penelitian analitik observasional dengan pendekatan case control. Populasi kasus dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang mengalami preeklampsia berjumlah 42 responden dan populasi kontrol adalah ibu hamil yang tidak mengalami preeklampsia 42 responden. Sampel penelitian pada kelompok kasus dan kontrol diambil secara acak dengan menggunakan teknik simple random sampling dan menggunakan kreteria inklusi dan eksklusi total sampel diperoleh sebanyak 84 responden dengan perbandingan kasus: kontrol (1:1). Teknik analisis data menggunakan chi square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor resiko yang berhubungan dengan kejadian preeklampsia adalah umur ibu (Pvalue= 0,012; OR= 3,7) Riwayat Penyakit (Pvalue= 0,004; OR= 4,1) Paritas (Pvalue= 0,045; OR= 2,7). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara umur ibu, Riwayat Penyakit, Paritas dengan kejadian preeklampsia.
FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MASALAH – MASALAH SEKSUALITAS PADA WANITA MENOPAUSE DI KELURAHAN PAAL MERAH KECAMATAN JAMBI SELATAN KOTA JAMBI TAHUN 2018 Junita, Dewi
SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.732 KB) | DOI: 10.5281/scj.v7i2.72

Abstract

Setiap wanita pasti akan memasuki dan menjalani masa menopause serta pasti akan mengalami masalah – masalah seksualitas. Dalam beberapa kondisi aktivitas seksual akan mengalami penurunan sejalan dengan bertambahnya usia, sehingga hubungan intim cenderung sangat jarang sekali dilakukan. Hal ini dipengaruhi oleh faktor kondisi fisik, psikis dan sosial dari menopause itu sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan masalah-masalah seksualitas pada wanita menopause di Kelurahan Paal Merah Kecamatan Jambi Selatan Tahun 2018. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain penelitian cross sectional yang dilakukan pada 87 orang responden dengan menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh wanita menopause yang berjumlah sebanyak 947 orang, sedangkan sampel pada penelitian ini adalah wanita usia 45 sampai dengan usia diatas 60 tahun dengan masalah – masalah seksualitas sebanyak 87 orang responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masalah – masalah seksualitas pada menopause yang normal sebanyak 39 orang responden (44,8%) sedangkan yang tidak normal sebanyak 48 orang responden (55,2%). Sebanyak 29 orang responden (33,3%) tidak mengalami kekeringan cairan pada vaginanya dan sebanyak 58 orang responden (66,7%) mengalami kekeringan cairan pada vaginanya. Pada faktor hot flushes ada sebanyak 38 orang responden (43,7%) yang tidak mengalami hot flushes dan sebanyak 49 orang responden (56,3%) yang mengalami hot flushes. Pada keadaan sulit tidur terdapat 42 orang responden (48,3%) yang tidak sulit tidur sedangkan sebanyak 45 orang responden (51,7%) yang mengalami keadaan sulit tidur. Sebanyak 41 orang responden (47,1%) mengatakan tidak mudah untuk tersinggung dan sebanyak 46 orang responden (52,9%) yang mengatakan mudah tersinggung. Hasil uji stastistik menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara cairan vagina berkurang, hot flushes, sulit tidur dan mudah tersinggung terhadap masalah-masalah seksualitas menopause (P Value < 0,05). Berdasarkan dari hasil penelitian tersebut diharapkan kepada pemerintah setempat dan petugas kesehatan untuk meningkatkan peran dan pelayanan mengenai kesehatan reproduksi lanjut usia (menopause) terutama pada masalah-masalah seksualitas pada menopause agar dapat meningkatkan kesiapan didalam menghadapi menopause dan juga diperlukannya penelitian yang selanjutnya dengan menggunakan metode penelitian, sampel dan kuesioner yang berbeda
HUBUNGAN POSISI MENERAN IBU DENGAN KEJADIAN RUPTUR PERINEUM PADA PERSALINAN NORMAL DI KLINIK SISKA MUARA BUNGO TAHUN 2018 Setyowati, Endang
SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.073 KB) | DOI: 10.5281/scj.v7i2.75

Abstract

Latar Belakang : Berdasarkan SDKI tahun 2012, menunjukkan peningkatan AKI yang signifikan yaitu menjadi 359 kamatian ibu per 100.000 kelahiran hidup. Berdasarkan SUPAS tahun 2015, AKI kembali menunjukkan penurunan menjadi 305 kematian ibu per 100.000 kelahiran hidup. Robekan jalan lahir merupakan penyebab kedua dari perdarahan pascapersalinan. Posisi meneran adalah posisi yang nyaman bagi ibu bersalin. Dari survei awal yang dilakukan, didapatkan di tahun 2018 dari bulan Januari-Mei terjadi peningkatan terjadinya ruptur perineum di Klinik Siska Muara Bungo. Metode : Jenis penelitian ini Deskriptif Analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Penelitian dilakukan di Klinik Siska Muara Bungo dari tanggal 04 Juni sampai 01 Juli. Metode pengambilan sampel dengan teknik Sampling Jenuh yaitu sampel sebanyak 22 ibu bersalin. Analisis Univariat menggunakan distribusi frekuensi dan Analisis Bivariat mengguakan uji Chi-square untuk menganalisis hasil observasi penelitian dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil : Mayoritas ibu dengan Posisi Meneran yaitu dengan posisi telentang sebanyak  15 orang (68,2%). Mayoritas ibu mengalami Ruptur Perineum pada saat bersalin yaitu sebanyak 14 orang (63,8%). Hasil uji Chi-square diperoleh P value = 0,026 (< 0,05) artinya (Ho) di tolak atau ada hubungan antara posisi meneran ibu dengan kejadian ruptur perineum pada persalinan
PENGARUH RUTINITAS SENAM REMATIK TERHADAP PENURUNAN TINGKAT NYERI PADA LANSIA YANG MENDERITA REMATIK DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA BUDI LUHUR KOTA JAMBI TAHUN 2018 Simanjuntak, Erna Elfrida
SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.322 KB) | DOI: 10.5281/scj.v7i2.76

Abstract

Berdasarkan data tahun 2007 keatas di Amerika diperkirakan akan terjadi ledakan gerontologi lansia yang berusia 65 tahun keatas dari berbagai etnik dan ras. Data dari Departemen Pendidikan dan Kesejahteraan Amerika melaporkan bahwa pada tahun 2006 terdapat sekitar 35 juta pasien rematik. Sedangkan pada tahun 2006 Mendapatkan data berdasarkan penelitian bahwa prevalensi nyeri rematik di Indonesia mencapai 23,6-31,3%. Sedangkan jumlah lansia di PSTW Budi Luhur Jambi sebanyak 72 lansia, yang menderita rematik sebanyak 40 lansia dan pengambilan sampel berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi sebanyak 20 lansia. Penelitian ini merupakan penelitian pre experimental dengan pendekatan atau desain “one group pre test dan post test”, pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner yang dilakukan pada 03 – 21 Agustus 2018. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia yang menderita rematik di PSTW Budi Luhur Jambi yaitu sebanyak 38 lansia dan Sampel dalam penelitian ini adalah lansia yang mengalami nyeri rematik yang sesuai dengan kriteria inklusi yaitu sebanyak 20 responden. Hasil penelitian ini didapatkan sebelum dilakukan latihan rutinitas senam rematik (pre test) yaitu nyeri ringan 4 lansia (20%), nyeri sedang 13 lansia (65%), dan nyeri berat terkontrol 3 lansia (15%). Sedangkan sesudah dilakukan latihan rutinitas senam rematik (post test) yaitu tidak ada nyeri 1 lansia (5%), nyeri ringan 10 lansia  (50%) dan nyeri sedang 9 lansia (45%). Berdasarkan hasil penelitian di atas didapatkan nilai rata-rata sebelum dilakukan senam 5 dan setelah dilakukan senam 3,5 dengan p-value 0,00 artinya ada pengaruh yang signifikan antara sebelum dan sesudah latihan. Dan diharapkan latihan rutinitas senam rematik dapat diterapkan secara teratur sebagai terapi penurunan tingkat nyeri rematik pada lansia.
HUBUNGAN KADAR HEMOGLOBIN PADA REMAJA PUTRI DENGAN HASIL BELAJAR DI MTS ASSALAM WILAYAH KERJAPUSKESMAS RIMBO BUJANG II TAHUN 2018 Simanjuntak, Julita
SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.449 KB) | DOI: 10.5281/scj.v7i2.77

Abstract

Menurut WHO Anemia pada remaja putri sampai saat ini masih cukup tinggi, prevelensi anemia didunia berkisar 40-88%. Angka kejadian anemia pada remaja putri di Negara-negara berkembang sekitar 53,7%, anemia sering menyerang remaja putri disebabkan karena keadaan stress, haid, atau terlambat makan. Angka anemia gizi besi di Indonesia sebanyak 72,3%, mengakibatkan pucat, lemah, letih, pusing, dan menurunnya kosentrasi dalam belajar(Kaimudin, 2017). Penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik dengan rancangan cross sectional teknik sampling yang digunakan purposive sampling, sampel penelitiansebanyak 34 orang. Analisis Univariate menggunakan distribusi frekuensi dan Analisis Bivariate menggunakan uji chi square untuk menganalisis hasil observasi penelitian dengan taraf kepercayaan 95%. Pengukurankadar hemoglobin menggunakan Hb sahli (7 orang) dan digital (27 orang), Sedangkanhasilbelajardidapatkandarihasilevaluasibelajar semester. Mayoritas remaja putri yang tidak anemia berjumlah 21 responden (61,8%), hasil belajar kurang berjumlah 24 responden (70,6%). Ada hubungan kadar hemoglobin pada remaja putri dengan hasil belajar. Hasil analisis Bivariate P Value (0,022) dan nilai OR= 0,143, remaja putri dengan kadar Hb anemia memiliki peluang 0,143 kali untuk mendapatkan hasil belajar yang baik.
HUBUNGAN MOTIVASI IBU DAN PERAN PETUGAS KESEHATAN DENGAN PELAKSANAAN MOBILISASI DINI PASCA SECTIO CAESAREA (SC) DI RUMAH SAKIT ROYAL PRIMA JAMBI TAHUN 2018 Listautin, Listautin
SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (575.674 KB) | DOI: 10.5281/scj.v7i2.78

Abstract

Seksio sesarea adalah suatu cara melahirkan janin dengan membuat sayatan pada dinding uterus melalui dinding depan perut atau vagina. Berdasarkan data rawat inap ibu nifas pasca sectio caesarea dari Rekam Medis RS Royal Prima Jambi yaitu tahun 2016 ibu nifas pasca sectio caesarea sebanyak 1131 ibu, tahun 2017 sebanyak 1127 ibu. Tindakan mobilisasi dini penting dilakukan, ibu sudah diberikan edukasi tentang mobilisasi dini setelah post pembedahan. Salah satu memicu untuk melaksanakan mobilisasi adalah motivasi. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan motivasi ibu dan peran petugas kesehatan dengan pelaksanaan mobilisasi dini pasca sectio caesarea di Rumah Sakit Royal Prima Jambi Tahun 2018.             Penelitian ini dengan rancangan cross sectional untuk menghubungkan antara variabel motivasi ibu dan peran petugas kesehatan dengan variabel kejadian sectio caesarea di Rumah Sakit Royal Prima Jambi. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu nifas yang dirawat di RS Royal Prima pada bulan Januari-april 2018 sebanyak 458 ibu dengan sampel sebanyak 46 ibu nifas pasca sectio caesarea. Tehnik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling.             Berdasarkan hasil analisis bivariat usia menunjukkan dan nilai p=0,022 artinya terdapat hubungan bermakna antara motivasi ibu dengan pelaksanaan mobilisasi dini pasca sectio caesarea. Peran petugas kesehatan mempunyai OR 1,409 dan nilai p = 0,024  artinya terdapat hubungan yang bermakna antara peran petugas kesehatan dengan pelaksanaan mobilisasi dini pasca sectio caesarea. Hasil univariat, 46 ibu terdapat ibu nifas dengan motivasi rendah sebayak 29 (63%) orang dan sebanyak 17 (37%) ibu nifas dengan motivasi tinggi. Peran kesehatan yang kurang baik sebanyak 18 (39,1%) orang dan peran petugas baik sebanyak 28 (60,9%). Sebanyak 25 (54,3%) ibu nifas tidak melakukan mobilisasi dini pasca sectio caesarea dan sebanyak 21 (45,7%) ibu nifas melakukan mobilisasi dini pasca sectio caesarea.  

Page 1 of 4 | Total Record : 35


Filter by Year

2018 2018


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2025): SCIENTIA JOURNAL Vol. 13 No. 2 (2024): SCIENTIA JOURNAL Vol. 13 No. 1 (2024): SCIENTIA JOURNAL Vol. 12 No. 2 (2023): SCIENTIA JOURNAL Vol. 12 No. 1 (2023): SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 2 (2022): SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 1 (2022): SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 2 (2021): SCIENTIA JOURNAL Vol 10 No 1 (2021): SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 1 (2021): SCIENTIA JOURNAL Vol. 9 No. 1 (2020): SCIENTIA JOURNAL Vol. 9 No. 2 (2020): SCIENTIA JOURNAL Vol 9 No 2 (2020): SCIENTIA JOURNAL Vol 9 No 1 (2020): SCIENTIA JOURNAL Vol. 8 No. 2 (2019): SCIENTIA JOURNAL Vol 8 No 2 (2019): SCIENTIA JOURNAL Vol 8 No 1 (2019): SCIENTIA JOURNAL Vol 8 No 1 (2019): SCIENTIA JOURNAL Vol. 8 No. 1 (2019): SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol. 7 No. 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol. 7 No. 1 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 1 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 1 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol 6 No 2 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol 6 No 2 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol. 6 No. 2 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol. 6 No. 1 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol 6 No 1 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol 6 No 1 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol. 5 No. 2 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol 5 No 2 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol 5 No 2 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol. 5 No. 1 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol 5 No 1 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 4 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 3 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 3 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 2 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol. 4 No. 2 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol. 4 No. 1 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 1 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol 3 No 2 (2014): SCIENTIA JOURNAL Vol 3 No 1 (2014): SCIENTIA JOURNAL Vol 3 No 1 (2014): SCIENTIA JOURNAL Vol 2 No 2 (2013): SCIENTIA JOURNAL Vol 2 No 1 (2013): SCIENTIA JOURNAL Vol 2 No 1 (2013): SCIENTIA JOURNAL More Issue