cover
Contact Name
Hafiz Muchti Kurniawan
Contact Email
hafezkurniawan84@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lppm.unaja@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
SCIENTIA JOURNAL
ISSN : 23029862     EISSN : 27768562     DOI : -
Core Subject : Health,
SCIENTIA JOURNAL is a scientific journal in the field of health published twice a year by LPPM Adiwangsa Jambi University, especially in the public health, nursing and midwifery field.
Arjuna Subject : -
Articles 568 Documents
Hiperemesis Gravidarum : Asesmen dan Asuhan Kebidanan Marlin, Diane
SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.747 KB)

Abstract

Pada masa awal kehamilan rata – rata di usia kehamilan 6 – 12 minggu timbul keluhan kehamilan salah satunya mual dan muntah yang umum terjadi hingga 50 - 90% pada wanita hamil. Mual dan muntah akan mempengaruhi hingga > 50 % kehamilan, mual muntah yang berlebihan atau Hiperemesis Gravidarum memiliki insiden 0,5% - 2% dari semua kelahiran hidup.  Hiperemesis gravidarum dapat mengurangi waktu produktif dalam beraktifitas, menyebabkan dehidrasi, gangguan keseimbangan elektrolit hingga dan menyebabkan komplikasi maternal dan janin. Patofisiologi dan etiologi tunggal hiperemesis gravidarum belum dapat dijelaskan secara teori. Hiperemesis melibatkan interaksi yang kompleks, dimungkinkan peningkatan  Hormon seperti HCG, Progesteron, Esterogen, TSH, T4, kortisol dan keadaan stres psikologis dapat mempengaruhi motilitas lambung dan merangsang pusat muntah. Diagnosis biasanya dibuat secara klinis setelah mengesampingkan penyebab lain, Hiperemesis gravidarum dapat mengancam kehidupan dan pengobatan harus dimulai segera. Kebanyakan wanita dengan hiperemesis menemukan pengetahuan bahwa mual dan muntah adalah 'normal' dan akan menghilang seiring bertambah usia gestasi. Hal ini harus menjadi bagian yang konsisten dari konseling bidan mengenai dampak mual muntah yang tidak ditangani dengan baik. Pada artikel ini etiologi, diagnosis, Patofisiologi dan asuhan kebidanan akan diuraikan berdasarkan tinjauan literatur selektif.
Hubungan Usia Melahirkan Dan Pemakaian Kontrasepsi Hormonal Dengan Usia Menopause Di Posyandu Budi Mulia Kec.Alam Barajo Kota Jambi Liza
SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 1 (2022): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.415 KB)

Abstract

Menopause adalah peristiwa kehidupan yang normal bukan suatu penyakit. Menopause terjadi secara bertahap biasanya antara usia 45 sampai dengan 55 tahun, menopause alamiah terjadi pada wanita yang masih mempunyai indung telur. Menopause yang normal terjadi akibat penurunan produksi hormon estrogen karena proses penuaan, namun penyebab lain yang mendukung menopause itu terjadi dan kapan menopause itu terjadi diantaranya ialah usia saat haid pertama kali (menarche), faktor psikis, jumlah anak, usia melahirkan, pemakaian kontrasepsi hormonal, merokok, sosial ekonomi, perubah pola makan sehat, terlalu diet ketat dan diabetes melitus. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan usia melahirkan dan pemakaian kontrasepsi hormonal dengan usia menopause di Posyandu Lanjut Usia Posyandu Budi Mulia Kota Jambi Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan cross sectional. populasi diambil dari keseluruhan wanita yang berumur ≥ 55 tahun anggota Posyandu lanjut usia bagan Pete Kota Jambi berjumlah 70 orang dan sampel adalah total populasi. Hasil yang diperoleh dari hasil uji statistik Chi Square didapatkan (p value = 0,003 < α 0,05), ada hubungan usia melahirkan dengan usia menopause dan didapatkan (p value = 0,009 < α 0,05), ada hubungan pemakaian kontrasepsi hormonal dengan usia menopause. Disarankan kepada kader posyandu dapat memberikan penyuluhan kepada semua wanita khususnya yang ada Posyandu Lansia Budi Mulia Kota Jambi mengenai faktor-faktor yang dapat mempengaruhi usia menopause sehingga para wanita khususnya yang memasuki usia 45 tahun dapat lebih nyaman menghadapi usia menopause.
EVALUASI KERJA PROGRAM CWSHP DENGAN PENDEKATAN CUMMUNITY LEAD TOTAL SANITATION (CLTS) TERHADAP PENINGKATAN JAMBAN KELUARGA DI DESA PENEGAH KECAMATAN PELAWAN KABUPATEN SAROLANGUN Harahap, Putri Sahara
SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 4 (2016): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.946 KB)

Abstract

Dalam komponen sanitasi pedesaan yang merupakan salah satu bagian dalam komponenpenyehatan lingkungan membutuhkan berbagai metode pendekatan untuk membuatpembangunan sektor tersebut berhasil dan berguna bagi masyarakat. Community Led TotalSanitation (CLTS) adalah sanitasi secara keselurahan yang dipimpin oleh masyarakat dan melaluiproses memicu masyarakat yang berkaitan dengan kebiasaan buang air besar sembarang tempat.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Penelitian dilakukan dengan menganalisis data,dimulai dengan menelaah seluruh data yang tersedia dari berbagai sumber, selain itu jugadilakukan wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen informan dalam penelitian initerdiri dari DPMU, DST, Fasilitator, Sanitarian, Kepala Desa, Bidan Desa, Kader dan masyarakat.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan pembangunan jamban keluarga denganpendekatan Community Led Total Sanitation (CLTS) di desa Penegah belum menunjukkankeberhasilan. Hal ini dikarenakan jumlah tenaga (kader) yang ada masih kurang, selain itu jugadilihat dari jumlah jamban yang terbangun setelah adanya pemicuan yang belum mengalamipeningkatan.
Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya minat ibu menggunakan akdr di puskesmas jambi kecil Kabupaten muaro jambi provinsi jambi Tahun 2022 Devi Arista; Ramariani
SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 1 (2022): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.993 KB)

Abstract

Pertumbuhan penduduk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 meningkat sebesar 1,49% pertahun. Oleh karena itu, menjadi salah satu permasalahan kependudukan dan pembangunan bangsa Indonesia. Hal yang dapat dilakukan pemerintah untuk mengendalikan pertumbuhan penduduk dilaksanakan melalui program keluarga berencana. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya minat ibu menggunakan AKDR di Puskesmas Jambi Kecil tahun 2022. Jenis penelitian adalah deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 10-20 Februari 2022 di Puskesmas Jambi Kecil. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 3137 orang dengan total sampel 44 responden Tehnik pengambilan sampel secara accidental sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis univariat dan bivariat. Uji statistik yang digunakan adalah Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan minat Ibu menggunakan AKDR (ρ-value = 0,001), ada hubungan yang signifikan antara pendidikan dengan minat Ibu menggunakan AKDR (ρ-value = 0,008), ada hubungan yang signifikan antara dukungan suami dengan minat Ibu menggunakan AKDR (ρ-value = 0,017), dan ada hubungan yang signifikan antara peran tenaga kesehatan dengan minat Ibu menggunakan AKDR (ρ-value = 0,003). Diharapkan bagi petugas kesehatan di Puskesmas Jambi Kecil untuk lebih aktif memberikan KIE terhadap pasangan suami istri yang ingin menggunakan KB. Disarankan kepada suami mereka untuk ikut serta mengikuti sosialisasi agar para suami dapat mendukung istrinya untuk menggunakan KB terutama AKDR. Pemberian informasi dapat dilakukan dengan membagikan selebaran leaflet agar tidak hanya sekedar menggunakan alat kontrasepsi tetapi dapat mengetahui pentingnya program KB dan juga dapat mengetahui alat kontrasepsi yang aman dan nyaman untuk digunakan
Faktor-Faktor Resiko Kejadian Hiperemesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Di Rsia Annisa 2021 Putri Dewi Anggraini
SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 1 (2022): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1026.653 KB)

Abstract

Menurut WHO (2019) Angka Kematian Ibu (maternal mortality rate) merupakan jumlah kematian ibu akibat dari proses kehamilan, persalinan, dan pasca persalinan yang dijadikan indikator derajat kesehatan perempuan. Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu target global Sustainable Development Goals (SDGs) dalam menurunkan angka kematian ibu (AKI) menjadi 70 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2030. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain Case Control yang bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor resiko kejadian hiperemesis gravidarum. Pengambilan sampel penelitian ini menggunakan tekhnik Total Populasi. Pengambilan sampel secara total populasi ini dilakukan dengan mengambil kasus secara keseluruhan yang sesuai dengan konteks penelitian. Sampel penelitian ini adalah ibu hamil dengan hiperemesis gravidarum dan ibu hamil tidak hiperemesis gravidarum di RSIA Annisa Kota Jambi berjumlah 178 orang. Penelitian ini dilakukan Di RSIA Annisa Kota Jambi. Pengumpulan data dilaksanakan dengan menggunakan ceklist yang dianalisis menggunakan analisis Univariat dengan menggunakan rekam medis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 89 ibu hamil yang mengalami hiperemesis gravidarum sebagian besar berumur ibu < 20 tahun dan > 35 tahun sebanyak 48 (75,0%) ibu hamil. Sebagian besar responden dengan paritas resiko tinggi sebanyak 59 (60,8%) ibu hamil. Sebagian besar responden tidak bekerja sebanyak 63 (67,0%) ibu hamil. Sebagian besar responden dengan pendidikan rendah sebanyak 59(60,8%) ibu hamil. Terdapat hubungan umur ibu hamil dengan kejadian hiperemesis gravidarum di RSIA Annisa Kota Jambi dengan pvalue 0,000 dan OR 5,341. Terdapat hubungan umur ibu hamil dengan kejadian hiperemesis gravidarum di RSIA Annisa Kota Jambi dengan pvalue 0,001 dan OR 2,997. Terdapat hubungan pekerjaan ibu hamil dengan kejadian hiperemesis gravidarum di RSIA Annisa Kota Jambi dengan pvalue 0,001 dan OR 2,997. Terdapat hubungan pendidikan ibu hamil dengan kejadian hiperemesis gravidarum di RSIA Annisa Kota Jambi dengan pvalue 0,001 dan OR 4,533. Diharapkan untuk lebih banyak memberikan promosi kesehatan kepada masyarakat tentang informasi kesehatan dalam bentuk penyuluhan yang berkaitan dengan faktor-faktor resiko dalam kehamilan khususnya kejadian Hiperemesis Gravidarum.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, MOTIVASI DAN AKSES SARANA KESEHATAN TERHADAP PEMBERIAN IMUNISASI HEPATITIS B (0-7 HARI) DI PUSKESMAS PUTRI AYU KOTA JAMBI TAHUN 2014 Badriyah, Lailatul
SCIENTIA JOURNAL Vol 3 No 1 (2014): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit hepatitis B merupakan penyakit kronis yang menyerang hati dan merupakan salah satu penyakit yang menjadi masalah kesehatan masyarakat di seluruh dunia, pada masa bayi hepatitis B mempunyai risiko kronis hinga 90% dan sebanyak 25-30% diantaranya akan berkembang menjadi sirosis hepatis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan, Motivasi dan akses ke sarana kesehatan dengan pemberian imunisasi Hepatitis B (0-7Hari). Penelitian ini &nbsp;merupakan &nbsp;penelitian &nbsp;deskriptif &nbsp;dengan &nbsp;menggunakan &nbsp;desain &nbsp;cross &nbsp;setional. Jumlah populasi dalam penelitian ini 274 orang dengan jumlah sampel 71 responden puskesmas Putri Ayu Kota Jambi yang diambil dengan menggunakan teknik Accidental Sampling yaitu pengambilan sampel yang kebetulan ada di daerah penelitian. Analisa yang digunakan adalah analisis univariat dan Bivariat (Chi-Square). Status imunisasi hepatitis B (0-7Hari) menunjukkan bahwa 38 responden (53.5%) melakukan imunisasi Hepatitis B, Sebanyak 20 responden (28,2%) mempunyai pengetahuan yang baik tentang Imunisasi Hepatitis B, 47 responden (66,2%) mempunyai motivasi baik, 33 responden (46,5%) mempunyai Akses Kesarana Kesehatan dekat. Hasil uji bivariat diperoleh bahwa pengetahuan responden dengan&nbsp; &nbsp;P-value (0,045), motivasi responden dengan P-value (0,007) dan akses ke sarana kesehatan responden dengan P-value (0,000). Di simpulkan bahwa ada hubungan pengetahuan, motivasi responden, akses pelayanan kesehatan responden terhadap pemberian imunisasi hepatitis B (0-7hari) di Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi.
Faktor-faktor yang berhubungan dengan kelengkapan imunisasi dasar pada bayi di wilayah kerja Puskesmas jambi kecil tahun 2022 Dewi Riastawaty; Popy Apriani
SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 1 (2022): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.108 KB)

Abstract

WHO melaporkan cakupan vaksinasi global tetap di 85%, tanpa perubahan signifikan selama beberapa tahun terakhir. Sekitar 42% kematian bayi baru lahir disebabkan oleh berbagai bentuk infeksi seperti infeksi saluran napas, tetanus neonatorum, sepsis, meningitis, dan infeksi gastrointestinal. Penyebab kematian bayi yang lainnya adalah berbagai penyakit yang sebenarnya dapat dicegah dengan imunisasi, seperti tetanus, campak, dan difteri. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kelengkapan imunisasi dasar pada bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Jambi Kecil tahun 2022 Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 14-21 Februari 2022 di Wilayah Kerja Puskesmas Jambi Kecil. Populasi dalam penelitian ini adalah bayi berjumlah 467 bayi dengan sampel sebanyak 41 responden. Tehnik pengambilan sampel secara proportional stratified random sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji statistik Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan kelengkapan imunisasi dasar pada bayi (ρ-value = 0,000), pendidikan dengan kelengkapan imunisasi dasar pada bayi (ρ-value = 0,000), dukungan keluarga dengan kelengkapan imunisasi dasar pada bayi (ρ-value = 0,006), dan keterjangkauan tempat pelayanan kesehatan dengan kelengkapan imunisasi dasar pada bayi di Puskesmas Jambi Kecil Tahun 2022 (ρ-value = 0,019).
Efektivitas Konsumsi Putih Telur Rebus Terhadap Penyembuhan Luka Perineum Pada Post Partum Donna Harriya Novidha
SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 1 (2022): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (683.264 KB)

Abstract

Luka perineum dapat disembuhkan salah satunya dengan asupan nutrisi yang bagus terutama tinggi protein. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui efektivitas konsumsi putih telur rebus terhadap penyembuhan luka perineum pada post partum Di Wilayah Puskesmas Muara Siau. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif desain experiment, dengan menggunakan rancangan penelitian two group pretest-posttest design. Penelitian dilaksanakan Di Wilayah Puskesmas Muara Siau pada bulan Desember 2021-Februari 2022 dengan jumlah populasi sebanyak 36 orang ibu. Sampel dalam penelitian ini diambil menggunakan total sampling dengan dasar kriteria yang telah ditentukan oleh peneliti yang berjumlah 18 orang untuk kelompok intervensi dan 18 orang untuk kelompok kontrol. Analisis data dilakukan dengan komputerisasi secara univariat dan bivariat menggunakan uji homogenitas dengan uji chi square. Hasil penelitian ini yaitu Lama penyembuhan luka perineum pada kelompok yang diberikan putih telur rebus (kelompok eksperimen) memiliki rata-rata penyembuhan 5 hari dan kelompok kontrol memiliki rata-rata penyembuhan 9 hari. Ada efektivitas pemberian putih telur rebus terhadap penyembuhan luka perineum di Di Wilayah Puskesmas Muara Siau (p value=0,010). Diharapkan bagi tenaga kesehatan agar lebih dapat mempraktikkan dan mengajarkan teknik ini kepada para ibu untuk mempercepat penyembuhan luka perineum serta hasil penelitian ini dapat menjadi inovasi dan alternatif pilihan pengobatan secara alami.
Hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar dengan kepatuhan pemberian imunisasi dasar pada bayi Tahun 2021 Sri Mulyati; Ratih Chintia
SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 1 (2022): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.954 KB)

Abstract

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), pada tahun 2018 ada sekitar 20 juta anak di dunia yang tidak mendapatkan imunisasi lengkap, bahkan ada yang tidak mendapatkan imunisasi sama sekali. Padahal Untuk mendapatkan kekebalan komunitas (herd Immunity) dibutuhkan cakupan imunisasi yang tinggi (paling sedikit 95%) dan merata. Imunisasi yang tidak lengkap disebabkan karena ketidakpatuhan ibu terhadap jadwal pemberian imunisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar dengan kepatuhan pemberian imunisasi dasar pada bayi di Wilayah kerja Puskesmas Paal X Tahun 2021. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 21-28 September 2021. Populasi penelitian ini adalah data cakupan pemberian imunisasi tahun 2020 sebanyak 449 orang. Sampel pada penelitian ini diambil dengan teknik simple random sampling yang berjumlah 40 orang. Penelitian ini dilakukan di Wilayah kerja Puskesmas Paal X dengan menggunakan kuisioner yang diisi langsung oleh responden. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memberikan imunisasi yang tidak lengkap sebanyak sebanyak 22 responden (55%) dan sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang kurang tentang imunisasi dasar sebanyak 24 responden (60%). Ada hubungan ingkat pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar dengan kepatuhan pemberian imunisasi dasar pada bayi dengan p value 0,008 <0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan mempengaruhi kepatuhan pemberian imunisasi dasar pada bayi. Untuk itu, diharapkan dapat memanfaatkan hasil penelitian ini sebagai rujukan untuk menentukan kebijakan-kebijakan dalam hal pelayanan yang langsung dan memberikan penyuluhan pentingnya pemberian imunisasi dasar.
UJI EFEKTIVITAS ANTIBAKTERI Eshcerichia coli TERHADAP BUAH MAHKOTA DEWA (Phaleria Macrocarpa) DAUN PEPAYA (Carica papaya L.) DAN PARIA (Momordia charantina) Buulolo, Netralman T.N; Natali, Oliviti; Nasution, Sri Wahyuni; Nasution, Sri Lestari Ramadhani; Zendrato, Arisman; Nasution, Ali Napiah
SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.676 KB)

Abstract

Escherichia coli adalah kuman oportunis yang ditemukan di banyak usus manusia. Ini unik karena merupakan flora normal tetapi dapat menyebabkan infeksi primer di usus seperti diare pada anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penghambatan ekstrak daun pepaya, buah paria dan buah mahkota dewa sebagai antibakteri. Untuk menguji aktivitas antimikroba Escherichia coli menggunakan metode difusi cakram. Hasil tes menunjukkan bahwa ekstrak daun pepaya, mahkota dewa dan buah paria mampu menghambat pertumbuhan bakteri dari konsentrasi 25%, 50% 75% dengan daya hambat rata-rata 11-15 mm, 16-17 mm, 17.3-17.5 sebagai kontrol komparatif kloramfenikol yang memiliki daya hambat 30-35 mm. berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa ekstrak dari daun pepaya, mahkota dewa dan paria dapat menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2025): SCIENTIA JOURNAL Vol. 13 No. 2 (2024): SCIENTIA JOURNAL Vol. 13 No. 1 (2024): SCIENTIA JOURNAL Vol. 12 No. 2 (2023): SCIENTIA JOURNAL Vol. 12 No. 1 (2023): SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 2 (2022): SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 1 (2022): SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 2 (2021): SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 1 (2021): SCIENTIA JOURNAL Vol 10 No 1 (2021): SCIENTIA JOURNAL Vol. 9 No. 1 (2020): SCIENTIA JOURNAL Vol. 9 No. 2 (2020): SCIENTIA JOURNAL Vol 9 No 2 (2020): SCIENTIA JOURNAL Vol 9 No 1 (2020): SCIENTIA JOURNAL Vol 8 No 2 (2019): SCIENTIA JOURNAL Vol. 8 No. 2 (2019): SCIENTIA JOURNAL Vol. 8 No. 1 (2019): SCIENTIA JOURNAL Vol 8 No 1 (2019): SCIENTIA JOURNAL Vol 8 No 1 (2019): SCIENTIA JOURNAL Vol. 7 No. 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 1 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol. 7 No. 1 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 1 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol. 6 No. 2 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol 6 No 2 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol 6 No 2 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol 6 No 1 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol. 6 No. 1 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol 6 No 1 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol 5 No 2 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol 5 No 2 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol. 5 No. 2 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol 5 No 1 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol. 5 No. 1 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 4 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 3 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 3 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol. 4 No. 2 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 2 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol. 4 No. 1 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 1 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol 3 No 2 (2014): SCIENTIA JOURNAL Vol 3 No 1 (2014): SCIENTIA JOURNAL Vol 3 No 1 (2014): SCIENTIA JOURNAL Vol 2 No 2 (2013): SCIENTIA JOURNAL Vol 2 No 1 (2013): SCIENTIA JOURNAL Vol 2 No 1 (2013): SCIENTIA JOURNAL More Issue