cover
Contact Name
Hafiz Muchti Kurniawan
Contact Email
hafezkurniawan84@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lppm.unaja@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
SCIENTIA JOURNAL
ISSN : 23029862     EISSN : 27768562     DOI : -
Core Subject : Health,
SCIENTIA JOURNAL is a scientific journal in the field of health published twice a year by LPPM Adiwangsa Jambi University, especially in the public health, nursing and midwifery field.
Arjuna Subject : -
Articles 568 Documents
Perbandingan Efektivitas Antibakteri Terhadap Salmonella Typhii Dari Ekstrak Etanol Buah Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa), Daun Pepaya (Carica papaya) Dan Buah Pare (Momordia charantina) Karor, Reh Malem br; Duha, Kristin Berlianta; Natali, Oliviti; Nasution, Sri Wahyuni; Nasution, Sri Lestari Ramadhani; Nasution, Ali Napiah
SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitasdiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (698.671 KB)

Abstract

Salmonella adalah bakteri gram negative dan terdiri dari Famili Enterobacteriaceace. Salmonella merupakan bakteri patogen enterik yang menjadi penyebab utama penyakit bawaan dari makanan (foodborne disease). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan dan mengetahui efetivitas ektrak etanol buah mahkota dewa (Phaleria Macrocarpa), daun Pepaya (Carica Papaya), dan buah Pare (Momordia charantina) dalam menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella typhii. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode difusi cakram untuk melihat efektivitas sampel yang diuji dengan model Posttest Only Control Group Design. Semua data hasil penelitian dianalisa menggunakan program SPSS 25 dengan Uji One Way Anova. Dari hasil skrining fitokimia didapati ekstrak etanol Buah mahkota dewa memiliki kandungan fitokimia berupa Alkaloid, Saponin, Flavonoid, Tanin, dan Polifenol, sedangkan ekstrak etanol daun papaya memiliki kandungan fitokimia berupa alkaloid, Steroid dan Triterpenoid, Saponin, serta Polifenol dalam jumlah yang lebih sedikit, di sisi lain ekstrak buah Pare memiliki kandungan alkaloid, steroid dan triterpenoid, flavonoid, dan tannin dalam jumlah yang sedikit serta memiliki kandungan saponin dan polifenol yang cukup tinggi. Sedangkan dari hasil uji efektivitas, terdapat perbedaan yang secara statistik bermakna antara masing-masing konsentrasi ekstrak etanol buah Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa), daun Pepaya (Carica papaya), dan Buah Pare (Momordia charantina) (Nilai P < 0.05), sementara, dari hasil perbandingan ketiga jenis ekstrak tersebut dijumpai adanya perbedaan yang secara statistik bermakna dari ketiga sampel dari masing-masing konsentrasi dengan Nilai P < 0.05. Kesimpulan dari penelitian ini ketiga sampel penelitian tersebut efektif dalam menghambat pertumbuhan Salmonella Thypii dengan buah Pare (Momordia charantina) yang paling efektif pada konsetrasi yang tinggi dan daun Papaya (Carica papaya) pada konsentrasi yang lebih rendah.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN UPAYA PENCEGAHAN KEKAMBUHAN ULANG KEJADIAN ISPA PADA BALITA DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS JEMBATAN MAS KABUPATEN BATANGHARI PROVINSI JAMBI TAHUN 2015 Pratiwi, Margareta
SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 4 (2016): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.134 KB)

Abstract

Salah satu penyakit yang sering terjadi adalah ISPA. ISPA adalah proses inflamatori parenkim paruyang umumnya disebabkan oleh agen infeksius. ISPA merupakan penyakit yang sering terjadi dansetiap tahunnya menyerang sekitar 1% dari seluruh penduduk di Amerika Serikat.Jenis penelitian menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional.Populasi penelitian adalah ibu yang mempunyai balita yang berdomisili di Desa Jembatan MasWilayah Kerja Puskesmas Jembatan Mas Kabupaten Batanghari Provinsi Jambi yaitu 2016responden, sampel dalam penelitian ini berjumlah 101 responden, instrumen penelitian menggunakankuesioner, mengolah data menggunakan chi-square.Hasil penelitian dari 101 responden terdapat (50,5%) yang upaya pencegahan kekambuhan ulangISPA kurang baik, (52,5%) peran petugas kesehatan kurang baik, (54,5%) mempunyai pengetahuanrendah dan (56,4%) mempunyai motivasi kurang baik. Hasil uji statistik diperoleh bahwa adahubungan peran petugas kesehatan, pengetahuan dan motivasi dengan upaya pencegahankekambuhan ulang ISPADiharapkan bagi kepala Puskesmas Jembatan Mas untuk mengkoordinasi petugas kesehatan dapatmeningkatkan intensitas penyuluhan kepada ibu-ibu tentang pencegahan kekambuhan ulang ISPApada balita serta memberikan kepada petugas kesehatan, khususnya pemegang program KesehatanIbu dan Anak untuk melaksanakan cara pencegahan penyakit ISPA
HUBUNGAN KUALITAS TIDUR TERHADAP KONSENTRASI BELAJAR MAHASISWA AKADEMI KEBIDANAN INTERNASIONAL PEKANBARU TAHUN 2016 Andriani, Andriani
SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 4 (2016): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.846 KB)

Abstract

Tidur merupakan suatu kebutuhan dasar bagi manusia. Menurut National Sleep Foundation (1999),37% orang dewasa muda usia 18-29 tahun dilaporkan mengalami kekurangan tidur dan ganggauntidur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas tidur terhadap konsentrasi belajarmahasiswa Akademi Kebidanan Internasional. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan desain analitik.Penelitian ini dilaksanakan bulan Desember 2015 - Februari 2016 di Akademi KebidananInternasional Pekanbaru, dengan menggunakan data primer. Populasi penelitian ini berjumlah 125orang dengan sampel 95 orang menggunakan teknik Kuota Sampling. Instrumen penelitian denganmenggunakan kuesioner The Pittsburg Sleep Quality Index (PSQI) dan kuesiner konsentrasi.Penelitian ini dianalisis secara univariat dan disajikan dengan rumus chi-square dalam program SPSSsoftware 20.0. Hasil penelitian ini menunjukkan mayoritas mengalami kualitas tidur buruk sebanyak76 orang (80%), dan konsentrasi belajar mayoritas rendah sebanyak 62 orang (65.3%). Adahubungan kualitas tidur terhadap konsentrasi belajar mahasiswa Akademi Kebidanan InternasionalPekanbaru tahun 2016 dengan P-Value 0.036 &lt; 0.05. Melalui penelitian ini diharapkan mahasiswaAkademi Kebidanan Internasional Pekanbaru dapat mengatasi kualitas tidur buruk yang dialaminyadan mampu menjaga pola istirahat yang cukup sehingga konsentrasi menjadi lebih maksimal dalambelajar.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN KONTRASEPSI INJEKSI HORMONAL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SEKANCING DI DESA SEKANCING ILIR TAHUN 2022 Dwi Rahmawati
SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 1 (2022): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.855 KB)

Abstract

Perkembangan program Keluarga Berencana saat ini bukan saja untuk menurunkan angka kelahiran, tetapi mewujudkan bonus demografi yang berkualitas. Pasangan usia subur dianjurkan menggunakan kontrasepsi untuk mengatur kesuburannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemilihan Kontrasepsi Injeksi Hormonal di Wilayah kerja Puskesmas Sekancing di Desa Sekancing Ilir tahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik kuantitatif dengan desain cross sectional. Tempat dan waktu penelitian dilakukan di Desa Sekancing Ilir wilayah kerja Puskesmas Sekancing pada tanggal 26 Februari 2022 sampai dengan 08 Maret 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah 196 orang, jumlah sampel sebanyak 64 responden. Teknik pengumpulan data adalah data primer dan sekunder. Adapun teknik analisa datanya adalah univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square test. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa ada berhubungan yang bermakna antara usia nilai p-value (0,010), pendidikan nilai p-value (0,007), pengetahuan nilai p-value (0,019), dan pendapatan nilai p-value (0,002) dengan pemilihan pemilihan kontrasepsi injeksi hormonal di Wilayah Kerja Puskesmas Sekancing di Desa Sekancing Ilir Tahun 2022. Diharapkan bagi Puskesmas Sekancing agar meningkatkan program pelayanan serta penyuluhan ke desa-desa tentang KB khususnya pelayanan kontrasepsi injeksi hormonal baik suntik 1 bulan ataupun DMPA.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN PENDIDIKAN IBU RUMAH TANGGA DENGAN PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI DUSUN SEMAMBU BUNTING KELURAHAN JAMBI KECIL KECAMATAN MUARO SEBO TAHUN 2014 Marta, Sakinah Erna
SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 1 (2015): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.72 KB)

Abstract

Sampah rumah tangga adalah sampah yang berasal dari kegiatan sehari-hari dalam rumah tanggayang tidak termasuk tinja dan sampah spesifik. Berdasarkan dari 10 ibu rumah tangga 7 diantaranyatidak mengetahui tentang cara pengelolaan sampah rumah tangga, dengan demikian inginmelakukan penelitian tentang sampah rumah tangga di Dusun Semambu Bunting Jambi KecilKecamatan Muaro Sebo. Tujuan penelitian untuk diketahuinya hubungan pengetahuan, sikap danpendidikan ibu rumah tangga dalam pengelolaan sampah rumah tangga di Dusun Semambu BuntingJambi Kecil Kecamatan Muaro Sebo tahun 2014.Penelitian kuantitatif ini dengan pendekatan desain penelitian cross sectional, dan teknikpengambilan sampel adalah dengan teknik simple random sampling. Sampel yang digunakansebanyak 57 orang ibu rumah tangga yang diambil dari kelurahan jambi kecil kecamatan Muarosebo. Data diperoleh dengan kuesioner di analisa secara univariat dan bivariat menggunakan chisquare.Sebagian besar responden mempunyai pengetahuan kurang baik sebanyak 35 responden (35,0%),sikap negatif sebanyak 31 responden (31,0%), pendidikan rendah sebanyak 38 responden (38,0%).Simpulan penelitian adalah ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan ibu rumah tangga(nilai p value=0,008), sikap ibu rumah tangga (nilai p value=0,014), pendidikan ibu rumah tangga (pvalue=0,034), dengan pengelolaan sampah rumah tangga di Dusun Semambu Bunting KelurahanJambi Kecil Kecamatan Muaro Sebo Tahun 2014.
GAMBARAN KINERJA BIDAN DALAM PELAYANAN KB SUNTIK 3 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SEKERNAN ILIR KABUPATEN MUARO JAMBI TAHUN 2014 Resli, Rica
SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 1 (2015): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.116 KB)

Abstract

Pelayanan KB berkualitas belum sepenuhnya menjangkau seluruh wilayah nusantara.Paradigma program KB telah mempunyai visi dari mewujudkan NKKBS untuk mewujudkankeluarga yang berkualitas pada tahun 2015. Keluarga berkualitas yaitu keluarga yang sejahtera,sehat, maju, mandiri, memilih jumlah anak yang ideal, memiliki wawasan kedepan, bertanggungjawab, harmonis dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kinerja merupakan penampilanhasil kerja pegawai baik secara kuantitas maupun kualitas. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui gambaran kinerja bidan meliputi tingkat pendidikan, pengalaman kerja dan motivasidalam pelayanan KB suntik 3 bulan di wilayah kerja Puskesmas Sekernan Ilir.Penelitian menggunakan rancangan deskriptif, desain kuantitatif, dan dilaksanakan pada tanggal11 - 23 Agustus tahun 2014. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bidan yang bertugasdi Puskesmas Sekernan dan bidan yang praktek mandiri di wilayah Puskesmas Sekernan yangberjumlah 10 orang, sampel diambil secara total sampling. Analisis yang digunakanmenggunakan analisis univariat.Hasil penelitian mayoritas bidan di Puskesmas Sekernan Ilir umur 20 – 30 th sebanyak 1 orang(10 %), umur 31 – 45th sebanyak 9 orang ( 90 %). Mayoritas masa kerja adalah ≥ 5th sebanyak9 orang (90%), minoritas responden dengan masa kerja &lt; 5th sebanyak 1 orang (10 %). Tingkatpendidikan mayoritas adalah tamatan DIII kebidanan 8 orang (80 %), minoritas respondentamatan DI kebidanan sebanyak 2 orang (20 %). Dari penelitian yang dilakukan terhadap 10responden, 70% memiliki kinerja yang baik, dan sebanyak 30% memiliki kinerja kurang baik.Sehingga dapat disimpulkan dari penelitian ini, bahwa dengan tingkat pendidikan yang tinggi, danpengalaman kerja yang tinggi, akan mempengaruhi akan motivasi dan kinerja bidan yang baikdalam Pelayanan Kb Suntik 3 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Sekernan Ilir Kabupaten MuaroJambi Tahun 2014.
PERILAKU DALAM PENCEGAHAN FILARIASIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MUARA KUMPEH KABUPATEN MUARO JAMBI TAHUN 2014 Erna, Sakinah
SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 1 (2015): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.584 KB)

Abstract

Filariasis atau penyakit kaki gajah adalah penyakit yang disebabkan infeksi cacing filaria melaluigigitan nyamuk, 1,3 miliar penduduk dunia berisiko tertular filariasis. Hampir seluruh wilayahIndonesia adalah endemis filariasis. Data Dinas Kesehatan Kabupaten Muaro Jambi diketahuidari 18 Puskesmas yang ada, kasus kronis filariasis terbesar ada di Puskesmas Muara Kumpeh,dengan jumlah 42 kasus (MF Rate = 0,11%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuihubungan pengetahuan, peran tokoh masyarakat dan peran petugas kesehatan dengan perilakudalam pencegahan penyakit filariasis di wilayah kerja Puskesmas Muara Kumpeh KabupatenMuaro Jambi tahun 2014.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalampenelitian ini adalah seluruh masyarakat yang berada di wilayah kerja Puskesmas Muara Kumpehdengan jumlah sampel sebanyak 96 orang yang diambil secara proporsional random sampling.Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara menggunakan kuesioner danobservasi.Hasil penelitian didapatkan sebagian (54,2%) responden di wilayah kerja Puskesmas MuaraKumpeh berperilaku kurang baik dalam pencegahan filariasis, sebagian (59,4%) responden diwilayah kerja Puskesmas Muara Kumpeh pengetahuannya tentang pencegahan filariasis masihrendah, sebagian (57,3%) responden menyatakan bahwa di wilayah kerja Puskesmas MuaraKumpeh tokoh masyarakatnya tidak aktif dalam pencegahan filariasis dan sebagian (56,3%)responden menyatakan bahwa di wilayah kerja Puskesmas Muara Kumpeh petugaskesehatannya tidak aktif dalam pencegahan filariasis.Adapun simpulan penelitian adalah terrdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan (p=0,006) (p &lt; 0,05), peran tokoh masyarakat p = 0,005 (p &lt; 0,05), peran petugas kesehatan p =0,003 (p &lt; 0,05) dengan perilaku dalam pencegahan filariasis.
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN DUKUNGAN SUAMI TENTANG PEMERIKSAAN PAP SMEAR PADA PASANGAN USIA SUBUR DI DESA SUNGAI CEMARA KECAMATAN SADU KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR TAHUN 2014 Gita, Ridarti
SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 1 (2015): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.902 KB)

Abstract

Pap Smear adalah upaya pengambilan cairan vagina untuk melihat kelainan sel sekitar leherrahim. Angka kematian akibat kanker serviks dapat diturunkan dengan program skrining PapSmear dimana angka kematian akibat kanker serviks menurun hingga 70-80%. Masih tingginyaangka penderita kanker leher rahim di Indonesia disebabkan ketidaktahuan fungsi dan manfaatpemeriksaan tersebut, hanya 5% wanita yang mau melakukan pemeriksaan Pap Smear dariwanita yang seharusnya wajib memeriksakan diri. Penelitian ini bertujuan untuk melihatgambaran pengetahuan dan dukungan suami tentang pemeriksaan Pap Smear pada pasanganusia subur di Desa Sungai Cemara Kecamatan Sadu Kabupaten Tanjung Jabung Timur tahun2014.Metode penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan desain cross sectional dilakukanpada tanggal 26-30 September 2014. Jumlah populasi 77 pasang dengan sampel yang diambilsecara total sampling yaitu seluruh populasi. Pengumpulan data dilakukan denganmenggunakan kuesioner. Analisis data mengunakan analisis univariat.Hasil penelitian, dari 77 responden, sebanyak 15,6% berpengetahuan baik, sedangkan 54,5%berpengetahuan cukup dan 29,9% berpengetahuan kurang. Dukungan suami yang mendukungsebanyak 76,6% dan yang kurang mendukung sebanyak 23,4%. Kelompok terbesar respondenyaitu kelompok usia 31-40 tahun (45,4%) dan kelompok pendidikan terbanyak adalahpendidikan dasar.Sehingga dapat disimpulkan, pengetahuan responden terhadap Pap smear sudah cukup baik,akan tetapi selain dari fasilitas yang tidak memadai di Puskesmas, dukungan dari suami yangtidak begitu mendukung juga mempengaruhi responden tidak melakukan pemerikasaan PapSmear.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENIMBANGAN BALITA DI POSYANDU DI DESA BARU KECAMATAN SUNGAI TENANG KABUPATEN MERANGIN TAHUN 2014 lidya, Erris
SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 1 (2015): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.288 KB)

Abstract

Salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah untuk menurunkan angka kematian balita diIndonesia adalah melalui posyandu baik yang bersifat preventif maupun kuratif. Menurut datakementerian perencanaan pembangunan nasional/ badan perencanaan pembangunan nasionaltahun 2010 angka kematian balita (AKABA) di Indonesia pada tahun 2009 mencapai 44/1000kelahiran hidup. Terget yang diharapkan dicapai pada tahun 2015 untuk kematian balitamenjadi 32/1000 kelahiran hidup.tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yangberhubungan dengan penimbangan balita diposyandu di Desa Baru Kecamatan Sungai TenangKabupaten Merangin Tahun 2014.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional yangdilakukan pada ibu yang mempunyai balita. Penelitian ini di Desa Baru Kecamatan SungaiTenang Kabupaten Merangin. Pengumpulan data melalui kuesioner. Populasi penelitian iniadalah seluruh ibu yang mempunyai balita yaitu sebanyak 53 orang.Pengambilan sampelsecara total sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat.Hasil analisis secara univariat terdapat 41 (77,4%) pendidikan masih rendah. 42 (79,2%) adalahbekerja. 38 (71,7%) dukungan suami kurang baik. 44 (83,0%) peran petugas kurang baik. 31(58,5%) tidak melakukan penimbangan balita. Uji bivariat menunjukkan dari variabelpendidikan, Pekerjaan,Dukungan Suami, peran petugas kesehatan, penimbangan balitamempunyai hubungan yang bermakna dengan penimbangan bayi yaitu dengan nilai p-value&lt;0,05).Ada hubungan yang bermakna antara pendidikan ibu balita dengan dengan pemanfaatanposyandu pada ibu yang memiliki balita di Desa Baru Kecamatan Sungan Tenang KabupatenMerangin Tahun 2014Ada hubungan yang bermakna antara pekerjaan ibu balita denganpemanfaatan posyandu pada ibu yang memiliki balita di Desa Baru Kecamatan Sungan TenangKabupaten Merangin Tahun 2014Ada hubungan yang bermakna antara dukungan suamidengan pemanfaatan posyandu pada ibu yang memiliki balita di Desa Baru Kecamatan SunganTenang Kabupaten Merangin Tahun 2014Ada hubungan yang bermakna antara peran petugaskesehatan dengan pemanfaatan posyandu pada ibu yang memiliki balita di Desa BaruKecamatan Sungan Tenang Kabupaten Merangin Tahun 2014
PENGARUH PENYULUHAN PENCEGAHAN PENYAKIT SKABIES TERHADAP PENGETAHUAN SANTRI DI PONPES AL-ANSHOR DESA MANUNGGAL KECAMATAN PADANG SIDEMPUAN TENGGARA KOTA PADANG SIDEMPUAN TAHUN 2014 Siregar, Ganti Tua
SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 1 (2015): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.14 KB)

Abstract

Perilaku anggota masyarakat ikut berkontribusi pada kesehatan seluruh masyarakat. Secaraumum, masyarakat masih menganggap perilaku merupakan urusan pribadi yang tidak terlalupenting. Mereka belum mengetahui bahwa buruknya perilaku terkait sanitasi oleh salah satuanggota masyarakat, juga akan mempengaruhi kualitas kesehatan masyarakat lainnya.Skabies sangat erat hubungannya dengan perilaku hidup bersih dan sehat, terutama dalam halpersonal hygiene yang buruk dan sanitasi buruk dapat meningkatkan infeksi scabies. Penelitianini bertujuan mengetahui pengaruh penyuluhan pencegahan penyakit skabies sebelum dansesudah di Ponpes Al-Anshor Desa Manunggang Kecamatan Padang Sidempuan TenggaraKota Padang sidempuan. Pengambilan data dengan menggunakan soal pre-test yang diisisecara langsung oleh santri. Pengisian soal pre-test dilakukan sebelum dan sesudahpenyuluhan. Nilai jawaban santri sebelum dan sesudah penyuluhan kemudian dibandingkanuntuk mengetahui pengaruh penyuluhan terhadap pengetahuan santri sesudah mengikutipenyuluhan.Desain penelitian ini menggunakan quasi-experimen dengan metode pendekatan pre-test posttestdesign. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh santri Asrama Ponpes Al-Anshor DesaManunggang Kecamatan Padang sidempuan Tenggara Kota Padang sidempuan, populasisebanyak 1.034 santri, yang dijadikan sebagai sampel 250 santri teknik pengambilan sampelsimple random sampling. Pengelompokan ini dibuat berdasarkan nilai hasil kuesioner yangtelah diisi oleh santri responden sebelum dan sesudah penyuluhan post-test minggu pertama,post-test minggu kedua, post-test minggu ke tiga dan post-test minggu keempat. Data yangdiperoleh kemudian dianalisis dengan uji T Dependen atau uji T Paired_samples T-Test.Hasil penelitian bahwa Rata-rata pengetahuan santri terhadap pencegahan penyakit scabiessebelum penyuluhan adalah 11,26 sedangkan sesudah penyuluhan rata-rata 17,24, sehinggaselisih mean sebelum dan sesudah penyuluhan sebesar -5,98, dengan p-value (0,000) &lt; (p=0,05) dapat disimpulkan ada perbedaan yang signifikan antara pengetahuan santri PondokPesantren Al-Anshor Desa Manunggang Kecamatan Padang Sidempuan Tenggara KotaPadang Sidempuan dengan pencegahan penyakit skabies sebelum dan sesudah penyuluhan.Simpulan penelitian yang diperoleh dalam penelitian ini adalah ada perbedaan yang signifikanantara pengetahuan santri Pondok Pesantren Al-Anshor Desa Manunggang KecamatanPadang Sidempuan Tenggara Kota Padang Sidempuan dengan pencegahan penyakit skabiessebelum dan sesudah penyuluhan.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2025): SCIENTIA JOURNAL Vol. 13 No. 2 (2024): SCIENTIA JOURNAL Vol. 13 No. 1 (2024): SCIENTIA JOURNAL Vol. 12 No. 2 (2023): SCIENTIA JOURNAL Vol. 12 No. 1 (2023): SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 2 (2022): SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 1 (2022): SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 2 (2021): SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 1 (2021): SCIENTIA JOURNAL Vol 10 No 1 (2021): SCIENTIA JOURNAL Vol. 9 No. 1 (2020): SCIENTIA JOURNAL Vol 9 No 2 (2020): SCIENTIA JOURNAL Vol. 9 No. 2 (2020): SCIENTIA JOURNAL Vol 9 No 1 (2020): SCIENTIA JOURNAL Vol. 8 No. 2 (2019): SCIENTIA JOURNAL Vol 8 No 2 (2019): SCIENTIA JOURNAL Vol. 8 No. 1 (2019): SCIENTIA JOURNAL Vol 8 No 1 (2019): SCIENTIA JOURNAL Vol 8 No 1 (2019): SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol. 7 No. 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 1 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 1 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol. 7 No. 1 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol 6 No 2 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol. 6 No. 2 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol 6 No 2 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol 6 No 1 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol. 6 No. 1 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol 6 No 1 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol. 5 No. 2 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol 5 No 2 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol 5 No 2 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol. 5 No. 1 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol 5 No 1 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 4 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 3 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 3 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 2 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol. 4 No. 2 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol. 4 No. 1 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 1 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol 3 No 2 (2014): SCIENTIA JOURNAL Vol 3 No 1 (2014): SCIENTIA JOURNAL Vol 3 No 1 (2014): SCIENTIA JOURNAL Vol 2 No 2 (2013): SCIENTIA JOURNAL Vol 2 No 1 (2013): SCIENTIA JOURNAL Vol 2 No 1 (2013): SCIENTIA JOURNAL More Issue