cover
Contact Name
Hafiz Muchti Kurniawan
Contact Email
hafezkurniawan84@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lppm.unaja@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
SCIENTIA JOURNAL
ISSN : 23029862     EISSN : 27768562     DOI : -
Core Subject : Health,
SCIENTIA JOURNAL is a scientific journal in the field of health published twice a year by LPPM Adiwangsa Jambi University, especially in the public health, nursing and midwifery field.
Arjuna Subject : -
Articles 568 Documents
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP KELUARGA TERHADAP DIET HIPERTENSI PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RAWASARI KOTA JAMBI TAHUN 2014 Gita, Gumarang
SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 1 (2015): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.586 KB)

Abstract

Penderita hipertensi di seluruh dunia sebanyak 972 juta atau 26,4% dengan perbandingan lakilaki26,6% dan wanita, 26,1% Penderita hipertensi tersebut 333 juta berada di negara maju dan639 sisanya berada di negara sedang berkembang termasuk Indonesia. Angka ini kemungkinanakan meningkat menjadi 29,2% di tahun 2025. Golongan umur 55-64 tahun lebih banyakmenderita hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dansikap keluarga terhadap diet hipertensi pada masa lansia Tahun 2014.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan desain cross setional, dilaksanakan pada bulan September Tahun 2014. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 1.290lansia, dan penentuan besarnya sampel dalam penelitian ini menjadi 42 responden yaitu lansiayang ada di Puskesmas Rawasari Kota Jambi. Analisis yang digunakan analisis univariat dananalisa bivariat dengan uji statistik yang digunakan adalah uji X² (uji chi- square) dengan derajatkemaknaan 0,05Dari 42 responden yang memiliki pengetahuan yang baik sebanyak 27 (64,3%) sedangkanresponden yang memiliki pengetahuan yang kurang baik sebanyak 15(35,7%). Respondenyang memiliki Sikap Positif sebanyak 24 (57,1%) sedangkan responden yang memiliki sikapyang negatif sebanyak 18 (42,9%). Pengetahuan responden dengan diet hipertensi pada lansiadengan p-value = 0,012, Odd Ratio = 0,143. Sikap responden dengan diet hipertensi padalansia dengan p-value = 0,019, Odd Ratio = 5,971.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan tingkat pengetahuan respondenyang baik terhadap diet hipertensi maka akan sejalan atau berbanding lurus dengan sikapresponden untuk melakukan diet hipertensi pada lansia di wilayah kerja Puskesmas RawasariKota Jambi Tahun 2014.
HUBUNGAN STATUS GIZI DAN KELEMBABAN UDARA DENGAN KEJADIAN TB PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PUTRI AYU KOTA JAMBI TAHUN 2014 Erris, Herlina
SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 1 (2015): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.988 KB)

Abstract

Kejadian TB Paru di Kota Jambi khususnya di Puskesmas Putri Ayu terus meningkat, oleh karenaitu perlu perhatian khusus dan mendapat prioritas utama di bidang kesehatan. Puskesmas PutriAyu merupakan salah satu Puskesmas yang ada di Kota Jambi dengan kejadian TB Paru palingtinggi dibandingkan Puskesmas lainnya, dengan jumlah penderita TB Paru BTA (+) sebanyak 59orang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan status gizi dan kelembabanudara dengan kejadian TB Paru di wilayah kerja Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi Tahun 2014.Jenis penelitian bersifat retrospektif dengan desain case control, untuk melihat hubungan antaravariabel independen dan variabel dependen, menggunakan uji Chi-square untuk melihathubungan antar variabel. Cara pengambilan sampel menggunakan teknik simple randomsampling. Jumlah sampel sebanyak 45 orang kasus dan 45 orang kontrol.Hasil penelitian diperoleh adanya hubungan antara status gizi dan kelembaban udara dengankejadian TB Paru di wilayah kerja Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi Tahun 2014. Status gizi (OR= 4,429), kelembaban udara (OR = 2,985).Masyarakat khususnya penderita TB Paru diharapkan memperhatikan status gizi dan kondisi fisikrumah terutama kelembaban udara yang tidak memenuhi syarat. Memperbanyak pengetahuantentang status gizi, kelembaban udara, dan TB Paru.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERKAWINAN USIA MUDA DI KELURAHAN PENYENGAT RENDAH KECAMATAN TELANAIPURA KOTA JAMBI TAHUN 2014 Bejo, Gumarang
SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 1 (2015): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan penduduk yang relatif tinggi merupakan beban dalam pembangunan nasional.Faktor utama yang mempengaruhi laju pertumbuhan penduduk adalah tingkat kelahiran.Tingginya angka kelahiran erat kaitannya dengan usia pertama kali kawin. Salah satu upayamenurunkan laju pertumbuhan penduduk adalah melalui upaya pengkitan usia perkawinan.Berdasarkan survei diketahui dari 10 orang ada 8 orang WUS yang melakukan perkawinan usiamuda.Penelitian deskriptif analitik dengan rancangan case-control. Bertujuan untuk dapat mengujihipotesis tentang perkawinan usia muda dan faktor-faktor yang berhubungan denganperkawinan usia muda tersebut di Kelurahan Penyengat Rendah Kecamatan Telanaipura KotaJambi Tahun 2014. Populasi adalah semua wanita usia subur (WUS) sebanyak 106 orang.Sampel penelitian sebanyak 72 yang dipilih dengan menggunakan metode casecontrol 1 : 1.Pengumpulan data menggunakan kuesioner, yang dilakukan pada tanggal 22 – 25 oktober2014. Analisis data menggunakan analisis univariat dan anlisis bivariat.Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar (52,8%) responden memiliki pengetahuan yangbaik, sebanyak 62,5% responden berpendidikan rendah, sebanyak 68,1% responden berasaldari keluarga mampu dan 73,6% merupakan budaya setempat. Terdapat hubungan yangsignifikan antara pengetahuan, pendidikan, sosial ekonomi dan budaya dengan terjadinyaperkawinan usia muda.Berdasarkan hasil penelitian diharapkan memberi masukan kepada pemerintah setempat untukmerangkul tenaga kesehatan untuk ikut serta memberikan penyuluhan tentang resikoperkawinan usia muda. Selanjutnya tetap memberikan penyuluhan mengenai dampak burukdari perkawinan pada usia muda.
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PASANGAN USIA SUBUR (PUS) DENGAN PEMAKAIAN KONTRASEPSI IMPLANT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAHTUL YAMAN KOTA JAMBI TAHUN 2015 Sondang, Bejo
SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 1 (2015): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.053 KB)

Abstract

Indonesia menghadapi masalah dengan jumlah dan kualitas sumber daya manusia dengankelahiran 5.000.000 pertahun. Untuk menurunkan angka kelahiran maka di luncurkanpenggunaan kontrasepsi, salah satu kontrasepsi yang dapat digunakan adalah kontrasepsiimplant. Namun cakupan pemakaian Implant sedikit, pemakaian kontrasepsi implant sebanyak2,7% dengan pengguna implant terendah pada Puskesmas Tahtul Yaman sebanyak 0,6%.Penelitian ini bertujuan untuk melihat Gambaran pengetahuan dan sikap Pasangan Usia Subur(PUS) dengan pemakaian Kontrasepsi Implant di Wilayah Kerja Puskesmas Tahtul yaman KotaJambi tahun 2015.Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif yang bertujuan untukmengetahui variabel penelitian. Tekhnik pengambilan sampel dengan Random sampling.Jumlah populasi sebanyak 2.507 orang dan sampel sebanyak 47 Responden. Penelitian initelah dilakukan pada tanggal 2-7 februari 2015. Analisis yang di gunakan adalah anlisisunivariat.Hasil penelitian, dari 47 responden diperoleh sebagian besar responden memiliki pengetahuankurang yaitu sebanyak 25 responden (53,2%), pengetahuan cukup 13 responden (27,7%), danpengetahuan baik 9 responden (19,1%) dan sebagian besar responden memiliki sikap kurangbaik sebanyak 27 responden (57,4%) dan sikap baik 20 responden (42,6%).Diharapkan pada pihak terkait di Puskesmas Tahtul Yaman Kota Jambi seperti petugaskesehatan salah satunya bidan sebagai tenaga kesehatan mempunyai peran serta dalampemberian penyuluhan kepada PUS, sehingga dapat ditingkat pengetahuannya tentangpemilihan metode kontrasepsi Kontrasepsi Implant
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN MOTIVASI SERTA PERAN KELUARGA TERHADAP UPAYA PENCEGAHAN PENULARAN PENYAKIT TUBERKULOSIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PERAWATAN SUBAN KECAMATAN BATANG ASAM TAHUN 2015 Herdianti, Herdianti
SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 1 (2015): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.03 KB)

Abstract

Penyakit menular sampai saat ini masih menjadi penyebab tingginya angka kesakitan dankematian penduduk Indonesia. Upaya pemberantasan dan pengendalian penyakit menularseringkali mengalami kesulitan karena banyaknya faktor yang mempengaruhi penyebaranpenyakit-penyakit menular tersebut salah satunya penyakit Tuberkulosis Paru.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan desain Cross sectional yangbertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan motivasi serta peran keluargaterhadap upaya pencegahan penularan penyakit tuberkulosis di Puskesmas Perawatan SubanKecamatan Batang Asam Tahun 2015. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderitatuberculosis di Puskesmas Perawatan Suban Kecamatan Batang Asam, sebanyak 363 orang.Sampel dalam penelitian ini adalah penderita tuberculosis di Puskesmas Perawatan SubanKecamatan Batang Asam sebanyak 77 responden. Cara pengambilan sampel dengan simplerandom sampling.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara Pengetahuan (pvalue= 0,005) Dan Motivasi (p-value = 0,000) Serta Peran Keluarga (p-value = 0,042) terhadapupaya pencegahan penyakit Tuberkulosis Di Puskesmas Perawatan Suban Kecamatan BatangAsam Tahun 2015. Dengan hasil uji statistik Chi-Square diperoleh p-value < 0,05.Upaya yang perlu dilakukan untuk lebih meningkatkan pengelola program kesehatanmasyarakat khususnya pada program pencegahan penyakit tuberkulosis paru terhadappenyampaian informasi guna peningkatan pengetahuan masyarakat, serta memotivasimasyarakat untuk aktif melakukan pencegahan penyakit tuberkulosis.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU MASYARAKAT DALAM PEMBERANTASAN SARANG NYAMUK DEMAM BERDARAH DENGUE DI DESA RANTAU RASAU II KECAMATAN RANTAU RASAU TAHUN 2015 Dewi, Ratna Sari
SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 1 (2015): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.432 KB)

Abstract

Pada tahun 2014 wilayah kerja Puskesmas Rantau Rasau memiliki kasus DBD terbanyak diKabupaten Tanjung Jabung Timur dan desa Rantau Rasau II sebanyak 12 kasus DBD dari 39kasus di Kecamatan Rantau Rasau. Karakteristik daerah dan penduduk yang masih engganmelakukan pemberantasan sarang nyamuk Demam Berdarah Dengue di lingkungannyamenjadi faktor tingginya kasus DBD tersebut. Adapun sebagai tujuan penelitiannya adalahmengetahui beberapa faktor yang mempengaruhi perilaku masyarakat dalam pemberantasansarang nyamuk Demam Berdarah Dengue di desa Rantau Rasau II Kecamatan Rantau RasauTahun 2015.Penelitian kuantitatif yang bersifat deskriptif dengan rancangan penelitian cross sectional.Penelitian ini dilaksanakan di wilayah Puskesmas Rantau Rasau, penelitian dilakukan padabulan Februari tahun 2015 dengan jumlah sampel 103 responden.Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terhadap 103 responden dalam penelitian inidiketahui perilaku responden yang kurang baik dalam PSN-DBD, yaitu 68 (66,0%)responden,pengetahuan responden kurang baik, yaitu 56 (54,4%) responden, sikap kurang baik, yaitu56 (54,4%) responden, peran petugas kesehatan kurang baik, yaitu 63 (61,2%) responden.Hasil uji statistik diperoleh hasil ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan diperolehp-value = 0,002 , sikap diperoleh nilai p-value = 0,000 dan peran petugas kesehatan diperolehp-value = 0,000 dengan perilaku responden terhadap pemberantasan sarang nyamuk DemamBerdarah Dengue.Perilaku responden dalam pemberantasan sarang nyamuk Demam Berdarah Dengue di desaRantau Rasau II sangat dipengaruhi oleh faktor pengetahuan, sikap dan peran petugas dalamprogram PSN-DBD. Sehingga perlu dilakukan komitemen yang kuat antara masyarakat danpetugas kesehatan setempat untuk mengubah perilaku masyarakat.
PERBANDINGAN METODE CERAMAH DAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA PUTRI TENTANG PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) DI SMA NEGERI 11 KOTA JAMBI TAHUN 2015 Herlina, Herlina
SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 1 (2015): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.267 KB)

Abstract

Kanker payudara saat ini merupakan jenis kanker dengan jumlah kasus terbanyak didunia. Di Amerika satu diantara 10 wanita terserang kanker payudara. Di Eropa setiap tahun lebih dari 250.000 kasus baru kanker payudara terdiagnosa. Lebih dari 50% penderita kanker payudara datang kerumah sakit sudah dalam stadium lanjut, hal ini mengakibatkan pengobatan yang diberikan menjadi lebih kompleks dan mahal. Salah satu upaya deteksi dini kanker payudara yaitu pemeriksaan payudara sendiri (SADARI).Penelitian ini adalah Quasi Eksperimen Pre and Post test disain. Bertujuan untuk mengetahui perbandingan metode ceramah dan media audiovisiual terhadap pengetahuan dan sikap remaja putri tentang pemeriksaan payudara sendiri di SMAN 11 Kota Jambi Tahun 2015. Populasi penelitian ini adalah remaja putri SMAN 11 Kota Jambi kelas XI dan XII yang berjumlah 337.Tekhnik pengambilan sampel yaitu Proportinale Stratified Random Sampling berjumlah 68 orang. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 28-30 Juli 2015. Analisis data univariat dan bivariat.Hasil uji statistik Independent T-test didapatkan hasil bahwa terdapat perbedaan antara metode ceramah dan media audio visual terhadap pengetahuan dan remaja putri tentang pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) dengan p-value = 0,015 pada dan p-value = 0,000Dari hasil penelitian ini diharapkan media audio visual bisa dijadikan salah satu alternatif media dalam penyuluhan tentang pemeriksaan payudara sendiri untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja putri.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TERHADAP PENANGANAN DEMAM PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAYO SELINCAH KOTA JAMBI TAHUN 2014 Listautin, Listautin; Lismawati, Lismawati
SCIENTIA JOURNAL Vol 3 No 2 (2014): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.362 KB)

Abstract

Demam merupakan salah satu masalah yang kerap dijumpai dalam mengasuh danmembesarkan anak. Pengetahuan ibu diperlukan agar tindakan yang diberikan benar yaitubagaimana ibu menentukan anak demam dan menurunkan suhu tubuh anak, masyarakatsering mengartikan demam dan diare sebagai sakit tifus, dengan demikian orang tua akanmelakukan pola pemberian makan ke arah diet tifus, yakni makan bubur. Kandungan kaloriyang diterima rendah pada bubur beras menyebabkan status gizi anak menurun. Penelitianbertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu dengan penanganan demampada balita.Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat deskriptif analitik menggunakan desain crosssectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu jumlah balita demam bulan Januari-Mei sebanyak104 balita dan jumlah sampel sebanyak 32 balita. Teknik pengambilan sampel menggunakansimple random sampling. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Payo Selincah Kota Jambi dantelah dilaksanakan pada tanggal 15-22 Agustus tahun 2014. Analisis dalam penelitian ini adalahunivariat dan bivariat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 10 responden (31,3%) penanganan demampada balita baik, sebanyak 13 responden (40,6%) mempunyai pengetahuan baik dan sebanyak12 responden (37,5%) memiliki sikap positif. Hasil bivariat menunjukkan bahwa pengetahuanibu dengan penanganan demam pada balita dengan p-value (0.005) dan sikap ibu denganpenanganan demam pada balita dengan p-value (0.018).Disimpulkan bahwa ada hubungan pengetahuan dan sikap ibu terhadap penanganan demampada balita di wilayah kerja puskesmas payo selincah kota jambi.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN PENYAKIT SCABIES PADA SANTRI DI PONDOK PESANTREN AS’AD OLAK KEMANG SEBERANG KOTA JAMBI TAHUN 2014 Eko, Eko; Marta, Marta
SCIENTIA JOURNAL Vol 3 No 2 (2014): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.362 KB)

Abstract

Scabies (gudik) adalah penyakit kulit menular yang disebabkan oleh sarcoptes scabiei varianhominis (sejenis kutu, tungau), ditandai dengan keluhan gatal. Scabies sering dikaitkan sebagaipenyakitnya anak pesantren alasannya karena anak pesantren suka/gemar bertukar, pinjammeminjam pakaian, handuk, sarung, bahkan bantal, guling dan kasurnya kepada sesamanya,Tujuan penelitian untuk diketahuinya faktor-faktor yang berhubungan dengan perilakupencegahan penyakit scabies pada santri di Pondok Pesantren As’ad Olak Kemang SeberangKota Jambi tahun 2014. Pengambilan sampel menggunakan teknik proportional stratifiedrandom sampling dengan besar sampel 97 santri. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptifanalitik dengan pendekatan cross sectional. Data dikumpulkan dengan kuesioner dianalisisdengan analisis univariat dan bivariat.Berdasarkan hasil analisis menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara motivasisantri dan peran petugas dengan perilaku pencegahan penyakit scabies (p-value = 0,575 danp-value = 0,077 ). Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap santri denganperilaku pencegahan penyakit scabies di Pondok Pesantren As’ad Olak Kemang SeberangKota Jambi tahun 2014 (p-value = 0,015, p-value = 0,004 ).Ada Hubungan antara pengetahuan dab sikap santri dengan perilaku pencegahan penyakitscabies di Pondok Pesantren As’ad Olak Kemang Seberang Kota Jambi tahun 2014.
Hubungan Kadar HbA1c, Umur, Lama Menderita Diabetes Melitus Terhadap Sindroma Mata Kering (Dry Eye Syndrome) pada Penderita Diabetes Melitus di RSUD KH. Daud Arif Kuala Tungkal Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun 2022 Nurhayati
SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 1 (2022): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.135 KB)

Abstract

Sindroma mata kering merupakan kelainan mata dengan gejala yaitu ketidaknyamanan, rasa sakit, kekeringan dan sensasi benda asing pada mata dan salah satu komplikasi dari penyakit Diabetes Melitus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Kadar HbA1c, Umur, Lama Menderita Diabetes Melitus Terhadap Sindroma Mata Kering (Dry Eye Syndrome) Pada Penderita Diabetes Melitus Di RSUD KH. Daud Arif Kuala Tungkal Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan rancangan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di RSUD KH. Daud Arif Kuala Tungkal Kabupaten Tanjung Jabung Barat pada tanggal 13-16 Agustus 2022. Populasi penelitian adalah adalah seluruh pasien yang berobat ke poli mata dan memiliki riwayat Diabetes Melitus tipe 2 yang memeriksa kadar HbA1c di RSUD RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal Kabupaten Tanjung Jabung Barat sebanyak 100 orang. Sampel diambil dengan menggunakan total sampling. Analisa data secara univariat, bivariat dan multivariat. Pengumpulan data dengan pengisian kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 100 responden sebagian besar berusia 51-55 tahun sebanyak 64 responden (64,0%), sebagian besar kadar HbA1c responden termasuk dalam kategori tidak terkontrol (>6,5%) sebanyak 65 responden (65,0%), sebagian besar menderita Diabetes Melitus >10 tahun sebanyak 49 responden (49,0%) dan sebagian besar mengalami dry eye sindrome dengan kriteria panjang pembasahan ≤10 mm sebanyak 64 responden (64,0%). Hasil uji statistik menunjukkan bahwa ada hubungan umur (nilai p=0,049), kadar HbA1c (nilai p=0,003) dan lama menderita DM (nilai p=0,030) dengan sindroma mata kering (dry eye syndrome) karena nilai p<0,05. Faktor paling dominan mempengaruhi penggunaan KB pascasalin adalah persepsi dengan nilai p = 0,005. Diharapkan bagi tenaga kesehatan, diharapkan dapat melakukan konseling dan edukasi pada pasien dry eye mengenai bahaya dari komplikasi dry eye.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2025): SCIENTIA JOURNAL Vol. 13 No. 2 (2024): SCIENTIA JOURNAL Vol. 13 No. 1 (2024): SCIENTIA JOURNAL Vol. 12 No. 2 (2023): SCIENTIA JOURNAL Vol. 12 No. 1 (2023): SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 2 (2022): SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 1 (2022): SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 2 (2021): SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 1 (2021): SCIENTIA JOURNAL Vol 10 No 1 (2021): SCIENTIA JOURNAL Vol. 9 No. 1 (2020): SCIENTIA JOURNAL Vol 9 No 2 (2020): SCIENTIA JOURNAL Vol. 9 No. 2 (2020): SCIENTIA JOURNAL Vol 9 No 1 (2020): SCIENTIA JOURNAL Vol. 8 No. 2 (2019): SCIENTIA JOURNAL Vol 8 No 2 (2019): SCIENTIA JOURNAL Vol. 8 No. 1 (2019): SCIENTIA JOURNAL Vol 8 No 1 (2019): SCIENTIA JOURNAL Vol 8 No 1 (2019): SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol. 7 No. 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 1 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 1 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol. 7 No. 1 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol 6 No 2 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol. 6 No. 2 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol 6 No 2 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol 6 No 1 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol. 6 No. 1 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol 6 No 1 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol. 5 No. 2 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol 5 No 2 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol 5 No 2 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol. 5 No. 1 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol 5 No 1 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 4 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 3 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 3 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 2 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol. 4 No. 2 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol. 4 No. 1 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 1 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol 3 No 2 (2014): SCIENTIA JOURNAL Vol 3 No 1 (2014): SCIENTIA JOURNAL Vol 3 No 1 (2014): SCIENTIA JOURNAL Vol 2 No 2 (2013): SCIENTIA JOURNAL Vol 2 No 1 (2013): SCIENTIA JOURNAL Vol 2 No 1 (2013): SCIENTIA JOURNAL More Issue