cover
Contact Name
Hafiz Muchti Kurniawan
Contact Email
hafezkurniawan84@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lppm.unaja@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
SCIENTIA JOURNAL
ISSN : 23029862     EISSN : 27768562     DOI : -
Core Subject : Health,
SCIENTIA JOURNAL is a scientific journal in the field of health published twice a year by LPPM Adiwangsa Jambi University, especially in the public health, nursing and midwifery field.
Arjuna Subject : -
Articles 749 Documents
Faktor-faktor yang berhubungan dengan kelengkapan imunisasi dasar pada bayi di wilayah kerja Puskesmas jambi kecil tahun 2022 Dewi Riastawaty; Popy Apriani
SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 1 (2022): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

WHO melaporkan cakupan vaksinasi global tetap di 85%, tanpa perubahan signifikan selama beberapa tahun terakhir. Sekitar 42% kematian bayi baru lahir disebabkan oleh berbagai bentuk infeksi seperti infeksi saluran napas, tetanus neonatorum, sepsis, meningitis, dan infeksi gastrointestinal. Penyebab kematian bayi yang lainnya adalah berbagai penyakit yang sebenarnya dapat dicegah dengan imunisasi, seperti tetanus, campak, dan difteri. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kelengkapan imunisasi dasar pada bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Jambi Kecil tahun 2022 Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 14-21 Februari 2022 di Wilayah Kerja Puskesmas Jambi Kecil. Populasi dalam penelitian ini adalah bayi berjumlah 467 bayi dengan sampel sebanyak 41 responden. Tehnik pengambilan sampel secara proportional stratified random sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji statistik Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan kelengkapan imunisasi dasar pada bayi (ρ-value = 0,000), pendidikan dengan kelengkapan imunisasi dasar pada bayi (ρ-value = 0,000), dukungan keluarga dengan kelengkapan imunisasi dasar pada bayi (ρ-value = 0,006), dan keterjangkauan tempat pelayanan kesehatan dengan kelengkapan imunisasi dasar pada bayi di Puskesmas Jambi Kecil Tahun 2022 (ρ-value = 0,019).
Efektivitas Konsumsi Putih Telur Rebus Terhadap Penyembuhan Luka Perineum Pada Post Partum Donna Harriya Novidha
SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 1 (2022): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Luka perineum dapat disembuhkan salah satunya dengan asupan nutrisi yang bagus terutama tinggi protein. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui efektivitas konsumsi putih telur rebus terhadap penyembuhan luka perineum pada post partum Di Wilayah Puskesmas Muara Siau. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif desain experiment, dengan menggunakan rancangan penelitian two group pretest-posttest design. Penelitian dilaksanakan Di Wilayah Puskesmas Muara Siau pada bulan Desember 2021-Februari 2022 dengan jumlah populasi sebanyak 36 orang ibu. Sampel dalam penelitian ini diambil menggunakan total sampling dengan dasar kriteria yang telah ditentukan oleh peneliti yang berjumlah 18 orang untuk kelompok intervensi dan 18 orang untuk kelompok kontrol. Analisis data dilakukan dengan komputerisasi secara univariat dan bivariat menggunakan uji homogenitas dengan uji chi square. Hasil penelitian ini yaitu Lama penyembuhan luka perineum pada kelompok yang diberikan putih telur rebus (kelompok eksperimen) memiliki rata-rata penyembuhan 5 hari dan kelompok kontrol memiliki rata-rata penyembuhan 9 hari. Ada efektivitas pemberian putih telur rebus terhadap penyembuhan luka perineum di Di Wilayah Puskesmas Muara Siau (p value=0,010). Diharapkan bagi tenaga kesehatan agar lebih dapat mempraktikkan dan mengajarkan teknik ini kepada para ibu untuk mempercepat penyembuhan luka perineum serta hasil penelitian ini dapat menjadi inovasi dan alternatif pilihan pengobatan secara alami.
Hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar dengan kepatuhan pemberian imunisasi dasar pada bayi Tahun 2021 Sri Mulyati; Ratih Chintia
SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 1 (2022): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), pada tahun 2018 ada sekitar 20 juta anak di dunia yang tidak mendapatkan imunisasi lengkap, bahkan ada yang tidak mendapatkan imunisasi sama sekali. Padahal Untuk mendapatkan kekebalan komunitas (herd Immunity) dibutuhkan cakupan imunisasi yang tinggi (paling sedikit 95%) dan merata. Imunisasi yang tidak lengkap disebabkan karena ketidakpatuhan ibu terhadap jadwal pemberian imunisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar dengan kepatuhan pemberian imunisasi dasar pada bayi di Wilayah kerja Puskesmas Paal X Tahun 2021. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 21-28 September 2021. Populasi penelitian ini adalah data cakupan pemberian imunisasi tahun 2020 sebanyak 449 orang. Sampel pada penelitian ini diambil dengan teknik simple random sampling yang berjumlah 40 orang. Penelitian ini dilakukan di Wilayah kerja Puskesmas Paal X dengan menggunakan kuisioner yang diisi langsung oleh responden. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memberikan imunisasi yang tidak lengkap sebanyak sebanyak 22 responden (55%) dan sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang kurang tentang imunisasi dasar sebanyak 24 responden (60%). Ada hubungan ingkat pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar dengan kepatuhan pemberian imunisasi dasar pada bayi dengan p value 0,008 <0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan mempengaruhi kepatuhan pemberian imunisasi dasar pada bayi. Untuk itu, diharapkan dapat memanfaatkan hasil penelitian ini sebagai rujukan untuk menentukan kebijakan-kebijakan dalam hal pelayanan yang langsung dan memberikan penyuluhan pentingnya pemberian imunisasi dasar.
Hubungan Akses Informasi dan Peran Tenaga Kesehatan dengan Pemilihan Kontrasepsi Implan di Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi Tahun 2022 Niki Astria; Astuti Widia Ningsih
SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 1 (2022): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implan merupakan salah satu metode kontrasepsi jangka panjang yang lebih efektif karena tingkat kelangsungan pemakaiannya cukup tinggi. namun angka pengguna relatif masih rendah di kalangan akseptor KB. Beberapa faktor yang mempengaruhi Pemilihan kontrasepsi impan ini adalah akses informasi dan peran tenaga kesehatan di puskesmas Putri Ayu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Akses Informasi dan Peran Tenaga Kesehatan dengan Pemilihan Kontrasepsi Implan di Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi Tahun 2022. Rancangan penelitian ini dengan analitik. Waktu penelitian dilakukan pada tanggal 07 Maret sampai dengan 19 Maret Tahun 2022. Populasi adalah seluruh akseptor KB aktif di wilayah kerja Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi Januari-September Tahun 2022 yang berjumlah 5.388 orang, sampel berjumlah 84 orang yang diambil dengan teknik accidental sampling yang. Pengumpulan data dilakukan melalui pengisian kuesioner secara langsung oleh responden. Data dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden tidak memilih kontrasepsi implan yaitu sebanyak 71 responden (84,5%), akses informasi baik yaitu sebanyak 61 responden (72,6%), peran tenaga kesehatan baik yaitu sebanyak 57 responden (67,9%). Hasil uji statistic didapat bahwa akses informasi dengan p value 0,016 dan peran tenaga kesehatan dengan p value 0,007 maka ada hubungan akses informasi dan peran tenaga kesehatan dengan pemilihan kontrasepsi implant. Diharapkan kepada petugas kesehatan dapat terus meningkatkan penyuluhan baik secara kelompok maupun individu tentang metode Impant.
HUBUNGAN ANTARA UMUR DAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI DENGAN KEJADIAN MENARCHE DI RT 15 KELURAHAN PAAL MERAH KECAMATAN JAMBI SELATAN KOTA JAMBI TAHUN 2022 Dewi Junita Lamtumiar
SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 1 (2022): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menarche adalah saat haid/menstruasi yang datang pertama kali pada seorang wanita yang sedang menginjak dewasa dan sebagai tanda bahwa ia sudah mampu hamil. Berdasarkan data Riskesdas 2021, rata-rata usia menarche di Indonesia adalah 13 tahun dan di Jambi rata-rata usia menarche berumur 13-14 tahun. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara umur dan pengetahuan remaja putri dengan kejadian menarche di RT 15 Kelurahan Paal Merah Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi Tahun 2022. Sampel pada penelitian ini sebesar 71 responden, pengambilan sampel dengan cara sensus melalui door to door menggunakan metode survey analitik pendekatan cross sectional. Data dikumpulkan dengan cara wawancara dan kuesioner. Variabel penelitian meliputi variabel dependen kejadian menarche dan variabel independen umur remaja putri dan pengetahuan remaja putri. Hasil penelitian ini didapatkan remaja putri yang sudah mengalami menarche sebanyak 73,2% dan belum mengalami menarche sebanyak 26,8%, remaja putri dengan umur resiko tinggi sebanyak 59,2% dan tidak resiko sebanyak 40,8% sedangkan remaja putri yang berpengetahuan baik sebanyak 66,2% dan berpengetahuan kurang baik sebanyak 33,8%. Hasil uji statistik chi-square menunjukkan ada hubungan bermakna antara umur remaja putri dengan kejadian menarche didapat p value (0,020) dan pengetahuan remaja putri mempunyai hubungan bermakna dengan kejadian menarche didapat p value (0,000). Melalui penelitian ini diharapkan petugas kesehatan lebih meningkatkan penyuluhan tentang kejadian menarche.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Rendahnya Pemeriksaan IVA Terhadap Kanker Serviks Di Wilayah Kerja Puskesmas Bayung Lencir Tahun 2022 Eprina Intami; Hafiz Muchti Kurniawan; Mistinah
SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 1 (2022): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Indonesia khususnya di Provinsi Sumatera Selatan pada tahun 2020 tercatat sebanyak 14.768 orang WUS yang telah melakukan pemeriksaan IVA dengan hasil positif sebanyak 183 orang, WUS yang melakukan pemeriksaan IVA sebanyak 2039 orang dari sasaran WUS tahun 2021 di Puskesmas Bayung Lencir sebanyak 7590 orang (26,9%). Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran wanita usia subur dalam melakukan pemeriksaan deteksi dini kanker serviks masih rendah yang dapat dikarenakan kurangnya pengetahuan terhadap pemeriksaan deteksi dini kanker serviks. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional, penelitian ini bertujuan mengetahui Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Rendahnya Pemeriksaan IVA di Wilayah Kerja Puskesmas Bayung Lencir Tahun 2022. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Februari tahun 2022. Populasi penelitian ini Wanita Usia Subur (WUS) sebanyak 7.950 dan sampel sebanyak 95 orang dengan teknik random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Analisis yang digunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden yang tidak pernah melakukan pemeriksaan iva 58 orang (61,1%), pengetahuan yang kurang 59 orang (62,1%), jaminan kesehatan yang tidak memiliki 55 orang (57,9%), akses layanan kesehatan yang jauh 71 orang (74,7%). Hasil uji statistik bahwa ada hubungan pengetahuan (p value 0,005), jaminan kesehatan (p value 0,036) dan akses layanan kesehatan (p value 0,013) dengan rendahnya pemeriksaan IVA. Diharapkan pihak puskesmas untuk meningkatkan frekuensi penyuluhan kesehatan kepada masyarakat mengenai pentingnya pemeriksaan deteksi dini kanker serviks. Penyuluhan kesehatan mencakup tentang penyakit kanker serviks, bahaya dari kanker serviks, dan pentingnya pemeriksaan deteksi dini kanker serviks. Penyuluhan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kunjungan pemeriksaan deteksi dini kanker serviks dengan IVA di Puskesmas Bayung Lencir.
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Nifas Dengan Pemilihan Kontrasepsi Mal Di RSIA Annisa Kristy Mellya Putri; Ahmad Dahlan
SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 1 (2022): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program keluarga berencana digunakan sebagai salah satu cara untuk menekan pertumbuhan jumlah penduduk serta meningkatkan kesehatan ibu dan anak Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik menggunakan pedekatan cross sectional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu nifas dengan pemilihan kontrasepsi MAL di RSIA Annisa Tahun 2022. Populasi penelitian sebanyak 2826 orang, sampel 97 responden dengan menggunakan accidental sampling dilaksanakan pada tanggal 12-17 April 2022.Hasil penelitian didapatkan 97 responden sebagian besar dalam kategori umur 26-35 tahun 61 responden (62,9%), paritas 1 dan 2 36 responden (37,1%), ibu nifas tidak bekerja 59 responden (60,8%), pendidikan SMA 53 responden (54,5%), 49 responden (50,5%) pengetahuan baik, 43 responden (44,3%) cukup dan 5 responden (5,2%) memiliki pengetahuan kurang, 54 responden (55,7%) memiliki sikap negatif dan sebanyak 43 responden (44,3%) memiliki sikap positif. Ada hubungan pengetahuan (p-value = 0,002) dan sikap ibu nifas (p-value = 0,000) dengan pemilihan kontrasepsi MAL di RSIA Annisa.
Gambaran Kondisi Lingkungan Pasar Kebon Kopi di Kota Jambi Tahun 2022 Parman; Hamdani; Abul Ainin Hapis
SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 1 (2022): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Sanitasi pasar merupakan upaya pengawasan terhadap kegiatan yang berlangsung dalam kondisi kebersihan maupun sanitasi pasar yang tidak memenuhi syarat sanitasi lingkungan pasar, terutama yang berkaitan dengan tilang atau menularkan suatu penyakit. Pasar yang kurang diperhatikan dalam Kepmenkes RI nomor: 519/Menkes/SK/VI/2008 memudahkan bakteri atau vektor berkembang biak sehingga menularkan berbagai penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi lingkungan Pasar Kebon Kopi Tradisional Kota Jambi Tahun 2022. Metode : Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif survei dengan menggunakan pendekatan observasi untuk mengetahui kondisi lingkungan di pasar Kebon Kopi Kota Bitung. Penelitian dilakukan di Pasar Kebon Kopi Kota Jambi Pebruari sampai Maret 2022 Instrumen data dikumpulkan langsung oleh peneliti dengan menggunakan check list antara lain: lembar observasi, alat tulis kerja, dokumentasi dengan analisis Univariat pada penelitian ini untuk mengetahui gambaran pasar bangunan, tempat pembuangan sampah, saluran sampah dan drainase, toilet, air bersih, sanitasi tempat penjualan makanan, pengendalian penularan penyakit dan vektor, cuci tangan Dengan menghitung distribusi frekuensi masing-masing variabel. Hasil: Penilaian sanitasi pasar mengacu pada check list mengacu pada Keputusan Menteri Kesehatan No. 424 tahun 2008. Penelitian pada setiap pertanyaan diberi skor 1 untuk jawaban Ya dan skor 0 untuk jawaban tidak, dengan angka soal sebanyak 15 soal. Kategori penilaian akhir diklasifikasikan sebagai berikut: Jawaban Ya 26 (≥ 44%): Ya, jawaban 19-25 (12% - 16%): cukup baik, jawaban Ya 45 (≤ 84%): kurang baik. Kesimpulan: Kesimpulan dalam penelitian ini adalah observasi kondisi lingkungan pasar Kebon Kopi secara keseluruhan adalah 72,25%. Hasil menunjukkan secara keseluruhan kondisi lingkungan pasar Kebon Kopi belum cukup baik.
Hubungan Perawatan Tali Pusat Bayi Baru Lahir Dengan Kejadian Infeksi di Puskemas Muara Jernih Tahun 2021 Yesi Mustika Sari; Lismawati
SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 1 (2022): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infeksi tetanus merupakan salah satu penyebab kematian ibu dan kematian bayi. Di Indonesia angka kejadian infeksi bayi baru lahir berkisar 24% hingga 34%, dan angka kematian bayi disebabkan infeksi sebesar 7,3%.Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain cross sectional untuk mengetahui Hubungan perawatan tali pusat bayi baru lahir dengan kejadian infeksi di Puskemas Muara Jernih Tahun 2021. Populasi penelitian adalah seluruh ibu yang memiliki bayi baru lahir di wilayah kerja Puskemas Muara Jernih Bulan Oktober dan November Tahun 2021 yang berjumlah 32 orang. Sampel diambil dengan teknik total sampling. Penelitian dilaksanakan Bulan Januari 2021 di Puskemas Muara Jernih Tahun 2021. Pengumpulan dengan wawancara menggunakan lembar ceklist/daftar tilik. Hasil penelitian dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian didapat bahwa sebagian besar responden yang melakukan perawatan tali pusat dengan baik yaitu 18 responden (56,3%) dan responden yang melakukan perawatan tali pusat dengan kurang baik sebanyak 14 responden (43,8%).Bayi yang mengalami infeksi tali pusat yaitu 14 responden (43,8%) dan yang tidak mengalami infeksi tali pusat sebanyak 18 responden (56%). Hasil uji statistic didapat adahubungan perawatan tali pusat bayi baru lahir dengan kejadian infeksi di Puskemas Muara Jernih Tahun 2021 dengan nilai p-value 0,000. Dapat disimpulkan bahwa masih terdapat bayi yang mengalami infeksi tali pusat dan kurang baiknya perawatan tali pusat yang dilakukan orangtua. Selain itu perawatan tali pusat berhubungan dengan infeksi tali pusat. Diharapkan petugas di Puskesmas agar meningkatkan penyuluhan dan sosialisasi tentang perawatan tali pusat bayi baru lahir, sehingga kejadian infeksi tali pusat tidak lagi terjadi dan dapat menurunkan angka kematian bayi.
GAMBARAN FREKUENSI PERNAPASAN PADA ASMA SETELAH DILAKUKAN TEHNIK INHALASI SEDERHANA DI PUSKESMAS OLAK KEMANG KOTA JAMBI TAHUN 2019 Dini Suryani
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 1 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Asma adalah keadaan yang menunjukkan respon abnormal saluran napas terhadap berbagai rangsangan yang menyebabkan penyempitan jalan napas yang meluas. Untuk itu dikembangkan suatu metode inhalasi dengan cara menghirup uap air panas yang diberi sedikit minyak atsiri guna memperkuat efeknya yang dikenal dengan Inhalasi sederhana. Menurut WHO, penderita asma pada tahun 2025 diperkirakan mencapai 400 juta jiwa. Metode: deskriptif kuantitatif, sampel berjumlah 17 orang, diambil dengan menggunakan purposive sampling. Hasil: frekuensi pernapasan setelah dilakukan tehnik inhalasi adalah 21,88 dengan standar deviasi 2,47. Kesimpulan : terjadi penurunan frekuensi pernapasan setelah dilakukan tehnik inhalasi sederhana terhadap penderita asma. Diharapkan melakukan tehnik inhalasi sederhana secara teratur karena dapat merelaksasi saluran pernapasan, dimana pernapasan yang terganggu akibat adanya lendir atau tengah mengalami sesak napas menjadi kembali normal.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2025): SCIENTIA JOURNAL Vol. 13 No. 2 (2024): SCIENTIA JOURNAL Vol. 13 No. 1 (2024): SCIENTIA JOURNAL Vol. 12 No. 2 (2023): SCIENTIA JOURNAL Vol. 12 No. 1 (2023): SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 2 (2022): SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 1 (2022): SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 2 (2021): SCIENTIA JOURNAL Vol 10 No 1 (2021): SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 1 (2021): SCIENTIA JOURNAL Vol. 9 No. 1 (2020): SCIENTIA JOURNAL Vol. 9 No. 2 (2020): SCIENTIA JOURNAL Vol 9 No 2 (2020): SCIENTIA JOURNAL Vol 9 No 1 (2020): SCIENTIA JOURNAL Vol. 8 No. 2 (2019): SCIENTIA JOURNAL Vol 8 No 2 (2019): SCIENTIA JOURNAL Vol 8 No 1 (2019): SCIENTIA JOURNAL Vol 8 No 1 (2019): SCIENTIA JOURNAL Vol. 8 No. 1 (2019): SCIENTIA JOURNAL Vol. 7 No. 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 1 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol. 7 No. 1 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 1 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol 6 No 2 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol 6 No 2 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol. 6 No. 2 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol. 6 No. 1 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol 6 No 1 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol 6 No 1 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol 5 No 2 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol. 5 No. 2 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol 5 No 2 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol 5 No 1 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol. 5 No. 1 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 4 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 3 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 3 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol. 4 No. 2 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 2 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 1 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol. 4 No. 1 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol 3 No 2 (2014): SCIENTIA JOURNAL Vol 3 No 1 (2014): SCIENTIA JOURNAL Vol 3 No 1 (2014): SCIENTIA JOURNAL Vol 2 No 2 (2013): SCIENTIA JOURNAL Vol 2 No 1 (2013): SCIENTIA JOURNAL Vol 2 No 1 (2013): SCIENTIA JOURNAL More Issue