cover
Contact Name
Aida Ratna Wijayanti
Contact Email
aidaratna.Bd@gmail.com
Phone
+6281233677836
Journal Mail Official
hsj@umpo.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Ponorogo Jl. Budi Utomo No 10 Ronowijayan Kecamatan Siman Kabupaten Ponorogo
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
Health Sciences Journal
ISSN : 25981188     EISSN : 25981196     DOI : 10.24269/hsj.v6i1.1150
Core Subject : Health,
Health Sciences Journal adalah jurnal mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Ponorogo dengan alamat website http://studentjournal.umpo.ac.id/ . Jurnal ini memuat bidang kesehatan yaitu keperawatan dan kebidanan. Jurnal ini terbit dua kali dalam satu tahun yaitu pada Bulan April dan Oktober. Jurnal ini mewadahi kreativitas mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Ponorogo dalam menuliskan artikel ilmiah hasil tugas akhir mereka.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2019): April" : 10 Documents clear
ASUHAN KEBIDANAN CONTINUITY OF CARE PADA NY A MASA HAMIL SAMPAI DENGAN KELUARGA BERENCANA DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN SETYAMI STR.M.KEB NGASINAN PONOROGO Indriani Candra Dewi; Siti Faridah; Suharti Suharti
Health Sciences Journal Vol 3, No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.013 KB) | DOI: 10.24269/hsj.v3i1.226

Abstract

Perawatan kehamilan merupakan salah satu faktor yang perlu diperhatikan untuk mencegah terjadinya komplikasi dan kematian ketika persalinan, disamping itu juga untuk menjaga pertumbuhan dan kesehatan janin. Standart waktu pelayanan dianjurkan untuk  menjamin perlindungan terhadap ibu  hamil  dan  atau  janin. Diharapkan mahasiswa mampu menerapkan asuhan kebidanan yang komprehensif pada ibu hamil sesuai dengan standar asuhan dengan menggunakan pendokumentasian SOAP dengan pendekatan managemen kebidanan. Asuhan kebidanan  pada  kehamilan  yang  di  berikan  kepada  Ny.  A  G2P00010  usia  27  tahun,  telah  dilakukan pendampingan sebanyak 1 kali saat usia kehamilan ibu 38 minggu. Pendampingan pada Ny. A dimulai pada tanggal 26 Agustus 2018 sampai dengan tanggal 7 Oktober 2018. Dari hasil pengkajian dapat disimpulkan bahwa Ny. A adalah multigravida. Ny. A G2P00010 UK 38 minggu di rujuk ke RSUD Dr. Harjono . pada tanggal 26Agustus 2018 pukul 20.20 WIB atas indikasi KPD dan dilakukan oksitosin drip dan melahirkan bayinya pada tanggal 27 Agustus 2018 pukul 09.30 WIB lahir secara spontan dengan jenis kelamin perempuan, BB 3000 gr, PB 47 cm. Pada kunjungan terakhir tidak ditemukan masalah pada ibu. Pada kunjungan neonatus dilakukan sebanyak 3 kali dengan hasil bayi menyusu dengankuat, BAB dan BAK teratur, kenaikan berat badan bayi dalam batas normal. Ny. A menggunakan KB alami MAL.
IDENTIFIKASI USIA SEBAGAI FAKTOR RISIKO PENYAKIT JANTUNG KORONER PADA PEREMPUAN DI POLI JANTUNG RSUD Dr. HARJONO PONOROGO Puput Wisma Wahyuni; Cholik Harun Rosjidi; Saiful Nurhidayat
Health Sciences Journal Vol 3, No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.265 KB) | DOI: 10.24269/hsj.v3i1.225

Abstract

Penyakit jantung koroner (PJK) merupakan problem kesehatan utama di negara berkembang.  Salah satu faktor resiko terjadinya PJK adalah umur dan diduga terjadi pergeseran usia terjadinya serangan PJK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui usia pjk sekarang, apakah mulai mengalami pergeseran.Desain penelitian ini adalah Deskriptif dengan jumlah populasi pasien PJK perempuan di Poli Jantung RSUD Dr. Harjono Ponorogo dari bulan Januari – Oktober 2017 sebanyak 4.899 pasien, dengan jumlah kunjungan pebulan sebanyak 490 pasien. Dengan jumlah sampel 98 responden. Sampling penelitian menggunakan Convinien sampling. Pengumpulan data menggunakan Studi Dokumentasi. Analisa data menggunakan prosentase.Hasil penelitian Identifikasi Usia Sebagai Faktor Resiko Penyakit Jantung Koroner pada Perempuan di intreprestasikan usia diatas 41 tahun sebanyak 51 responden (52%) di kategorikan Deasa Akhir. Usia dibawah 40 tahun sebanyak 47 responden (47,9%) di kategorikan dewasa awal.Kesimpulan penelitian menunjukkan berdasarkan usia  PJK sudah mengalami pergeseran. Yang dulunya menyerang perempuan di atas 41 tahun, tetapi sekarang PJK juga menyerang pada usia muda atau dewasa awal. Hal itu di buktikan dari 98 responden didapatkan usia dewasa awal sebanyak 47 responden. Sehingga peneliti menyarankan untuk peneliti selanjutnya dapat meneliti tentang faktor – faktor yang menyebabkan PJK pada kalangan dewasa awal.
ASUHAN KEBIDANAN CONTINUITY OF CARE PADA NY I MASA “HAMIL SAMPAI DENGAN KELUARGA BERENCANA “DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN SETYAMI NGASINAN PONOROGO Jenny Oftarica; Siti Faridah; Nur Hidayati
Health Sciences Journal Vol 3, No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.145 KB) | DOI: 10.24269/hsj.v3i1.217

Abstract

Untuk mencegah akan terjadinya komplikasi dan kematian, perawatan kehamilan adalah salah satu factor yang perlu diperhatikan saat menjalani persalinan dan untuk menjaga pertumbuhan serta kesehatan bagi janin. Pelayanan waktu standart dianjurkan dengan tujuan untuk ibu hamil ataupun janin supaya terjamin dan terlindungi, yaitu berupa deteksi dini akan adanya factor resiko, pencegahan dan penanganan, komplikasi kebidanan. Metode Penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Dimulai dari pengumpulan data subyektif dan data obyektif, rencana asuhan, penetapan diagnosa, implementasi asuhan dan evaluasi. Tujuan Umum dari penelitian ini adalah  Terlaksanannya asuhan kebidanan secara Continuity Of Care pada Ibu Hamil menggunakan pendekatan manajemen kebidanan serta pendokumentasian dengan SOAP.Ny. I dalam usia 23 tahun mendapatkan asuhan kebidanan selama masa kehamilan. Pendampingan dimulai pada tanggal 25 Juli 2018 sampai pada tanggal 20 September 2018. NY. I G1P00000 UK 40 minggu 3 hari bersalin secara sectio caesarea atas indikasi post date. Tanggal 11 Agustus 2018 tepat pukul 13.40 WIB Ny.I melahirkan secara section caesareadengan bayi yang berjenis kelamin laki-laki, dengan BB 3000 gr, PB 48 cm. Bayi tersebut lahir dengan sehat dan tidak ada kelainan. Dalam kunjungan neonates sudah dilakukan sebanyak 2 kali, dimana bayi menyusu adekuat, BAB dan BAK secara teratur, dalam batas normal bayi mengalami kenaikan berat badan. KB alami MAL digunakan oleh Ny.I.Asuhan kebidanan dengan cara Continuity of Care sangat diharapkan untuk mendapatkan baik wawasan terkait kehamilan, Persalinan, Nifas, Bayi Baru Lahir dan juga Keluarga Berencana (KB), hal tersebut sangat diharapkan oleh pasien,  keluarga dan masyarakat. Hal tersebut diharapkan dapat mengantisipasi, mencegah dan menanggulagijika terjadi kegawatdaruratan serta dapat mengurangi angka morbilitas dan mortalitas masyarakat.
ASUHAN KEBIDANAN CONTINUITY OF CARE PADA NYNMASAHAMIL SAMPAIDENGANKELUARGABERENCANA DIPMB SETYAMI NURHAYATI S.ST Titah Hardiani; Siti Faridah; Ririn Ratnasari
Health Sciences Journal Vol 3, No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.205 KB) | DOI: 10.24269/hsj.v3i1.221

Abstract

Dalam kenyataan ibu hamil belum mendapatkan pelayanan asuhan kebidanan continuity of care dimana yangseharusnya sudah didapatkansecara menyeluruh, berkesinambungan dan berkualitas.  Pentingnya asuhan kebidanan secara continuity of care agar dapat menerapkan asuhan kepada ibu hamil secara berkelanjutan. Tindakan yang dapat dilakukan mengacu pada program Save Motherhood Initiatif.. Pelayanan kesehatan ibu hamil diwujudkan melalui pemberian  pelayanan  antenatal sekurang-kurangnya 4kali. Pemberian asuhan kebidanan pada Ny NG2P11001 usia22 tahun dilakukan dua kali kunjungan, mulai dari usia 38 minggu dilaksanakan pada 14 Desember 2018 sampai 27Januari 2019. Ditemukan bahwa ibu dalam kelompok resiko tinggi karena jarak kehamilan ≥2 tahun. Ibu  melahirkan pada usia kehamilan 39 minggu dengan cara normal pada 1 Januari 2019 pukul11.55 WIB. Bayi lahir spontan ditolong oleh bidan, jenis kelamin  laki-laki, berat lahir 3.100 gram, panjang badan 49 cm,lingkar dada 34 cm,lingkar kepala33 cm, tidak ada luka jahitan perineum.Pada masa nifas tidak ditemukan keluhan, lochea keluar dengan normal ibu sudah dapat menyusui bayinya. Dalam hal ini disarankan bahwa dengan mengikuti pelayanan secara Continuity Of Care kondisi ibu dan janin sehat, karena rutin melalukan pemeriksaan dan mobilisasi ibu baik, serta kebutuhan nutrisi pada ibu dan janin tercukupi sehingga tidak terjadi masalah pada kehamilan sampai dengan keluarga berencana.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN PEMENUHAN DIET PADA PENDERITA HIPERTENSI Widi Prihartono; Sulistyo Andarmoyo; Laily Isroin
Health Sciences Journal Vol 3, No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.366 KB) | DOI: 10.24269/hsj.v3i1.215

Abstract

Dukungan keluarga dalam merawat anggota keluarga yang sakit tekanan darah tinggi karena pasien tidak pernah mengontrol kebutuhan makana dan banyak pantangan yang harus di patuhi oleh penderita hipertensi agar terhindar dari kekambuhan atau peningkatan tekanan darahnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga terhadap kepatuhan pemenuhan diet pada penderita hipertensi.Desain penelitian ini adalah cross sectional. Populasi seluruh keluarga yang mempunyai penderita hipertensi di Desa Demangan  Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo dengan besar sampel sebanyak 38 responden. Sampling penelittian Purposive Sampling. Teknis pengumpulan data menggunakan kuesioner dan  perhitungan menggunakan Uji Chi Square 0,05.Hasil penelitian dukungan keluarga terhadap penderita hipertensi diinterpretasikan sebagian besar 21 responden (55,3%) dukungan keluarga positif. Pada Kepatuhan pemenuhan diet pada penderita hipertensi diinterpretasikan hampir setengahnya 15 responden (39,5%) kepatuhan sedang. Berdasarkan hasil analisa data uji statistik Chi-Square diperoleh p value = 0,000 yang berarti lebih kecil dari α= 0,05 diinterpretasikan ada Hubungan Pada keeratan hubungan dengan nilai Contingency Coefficient =0,585 kategori cukupHasil penelitian disimpulkan hampir setengahnya keluarga mendukung negatif kepada penderita hipertensi maka peneliti menyarankan pihak keluarga untuk meningkatkan perhatian penuh kepada keluarga, tenaga kesehatan dan penyuluhan agar terbentuk perilaku positif dukungan dan fungsi keluarga, meluangkan waktu lebih bnyak kepada pasien. Pada kepatuhan diet dengan gaya hidup sehat.
RESPON STRES PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISA Riski Rahayu Harditasari; Siti Munawaroh; Sugeng Mashudi
Health Sciences Journal Vol 3, No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.688 KB) | DOI: 10.24269/hsj.v3i1.222

Abstract

Gagal ginjal kronik (GGK) merupakan gangguang fungsi renal yang progresif dan irreversible dimana kemampuan tubuh gagal untuk mempertahankan metabolisme dan keseimbangan cairan dan elektrolit, menyebabkan uremia. Pada pasien yang menderita GGK kemungkinan akan mendapat terapi hemodialisa. Hemodialisa merupakan suatuterapi untuk menggantikan fungsi ginjal dengan bantuan mesin dialysis. Pada pasien Hemodialisa mengalami ketergantungan seumur hidup mengakibatkan terjadinya perubahan ketidakseimbangan dalam kehidupannya, perubahan itu akan menimbulkan berbagai komplikasi yang akan membuat ketidaknyamanan, menurunnya kualitas hidup meliputi kesehatan fisik, psikologis, spiritual, status sosial ekonomi dan dinamika keluarga.Dampak psikologismeliputi kecemasan, stress dan depresi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui beban psikologis pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa yang dilihat dari 3 komponen yaitu depresi, kecemasan, dan stres.            Desain penelitian ini adalah deskriptif. Pada penelitian ini populasinya adalah seluruh pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di RSUD Dr.Hardjono Ponorogo 2017 sejumlah 224 orang. Teknik sampling penelitian menggunakan purposive sampling. Jumlah sampel sebanyak  34 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala DASS 42. Setelah data terkumpul kemudian dilakukan tabulasi data dan analisa data.            Hasil penelitian didapatkan respon stres didapatkan bahwa dari 34 responden, terdapat 10 responden (29,41%) mengalami stres normal, 19 responden (55,88%) mengalami stres ringan, dan 5 responden (14,71%) mengalami stres sedang.Dari hasil penelitian ini membahas tentang beban psikologis pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di sarankan ketempat penelitian untuk memberikan Health Education tentang mekanisme koping pada pasien hemodialisa.
TINGKAT PENERIMAAN DIRI WANITA USIA SUBUR YANG MENGALAMI INFERTIL DI SALAH SATU RUMAH SAKIT SWASTA DI PONOROGO Yuliana Windarti; Nurul Sri Wahyuni; Cholik Harun Rosjidi
Health Sciences Journal Vol 3, No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (56.471 KB) | DOI: 10.24269/hsj.v3i1.216

Abstract

Penerimaan diri adalah sebuah sikap seseorang menerima dirinya. Pada wanita usia subur yang mengalami infertil akan mengalami perubahan faktor-faktor yang mempengaruhi sesorang dalam menerima dirinya, usia, pendidikan, intelegensi, keadaan fisik, pola asuh, dan dukungan sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerimaan diri wanita usia subur yang mengalami tentang infertilitas.Desain penelitian ini adalah deskriptif dengan populasi petugas di salah satu  rumah sakit swasta di ponorogo dengan besar sampel 18 orang. Sampling penelitian menggunakan Total Sampling.Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner.Analaisa data menggunakan skor T.Hasil penelitian Tingkat penerimaan diri wanita usia subur yang mengalami infertil diinterpretasikan hampir seluruhnya 13 responden (72%) memiliki penerimaan negatif dan sebagian kecil 5 responden (28%) memiliki penerimaan positif.Kesimpulan penelitian di dapatkan sebagian besar responden memiliki penerimaan negatif  terhadap infertilitas. Dalam menghadapi masalah penerimaan diri pada infertil dibutuhkan support dan dukungan dari suami maupun keluarga untuk memandang dirinya secara realistis tanpa harus menjadi malu dan menerima keadaannya tanpa menyalahkan diri atas kondisi yang berada diluar kontrol mereka
TINGKAT KEPUASAN PASIEN BPJS TENTANG MUTU PELAYANAN KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP MAWAR RSUD Dr. HARDJONO PONOROGO Alham Dino Maghrobi; Metti Verawati; siti munawaroh
Health Sciences Journal Vol 3, No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.223 KB) | DOI: 10.24269/hsj.v3i1.223

Abstract

Program baru pemerintah pusat lewat kementerian Kesehatan (Kemenkes) memberikan jaminan sosial kesehatan bagi masyarakat melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS. Masalah yang sering di jumpai pada pengguna BPJS adalah keluhan pelayanan keperawatan yang diberikan oleh petugas kesehatan tidak semuanya tanpa biaya. Pelayanan yang diberikan oleh petugas kesehatan cenderung tidak memenuhi kepuasan pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien BPJS dalam pelayanan keperawatan di Ruang Rawat Inap Mawar  RSUD Dr. Hardjono Ponorogo.       Desain penelitian ini adalah deskiptif. Responden penelitian ini adalah pasien BPJS di RSUD Dr.Hardjono Ponorogo. Teknik sampling penelitian menggunakan Proposive Sampling. Sampel penelitian ini adalah sebagian pasien yang di rawat di ruang rawat inap  mawar di RSUD Dr.Hardjono Ponorogo dengan jumlah 48 responden. Pengumpulan data menggunakan kuisioner sedangkan teknik analisa data menggunakan prosentase.       Hasil penelitan 48 responden menunjukkan sebagian besar ( 52% ) atau 25 responden puas dengan pelayanan keperawatan BPJS di ruang rawat inap mawar RSUD Dr.Hardjono Ponorogo dan hampir setengahnya ( 48% ) atau 23 responden tidak puas dengan pelayanan Keperawatan BPJS.        Dari hasil penelitian disimpulkan tingkat kepuasan pasien tentang Mutu pelayanan keperawatan sudah baik, selanjutnya pelayanan di RSUD Dr,Hardjono Ponorogo lebih ditingkatkan lagi pelayanan keperawatan khususnya pengguna BPJS sehingga pasien BPJS merasa puas dalam mendapatkan pelayanan keperawatan.
PENYULUHAN KESEHATAN MENGGUNAKAN MEDIA VIDEO TERHADAP PENGETAHUAN IBU DALAM PENCEGAHAN KEJANG DEMAM BALITA di Dukuh Ngembel Desa Baosan Lor Kecamatan Ngrayun Kabupaten Ponorogo Ria Indah Puspita; Sholihatul Maghfirah; Rika Maya Sari
Health Sciences Journal Vol 3, No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.948 KB) | DOI: 10.24269/hsj.v3i1.220

Abstract

Kejang demam adalah serangan kejang yang terjadi karena kenaikan suhu tubuh. Sifat bangkitan dapat membentuk tonik-klonik, tonik, klonik, fokal atau kinetik.Apabila anak sering mengalami kejang demam akan mengganggu kerja sel dengan mengakibatkan kerusakan pada neuron. Banyak upaya pencegahan yang dilakukan pihak kesehatan yaitu dengan penyuluhan, namun tidak sering yang menggunakan media video. Di Ngembel Ngrayun jarang adanya penyuluhan, dan belum ada yang menggunakan media video dalam pencegahan kejang demam balita. Fenomena penderita  kejang  demam pada anak balita 1-5 tahun masih tinggi. Di Ngrayun prevalensi balita demam sebesar 227.Sehubungan dengan hal tersebut maka perlu adanya penyuluhan kesehatan mengenai pengetahuan kejang demam pada balita. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan menggunakan media video terhadap pengetahuan ibu dalam pencegahan kejang demam balita.Penelitian ini menggunakan metode pra eksperimenone-group pretest-posttest design. Jumlah sampel sebanyak 70 responden ibu yang memiliki anak balita. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Berdasarkan hasil statistik didapatkan, sebelum penyuluhan didapatkan hasil minimal 33, dan nilai maksimal 100, dengan nilai rata-rata 73,79. Sesudah penyuluhan didapatkan hasil minimal 73, dan nilai maksimal 100, dengan nilai rata-rata 90,73.Pada penelitian ini menggunakan uji Paired T-test. Dari uji tersebut diketahui p value 0,000 ≤ nilai α 0,05. Dapat dikatakan bahwa ada pengaruh signifikan berdasarkan hasil pre dan post penyuluhan kesehatan menggunakan media video. Diketahui pengetahuan responden meningkat sesudah diberi penyuluhan.Dapat disimpulkan bahwa media video ini dapat menjadi salah satu media yang efektif dalam melakukan penyuluhan. Bermanfaat bagi para ibu untuk meningkatkan pengetahuan terhadap penanganan demam yang benar pada anak balita mereka yang mengalami demam sehingga mencegah terjadinya kejang demam.
IDENTIFIKASI FAKTOR-FAKTOR DISSOCIATIVE TRANCE DISORDER (KESURUPAN) PADA MAHASISWI FAKULTAS ILMU KESEHATAN Di RUSUNAWA Pondok Al-Manar Universitas Muhammadiyah Ponorogo Aprilia Dianpangesti; Saiful Nurhidayat; Laily Isro’in
Health Sciences Journal Vol 3, No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.218 KB) | DOI: 10.24269/hsj.v3i1.224

Abstract

Kejadian Dissociative Trance Disorder yang banyak terjadi pada mahasiswi saat mengikuti kegiatan pondok pesantren al-manar kemungkinan disebabkan oleh banyak faktor penyebab. Penelitian ini bertujuan mengetahui apakah faktor Dissociative Trance Disorder pada mahasiswi yaitu situasi eksternal (sugestif, suasana, waktu khusus), situasi internal (tubuh lemah, melamun) serta kepribadian dan keyakinan (tertutup, cara berfikir hitam putih, pencemas, dependen, keyakinan).Desain penelitian  yang digunakan adalah desain penelitian deskriptif. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling, dengan sampel berjumlah 32 responden, teknik pengumpulan data dengan kuesioner dan teknik analisa menggunakan rumus prosentase (%).Hasil penelitian 32 responden secara keseluruhan setiap faktor  dominan didapatkan bahwa faktor situasi atau antensenden waktu khusus yaitu 26 mahasiswi (81,25%) dan faktor kepribadian dan keyakinan pencemas yaitu 25 mahasiswi (78,13 %).Berdasarkan hasil penelitian ini faktor situasi atau antensenden waktu khusus yaitu menjadi faktor dominan dari situasi maka  diharapkan lebih aktif melakukan aktifitas saat malam hari, untuk faktor kepribadian dan keyakinan pencemas menjadi faktor dominan yang berpengaruh maka perubahan pemikiran tentang kegiatan yang padat menjadi sesuatu yang menyenangkan. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat melanjutkan penelitian dengan melakukan observasi secara langsung.

Page 1 of 1 | Total Record : 10