cover
Contact Name
Saiful Ghozi
Contact Email
saiful.ghozi@poltekba.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jsh@poltekba.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
JSHP (Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan)
ISSN : 25805398     EISSN : 25977342     DOI : -
JSHP ( e- ISSN: 2597-7342, p-ISSN: 2580-5398 ) is an electronic journal published by the Center of Research and Community Service, Balikpapan State Polytechnic, Indonesia. JSHP Journal provides a media to publish scientific articles from contributors related to (1) Business and Management, (2) Banking and Finance, (3) Vocational Education, (4) Didactics in Higher Education, (5) Tourism and Hospitality, and (6) Social Scienc
Arjuna Subject : -
Articles 211 Documents
Membangun Resiliensi pada Penyintas Kehilangan Bunuh Diri: Studi Kasus Di Kab Tana Toraja dan Toraja Utara Misly Megautari Putri
JSHP : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Negeri Balikpapan.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jshp.v9i2.2279

Abstract

Penyintas kehilangan bunuh diri seringkali mengalami rasa luka yang mendalam, beragam emosi yang berkecumuk di hati ditambah dengan tekanan sosial dari lingkungan sekitar, sehingga seringkali tidak mudah dilalui kondisi tersebut mengharuskan penyintas kehilangan bunuh diri memilik resiliensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran resiliensi pada penyintas kehilangan bunuh diri di Toraja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian ini adalah tiga penyintas kehilangan bunuh diri yang merupakan keluarga terdekat korban bunuh diri. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kehilangan karena bunuh diri memberikan respon yang berbeda-beda yakni syok, takut, bertanya-tanya, menyalahkan dan tidak percaya. Terdapat empat fase resiliensi yang dilalui ketiga responden yaitu deteriorating, adapting, recovering dan growing. Setiap individu memiliki cara masing-masing dalam meregulasi emosi dan melewati setiap fase. Dukungan sosial memiliki peran penting bagi ketiga responden untuk dapat mencapai fase growing. Waktu yang dibutuhkan untuk bangkit dari keterpurukan minimal enam bulan. Implikasi penelitian ini yaitu dapat menjadi referensi bagi seluruh pembaca atau penyintas kehilangan bunuh diri untuk bangkit dari keterpurukan.
Vocational English Grammar: Computer Engineering Students’ Misformation Error Analysis on Auxiliary Verbs of Passive Voice in TOEIC Reading Rahmadila Eka Putri
JSHP : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Negeri Balikpapan.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jshp.v9i1.2324

Abstract

Vocational English in vocational college, such as polytechnic, is structured on their academic and professional potential. This notion also prevails on Computer Engineering students at State Polytechnic of Sriwijaya who learn English for 200 questions-TOEIC which is a widely recognized standardized test to assess the English proficiency in work-related setting. Particularly in TOEIC Incomplete Sentence in Reading section, a good mastery of grammar is necessary, yet students appear to be struggling due to the absence of rules in their mother tongue, resulting in error, for instance on misformation in passive-active questions. Therefore, this study is aimed to disclose their misformation error analysis to improve learning outcome particularly in passive-active form on Incomplete Sentence of TOEIC Reading. Research design for this study was quantitative descriptive with the population of 125 Computer Engineering students taking TOEIC preparation course (Bahasa Inggris 4) while the sample was 30 participants taken by purposive sampling technique. The research instrument was Multiple Choice Cloze Test consisted of 50 passive form questions adopted and adapted from Longman TOEIC Preparation dan Barron’s TOEIC. These questions were segmented equally for five common type of Tenses and discovered that the misformation error analysis in Simple Present Tense (33%; Good), Past Tense (29%; Good), Present/Past Continuous Tense (41%; Moderate), Future Tense (20%; Very Good), and Present Perfect Tense (41%; Moderate). In summary, Computer Engineering students at State Polytechnic of Sriwijaya’s error analysis was regarded “Good” (37%). However, they still need further practice with the grammatical pattern in passive voice across different tenses.Keywords: Vocational English, TOEIC, grammar, error analysis, passive voice
Does Job Satisfaction Mediate the Effect of Supervisor Performance and Work Environment on Personnel Performance in Police Department? Alviana Sukma Damayanti; Sutarmin Sutarmin
JSHP : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Negeri Balikpapan.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jshp.v9i1.2338

Abstract

Police institution top management needs to use various factors effectively to support improvements in the performance of police personnel, including supervisor performance, work environment, and personnel job satisfaction. This study then aimed to determine the influence of these three factors in relation to personnel performance in police institutions in Indonesia, especially in the Surabaya Police Criminal Investigation Unit. The research approach was quantitative, with the research sample set at 82 personnel in the Surabaya Police Criminal Investigation Unit. The data that has been collected was then analysed using path analysis using the SmartPLS program. The results of the study showed that supervisor performance has a significant and positive influence on job satisfaction; work environment has a significant and positive influence on job satisfaction; supervisor performance has a significant and positive influence on personnel performance; work environment has a positive and insignificant influence on personnel performance; job satisfaction has a significant and positive influence on personnel performance; supervisor performance has a significant influence on personnel performance through job satisfaction, and; the work environment does not have a significant influence on personnel performance through job satisfaction of personnel at the Surabaya Police Criminal Investigation Unit.
Analisis Return Saham dan Volume Perdagangan Saham Sebelum dan Sesudah Stock Split pada Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Dityo Cahyo Anggoro; Dwi Susilowati; Nadi Hernadi Moorcy
JSHP : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Negeri Balikpapan.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jshp.v9i1.2355

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan return saham dan volume perdagangan sebelum dan sesudah terjadinya stock split pada perusahaan yang terdaftra di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif diskriptif dengan jenis penelitian event study dengan analisis data menggunakan uji normalitas one-sample Kolmogorov-Smirnov test dan uji paired sample T-test (teknik analisis statistik) serta menggunakan alat bantu analisis berupa aplikasi SPSS. Sampel berjumlah 30 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia yang melaukan stock split pada periode 2019-2023. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya perubahan yang signifikan pada variabel return saham sebelum dan sesudah stock split pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dan tidak ada perubahan yang signifikan pada Volume Perdagangan Saham sebelum dan sesudah Stock Split pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
Kenaikan Harga Saham Perusahaan Farmasi di Bursa Efek Indonesia (BEI): Peran Likuiditas, Leverage, Aktivitas dan Profitabilitas Khairunnisa Khairunnisa; Dwi Susilowati; Nadi Hernadi Moorcy
JSHP : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Negeri Balikpapan.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jshp.v9i1.2363

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Current Ratio (CR), Debt to Assets Ratio (DAR), Total Assets Turnover (TATO) dan Net Profit Margin (NPM) terhadap Harga Saham. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian dengan pendekatan kuantitatif. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan subsektor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018-2023. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sehingga diperoleh sampel sejumlah 9 perusahaan dengan sampel observasi sebanyak 54. Teknik analisis regresi data pada penelitian ini menggunakan analisis berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel CR, DAR,TATO, dan NPM secara simultan berpengaruh terhadap Harga Saham. Hasil uji menunjukkan bahwa CR berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap harga saham, DAR berpengaruh negatif dan signifikan terhadap harga saham, TATO berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham dan NPM berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap harga saham
The Influence of Financial Ratios and Company Size on Stock Prices in Oil and Gas Refinery Mining Subsector Companies Sanggita Indah Nawarni
JSHP : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Negeri Balikpapan.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jshp.v9i2.2368

Abstract

This study aims to examine the influence of financial ratios and firm size on stock prices of companies in the oil and gas refinery mining subsector listed on the IDX for the period 2018-2023. In this study, stock prices are used as the dependent variable, with 5 types of independent variables: Current Ratio, Debt to Equity Ratio, Return on Asset, Earnings Per Share, and firm size. The method used is the multiple linear regression analysis model. Hypothesis testing using the model feasibility test (F-test) is deemed suitable for measuring the independent variables, namely current ratio, debt to equity ratio, debt to asset ratio, return on equity, earnings per share, and firm size against the dependent variable, which is the stock price of companies in the oil and gas refinery mining subsector. The data was processed using SPSS Statistics 25. From the results, it can be concluded that the current ratio, debt to equity ratio, debt to asset ratio, return on equity, earnings per share, and firm size do not simultaneously affect the stock price. Partially, the current ratio has a negative and significant effect on stock prices, while the debt to equity ratio, debt to asset ratio, return on equity, earnings per share, and firm size have a negative and insignificant effect on stock prices. Future researchers are expected to consider other variables and use different sectors as well to update the year of their research.
Analysis of Indonesian and Thai Governments Policies in Handling Human Trafficking Cases (2021-2023) Ahmad Idris Al-Hammad
JSHP : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Negeri Balikpapan.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jshp.v9i1.2380

Abstract

This study contrasts the policies of the Indonesian and Thai governments in handling human trafficking cases (2021-2023). Human trafficking is the crime of commercially trading human beings either through sexual exploitation or forced labour. As ASEAN countries, Indonesia and Thailand contribute to the number of these crimes. Throughout 2021-2023, the human trafficking tier-placement in both countries showed fluctuating conditions but also continued to increase. The role of the government is needed in efforts to handle this case, although its implementation also involves massive collaboration from various components. A descriptive qualitative methodology centred on library research analysis was selected as the primary way for acrticulating the findings of this study. By comparing secondary data consisting of various literatures and applying the Advocacy Coalition Framework (ACF) theory, the findings in this study show that the policies of the Indonesian and Thai governments in handling human trafficking cases have not been fully maximized. Nevertheless, the presence of interest groups is very influential in supporting the process of monitoring, formulating, and evaluating more optimal government policies.
Online Zakat Payment Intentions in Post-Fraud Exposure: The Moderating Roles of Perceived Behavioral Control and Media Literacy Muhammad M. Hakim; Gaguk Tri Prasetyo; Mochamad Nursalim; Amrozi Khamidi; Joko Setiawan
JSHP : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Negeri Balikpapan.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jshp.v9i2.2388

Abstract

Zakat is a form of charity that must be done by Muslims to help those in need, but in this digital era, the emergence of online fraud has the potential to reduce trust in zakat organizers and have an impact on a person's willingness to pay zakat online. This study aimed to explore the effect of trust in fundraisers and cyber-fraud perceptions on the willingness to pay zakat online by considering the moderating variables of perceived behavioral control and media literacy. This study was a quantitative study, with a sample of 237 Muslims in Indonesia who have been victims of fraud on social media. The research data obtained through a survey mechanism from June to October 2024 were then analyzed using Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The results of this study showed that trust in fundraisers had a significant effect on the willingness to pay zakat online when control variables such as age group, gender, education level, and marital status are considered. Without considering the control variables, this effect was not significant. On the other hand, cyber-fraud perception did not significantly affect willingness to pay zakat in both models, although there was a negative tendency. Furthermore, perceived behavioral control does not act as a moderator in the relationship between trust in fundraisers and cyber-fraud perception on willingness to pay zakat. Media literacy showed a significant moderating effect in the model without control variables in the influence between trust in fundraisers and willingness to pay zakat online.
Pedagang Pasar Tradisional Dan Era Digital: Apa Yang Dilakukan Pemerintah Daerah Untuk Mereka Agar Kompetitif? Sri Handayani; Husnul Hakim Syadad; Sephia Faziatus Muhibah
JSHP : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Negeri Balikpapan.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jshp.v9i1.2389

Abstract

Era digital memberikan peluang besar pada masyarakat yang bergerak dalam bidang ekonomi termasuk perdagangan. Bahkan tidak asing lagi dunia market place menjadi ajang para pedagang untuk dapat menjajakan dagangannya. Hal tersebut juga menjadi kesempatan bagi para retailer tanpa harus memiliki stand atau toko khusus. Model pembayaran juga sudah sangat mudah dilakukan yaitu dengan teknis transfer misalnya. Namun peluang tersebut harus diiringi dengan kapasitas tanggap teknologi digital serta lingkungan yang kondusif. Termasuk para pedagang di pasar tradisional, mereka dituntut untuk adaptif agar tidak tertinggal baik dari segi pengetahuan maupun ketrampilan. Sebagai bagian dari tanggung jawab bersama pemerintah daerah dalam hal ini adalah organisasi pemerintah yang membidangi pasar tradisional mempunyai peluang dalam memberikan pelayanan terhadap pedagang pasar untuk lebih memiliki kapasitas sehingga menjadi pedagang pasar tradisional yang berdaya. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program “Sepasar Pedas” yang dilaksanakan oleh Dinas Koperasi dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang dalam memberdayakan pedagang di pasar tradisional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa program ini telah dilaksanakan sesuai tahapan pemberdayaan masyarakat yaitu enabling, empowering, dan protecting, meskipun memiliki kendala seperti anggaran yang tidak stabil dan partisipasi sumber daya manusia yang terbatas.
Nilai Kearifan Lokal Kebudayaan Tanggui Bagi Masyarakat Banjar Aldy Ferdiyansyah; Fathul Jannah; Novi Pertiwi Fitrie Ramadhani; Ni'matul Aufa; Muhammad Risky Awali
JSHP : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Negeri Balikpapan.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jshp.v10i1.2429

Abstract

Tanggui merupakan penutup kepala tradisional khas dari masyarakat Banjar yang dibuat dari anyaman pucuk nipah dan diwariskan secara turun-temurun. Tanggui tidak hanya berfungsi sebagai pelindung dari panas dan hujan, tetapi juga menjadi simbol identitas budaya masyarakat Banjar. Meski memiliki nilai kearifan lokal yang kaya, keberadaan tanggui menghadapi tantangan modernisasi, seperti menurunnya minat generasi muda dalam meneruskan tradisi ini, inovasi pelindung kepala yang lebih praktis dan modern, serta berkurangnya regenerasi pengrajin, yang mengancam kelestariannya dan mempengaruhi relevansinya di masa kini. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi nilai-nilai kearifan lokal dalam budaya tanggui menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanggui mencerminkan berbagai nilai kearifan lokal masyarakat Banjar. Terlihat pada nilai gotong royong pada proses pembuatannya yang melibatkan kerja sama dan kolaborasi antar masyarakat. Selain itu, tanggui juga memiliki nilai seni yang tercermin dari desainnya yang unik dan estetika, menunjukkan kreativitas dan keindahan budaya lokal. Dari sisi lingkungan, tanggui mengandung nilai sosio-ekologi melalui pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan. Tanggui juga memiliki nilai ekonomi sebagai sumber penghasilan bagi masyarakat lokal. Melalui penelitian yang dilakukan, diharapkan dapat menjadi sarana dalam berbagi pengetahuan tentang nilai kearifan lokal dalam budaya tanggui guna mengetahui bagaimana praktik-praktik budaya tersebut mempengaruhi kehidupan masyarakat, sehingga dapat memastikan bahwa budaya ini tetap hidup dan berkembang, serta menjadi bagian integral dari identitas dan kebanggaan masyarakat Banjar.