cover
Contact Name
Sofyan Atsauri
Contact Email
sofyan.atsauri@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.itrev@kemenkeu.go.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara dan Kebijakan Publik
ISSN : 25272721     EISSN : 26224399     DOI : -
Core Subject : Economy,
Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara dan Kebijakan Publik (ITRev) merupakan publikasi ilmiah yang memuat hasil penelitian, pengembangan, kajian dan pemikiran di bidang Perbendaharaan, Keuangan Negara, dan Kebijakan Publik. ITRev diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Kementerian Keuangan berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Perbendaharaan No. KEP-269/PB/2016. ITRev memiliki 2 (dua) jenis ISSN (International Standard Serial Number) yaitu cetak dengan nomor p-ISSN adalah 2527-2721 dan online dengan nomor e-ISSN adalah 2622-4399. ITRev diterbitkan pertama kali pada tahun 2016 secara periodik dengan masa terbit empat kali setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 225 Documents
Efisiensi Universitas Badan Layanan Umum dengan Metode Data Envelopment Analysis Rikki Okto Saputra
Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara dan Kebijakan Publik Vol 3 No 1 (2018): Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara, dan Kebijakan
Publisher : Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Kementerian Keuangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.67 KB) | DOI: 10.33105/itrev.v3i1.21

Abstract

This research purposed to simulate measurement of efficiency in BLU Universities with Data Envelopment Analysis (DEA) method. The object of this research are universities that already have BLU status on January 1st, 2013. This research use DEA method analysis to measure the efficiency of each university and regression method analysis as a support for method of analysis to determine which variable that give most influence to efficiency. The variables used in this research are total lecturers, total students, and amount of expenditure realization for input variables, also amount of income from educational services, and total alumnus for output variable. The result of this research showed that total of efficient universities almost the same as The total of ineffiecient universities. There are 11 efficient universities, whereas there are 10 inefficient universities. The most influenced variable to level of efficiency is variable input total student. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mensimulasikan pengukuran efisiensi pada universitas BLU dengan metode Data Envelopment Analysis (DEA). Objek dari penelitian ini yaitu universitas yang telah berstatus sebagai BLU pada tanggal 1 Januari 2013. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode DEA yang digunakan untuk mengukur tingkat efisiensi dari masing-masing universitas dan metode analisis regresi sebagai metode analisis penunjang untuk menentukan variabel mana yang paling berpengaruh terhadap efisiensi. Variable yang digunakan dalam penelitian yaitu jumlah dosen, jumlah mahasiswa, dan jumlah realisasi belanja untuk variabel input, serta jumlah pendapatan dari jasa pendidikan dan jumlah lulusan merupakan variabel output. Hasil penelitian menunjukkan jumlah universitas efisien dan inefisien hampir sama besar. Universitas efisien berjumlah 11 universitas, sedangkan universitas inefisien berjumlah 10 universitas. Variabel yang paling berpengaruh terhadap tingkat efisiensi yaitu variabel input jumlah mahasiswa.
Analisis Kinerja Keuangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur Agus Tri Sulistyo
Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara dan Kebijakan Publik Vol 3 No 1 (2018): Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara, dan Kebijakan
Publisher : Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Kementerian Keuangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (762.292 KB) | DOI: 10.33105/itrev.v3i1.22

Abstract

The mining sector which is the leading sector has been able to sustain economic growth in East Kalimantan. However, since the weakening of coal prices resulted in the decreasing ability of local government financing in order to carry out its functions as a development organizer, government organizer and serve the community. This study aims to analyze whether the weakening of coal prices have an effect on economic growth and the level of regional financial independence by measuring the performance of local financial management using regional financial independence ratio, the ratio of financial ability and the ratio of effectiveness of PAD and formulate strategies to find solutions and improve financial performance. The results of the financial performance analysis of East Kalimantan Province showed good results when viewed from Level of independence, ability level, and level of effectiveness. Further analysis results shows that coal price with a value of 11,46 and APBD with a value of 2,70 has positive and significant effect to economic growth East Kalimantan Province. While the number of residents have no effect on economic growth. For other regression resulted that PAD, DAPER, PMA have a positive and significant effect to financial performance. While PMDN have no effect. Based on AHP results obtained priority strategy should done to innovate service. Abstrak Sektor pertambangan yang merupakan sektor unggulan telah mampu menopang pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Timur. Namun, karena melemahnya harga batubara mengakibatkan menurunnya kemampuan pembiayaan pemerintah daerah dalam rangka menjalankan fungsinya sebagai pengelola pembangunan, penyelenggara pemerintahan dan melayani masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah melemahnya harga batubara berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi dan tingkat kemandirian keuangan daerah dengan mengukur kinerja pengelolaan keuangan daerah dengan menggunakan rasio kemandirian keuangan daerah, rasio kemampuan keuangan dan rasio efektivitas PAD dan merumuskan strategi untuk menemukan solusi dan memperbaiki kinerja keuangan. Hasil analisis kinerja keuangan Provinsi Kalimantan Timur menunjukkan hasil yang baik bila dilihat dari tingkat independensi, tingkat kemampuan, dan tingkat efektivitas. Hasil analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa harga batubara dengan nilai 11,46 dan APBD dengan nilai 2,70 berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Kalimantan Timur. Sementara jumlah penduduk tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi. Untuk regresi lain dihasilkan bahwa PAD, DAPER, PMA memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan. Sementara PMDN tidak berpengaruh. Berdasarkan hasil AHP diperoleh strategi prioritas yang harus dilakukan adalah melakukan inovasi layanan.
Pengaruh Variabel Ekonomi Makro terhadap Yield Spread Negara-negara di Asia Timur, Amerika Latin, dan Karibian Irwan Diko Purba
Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara dan Kebijakan Publik Vol 3 No 1 (2018): Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara, dan Kebijakan
Publisher : Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Kementerian Keuangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (622.952 KB) | DOI: 10.33105/itrev.v3i1.24

Abstract

A country’s credit worthiness decided by macroeconomic factors. This research aims to examine the impact of macroeconomic and external factor on yield spread of East Asia, Latin America, and Caribbean countries. Macroeconomic variables used in this research are classified as macroeconomic variables that influence liquidity and solvency, and macroeconomic variables that influence macroeconomic fundamental. This research is conducted by using quarterly yield spread data of 11 countries from 2000Q1 to 2015Q4 and analyzed panel data regression using Pooled Least Square (PLS), Fixed Effect Model (FEM) and Random Effect Model (REM). Study results show that macroeconomic variables that have impact on yield spread are external debt to GDP ratio, fiscal balance to GDP ratio, amortization to international reserve ratio, current account to GDP ratio, real effective exchange rate, and GDP per capita growth. External factors that have impact on yield spread are US Treasury Bond 10 year yield and Volatility Index. Abstrak Kelayakan utang (credit worthiness) sebuah negara ditentukan dari kondisi ekonomi makro negara tersebut dan faktor eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh faktor ekonomi makro serta faktor eksternal terhadap yield spread negara-negara di Asia Timur, Amerika Latin dan Karibian. Variabel ekonomi makro yang digunakan dalam penelitian ini digolongkan dalam dua kelompok yakni yang memengaruhi likuiditas dan solvensi serta yang memengaruhi fundamental ekonomi makro. Penelitian dilakukan dengan menggunakan yield spread triwulanan dari 11 negara untuk periode 2000Q1:2015Q4 dan analisis regresi data panel menggunakan Pooled Least Square (PLS), Fixed Effect Model (FEM) dan Random Effect Model (REM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel ekonomi makro yang memengaruhi yield spread adalah rasio utang luar negeri terhadap PDB, rasio keseimbangan anggaran fiskal terhadap PDB, rasio amortisasi terhadap cadangan devisa, rasio transaksi berjalan terhadap PDB, nilai tukar riil (real effective exchange rate) dan pertumbuhan PDB per kapita. Faktor eksternal yang memengaruhi yield spread adalah yield US Treasury 10 tahun dan Volatility Index (VIX).
Pengujian Faktor-Faktor yang Memengaruhi Penggunaan Web Intranet Perbendaharaan Berdasarkan Ekspektasi Pengguna dan Kualitas Teknologi Khiyarunnas Khiyarunnas; Jogiyanto H M
Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara dan Kebijakan Publik Vol 2 No 2 (2017): Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara, dan Kebijakan
Publisher : Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Kementerian Keuangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.106 KB) | DOI: 10.33105/itrev.v2i2.25

Abstract

This research is aims at examining the factors that affect users in using the Web Intranet Perbendaharaan at The Directorate General of Treasury, The Ministry of Finance based on user’s expectancy and the quality of technology. This research uses a model which consists of multiple variables contained in DeLone & Mclean Success Model of Information Systems 2003 and UTAUT theory proposed by Venkatesh (2003). This research used purposive sampling method and questionnaire method by directly distributing the questionnaire to Web Intranet Perbendaharaan’s user throughout Indonesia and also used Partial Least Square (PLS) analysis techniques. The independent variables used in this research was the system quality, information quality, service quality, performance expectancy, and effort expectancy. Based on the result of 179 questionnaires which were received, it shows that the intention in using Web Intranet Perbendaharaan positively and significantly was influenced by the quality of information and performance expectancy. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menguji faktor-faktor yang memengaruhi pengguna dalam menggunakan Web Intranet Perbendaharaan pada Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan berdasarkan ekspektasi pengguna dan kualitas teknologi. Penelitian ini menggunakan model yang terdiri dari beberapa variabel yang terdapat pada Model Kesuksesan Sistem Informasi Delone dan Mclean 2003 dan Teori UTAUT yang diajukan oleh Venkatesh (2003). Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dan penyebaran kuesioner pada pengguna Web Intranet Perbendaharaan di seluruh Indonesia serta menggunakan teknik analisis Partial Least Square (PLS). Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini ialah kualitas sistem, kualitas informasi, kualitas pelayanan, ekspektasi kinerja, dan ekspektasi usaha. Berdasarkan hasil analisis terhadap 179 kuesioner yang diterima, menunjukkan bahwa niat memakai Web Intranet Perbendaharaan secara positif dan signifikan dipengaruhi oleh kualitas informasi dan ekspektasi kinerja.
Strategi Pengelolaan Risiko dan Peningkatan Kualitas Pengelolaan Kas Negara Agung Mulyono
Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara dan Kebijakan Publik Vol 2 No 2 (2017): Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara, dan Kebijakan
Publisher : Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Kementerian Keuangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.852 KB) | DOI: 10.33105/itrev.v2i2.26

Abstract

Cash management is one of treasury’s main functions in which has a potential financial risk. A potential financial risk emerges when State Treasurer manages cash surplus and or/ shortages in order to maintain optimum liquidity. By applying Vector Autoregression (VAR) system on empirical data provided by Bank Indonesia and the Ministry of Finance of Indonesia, we found that currency value flunctuation is a significant factor for repayment value of foreign loan. Interest rates and amount of government’s bond held by foreign investors are also variables impacted on government’s bond price movement in secondary market. Currency value flunctuation and price of government’s bond in secondary market are the key factors that have to be considered by State Treasurer (BUN) in managing state’s money. Hedging strategy by using derivatif product is possible to be utilized by State Treasurer (BUN) due to it’s flexibility for short-term operation. Abstrak Pengelolaan kas negara merupakan salah satu fungsi pokok perbendaharaan yang dalam proses pelaksanaannya menyimpan potensi berbagai risiko keuangan. Risiko keuangan, khususnya dalam investasi berpotensi muncul ketika Bendahara Umum Negara (BUN) melakukan kegiatan pengelolaan kelebihan dan/ kekurangan kas dalam rangka menjamin ketersediaan dan optimalisasi kas. Dengan menggunakan analisis Vector Autoregression (VAR) atas data empiris yang diperoleh dari Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan Indonesia, penulis menemukan bahwa fluktuasi nilai tukar mata uang merupakan faktor yang signifikan terhadap besaran pembayaran utang luar negeri pemerintah. Tingkat suku bunga acuan dan pergerakan besaran kepemilikan SUN oleh investor asing juga merupakan variabel yang berpengaruh terhadap pergerakan harga SUN di pasar sekunder. Fluktuasi nilai tukar mata uang dan pergerakan harga SUN di pasar sekunder menjadi faktor penting dalam pelaksanaan investasi yang dilakukan BUN dalam rangka pengelolaan kelebihan dan/ kekurangan kas. Berdasarkan hasil tersebut, strategi pengelolaan risiko atau hedging dengan menggunakan produk-produk derivatif dalam pengelolaan kelebihan dan/ kekurangan kas jangka pendek – menengah sangat dimungkinkan karena sifat instrumen derivatif yang fleksibel.
Analisis Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi (SAKTI) dengan Pendekatan Technology Acceptance Model Nurrohmat Tri Prabowo
Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara dan Kebijakan Publik Vol 2 No 2 (2017): Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara, dan Kebijakan
Publisher : Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Kementerian Keuangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.832 KB) | DOI: 10.33105/itrev.v2i2.27

Abstract

This study aims to analyze the factors that influence the acceptance of the Financial Application System for Line Ministries Level (SAKTI) by the users on the working units implementing the pilot project of SAKTI in the scope of Regional Office of Directorate General of Treasury, Province of DKI Jakarta using the Technology Acceptance Model (TAM). The data used came from the questionnaires filled by the respondents and obtained 55 samples derived from 11 working units. Data analysis technique used is multiple linear regression analysis with data processing using IBM SPSS 23 software. The results showed that perceived usefulness and perceived ease of use partially have significant and positive effect on acceptance of SAKTI. In addition, perceived usefulness and perceived ease of use simultaneously have significantly effect on acceptance of SAKTI by the users. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi (SAKTI) oleh para pengguna pada Satker yang melaksanakan piloting SAKTI lingkup Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi DKI Jakarta dengan menggunakan Technology Acceptance Model (TAM). Data yang digunakan bersumber dari kuesioner yang diisi oleh para responden dan diperoleh sebanyak 55 sampel yang berasal dari 11 Satker. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan pengolahan data menggunakan perangkat lunak IBM SPSS 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kemanfaatan dan persepsi kemudahan penggunaan secara parsial berpengaruh signifikan dan positif terhadap penerimaan SAKTI. Selain itu, persepsi kemanfaatan dan persepsi kemudahan penggunaan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap penerimaan SAKTI oleh para pengguna.
Kebijakan Fiskal di Persimpangan, Pro Growth atau Pro Poor? Zamrud Siswa Utama; M Khusaini; Setyo Tri Wahyudi
Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara dan Kebijakan Publik Vol 2 No 2 (2017): Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara, dan Kebijakan
Publisher : Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Kementerian Keuangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.945 KB) | DOI: 10.33105/itrev.v2i2.28

Abstract

ABSTRACT Indonesian fiscal policy is designed as pro growth and pro poor. Fiscal space and inequality rapid growth become constraints for this policy. Beside that constraints, pro poor and pro growth fiscal policy was debatable. Okun’s Law, Kuznet Theory and inclusive growth concept were sources of this debate. This paper investigates the impact of fiscal policy on growth and inequality. Using Error Correction Model (ECM), this paper shows that between 1980 until 2015, fiscal policy become more pro growth than pro poor. ABSTRAK Kebijakan fiskal Indonesia dirancang dalam kerangka pro growth dan pro poor. Keterbatasan ruang fiskal dan tingginya kecepatan peningkatan ketimpangan menjadi kendala. Selain kendala tersebut, usaha untuk merancang kebijakan fiskal yang pro growth dan pro poor menjadi perdebatan. Teori Kuznet, Hukum Okun, dan konsep pertumbuhan inklusif menjadi pangkal perdebatan ini. Penelitian ini bertujuan melihat dampak kebijakan fiskal terhadap pertumbuhan dan ketimpangan. Menggunakan Error Correction Model (ECM), hasil penelitian menemukan bahwa selama periode 1980 sampai dengan 2015 kebijakan fiskal cenderung mendorong pertumbuhan dibanding pemerataan.
Pemodelan Prakiraan Kas Pemerintah nFN Iskandar
Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara dan Kebijakan Publik Vol 2 No 3 (2017): Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara, dan Kebijakan
Publisher : Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Kementerian Keuangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.593 KB) | DOI: 10.33105/itrev.v2i3.29

Abstract

ABSTRACT Government cash management refers to the strategies for managing government money to fulfil governments’ obligations effectively. Failure to manage cash effectively risks undermining the implementation of government policies. The Greek crisis in 2010 is an example of a government failing to manage resources effectively. Despite the importance of effective government cash management, the literature on effective cash forecasting, as one of effective government cash management’s pillars, in the public sector is scarce. This paper addresses this shortcoming by developing a government cash forecasting model with an accuracy that meets acceptable levels of materiality for the cash manager. Using Indonesian government expenditures data in a case study, we utilise Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) and Artificial Neural Network (ANN) to build cash forecasting models. The results provide evidence that the ANN method is superior then the ARIMA model to build a government cash forecasting model. ABSTRAK Pengelolaan Kas Pemerintah mengacu pada serangkaian strategi yang dilakukan oleh pemerintah dalam mengelola uang pemerintah secara efektif dalam rangka memenuhi kewajiban pemerintah. Kegagalan dalam mengelola uang pemerintah secara efektif beresiko mengganggu pelaksanaan kebijakan pemerintah. Krisis yang dialami Yunani di tahun 2010 merupakan salah satu contoh dampak yang dapat ditimbulkan dari tidak berhasilnya suatu pemerintahan mengelola sumber daya keuangan yang mereka milik secara efektif. Terlepas dari pentingnya mengelola kas pemerintah secara efektif, literatur tentang bagaimana menyusun prakiraan kas yang efektif – sebagai salah satu pilar Pengelolaan Kas Pemerintah – bagi sektor publik masih langka. Penelitian ini bertujuan untuk mengisi kesenjangan dalam literatur dengan memperkenalkan salah satu cara menyusun model prakiraan kas pemerintah dengan tingkat akurasi yang memenuhi harapan Pengelola Kas pemerintah. Dengan menggunakan data historis harian pengeluaran pemerintah Indonesia sebagai sebuah studi kasus, penelitian ini menggunakan Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) dan Jaringan Syaraf Tiruan (JST) untuk menyusun model prakiraan kas. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan metode Jaringan Syaraf Tiruan (JST) dapat menjadi alternatif dalam menyusun model prakiraan kas pemerintah dengan tingkat akurasi model prakiraan kas yang lebih tinggi dibandingkan menggunakan ARIMA model.
Strategi Komunikasi Organisasi Direktorat Pelaksanaan Anggaran dalam Pelaksanaan Program Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Anggaran Tahun 2017 Dwi Harivarman
Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara dan Kebijakan Publik Vol 2 No 3 (2017): Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara, dan Kebijakan
Publisher : Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Kementerian Keuangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.487 KB) | DOI: 10.33105/itrev.v2i3.30

Abstract

This research aims to determine the communication strategies implemented by the Ministry of Finance’s Directorate of Budget Execution in Spending Review and Budget Implementation Evaluation Program, and to identify the constraints that occur in the implementation of that strategy. This research uses descriptive approach with qualitative data. The result shows that the internal communication strategy implemented was: (1) The message channel, by using verbal and face-to-face communication as the main method to coordinate and communicate during the program implementation; (2) The spesific content of the message, by using the goals of the organization as the main focus in organizational activities; (3) The environment in which communication occurs, by combining formal and informal communication method for coordination. External communication strategy implemented was: (1) to adjust the content of messages and materials with the characteristics and needs of external parties; (2) to utilize various media channels when communicating with external parties. Internal communication barrier encountered was the difference of perception between management and staff about the program, limited information sharing practices from the management to the staff, and leadership style that influential during the program activities. The external communication barrier encountered is the absence of feedback from external parties. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi yang diterapkan oleh Direktorat Pelaksanaan Anggaran Kementerian Keuangan dalam kegiatan Spending Review dan Evaluasi Pelaksanaan Anggaran Kementerian/Lembaga, serta untuk mengidentifikasi hambatan yang terjadi dalam penerapan strategi komunikasi tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan data kualitatif, yaitu data dan informasi penelitian dikumpulkan melalui wawancara mendalam serta observasi terhadap informan. Hasil penelitian menunjukkan strategi komunikasi internal yang diimplementasikan oleh Direktorat Pelaksanaan Anggaran adalah: (1) dalam hal pemilihan media, menerapkan komunikasi secara lisan dan tatap muka sebagai metode utama untuk melakukan koordinasi pada saat pelaksanaan kegiatan; (2) dalam hal pemilihan isi pesan, mewujudkan visi dan misi organisasi sebagai fokus utama pelaksanaan kegiatan organisasi; (3) dalam lingkungan tempat terjadinya komunikasi, menggabungkan antara komunikasi formal dan informal untuk koordinasi internal. Strategi komunikasi eksternal yang diterapkan adalah menyesuaikan isi pesan dan materi yang disampaikan dengan karakteristik dan kebutuhan pihak eksternal, serta memanfaatkan sarana media yang beragam dalam berkomunikasi dengan pihak eksternal. Hambatan komunikasi internal yang dihadapi adalah adanya perbedaan persepsi antara pimpinan dan bawahan terhadap pelaksanaan kegiatan, terbatasnya praktik sharing informasi dari pihak manajemen kepada pegawai, serta gaya kepemimpinan atasan yang berpengaruh dalam pelaksanaan kegiatan. Hambatan komunikasi eksternal adalah tidak adanya umpan balik dari pihak eksternal.
Analisis Faktor-Faktor yang Memengaruhi Kepuasan Pengguna Sistem Akuntansi Instansi Basis Akrual (SAIBA) dengan Model End-User Computing Satisfaction Gigih Alfrian Pratama Putra
Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara dan Kebijakan Publik Vol 2 No 3 (2017): Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara, dan Kebijakan
Publisher : Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Kementerian Keuangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.245 KB) | DOI: 10.33105/itrev.v2i3.31

Abstract

Research of Accrual Base Institution Accounting System (SAIBA) as a new information system released in 2015 and mandatory will produce various satisfaction among application users. Application operator satisfaction as the user of information system is the most important thing in realizing the success of the information system. This study will examine the causes of the satisfaction of KPPN operators in the scope of Aceh Province based on the factors that influence it with the End User-Computing Satisfaction (EUCS) approach. The statistical test was conducted by using SPSS 22. The result of 209 respondents showed that the accuracy, format, and ease of use of the application had a positive effect on SAIBA user satisfaction in the scope of KPPN Type A1, while in the scope of KPPN Type A2, the format and timeliness had positive effect to user satisfaction. Abstrak Penelitian Sistem Akuntansi Instansi Basis Akrual (SAIBA) sebagai sistem informasi yang baru dirilis tahun 2015 dan bersifat mandatory akan menghasilkan kepuasan yang beragam di kalangan pengguna aplikasi. Kepuasan operator aplikasi selaku pengguna sistem informasi merupakan hal terpenting dalam mewujudkan kesuksesan sistem informasi tersebut. Penelitian ini akan mengkaji penyebab kepuasan operator satuan kerja KPPN lingkup Provinsi Aceh berdasarkan faktor-faktor yang memengaruhinya dengan pendekatan model End-User Computing Satisfaction (EUCS). Uji statistik dilakukan dengan menggunakan SPSS 22. Hasil penelitian dari 209 data responden yang diterima menunjukkan bahwa akurasi, format, dan kemudahan penggunaan aplikasi berpengaruh positif terhadap kepuasan pengguna SAIBA di lingkup KPPN Tipe A1. Sedangkan di lingkup KPPN Tipe A2, format dan ketepatwaktuan berpengaruh positif terhadap kepuasan pengguna.

Page 2 of 23 | Total Record : 225


Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 3 (2025): Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara dan Kebijak Vol. 10 No. 2 (2025): Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara dan Kebijak Vol. 10 No. 1 (2025): Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara dan Kebijak Vol. 9 No. 4 (2024): Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara dan Kebijaka Vol. 9 No. 3 (2024): Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara dan Kebijaka Vol 9 No 2 (2024): Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara dan Kebijakan Vol 9 No 1 (2024): Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara dan Kebijakan Vol 8 No 4 (2023): Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara dan Kebijakan Vol 8 No 3 (2023): Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara dan Kebijakan Vol 8 No 2 (2023): Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara dan Kebijakan Vol 8 No 1 (2023): Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara dan Kebijakan Vol 7 No 4 (2022): Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara dan Kebijakan Vol 7 No 3 (2022): Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara dan Kebijakan Vol 7 No 2 (2022): Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara dan Kebijakan Vol 7 No 1 (2022): Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara dan Kebijakan Vol 6 No 4 (2021): Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara dan Kebijakan Vol 6 No 3 (2021): Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara dan Kebijakan Vol 6 No 2 (2021): Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara dan Kebijakan Vol 6 No 1 (2021): Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara dan Kebijakan Vol 5 No 4 (2020): Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara dan Kebijakan Vol 5 No 3 (2020): Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara dan Kebijakan Vol 5 No 2 (2020): Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara dan Kebijakan Vol 5 No 1 (2020): Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara Dan Kebijakan Vol 4 No 4 (2019): Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara dan Kebijakan Vol 4 No 3 (2019): Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara, dan Kebijakan Vol 4 No 2 (2019): Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara, dan Kebijakan Vol 4 No 1 (2019): Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara, dan Kebijakan Vol 3 No 4 (2018): Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara, dan Kebijakan Vol 3 No 3 (2018): Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara, dan Kebijakan Vol 3 No 2 (2018): Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara, dan Kebijakan Vol 3 No 1 (2018): Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara, dan Kebijakan Vol 2 No 2 (2017): Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara, dan Kebijakan Vol 2 No 4 (2017): Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara, dan Kebijakan Vol 2 No 3 (2017): Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara, dan Kebijakan Vol 2 No 1 (2017): Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara, dan Kebijakan Vol 1 No 3 (2016): Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara, dan Kebijakan Vol 1 No 2 (2016): Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara, dan Kebijakan Vol 1 No 1 (2016): Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara, dan Kebijakan More Issue