Articles
285 Documents
Integrasi Sistem Pembayaran Multi Moda Di Jabodetabek Menggunakan RFID
Santo Santo;
Harry Budiarto;
Tony Winata
TESLA: Jurnal Teknik Elektro Vol 17, No 2 (2015): TESLA: Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Universitas Tarumanagara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (676.649 KB)
|
DOI: 10.24912/tesla.v17i2.287
Jumlah pengguna jasa transportasi umum semakin meningkat, terutama di kota-kota besar. Hal ini disebabkan adanya tuntutan mobilitas yang tinggi dalam kehidupan maupun pekerjaan di wilayah kota besar. Seorang pengguna jasa transportasi umum jenis kereta api ataupun bus transjakarta, umumnya melakukan pembelian tiket di loket stasiun atau halte bersangkutan. Semua transaksi tersebut dilakukan secara manual sehingga mengakibatkan proses pembelian tiket menjadi lambat terutama pada saat liburan dan hari raya. Ada berbagai alternatif cara untuk mengatasi masalah-masalah diatas. Salah satunya dengan melakukan sistem pembayaran secara otomatis memanfaatkan teknologi informasi dan RFID (Radio Frequency Identification). Penggunaan teknologi RFID ini pelanggan akan memegang sebuah kartu RFID yang dapat di peroleh dan disediakan di setiap tempat pengisian saldo pada stasiun atau halte.
Perancangan Sistem Vertikultur Metode Nutrient Film Technique dengan Penyesuaian Arah Gerak Cahaya Matahari Berbasis Mikrokontroler
Ratna Citra Dewi;
Harlianto Tanudjaja;
Joni Fat
TESLA: Jurnal Teknik Elektro Vol 19, No 2 (2017): TESLA: Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Universitas Tarumanagara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (201.772 KB)
|
DOI: 10.24912/tesla.v19i2.2699
Plant cultivation in verticulture system uses the hydroponic method that is Nutrient Film Technique (NFT). NFT is a method to circulate the nutrition liquid continuously in 24 hours long to help the growth of the plant with a shorter time for the commercial plants. Usually the distribution of sunlight in verticulture system are not equal, it causes for some plants unable to photosynthesis and wither. Designing a moving verticulture system based on the sunlight direction is the main solution to solve the sunlight receiving problem to the plant. This design will include a Light Dependent Resistor (LDR) driver module, motor driver module, microcontroller module, motor movement limit detection module, nutrition liquid level detection module and power supply module. The verticulture system works on receiving sunlight by detecting a sunlight that focused on the LDRs, then processed by the microcontroller to turn on the Direct Current (DC) motor with direction and speed that have been adjust. The examination was done in an open area from morning until night. Sunlight received by the sensor will determine the direction of the verticulture. This design also has a nutrition liquid level detection sensors that connected directly to power supply. The examination was done by detecting the minimum limit from the nutrition liquid availability in the water tank. The purpose of this examination is so that the availability system of nutrition liquid inside the tank is fulfilled. The conclusion from designing a verticulture system with NFT method in receiving sunlight and control of watering nutrition liquid can make the plants grow faster then the conventional plants.Pembudidayaan tanaman pada sistem vertikultur menggunakan metode hidroponik yaitu Nutrient Film Technique (NFT). NFT merupakan metode sirkulasi larutan nutrisi yang dilakukan secara terus-menerus selama 24 jam untuk membantu pertumbuhan pada tanaman dengan waktu tumbuh lebih singkat dari tanaman komersial. Secara umum, pembagian cahaya pada sistem vertikultur tidak merata di setiap tingkatan sehingga mengakibatkan tanaman tidak dapat berfotosintesis dengan baik dan cenderung layu. Perancangan sistem pergerakan vertikultur berdasarkan posisi gerak cahaya matahari adalah solusi utama untuk menyelesaikan permasalahan pencahayaan matahari yang diterima oleh tanaman. Rancangan sistem ini terdiri dari modul driverLight Dependent Resistor (LDR), modul motor driver, modul mikrokontroler, modul pendeteksi batas gerak motor, modul pendeteksi batas ketinggian larutan nutrisi dan modul catu daya. Cara kerja dari sistem vertikultur untuk penerimaan cahaya matahari dilakukan dengan mendeteksi cahaya yang terfokus pada sensor LDR, kemudian diproses oleh mikrokontroler untuk menghidupkan motor Direct Current (DC) dengan arah dan kecepatan yang telah ditentukan. Pengujian sistem vertikultur dilakukan pada ruangan terbuka dengan cahaya matahari pagi hingga malam hari. Cahaya matahari yang diterima oleh sensor mempengaruhi arah gerak vertikultur. Perancangan ini juga terdapat sensor pendeteksi ketinggian larutan nutrisi yang terhubung langsung dengan catu daya. Pengujian dilakukan dengan mendeteksi batas minimum dari ketersediaan larutan nutrisi di dalam tangki. Hal ini dituju agar ketersediaan larutan nutrisi di dalam tangki tercukupi. Kesimpulan yang diperoleh dari perancangan sistem vertikultur metode NFT dalam hal penerimaan cahaya matahari dan pengendalian pengairan larutan nutrisi dapat membuat tanaman tumbuh lebih cepat dari tanaman konvensional.
Alat Ukur Karakteristik Kurva Bipolar Junction Transistor Berbasis Personal Computer
Handoko Handoko;
Hang Suharto;
Handiyanta Kristiadjie
TESLA: Jurnal Teknik Elektro Vol 17, No 1 (2015): TESLA: Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Universitas Tarumanagara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (769.427 KB)
|
DOI: 10.24912/tesla.v17i1.272
Transistor adalah salah satu komponen elektronika yang mempunyai karakteristik dan spesifikasi yang berbeda-beda sehingga pengaplikasiannya disesuaikan dengan kebutuhan dalam perancangan. Transistor dibagi menjadi 2 kelas utama yaitu Field Effect Transistor dan Bipolar Junction Transistor. Bipolar Junction Transistor merupakan salah satu jenis transistor yang mempunyai karakteristik dan spesifikasi yang bervariasi yang telah disusun pada lembar datasheet. Bipolar Junction Transistor terbagi menjadi 2 tipe yaitu transistor tipe NPN dan tipe PNP. Bipolar Junction Transistor untuk tipe yang sama belum tentu mempunyai karakteristik yang sama juga. Perancangan ini bertujuan untuk membuat alat ukur yang bersifat low cost yang bisa menampilkan karakteristik kurva dari small signal bipolar junction transistor pada Personal Computer. Alat ini juga bisa digunakan untuk keperluan praktikum di laboratorium. Data-data yang diambil oleh sensor arus dan mikrokontroler akan diproses oleh software visual basic dan ditampilkan di layar monitor komputer berupa kurva perbandingan arus terhadap tegangan. Tampilan kurva pada layar monitor menyatakan bahwa sistem secara keseluruhan dapat bekerja dengan baik
Sistem Layanan Pemesanan dan Antrian Pada Dapur Restoran
William Adi Nata;
Yohanes Calvinus
TESLA: Jurnal Teknik Elektro Vol 16, No 2 (2014): TESLA: Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Universitas Tarumanagara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (950.008 KB)
|
DOI: 10.24912/tesla.v16i2.383
Berkembangnya sektor jasa dibidang restoran memicu peningkatan kualitas sistem pelayanan jasa. Hal yang dapat dilakukan yaitu dengan memberikan pelayanan yang lebih baik serta dapat mempersingkat waktu tunggu. Tujuan dari sistem ini adalah suatu sistem layanan pemesanan yang dapat dilakukan sendiri oleh customer dan sistem antrian proses di dapur restoran sehingga terjadi penghematan waktu. Customer yang datang dapat melakukan pemesanan melalui PC Pemesanan yang terdapat pada sistem ini dan informasi pesanan yang telah diterima dari PC Pemesanan akan ditampilkan pada display dibagian dapur dan juga ditampilkan pada display dibagian pelayan yang bertugas menyediakan pesanan. Ketentuan atau dasar utama dari antrian yang diterapkan pada proses di dapur yaitu jika terdapat pesanan yang sama antara customer yang berada diurutan antrian teratas yang sedang diproses dengan customer berikutnya dapat dikerjakan berbarengan selama status pesanan tersebut belum confirm oleh pihak dapur. Kesimpulan dari sistem ini adalah sistem dapat melakukan penghematan waktu antrian sesuai dengan ketentuan dan aturan yang diterapkan.
Penerapan Algoritma Divide and Conquer pada Perancangan Sistem Identitas Penduduk Berbasis Fingerprint
David Sinandar;
Pono Budi Mardjoko;
Harlianto Tanudjaja
TESLA: Jurnal Teknik Elektro Vol 19, No 1 (2017): TESLA: Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Universitas Tarumanagara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (710.222 KB)
|
DOI: 10.24912/tesla.v19i1.310
Identitas penduduk di Indonesia saat ini menggunakan bentuk fisik kartu yaitu Kartu Tanda Penduduk (KTP). Bentuk fisik ini rentan terhadap kehilangan dan kerusakan yang dapat menimbulkan masalah bagi masyarakat dan pemerintah. Salah satu solusi masalah ini adalah dengan menggunakan sistem identifikasi berbasis sidik jari, menggunakan algoritma divide and conquer. Program utama diatur untuk selalu siap mendeteksi sidik jari. Setelah sidik jari dipindai menggunakan sensor sidik jari, sensor mengubah pola sidik jari tersebut kedalam bentuk teks sehingga dapat disimpan pada basis data. Pola teks tersebut digunakan oleh sensor untuk dibandingkan dengan pola teks sidik jari yang tersimpan dalam database. Apabila tidak ditemukan pola sidik jari yang sama, maka program akan meminta orang tersebut untuk mengisi identitas lengkap dan apabila ditemukan pola sidik jari yang sama, maka seluruh data identitas akan ditampilkan. Identitas yang sudah didaftarkan dapat diubah apabila ada perubahan identitas, dan dapat dicetak ke dalam bentuk fisik apabila diperlukan. Perancangan sistem ini menggunakan perangkat lunak Visual Basic 6.0 sebagai program utama dan menggunakan MySQL Workbench 6.0 sebagai pembangun basis data. Pengujian sistem ini melibatkan total 240 sampel sidik jari, dan dari hasil pengujian didapatkan waktu pencarian yang lebih rendah bila dibandingkan dengan metode sekuensial.
Sistem Pemantauan Mesin Cetak Pada Industri Percetakan Berbasis Personal Computer
Sutrisno Sutrisno;
Hang Suharto;
Joni Fat
TESLA: Jurnal Teknik Elektro Vol 16, No 1 (2014): TESLA: Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Universitas Tarumanagara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (723.425 KB)
|
DOI: 10.24912/tesla.v16i1.364
Sedikitnya waktu yang dimiliki oleh seorang pemilik usaha industri untuk memantau proses produksi menyebabkan timbulnya masalah berupa keterlambatan karyawan memberitahukan kerusakan pada mesin. Hal tersebut menimbulkan masalah seperti keterlambatan memanggil teknisi untuk memeriksa dan memperbaiki mesin serta keterlambatan dalam pemenuhan jumlah produk sesuai dengan pesanan. Tujuan dari perancangan ini adalah membuat sistem yang dapat melakukan pemantauan pada mesin cetak yang dilakukan melalui sebuah komputer. Pemantauan mesin dilakukan secara simulasi. Pemantauan dilakukan melalui layar komputer yang menampilkan representasi dari mesin yang dipantau. Pemantauan dilakukan terhadap kondisi dari mesin, kerusakan yang terjadi serta jumlah produk yang telah diproduksi. Berdasarkan hasil pengujian, sistem ini berhasil memberikan tampilan yang sesuai dengan kondisi yang di input dalam pengujian.
SISTEM KEAMANAN BRANKAS SECARA OTOMATIS BERBASIS MIKROKONTROLER DENGAN MENGGUNAKAN SMS SERTA PIN DAN RFID
Mulyapriadi Wijaya;
Tjandra Susila
TESLA: Jurnal Teknik Elektro Vol 18, No 2 (2016): TESLA: Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Universitas Tarumanagara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (565.583 KB)
|
DOI: 10.24912/tesla.v18i2.301
Sistem pengamanan akses brankas ini dirancang untuk melaksanakan fungsinya secara otomatis berbasis mikrokontroler dengan menggunakan Short Message System (SMS), Radio Frequency Identification (RFID) dan Private Identification Number (PIN). Dengan sistem ini brankas dapat secara otomatis terbuka atau terkunci berdasarkan prosedur pengecekan RFID, PIN dan pengiriman serta penerimaan SMS kepada dan dari yang berwewenang. Selain itu, sistem ini juga akan merekam secara otomatis data akses yang bersangkutan untuk keperluan di kemudian hari. Operasi sistem ini didukung pula dengan receiver RFID, keypad, mikrokontroler, interface, handphone, penggerak solenoid dan Liquid Crystal Display (LCD). Pengujian sistem ini memperlihatkan bahwa sistem mampu mengirim dan merespon pesan untuk membuka brankas secara otomatis dan membedakan kartu identitas untuk akses brankas. Sistem juga dilengkapi dengan pencatat proses, sehingga pemilik brankas dapat melakukan pemeriksaan terhadap siapa saja yang mengakses brankas. Kelemahan sistem ini adalah apabila ada komponen elektronik yang rusak, maka brankas menjadi tidak dapat dibuka.
ALAT PENCEGAHAN KEBAKARAN YANG DISEBABKAN KEBOCORAN LIQUEFIED PETROLEUM GAS (LPG)
Adrian Simon Burhan;
Muljono Muljono;
Eko Syamsuddin Hasrito
TESLA: Jurnal Teknik Elektro Vol 15, No 2 (2013): TESLA: Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Universitas Tarumanagara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (684.343 KB)
|
DOI: 10.24912/tesla.v15i2.324
Perancangan dari alat “Pencegah Kebakaran yang Disebabkan Oleh Kebocoran Gas LPG” digunakan untuk menghindari bahaya kebakaran yang tidak diinginkan di dalam area perumahan. Alat ini bisa digunakan untuk member peringatan kepada penghuni rumah apabila terdeteksi kebocoran gas LPG, sehingga alat ini dapat mencegah kebakaran atau ledakan yang disebabkan oleh kebocoran gas LPG. Sensor gas LPG dapat mendeteksi kebocoran, yang akan memicu mikrokontroller untuk mengaktifkan kipas pembuangan untuk mengurangi kadar konsentrasi gas LPG di dalam rumah. Sensor cahaya yang ada pada perancangan bisa mendeteksi api, sensor ini akan memicu mikrokontroller utuk mengaktifkan alat pemadam kebakaran. Mikrokontroller juga mengirimkan sinyal/tanda ke pos keamanan setempat, sehingga penghuni rumah bisa langsung mendapat bantuan secepat mungkin, apabila gas LPG terdeteksi atau ketika terjadi kebakaran di rumah.
Pengatur Suhu dan Kelembapan Otomatis Pada Budidaya Jamur Tiram Menggunakan Mikrokontroler ATMega16
Anggi Triyanto;
Nurwijayanti KN
TESLA: Jurnal Teknik Elektro Vol 18, No 1 (2016): TESLA: Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Universitas Tarumanagara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (675.386 KB)
|
DOI: 10.24912/tesla.v18i1.292
Perkembangan budidaya jamur tiram mengalami peningkatan mengikuti banyaknya permintaan pasar. Budidaya jamur tiram pada area yang memiliki suhu tinggi memerlukan teknik perawatan secara khusus. Perkembangan teknologi sekarang ini memudahkan dalam melakukan perawatan budidaya jamur tiram. Yaitu dengan cara mengatur suhu dan kelembapan secara otomatis di dalam ruangan budidaya. Dengan pengatur suhu otomatis dapat memudahkan perawatan dan memperkecil kegagalan produksi jamur tiram. Dalam merealisikan pembuatan simulasi pengatur suhu dan kelembapan otomatis terdapat bagian-bagian perangkat keras yang dibutuhkan yaitu unit sensor suhu dan kelembapan, unit fan dc, unit penampil LCD, unit catu daya dan mikrokontroler ATMega16 sebagai pemprosesnya. yang kemudian digabungkan menjadi sebuah sistem. Bagian software dirancang menggunakan bahasa C sebagai bahasa pemrogramanya untuk mengatur suhu dan kelembapan otomatis berbasis Mikrokontroler ATMega16 terdiri dari 3 rangkaian utama yaitu rangkaian Input, rangkaian pemroses dan rangkaian Output. Rangkaian sensor suhu dan kelembapan sebagai input, mikrokontroler ATMega16 sebagai pemroses, fan dan alat pengkabut sebagai output. Selisih suhu rata-rata sensor Digital Humidity and Temperature (DHT) 11 sebesar 1,78 ͦC dan selisih kelembapan rata-rata 4,8 % dengan menggunakan pembanding dari termometer digital.
Sistem Pemantauan Kinerja Serta Pengaturan Mesin Packing Secara Otomatis Pada Pabrik Wafer Dengan Zigbee
Kristofer Ferry Julianto;
Indra Surjati;
Suraidi Suraidi
TESLA: Jurnal Teknik Elektro Vol 17, No 2 (2015): TESLA: Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Universitas Tarumanagara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (471.507 KB)
|
DOI: 10.24912/tesla.v17i2.283
Pada perancangan ini dirancang sebuah sistem yang berfungsi untuk mengawasi kinerja dan mengatur operasi mesin packaging pada pabrik wafer secara otomatis dengan menggunakan zigbee sebagai media komunikasi data. Pemantauan dilakukan melalui layar komputer yang menampilkan representasi dari mesin yang dipantau. Pemantauan meliputi kuantitas produk yang dihasilkan dan keadaan mesin produksi. Pengaturan meliputi penanganan masalah ketika terjadi masalah pada saat produksi berlansung, seperti downtime pada salah satu mesin packaging supaya target produksi tercapai. Rancangan ini menampilkan keadaan mesin saat beroperasi (ON) dan saat tidak beroperasi (OFF), menjaga kestabilan suhu heater, pengaturan ulang proses produksi secara otomatis apabila terjadi downtime pada salah satu mesin. Berdasarkan hasil pengujian, rancangan ini berhasil sesuai dengan tujuan perancangan ini.